cover
Contact Name
Rita Oktavia
Contact Email
ritaoktavia87@gmail.com
Phone
+6285373532786
Journal Mail Official
binabinagogik@gmail.com
Editorial Address
Jalan Meulaboh-Tapaktuan, Desa Peunaga Cut Ujong. Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat Provinsi Aceh
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
Bina Gogik
ISSN : 25794647     EISSN : 2579874X     DOI : https://doi.org/10.61290/pgsd.v13i2
Core Subject :
Berfokus pada publikasi hasil penelitian dan kajian ilmiah dalam bidang pendidikan dasar yang berkontribusi terhadap pengembangan dan peningkatan mutu pendidikan. Ruang lingkup jurnal mencakup hasil penelitian pendidikan dasar, inovasi pendidikan dan pembelajaran, pengembangan dan penerapan metode serta model pembelajaran, media dan teknologi pembelajaran, pengembangan bahan ajar dan perangkat pembelajaran, strategi pembelajaran, asesmen dan evaluasi pendidikan, pengembangan kompetensi guru dan calon guru, literasi, numerasi, pendidikan karakter, serta berbagai kajian dan penelitian lainnya yang relevan dengan pengembangan pendidikan pada jenjang dasar. Naskah yang diterbitkan harus didasarkan pada hasil penelitian orisinal, penelitian pengembangan, kajian ilmiah, atau tinjauan pustaka yang memberikan kontribusi terhadap pengembangan teori, praktik, inovasi, dan kualitas pendidikan dasar.
Arjuna Subject : -
Articles 302 Documents
PERAN ORANG TUA DALAM PENCEGAHAN KENAKALAN REMAJA DI KELURAHAN KUBU MARAPALAM KECAMATAN LUBUK BEGALUNG KOTA PADANG Wahyuni; Muslim; Cici Nur Azizah
Jurnal Binagogik Vol. 9 No. 2 (2022): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v9i2.94

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran orang tua dalam pencegahan kenakalan remaja dan factor-faktor yang menyebabkan terjadinya kenakalan remaja, di Kelurahan Kubu Marapalam. Dimana terjadinya perilaku seks bebas dan mabuk-mabukan di kalangan remaja. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif, yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah orang tua dan remaja. Untuk orang tua terdapat 1277 populasi dengan 93 responden, dan untuk remaja terdapat 1227 populasi dengan 92 responden. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan beberapa instrument penelitian untuk mengumpulkan data, yaitu: Instrument yang digunakan adalah kuesioner (angket), lembar wawancara, lembar observasi, dan dokumentasi. Untuk menunjang perolehan data secara kualitatif.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa semua orang tua dan lembaga masyarakat memiliki peran penting dalam pencegahan kenakalan remaja. Langkah yang dilakukan oleh orang tua dan lembaga masyarakat dalam pencegahan kenakalan remaja seperti melakukan pembinaan melalui ketua karang taruna dan melibatkan tokoh agama dan kepala adat, memberikan pengertian pelajaran tentang seks bebas dan dampak negatifnya kepada seluruh kaum remaja dan akibat seks diluar nikah serta diperlakukan hukuman adat seperti denda atau sita harta dan ladang. Kendala yang dihadapi dalam menangani kenakalan remaja seperti tidak terjalinnya Kerjasama antara pemerintah dan masyarakat seperti penjualan miras yang bebas.
PENGARUH MODEL BLENDED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR PPKn KELAS X TATA BOGA DI SMK NEGERI 3 PAYAKUMBUH Hidayatul Atikah; Sumarni; Pebriyenni
Jurnal Binagogik Vol. 9 No. 2 (2022): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v9i2.95

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model Blended learning terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran PPKn di kelas X Tata Boga SMK Negeri 3 Payakumbuh. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen jenis pretest dan posttest control group design. Dalam design ini terdapat dua kelompok yang dipilih secara random, kemudian diberi pretest untuk mengetahui keadaan awal penelitan untuk melihat adakah perbedaan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 143 orang peserta didik kelas X Tata Boga SMK Negeri 3 Payakumbuh. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 72 orang peserta didik yaitu kelas X Tata Boga.1 dan X Tata Boga.3. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) Kelas Eksperimen mengalami peningkatan 10 dan untuk kelas kontrol mengalami peningkatan 10,08 dari perolehan hasil posttest. (2) Hasil belajar peserta didik pada kelas eksperimen menunjukkan nilai rata-rata yaitu 80,00. (3) Hasil belajar PPKn peserta didik pada kelas kontrol menunjukkan nilai rata-rata yaitu 78,97. Pengujian hipotesis menggunakan uji-t statitstik menunjukkan Thitung > Ttabel dengan nilai Thitung 2,5263 dan nilai Ttabel sebesar 1,6641, pada taraf nyata signifikan 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar PPKn siswa kelas X Tata Boga, dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran terlaksana sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Blended learning terhadap hasil belajar pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Ha di terima.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATAN HASIL BELAJAR PPKN SISWA KELAS VI SDI WOLOWONA 2 KABUPATEN ENDE Berty Sadipun; Suryo Moang Kalla
Jurnal Binagogik Vol. 9 No. 2 (2022): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v9i2.96

Abstract

Pembelajaran PPKN di SDI Wolowona 2 khususnya pada kelas VI sebagian besar masih menggunakan metode konvensional. Ceramah, penugasan dan latihan-latihan dari guru masih mendominasi pembelajaran di kelas. Pembelajaran yang melibatkan aktivitas bersifat jarang dilakukan. Guru masih menjadi sentral dalam menginformasikan fakta dan konsep melalui metode ceramah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar PPKN di kelas VI SDI Wolowona 2 Kabupaten Ende. Jenis penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subyek penelitian adalah siswa kelas VI yang berjumlah 10 siswa terdiri dari 6 laki-laki dan 4 perempuan. Berdasarkan hasil pelaksanaan penelitian, peneliti menyimpulkan bahwa model kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran PPKN di kelas VI. Hal tersebut dapat dilihat dari rata-rata nilai siklus I dan siklus II yang meningkat dari 61,5 menjadi 67,5 pada siklus I dan 79 pada siklus II.
PENGARUH PERMAINAN PLAYDOUGH TERHADAP KREATIVITAS ANAK PAUD HARSYA CERIA BANDA ACEH Murni; Muhammad Iqbal
Jurnal Binagogik Vol. 9 No. 2 (2022): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v9i2.97

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tentang permainan playdough terhadap krativitas anak usia dini yang bahwasannya anak merupakan individu yang unik, tidak ada dua anak yang sama persis sekalipun mereka kembar siam. Kreativitas merupakan kemampuan yang dimiliki oleh setiap orang dengan tingkat yang berbeda-beda. Karena setiap orang terlahir dengan potensi kreatif dan potensi ini dapat dikembangkan dipupuk dan diarahkan karena yang lebih baik bagi anak agar tidak hilang begitu juga, salah satu permainan yang dapat memancing kreativitas anak usia dini adalah permainan playdough yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif serta melatih originalitas dalam berkarya. Kreatif bisa diartikan giat bekerja, rajin berikhtiar, rajin belajar mencari penemuan baru yang bermanfaat bagi orang lain, masyarakat, bangsa dan negara.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH IPA SISWA Dyan Wulan Sari HS; Sumarlin Mangandar Marianus
Jurnal Binagogik Vol. 9 No. 2 (2022): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v9i2.98

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan signifikan antara kemampuan pemecahan masalah IPA antara siswa kelas VI yang diajar dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan siswa yang diajar dengan model konvensional. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Jenis penelitian ini termasuk penelitian quasi eksperimen, yang bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya akibat dari “sesuatu” yang dikenakan pada subjek didik yaitu siswa. Prosedur penelitian merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan peneliti dalam kegiatan penelitian. Secara umum, prosedur penelitian terdiri dari 3 tahap, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap akhir. Adapun lokasi penelitian yang peneliti pilih ini adalah SDS Perguruan Kristen Methodist Indonesia (PKMI) Efesus Aek Batu kabupaten Labuhanbatu Selatan. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa dan siswi kelas VI SDS Perguruan Kristen Methodist Indonesia (PKMI) Efesus Aek Batu sebanyak 50 siswa. Populasi penelitian ini terdiri dari 2 Kelas yaitu kelas VIA dan VIB. Instrumen penelitian merupakan alat bantu yang digunakan untuk menjaring data penelitian. Untuk mengetahui normal atau tidaknya data tersebut, bisa dilihat dari nilai signifikansi pada kolom kolmogorov-smirnov. Rerata kemampuan pemecahan masalah siswa dikelas Problem Based Learning (PBL) sebesar 82,24 sedangkan kemampuan pemecahan masalah di kelas ekspositori sebesar 71,04 dari data tersebut tampak bahwa terdapat perbedaan rerata kemampuan pemecahan masalah siswa yang diajarkan dengan Problem Based Learning (PBL) lebih tinggi daripada rerata kemampuan pemecahan masalah siswa yang diajarkan dengan pembelajaran ekspositori.
PERSILANGAN IDENTITAS BUDAYA DI TANAH MELAYU ASAHAN (Analisis Eksistensi Masyarakat Batak Toba di Kabupaten Asahan) Muhammad Adika Nugraha; Yasir Maulana Rambe
Jurnal Binagogik Vol. 9 No. 2 (2022): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v9i2.99

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh persilangan identitas budaya yang terjadi ditanah Melayu Asahan khususnya pada masyarakat Toba sebagai suku pendatang. Fokus permasalahan yangdiambil yaitu eksistensi masyarakat Batak Toba di Kabupaten Asahan. Metode penelitian yang digunakan adalahmetode kualitatif dengan pendekatan etnografi yang berusaha mendeskripsikan tentang suatu kebudayaan. Hasilpenelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat Toba di Kabupaten Asahan sudah tidak eksis lagi di mana identitasMarga, Bahasa, maupun budaya asli Toba telah hilang terkhusus sebagian besar bagi masyarakat yang beragamaIslam. Lain halnya dengan masyarakat Toba yang beragama Kristen, tergambar masih menjalankan budayaaslinya walaupun itu minoritas. Jadi, dapat disimpulkan bahwa pengaruh kebijakan sultan Asahan pada waktu itutentang diperbolehkannya masyarakat Toba masuk ke tanah Asahan dengan persyaratan harus menanggalkanmarga dan masuk melayu (Islam) sangat berdampak besar pada kebiasaan masyarakat Toba yang sudah mandarahdaging menjalankan kebiasaan Melayu.
PENGGUNAAN MEDIA KOMIK DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MELIHAT HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PERBANDINGAN Ramadona Anisa; Andinasari; Ria Maya Sari; A Kurdi
Jurnal Binagogik Vol. 10 No. 1 (2023): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v10i1.148

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menerapkan media komik pada materi perbandingan untuk siswa kelas VII- I SMP Kecamatan Sukarami ditinjau dari hasil belajar dan keefektifan penggunaanya. Penelitian ini merupakan penelitian diskriptif kuantitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII- I SMP Kecamatan Sukarami. Intrumen dalam penelitian ini adalah soal tes tertulis dan lembar observasi aktifitas peserta didik. Hasil penelitian menunjukkkan bahwa: (1) berdasarkan hasil tes hasil belajar, media komik yang digunakan dinyatakan efektif dengan ketuntasan tes hasil belajar adalah 95% dengan skor rata-rata kelas adalah 84,5 serta tercatat dalam kategori sangat efektif, (2) berdasarkan lembar observasi menunjukan respon positif dari peserta didik.
PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI HIMPUNAN MENGGUNAKAN APLIKASI POWTOON UNTUK SISWA SMP Indika Aprillia Fitriana; Andinasari; Mursyida
Jurnal Binagogik Vol. 10 No. 1 (2023): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v10i1.149

Abstract

Hasil belajar matematika yang rendah salah satu penyebabnya adalah kurang tepatnya pemilihan media pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran. Faktor media pembelajaran merupakan faktor utama yang mempengaruhi hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan hasil belajar matematika siswa untuk materi himpunan di SMP Negeri 43 kelas VII dengan menggunakan aplikasi powtoon. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Pembelajaran berbantuan aplikasi powtoon digunakan dan hasilnya menunjukkan bahwa pembelajaran berbantuan aplikasi powtoon untuk materi himpunan diperoleh dari post-test 75% siswa yang menjawab dengan nilai mencapai KKM. Sehingga pembelajaran berbantuan media aplikasi powtoon menjadi media efektif yang dapat digunakan dalam meningkatkan hasil belajar serta memberikan motivasi siswa dalam pembelajaran pada materi himpunan.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (PKN) DI KELAS III SD NEGERI 040486 GURUKINAYAN SEMESTER II T.P. 2019/2020 Asmah Br Bangun
Jurnal Binagogik Vol. 7 No. 2 (2020): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v7i2.156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif siswa dengan menerapkan model pembelajaran berbasis masalah pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SD Negeri 040486 Gurukinayan Tahun Pelajaran 2019/2020 dengan jumlah siswa sebanyak 32 siswa. Penelitian ini menggunakan desain penelitian model Kemis dan Mc Taggart yang terdiri atas dua siklus. Di setiap siklus dilaksanakan dua kali pertemuan dan setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan 1) Hasil belajar kognitif siswa dengan menerapkan model pembelajaran berbasis masalah telah mencapai ketuntasan. Pada siklus I menunjukkan 13 siswa tuntas secara individu dengan nilai rata-rata 66,25 dan tidak tuntas secara kelas. Pada siklus II, tuntas secara individu sebanyak 28 siswa dengan nilai rata-rata 81,88 dan tuntas secara kelas. Hasil belajar kognitif siswa berhasil mencapai ketuntasan karena selama pembelajaran siswa lebih aktif dan mampu bekerja sama dalam menyelesaikan LKS; 2) Afektif belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran berbasis masalah telah mencapai indikator keberhasilan yang ditandai dengan terjadinya peningkatan di setiap indikatornya. Afektif siswa meningkat karena siswa sudah memiliki tanggung jawab masing-masing sehingga pembelajaran berjalan sesuai yang diharapkan; 3) Keterampilan siswa dengan menerapkan model pembelajaran berbasis masalah telah mencapai indikator keberhasilan yang ditandai dengan terjadinya peningkatan di setiap indikatornya. Keterampilan siswa meningkat karena siswa sudah saling bekerjasama dalam menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru.
PELESTARIAN KESENIAN TARI BUAYA PUTIH SEBAGAI UPAYA MENJAGA NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL (Studi Deskriptif di Kampung Curugdahu Kab. Serang) Umiyah; Dinar Sugiana Fitrayadi; Ria Yuni Lestari
Jurnal Binagogik Vol. 10 No. 1 (2023): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v10i1.159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam kesenian tari buaya putih di kampung Curugdahu Kabupaten Serang, (2) strategi bentuk pelestarian kesenian tari buaya putih di kampung Curugdahu Kabupaten Serang, (3) tantangan dalam melestarikan kesenian tari buaya putih di kampung Curugdahu Kabupaten Serang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi serta keabsahan data menggunaka triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam kesenian tari buaya putih yaitu nilai religi, nilai estetika, nilai gotong royong dan nilai moral. Berbagai nilai tersebut menjadi sesuatu hal yang sangat penting di kesenian tari buaya putih karena nilai-nilai tersebut dapat dimaknai dengan baik apabila para anggota kesenian menjalankan kesenian tari buaya putih ini secara rutin dilakukan dan memahami nilai-nilai yang terkandung dalam setiap tahapan dari persiapan, pelaksanaan dan penutupan. Selain itu, dibutuhkan sebuah strategi untuk melestarikan kesenian tari buaya putih yaitu dengan cara adanya sebuah fasilitator, koordinar dan dinamisator dalam pelestarian baik dari pengelola sanggar maupun dari pemerintah. Terdapat pula sebuah tantangan baik secara internal maupun internal yang dihadapi dalam proses pelestarian kesenian tari buaya putih yang mana faktor internal dipengaruhi oleh dalam diri misalnya motivasi dalam diri dalam melestarikannya, sedangkan untuk faktor internal yang dihadapi ialah adanya budaya luar, perkembangan teknologi serta sarana dan prasarana kurang memadai.

Page 7 of 31 | Total Record : 302