cover
Contact Name
Rita Oktavia
Contact Email
ritaoktavia87@gmail.com
Phone
+6285373532786
Journal Mail Official
binabinagogik@gmail.com
Editorial Address
Jalan Meulaboh-Tapaktuan, Desa Peunaga Cut Ujong. Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat Provinsi Aceh
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
Bina Gogik
ISSN : 25794647     EISSN : 2579874X     DOI : https://doi.org/10.61290/pgsd.v13i2
Core Subject :
Berfokus pada publikasi hasil penelitian dan kajian ilmiah dalam bidang pendidikan dasar yang berkontribusi terhadap pengembangan dan peningkatan mutu pendidikan. Ruang lingkup jurnal mencakup hasil penelitian pendidikan dasar, inovasi pendidikan dan pembelajaran, pengembangan dan penerapan metode serta model pembelajaran, media dan teknologi pembelajaran, pengembangan bahan ajar dan perangkat pembelajaran, strategi pembelajaran, asesmen dan evaluasi pendidikan, pengembangan kompetensi guru dan calon guru, literasi, numerasi, pendidikan karakter, serta berbagai kajian dan penelitian lainnya yang relevan dengan pengembangan pendidikan pada jenjang dasar. Naskah yang diterbitkan harus didasarkan pada hasil penelitian orisinal, penelitian pengembangan, kajian ilmiah, atau tinjauan pustaka yang memberikan kontribusi terhadap pengembangan teori, praktik, inovasi, dan kualitas pendidikan dasar.
Arjuna Subject : -
Articles 302 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA DI KELAS IV SDN 067775 MEDAN Siti Rahmadhani Siregar; Sri Ramadhani
Jurnal Binagogik Vol. 8 No. 2 (2021): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v8i2.237

Abstract

Adapun tujuan khusus yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu untuk mendapatkan data: (1)Perbedaan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa yang diajar dengan model pembelajaran blended learning dibandingkan dengan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa yang diajar dengan model pembelajaran koperatif learning tipe TGT; (2) Perbedaan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa yang memiliki gaya belajar visualdibandingkan dengan siswa yang memiliki gaya belajar auditori; dan (3) Interaksi antara Model Pembelajarandengan gaya belajar terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri067775 Medan. Populasinya adalah seluruh siswa kelas IV sebanyak 60 siswa. Sampel dalam penelitianini adalah semua siswa yaitu sebanyak 30 siswa pada kelas IV/A dan sebanyak 30 siswa pada kelas IV/B. Instrumen yang digunakan untuk mengumpul data adalah tes hasil belajar Bahasa Indonesia dan angket gayabelajar. Metode penelitian menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain penelitian faktorial 2x2.Teknik analisis data menggunakan ANAVA pada taraf signifikan α =0,05. Berdasarkan pengolahan data yang diperoleh terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Blended Learning dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT)dimana nilai rata-rata hasil belajar Bahasa Indonesia siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Blended Learning lebih tinggi yaitu 80,667 dengan rata-rata gain skor sebesar 0,69 sedangkan nilai rata-rata kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) yaitu 63,667 dengan rata-rata gain skor sebesar 0,44. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Blended Learning lebih tinggi daripada hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT)
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN FLIPPED CLASSROOM TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA KELAS V SDN 060821 MEDAN Saut Mardame Simamora; Siti Rahmadhani Siregar
Jurnal Binagogik Vol. 8 No. 2 (2021): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v8i2.238

Abstract

Memasuki tatanan kehidupan New Normal di masa Pandemi Covid-19 pendidik maupun siswa juga dituntut untuk mempunyai kemampuan belajar dan mengajar baik soft skillmaupun hard skill. Maka salah satu model pembelajaran yang tepat untuk tetap terlaksananya proses pembelajaran dan memperoleh hasil yang maksimal yaitu dengan penerapan model pembelajaran Flipped Classroom. Penerapan model pembelajaran Flipped Classroom siswa dapat belajar dimana saja dan kapan saja. Kemudian pada saat siswa datang kesekolah siswa dan guru hanya mengembangkan diskusi dan praktik pada saat disekolah.Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui adanya pengaruh model pembelajaran Flipped Classroom terhadap kemampuan berpikir kreatif dan (2) untuk mengetahui seberapa besar pengaruh model pembelajaran Flipped Classroom dan motivasi belajar siswa terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa di kelas V SDN 060821. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 060821. Populasinya adalah seluruh siswa kelas V sebanyak 50 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah semua siswa yaitu sebanyak 25 siswa pada kelas V-A dan sebanyak 25 siswa pada kelas V-B. Instrumen yang digunakan untuk mengumpul data adalah tes kemampuan berpikir kreatif dan angket motivasi belajar. Metode penelitian menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain penelitian faktorial 2x2. Teknik analisis data menggunakan ANAVA pada taraf signifikan α =0,05.Berdasarkan pengolahan data yang diperoleh terdapat perbedaan hasil kemampuan berpikir kreatif siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Flipped Classroom dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Ditinjau dari nilai rata-rata kemampuan berpikir kreatif kelas Flipped Classrom (80,4) dan konvensional (63,4). Hasil ini menunjukkan perbedaan rata-rata hasil belajar sebesar 17,00. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil kemampuan berpikir kreatif siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Flipped Classroom lebih tinggi daripada hasil kemampuan berpikir kreatif siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Konvensional.
PENERAPAN MIND MAPPING SEBAGAI MEDIA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS VI SEKOLAH DASAR NEGERI FATUKMETAN, KECAMATAN KAKULUK MESAK Karolus Belmo
Jurnal Binagogik Vol. 10 No. 1 (2023): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v10i1.244

Abstract

SD Negeri Fatukmetan, merupakan satuan pendidikan yang terletak di Jalan Raya Mota’ain, Fatukmetan, Desa Kenebibi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu. Sekolah ini berada dekat wilayah perbatasan dengan Negara Timor Leste dan masih tergolong sekolah di pedesaan. Pembelajaran yang dilaksanakan Sebagian besar masih menganut pembelajaran konvensional karena keterbatasan sarana teknologi yang dimiliki. Dapat diidentifikasikan beberapa masalah sebagai berikut: (a) perlengkapan yang ada dalam satuan pendidikan belum memadai untuk menggunakan media pembelajaran berbasis computer; (b) guru belum menggunakan media pembelajaran; dan (c) media Mind Mapping belum dimanfaatkan dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian adalah (a) untuk meningkatkan kemampuan belajar IPA melalui penerapan Mind Mapping sebagai media belajar pada siswa kelas VI SDN Fatukmetan Kecamatan Kakuluk Mesak; (b) untuk meningkatkan kreativitas guru dalam mengembangkan media pembelajaran IPA dengan menerapkan media Mind Mapping sebagai media belajar kelas VI SDN Fatukmetan Kecamatan Kakuluk Mesak; dan (c) untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa terhadap mata pelajaran IPA melalui penerapan Mind Mapping pada siswa kelas VI SDN Fatukmetan Kecamatan Kakuluk Mesak. Analisis data adalah suatu cara menganalisis data yang diperoleh selama peneliti mengadakan penelititan. Dalam penelitian ini, data yang perlu dianalisis adalah data berupa hasil tes evaluasi belajar siswa baik ketuntasan belajar individu ataupun ketuntasan belajar klasikal serta tingkat keaktifan siswa yang diperoleh dari setiap siklus dengan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa Penerapan Mind Mapping sebagai media pembelajaran terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan belajar IPA pada siswa Kelas VI SD Negeri Fatukmetan Kecamatan Kakuluk Mesak tahun pelajaran 2021/2022.
ANALISIS PENGELOLAAN SAMPAH BERKELANJUTAN PADA WILAYAH PERKOTAAN DI INDONESIA Ade Fia Rahmawati; Amin; Rasminto; Fetro Dola Syamsu
Jurnal Binagogik Vol. 8 No. 1 (2021): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v8i1.289

Abstract

This study aims to determine the municipal solid waste management system in Indonesia and to determine the extent to which the sustainable concept is applied in municipal solid waste management. The research method used is a literature study, with descriptive writing techniques and making books, encyclopedias, and data from previous studies that have relevance as research analysis materials. The results of the analysis show that urban area produces 70% of waste generation and as much as 32% of unmanaged waste. This is because the level of public concern for the environment is low, only 0.72. The average monthly expenditure figure as a form of meeting food and non-food needs increases to a minimum value of Rp. 400,000 and a maximum of Rp. 1,200,000. Humans cannot be separated from activities that produce waste so that the form of reduction and management is the key to solving the waste problem.that the activities of urban communities have resulted in quite high waste generation. The implementation of the waste management system still refers to the conventional method with the form of collect-transport-waste habits and burdens the burden of waste management at the final stage with a reactive approach so that it can be said that the implementation of municipal solid waste management is still low. Efforts to achieve the goals in the SDGs and fulfill the existing aspects of sustainable municipal waste management that have not been implemented properly, it is necessary to increase environmental awareness by emphasizing socialization and education for the community in seeing the waste itself so as to form behavior patterns that support the reduction 1and processing of municipal waste.
HUBUNGAN NILAI-NILAI BUDAYA DENGAN MOTIVASI HIDUP SEHAT DI LINGKUNGAN SEKOLAH Khausar; Riska Riani
Jurnal Binagogik Vol. 8 No. 1 (2021): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v8i1.293

Abstract

Motivasi hidup sehat merupakan suatu kebutuhan individu yang tidak bisa pisah dalam kehidupan sehari-hari. Motivasi merupakan proses yang menjelaskan mengenai kekuatan, arah dan ketekunan seseorang dalam upaya untuk berperilaku menjadikan individu yang mempunyai motivasi hidup sehat. Oleh sebab itu motivasi hidup sehat merupakan tujuan setiap individu. Nilai-nilai budaya adalah suatu keinginan dan tujuan yang diinginkan atau perilaku yang mempuyai nila-nilai budaya. Nilai-nilai budaya dapat mempengaruhi ciri-ciri dari perkembangan kepribadian seseorang siswa dapat di tampikan dalam kehidupan sehari-hari.
PENGGUNAAN APLIKASI ZOOM MEETING DAN XLC (XAVERIUS LEARNING CENTER) SELAMA STUDY FROM HOME PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI SD KATOLIK XAVERIUS SURABAYA Desi Eka Pratiwi
Jurnal Binagogik Vol. 8 No. 1 (2021): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v8i1.295

Abstract

Tujuan dari dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui respon siswa dan nilai ulangan harian terhadap penggunan aplikasi zoom meeting dan XLC (Xaverius Learning Center) selama belajar di rumah pada masa pandemi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode campuran (Mixed Method). Dalam mengumpulkan data dalam penelitian ini menggunakan menggunakan lembar angket respon siswa dan nilai tes ulangan harian ke-1,2, dan 3 pada KD 3.4 mata pelajaran Bhs Indonesia, Matematika, PKN, SBdP. Hasil yang diperoleh berdasarkan analisis data sebagai berikut: (1) hasil respon siswa menyatakan sebesar 83.33 % siswa menyatakan sangat setuju dan menyambut positif, sebesar 13.66 % siswa menyatakan setuju, dan sebesar 4.66 % siswa menyatakan tidak setuju. (2) Data nilai ulangan harian siswa kelas 3A pada mata pelajaran Bahasa Indonesia memeroleh rata-rata skor nilai dalam satu kelas 81,75 dan presentase ketuntasan klasikal sebesar 95 %; (2) Pada mata pelajaran Matematika meemroleh rata-rata skor nilai dalam satu kelas 93,2 dan presentase ketuntasan klasikal sebesar 90 %; (3) Pada mata pelajaran PKN presentase ketuntasan klasikal sebesar 100 %; (4) Pada mata pelajaran SBdP memeroleh rata-rata skor nilai dalam satu kelas 91,75 dan ketuntasan klasikal dengan presentase sebesar 95,75 %. Berdasarkan data di atas dapat disimpulkan bahawa penggunaan aplikasi zoom dan XLC dapat membantu siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran selama masa pandemi covid-19 terbukti berdasarkan respon dan nilai siswa yang menunjukkan hasil yang memuaskan.
PENGGUNAAN SMARTPHONE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SELAMA PANDEMI COVID-19 DI SDN 015 SUNGAI PINANG Eka Selvi Handayani; Julia Fingky Octaviani
Jurnal Binagogik Vol. 8 No. 1 (2021): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v8i1.296

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Penggunaan Smartphone Terhadap Hasil Belajar Siswa di SDN 015 Sungai Pinang. Jenis pendekatan penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian adalah guru kelas VA serta orang tua siswa dan siswa sebagai informant. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Analisis Penggunaan Smartphone Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V di SDN 015 Sungai Pinang sudah cukup efektif. Tetapi banyak kendala yang dialami yaitu dimana pada pembelajaran ini ada 5 orang siswa yang tidak memiliki smartphone sehingga menghambat proses pembelajaran karena guru harus melakukan kunjungan terlebih dahulu. Kendala dalam menyampaikan materi dan keterbatasan dalam menggunakan smartphone. Tetapi orang tua ikut serta mendampingi dan membimbing anak agar dapat menyelesaikan tugas dengan mudah sehingga nilai hasil belajar siswa meningkat. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa Penggunaan Smartphone Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V di SDN 015 Sungai Pinang sudah cukup efektif.
ANALISIS STRUKTUR DAN KAIDAH KEBAHASAAN TEKS EKSPLANASI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 LAWE SIGALA-GALA TAHUN PEMBELAJARAN 2020/2021 Liana
Jurnal Binagogik Vol. 8 No. 1 (2021): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v8i1.297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil analisis struktur dan kaidah kebahasaan teks eksplanasi yang ditulis Siswa Kelas VIII SMP NEGERI 2 Lawe Sigala-Gala Tahun Pembelajaran 2020/2021. Objek dalam penelitian ini adalah siswa/siswi Kelas VIII SMP NEGERI 2 Lawe Sigala-Gala dengan jumlah 143 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik dokumen. Dokumen didapat dari hasil penugasan yang diberikan peneliti kepada siswa yaitu menuliskan teks eksplanasi. Setelah selesai ditulis oleh siswa, maka hasil tulisan dikumpulkan oleh peneliti. Tahap selanjutnya peneliti memulai dengan membaca dan mengklasifikasikan, kemudian data dimasukkan ke dalam tabel analisis teks eksplanasi sesuai dengan struktur dan kaidah kebahasaannya. Dari 143 data yang telah dianalisis penulis, Sebanyak 131 (91,60%) siswa sudah mampu menulis struktur teks eksplanasi. Berdasarkan strukturnya antara lain, identifikasi fenomena, penggambaran rangkaian kejadian dan ulasan. Sebanyak 12 (8,39%) siswa masih belum mampu menulis teks eksplanasi dengan menggunakan semua struktur teks eksplanasi. Sebanyak 2 (1,39%) siswa tidak mencantumkan pernyataan umum. Sebanyak 10 (6,99%) siswa tidak mencantumkan kesimpulan. Dari 143 teks eksplanasi yang ditulis siswa, hanya 4 (2,79%) siswa yang sudah menggunakan keempat ciri kebahasaan teks eksplanasi. Keempat ciri kebahasaan tersebut, yakni konjungsi kausalitas, konjungsi kronologis, kata benda yang merujuk pada jenis fenomena, dan kata teknis atau peristilahan. Sebanyak 139 (97,20%) siswa tidak menggunakan keempat kaidah kebahasaan teks yang telah ditentukan. 5 (3,49%) siswa tidak mencantumkan konjungsi kausalitas, 134 (93,70%) siswa tidak mencantumkan konjungsi kronologis, 71 (49,65%) siswa tidak mencantumkan kata benda yang merujuk pada jenis fenomena, dan 61 (42,65%) siswa tidak mencantumkan kata teknis atau peristilahan.Implikasi penelitian adalah siswa belum mampu menulis teks eksplanasi yang baik dan benar berdasarkan struktur dan kaidah kebahasaannya. Peneliti menyarankan kepada guru mata pelajaran bahasa Indonesia agar materi memproduksi teks perlu diajarkan lebih mendalam lagi supaya siswa mampu menuliskan teks sesuai denga struktur dan kaidah kebahasaan yang baik dan benar. Guru mata pelajaran juga sesering mungkin memberikan latihan kepada siswa untuk menuliskan sebuah teks dan dibahas bersama oleh guru dan siswa sehingga apabila ada kesalahan dalam penulisan teks tersebut dapat diperbaiki dan diberikan penjelasan agar siswa memahami.
PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN LINGKUNGAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SEKOLAH DASAR Suroso; Kuncahyono
Jurnal Binagogik Vol. 8 No. 1 (2021): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v8i1.298

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan lingkungan terhadap hasil belajar siswa kelas V pada konsep benda dan sifatnya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode quasi eksperimen. Penelitian ini dilakukan di SD Negerri Sumber. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang berjumlah 34 siswa dan kelompok kontrol yang juga berjumlah 34 siswa. Kelompok eksperimen adalah kelompok yang diajarkan dengan metode eksperimen verifikasi, sedangkan kelompok kontrol adalah kelompok yang diajarkan dengan metode demonstrasi. Instrumen yang digunakan adalah instrumen tes dalam bentuk pilihan ganda sebanyak 25 soal. Berdasarkan analisis data dengan uji-t yang dilakukan pada taraf kepercayaan 95% diperoleh hasil thitung > ttabel (9,26 > 2,00). Jadi dapat disimpulkan bahwa pendekatan lingkungan berpengaruh terhadap hasil belajar siswa.
ANALISIS MINAT MEMBACA SISWA KELAS IV DI PERPUSTAKAAN SD NEGERI UJONG PATIHAH KECAMATAN KUALA KABUPATEN NAGAN RAYA Fitria Susanti; Febry Fahreza; Syah Mohd Hadiid Thaariq
Jurnal Binagogik Vol. 8 No. 1 (2021): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v8i1.299

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah minat membaca siswa kelas IV di perpustakaan SD Negeri Ujong Patihah Kecamatan Kuala Kabupaten Nagan Raya (2) Faktor apa sajakah yang menghambat dan mendukung dalam minat membaca siswa kelas IV di perpustakaan SD Negeri Ujong Patihah Kecamatan Kuala Kabupaten Nagan Raya. Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui bagaimanakah minat membaca siswa kelas IV di perpustakaan SD Negeri Ujong Patihah Kecamatan Kuala Kabupaten Nagan Raya. (2) Untuk mengetahui faktor apa sajakah yang menghambat dan mendukung dalam minat membaca siswa kelas IV di perpustakaan SD Negeri Ujong Patihah Kecamatan Kuala Kabupaten Nagan Raya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif (descriptive research. Subjek penelitian dalam penelitian ini yaitu guru yang menjabat sebagai ketua unit perpustakaan, dan siswa SD Negeri Ujong Patihah. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Siswa SD Negeri Ujong Patihah memiliki minat membaca yang sangat tinggi di perpustakaan, hal ini dapat dilihat berdasarkan persentase tertinggi dengan kategori “selalu” sebasar 73,0%, bahwa dengan belajar di perpustakaan memang sangat efektif untuk meningkatkan minat membaca siswa karena perpustakaan memiliki peranan yang sangat penting dalam meningkatkan minat baca siswa, sebab perpustakaan merupakan jantung sebuah sekolah. Adapun faktor pendukung minat membaca siswa di perpustakaan adalah sarana dan prasarana sekolah yang menjdi komponen penting yang mendukung minat membaca siswa di perpustakaan, adanya jadwal kunjungan perpustakaan oleh siswa yang ditetapkan langsung oleh sekolah, merupakan suatu hal yang sangat mendukung dalam meningkatkan minat membaca siswa di perpustakan, semangat guru dalam mendampingi siswa, antusias dan semangat siswa, kerjasama yang baik antar warga sekolah. Adapun faktor yang menghambat minat membaca siswa di perpustakaan adalah tidak adanya kartu kunjungan perpustakaan oleh siswa, tidak adanya staf pembantu kepala unit perpustakaan di di sekolah, mood (keadaan hati) siswa yang berubah-rubah, sifat siswa yang berbeda-beda.

Page 9 of 31 | Total Record : 302