cover
Contact Name
Suci Megawati
Contact Email
sucimegawati@unesa.ac.id
Phone
+6281342706458
Journal Mail Official
publika@unesa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNESA Kampus Ketintang Jalan Ketintang Gedung I3 Lantai 1 Postal Code: 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Publika
ISSN : -     EISSN : 2354600X     DOI : https://doi.org/10.26740/publika.v9n2
Core Subject : Social,
PUBLIKA is available for free (open access) to all readers. The articles in PUBLIKA include developments and researches in Public Policy, Public Management, and Local Administration (theoretical studies, experiments, and its applications).
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 9 (2018)" : 15 Documents clear
UPAYA PEMBERDAYAAN EKONOMI MELALUI SIMPAN PINJAM UNTUK PEREMPUAN (SPP) DI DESA DAPET KECAMATAN BALONGPANGGANG KABUPATEN GRESIK ARIS KARTIKA; MUHAMMAD FARID MARUF
Publika Vol 6 No 9 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n9.p%p

Abstract

Abstrak Dalam Salah satu upaya pemberdayaan ekonomi yang dilakukan pemerintah ialah melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM Md). Salah satu kegiatan dalam PNPM Md yaitu Simpan Pinjam untuk Perempuan (SPP). Simpan Pinjam untuk Perempuan merupakan pemberian pinjaman modal usaha kepada perempuan dari keluarga miskin produktif yang telah tergabung dalam kelompok simpan pinjam khusus perempuan. Dari tujuan tersebut sudah jelas bahwa program Simpan Pinjam untuk Perempuan ini merupakan upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat yang secara khusus ditujukan bagi kaum perempuan. Desa Dapet merupakan desa dengan penyerapan dana terbesar serta memiliki jumlah peminjam terbanyak dalam kegiatan SPP di Kecamatan Balongpanggang Kabupaten Gresik. Pencapaian tersebut tentunya tidak lepas daari segala upaya yang telah dilakukan oleh pihak terkait. Namun upaya yang telah dilakukan tersebut masih dirasa kurang untuk mengembangkan potensi yang telah dimiliki oleh warga secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Upaya Pemberdayaan Ekonomi Wanita Melalui Simpan Pinjam untuk Perempuan Di Desa Dapet Kecamatan Balongpanggang Kabupaten Gresik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan yang dipilih dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Adapun informan penelitian ini terdiri dari Ketua Unit Pengelola Kegiatan SPP di Desa Dapet Kecamatan Balongpanggang Kabupaten Gresik, Kaur Umum Desa Dapet Kecamatan Balongpanggang Kabupaten Gresik, Pengurus dan anggota kelompok SPP di Desa Dapet Kecamatan Balongpanggang Kabupaten Gresik. Teknik pengumpulan data yang digunakan wawancara, observasi serta dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa Upaya Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Melalui Simpan Pinjam untuk Perempuan (SPP) di Desa Dapet Kecamatan Balongpanggang Kabupaten Gresik dapat dikatakan baik karena upaya yang telah dilakukan telah mampu memberdayakan perekonomian perempuan di Desa Dapet. Tujuan kegiatan SPP juga telah tercapai. Namun terdapat sedikit kekurangan yang membuat potensi atau usaha milik anggota kurang bisa berkembang secara optimal dan terdapat ancaman yang dapat menggeser program pemberdayaan tersebut. Kata Kunci : Upaya, Pendekatan, Pemberdayaan, Masyarakat
INOVASI PELAYANAN KEPEGAWAIAN MELALUI APLIKASI SISTEM INFORMASI MOBILE KEPEGAWAIAN TERINTEGERASI (SIMOKER) BERBASIS ANDROID DI BADAN KEPEGAWAIAN KOTA MOJOKERTO IRFANDI PRABOWO; EVA HANY FANIDA
Publika Vol 6 No 9 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n9.p%p

Abstract

Badan Kepegawaian Kota Mojokerto merupakan lembaga teknis yang berperan sebagai unsur penyelenggara manajemen Aparatur Sipil Negara. Oleh sebab itu Badan Kepegawaian Kota Mojokerto membuat sebuah inovasi Simoker (Sistem Informasi Mobile Kepegawaian Terintegerasi). Simoker merupakan suatu inovasi kepegawaian berbasis mobile apps pada Android yang berguna untuk memverivikasi data diri aparatur sipil negara guna meningkatkan validitas data. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui dan menganalisis inovasi pelayanan kepegawaian melalui aplikasi sistem informasi mobile kepegawaian terintegasi (Simoker) di Badan Kepegawaian Pemerintah Kota Mojokerto. Subjek penelitian terdiri dari tim pengelola Simoker dan aparatur sipil negara Kota Mojokerto sebagai pengguna Simoker. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teori yang digunakan faktor-faktor keberhasilan inovasi (innovation success factor) yang dikemukakan oleh Cook, Matthew dan Irwin (dalam Grisna dan Wawan, 2013). Lima faktor keberhasilan inovasi tersebut adalah leadership, management/organization, risk management, human capital dan technology. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara, dokumentasi, penelusuran data online. Teknik analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan inovasi pelayanan kepegawaian melalui aplikasi Simoker berbasis Android di Badan Kepegawaian Kota Mojokerto sudah baik. Namun masih ditemukan masalah seperti kurangnya sosialisasi, kurangnya pelatihan-pelatihan untuk tim pengelola Simoker, dan kurangnya integerasi aplkiasi Simoker dengan sistem yang lain. Kata kunci: Inovasi, Kepegawaian, Simoker
INOVASI MEMBAYAR PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DENGAN PEMANFAATAN SAMPAH DI KOTA MOJOKERTO INDIRA ZARA UTAMI; DIAN ARLUPI UTAMI
Publika Vol 6 No 9 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n9.p%p

Abstract

Abstrak Program Inovasi Membayar Pajak Bumi dan Bangunan dengan Pemanfaatan Sampah merupakan yang pertama di Indonesia, sebab program inovasi ini menggabungkan nilai-nilai kebersihan lingkungan dengan ketaatan membayar PBB yang diharapkan meringankan masyarakat. Program inovasi ini dilaksanakan oleh Bank Sampah Induk yang terdiri dari kelompok-Kelompok bank sampah di seluruh Kota Mojokerto. Bank Sampah Induk dibentuk dan bernaung dalam Dinas Lingkungan Hidup yang juga penyelenggaraan program inovasi ini bekerjasama dengan Badan Pendapatan Pengelolaan dan Aset Kota Mojokerto (BPPKA), sebab sebagai pihak yang memiliki kewenangan dalam penerimaan pajak daerah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dan mendeskripsikan inovasi membayar Pajak bumi dan Bangunan dengan pemanfaatan sampah di Kota Mojokerto. Jenis penelitian yang digunakan dalam Penelitian Skripsi ini adalah deskriptif dengan metode kualitatif. Hasil penelitian Inovasi Membayar PBB dengan Pemanfaatan Sampah di Kota Mojokerto menggunakan teori 5 Faktor Keberhasilan Inovasi menurut Cook, Matthews dan Irwin (2009) dalam Grisna dan Wawan (2013) yaitu 1) Leadership, pemimpin BSI harus berjiwa sosial tinggi sebab organisasi BSI bergerak dibidang sosial masyarakat. 2) Management/Organization, inovasi ini ada beberapa tahap persiapan, tenaga, peralatan, sosialisasi, pelaksanaan. 3) Risk Management, adanya evaluasi setiap permasalahan yang timbul agar meminimalisir risiko yang dimungkinkan terjadi. 4) Human Capital, terdiri 17 anggota yang memiliki latar pendidikan berbeda-beda sebab tidak ada sistem seleksi untuk dapat menjadi kader BSI. 5) Technology, belum dilengkapinya teknologi sebab hingga saat ini program masih berjalan dengan sistem manual Kata Kunci : Inovasi, Pajak, Pemanfaatan Sampah Abstract Innovation program of paying Land And Building (L&B) Tax with Utilization Of Waste In Mojokerto Town is the first in Indonesia, because it combines innovations programme values environment clean by paying L&B Tax which is expected to alleviate the community. This innovation programs implemented by the Garbage Center Bank consists of waste bank groups around the town of Mojokerto. the Garbage Center Bank was formed and take shelter in the Department of the Environment who is also organizing this innovation program in collaboration with the Office for Management of Regional Revenual, Finance, and Asset (BPPKA), for as a party have the authority in receipt tax areas. The purpose of this research is to know and describe the innovation pays L&B Tax with utilization of waste in the town of Mojokerto. The type of research used in this Thesis is descriptive Research with qualitative methods. Results of Research Innovation program of paying L&B Tax with Utilization Of Waste In Mojokerto Town using theory 5 success factors of innovation according to Cook, Matthews and Irwin (2009) in Grisna and Wawan (2013) : 1) Leadership, the leader of the BSI must be high spirited social because the Organization BSI engaged in social communities. 2) Management/Organization, this innovation there are several stages of preparation, effort, equipment, socialization, implementation. 3) Risk Management, evaluation of the existence of any problems that arise in order to minimize the risk of possible happening. 4) Human Capital, consisting of 17 members who have different education background because no system of selection to be able to be cadres of the BSI. 5) Technology, technology yet because until now, the program is still running with manual systems. Key Words : Innovation, Tax, Utilisation of Waste
Implementasi Program Online SMS, Delivery Access, High Access LINK (ODHALINK) di Rumah Sakit Umum Daerah Bangil Kabupaten Pasuruan BERIL ISDITYO NADIS; INDAH PRABAWATI
Publika Vol 6 No 9 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n9.p%p

Abstract

Abstrak Rumah Sakit Umum Daerah Bangil Kabupaten Pasuruan merupakan instansi yang berperan sebagai salah satu penyelenggara pelayanan untuk melayani masyarakat. Oleh sebab itu Rumah Sakit Umum Daerah Bangil Kabupaten Pasuruan membuat sebuah inovasi program ODHA LINK (Online SMS 24 Jam, Delivery Access, High Access). ODHA LINK merupakan suatu program untuk melayani para odha (orang dengan HIV/AIDS) agar penyakit tersebut tidak menyebar dan meluas. Tujuan penelitian ini adalah ingin menganalisis dan mendiskripsikan implementasi program online sms 24 jam, delivery access, high access (Odha Link) di Rumah Sakit Umum Daerah Bangil Kabupaten Pasuruan. Subjek penelitian dari tim pelaksana dan masyarakat khususnya para pengguna program Odha Link. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teori Van Meter dan Van Horn yaitu ukuran dan tujuan kebijakan, sumber daya, karakteristik agen pelaksana, disposisi implementor, komunikasi antar organisasi, dan lingkungan sosial ekonomi dan politik. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara, dokumentasi, penelusuran data online. Teknik analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan implementasi program online sms 24 jam, delivery access, high access (Odha Link) di Rumah Sakit Umum Daerah Bangil Kabupaten Pasuruan sudah berjalan dengan baik, namun masih adanya kekurangan seperti kurangnya jumlah pegawai dalam pelaksana masih kurang sehingga pelaksana mengeluh, kurangnya koordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk membantu dalam ber sosialisasi, dan minimnya partisipasi dari pasien odha untuk mengikuti kegiatan yang diberikan. Saran perlu penambahan petugas, meningkatkan koordinasi dengan Dinas Kesehatan. Kata kunci: Implementasi, ODHA LINK, HIV/AIDS Abstract Bangil Regional General Hospital Pasuruan Regency is an institution that acts as one of the service providers to serve the community. Therefore Bangil District General Hospital Pasuruan District made an ODHA LINK program innovation (24 Hour Online SMS, Delivery Access, High Access). ODHA LINK is a program to serve people with HIV / AIDS so that the disease does not spread and spread. The purpose of this study was to find out and analyze the implementation of 24-hour online sms program, delivery access, high access (Odha Link) in the Bangil Regional General Hospital Pasuruan Regency. Research subjects from the implementing team and the community, especially users of the PLHIV Link program. The type of research used in this study is descriptive research with a qualitative approach. This study was analyzed using the theory Van Meter and Van Horns theory are policy measures and objectives, resources, characteristics of implementing agents, disposition of implementors, communication between organizations, and socio-economic and political environments. Data collection techniques consist of observation, interviews, documentation, online data search. Data analysis techniques are carried out by data collection, data reduction, data presentation, drawing conclusions and verification. The results of the study showed that the implementation of 24-hour online sms program, delivery access, high access (Odha Link) at the Bangil Regional General Hospital Pasuruan Regency had gone well. However, there are still shortcomings, such as lack of staff in the implementation, which is still lacking, so the implementer complains, lack of coordination with the Health Office to assist in socializing, and lack of participation from the community to participate in the activities provided. Keywords: Implementation, ODHA LINK, HIV/AIDS
IMPLEMENTASI MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI DINAS PEMADAM KEBAKARAN KOTA SURABAYA (STUDI KASUS UPTD IV DINAS PEMADAM KEBAKARAN KOTA SURABAYA) NI WAYAN YESSINTA ARTASARI; TJITJIK RAHAJU
Publika Vol 6 No 9 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n9.p%p

Abstract

Kebijakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja petugas operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya dibentuk oleh Pemerintah Kota Surabaya berdasarkan Peraturan Walikota Surabaya Nomor 16 Tahun 2010 Tentang Prosedur Operasional Standar Penanggulangan Kebakaran. Kebijakan ini bertujuan untuk melindungi petugas operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Implementasi Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya (Studi Kasus UPTD IV Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya). Pelaksana kebijakan adalah Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya dan UPTD IV Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang dikumpulkan menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini berfokus pada Implementasi Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya (Studi Kasus UPTD IV Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya) mengunakan teori implementasi milik George C. Edward III dengan 4 indikator yaitu Komunikasi, Sumberdaya, Disposisi, dan Struktur Birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komunikasi antara Dinas Pemadam Kebakaran, UPTD IV dan petugas operasional sudah terjalin baik untuk kelancaran program Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Sumberdaya manusia, sumberdaya peralatan, sumberdaya informasi dan kewenangan sudah tersedia sesuai dengan kebutuhan yang dibutuhkan, tetapi sumberdaya anggaran masih belum memadai untuk pemberian insentif. Disposisi program sudah baik karena kerjasama antar organisasi yang terjadi didalamnya sudah sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing – masing. Birokrasi yang terkait mendukung penuh program ini sehingga dapat tercapai tujuan program dengan maksimal. Dengan demikian saran yang dapat diberikan adalah pertama, Pemerintah Kota Surabaya perlu menambahkan dana untuk Dinas Pemadam Kebakaran agar bisa menambah insentif yang diberikan kepada petugas operasional yang turun ke lapangan. Kedua, Pemerintah Kota Surabaya perlu mendirikan pos baru supaya jarak tempuh petugas pemadam kebakaran lebih dekat sehingga response time 15 menit dapat terealisasi lebih baik. Ketiga, perlunya Dinas Pemadam Kebakaran menggalakkan pembentukan SATLAKAR (Satuan Relawan Kebakaran) sebagai bantuan dari masyarakat kepada Dinas Pemadam Kebakaran
EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM RUMAH BAHASA DI KOMPLEKS BALAI PEMUDA KOTA SURABAYA AIMATUSH SHOLIHAH; INDAH PRABAWATI
Publika Vol 6 No 9 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n9.p%p

Abstract

EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM RUMAH BAHASA DI KOMPLEKS BALAI PEMUDA KOTA SURABAYA Aimatush Sholihah S1 Ilmu Administrasi Negara, Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Surabaya aimat9rachmad@gmail.com Indah Prabawati, S.Sos,, M.Si. S1 Ilmu Administrasi Negara, Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Surabaya prabawatiindah@yahoo.co.id Abstrak Masyarakat Ekonomi ASEAN atau ASEAN Economic Community berlaku sejak awal tahun 2015 diseluruh wilayah Asia Tenggara. Pemerintah Kota Surabaya dalam mempersiapkan warganya dalam menghadapi persaingan pasar bebas dan tenaga kerja membentuk program Rumah Bahasa sebagai lembaga pelayanan publik untuk meningkatkan dan menunjang kualitas sumber daya manusia dalam berbahasa asing. Program Rumah Bahasa adalah program pemberdayaan masyarakat berupa pelatihan bahasa asing yang dilaksanakan secara gratis dengan sistem tenaga pengajar secara sukarelawan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan evaluasi pelaksanaan Program Rumah Bahasa di Kompleks Balai Pemuda Kota Surabaya.Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian ini terdiri dari Kepala Sub Bagian Kerjasama Luar Negeri Kota Surabaya, Kepala Sub Bagian Pelaporan dan Evaluasi Kerjasama, Ketua Koordinator Pelaksana Rumah Bahasa, tenaga pengajar bahasa asing di Rumah Bahasa, dan peserta Program Rumah Bahasa. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan berupa pengumpulan data, reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian Evaluasi Pelaksanaan Program Rumah Bahasa di Kompleks Balai Pemuda Kota Surabaya dengan menggunakan metode CIPP yang dikembangkan oleh Stufflebeam (1971) yaitu, 1) konteks (context), tujuan program Rumah Bahasa menurut SOP Rumah Bahasa, Rumah Bahasa adalah program pemberdayaan masyarakat yang berupa pelatihan bahasa asing secara gratis untuk meningkatkan kompetensi masyarakat Kota Surabaya. 2) Masukan (input), pelaksanaan program Rumah Bahasa di Kompleks Balai Pemuda Kota Surabaya didanai oleh dana APBD Kota Surabaya. Implementor memiliki strategi untuk mendorong keberhasilan program dalam menarik perhatian sukarelawan dan peserta pelatihan dilakukan sosialisasi dan promosi secara online maupun offline. 3) Proses (procces), pelaksanaan program Rumah Bahasa di Kompleks Balai Pemuda Kota Surabaya berjalan lancar, dibuktikan dengan tingkat kepuasan dan naiknya tingkat penguasaan bahasa asing peserta pelatihan, namun dari sudut pandang sasaran program pelaksanaan program Rumah Bahasa di Kompleks Balai Pemuda bisa dikatakan belum berhasil karena adanya dominasi pelajar dan mahasiswa yang mengikuti program. 4) Produk (product), produk dari pelaksanaan Program Rumah Bahasa di Kompleks Balai Pemuda Kota Surabaya adalah terciptanya komunitas bahasa asing yang terlahir dari pelatihan pembelajaran di Rumah Bahasa, sedangkan peningkatan kemampuan bahasa asing sendiri sudah tercapai karena peserta fokus dalam practical learning dan praktik secara langsung dengan native speaker yang menjadi tenaga pengajar. Hasil kesimpulan dari penelitian yang ditemukan bahwa Rumah Bahasa menarik perhatian banyak peserta tetapi tidak diimbangi dengan jumlah ruang kelas sehingga menyebabkan tidak maksimalnya pelayanan yang diberikan. Kata Kunci: Pelayanan Publik, Pelatihan Bahasa Asing, Rumah Bahasa. Abstract Quoted from asean.org, the ASEAN Economic Community or AEC is the realization of the region’s end goal of economic integration. It envisions ASEAN as a single market and production base, a highly competitive region, with equitable economic development, and fully integrated into the global economy. ASEAN Economic Community was officially launched in the late 2015 along South East Asian countries. Due to this agreement Surabaya City Government created a public service named Rumah Bahasa, a community empowerment program to provide the citizen’s skill on speaking foreign language. Rumah Bahasa (House of Language) is a program that lets any Surabaya citizens to learn foreign languages for free. The volunteer teaching program is run in Rumah Bahasa. The purpose of this research is to analyze the program evaluation on Rumah Bahasa in Kompleks Balai Pemuda Kota Surabaya. The type of the research is descriptive methodology in qualitative approach. The subjects of the research consists of Head of Foreign Cooperation Sub-division, Head of Sub-division of Reporting and Cooperation’s Evaluation, Executive Coordinator of Rumah Bahasa, foreign language teaching staffs, and program participants. The theory used to analyze this research is CIPP (Context, Input, Process, and Product) by Stufflebeam. Data collection techniques were conducted through observation, interview, and documentation. Data analysis is done by data collection, data reduction, data presentation, and conclusion. The result from this study shows that Rumah Bahasa runs well. 1) Context, the purpose of Rumah Bahasa according to Rumah Bahasa’s standard operating procedure is to provide Surabaya citizens in learning and speaking foreign languages for free. 2) Input, Rumah Bahasa program is funded by Surabaya City’s Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah or APBD (Annual Local Government Finance Settlement). Program implementer strategically attracts volunteers and participants by promoting Rumah Bahasa through online and offline socializations. 3) Process, Rumah Bahasa runs well in the process proven by the level of participant’s satisfaction and foreign language skill but, based on target groups point of view it has not achieved its goal since the high school and university students been dominating the program. 4) Product, Rumah Bahasa creates foreign language communities. Teaching methods that’s been focused on is practical learning with the native speakers and it helps participants practice their language skill efficiently. It can be concluded that Rumah Bahasa attracts many participants but its lack of facility, specifically class room, and it affects the service given by the implementer. Keywords: Public Service, Foreign Language Skill Training Program, Rumah Bahasa.
EFEKTIVITAS PROGRAM CAMPUS SOCIAL RESPONSIBILITY DI KECAMATAN WONOKROMO KOTA SURABAYA (STUDI PADA PENDAMPINGAN MAHASISWA TERHADAP ANAK PUTUS SEKOLAH ATAU RAWAN PUTUS SEKOLAH) M AINUDIN AL AFGHONI; INDAH PRABAWATI
Publika Vol 6 No 9 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n9.p%p

Abstract

Program campus social responsibility (CSR) merupakan program pengembalian anak putus sekolah agar dapat bersekolah kembali dan anak rawan putus sekolah tidak menjadi putus sekolah. Program ini merupakan program yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial Kota Surabaya sebagai respon dari permasalahan anak putus sekolah yang menjamur di Kota Surabaya. Pada pelaksanaannya, program campus social responsibility melibatkan mahasiswa-mahasiswa dari perguruan tinggi baik negeri maupun swasta yang ada di Kota Surabaya. Mahasiswa yang terlibat berperan sebagai kakak pendamping bagi anak putus sekolah atau rawan putus sekolah yang ada di Kota Surabaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan efektivitas program campus social responsibility di Kecamatan Wonokromo Kota Surabaya. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pedekatan kualitatif. Pisau analisis yang dipakai dalam penelitain ini adalah indikator efektivitas program yang dikemukakan oleh Budiani, antara lain: ketepatan sasaran program, sosialisasi program, tujuan program, dan pemantauan program. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas program campus social responsibility di Kecamatan Wonokromo Kota Surabaya sudah berjalan cukup baik. Pada indikator ketepatan sasaran program sudah sesuai dengan ketepatan yang ada. Pada indikator sosialisasi program Dinas Sosial telah melakukan sosialisasi baik kepada perguruan tinggi di Wilayah Kecamatan Wonokromo dan Pemerintah kecamatan Wonokromo, namun untuk sosialisasi ke perguruan tinggi masing kurang masif ke seluruh mahasiswa yang ada. Pada indikator tujuan program bila mengacu pada redaksi tujuan program campus social responsibility dapat dikategorikan berhasil, tetapi bila dilihat dari jumlah adik asuh yang berhasil dikembalikan bersekolah hanya ada 8 adik asuh dari 31 adik asuh yang didampingi di Kecamatan Wonokromo. Kemudian pada indikator pemantauan program sudah dilakukan dengan baik oleh Dinas Sosial Kota Surabaya, namun dalam pemberian solusi kepada mahasiswa yang menghadapi permasalahn adik asuh hemat peneliti masih belum optimal. Saran peneliti berdasar hasil penelitian tentang efektivitas program campus social responsibility di Kecamatan Wonokromo Kota Surabaya, sebagai berikut: 1) Melakukan sosialisasi yang lebih beragam dan inovatif agar dapat menarik lebih banyak mahasiswa yang memiliki kepekaan sosial untuk bergabung, 2) Melakukan alokasi anggaran yang lebih banyak untuk program ini, atau setidaknya membuka lebih banyak jejaring-jeraring baik antar organisasi pemerintah atau organisasi non-pemerintah sebagai alternatif sumber dana, 3) Mengikutsertakan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang bergerak dalam bidang sosial kemasyarakatan sebagai pihak mitra konseling dan pemberi solusi perihal permasalahan adik asuh dan keluarga adik asuh yang dijumpai di lapangan. Kata Kunci : Efektivitas, Program, campus social responsibility
EFEKTIVITAS SISTEM INFORMASI PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH (SIPPD) KABUPATEN JOMBANG LAILATUL MUFIDAH; EVA HANY FANIDA
Publika Vol 6 No 9 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n9.p%p

Abstract

Abstrak Perencanaan pembangunan daerah adalah suatu proses tahapan-tahapan kegiatan yang melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan didalamnya guna pemanfaatan dan pengalokasian sumber daya yang ada dalam rangka meningaktkan kesejahteraan sosial. Perencanaan pembangunan juga merupakan alat tolak ukur dari keberhasilan pembangunan di suatu daerah khususnya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Jombang. Dalam perencanaan pembangunan Bappeda Kabupaten Jombang mengalami beberapa kendala mulai dari sinkonisasi antar renja SKPD dengan capaian visi msi pemerintah daerah melalui indiktor kinerja sangatlah lemah, penyusunan renja yang bersifat manual dan pengendalian terhadap penyusunan perencanaan pembangunan sulit dilakukan. Salah satu aspek agar perencanaan pembangunan berhasil dengan terselesaikannya masalah tersebut perlu adanya badan atau satuan kerja yang baik serta adanya sistem informasi yang mendukung. Sistem Informasi Perencanaan Pembangunan Daerah (SIPPD) merupakan inovasi Bappeda Kabupaten Jombang agar perencanaan pembangunan dapat dikatakan berhasil. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik pengambilan sampel pertimbangan atau sengaja (purposive sampling) dimana peneliti mengambil sampel dari 2 instansi yaitu dari Bappeda Kabupaten Jombang dan Kecamatan Mojowarno denagn diwakili beberapa pegawai yang sudah ditentukan peneliti serta satu sampel dari masyarakat umum diwakili oleh beberapa warga Kabupaten Jombang yang dipilih secara acak. Dari hasil penelitian ini menjelaskan bahwa SIPPD di Kabupaten Jombang dalam hal keamanan masih kurang hal ini terbukti dengan diretasnya SIPPD sampai putusan Bappeda untuk mengganti SIPPD dengan aplikasi lain selain itu SIPPD juga sering mengalami keterlambatan waktu laporan yang disebabkan SDM yang kurang kompeten, namun pada hasil indikator ketelitian dan variasi laporan SIPPD memiliki hasil yang memuaskan hal tersebut dibuktikan dari desain tampilan SIPPD yang menjadikan hasil akhir laporan yang bisa terspesifikasi secara otomatis dan adanya menu-menu pada ampilan SIPPD yang menjadikan SIPPD mampu memberikan informasi seperti tujuan awal perencanaan pembuatan SIPPD. Kata Kunci : Efektivitas, Sistem Informasi Perencanaan Pembangunan Daerah (SIPPD) Abstract Regional development planning is a process of the stages of activities involving various elements of stakeholders in order to utilize and allocate existing resources in order to improve social walfare. Development planing is also a benchmark for the sucsess of development in an area, especialy the regonal development planing agency (Bappeda) in Jombang Regency. In the development planning of the Jombang district Bappeda, there were several obstacles starting from the synchronization between the work plan of the SKPD and the achievment of the vision and mission of the loal goverenment through the performance indicator which was vry weak, the preparation of manual work plans and control the development planning is difficult. One aspect for succesful development planning with the compleition of the problem is the need for a good body or work unit and the existence of a supportive information system. The regional development planning information system (SIPPD) is an innovation of the Jombang district Bappeda so that development planning can be said to be succesful. The research is descriptive qualitative with sampling techniques using deliberate sampling techniques ( Pueposive sampling) where the researchers took samples from 2 agencies, namely from the Bappeda of Jombang and Mojowarno districts by represented by several employes who had been determined by the researchers and one sample from the general public was represented by several residents of Jombang district who were randomly selected.From this study, it was explained that SIPPD in Jombang district on terms of security was still lacking, this was proven by the hacking os SIPPD until the Bappeda’s decision of replace SIPPD with other application basides that SIPPD also often experiences delays in reporting time due to less competent HR but the result of the accuracy indicators and variations of the SIPPD report have satisfactory result, as avidenced by the design of the SIPPD which makes the final result of the SIPPD report able to provide information such as the initial purpose of planning SIPPD Keywords: Effectiveness, Regional development planning information system (SIPPD)
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA (Studi Kasus Desa Jembul, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto) IAN AGIATAMA; MUHAMMAD FARID MARUF
Publika Vol 6 No 9 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n9.p%p

Abstract

Abstrak Partisipasi masyarakat menjadi elemen penting dalam proses pengembangan kawasan wisata. Segala aspek tentang pengembangan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi termasuk dalam ruang lingkup partisipasi masyarakat. Dalam pengembangan Kawasan Wisata yang ada di Mojokerto, khususnya di Desa Jembul Kecamatan Jatirejo, sedang dalam proses menuju lebih baik dan berdikari. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif. Kemudian teknik pengambilan sumber data dalam penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling. Sementara itu, fokus penelitian ini dilihat dari bentuk-bentuk partisipasi masyarakat yaitu partisipasi pemikiran, partisipasi keterampilan, partisipasi harta benda, partisipasi tenaga dan partisipasi sosial.Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Kawasan Wisata di Desa Jembul Kecamatan Jatirejo berjalan kurang baik. Partisipasi warga dalam aspek perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi masih belum berjalan dengan baik. Warga yang merasa tidak memiliki wewenang dalam membantu mengelola kawasan wisata menjadi pasif dalam proses pengembangan kawasan wisata ini. Kurangnya partisipasi warga dalam bentuk pemikiran dan sosial yang mana warga masih enggan mengikuti pertemuan yang diagendakan pemerintah desa. Kendala yang ditemui juga tidak hanya berasal dari partisipasi warga saja, di sisi lain keterbatasan dana menjadi penghambat proses pengembangan kawasan wisata. Sehingga proses pengembangan kawasan wisata yang dicanangkan pemerintah desa tidak berjalan dengan baik. Padahal desa memiliki objek wisata seperti Air Terjun Kabejan, Bukit Pelangi, Kolam renang Diatas Awan dan Bumi Perkemahan Gunung Anjasmoro yang berpotensi menaikkan perekonomian desa pada umumnya dan kesejahteraan warga pada khusunya. Kata Kunci: Partisipasi, Masyarakat, Pengembangan. Abstract People participation is an important element in the process of tourism development. All aspects of development starting from planning, implementation, supervision and evaluation are included in the scope of people participation. In the tourism development in Mojokerto, especially in Jembul Village, Jatirejo District, it is in the process of getting better and self-sufficient. The type of research that used in this study is descriptive and uses a qualitative approach. Then the data source retrieval technique in this study uses Purposive Sampling techniques. Meanwhile, the focus of this research is seen from the entity of people participation which is intellection participation, skills participation, property participation, labor participation and social participation.The results showed that people participation in the tourism Development in Jembul Village, Jatirejo District was not good. Citizen participation in aspects of planning, implementation, supervision and evaluation is still not going quite well. Residents who feel they do not have the sense of belonging to help manage tourist areas become passive in the process of developing. Lack of people participation in the intellection and social which residents are still reluctant to attend meetings that are scheduled by the village government. The constraints encountered were also not only from citizen participation, on the other hand limited funds became a barrier to the process of developing tourist areas. So that the process of developing proclaimed by the village government did not go well. Even though the village has tourism objects such as Kabejan Waterfall, Bukit Pelangi, Diatas Awan Swimming Pool and Mount Anjasmoro Campground which have the potential to increase the village economy in general and the welfare of the people in particular. Keywords: Participation, People, Development.
IMPLEMENTASI SUROBOYO BUS DI DINAS PERHUBUNGAN KOTA SURABAYA ANUGRAH ARY KURNIAWAN; INDAH PRABAWATI
Publika Vol 6 No 9 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n9.p%p

Abstract

Abstrak Sarana transportasi yang layak merupakan salah satu masalah yang ada di Kota Surabaya. Kondisi transportasi yang ada di Kota Surabaya dirasa belum memenuhi standart kelayakan sehinga masyarakat enggan dalam menggunakan sarana transportasi umum, masyarakat lebih menggunakan sarana transportasi pribadi yang dirasa lebih aman dan nyaman.Sarana transportasi yang layak merupakan salah satu masalah yang ada di Kota Surabaya. Kondisi transportasi yang ada di Kota Surabaya dirasa belum memenuhi standart kelayakan sehinga masyarakat enggan dalam menggunakan sarana transportasi umum, masyarakat lebih menggunakan sarana transportasi pribadi yang dirasa lebih aman dan nyaman. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan implementasi Suroboyo Bus Di Dinas Perhubungan Kota Surabaya. Fokus dari penelitian ini adalah mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi kebijakan melalui model implementasi Donal D Van Metter dan Carl E. Van Horn yaitu ukuran dan tujuan kebijakan, sumber daya, karakteristik agen pelaksana, komunikasi, disposisi, dan lingkungan ekonomi, sosial dan politik. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini terdiri dari Kepala unit Suroboyo bus, Bagian operator, Bagian teknis serat penumpang dari Suroboyo bus. Teknik pengumpulan data yang digunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data dan penarikan kesimpulan. Implemetasi Suroboyo Bus Di Dinas Perhubungan Kota Surabaya sudah cukup baik meskipun masih ditemukan beberapa kendala yang dihadapi. Kata Kunci : Implementasi, Suroboyo Bus. Abstarct Proper transportation facilities are one of the problems in the city of Surabaya. The transportation conditions in the city of Surabaya have not met the feasibility standard so that people are reluctant to use public transportation facilities, the community uses private transportation facilities which are considered safer and more comfortable. Proper transportation is one of the problems in the city of Surabaya. The existing transportation conditions in Surabaya City do not meet the feasibility standard so that people are reluctant to use public transportation facilities, the public uses more personal transportation facilities which are considered safer and more comfortable. The purpose of this study is to describe the implementation of Suroboyo Bus at the Surabaya City Transportation Agency. The focus of this research is on the factors that influence policy implementation through the implementation model Donald D Van Metter and Carl E. Van Horn, namely the size and objectives of policy, resources, characteristics of implementing agents, communication, disposition, and economic, social and political environment . The type of research used is descriptive with a qualitative approach. The subject of this study consisted of the head of the Suroboyo bus unit, the operator section, the technical section of fiber passengers from Suroboyo bus. Data collection techniques used were interviews, observation and documentation. Data analysis techniques are carried out by collecting data, reducing data and drawing conclusions . Implication of Suroboyo Bus At the Surabaya City Transportation Agency, it is quite good even though there are still some obstacles encountered . Keywords: Implementation, Suroboyo Bus

Page 1 of 2 | Total Record : 15