cover
Contact Name
Moh. Danang Bahtiar
Contact Email
jpak@unesa.ac.id
Phone
+6281261243269
Journal Mail Official
jpak@unesa.ac.id
Editorial Address
Gedung G5 Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya, Kampus Ketintang Surabaya, Jalan Ketintang Surabaya 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Akuntansi (JPAK)
ISSN : 23376457     EISSN : 27227502     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
Jurnal Pendidikan Akuntansi(JPAK) adalah jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian dan pemikiran dalam bidang pendidikan akuntansi, ilmu akuntansi, keuangan dan perbankan. Jurnal Pendidikan Akuntansi menerima manuskrip penelitian kuantitatif, penelitian kualitatif, mixed method, Penelitian Pengembangan (R&D), Penelitian Eksperimen, dan Penelitian Tindakan Kelas/Action Riset yang ditulis dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris. Topik-topik penelitian meliputi : Model Pembelajaran Akuntansi, Media Pembelajaran Akuntansi, Evaluasi Pembelajaran Akuntansi, Kurikulum Pendidikan, Akuntansi, Ilmu Akuntansi, Keuangan, Perbankan dan Lembaga Keuangan.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 1 (2018)" : 15 Documents clear
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DIGITAL PADA MATA PELAJARAN AKUNTANSI PERUSAHAAN MANUFAKTUR KELAS XII AKUNTANSI DI SMK NEGERI 4 SURABAYA MUSDZALIFAH
Jurnal Pendidikan Akuntansi (JPAK) Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi dan informasi memiliki pengaruh yang siginifikan terhadap kurikulum 2013 sehingga dalam pembelajaran membutuhkan bahan ajar digital. Bahan ajar digital dirasa sangat membantu guru dalam menyampaikan informasi kepada peserta didik. Disisi lain bahan ajar digital juga dapat meningkatkan motivasi siswa dalam belajar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses pengembangan, kelayakan, dan respon siswa terhadap bahan ajar digital yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Teknik pengumpulan data menggunakan angket terbuka dan tertutup. Angket tersebut dianalisis menggunakan deskriptif kualitatif dan kuantitaif. Hasil persentase diperoIeh berdasarkan’penghitungan’skala Likert’&’Guttman. HasiI penelitian rnenunjukkan 81% oleh validasi ahli materi, 95% oleh validasi ahli grafis, keduanya memperoleh”kriteria’sangat layak dan 87,5% dari respon siswa dengan kriteria sangat’baik. Rata-rata”keseluruhan’dari persentase yang diperoleh yaitu sebesar 87,33%, sehingga dapat disimpulkan bahwa bahan ajar digital pada mata pelajaran akuntansi perusahaan manufaktur kelas XII akuntansi sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Kata Kunci: Penelitian Pengembangan, Bahan Ajar Digital, Akuntansi Perusahaan Manufaktur
PENGEMBANGAN MEDIA PERMAINAN MONOPOLI AKUNTANSI BERBASIS ANDROID SEBAGAI MEDIA PENGAYAAN PADA MATERI ASET TETAP PADA SISWA KELAS XII AKUNTANSI SMK NEGERI 10 SURABAYA RAODHOTUL JANAH
Jurnal Pendidikan Akuntansi (JPAK) Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Menghasilkan produk permainan monopoli berbasis android sebagai media pengayaan pada materi aset tetap kelas xii akuntansi di SMK Negeri 10 Surabaya. (2) Mendeskripsikan kelayakan permainan monopoli berbasis android sebagai media pengayaan pada materi aset tetap kelas xii akuntansi di SMK Negeri 10 Surabaya. (3) Mengetahui dan mendeskripsikan respon siswa terhadap pengembangan permainan monopoli berbasis android sebagai media pengayaan pada materi aset tetap kelas xii akuntansi di SMK Negeri 10 Surabaya. Penelitian ini meupakan penelitian pengembangan atau research and development (R&D) dengan model ADDIE, namun dalam penelitian ini berhenti pada tahap implementation. Instrument penelitian yang digunakan untuk menilai kelayakan media pengayaan ini yaitu menggunakan Angket tertutup (lembar telaah para ahli) dan angket terbuka (validasi para ahli dan angket respon siswa). Uji coba dilakukan pada 20 siswa kelas XII Akuntansi SMK Negeri 10 Surabayayang sudah memperoleh nilai diatas KKM (Kriteria Ketuntasan Minimum). Hasil penelitian diperoleh dari validasi para ahli yaitu ahli materi sebesar 86,5% yang dikategorikan “sangat layak” dan ahli media sebesar 88% yang dikategorikan “sangat layak” serta angket respon siswa memperoleh nilai sebesar 95,4% yang juga dikategorikan “sangat baik”. Berdasarkan validasi para ahli dan angket respon siswa diperoleh hasil dengan rata-rata sebesar 89,9% dengan dikategorikan sangat layak atau sangat baik. Kata kunci: Pengembangan, Permainan Monopoli akuntansi, media berbasis android, media pengayaan, Aset tetap
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY BERBANTUAN LKS PADA MATERI REKONSILIASI BANK FARISTA ASRI YULIANA
Jurnal Pendidikan Akuntansi (JPAK) Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas XI Akuntansi 3 SMK Negeri 2 Buduran Sidoarjo melalui pembelajaran guided discovery berbantuan LKS pada materi rekonsiliasi bank. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan dilaksanakan sebanyak tiga siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa kelas XI Akuntansi 3 menggunakan pembelajaran guided discovery berbantuan LKS. Pada aktivitas guru mendapatkan rata-rata keseluruhan sebesar 84% dengan kriteria “sangat baik” dan aktivitas siswa mendapatkan rata-rata keseluruhan sebesar 77,91% dengan kriteria “aktif”. Hasil belajar siswa pada siklus I memperoleh ketuntasan klasikal sebesar 63,89%, siklus II sebesar 77,78% dan siklus III sebesar 86,11%. Respon siswa selama mengikuti pembelajaran ini memberoleh hasil sebesar 96,17% dengan kategori “sangat baik”. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran guided discovery berbantuan LKS dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi rekonsiliasi bank kelas XI Akuntansi 3. Kata Kunci: Pembelajaran Guided Discovery, LKS, Hasil Belajar
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER DENGAN TEAMS GAMES TOURNAMENT PADA MATERI LEMBAGA KEUANGAN DI INDONESIA KELAS X AKUNTANSI DI SMK NEGERI 1 BANGKALAN FITRA AZKIYA FIRDIANSYAH
Jurnal Pendidikan Akuntansi (JPAK) Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kurikulum 2013 merupakan pengembangan dari kurikulum yang sebelumnya, yaitu Kurikulum 2006 yang biasa disebut dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Dalam proses pembelajaran Kurikulum 2013 menggunakan pendekatan saintifik, dimana proses pembelajaran ini lebih berpusat pada siswa. Dalam pendekatan saintifik terdapat lima langkah pembelajaran yang dilakukan siswa. Pengamatan merupakan kegiatan paling awal dalam pembelajaran saintifik dan memiliki peranan penting untuk memahami suatu konsep. Dibutuhkan media untuk membuat kegiatan pengamatan menjadi lebih menarik dan memudahkan siswa dalam memahami konsep materi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan pengunaan model pembelajaran numbered heads together dan team games tournament pada materi lembaga keuangan di Indonesia kelas X akuntansi di smk negeri 1 bangkalan. Penelitian ini termasuk kedalam penelitian Perbandingan dan menggunakan model kooperatif tipe teams games tournament dan numbered head together. Pengumpulan data dikumpulkan menggunakan tes, satu pretest dan satu posttest untuk masing-masing kelas. Dalam penelitian ini hasil posttest pada kelas Perbandingan I dan kelas Perbandingan II didapatkan rata-rata nilai posttest yang lebih tinggi pada kelas Perbandingan II dengan rata-rata sebesar 84,66 dibanding dengan rata-rata nilai posttest yang dihasilkan oleh kelas Perbandingan I yang hanya sebesar 81,55 Selisih yang dihasilkan antara nilai posttest dan pretest di kelas Perbandingan I dan kelas Perbandingan II didapatkan rata-rata yang lebih tinggi pada kelas Perbandingan II dengan selisih sebesar 20,55 dimana kelas tersebut menunjukkan peningkatan hasil belajar yang lebih tinggi dibandingkan dengan selisih yang dihasilkan oleh kelas Perbandingan I yang hanya sebesar 17,89. bahwa penerapan pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) menunjukkan hasil yang lebih unggul dari hasil posttest dan selisih antara nilai posttest dan pretest dibandingkan dengan penerapan pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT). Hal ini dikarenakan pada penerapan pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) siswa lebih memiliki tanggung jawab Bersama dalam berinteraksi dan berdiskusi dengan teman sekelompok karena aktivitas belajar yang dilakukan siswa lebih banyak. Kata Kunci: kooperatif tipe, teams games tournament, numbered head together, Kurikum 2013, Dasar-dasar perbankan Abstract Curriculum 2013 is the development of the previous curriculum, the Curriculum 2006 which is called the Education Unit Level Curriculum. In the learning process Curriculum 2013 uses a scientific approach, where the learning process is more student-centered. In the scientific approach there are five learning steps that students do. Observation is the earliest activity in scientific learning and has an important role to understand a concept. It takes the media to make observation activities more interesting and easier for students to understand the concept of the material. The purpose of this study is to determine whether there are differences in the use of model numbered heads together learning and team games tournament on material financial institutions in Indonesia class X accounting in smk country 1 bangkalan . This study included into expost facto studies and using cooperative models type teams games tournament and numbered heads together. Collection of data collected using test , one pretest and one posttestfor each class. In the study this the result of posttest in experiment class I and experiment class II got the average of higher posttest value in experiment class II with average equal to 84,66 compared to mean posttest value generated by experiment class I which only equal to 81,55 The difference between the posttest and pretest values ​​in the Experiment I and Experiment II classes was found to be higher on the Experiment II class by a difference of 20.55 where the class showed a higher learning outcome than the difference generated by the class Experiment I which is only 17.89 . that the implementation of cooperative learning of Team Games Tournament (TGT) type shows superior results from the posttest result and the difference between posttest and pretest values ​​compared with the application of cooperative learning of Numbered Head Together (NHT) type . This is because the application of cooperative learning type Team Games Tournament (TGT) students have more responsibility together in interacting and discussing with a group of friends because the learning activities conducted by students more Keywords: cooperative type , teams tournament games, Numbered heads together, the curriculum of 2013, foundations banking
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER DENGAN TEAMS GAMES TOURNAMENT PADA MATERI LEMBAGA KEUANGAN DI INDONESIA KELAS X AKUNTANSI DI SMK NEGERI 1 BANGKALAN FITRA AZKIYA FIRDIANSYAH
Jurnal Pendidikan Akuntansi (JPAK) Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kurikulum 2013 merupakan pengembangan dari kurikulum yang sebelumnya, yaitu Kurikulum 2006 yang biasa disebut dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Dalam proses pembelajaran Kurikulum 2013 menggunakan pendekatan saintifik, dimana proses pembelajaran ini lebih berpusat pada siswa. Dalam pendekatan saintifik terdapat lima langkah pembelajaran yang dilakukan siswa. Pengamatan merupakan kegiatan paling awal dalam pembelajaran saintifik dan memiliki peranan penting untuk memahami suatu konsep. Dibutuhkan media untuk membuat kegiatan pengamatan menjadi lebih menarik dan memudahkan siswa dalam memahami konsep materi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan pengunaan model pembelajaran numbered heads together dan team games tournament pada materi lembaga keuangan di Indonesia kelas X akuntansi di smk negeri 1 bangkalan. Penelitian ini termasuk kedalam penelitian Perbandingan dan menggunakan model kooperatif tipe teams games tournament dan numbered head together. Pengumpulan data dikumpulkan menggunakan tes, satu pretest dan satu posttest untuk masing-masing kelas. Dalam penelitian ini hasil posttest pada kelas Perbandingan I dan kelas Perbandingan II didapatkan rata-rata nilai posttest yang lebih tinggi pada kelas Perbandingan II dengan rata-rata sebesar 84,66 dibanding dengan rata-rata nilai posttest yang dihasilkan oleh kelas Perbandingan I yang hanya sebesar 81,55 Selisih yang dihasilkan antara nilai posttest dan pretest di kelas Perbandingan I dan kelas Perbandingan II didapatkan rata-rata yang lebih tinggi pada kelas Perbandingan II dengan selisih sebesar 20,55 dimana kelas tersebut menunjukkan peningkatan hasil belajar yang lebih tinggi dibandingkan dengan selisih yang dihasilkan oleh kelas Perbandingan I yang hanya sebesar 17,89. bahwa penerapan pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) menunjukkan hasil yang lebih unggul dari hasil posttest dan selisih antara nilai posttest dan pretest dibandingkan dengan penerapan pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT). Hal ini dikarenakan pada penerapan pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) siswa lebih memiliki tanggung jawab Bersama dalam berinteraksi dan berdiskusi dengan teman sekelompok karena aktivitas belajar yang dilakukan siswa lebih banyak. Kata Kunci: kooperatif tipe, teams games tournament, numbered head together, Kurikum 2013, Dasar-dasar perbankan Abstract Curriculum 2013 is the development of the previous curriculum, the Curriculum 2006 which is called the Education Unit Level Curriculum. In the learning process Curriculum 2013 uses a scientific approach, where the learning process is more student-centered. In the scientific approach there are five learning steps that students do. Observation is the earliest activity in scientific learning and has an important role to understand a concept. It takes the media to make observation activities more interesting and easier for students to understand the concept of the material. The purpose of this study is to determine whether there are differences in the use of model numbered heads together learning and team games tournament on material financial institutions in Indonesia class X accounting in smk country 1 bangkalan . This study included into expost facto studies and using cooperative models type teams games tournament and numbered heads together. Collection of data collected using test , one pretest and one posttestfor each class. In the study this the result of posttest in experiment class I and experiment class II got the average of higher posttest value in experiment class II with average equal to 84,66 compared to mean posttest value generated by experiment class I which only equal to 81,55 The difference between the posttest and pretest values ​​in the Experiment I and Experiment II classes was found to be higher on the Experiment II class by a difference of 20.55 where the class showed a higher learning outcome than the difference generated by the class Experiment I which is only 17.89 . that the implementation of cooperative learning of Team Games Tournament (TGT) type shows superior results from the posttest result and the difference between posttest and pretest values ​​compared with the application of cooperative learning of Numbered Head Together (NHT) type . This is because the application of cooperative learning type Team Games Tournament (TGT) students have more responsibility together in interacting and discussing with a group of friends because the learning activities conducted by students more Keywords: cooperative type , teams tournament games, Numbered heads together, the curriculum of 2013, foundations banking
Penerapan Desain Model Plomp Pada Pengembangan Buku Teks Berbasis Guided Inquiry AJENG ARIANATASARI; LUQMAN HAKIM
Jurnal Pendidikan Akuntansi (JPAK) Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan buku teks guru dan buku teks peserta didik akuntansi perbankan syariah berbasis guided inquiry dengan mengimplementasikan standar BSNP Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penilaian kelayakan buku teks pelajaran akuntansi perbankan syariah berbasis guided inquiry. Model pengembangan yang digunakan diadaptasi dari model pengembangan Plomp dengan empat fase yakni fase investigasi awal, fase desain, fase realisasi/konstruksi, serta fase tes, evaluasi, dan revisi. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa kelayakan materi, kelayakan bahasa, dan kelayakan grafis buku peserta didik diperoleh persentase rata-rata sebesar 95%. Sedangkan hasil kelayakan materi, kelayakan bahasa, dan kelayakan grafis buku guru diperoleh rata-rata persentase sebesar 94%. Dengan demikian, buku teks pelajaran akuntansi perbankan syariah berbasis guided inquiry dinyatakan sangat valid atau dapat digunakan tanpa revisi, sehingga layak untuk digunakan dalam pembelajaran. Kata Kunci: Buku Teks, Model Plomp, Kelayakan
PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN PESERTA DIDIK (LKPD) AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA KELAS XI AKUNTANSI DI SMK NEGERI 1 SURABAYA LAILATUL AISYAH; SUCI ROHAYATI
Jurnal Pendidikan Akuntansi (JPAK) Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian pengembangan ini menghasilkan Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) mata pelajaran akuntansi perusahaan dagang kelas XI berbasis problem based learning dengan menambahkan komponen ilustrasi masalah yang dapat dipecahkan dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis proses pengembangan LKPD, menganalisis kelayakan LKPD, dan menganalisis respon peserta didik kelas XI Akuntansi di SMK Negeri 1 Surabaya atas LKPD akuntansi perusahaan dagang berbasis problem based learning yang dikembangkan. Penelitian ini memuat proses pengembangan LKPD dengan menggunakan model pengembangan 4-D dari Thiagarajan yang telah dimodifikasi dan tanpa melakukan tahap disseminate. Hasil validasi kelayakan LKPD secara umum mendapat skor sebesar 87,26%. Validasi dari ahli materi mendapatkan skor sebesar 85%. Skor validasi dari ahli bahasa adalah 96% dan skor validasi dari ahli grafis adalah 80,8%. Hasil uji coba terbatas terhadap LKPD mendapatkan respon positif dari peserta didik memperoleh skor sebesar 89%. Kata kunci : Lembar Kegiatan Peserta Didik, Problem based learning, Akuntansi Perusahaan Dagang This development research produce a student worksheet in accounting for trading company material used by class XI accounting. This student worksheet arranged using problem based learning by adding problem case illustration which can be used as problem to be solved when teaching learning process. The purpose of this research are to analyze the development process of this student worksheet, to analyze the feasibility of student worksheet and to analyze the response from students of class XI accounting at SMKN 1 Surabaya for student worksheet on accounting for trading company material using problem based learning that has been developed. This research contains student worksheet development process using 4-D development model from Thiagarajan which have been modified and without doing disseminate phase. The validation result of student worksheet feasibility in general got a score of 87.26%. The validation of the material experts’s score is 85%. The validation score of the linguist experts is 96% and the validation score of the graphic expert is 80,8%. The results of a limited trial of the student worksheet got a positive reaction from students with score of 89%. Keywords: Student Worksheet, Problem Based Learning, Accounting For Trading Company
Pengaruh Pembelajaran Akuntansi Keuangan, Literasi Keuangan, dan Pendapatan Terhadap Perilaku Keuangan Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Gresik
Jurnal Pendidikan Akuntansi (JPAK) Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap individu memiliki karakteristik dan kecenderungan perilaku keuangan yang berbeda-beda, baik dari faktor internal maupun faktor eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pembelajaran akuntansi keuangan, literasi keuangan, dan pendapatan secara simultan dan parsial terhadap perilaku keuangan mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Gresik. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode ex-post facto. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Gresik yang berjumlah 113 mahasiswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling purposive dengan jumlah 59 mahasiswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan tes. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS versi 22.0. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa: (1) pembelajaran akuntansi keuangan, literasi keuangan, dan pendapatan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap perilaku keuangan, (2) pembelajaran akuntansi keuangan berpengaruh signifikan terhadap perilaku keuangan, (3) literasi keuangan berpengaruh signifikan terhadap perilaku keuangan, (4) pendapatan berpengaruh signifikan terhadap perilaku keuangan. Kata Kunci: pembelajaran akuntansi keuangan, literasi keuangan, pendapatan, dan perilaku keuangan.
Pengaruh Penggunaan Modul Pembelajaran Akuntansi, Intensitas Praktikum Akuntansi dan Motivasi Terhadap Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Akuntansi Perusahaan Dagang Kelas XI di SMK Negeri 10 Surabaya
Jurnal Pendidikan Akuntansi (JPAK) Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil belajar akuntansi merupakan indikator keberhasilan siswa dalam proses pembelajaran. Hasil belajar yang optimal dapat tercapai jika pembelajaran dilaksanakan dengan baik. Namun kenyataan yang ada, walaupun siswa mendapat perlakuan yang sama saat pembelajaran, siswa mendapatkan hasil belajar yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan modul pembelajaran akuntansi, intensitas praktikum akuntansi dan motivasi terhadap hasil belajar mata pada pelajaran akuntansi perusahaan dagang kelas XI di SMK Negeri 10 Surabaya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Pengambilan sampel dengan teknik proportional random sampling. Sampel yang diambil berjumlah 97 siswa kelas XI Akuntansi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data, menunjukkan bahwa (1) Penggunaan modul pembelajaran akuntansi, intensitas praktikum akuntansi dan motivasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar pada mata pelajaran akuntansi perusahaan dagang kelas XI di SMK Negeri 10 Surabaya; (2) Penggunaan modul pembelajaran akuntansi berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar; (3) Intensitas praktikum akuntansi berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar dan (4) Motivasi berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar. Kata Kunci: penggunaan modul, intensitas praktikum, motivasi dan hasil belajar
Perbedaan Hasil Belajar Spreadsheet Menggunakan Modul dan Buku Teks Kelas X Akuntansi SMKN 1 SURABAYA DESY NUR HAZIZAH WULANSARI
Jurnal Pendidikan Akuntansi (JPAK) Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar peserta didik melalui penerapan modul dan buku teks mata pelajaran Spreadsheet kelas X Akuntansi SMK Negeri 1 Surabaya. Jenis penelitian ini adalah True Eksperimental dengan rancangan Randomized Pretest-Posttest Comparison Group Design. Populasi yang digunakan terdiri dari kelas X AKL 1 – X AKL 3 SMK Negeri 1 Surabaya tahun pelajaran 2017/2018 sebanyak 108 peserta didik. Sampel penelitian diambil secara acak (simple random sampling) dan menghasilkan kelas X AKL 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X AKL 2 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode tes. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu dengan uji prasyarat uji normalitas dan uji homogenitas. Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan Uji Independent Sample T-test. Hasil penelitian menunjukkan rata- rata hasil belajar pada kelas eksperimen sebesar 85 sedangkan untuk kelas kontrol sebesar 76,80. Hasil uji hipotesis menggunakan Uji Independent Sample T-test menunjukkan, taraf signifikansi sebesar 0,002 < 0,05. Hasil dari thitung > ttabel yaitu 3,247 > 1,994 pada taraf signifikansi 5% dan df=70 sehingga Ha diterima dan H0 ditolak artinya bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara kelas dengan menggunakan modul dan buku teks.

Page 1 of 2 | Total Record : 15