cover
Contact Name
Gildan Jaya Muhammad Ramadhan
Contact Email
wacanapublisher@gmail.com
Phone
+6283824801357
Journal Mail Official
wacanapublisher@gmail.com
Editorial Address
Jln. Kaligandu, Dusun. Kaligandu, Desa/Kelurahan Sampiran, Kec. Talun, Kab. Cirebon, Provinsi Jawa Barat, 45171
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
SOCIOPEDIA: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sosial
ISSN : -     EISSN : 31636179     DOI : https://doi.org/10.67756/sociopedia.v1i1
Core Subject :
SOCIOPEDIA: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sosial diterbitkan oleh PT Wacana Publisher Utama, diterbitkan Empat kali setahun Mei, Agustus, November, Februari. fokus Jurnal Pendidikan dan Sosial. Jurnal Sociopedia mencakup semua bidang dan periode dalam Pendidikan dan sosial, yang membahas semua aspek pendidikan termasuk ekonomi, sosial, budaya, dan politik. Semua pendekatan bisa di terima. Jurnal ini menerima berbagai format termasuk artikel dari forum ilmiah, esai ulasan, dan masalah khusus. Editor juga menerima ulasan buku untuk diterbitkan di bagian khusus dari publikasi. Artikel-artikel tersebut dapat ditulis untuk disampaikan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Peran Guru dalam Menanamkan Nilai Kejujuran pada Anak Usia Dini Imam Nawawi
SOCIOPEDIA: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sosial Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sosial (SOCIOPEDIA)
Publisher : PT Wacana Publisher Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67756/sociopedia.v1i1.1

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam menanamkan nilai kejujuran pada anak usia dini di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Nilai kejujuran merupakan salah satu fondasi utama dalam pembentukan karakter anak yang perlu ditanamkan sejak usia dini melalui pembiasaan, keteladanan, dan interaksi sosial yang bermakna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas guru PAUD, kepala sekolah, dan peserta didik pada salah satu lembaga PAUD. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran sentral dalam menanamkan nilai kejujuran melalui tiga bentuk utama, yaitu sebagai teladan, fasilitator, dan pembimbing. Guru menanamkan nilai kejujuran melalui pembiasaan sehari-hari seperti mengembalikan barang pada tempatnya, berkata jujur, mengakui kesalahan, dan bermain sesuai aturan. Faktor pendukung implementasi nilai kejujuran meliputi konsistensi guru, dukungan orang tua, dan budaya sekolah yang positif. Sementara itu, faktor penghambat meliputi perbedaan pola asuh di rumah, keterbatasan kontrol perilaku anak, dan kurangnya sinergi antara sekolah dan keluarga. Penelitian ini menegaskan bahwa penanaman nilai kejujuran pada anak usia dini memerlukan peran aktif guru yang konsisten serta kolaborasi yang kuat antara sekolah dan keluarga.
Peran Pendidikan Formal dalam Membentuk Karakter Kebangsaan Generasi Z di Indonesia Ahmad Ali Firmansyah
SOCIOPEDIA: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sosial Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sosial (SOCIOPEDIA)
Publisher : PT Wacana Publisher Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67756/sociopedia.v1i1.2

Abstract

Era globalisasi dan disrupsi digital yang pesat telah memicu krisis identitas kultural di kalangan Generasi Z di Indonesia, sehingga menuntut adanya revitalisasi strategi penanaman nilai-nilai nasionalisme. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam efektivitas dan peran pendidikan formal dalam membentuk karakter kebangsaan Generasi Z di tengah derasnya arus informasi transnasional. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kepustakaan (library research), kajian ini secara sistematis menyintesis data sekunder yang dikumpulkan dari berbagai artikel jurnal dan literatur akademik bereputasi yang dipublikasikan dalam rentang waktu 2022 hingga 2026. Data tersebut kemudian diinterpretasikan melalui teknik analisis isi kualitatif. Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa institusi sekolah formal saat ini tengah mengalami transformasi pedagogis yang krusial, yakni bergeser dari metode indoktrinatif yang bersifat monologis menuju pendekatan pembelajaran yang fasilitatif dan partisipatif. Penerapan model pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) dan kolaborasi pemecahan masalah terbukti sangat efektif untuk menginternalisasikan nilai-nilai luhur Pancasila, toleransi, serta semangat gotong royong kepada generasi pribumi digital yang cenderung kritis dan pragmatis. Kajian ini menyimpulkan bahwa intervensi pendidikan formal yang adaptif mampu mengonstruksi identitas kebangsaan hibrida pada diri peserta didik. Hal ini memampukan Generasi Z untuk berkembang menjadi warga negara global yang berpikiran progresif tanpa harus tercerabut dari akar kebudayaan dan kearifan lokal Nusantara. Temuan ini memberikan rekomendasi strategis bagi pemangku kebijakan untuk merancang kurikulum kewarganegaraan yang lebih relevan dengan tantangan sosiokultural kontemporer.
Dampak Pendidikan Konseling Kognitif Perilaku terhadap Penurunan Gejala Depresi pada Remaja Firman Ilham; Siti Khodiajah
SOCIOPEDIA: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sosial Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sosial (SOCIOPEDIA)
Publisher : PT Wacana Publisher Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67756/sociopedia.v1i1.3

Abstract

Masa remaja merupakan fase transisi psikologis yang sangat rentan, ditandai dengan peningkatan prevalensi depresi yang berdampak negatif pada fungsi akademik dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif dampak penerapan pendidikan konseling kognitif perilaku terhadap penurunan gejala depresi pada populasi remaja di lingkungan pendidikan formal. Desain penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur (library research). Data sekunder dikumpulkan secara sistematis dari berbagai artikel jurnal akademik dan referensi ilmiah bereputasi yang dipublikasikan dalam lima tahun terakhir. Selanjutnya, data tersebut dikaji menggunakan teknik analisis isi kualitatif (qualitative content analysis). Hasil sintesis literatur mengungkapkan bahwa pendidikan konseling kognitif perilaku memiliki dampak yang sangat signifikan dalam merestrukturisasi pola pikir distorsif pada remaja. Melalui pendekatan psikoedukasi ini, peserta didik dibimbing untuk mengidentifikasi, menantang, dan mengganti pemikiran negatif otomatis dengan perspektif yang lebih rasional serta proporsional. Lebih jauh, edukasi ini terbukti efektif dalam memicu aktivasi perilaku (behavioral activation), yang mendorong remaja untuk keluar dari isolasi sosial dan kembali berpartisipasi secara proaktif dalam aktivitas yang bermakna. Kajian ini menyimpulkan bahwa transformasi terapi klinis menjadi modul layanan pendidikan preventif berhasil membekali remaja dengan mekanisme resiliensi mental yang tangguh. Selain itu, integrasi konseling kognitif perilaku dalam layanan sekolah berperan penting dalam mendestigmatisasi isu kesehatan mental, sehingga menciptakan ekosistem pembelajaran yang suportif, inklusif, dan tanggap terhadap krisis psikologis siswa.
Dinamika Pendidikan Sosial pada Masyarakat Pinggiran Kota dalam Mempertahankan Tradisi Lokal Muhammad Ridwan
SOCIOPEDIA: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sosial Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sosial (SOCIOPEDIA)
Publisher : PT Wacana Publisher Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67756/sociopedia.v1i1.4

Abstract

  Arus urbanisasi yang masif secara signifikan mengancam eksistensi tradisi lokal di kawasan pinggiran kota, sehingga menegaskan urgensi pendidikan sosial informal sebagai mekanisme pertahanan kultural yang vital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika pendidikan sosial masyarakat pinggiran kota dalam upaya mempertahankan tradisi lokal di tengah desakan modernisasi. Menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan studi literatur (library research), studi ini secara sistematis menganalisis data sekunder yang bersumber dari artikel jurnal akademik dan buku teks yang diterbitkan antara tahun 2022 hingga 2026. Data tersebut diinterpretasikan melalui teknik analisis isi kualitatif. Hasil sintesis literatur mengungkapkan bahwa pendidikan sosial beroperasi secara organik melalui ruang-ruang komunal, seperti keluarga dan perkumpulan warga, dengan mengandalkan keteladanan dan partisipasi langsung alih-alih kurikulum formal. Lebih lanjut, temuan menunjukkan bahwa masyarakat pinggiran kota terbukti tidak menolak modernitas secara kaku; mereka melakukan negosiasi kultural yang kompleks dengan menyederhanakan aspek seremonial tradisi namun tetap menjaga ketat substansi filosofis kerukunannya. Dinamika partisipatif ini secara efektif menumbuhkan identitas budaya hibrida yang tangguh, memungkinkan populasi transisi beradaptasi dengan pragmatisme perkotaan tanpa kehilangan akar sosiokulturalnya. Studi ini menyimpulkan bahwa pendidikan sosial informal berfungsi sebagai katalisator kritis bagi resiliensi budaya di wilayah perbatasan kota. Temuan ini memberikan wawasan teoretis dan implikasi praktis bagi pemerintah daerah untuk memperkuat strategi pelestarian budaya yang berbasis komunitas.
Dampak Lingkungan Sekolah terhadap Motivasi Belajar Siswa pada Institusi Pendidikan Formal Salsabila Ramadhani
SOCIOPEDIA: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sosial Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sosial (SOCIOPEDIA)
Publisher : PT Wacana Publisher Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67756/sociopedia.v1i1.5

Abstract

Lingkungan sekolah merupakan determinan krusial dalam membentuk motivasi belajar siswa di institusi pendidikan formal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif dampak lingkungan fisik dan iklim psikososial sekolah terhadap fluktuasi motivasi akademik peserta didik. Menggunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan studi literatur (library research), kajian ini secara sistematis menyintesis data sekunder yang bersumber dari artikel jurnal akademik bereputasi dan literatur pendidikan yang diterbitkan antara tahun 2021 hingga 2026. Data yang terkumpul diinterpretasikan melalui teknik analisis isi kualitatif. Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa infrastruktur fisik yang ergonomis dan modern secara signifikan mampu mengurangi kelelahan kognitif serta meningkatkan kenyamanan awal siswa selama proses pembelajaran. Namun, iklim psikososial—yang mencakup interaksi teman sebaya yang inklusif, dukungan empatik dari pendidik, dan atmosfer bebas perundungan—terbukti menjadi katalisator paling dominan dalam merawat motivasi intrinsik jangka panjang. Sinergi antara fasilitas fisik yang memadai dan budaya sekolah yang suportif memfasilitasi transformasi dari sekadar motivasi ekstrinsik yang bersifat sementara menjadi keterikatan institusional (student engagement) yang mandiri dan kuat. Kajian ini menyimpulkan bahwa institusi pendidikan formal harus memandang lingkungan sekolah sebagai sebuah ekosistem yang holistik. Pembenahan tata letak spasial wajib diimbangi dengan pembangunan tata interaksi sosial yang sehat guna mengoptimalkan kemandirian belajar dan kesejahteraan psikologis siswa secara keseluruhan.
Analisis Pertumbuhan Fintech Syariah dalam Mendorong Industri Keuangan Syariah di Indonesia Pandu Dewanata; Rizqina Martina
SOCIOPEDIA: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sosial Vol. 1 No. 2 (2026): SOCIOPEDIA: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sosial
Publisher : PT Wacana Publisher Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67756/sociopedia.v1i2.44

Abstract

Indonesia's Islamic financial industry continues to expand, yet Islamic fintech's contribution to that growth remains fragmented across separate strands of literature. This study analyzes the growth pattern of Islamic fintech in Indonesia and its contribution to the development of the national Islamic financial industry. The study applies a descriptive qualitative library research method, synthesizing 43 secondary sources consisting of Sinta-indexed journal articles published within the last five years, reference books published within the last ten years, and official statistical reports from the Financial Services Authority (OJK) and the National Committee for Islamic Economy and Finance (KNEKS). The results show that Islamic fintech drives Islamic financial industry growth mainly through expanded MSME financing access, although annual asset growth slowed from 19.52 percent in 2023 to 8.56 percent in 2025, and the Islamic capital market still dominates 86 percent of total sharia financial assets, leaving banking and non-bank sharia financial institutions comparatively underdeveloped.

Page 1 of 1 | Total Record : 6