cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE)
ISSN : 23375752     EISSN : 27209660     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE), published thrice a year (January, Mei, and September), is a peer-reviewed journal that is managed by the Department of Economic Education, Faculty of Economics, Universitas Negeri Surabaya. JUPE aims to help researchers publish their work for a wider audience. We consider original research articles and review articles in any research areas of (but is not limited to) economics and business education, such as economics education, entrepreneurship education, economics learning strategies, educational economics, classroom action research, development of learning materials, teaching models, learning instruction, and learning media.
Arjuna Subject : -
Articles 140 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 3 (2017)" : 140 Documents clear
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS ADOBE FLASH DILENGKAPI TEKA-TEKI SILANG PADA MATERI LEMBAGA JASA KEUANGAN KELAS X SMA NEGERI 1 DRIYOREJO MAGHFIROH, ANISATUL
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v5n3.p%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan kelayakan media pembelajaran interaktif berbasis adobe flash dilengkapi teka-teki silang pada materi lembaga jasa keuangan, 2) Mendeskripsikan respon guru ekonomi terhadap pembelajaran interaktif berbasis adobe flash dilengkapi teka-teki silang pada materi lembaga jasa keuangan dan 3) Mendeskripsikan respon siswa kelas X terhadap media pembelajaran interaktif berbasis adobe flash dilengkapi teka-teki silang pada materi lembaga jasa keuangan. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) model prosedural dengan langkah-langkah yang diadaptasi dari Dick and Carrey. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Driyorejo dengan melibatkan 20 siswa kelas X Ips 2. Setelah tahap ujicoba produk dilanjutkan tahap analisis dan pelaporan terhadap data yang diperoleh. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Metode yang digunakan untuk menganalisis data adalah teknik analisis deskriptif yang diungkapkan dalam butir skor dan kategori skala penilaian yang telah ditentukan. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Hasil penilaian kelayakan media oleh ahli materi adalah sebesar 86,57% berada pada kategori “sangat layak”. Sedangkan penilaian oleh ahli media memperoleh nilai 82,28% berada pada kategori “sangat layak”. 2) Hasil tanggapan guru dengan presentase kelayakan 100% berada pada kategori “sangat layak”. Berdasarkan hasil tersebut maka media pembelajaran layak digunakan dalam proses pembelajaran lembaga jasa keuangan di SMA Negeri 1 Driyorejo. Kata Kunci: media pembelajaran, adobe flash, teka-teki silang, lembaga jasa keuangan.
PENGEMBANGAN MEDIA PERMAINAN GUESS THE WORD PADA MATERI LEMBAGA JASA KEUANGAN PERBANKAN KELAS X SMA AMALIA, NOVITA
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v5n3.p%p

Abstract

Media permainan Guess The Word merupakan media pembelajaran yang digunakan untuk membantu siswa kelas X IPA 1 di SMA Negeri 4 Bangkalan memahami materi lembaga jasa keuangan perbankan. Berdasarkan hasil observasi diperoleh data 5 siswa dari 32 siswa mendapat nilai diatas kriteria ketuntasan minimal. Siswa kesulitan memahami materi karena metode yang digunakan kurang sesuai dan keterbatasan sarana sekolah. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan kelayakan media permainan Guess The Word pada materi lembaga jasa keuangan perbankan, (2) mengukur efektivitas media permainan Guess The Word pada materi lembaga jasa keuangan perbankan, dan (3) mendeskripsikan respon siswa terhadap media permainan Guess The Word pada materi lembaga jasa keuangan perbankan. Model pengembangan yang digunakan diadaptasi dari Research and Development (R&D). Yang terdiri dari enam langkah yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, dan ujicoba produk. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, validasi, tes dan angket. Hasil skor persentase diperoleh berdasarkan perhitungan skor menurut skala Likert dan skala Guttman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) media permainan Guess The Word yang dikembangkan layak digunakan, dengan skor persentase ahli materi sebesar 96,16%, ahli media sebesar 81,66%, ahli evaluasi sebesar 92,66%, ahli bahasa sebesar 86,66%, (2) keefektifan berdasarkan ketuntasan hasil belajar siswa sebesar 100%. Respon siswa menunjukkan bahwa media permainan Guess The Word pada materi lembaga jasa keuangan perbankan sangat baik digunakan sebagai media pembelajaran. Kata Kunci: Guess The Word, Lembaga Jasa Keuangan Perbankan.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED INSTRUCTION EKO ARFIANTO, UDIN
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v5n3.p%p

Abstract

Keterampilan guru dalam memotivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran adalah sangat penting, untuk itu guru harus memakai model pembelajaran yang inovatif. Kecenderungan guru mengajar menggunakan metode ceramah dirasakan kurang dapat memotivasi siswa dalam belajar, sehingga hasil belajar siswa banyak yang mendapat dibawah kriteria ketuntasan minimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas siswa dan meningkatkan hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran problem based instruction (PBI). Penelitian ini termasuk dalam penelitian tindakan kelas (PTK). Data penelitian ini diperoleh dengan menggunakan lembar observasi. Hasil penilaian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada siklus I mendapatkan nilai sebesar 83,75% atau sangat baik dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 90% atau sangat baik. Aktivitas siswa pada siklus I mendapatkan nilai sebesar 82,5% atau sangat baik dan meningkat pada siklus II menjadi sebesar 90% atau sangat baik. Hasil belajar siswa mendapatkan persentase ketuntasan klasikal pada siklus I adalah sebesar 76,4% kemudian pada siklus II meningkat menjadi sebesar 85,29% atau sangat tinggi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran problem based instruction dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Kata Kunci: problem based instruction (PBI), hasil belajar, mata pelajaran ekonomi.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENTS (TGT) SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI KELAS X IPS 3 DI SMA NEGERI 1 WARU ARMY NOVANDA, YANA
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v5n3.p%p

Abstract

Pendidikan mempunyai peranan untuk meningkatkan sumber daya manusia menjadi lebih berkualitas, sekolah sebagai lembaga pendidikan formal yang didalamnya terdapat kegiatan pembelajaran. Berdasarkan dari kegiatan studi pendahuluan, diketahui hasil belajar siswa kelas X IPS 3 di SMA Negeri 1 Waru belum mencapai standar kriteria yang ditetapkan oleh sekolah. Oleh karena itu, tujuan dari dilakukannya kegiatan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas guru, aktivitas siswa, hasil belajar siswa, dan respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournaments (TGT) pada mata pelajaran ekonomi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan melaksanakan kegiatan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus, yang pada tiap siklusnya terdiri dari empat tahapan yaitu, perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Metode yang digunakan adalah observasi, tes, angket, dan dokumentasi. Subjek pada penelitain ini adalah siswa kelas X IPS 3 di SMA Negeri 1 Waru. Objek pada penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournaments (TGT). Berdasarkan hasil dari penelitian dapat diketahui bahwa nilai rata-rata aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa mengalami peningkatan pada tiap siklusnya. Sebagian besar siswa memberiakan respon yang positif terhadap penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournaments (TGT). Kata Kunci: Model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournaments (TGT), mata pelajaran ekonomi, hasil belajar siswa.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI KELAS KELAS XI IPS AL-ISLAM KRIAN DWI SETYANI, FARICHA
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v5n3.p%p

Abstract

“Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa terhadap model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) pada KD 3.7 menganalisis kebijakan moneter dan kebijakan fiskal. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Proses penelitian dilakukan dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 1 SMA Al-Islam Krian, serta objek penelitian ini yaitu penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan pembelajaran pada siklus I presentase yaitu 77,6%. Setelah tindakan siklus II presentase keterlaksanaan pembelajaran 86,8%. Sedangkan aktivitas siswa siklus I presentase klasikal yaitu 77,6%. Setelah tindakan siklus II presentase klasikal mengalami kenaikan mencapai 85,7% . Hasil belajar peserta didik siklus I rata-rata 74,06%. Ketuntasan klasikal 65,6%. Siklus II rata-rata kelas mengalami peningkatan sebesar 82,03% serta ketuntasan klasikal sebesar 84,3%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan aktivitas dan belajar siswa.” Kata Kunci: model pembelajaran kooperatif tipe STAD, aktivitas siswa, hasil belajar siswa
Pengembangan Media Teka-Teki  Silang (TTS) Pada Materi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kelas X SMA AIDA KURNIAWATI, MIA
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v5n3.p%p

Abstract

Dalam proses pembelajaran pengunaan media pembelajaran sangat dibutuhkan oleh guru sebagai sarana penyampaian informasi yang efektif kepada peserta didik, media pembelajaran juga dapat berperan sebagai alat yang dapat meningkatkan minat yang akan mempengaruhi semangat belajar peserta didik. Tujuan penelitian ini yang pertama adalah untuk untuk mendeskripsikan kelayakan media teka-teki silang, yang kedua untuk mendeskripsikan respon siswa terhadap media teka-teki silang, yang ketiga untuk mendeskripsikan pengaruh media teka-teki silang terhadap hasil belajar. Penelitian ini mengunakan metode ADDIE (Analyse, Desing, Development, Implement, Evaluate). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media teka-teki silang layak digunakan dengan memperoleh presentase validasi materi sebesar 78%, sedangkan untuk validasi butir soal memperoleh presentase 80% sesuai dengan skala penilaian dari nilai presentase validasi materi dan butir soal dapat dikatakan layak karena mendapatkan presentase 61%-80%, sedangkan untuk validasi media mendapatkan presentase sebesar 94,55% sesuai dengan skala penilaian validasi media dapat dikatakan sangat layak dengan presentase 81%-100%. Untuk hasil dari respon siswa mendapat presentase sebesar 91,44% yang artinya respon siswa sangat baik dilihat dari skala penilaian dengan presentase 81%-100%. Hasil uji independen sampel test mendapatkan nilai sig t hitung adalah 0,000 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan hasil belajar siswa dengan mengunakan media teka-teki silang dan konvensional memiliki perbedaan. Kata Kunci: media pembelajaran, teka-teki silang, ekonomi.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER WIJAYANTI, GADIS
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v5n3.p%p

Abstract

Berdasarkan hasil data yang diperoleh selama penelitian dan telah dilakukan pengolahan data menunjukkan kemampuan tingkat berpikir kritis siswa pada siklus I menunjukkan 6, 6 sedangkan pada siklus II menunjukkan 6,8 dengan peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 36%. Dengan demikian peningkatan dari kemampuan berpikir kritis siswa selama proses kegiatan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together telah menunjukkan hasil yang baik secara kategori. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Anaalisis datanya menggunakan deskriptif kuantitatif. Model penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together. Tujuan dari adanya penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran ekonomi dengan materi pembelajaran manajemen. Penelitian ini dilakukan dua siklus dimana setiap siklus terdiri dari , tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X IIS dengan jumlah siswa 34. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik penilaian terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dalam memecahkan studi kasus yang diberikan oleh guru ketika kegiatan pembelajaran berlangsung. Indikator yang digunakan dalam mengukur keberhasilan peningkatan kemampuan berpikir siswa adalah dengan melihat indikator peningkatannya dalam setiap siklus. Kata Kunci: Numbered Head Together, Berpikir kritis.
Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis pada Materi Ketenagakerjaan pada siswa kelas XI SMAN 12 Surabaya RISKA ANDRIANA, NOVITA
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v5n3.p%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlaksanaan pembelajaran, dan peningkatan ketrampilan berpikir kritis pada materi ketenagakerjaan. Rancangan penelitian yang digunakan “One-Group Pre-test Post-test Design”. Sasaran penelitian ini adalah kelas XI IPS 2 SMAN 12 Surabaya. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran dan lembar tes ketrampilan berpikir kritis. Analisis data dengan dengan deskriptif kuantitatif. Disimpulkan bahwa (1) Keterlaksanaan pembelajaran untuk pertemuan 1 dan 2 berturut-turut sebesar 80% dan 86% dalam kategori sangat baik. (2) Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketrampilan berpikir kritis siswa mengalami peningkatan sebesar 3,70% siswa mengalami peningkatan dengan kategori tinggi, dan sebesar 96,30% siswa mengalami peningkatan dengan kategori sedang.” Kata kunci: Model Pembelajaran Inkuiri, Ketrampilan Berpikir Kritis, Ketenagakerjaan.
PENGARUH RESPON SISWA TENTANG PROSES PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X PADA MATA PELAJARAN EKONOMI DI SMA NEGERI 1 WONOAYU KABUPATEN SIDOARJO AGUSTYA, ZEVA
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v5n3.p%p

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian explanatory dengan pendekatan kuantitatif. Desain pre-experimental yang digunakan dalam penelitian ini yaitu “One-shoot case study”. Desain pada perlakuan proses pembelajaran akan di observasi hasilnya berupa respon siswa dan hasil belajar. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, karena menggunakan angka atau perhitungan dalam pengumpulan menggunakan instrument penelitian yang berbentuk angket penelitian ini dilakukan pada Sembilan puluh empat siswa kelas X IIS di SMA Negeri 1 Wonoayu Kabupaten Sidoarjo. Ada lima aspek yang akan dinilai dalam proses pembelajaran yaitu waktu pembelajaran, teknik variasi pembelajaran, frekuensi tugas rumah, frekuensi penilaian, dan umpan balik.”Analisis data menunjukkan bahwa dari hasil olah data pada penelitian ini yakni, Thitungsebesar5,971 dan nilai”signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari nilai alpha 0,05.”Dan diketahui nilai koefisien determinasi (R²) 0,018. Hal ini berarti 1,8% dari perubahan variabel hasil”belajar pada mata pelajaran ekonomi kelas X IPS di SMA Negeri 1”Wonoayu dipengaruhi oleh proses”pembelajaran.”Selain itu dari hasil korelasi R sebesar 0,134 atau 13,4% menunjukkan”hubungan yang positif dan tergolong kuat antara proses pembelajaran dengan hasil belajar siswapadamatapelajaran”ekonomikelas X”IPS di SMA Negeri 1 Wonoayu. Kata Kunci: Pengaruh, Respon Siswa, Proses Pembelajaran, Hasil Belajar.
ANALISIS  PERKEMBNGAN USAHA DI KOPERASI UNIT DESA “TANI JAYA” NGRONGGOT KABUPATEN NGANJUK NINGTIAS, RINA
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v5n3.p%p

Abstract

Koperasi Unit Desa (KUD) merupakan lembaga masyarakat yang menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat di pedesaan. Peran koperasi dan keberadaannya bagi anggota koperasi merupakan suatu faktor penting dalam mengembangkan koperasi khususnya bagi kegiatan KUD yang bergerak pada unit simpan pinjam dan unit listrik. Penelitian ini meneliti tentang “Analisis Perkembangan Usaha di KUD “Tani Jaya” Ngronggot Kabupaten Nganjuk”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan usaha KUD “Tani Jaya” Ngronggot, hambatan yang dihadapi dan upaya yang dilakukan pengurus koperasi dalam mengatasi hambatan tersebut. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Dengan populasi semua unit usaha KUD “Tani Jaya” Ngronggot antara lain unit simpan pinam mandiri, unit simpan pinjam terintegrasi, dan unit listrik. Selain itu, penggunaan sampeldata menggunakan laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2013-2016 KUD “Tani Jaya” Ngronggot. Teknik analisis dalam penelitian ini yaitu menggambarkan perkembangan usaha di KUD “Tani Jaya” Ngronggot dari tahun 2013-2016 dengan menggunakan persentase. Hasil studi menunjukkan bahwa perkembangan usaha KUD “Tani Jaya” Ngronggot yaitu pada unit simpan pinjam mandiri, unit simpan pinjam terintegrasi dan unit listrik masih pada tahun 2013-2016 belum menunjukkan hasil yang begitu cukup baik. Hambatan yang dihadapi KUD “Tani Jaya” pada saat ini yaitu terjadinya kredit macet dan kurangnya kemampuan dalam pemupukan modal. Adapun upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan yang ada yaitu melakukan teguran kepada debitur yang macet, melakukan penilaian awal bagi anggota peminjam, menurunkan bunga pinjaman, memperluas pasar, sosialisasi tentang hak dan kewajiban anggota dalam berkoperasi dan memberikan layanan yang baik agar masyarakat percaya dan dapat ikut berpartisipasi dalam memajukan KUD. Disamping itu, KUD juga melakukan kerjasama dengan PUSKUD Jawa Timur. Kata Kunci : koperasi, Koperasi Unit Desa, perkembangan usaha

Page 5 of 14 | Total Record : 140