cover
Contact Name
Fauza Rizqiya
Contact Email
fauza.rizqiya@umj.ac.id
Phone
+6281113803109
Journal Mail Official
jarasfkk@umj.ac.id
Editorial Address
Fakultas Kedokteran dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Jakarta. Jl. KH Ahmad Dahlan, Kel. Cireundeu, Kec. Ciputat Tim., Kota Tangerang Selatan, Banten 15419
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan (JARAS)
ISSN : -     EISSN : 29868246     DOI : https://doi.org/10.24853/jaras
Core Subject :
Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan (JARAS) Faculty of Medicine and Health publishes articles about the progress of community service in the field of Medicine and Health.
Arjuna Subject : -
Articles 42 Documents
Edukasi BERGIZI DASAR (Berbincang tentang Gizi, Diet DASH, dan Diet Rendah Garam) pada Lansia Hipertensi Tania Nisrina Putri; Wilda Yunieswati
Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan (JARAS)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jaras.3.1.1-7

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) merupakan salah satu masalah kesehatan yang menjadi perhatian nasional maupun global. Data di Riset Kesehatan Dasar tahun 2013 dan 2018 menunjukkan adanya peningkatan prevalensi hipertensi dari 25,8% menjadi 34,1%. Berdasarkan hasil analisis data Puskesmas Gambir periode Januari – Agustus 2025, prevalensi hipertensi mencapai 14,2% yang melebihi target capaian yaitu 12,6%. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan terkait hipertensi dan peningkatan konsumsi sayur buah 3 porsi (300 gram/hari) dan penurunan konsumsi garam (>4 gram/hari) pada masyarakat usia lansia di wilayah Puskesmas Kecamatan Gambir. Kegiatan dilakukan di Posbindu RW 01 Gambir dan RW 07 Cideng,Gambir, Jakarta Pusat, DKI Jakarta pada Oktober 2025. Sasaran kegiatan ini adalah penderita hipertensi berusia 60 tahun keatas dengan jumlah peserta 12 orang. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi menggunakan media leaflet. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa terdapat peningkatan nilai post-test dibandingkan dengan pre-test yaitu 38,3 poin. Selain itu, setelah dilakukan intervensi edukasi diet DASH dan diet rendah garam terdapat 30% peserta yang menerapkan konsumsi garam <4 gram garam per hari, peningkatan konsumsi sayur pada 3 dari 10 responden atau sebesar 30%, dan peningkatan konsumsi sayur pada 1 dari 10 responden. Peserta memiliki kesadaran yang lebih baik terkait diet DASH dan diet rendah garam setelah mendapatkan edukasi.
Edukasi Kesehatan dalam Meningkatkan Pengetahuan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) pada Peserta Didik Sekolah Dasar Muhammad Fachri; Andriyani; Anis Nada Khairin; Sulfani; Hardiman SG; Ayunda Larasati Sekarputri; Irna Hasanah
Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan (JARAS)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jaras.3.1.8-15

Abstract

Kebiasaan Mencuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) merupakan metode paling efektif untuk mencegah berbagai penyakit infeksi, seperti diare dan Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA), terutama pada anak usia sekolah yang rentan terhadap penukaran kuman. Meskipun manfaatnya sudah diketahui secara luas, tingkat kepatuhan dan pengetahuan mengenai langkah-langkah CTPS yang benar masih perlu ditingkatkan melalui edukasi yang interaktif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktik CTPS pada peserta didik kelas 2 SDN Rempoa 02 melalui metode penyuluhan dan praktik langsung. Kegiatan diikuti oleh 28 peserta didik menggunakan metode penyuluhan media PowerPoint dan praktik langsung. Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, dan observasi praktik. Terdapat peningkatan tingkat pengetahuan kategori “Baik” dari 75% pada saat pre-test menjadi 79% pada post-test. Pada aspek praktik, mayoritas peserta didik berhasil mencapai kategori “Terampil” dan “Cukup Terampil” dalam mempraktikkan langkah-langkah mencuci tangan pakai sabun yang benar. Edukasi CTPS secara langsung efektif meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta didik, yang krusial dalam membentuk kebiasaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sejak dini.