cover
Contact Name
Suci Megawati
Contact Email
sucimegawati@unesa.ac.id
Phone
+6281342706458
Journal Mail Official
publika@unesa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNESA Kampus Ketintang Jalan Ketintang Gedung I3 Lantai 1 Postal Code: 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Publika
ISSN : -     EISSN : 2354600X     DOI : https://doi.org/10.26740/publika.v9n2
Core Subject : Social,
PUBLIKA is available for free (open access) to all readers. The articles in PUBLIKA include developments and researches in Public Policy, Public Management, and Local Administration (theoretical studies, experiments, and its applications).
Articles 1,286 Documents
IMPLEMENTASI PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT-MANDIRI PERDESAAN (Studi pada Program Simpan Pinjam untuk Perempuan-SPP Di Dusun Ketapanrame Desa Ketapanrame Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto Jawa Timur) CHINDANA PRATIKA HAYUNINGSARI
Publika Vol 3 No 7 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v3n7.p%p

Abstract

PNPM Mandiri merupakan program pemerintah yang didalamnya mengangkat kesetaraan gender, dengan adanya Program Simpan Pinjam untuk Perempuan (SPP). Program SPP bertujuan untuk mengurangi tingkat kemiskinan dengan pemberdayaan perempuan, dengan upaya memberikan pinjaman modal usaha bagi perempuan rumah tangga miskin (RTM), agar dapat melakukan kegiatan usaha sehingga mempunyai pendapatan yang dapat menunjang ekonomi keluarga. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses Implementasi Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat-Mandiri Perdesaan studi pada Program Simpan Pinjam untuk Perempuan-SPP. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, adapun subyek penelitian yaitu penerima Program SPP, Ketua Unit Pengelola Kegiatan Kecamatan Trawas, Ketua Badan Pengawas Unit Pengelola Kegiatan Kecamatan Trawas, ketua Badan Kerjasama Antar Desa. Sumber data yaitu data primer dan data sekunder. Focus penelitian adalah variable implementasi yaitu komunikasi, struktur birokrasi, sumber daya, dan disposisi. Teknik pengumpulan data yaitu dengan dokumentasi, wawancara dan observasi. Teknik analisis data pada penelitian implementasi Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat-Mandiri Perdesaan studi pada Program SPP Di Dusun Ketapanrame Desa Ketapanrame , dari data yang diperoleh disusun secara sistematis yaitu dengan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat-Mandiri Perdesaan studi pada Program SPP di Dusun Ketapanrame Desa Ketapanrame dilihat dari setiap variable model implementasi menurut George Edward yang meliputi komunikasi, struktur birokrasi, sumber daya, dan disposisi. Pada variable komunikasi masih ditemukan kendala terkait kurangnya sosialisasi yang dilakukan oleh petugas SPP kepada masyarakat. Kemudian terkait variable struktur birokrasi masih ditemukan kendala terkait double job antar pegawai. Kemudian terkait variable sumber daya masih ditemukan kendala dilihat dari sudut fasilitas berupa modal dana usaha yang relative kecil jumlahnya. Serta pada variable disposisi belum ditemukan kendala terkait sikap dan komitmen pelaku kebijakan. Sehingga diharapkan pemerintah dapat memperhitungkan setiap variable implementasi yaitu terkait komunikasi, struktur birokrasi, sumber daya, dan disposisi. Agar pelaksanaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat-Mandiri Perdesaan studi pada Program SPP dapat berjalan dengan baik. Kata Kunci: Implementasi, Program Simpan Pinjam untuk Perempuan
PENERAPAN PEMBAYARAN ELEKTRONIK PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PEDESAAN DAN PERKOTAAN (e-PBB) OLEH DINAS PENDAPATAN DAERAH PEMERINTAH KABUPATEN LAMONGAN SEFTIKA NUR FIDIYANTI
Publika Vol 3 No 7 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v3n7.p%p

Abstract

Abstrak Informasi publik merupakan salah satu bentuk pelayanan oleh pemerintah kepada rakyatnya. Sesuai dengan UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik Pemerintah pusat dan daerah ikut andil dalam menciptakan inovasi dan bentuk-bentuk pelayanan secara mudah dan cepat untuk rakyat. Upaya pemanfaatan globalisasi dalam konsep Good Governance telah dijalankan Pemerintah melalui program-program Pemerintah berbasis elektonik atau disebut Electronik Government. Bentuk pelayanan Pemerintah berbasis elektronik salah satunya yaitu inovasi program dalam pembayaran pajak. Adapun salah satu Pemerintah Daerah yang telah mengadaptasi inovasi program pembayaran pajak berbasis electronic dalam pelayanannya adalah Pemerintah Daerah Kabupaten Lamongan dengan Program Pembayaran Elektronik Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan yang dikenal dengan e-PBB. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dengan fokus penelitian yang digunakan dalam penerapan e-PBB adalah dengan menganalisis faktor political environment, leadership, planning, stakeholders, transparency/visibility, budgets, technology, dan innovation dari Indrajit (2002). Hasil analisis mengenai penerapan pembayaran PBB-P2 melalui e-PBB di Kabupaten Lamongan sudah berjalan cukup baik meskipun masih terdapat beberapa kendala dan hambatan. Hal tersebut diketahui melalui implementasi 8 elemen oleh Indrajit (2002) yaitu untuk political environment yang bertipe TDP. Leadership dari peran Bupati dan Kepala Dispenda dalam menyusun planning yang cukup matang dengan bukti program yang dulunya manual menjadi elektronik. Didukung dengan stakeholder yaitu Bupati, Dispenda, dan instansi yang menjadi patner kerja (Bank Jatim, BRI, dan BDL). Ditunjukkan pula bentuk transpancy dengan kemudahan akses informasi dalam bentuk WEB. Disamping itu budget anggaran dari APBD yang sangat membantu mendukung adanya technology yang canggih meliputi database oracle 10g, sistem framework CI, dan server IBM x3620. serta keseluruhan semuanya yang berasal dari inovation yang kreatif dan harapan jangka panjang menjadi seperti samsat/e-KTP keliling. Kata Kunci : Good Governance , Electronik Government, e-PBB
PROSES PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI PROGRAM KEMITRAAN PENGELOLAAN HASIL LAUT ( STUDI PADA PELAKSANAAN CSR PT.PETROKIMIA GRESIK DI KELURAHAN LUMPUR, KECAMATAN GRESIK, KABUPATEN GRESIK) NURIN FAJRINA
Publika Vol 3 No 7 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v3n7.p%p

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pemberdayaan perempuan melalui program pengelolaan hasil laut yang diberikan PT.Petrokimia kepada ibu-ibu nelayan di Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik. Analisis tersebut dilakukan melalui hasil wawancara dengan pihak departemen KBL PT.Petrokimia, staff Kelurahan Lumpur, dan ibu-ibu nelayan selaku peserta pelatihan program. Penilaian proses pemberdayaan perempuan melalui program pelatihan keterampilan pengelolaan hasil laut yang diberikan PT.Petrokimia bagi ibu-ibu nelayan di Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik berdasarkan teori 5P oleh Soeharto yaitu: pemungkinan, penguatan, perlindungan, penyokongan, dan pemeliharaan. Berdasarkan hasil penelitian proses pemberdayaan perempuan melalui program pengelolaan hasil laut oleh PT.Petrokimia sebagai wujud pengimplementasian CSR dibidang kemitraan berhasil memberdayakan pesertanya. Hal ini dapat dilihat dari ibu-ibu nelayan selaku peserta mampu menciptakan usaha sendiri dari bekal keterampilan yang didapat selama program pelatihan keterampilan pengelolaan hasil laut berjalan. Namun program ini hanya dilaksanakan dalam kurun waktu tertentu saja, dan diganti dengan program pemberdayaan yang lain. Kata Kunci: Pemungkinan, Penguatan, Perlindungan, Penyokongan, Pemeliharaan
STRATEGI MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DALAM PROGRAM  SILENT ANNOUNCEMENT DI  PT.ANGKASA PURA I JUANDA-SURABAYA PURWANING KANTHI RAHAYU
Publika Vol 3 No 7 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v3n7.p%p

Abstract

Abstrak Transportasi merupakan salah satu bagian penting dan strategis bagi pembangunan suatu Negara. Transportasi sebagai sarana pendukung masyarakat dalam melakukan niaga dan aktivitas kegiatan sehari hari, Baik dari masyarakat menengah atas sampai masyarakat tingkat bawah. Masyarakat yang lebih memilih memanfaatkan alat transportasi yang paling cepat dan efisien, salah satunya yaitu transportasi udara. Sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan kepada publik, khususnya yang bergerak dalam bidang transportasi udara adalah PT. Angkasa Pura I Juanda Surabaya. Saat ini PT.Angkasa Pura I Juanda-Surabaya memiliki program baru yakni silent announcement. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi meningkatkan kualitas pelayanan publik dalam program silent announcement di PT.Angkasa Pura Juanda-Surabaya. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah metode deskriptif kualitatif, Format diskriptif kualitatif lebih tepat apabila digunakan untuk meneliti masalah masalah yang membutuhkan studi mendalam, seperti permasalahan tingkah laku konsumen suatu produk, masalah masalah media terhadap pandangan pemirsa terhadap suatu tayangan media, permsalahan implementasi kebijakan publik di masyarakat. Selanjutnya, teknik pengambilan sumber data dalam penelitian ini menggunakan teknik Snowball Sampling. Sementara itu, fokus penelitian ini adalah strategi meningkatkan kualitas pelayanan publik dalam program silent announcement di PT.Angkasa Pura I Juanda-Surabaya. Strategi tersebut menggunakan teori Devry, memiliki tujuh dimensi yaitu, harga diri (self esteem), memenuhi harapan (exceed expectation), pembenahan dan penemuan kembali (Recover), pandangan ke depan (vision), perbaikan terus menerus (Improving), penuh perhatian (care,empaty), dan pemberdayaan (empowerment). Hasil penelitian menunjukan bahwa program silent announcement sudah berjalan maskimal, namun pada fasilitas layar FIDS masih kurang maksimal, Harga diri (self esteem) di lihat dari adanya dimensi dari pemimpin yang memberi arahan pada bawahan, memenuhi harapan (exceed expecatation) terlihat bahwa pihak Angkasa Pura melakukan sosialisasi melalui sarana informasi berupa pemasangan banner, pembenahan dan pemenuhan kembali (recover) mengidentifikasi masalah melalui saran dan keluhan dari para penumpang, pandangan ke depan (vision) penambahan layar FIDS pada bandara T1 dan T2, perbaikan terus menerus (improving) melakukan briefing di tiap kesempatan agar menegatahui sejauh mana perkembangan program silent announcement, penuh perhatian (care,empaty) di tunjukan dengan cara melaui penempatan greeting service di bandara T1 dan T2, pemberdayaan (empowerment) dengan cara memberikan arahan kepada bawahan mengenai program silent announcement Kata kunci : Strategi pelayanan publik, Strategi program silent announcement
STRATEGI MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DALAM PROGRAM  SILENT ANNOUNCEMENT DI  PT.ANGKASA PURA I JUANDA-SURABAYA PURWANING KANTHI RAHAYU
Publika Vol 3 No 8 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v3n8.p%p

Abstract

Transportasi merupakan salah satu bagian penting dan strategis bagi pembangunan suatu Negara. Transportasi sebagai sarana pendukung masyarakat dalam melakukan niaga dan aktivitas kegiatan sehari hari, Baik dari masyarakat menengah atas sampai masyarakat tingkat bawah. Masyarakat yang lebih memilih memanfaatkan alat transportasi yang paling cepat dan efisien, salah satunya yaitu transportasi udara. Sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan kepada publik, khususnya yang bergerak dalam bidang transportasi udara adalah PT. Angkasa Pura I Juanda Surabaya. Saat ini PT.Angkasa Pura I Juanda-Surabaya memiliki program baru yakni silent announcement. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi meningkatkan kualitas pelayanan publik dalam program silent announcement di PT.Angkasa Pura Juanda-Surabaya. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah metode deskriptif kualitatif, Format diskriptif kualitatif lebih tepat apabila digunakan untuk meneliti masalah masalah yang membutuhkan studi mendalam, seperti permasalahan tingkah laku konsumen suatu produk, masalah masalah media terhadap pandangan pemirsa terhadap suatu tayangan media, permsalahan implementasi kebijakan publik di masyarakat. Selanjutnya, teknik pengambilan sumber data dalam penelitian ini menggunakan teknik Snowball Sampling. Sementara itu, fokus penelitian ini adalah strategi meningkatkan kualitas pelayanan publik dalam program silent announcement di PT.Angkasa Pura I Juanda- Surabaya. Strategi tersebut menggunakan teori Devry, memiliki tujuh dimensi yaitu, harga diri (self esteem), memenuhi harapan (exceed expectation), pembenahan dan penemuan kembali (Recover), pandangan ke depan (vision), perbaikan terus menerus (Improving), penuh perhatian (care,empaty), dan pemberdayaan (empowerment). Hasil penelitian menunjukan bahwa program silent announcement sudah berjalan maskimal, namun pada fasilitas layar FIDS masih kurang maksimal, Harga diri (self esteem) di lihat dari adanya dimensi dari pemimpin yang memberi arahan pada bawahan, memenuhi harapan (exceed expecatation) terlihat bahwa pihak Angkasa Pura melakukan sosialisasi melalui sarana informasi berupa pemasangan banner, pembenahan dan pemenuhan kembali (recover) mengidentifikasi masalah melalui saran dan keluhan dari para penumpang, pandangan ke depan (vision) penambahan layar FIDS pada bandara T1 dan T2, perbaikan terus menerus (improving) melakukan briefing di tiap kesempatan agar menegatahui sejauh mana perkembangan program silent announcement, penuh perhatian (care,empaty) di tunjukan dengan cara melaui penempatan greeting service di bandara T1 dan T2, pemberdayaan (empowerment) dengan cara memberikan arahan kepada bawahan mengenai program silent announcement Kata kunci : Strategi pelayanan publik, Strategi program silent announcement
PENERAPAN PEMBAYARAN ELEKTRONIK PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PEDESAAN DAN PERKOTAAN (e-PBB) OLEH DINAS PENDAPATAN DAERAH PEMERINTAH KABUPATEN LAMONGAN SEFTIKA NUR FIDIYANTI
Publika Vol 3 No 8 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v3n8.p%p

Abstract

omor 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik Pemerintah pusat dan daerah ikut andil dalam menciptakan inovasi dan bentuk-bentuk pelayanan secara mudah dan cepat untuk rakyat. Upaya pemanfaatan globalisasi dalam konsep Good Governance telah dijalankan Pemerintah melalui program-program Pemerintah berbasis elektonik atau disebut Electronik Government. Bentuk pelayanan Pemerintah berbasis elektronik salah satunya yaitu inovasi program dalam pembayaran pajak. Adapun salah satu Pemerintah Daerah yang telah mengadaptasi inovasi program pembayaran pajak berbasis electronic dalam pelayanannya adalah Pemerintah Daerah Kabupaten Lamongan dengan Program Pembayaran Elektronik Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan yang dikenal dengan e- PBB. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dengan fokus penelitian yang digunakan dalam penerapan e-PBB adalah dengan menganalisis faktor political environment, leadership, planning, stakeholders, transparency/visibility, budgets, technology, dan innovation dari Indrajit (2002). Hasil analisis mengenai penerapan pembayaran PBB-P2 melalui e-PBB di Kabupaten Lamongan sudah berjalan cukup baik meskipun masih terdapat beberapa kendala dan hambatan. Hal tersebut diketahui melalui implementasi 8 elemen oleh Indrajit (2002) yaitu untuk political environment yang bertipe TDP. Leadership dari peran Bupati dan Kepala Dispenda dalam menyusun planning yang cukup matang dengan bukti program yang dulunya manual menjadi elektronik. Didukung dengan stakeholder yaitu Bupati, Dispenda, dan instansi yang menjadi patner kerja (Bank Jatim, BRI, dan BDL). Ditunjukkan pula bentuk transpancy dengan kemudahan akses informasi dalam bentuk WEB. Disamping itu budget anggaran dari APBD yang sangat membantu mendukung adanya technology yang canggih meliputi database oracle 10g, sistem framework CI, dan server IBM x3620. serta keseluruhan semuanya yang berasal dari inovation yang kreatif dan harapan jangka panjang menjadi seperti samsat/e-KTP keliling. Kata Kunci : Good Governance , Electronik Government, e-PBB
EVALUASI SUB PROGRAM KELUARGA BERLINGKUNGAN PENDIDIKAN  DI KELURAHAN MENTIKAN KECAMATAN PRAJURITKULON KOTA MOJOKERTO NOVI ARINDA
Publika Vol 3 No 8 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v3n8.p%p

Abstract

Sub Program Keluarga Berlingkungan Pendidikan (KBP) merupakan salah satu bentuk dari upaya pemerintah kota Mojokerto dalam mewujudkan masyarakat yang cerdas, dengan memasukkan aspek pendidikan dalam visi pembangunan daerah melalui keluarga berlingkungan pendidikan untuk meningkatkan tanggung jawab dan peduli keluarga terhadap kebijakan peningkatan mutu dan pemerataan pendidikan agar tercipta keluarga berlingkungan pendidikan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendiskripsikan evaluasi hasil dari pelaksanaan sub program keluarga berlingkungan pendidikan (KBP) di kelurahan Mentikann Kecamatan Prajuritkulon Kota Mojokert. Subjek penelitian ini yaitu pembuat kebijakan beserta stake holder terdiri dari Walikota Mojokerto, Sekertariat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto, Pokja KMBP, Posko KMBP, Tim Motivator Kota dan Kelurahan Mentikan, beserta Satgas Jam Wajib Belajar, serta enam warga yang berada di lingkungan kelurahan Mentikan. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa dokumentasi, wawancara, serta observasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sub program KBP dapat memberikan hasil yang positif. Dilihat dari pendekatan evaluasi formal yang merujuk pada indikator-indikator keberhasilan (outcome) sub program KBP. Hal ini dibuktikan dengan indikator adanya motivasi pendidikan dalam keluarga, bentuk motivasi yang diberikan oleh orang tua kepada anak dalam bentuk dukungan dan semangat. Ketersediaan fasilitas pendidikan di rumah, yang diberikan masih belum standart karena tempat belajar yang digunakan yaitu ruang tamu. Jam wajib belajar sudah berjalan baik di lingkungan keluarga, pada jam wajib belajar pukul 18.00-19.00 anak usia sekolah wajib berada di lingkungan rumah. Kontrol belajar, perilaku dan pergaulan sudah baik karena orang tua sudah mengawasi prilaku belajar anak baik di lingkungan keluarga maupun lingkungan sekolah dengan mengawasi proses belajar anak melalui hasil belajar di sekolah. Keharmonisan keluarga memberikan hasil yang baik karena orang tua memiliki cara khusus untuk menciptakan keharmonisan keluarga dengan cara melakukan kegiatan bersama untuk memunculkan suatu interaksi antar anggota keluarga sehingga menciptakan keluarga yang harmonis. Pola hidup bersih, sehat, rapi, aman dan nyaman diciptakan dengan baik oleh orang tua dan anak dengan memberikan pola hidup yang bersih dan menjadikan lingkungan rumah yang sehat, aman, dan nyaman. Adapun saran dalam penelitian ini diharapkan pemerintah untuk mengutamakan program pendidikan terutama pada fasilitas pendidikan yang telah dilaksanakan agar dapat tercapai suatu tujuan prndidikan secara optimal. Bagi Pokja, Posko, dan Satgas agar lebih disiplin mrngawasi pendidikan di kelurahan agar tercipta keluarga yang berlingkungan pendidikan. Serta bagi keluarga agar berperan aktif untuk membantu dan mendukung pendidikan anak ketika berada di lingkungan rumah. Kata Kunci: Evaluasi, Keluarga Berlingkungan Pendidikan.
PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT PADA KELOMPOK PEMBUDIDAYA IKAN (POKDAKAN) MINO TIRTOREJO DI DESA TUNJUNGREJO KECAMATAN YOSOWILANGUN KABUPATEN LUMAJANG NURI ARINTHA WINDIARTI
Publika Vol 3 No 8 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v3n8.p%p

Abstract

Pemberdayaan ekonomi masyarakat sebagai perwujudan peningkatan harkat dan martabat lapisan masyarakat untuk melepaskan diri dari perangkap kemiskinan dan keterbelakangan sosial ekonomi. Seperti yang dilakukan pada sekumpulan masyarakat perikanan yang tergabung dalam kelompok pembudidaya ikan (POKDAKAN) dalam mewujudkan keberdayaan ekonomi melalui kegiatan usaha budidaya ikan gurame. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai pemberdayaan ekonomi pada kelompok pembudidaya ikan (POKDAKAN) Mino Tirtorejo Di Desa Tunjungrejo Kecamatan Yosowilangun Kabupaten Lumajang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sementara, fokus pada penelitian ini untuk melihat keberdayaan ekonomi dengan teori model pemberdayaan melalui pendekatan CIPOO oleh Sulistiyani (2004: 117), yaitu Context, Input, Process,Output dan Outcome. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan ekonomi pada kelompok pembudidaya ikan (POKDAKAN) Mino Tirtorejo yang dilihat dari : 1) Context menyangkut pembagian tugas dan pengakuan kelompok Mino Tirtorejo, sistem manajemen keuangan, kinerja organisasi yang dapat dinilai dalam pertemuan kelompok sudah baik dan pemberian materi pemberdayaan terkait budidaya ikan. 2) Input ditemui faktor pendukung internal yaitu potensi sumber daya manusia kelompok dan faktor eksternal berupa bantuan modal dan teknologi. 3) Process berkaitan penguatan kapasitas kelembagaan dengan pelatihan yang diwakili ketua, kemitraan yang dijalin oleh kelompok Mino Tirtorejo, evaluasi yang tujuan untuk menilai kinerja pengurus, pemberian sosialisasi tentang kegiatan sektor budidaya perikanan. 4) Output menghasilkan peningkatan luas kolam pembudidaya, mendapatkan pinjaman kredit dari Bank dan akses pasar. 5) Outcome berkaitan dengan pendapatan pembudidaya ikan gurame. Namun, pemberdayaan ekonomi masih belum optimal seperti pelatihan manajemen dan pelatihan ketrampilan belum diperoleh seluruh pembudidaya ikan, pemberian materi pemberdayaan belum melibatkan ahli dan kurangnya aspek pengawasan pada kelompok Mino Tirtorejo. Kata Kunci : Pemberdayaan Ekonomi, Kelompok, Perikanan.
“Pelaksanaan Program Penguatan SIDa (Sistem Inovasi Daerah) Dalam Mendukung Perencanaan  Pembangunan Daerah Di Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang”   (Study Pada Desa Karangnongko, Kecamatan Poncokusumo Malang) SELLA ERISTA ANGGRAINI
Publika Vol 3 No 8 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v3n8.p%p

Abstract

Sistem Inovasi Daerah (SIDa) ialah proses kegiatan secara keseluruhan untuk mengembangkan inovasi yang dilakukan antar institusi pemerintah baik itu dari pemerintah daerah, lembaga (litbang, pendidikan, dunia usaha), dan masyarakat. Dengan penguatan inovasi tersebut merupakan salah satu faktor terpenting dalam membangun perekonomian masyarakat dan meningkatkan daya saing daerah itu sendiri. Adanya program penguatan SIDa di Kabupaten Malang yang dimaksud adalah menggantikan Kota Batu sebagai ikon Kabupaten Malang. Dan Desa Karangnongko mempunyai hasil pertanian dan perkebunan yang terluas daripada desa yang lainnya. Penelitian ini mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan program penguatan SIDa yang dilakukan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun narasumber dari penelitian ini adalah pegawai Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Malang, Pak Carik adalah Kepala Desa Karangnongko, petani, dan warga sekitar. Khususnya Desa Karangnongko yang menjadi tujuan dari penelitian ini. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi, serta dokumentasi. Analisis data yang dilakukan dengan pengumpulan data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa pelaksanaan program penguatan SIDa di Desa Karangnongko sudah berjalan dengan baik atau belum. Secara umum, upaya pemerintah untuk mendukung program tersebut yaitu memberi bantuan perlatan mesin, ketersediaan pupuk yang berkualitas, dan pembangunan infrastruktur akses jalan. Namun pada kenyataanya terdapat beberapa faktor pada penelitian ini yaitu sosialisasi yang harus ditingkatkan, pemahaman terhadap program tersebut dan ketersediaan subsidi yang lebih ditingkatkan lagi dalam mendukung perencanaan pembangunan daerah. Kata Kunci : pelaksanaan program SIDa (sistem inovasi daerah) dan perencanaan pembangunan daerah.
KUALITAS PELAYANAN PAJAK DI KANTOR PELAYANANPAJAK PRATAMA BOJONEGORO OKKY FEBRIANA
Publika Vol 3 No 8 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v3n8.p%p

Abstract

Kualitas pelayanan merupakan faktor utama yang dapat mempengaruhi kepatuhan wajib pajak. KPP Pratama Bojonegoro adalah salah satu Kantor pelayanan pajak yang memiliki banyak prestasi. Dengan memberikan 12 (dua belas) layanan unggulan dan modernisasi perpajakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan yang telah di berikan KPP Pratama Bojonegoro pada wajib pajak yang berfokus pada lima dimensi kualitas pelayanan, yaitu Tangible (Bentuk Fisik), Reliability (Keandalan), Responsiveness (Ketanggapan), Assurance (Jaminan dan Kepastian), Empaty (Empati).Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan pendektan kuantitatif. Unit analisis dalam penelitian ini adalah wajib pajak di KPP Pratama Bojonegoro pada bulan januari-mei 2015 dengan jumlah 3.954 wajib pajak. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling dengan jumlah sample 98 wajib pajak. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Uji statistik yang digunakan adalah uji validitas dan uji reliabilitas.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 24 indikator dinyatakan 15 indikator dalam kriteria sangat baik dan 9 indikator dalam kriteria baik. Berikut nilai rasio indikator tertinggi dan terendah dari 24 indikator, yaitu indikator petugas pajak bertanggu jawab atas tugasnya dengan nilai 1,038 dan indikator petugas pajak memberikan kemudahan dalam pelayanan dengan nilai 0,980. Hal ini menunjukkan bahwa nilai rasio antara persepsi dan harapan wajib pajak berada pada interval 0,8 - 0,99 dan 1 - >1 , maka kualitas pelayanan di KPP Pratama Bojonegoro sudah sangat baik.Kata Kunci : Pelayanan, Kualitas Pelayanan, Pajak

Page 47 of 129 | Total Record : 1286