cover
Contact Name
Yunika Triana
Contact Email
yunika@staff.uinsaid.ac.id
Phone
+6289518181336
Journal Mail Official
yunika@staff.uinsaid.ac.id
Editorial Address
Jl. Pandawa, Pucangan, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Indonesia.
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Al-Absah: Journal of Civilization, Language, Literature, and History
ISSN : -     EISSN : 31640273     DOI : https://doi.org/10.22515/alabsah.v2i1.139
Core Subject :
Al-Absah: Journal of Civilization, Language, Literature, and History aims to provide a scholarly platform for the publication of research articles related to the fields of adab, language, literature, and history. This journal welcomes interdisciplinary studies that explore these areas from various perspectives within language studies, literary studies, and studies of adab and Islamic culture.
Arjuna Subject : -
Articles 3 Documents
Search results for , issue "vol. 2 no. 2 (2026)" : 3 Documents clear
BUDAYA: Optimalisasi Artificial Intelligence Alpha Youth berbasis Kearifan Lokal untuk Indonesia Emas 2045: CULTURE: Optimizing Local Wisdom-Based 'Alpha Youth' Artificial Intelligence for Golden Indonesia 2045 Maela Elga Fadilah; Valda Anggi Novarina; Choirun Nisa
Al-Absah: Journal of Civilization, Language, Literature, and History Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Adab dan Bahasa UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/alabsah.v2i2.250

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis literasi digital Generasi Alpha di tengah tingginya akses teknologi serta merumuskan model adaptif berbasis kearifan lokal, yaitu BUDAYA: Building Understanding of Digital Alpha Youth through Adaptive Artificial Intelligence. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif interpretatif melalui wawancara mendalam dengan orang tua Gen Alpha usia 9–11 tahun di Bandar Lampung, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan literasi digital Gen Alpha masih asimetris: unggul secara operasional, tetapi lemah pada aspek kritis, etika, keamanan, dan identitas budaya. Tantangan utamanya meliputi fragmentasi perhatian, rendahnya literasi algoritma, lemahnya regulasi diri, serta memudarnya empati dan nilai lokal akibat platform global yang kurang kontekstual. Sebagai solusi, penelitian ini mengembangkan aplikasi Alpha Youth yang mengintegrasikan AI Engine dengan Cultural Intelligence Layer untuk menyesuaikan konten AI dengan nilai kesopanan, gotong royong, dan musyawarah. Melalui feedback loop, sistem mendorong pembelajaran yang personal, kritis, dan berkarakter. Dengan demikian, teknologi adaptif berbasis budaya berpotensi meningkatkan literasi digital Gen Alpha sekaligus memperkuat identitas mereka menuju Indonesia Emas 2045.
Pengembangan SoloVerseAR: Media AR Berbasis ADDIE untuk Eksplorasi Keberagaman Budaya Surakarta di SD: Development of SoloVerseAR: An ADDIE-Based AR Medium for Exploring the Cultural Diversity of Surakarta in Elementary Schools. Amelinda Silvi Maharani; Hana Azizah; Afifah
Al-Absah: Journal of Civilization, Language, Literature, and History Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Adab dan Bahasa UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/alabsah.v2i2.251

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena rendahnya pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi di sekolah yang ada di Indonesia. Tidak hanya itu, kurangnya interaktivitas dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila pada materi Keberagaman Budaya Indonesiaku di sekolah dasar turut melatarbelakangi dilakukannya penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mngembangkan media pembelajaran yang bernama SoloVerseAR berbasis Augmented Reality dengan model ADDIE guna memenuhi kriteria kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan. Metode yang digunakan adalah metode Research and Development dengan subjek penelitian adalah siswa kelas V SD. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket, dan dokumentasi yang dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media SoloVerseAR dinyatakan layak oleh ahli materi, ahli bahasa, dan ahli media dengan beberapa penyempurnaan. Selain itu hasil uji coba pada kelompok kecil dan kelompok besar menunjukkan respon positif dari peserta didik, ditandai dengan ketertarikan, motivasi siswa, serta kemudahan dalam memahami materi lewat media ini. Dengan demikian, media SoloVerseAR berbasis Augmented Reality dinyatakan layak, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila untuk membantu peserta didik memahami keragaman kebudayaan secara mendalam.
SARING: Intervensi Komunitas dalam Program Literasi Digital Berbasis Kearifan Lokal Guna Mencegah Disinformasi: SARING: Community Intervention in a Digital Literacy Program Based on Local Wisdom to Prevent Disinformation Diah Ayu Puspita Eka Sari; Aqilla Zafira Khansa; Gayla Ligar Padantya
Al-Absah: Journal of Civilization, Language, Literature, and History Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Adab dan Bahasa UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/alabsah.v2i2.252

Abstract

Indonesia menghadapi krisis literasi digital, lebih dari 200 juta pengguna internet aktif, namun 45% masyarakat tidak mampu membedakan berita asli dari hoaks, dan rata-rata pengguna hanya membutuhkan 11 detik untuk meneruskan konten viral tanpa verifikasi. Sepanjang 2018–2023, tercatat 12.747 konten hoaks beredar, menempatkan Indonesia pada peringkat kedua negara paling terpapar disinformasi di Asia Tenggara dengan dampak nyata berupa terhambatnya herd immunity vaksin COVID-19, erosi kepercayaan publik terhadap demokrasi, dan eskalasi konflik SARA. Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi yang dijalankan sejak 2017 terbukti gagal karena skor literasi digital nasional stagnan di 3,49 dari 5,0 dan hanya 16% warga yang melakukan pembiasaan verifikasi. Penelitian ini menggunakan library research dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan paradigma Community-Based Participatory Research (CBPR) untuk merumuskan SARING (Strategi Adaptif Reflektif Informasi Nusantara yang Genuine) sebagai solusi sistemik. SARING dibangun di atas empat fondasi teori yaitu Critical Information Literacy (Elmborg, 2006), Transformative Learning Theory (Mezirow, 1997), kearifan lokal Nusantara, dan CBPR (Israel et al., 2001). Nilai tabayyun (verifikasi sumber), ngerteni (pemahaman konteks), dan musyawarah (validasi kolektif) berperan sebagai mekanisme verifikasi. Program ini diimplementasikan melalui empat elemen terintegrasi yaitu Warung Literasi, Modul Refleksi Berita, Kader Digital, dan Platform Digital SARING. Studi komparatif terhadap Cofact Thailand (penurunan hoaks 34%) dan Media Literacy Now Finlandia (peningkatan evaluasi informasi 31%) memvalidasi pendekatan berbasis komunitas ini. SARING menawarkan transformasi paradigma dari literasi informatif menjadi reflektif, dari pendekatan individual menjadi kolektif, dan dari program generik menjadi intervensi yang berakar pada nilai budaya lokal Indonesia.

Page 1 of 1 | Total Record : 3