cover
Contact Name
Suci Megawati
Contact Email
sucimegawati@unesa.ac.id
Phone
+6281342706458
Journal Mail Official
publika@unesa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNESA Kampus Ketintang Jalan Ketintang Gedung I3 Lantai 1 Postal Code: 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Publika
ISSN : -     EISSN : 2354600X     DOI : https://doi.org/10.26740/publika.v9n2
Core Subject : Social,
PUBLIKA is available for free (open access) to all readers. The articles in PUBLIKA include developments and researches in Public Policy, Public Management, and Local Administration (theoretical studies, experiments, and its applications).
Articles 1,286 Documents
Kualitas Pelayanan BPJS Kesehatan (Badan Penyelenggara JaminanSosial) Di Puskesmas Kota Wilayah Utara Kota Kediri PAMELLA RINA MAHALINA
Publika Vol 3 No 8 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v3n8.p%p

Abstract

Kesehatan merupakan hal penting dalam kehidupan masyarakat karena berkaitan dengan kelangsungan hidup. Undang-Undang No. 36 Tahun 2009 tentangKesehatan menegaskan bahwa setiap orang mempunyai hak yang sama dalam memperoleh akses atas sumber daya di bidang kesehatan. BPJS Kesehatan bersamaBPJS Ketenagakerjaan dahulu bernama Jamsostek merupakan program pemerintah dalam kesatuan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diresmikan pada tanggal31 Desember 2013. Program BPJS Kesehatan juga di lakukan di Puskesmas Kota Wilayah Utara Kota Kediri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitaspelayanan BPJS Kesehatan yang di berikan pegawai puskesmas kepada masyarakat. Penelitian kualitas pelayanan BPJS ini menggunakan pendekatan kuantitatifdengan jenis penelitian deskriptif. Dimensi Servqual digunakan dalam penelitian ini sebagai indikator ukuran kepuasan pelanggan yang terletak pada 5 dimensi kualitaspelayanan untuk mengukur tingkat keberhasilan dalam memberikan pelayanan (Zeithaml, dkk., dalam Umar, 2005:153), yaitu: Tangibles (Kualitas pelayanan berupasarana fisik), Reliability (Kemampuan dan kendala untuk menyediakan pelayanan yang terpercaya), Responsiveness (Kesanggupan untuk membantu menyediakan pelayanan secara cepat dan tepat serta tanggap terhadap keinginan pelanggan), Assurance (Kemampuan dan keramahan serta sopan santun pegawai dalam menyakinkan kepercayaan pelanggan), Empathy (Sikap tegas tetapi juga memberikan perhatian dari pegawai terhadap pelanggan). Hasil penelitian menunjukan dengan hasil analisis data yang dilakukan, akhirnya dapat disimpulkan bahwa dari penelitian yang berjudul “Kualitas pelayanan BPJS kesehatan di puskesmas Kota Wilayah Utara Kota Kediri, termasuk dalam kategori baik, dengan artian dalam segala indikator yang dinilai mendapat penilaian yang baik dalam memberikan pelayanan kepada. Hal ini didasarkan padadata prosentase tertinggi indikator empathy yang mendapatkan 82% mengenai ketegasan dalam memberikan pelayanan dan prosentase terendah pada indikator tangibles mengenai sarana dan prasarana dalam memberikan pelayanan. Kata Kunci : Kualitas Pelayanan, Program BPJS Kesehatan
PENERAPAN PENDAFTARAN PENCATATAN PERKAWINAN WNI ONLINE PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL DI SURABAYA ROSSY WIDYA ANGGRAENI
Publika Vol 3 No 8 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v3n8.p%p

Abstract

Penerapan electronic government untuk pencatatan perkawinan merupakan salah satu program yang di gagas oleh Walikota Surabaya bertujuan untuk memudahkan masyarakat Surabaya yang akan mencatatkan perkawinannya. Pencatatan perkawinan secara online memudahkan didalam kepengurusannya, masyarakat tidak perlu datang mengantri ke loket, melainkan masyarakat hannya mengakses secara online di rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan sistem informasi pencatatan perkawinan online bagi WNI pada Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Di Surabaya. Menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun narasumber penelitian ini diantaranya adalah Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Di Surabaya. Kasi Pencatatan Perkawinan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Di Surabaya. Kepala Bidang Data Dan Informasi di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Di Surabaya. Staf Pencatatan Perkawinan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Di Surabaya. Staf Layanan Bidang Data Dan Informasi di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Di Surabaya. Programmer di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Di Surabaya. Masyarakat Kota Surabaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi serta dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pencatatan perkawinan pada Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Di Surabaya secara online sudah berjalan dengan baik meskipun terdapat beberapa faktor penghambat. Hal tersebut diketahui melalui implementasi elemen political environment yang bertipe Bottom Up Projects (BUP). Elemen leadersip yang mana peran kepala tiap-tiap kasi Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Di Surabaya cukup baik, dan masyarakat juga turut serta melaksanakan kebijakan tersebut. Elemen planning yang sudah terealisasi dengan baik dari mulai pendaftaran sistem manual dan berubah menjadi sistem online. Elemen stakeholders yang memiliki komitmen tinggi dan menjalin komunikasi dan kerjasama yang baik antara pegawai satu dengan pegawai lain dan pegawai dengan masyarakat. Elemen transparency/visibility yang mampu diwujudkan dalam bentuk mengakses www.dispendukcapil.surabaya.go.id di dalam sistem tersebut masyarakat hanya melakukan pendaftaran dan melakukan verifikasinya di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Di Surabaya. Elemen budgets yang menunjukkan efesiensi anggaran dalam membangun suatu sistem. Elemen technology yang selalu dikembangkan dan sampai saat ini menggunakan program “web service dan server” dan elemen innovation penerapan sistem online ini terbilang kreatif dimana kepengurusannya hannya memerlukan verifikasi pasangan, waktu penyelesaian juga lebih cepat.Kata kunci : Elektronic Government dan pencatatan perkawinan
IMPLEMENTASI PROGRAM SANITASI TOTAL DAN PEMASARAN SANITASI (SToPS) DI DESA SEMBUNG KECAMATAN KAPAS KABUPATEN BOJONEGORO
Publika Vol 3 No 8 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v3n8.p%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Implementasi Program SToPS di Desa Sembung Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik pengumpulan wawancara, pengamatan dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data tersebut digunakan untuk memperoleh data yang mendalam dari para informan yang meliputi pelaksana maupun sasaran program SToPS di Desa Sembung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program SToPS di Desa Sembung masih mengalami kendala didalam pelaksanaannya. Dari hasil penelitian dengan menggunakan analisis teori model implementasi menurut Daniel Van Metter dan Van Horn yang terdapat enam variabel didalamnya, hasil tersebut menunjukkan bahwa implementasi program SToPS di Desa Sembung masih mengalami beberapa kendala khususnya pada rendahnya pemahaman masyarakat terhadap program, sumberdaya anggaran yang terbatas, kondisi sosial ekonomi yang kurang mendukung, kurangnya komunikasi antara pelaksana dengan kelompok sasaran, standar sanksi buang air besar sembarangan dan standar mekanisme aturan pemantauan program SToPS yang belum dilaksanakan secara menyeluruh. Dengan adanya penelitian ini diharapkan mampu memperbaiki kekurangan-kekurangan didalam implementasi program SToPS di Desa Sembung Kecamatan Kapas kabupaten Bojonegoro, selain itu dengan adanya penelitian ini diharapkan pelaksana maupun masyarakat dapat lebih serius untuk mencapai tujuan dari program SToPS yang telah ditetapkan sebelumnya. Kata Kunci: Implementasi, Program Sanitasi Total dan Pemasaran Sanitasi (SToPS).
RESPONSIVITAS PELAYANAN PUBLIK DALAM MENANGANI KELUHAN PELANGGAN PUBLIK DALAM MENANGANI KELUHAN PELANGGAN DI PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) KABUPATEN GRESIK IKA WIDIANATI
Publika Vol 3 No 8 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v3n8.p%p

Abstract

Responsivitas pelayanan publik merupakan bukti instansi pemerintah untuk mengenali kebutuhan pelanggan sesuai dengan harapan, tuntutan, dan aspirasi masyarakat. Sebagai salah satu instansi pemerintah, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Gresik diharuskan untuk responsif terhadap kebutuhan masyarakat yang diwujudkan melalui keluhan yang disampaikan oleh pelanggan. Adanya keluhan yang disampaikan oleh pelanggan mengindikasikan bahwa pelayanan yang diberikan oleh PDAM Kabupaten Gresik belum memenuhi harapan pelanggan. Sebagai bukti tanggung jawab terhadap layanan yang diberikan, PDAM Kabupaten Gresik perlu menunjukkan responsivitasnya dalam menangani keluhan pelanggan. Penelitian ini untuk mendeskripsikan responsivitas pelayanan publik dalam menangani keluhan pelanggan di PDAM Kabupaten Gresik. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun fokus dari penelitian ini adalah indikator responsivitas menurut Zeithaml dkk, yaitu merespon setiap pelanggan/pemohon yang ingin mendapatkan pelayanan, petugas/aparatur melakukan pelayanan dengan cepat, petugas/aparatur melakukan pelayanan dengan tepat, petugas/aparatur melakukan pelayanan dengan cermat, petugas/aparatur melakukan pelayanan dengan waktu yang tepat, dan semua keluhan pelanggan direspon oleh petugas. Subyek penelitian dalam penelitian ini diambil dengan teknik snowball sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari enam indikator yang digunakan masih terdapat beberapa kekurangan seperti komunikasi dan sikap yang ditunjukkan petugas dalam berbagai kondisi masih kurang komunikatif dan belum ramah. Kesigapan petugas dalam memberikan pelayanan masih kurang baik. Kemudian seringnya terjadi kesalahpahaman terkait cara penyampaian petugas kepada pelanggan dan tidak adanya standar pelayanan untuk memberikan kepastian waktu pelayanan. Kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini bahwa responsivitas pelayanan publik di PDAM Kabupaten Gresik dikatakan cukup baik, meski masih terdapat beberapa kekurangan.Kata Kunci: Responsivitas, Pelayanan Publik, Keluhan Pelanggan
IMPLEMENTASI PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DI DESA MARON KECAMATAN KADEMANGAN KABUPATEN BLITAR ANTRIYA EKA SUWINTA
Publika Vol 3 No 8 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v3n8.p%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui capaian implementasi Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Maron Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskripstif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa teknik wawancara, pengamatan dan dokumentasi, teknik wawancara digunakan untuk memperoleh data yang mendalam dari narasumber. Teknik pengamatan digunakan untuk memastikan keadaan yang sebenarnya di lapangan. Teknik dokumentasi digunakan untuk memperoleh data-data dan informasi-informasi berupa arsip atau foto mengenai implementasi PKH di Desa Maron. Informan penelitian sebanyak 20 orang yang meliputi dari 12 pelaksana maupun 8 dari pihak kelompok sasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PKH di Desa Maron Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar kurang berhasil. Hal ini dikarenakan walaupun serangkaian tahapan yang berjalan dengan lancar, sumberdaya yang dimiliki meliputi staf, kewenangan, informasi dan fasilitas maupun kemampuan pelaksana (disposisi) PKH di Desa Maron juga telah memberikan kontribusi pada pelaksanaan PKH dan para pelaksana di Desa Maron juga telah menjalankan tugas sesuai dengan Standard Operational Procedures (SOP’s) serta melakukan pembagian tata kerjanya dengan baik namun demikian dalam implementasi PKH di Desa Maron masih ditemui kendala antara lain kurang sadarnya peserta PKH terhadap inti sari PKH dan arti pentingnya PKH bagi kehidupan peserta PKH, permasalahan intern antara pelaksana pusat dan daerah serta permasalahan fanatime bidan.Kata Kunci : Implementasi, Program Keluarga Harapan (PKH)
STRATEGI PENINGKATAN LAYANAN KLIM DANA PENSIUN di KANTOR PT.TASPEN SURABAYA HERINA YULKARNENI
Publika Vol 3 No 8 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v3n8.p%p

Abstract

Strategi adalah kiat, cara atau taktik tertentu yang dirancang secara sistematis dalam melaksanakan fungsi-fungsi manajemen. Sedangkan untuk meningkatkan kualitas layanan pada masyarakat khusunya bagi peserta pensiunan yang telah mengabdikan diri pada pemerintah diperlukan strategi yang bisa membuat layanan menjadi efisien dan efektif. Pentingnya strategi dalam meningkatkan layanan ini dikarenakan masyarakat berhak untuk mendapatkan pelayanan yang baik sesuai dengan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor KEP/26/M.PAN/2/2004 tentang petunjuk teknis transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pelayanan publik termasuk juga PT.Taspen Surabaya yang menangani klim dana pensiunan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi PT.Taspen Surabaya dalam meningkatkan layanan klim dana pensiunan.Jenis penelitan yang digunakan yaitu penelitian kualitatif. Teori strategi yang digunakan yaitu lima strategi peningkatan layanan yang dari Osborne meliputi strategi inti, strategi konsekuensi, strategi konsumen, strategi kontrol, strategi budaya (Hariyanto:2003). Penelitian ini mengambil narasumber sejumlah 10 orang berdasarkan bidang yang diteliti yaitu bagian pelayanan klim dan data pensiunan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan wawancara terstruktur dan teknik analisis dalam penelitian ini yaitu menggunakan analisis kualitattif menurut Miles dan Huberman (Sugiyono, 2014).Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi peningkatan layanan klim dana pensiun di PT.Taspen Surabaya sudah cukup baik. Hal ini didasarkan pada program-program dan kebijakan layanan yang ada seperti kebijakan memprioritaskan konsumen/peserta pensiunan, pengawasan yang konstan, pemberdayaan pegawai melalui sistem lembur dan sistem penilaian kinerja pegawai yang terstruktur dalam SPK tahunan. Saran dari peneliti yaitu Kantor PT.Taspen Surabaya khususnya kepala cabang lebih bersikap bijaksana dalam menghadapi kesalahan pegawai dan tidak bersikap otoriter agar pegawai merasa dihargai kinerjanya serta pegawai bagian data kepesertaan PNS aktif dan pensiunan ditambah dengan memanfaatkan pegawai baru yang telah direkrut tahun ini agar kinerja bagian data dapat terselesaikan secara cepat dan tepat waktu sesuai SOP.Kata Kunci: Strategi, Layanan, klim dana pensiunan
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH KABUPATEN SIDOARJO NOMOR 6 TAHUN 2009TENTANG RENCANA TATA RUANG WILAYAH KABUPATEN SIDOARJO TAHUN 2009-2029DI KECAMATAN TULANGAN KABUPATEN SIDOARJO RIZKI EKA ANJARWATI
Publika Vol 3 No 8 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v3n8.p%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Peraturan Daerah KabupatenSidoarjo Nomor 6 Tahun 2009 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Sidoarjo Tahun2009-2029 di Kecamatan Tulangan Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatankualitatif deskriptif. Fokus penelitian ini yaitu empat variabel dari Smith meliputi idealized policy,target groups, implementing organization, environmental factors. Teknik pengumpulan data yangdigunakan berupa teknik wawancara, observasi dan dokumentasi, teknik wawancara digunakanuntuk memperoleh data yang mendalam dari narasumber. Teknik observasi digunakan untukmemastikan keadaan yang sebenarnya di lapangan. Teknik dokumentasi digunakan untukmemperoleh data yang bersumber dari arsip dan dokumen pemerintah daerah terkait Perda RTRWKabupaten Sidoarjo yang digunakan sebagai pedoman dalam perencanaan wilayah KabupatenSidoarjo. Informan penelitian ini adalah staff Bappeda Kabupaten Sidoarjo, staff Badan PelayananPerijinan Terpadu Kabupaten Sidoarjo, staff Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang KabupatenSidoarjo dan masyarakat Kecamatan Tulangan Kabupaten Sidoarjo. Hasil penelitian menunjukkanbahwa implementasi kebijakan RTRW di Kecamatan Tulangan Kabupaten Sidoarjo belumberjalan secara efektif pada (1) aspek idealized policy yaitu masih adanya egosektoral, (2) padaaspek target group masih minimnya pemahaman tentang pentingnya kebijakan RTRW, (3)Pengaruh lingkungan ekonomi sangat dominan dalam mencapai keberhasilan implementasi. Saranyang diberikan (1) diharapkan leading sektor dapat menyamakan pemahaman terkait egosektoralmelalui forum diskusi, (2) mempertahankan penerapan insentif disinsentif, (3) membuat aturanlebih detail tentang mix use.Kata Kunci : Implementasi, Rencana Tata Ruang Wilayah
PENGARUH PRINSIP TRANSPARANSI TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK DI KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA MOJOKERTO HERLINA ARI WULANDARI
Publika Vol 3 No 8 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v3n8.p%p

Abstract

Pajak merupakan sumber utama penerimaan APBN, yaitu sebesar 70-80%. Maka dari itu pajak berperan penting dalam pembiayaan pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan. Namun, target penerimaan pajak sulit untuk tercapai. Sehingga pembiayaan pembangunan menjadi tidak memadai. Salah satu penyebabnya adalah masih rendahnya kepatuhan Wajib Pajak di Indonesia. Maka, perlu meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak untuk dapat mencapai target penerimaan pajak. Langkah strategis yang dapat dilakukan oleh pemerintah adalah dengan menerapkan prinsip transparansi, karena prinsip transparansi dapat berimplikasi pada prinsip partisipas. Ditengah sulit tercapainya target penerimaan pajak nasional, KPP Pratama Mojokerto pada tahun 2014 berhasil mencapai target penerimaan pajak sebesar 104,07% dengan nominal Rp866.362 juta Hal tersebut diimbangi pula oleh peningkatan kepatuhan WP sebesar 24,84% sehingga rasio kepatuhan pada tahun 2014 menjadi sebesar 73,85%. Oleh karena itu, penelitian ini mengangkat rumusan masalah mengenai adakah pengaruh prisnip transpransi terhadap kepatuhan wajib pajak di KPP Pratama Mojokerto.Jenis penelitian ini adalah asosiatif dengan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan data kuesioner dan observasi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Insidental. Sampel yang digunakan berjumlah 100 WP Efektif di KPP Pratama Mojokerto. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi sederhana.Dari hasil penelitian, disimpulkan bahwa variabel prinsip transparansi mendapat nilai indeks sebesar 4,19 (Tinggi/Baik), dan variabel kepatuhan WP mendapat nilai indeks sebesar 4,16 (Tinggi/Baik). Berdasarkan hasil uji regresi, maka Ha diterima dan Ho ditolak, yang artinya terdapat pengaruh prinsip transparansi terhadap kepatuhan WP di KPP Pratama Mojokerto. Pengaruh prinsip transparansi terhadap kepatuhan WP adalah sebesar 35,7% dan 64,3% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain diluar variabel prinsip transparansi.Kata Kunci: good governance, prinsip transparansi, kepatuhan wajib pajak.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN DI DESA SENTUL KECAMATAN TEMBELANG KABUPATEN JOMBANG NAFI' RACHMAH FADHILLAH
Publika Vol 3 No 8 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v3n8.p%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam musyawarah perencanaan pembangunan di Desa Sentul Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara dan dokumentasi. Wawancara dilakukan secara langsung dengan membawa instrumen penelitian berupa pertanyaan-pertanyaan tertulis. Dokumentasi yaitu melalui dokumen resmi mengenai data monografi Desa Sentul, data absensi pelaksanaan musrenbang desa. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 8 orang informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan masyarakat menentukan bagaimana masyarakat menyampaikan argumen dalam Musrenbang desa, Pada indikator pekerjaan, kepala desa dan stafnya menyadari bahwa masyarakat lebih mengutamakan pekerjaan jadi untuk pelaksanaan musyawarah terkait dengan pembangunan desa lebih menyesuaikan dengan kondisi masyarakat yang ada dimana disatu sisi masyarakat bisa komitmen pada pekerjaannya, dan di sisi lain bisa memikirkan desanya untuk maju dan untuk membangun. Pada indikator terakhir dari faktor internal yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan Musrenbang desa adalah pengalaman berkelompok. Dengan banyaknya pengalaman berkelompok yang masyarakat miliki, tidak lantas membuat mereka berpartisipasi dalam musyawarah perencanaan pembangunan desa. Pada faktor eksternal yaitu faktor kepemimpinan, hasil penelitian menunujukkan masyarakat menilai kepala desa kurang memberikan motivasi kepada masyarakat pada umumya, karena sosialisasinya yang terbatas kepada masyarakat kalangan menengah bawah namun pemerintah desa baik dari kepala desa, BPD, dan LPMD telah melaksanakan tanggung jawab yang baik dalam mengambil setiap keputusan pada pelaksanaan Musrenbang desa.Kata Kunci: Partisipasi, Masyarakat, Musrenbang.
KUALITAS PELAYANAN PAKET II PERIZINAN DI BADAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU (BPPT) KABUPATEN SIDOARJO SINDY ARDIANTY
Publika Vol 4 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n1.p%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeskripsikan kualitas pelayanan paket II perizinan di Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Sidoarjo. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengambilan sumber data dalam penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling. Sementara itu, fokus dalam penelitian ini adalah kualitas pelayanan paket II perizinan di Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Kabupaten Sidoarjo. Indikator yang digunakan adalah dimensi-dimensi kualitas pelayanan Parasuraman dkk (dalam Rangkuti, 2013:137) yang terdiri dari 5 dimensi, yaitu realibility (keandalan), assurance (kepastian), tangible (berwujud), empaty (empati), dan responsiveness (cepat tanggap). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan paket II perizinan di Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Kabupaten Sidoarjo dapat dikatakan sudah cukup baik yang dilihat dari dimensi realibility menyangkut konsistensi dan keakuratan pelayanan paket II perizinan, assurance yang meliputi kemampuan atau pengetahuan petugas pelayanan paket II perizinan dan jaminan bebas dari bahaya serta keragu-raguan, tangible yang meliputi ketersediaan sarana dan prasarana penunjang pelayanan dan penampilan pegawai paket II perizinan, empathy yang berkaitan dengan kemudahan pelanggan paket II perizinan dalam mendapatkan informasi serta perhatian petugas yang tidak segan meminta maaf ketika ada kesalahan, dan responsiveness yang menyangkut para petugas pelayanan paket II perizinan dalam membantu pelanggan secara cepat dan tepat. Namun, masih terdapat beberapa kekurangan terkait peminat paket II perizinan yang sedikit dan keterlambatan pelayanan yang termasuk bagian dari dimensi realibility, serta dijumpainya aplikasi SIPPADU yang error termasuk dalam bagian dimensi assurance. Sedangkan dalam dimensi tangible masih dijumpainya listrik mati dan area parkir kurang luas sehingga membuat tidak nyaman pelanggan. Dan terakhir dalam dimensi empati terkait petugas Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang kurang perhatian dan adanya persoalan uang pelicin.Kata Kunci: Kualitas Pelayanan, Paket II Perizinan.

Page 48 of 129 | Total Record : 1286