cover
Contact Name
Suci Megawati
Contact Email
sucimegawati@unesa.ac.id
Phone
+6281342706458
Journal Mail Official
publika@unesa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNESA Kampus Ketintang Jalan Ketintang Gedung I3 Lantai 1 Postal Code: 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Publika
ISSN : -     EISSN : 2354600X     DOI : https://doi.org/10.26740/publika.v9n2
Core Subject : Social,
PUBLIKA is available for free (open access) to all readers. The articles in PUBLIKA include developments and researches in Public Policy, Public Management, and Local Administration (theoretical studies, experiments, and its applications).
Articles 1,286 Documents
EFEKTIVITAS SISTEM TATA PERSURATAN DIGITAL (e-SURAT) DI  DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KOTA SURABAYA THERESIA DEBORA F SIBARANI
Publika Vol 4 No 5 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n5.p%p

Abstract

Abstrak Aplikasi e-surat merupakan jenis tekhnologi yang diterapkan di Dinas komunikasi dan Informatika Kota Surabaya. Tata persuratan digital merupakan transformasi surat dalam bentuk digital yang diciptakan untuk merespon informasi yang masuk atau keluar. Adanya sistem e-surat ini memudahkan dalam surat menyurat, sehingga seorang pejabat bisa memberikan respon yang cepat. Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya menerapkan Sistem e-surat karena adanya beberapa permasalahan yang terjadi, misalnya e-Surat dibuat berawal dari penemuan dokumen palsu, serta boros kertas, waktu dan biaya, maka Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya membuat suatu inovasi baru dan melakukan penyusunan e-surat untuk menekan pemalsuan dokumen, boros kertas, waktu dan biaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas sistem tata persuratan digital (e-Surat) di Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Kriteria Pengukuran efektivitas e-Surat yang meliputi akuntabel, sasaran, keamanan data, adil/tidak diskriminatif, dan transparan (Wijaya: 2011). Penelitian ini menggunakan sampel jenuh karena seluruh populasi sebanyak 50 orang digunakan sebagai responden. Tekhnik pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui kuesioner, wawancara dan tekhnik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem tata persuratan digital sudah berjalan dengan sangat baik, dengan rincian skor akuntabel (84,93%), sasaran (76,26%), keamanan data (81,4%), adil/tidak diskriminatif (76,8%), dan transparan (86,8%) yang berada pada kategori sangat efektivitas. Kata kunci : Efektivitas, Sistem Tata Persuratan Digital (e-surat)
IMPLEMENTASI CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITYPERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM(PDAM) SURYA SEMBADA KOTA SURABAYA(STUDI PADA KRAN AIR SIAP MINUM (KASM) DI TAMAN BUNGKUL SURABAYA) RIZAL ARFIANSYAH
Publika Vol 4 No 5 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n5.p%p

Abstract

Abstrak Corporate Social Responsibility (CSR) adalah salah satu tindakan yang dilakukan oleh perusahaan sebagai bentuk tanggung jawab mereka terhadap lingkungan sekitar dimana perusahaan tersebut berada. CSR sendiri adalah program yang terdiri dari dua jenis, yaitu program kemitraan dan bina lingkungan. Salah satu bentuk CSR bina lingkungan yang dilakukan oleh PDAM Surya Sembada Kota Surabaya adalah Kran Air Siap Minum (KASM). KASM mulai beroperasi pada 11 Agustus 2009. Namun sampai saat ini, masih banyak masyarakat yang belum memahami guna dari KASM tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program Corporate Social Responsibility Bina Lingkungan PDAM Surya Sembada Kota Surabaya yang berbentuk Kran Air Siap Minum. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun subjek penelitian ini terdiri Manajer Perencanaan Strategis Perushaan Daerah Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya dan pengunjung Taman Bungkul. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa dokumentasi, observasi, dan wawancara. Analisis data yang dilakukan adalah dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian ini bahwa Perusahaan Daerah Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya melaksanakan program Kran Air Siap Minum dengan baik dari segi perencanaan, namun dalam hal pelaksanaan masih terdapat kendala, salah satu kendala yang dialami adalah kurangnya sosialisasi, pengunjung Taman Bungkul kurang mengetahui bagaimana fungsi dari KASM karena mereka kurang mendapatkan sosialisasi yang rutin. Selain itu, informasi yang terdapat pada KASM masih terlihat kurang, dan tekanan air yang kurang stabil.Saran yang diberikan dalam penelitian ini adalah PDAM Surya Sembada Kota Surabaya perlu melakukan sosialisasi yang lebih rutin, sosialisasi yang dilakukan dapat berupa pemberian brosur atau bekerja sama dengan Taman Bungkul untuk membuat event yang melibatkan KASM, kemudian melakukan peremajaan pada KASM sehingga tampak lebih menarik, saran terakhir adalah menyeimbangkan tekanan air pada lokasi lokasi KASM sehingga air yang keluar dapat stabil. Kata Kunci: Corporate Social Responsibility (CSR), Kran Air Siap Minum (KASM)
PENERAPAN SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI PERKARA PEGADILAN AGAMA (SIADPAPLus) MELALUI APLIKASI AUDIO TO TEXT RECORDING DI PENGADILAN AGAMA KABUPATEN MALANG KHOIRUN NISA
Publika Vol 4 No 5 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n5.p%p

Abstract

Abstrak Memasuki era globalisasi seperti saat ini maka teknologi dan informasi telah mengalami perkembangan yang sangat pesat. Pemerintah sebagai penyedia utama layanan publik dituntut untuk mengikuti perkembangan tersebut tak terkecuali lembaga peradilan. Hal tersebut diwujudkan dalam inovasi pelayanan publik di bidang peradilan yaitu melalui penerapan aplikasi Audio To Text Recording (ATR) di Pengadilan Agama Kabupaten Malang. Aplikasi Audio To Text Recording (ATR) merupakan aplikasi berbasis teknologi untuk merubah suara menjadi teks pada proses persidangan sehingga semua tanya jawab dalam proses persidangan secara otomatis terekam dalam bentuk teks. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan aplikasi Audio To Text Recording (ATR) di Pengadilan Agama Kabupaten Malang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun fokus penelitian yang digunakan dalam penerapan aplikasi Audio To Text Recording (ATR) dengan menggunakan faktor political environment, leadership, planning, stakeholders, tranparency/visibility, budgets, technology, dan innovation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan aplikasi Audio To Text Recording (ATR) pada proses persidangan di Pengadilan Agama Kabupaten Malang sudah berjalan dengan baik, meskipun masih terdapat kendala. Hal tersebut diketahui melalui implementasi elemen political environment yang bertipe TDP (Top Down Project), elemen leadership dalam penerapan aplikasi Audio To Text Recording (ATR) di Pengadilan Agama Kabupaten Malang yaitu ketua pengadilan sebagai pengarah sedangkan penanggung jawab oleh kepala sub bagian IT Pengadilan Agama Kabupaten Malang, elemen planning sudah terealisasi dengan baik yaitu perekaman proses persidangan dan mengahasilkan output dalam bentuk teks, elemen stakeholders terutama dari Pengadilan Tinggi Agama Jawa Timur dan Mahkamah Agung Republik Indonesia yang berkomitmen tinggi untuk mengadakan sosialisasi terhadap aplikasi Audio To Text Recording (ATR) , elemen transparency/visibility yang mampu diwujudkan dengan adanya pemberian bukti tertulis dari pengadilan ketika masyarakat komplain, elemen budgets yang menunjukkan efisiensi anggaran dalam membuat sistem, elemen technology yang selalu dikembangkan dan sampai saat ini database ATR menggunakan database “SQL Server 2000” dan elemen innovation dinilai kreatif yang mana semua proses persidangan direkam dan menghasilkan output dalam bentuk teks sehingga mempercepat proses pembuatan BAP. Kata Kunci: Electronic Government, Audio to Text Recording (ATR)
EFEKTIVITAS PROGRAM MASTER METER PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM SURYA SEMBADA KOTA SURABAYA (STUDI KASUS DI KELURAHAN KETABANG KECAMATAN GENTENG KOTA SURABAYA) AHMAD HABIB MUSYAFAK
Publika Vol 4 No 5 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n5.p%p

Abstract

Abstrak Program Master Meter merupakan program PDAM Surya Sembada Kota Surabaya, untuk meningkatkan akses air PDAM Surya Sembada Kota Surabaya yang ditujukan kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Kota Surabaya yang bertempat tinggal di wilayah/ lokasi yang secara teknis maupun administratif tidak dapat dilayani PDAM Surya Sembada Kota Surabaya. Progam Master Meter merupakan kerjasama antara PDAM Surya Sembada Kota Surabaya dengan Indonesia Urban Water Sanitation and Hygine (IUWASH). Master Meter sendiri adalah sambungan dengan satu meter induk yang kemudian didistribusikan secara swadaya oleh Kelompok Swadaya Masayarakat (KSM). Program Master Meter mulai dilaksanakan pada tahun 2010 namun sampai tahun 2015 masih terpasang 19 titik Master Meter di 8 Kelurahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif seberapa pelaksanaan Program Master Meter PDAM Surya Sembada Kota Surabaya (Studi Kasus di Kelurahan Ketabang Kecamatan Genteng Kota Surabaya). Dalam penelitian ini menggunakan indikator yang digunakan adalah teori pengukuran efektivitas oleh Budiani yaitu Ketepatan Sasaran Program, Sosialisasi Program, Tujuan Program, Pemantauan Program. Penelitian ini mengambil sampel sebanyak 95 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ukuran efektivitas yang dilakukan diperoleh rata-rata nilai yang dihasilkan sebesar 4,45 maka berada pada interval 4,21 – 5 yang mempunyai arti Sangat Efektif. Sementara prosentase efektivitas program Master Meter PDAM Surya Sembada Kota Surabaya (Studi Kasus di Kelurahan Ketabang Kecamatan Genteng Kota Surabaya) mencapai 89% yang artinya “Cukup Efektif”.Kata Kunci: Efektivitas, Program, Master Meter
Kualitas Pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Kantor Pelayanan Masyarakat Satuan Intelijen dan Keamanan Polrestabes Surabaya DIMAS ARGANATA
Publika Vol 4 No 6 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n6.p%p

Abstract

Abstrak Penyelenggara pelayanan publik dituntut untuk memberikan kualitas pelayanan yang baik, tidak rumit dan tidak berbelit-belit. Salah satu penyelenggara pelayanan publik yang berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan adalah Polrestabes Surabaya. Upaya meningkatkan kualitas pelayanan oleh Polrestabes Surabaya dilakukan dengan menyelenggarakan pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) melalui Kantor Pelayanan Masyarakat Satuan intelijen dan keamanan. Upaya meningkatkan kualitas pelayanan ini dikarenakan pelayanan SKCK di Kantor Pelayanan Masyarakat Satuan intelijen dan keamanan Polrestabes Surabaya dapat dikatakan tinggi, pada tahun 2015 rata-rata per bulan 4.622 blangko SKCK yang terpakai. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan secara jelas tentang kualitas pelayanan pembuatan SKCK di Kantor Pelayanan Masyarakat Satuan Intelijen dan Keamanan Polrestabes Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengambilan sumber data dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Adapun fokus penelitian ini yaitu kualitas pelayanan SKCK di Kantor Pelayanan Masyarakat Satuan intelijen dan keamanan Polrestabes Surabaya. Indikator yang digunakan adalah dimensi-dimensi kualitas pelayanan Zeithaml (dalam Sedarmayanti, 2010:254). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan SKCK di Kantor Pelayanan Masyarakat Satuan Intelijen dan Keamanan Polrestabes Surabaya di katakan sudah cukup baik. Di lihat dari dimensi tangible menyangkut sarana dan prasarana sudah memadai sehingga pemohon pembuatan SKCK merasa nyaman. Reliability ketepatan waktu dalam proses pelayanan SKCK yang di berikan dapat di tunggu dan sehari langsung jadi. Responsiveness menekankan pada tanggung jawab petugas untuk membantu pemohon dalam menjelaskan tata cara pengisian formulir SKCK dan pemohon merasa sangat terbantu. Competence di buktikan dengan pemahaman petugas pelayanan dan adanya pelatihan atau diklat-diklat guna meningkatkan kualitas pelayanan. Courtesy terkait ketanggapan petugas dalam melayani pemohon pembuatan SKCK. Credibility menekankan pada kejujuran petugas dan petugas pelayanan telah bertugas dengan jujur. Security dibuktikan dengan tidak adanya laporan kehilangan pemohon, memberikan kenyamanan pada pemohon pembuatan SKCK dengan memberantas calo-calo dalam pembuatan SKCK serta lingkungan kerja yang rapi dan bersih terutama diruang tunggu dalam maupun luar. Acces difokuskan pada mekanisme pelayanan SKCK dengan adanya penyederhanaan persyaratan dalam pembuatan SKCK. Communication dibuktikan dengan kemauan petugas untuk mendengarkan suara dan aspirasi pemohon pembuatan SKCK. Understanding the customer upaya petugas dalam memberikan kualitas pelayanan sesuai dengan motto di Kantor Pelayanan Masyarakat Satuan intelijen dan keamanan Polrestabes Surabaya. Saran dari penelitian ini adalah, segera dilakukan sistem SKCK online sesuai dengan Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2014, perlu adanya standar operasional prosedur (SOP), perlu adanya pelatihan atau diklat terutama untuk meningkatkan keramahan petugas dalam melayani, dan lebih update memberikan informasi kepada masyarakat melalui media sosial yang sudah dimiliki. Kata Kunci : Pelayanan Publik, Kualitas Pelayanan, SKCK
STRATEGI DINAS PENDIDIKAN PEMERINTAH KOTA BLITAR DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN DI KOTA BLITAR ALDO BAYU SATRIO
Publika Vol 4 No 6 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n6.p%p

Abstract

Abstrak Pendidikan merupakan hal yang sangat penting karena pendidikan merupakan salah satu penentu kualitas sumber daya manusia. Sehingga perlu adanya strategi yang dilakukan untuk mengikuti perkembangan zaman degan cara meningkatkankan kualitas pendidikan. Seperti yang dilakukan oleh pemerintah kota Blitar dengan upaya pemerataan pendidikan gratis yang diberikan untuk semua jenjang pendidikan. Pemerintah terfokus untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang ada di kota Blitar dengan mengimplementasikan program rintisan wajib belajar 12 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dengan jelas strategi dinas pendidikan pemerintah kota Blitar dalam meningkatkan kualitas pendidikan di kota Blitar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Adapun nara sumber dari penelitian ini adalah Kepala Sub Bagian Penyusunan Program dan Evaluasi Dinas Pendidikan kota Blitar, Staf Bidang Bina Program, guru sekolah di kota Blitar, dan 4 orang siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi serta dokumentasi. Analisis data yang dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Program rintisan wajib belajar 12 tahun merupakan suatu program yang diimplementasikan oleh pemerintah kota Blitar untuk meningkatkan kualitas pendidikan di kota Blitar. Setelah melakukan pengamatan lingkungan pemerintah kota Blitar melakukan perumusan strategi dengan hasil dibentuknya Peraturan Walikota Blitar Nomor 15 Tahun 2011 tentang program rintisan wajib belajar 12 tahun. Dengan berlandaskan pada Peraturan Walikota tersebut pemerintah kota Blitar memberikan SPP dan berbagai perlengkapan sekolah secara gratis kepada siswa kota Blitar, selain itu guna untuk menunjang proses belajar siswa pemerintah kota Blitar memberikan sarana teknologi informasi berupa Tab dan sarana angkuta bus sekolah secara gratis. Namun masih terdapat berbagai masalah dalam implementasi program tersebut yaitu penggunaan sarana teknologi informasi yang masih disalahgunakan dan pembagiannya belum merata, sarana bus sekolah gratis yang masih memiliki beberapa kekurangan seperti kurangnya armada, dan berbagai fasilitas dari bus. Kesimpulannya strategi dalam peningkatan kualitas pendidikan di kota Blitar sudah baik. Program rintisan wajib belajar 12 tahun memang telah tepat sasaran sesuai dengan apa yang menjadi harapan pemerintah kota Blitar dan telah dimanfaatkan oleh siswa, namun masih terdapat bebagai permasalahan dalam implementasinya, sehingga perlu dievaluasi oleh pemerintah kota Blitar agar kedepannya program rintisan wajib belajar 12 tahun ini mampu sesuai dengan harapan pemerintah maupun masyarakat kota Blitar. Kata Kunci: Strategi,Kualitas Pendidikan
IMPLEMENTASI PERATURAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 19 TAHUN 2014 TENTANG MATA PELAJARAN BAHASA DAERAH SEBAGAI MUATAN LOKAL WAJIB DI SEKOLAH/MADRASAH PADA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 1 KERTOSONO KABUPATEN NGANJUK AYU DILA SARI
Publika Vol 4 No 6 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n6.p%p

Abstract

Abstrak Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 19 tahun 2014 tentang Mata Pelajaran Bahasa Daerah sebagai Muatan Lokal Wajib di Sekolah/Madrasah dikeluarkan oleh Gubernur Jawa Timur sebagai salah satu bentuk respon pemerintah dalam menanggapi masalah lunturnya pengetahuan dan penggunaan bahasa daerah sehingga dapat menyebabkan kualitas budi pekerti dan tata karma pemuda di Jawa Timur semakin menurun. Adanya Peraturan Gubernur tersebut bertujuan untuk melestarikan, mengembangkan dan mengkreasikan bahasa dan sastra daerah. Masalah implementasi yang terjadi di SMK Negeri Kertosono adalah kurangnya jumlah sumber daya dalam menunjang keberhasilan implementasi. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 19 tahun 2014 tentang Mata Pelajaran Bahasa Daerah sebagai Muatan Lokal Wajib di Sekolah/Madrasah di SMK Negeri 1 Kertosono. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini berfokus pada implementasi Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 19 tahun 2014 tentang Mata Pelajaran Bahasa Daerah sebagai Muatan Lokal Wajib di Sekolah/Madrasah di SMK Negeri 1 Kertosono dengan menggunakan teori dari George Edward III yang memiliki 4 indikator yaitu Komunikasi, Sumber Daya, Disposisi, dan Struktur Birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 19 tahun 2014 tentang Mata Pelajaran Bahasa Daerah sebagai Muatan Lokal Wajib di Sekolah/Madrasah di SMK Negeri 1 Kertosono sudah berjalan namum masih ada beberapa kendala. Kendala yang dihadapi dari indikator komunikasi adalah kurang jelasnya penyampaian informasi mengenai kebijakan. Kemudian untuk indikator sumber daya yaitu kurangnya jumlah sumber daya manusia dalam proses implementasi baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Selanjutnya kendala dari indikator disposisi adalah kurangnya insentif bagi guru bahasa daerah. Dan yang terakhir dari indikator struktur birokrasi adalah belum maksimalnya evaluasi yang dilakukan oleh Dinas pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Nganjuk. Empat indikator tersebut menyimpulkan bahwa implementasi Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 19 tahun 2014 tentang Mata Pelajaran Bahasa Daerah sebagai Muatan Lokal Wajib di Sekolah/Madrasah di SMK Negeri 1 Kertosono sudah berjalan namun perlu adanya beberapa perbaikan seperti peningkatan komunikasi dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Nganjuk kepada SMK negeri 1 Kertosono. Kata Kunci : implementasi, kebijakan, bahasa daerah
IMPLEMENTASI KELUARGA SADAR GIZI (KADARZI) DI PUSKESMAS GANTRUNG KECAMATAN KEBONSARI KABUPATEN MADIUN DEWANTI SEPTIANINGRUM
Publika Vol 4 No 6 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n6.p%p

Abstract

Abstrak Salah satu alternatif dalam menanggulangi angka gizi buruk yang masih tinggi di Indonesia, pemerintah menerapkan Program Keluarga Sadar Gizi (Kadarzi). Keluarga Sadar Gizi (Kadarzi) adalah keluarga yang seluruh anggota keluarganya melakukan perilaku gizi seimbang, mampu mengenali masalah kesehatan dan gizi bagi setiap anggota keluarganya, dan mampu mengambil langkah-langkah untuk mengatasi masalah gizi yang dijumpai oleh setiap anggota keluarganya. Sasaran dari Program Kadarzi ini adalah keluarga yang mempunyai balita, keluarga mempunyai ibu hamil dan ibu rumah tangga. Puskesmas Gantrung merupakan salah satu Puskesmas yang telah menerapkan Program Kadarzi, dikarenakan permasalahan yang sangat kompleks, perlu dilakukan kajian implemetasi akan menggambarkan implementasi Program Kadarzi di Puskesmas Gantrung dilihat dari ketercapaian tujuan, ketepatan sasaran serta pelaksana program. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik pengumpulan observasi, wawancara, dan dokumentasi dari subjek penelitian yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian, implementasi Program Kadarzi di Puskesmas Gantrung masih belum cukup baik. Hal ini dapat dilihat dari minimnya sosialisasi dan jumlah tenaga medis serta kurangnya fasilitas yang mendukung. Selain itu juga kurangnya pemahaman kader terkait Program Kadarzi dan insentif yang kurang sepadan. Dengan demikian maka perlu adanya sosialisasi yang merata dan penyediaan fasilitas yang menunjang. Serta penambahan tenaga medis baru yang tentunya sesuai dengan disiplin ilmu yang dibutuhkan. Selain itu ada penambahan biaya insentif mengingat banyaknya jenis pekerjaan yang harus dikerjakan. Kata kunci :Implementasi, Program Keluarga Sadar Gizi (Kadarzi)
STRATEGI MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PT. BANK NEGARA INDONESIA (BNI) SYARI’AH CABANG SURABAYA ARIYANTI
Publika Vol 4 No 6 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n6.p%p

Abstract

Abstrak Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merupakan suatu lembaga yang menyediakan berbagai pelayanan umum bagi masyarakat. Pelayanan umum yang salah satunya yaitu pemberian pelayanan dalam bentuk jasa. Pemberian pelayanan dalam bentuk jasa dilakukan oleh seluruh instansi BUMN, salah satunya yaitu pada bidang Perbankan. PT. BNI Syari’ah Cabang Surabaya merupakan salah satu perusahaan BUMN di bidang tersebut. Ketatnya persaingan pada bidang Perbankan membuat berbagai pihak bank melakukan perbaikan kualitas pelayanan, karena pada era sekarang ini penilaian masyarakat terhadap bank tidak hanya pada kuantitas bank (bunga bank) tetapi lebih kepada kualitas bank (produk dan layanan). Maka PT. BNI Syari’ah Cabang Surabaya juga melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanannya. Oleh karena itu, peneliti ingin mengetahui bagaimana strategi meningkatkan kualitas pelayanan PT Bank Negara Indonesia (BNI) Syari’ah Cabang Surabaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Fokus penelitian menggunakan 7 strategi model pelayanan menuju sukses menurut Devrey (2008) yang meliputi: harga diri (self esteem), memenuhi harapan (exceed expectation), pembenahan dan penemuan kembali berbagai hal (recovery), pandangan kedepan (vision), perbaikan terus menerus (improving), penuh perhatian (care), dan pemberdayaan (empowerement). Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Bank Negara Indonesia (BNI) Syari’ah Cabang Surabaya telah melakukan beberapa strategi dengan baik sesuai dengan 7 strategi yang disebutkan di atas. Hanya saja pada strategi pembenahan dan penemuan kembali (recovery) sering terjadi kendala terkait jaringan internet, dan pada strategi pandangan kedepan (vision) masih terjadi over service bagi pegawai dan kurangnya sosialisasi terkait pelayanan berbasis teknologi. Sehingga perlu adanya perbaikan jaringan, perhitungan beban kerja dan sosialisasi untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanan PT BNI Syari’ah Cabang Surabaya. Kata Kunci : Strategi, Kualitas Pelayanan
RESPONSIVITAS PELAYANAN IZIN MENDIRIKAN BANGUNAN (IMB) DI BADAN PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN KEDIRI RETNO TANJUNG ANGGRAINI
Publika Vol 4 No 6 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n6.p%p

Abstract

Abstrak Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang otonomi daerah telah menjelaskan bahwa pengertian pemerintahan daerah adalah penyelenggaraan urusan pemerintahan oleh pemerintah daerah dan DPRD menurut asas otonomi dan tugas pembantuan dengan prinsip otonomi seluas-luasnya dalam sistem dan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia. Upaya dari pemerintah daerah untuk meningkatkan pelayanan publik dapat tercermin dari adanya penyelenggaraan sistem pelayanan terpadu satu pintu. BPM-P2TSP Kabupaten Kediri belum mampu melayani kebutuhan masyarakat dengan optimal. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui responsivitas pelayanan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Kediri. Pengukuran responsivitas pada penelitian ini menggunakan 6 indikator responsivitas menurut Zeithmal, dkk dalam Hardiyansyah (2011). Indikator tersebut yaitu: merespon setiap pelanggan atau pemohon yang ingin mendapatkan pelayanan, petugas atau aparatur melakukan pelayanan dengan cepat, petugas atau aparatur melakukan pelayanan tepat, petugas atau aparatur melakukan pelayanan dengan cermat, petugas atau aparatur melakukan pelayanan dengan waktu yang tepat, serta semua keluhan pelanggan direspon oleh petugas. Jenis penelitian ini adalah penelitan deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui kuesioner (angket), observasi, dan wawancara. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis statistik dan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa responsivitas pelayanan IMB di BPM-P2TSP Kabupaten Kediri dapat dikatakan sudah responsive meskipun masih terdapat beberapa kekurangan. Berdasarkan pengujian validitas, reliabilitas, serta analisis statistik-deskriptif dihasilkan bahwa keseluruhan penilaian dari masing- masing indikator dapat diperoleh prosentase sebesar 71,45%. Kata Kunci : Responsivitas, Pelayanan, Izin Mendirikan Bangunan (IMB)

Page 56 of 129 | Total Record : 1286