cover
Contact Name
Suci Megawati
Contact Email
sucimegawati@unesa.ac.id
Phone
+6281342706458
Journal Mail Official
publika@unesa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNESA Kampus Ketintang Jalan Ketintang Gedung I3 Lantai 1 Postal Code: 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Publika
ISSN : -     EISSN : 2354600X     DOI : https://doi.org/10.26740/publika.v9n2
Core Subject : Social,
PUBLIKA is available for free (open access) to all readers. The articles in PUBLIKA include developments and researches in Public Policy, Public Management, and Local Administration (theoretical studies, experiments, and its applications).
Articles 1,286 Documents
EFEKTIVITAS BUS AHT “ARCHIVE HERITAGE TRACK” DALAM PELAYANAN WISATA ARSIP (LAYANAN WARAS) DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN PROVINSI JAWA TIMUR CITRA L D
Publika Vol 6 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n3.p%p

Abstract

Abstrak Sebagian besar masyarakat, khususnya para pelajar sebagai penerus bangsa dan kelompok potensial ini masih memiliki perhatian yang kurang terhadap arsip yang berfungsi sebagai penyambung cerita sejarah sehingga tidak sesuai dengan harapan dari implementasi Nawacita butir ke delapan. Kemudian, Lembaga Kearsipan Daerah (LKD) Provinsi Jawa Timur menerbitkan Layanan Wisata Arsip (Waras) yang dikemas dengan mengedepankan unsur edukatif, inspiratif, rekreatif, dan gratis. Tujuannya meningkatkan wawasan kesejarahan, nasionalisme, membangun jati diri dan karakter bangsa melalui sumber arsip. Layanan ini dilakukan dengan cara pemutaran arsip film perjuangan, melihat galeri arsip, mengunjungi tempat bersejarah yang bernuansa kearsipan dan didukung fasilitas Bus AHT “Archive Heritage Track” yang didesain dan dimodifikasi mirip dengan gerbong trem kuno sehingga terlihat unik dengan semboyan “Meretas Jejak Sejarah Jawa Timur”. Namun, dalam layanan ini terdapat beberapa kendala internal maupun eksternal dalam memberikan pelayanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji gambaran secara jelas mengenai efektivitas Bus AHT “Archive Heritage Track”dalam pelayanan Wisata Arsip (Layanan Waras) Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur yang mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 29 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Perhubungan Peraturan Menteri Nomor 98 Tahun 2013 tentang Standar Pelayanan Minimal Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum dalam Trayek. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini mengambil sampel 75 responden dari populasi 300 penumpang dan menggunakan teknik Insidental Sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, kuesioner, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu analisis data kuantitatif yang dibagi menjadi tiga tahap yaitu pengolahan data, pengorganisasian data, dan penemuan hasil. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa indikator keamanan memperoleh persentase sebesar 92%, keselamatan 85,2%, kenyamanan 91,6%, keterjangkauan 98,1% dan keteraturan 88% serta indikator dinyatakan efektif yakni indikator kesetaraan 77,6%. Secara keseluruhan efektivitas dari Bus AHT memperoleh persentase sebesar 87,6% yang berada pada kategori “Sangat Efektif”. Kata kunci: Efektivitas, Layanan, Wisata
INOVASI PELAYANAN E-MASTER di BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PROVINSI JAWA TIMUR Rizal Rochman Firmansyah
Publika Vol 6 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n3.p%p

Abstract

Abstrak Sebagai instansi penyelenggara pelayanan publik di tingkat pemerintahan provinsi, Badan Kepegawaian Daerah Jawa Timur melakukan berbagai upaya agar lebih cepat dalam pengurusan administrasi kepegawaian yaitu dengan membuat Inovasi Pelayanan E-Master. Inovasi ini merupakan Inovasi dengan pengurusan kepegawaian dengan mudah, cepat dan memangkas birokrasi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dan mendeskripsikan inovasi pelayanan E-Master di Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Timur. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari Kepala Sub Bidang Pengolahan Data dan Sistem Informasi, staf IT Sub Bidang Pengolahan Data dan Sistem Informasi, staf pegawai Sub Bidang Pengolahan Data dan Sistem Informasi dan Pegawai ASN Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang menggunakan Inovasi pelayanan E-Master. Teknik analisis data terdiri dari observasi, wawancara,dokumentasi dan penelusuran data online. Teknik analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan inovasi pelayanan E-Master dari 5 (Lima) Faktor Keberhasilan Inovasi menurut Cook, Matthews dan Irwin dalam Grisna dan Wawan (2013) yaitu 1) Leadership,2) Management/Organization, 3) Risk Management, 4) Human Capital dan 5) Technology. Hasil penelitian menunjukkan inovasi pelayanan E-Master sudah berjalan cukup baik selama ini namun masih terdapat beberapa permasalahan dan belum sempurna dalam prosesnya. Kata Kunci : Pelayanan Publik, Inovasi, E-Master.
KUALITAS PELAYANAN E-LAMPID (ELECTRONIC LAHIR, MATI, PINDAH, DATANG) di Dinas KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL KOTA SURABAYA (Studi Pada Pelayanan Pengurusan Akta Kelahiran dan Kematian) Cita Amaliazulmanda
Publika Vol 6 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n3.p%p

Abstract

Abstrak Pelayanan publik merupakan usaha yang dilakukan suatu instansi pemerintah dalam bentuk sebuah barang, jasa, dan administratif yang dilakukan berdasarkan prinsip dan tanggung jawabnya dalam rangka upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat dan perundang-undangan (MENPAN No. 63/2003). Namun masih banyak masyarakat yang memandang bahwa pelayanan yang diberikan pemerintah itu masih kurang baik atau tidak berkualitas. Untuk menyelesaikan permasalahan pada pelayanan publik tersebut maka diperlukan peningkatan kualitas pelayanan pada suatu instansi pemerintah sebagai penyedia layanan publik yang dibutuhkan oleh masyarakat harus bertanggung jawab dan terus berupaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik demi peningkatan pelayanan. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya sebagai salah satu instansi yang melayani administrasi tentang kependudukan. E-lampid adalah Sistem Informasi Kependudukan terintegrasi yang dibangun dan dikembangkan Pemerintah Kota Surabaya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas pelayanan E-Lampid (elektronik Lahir, Mati, Pindah, Datang) di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Surabaya (studi pada pelayanan pengurusan akta kelahiran dan kematian). Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Menurut Sugiono (2012). Fokus dalam penelitian ini menurut Parasuraman (2001) ada beberapa kriteria yang menjadi dasar penilaian konsumen terhadap pelayanan yaitu Tangible (Bukti Langsung), Reliability (Keandalan), Responsiveness (Daya Tanggap), Assurance (Jaminan), dan Emphaty (Empati). Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data model interaktif yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan melalui wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa Dinas Kependudukan dan Catatann Sipil Kota Surabaya memberikan pelayanan yang cepat dan pelayanan yang baik untuk mendapatkan pelayananan berkualitas. Namun dalam pelaksanaannya masih memiliki kekurangan dalam pelayanan pembuatan akta kelahiran dan kematian yaitu yang pertama fasilitas sarana dan prasarana pembuatan akta kelahiran dan kematian menggunakan E-Lampid, yang kedua kurangnya keakuratan layanan, dan yang terakhir dalam daya tanggap yang masih kurang atau tidak ramah. Sehingga peneliti memberikan saran yaitu memperbaiki alat E-Kios atau megecek alat E-kios secara berkala dan lebih ketat dalam melakukan training agar pegawai mengerti jobdesk mereka. Kata Kunci : E-Lampid, Kualitas,Pelayanan.
INOVASI LAYANAN MATADELTA (MOBILE ASPIRASI ANGGOTA DPRD KOTA DELTA) DI KANTOR DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN SIDOARJO TIKA ISGUNTORO
Publika Vol 6 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n3.p%p

Abstract

Abstrak Kantor DPRD Sidoarjo adalah Sekretariat DPRD Sidoarjo sebagai unsur pelayanan administratif dan pemberian dukungan terhadap tugas, fungsi DPRD Kabupaten Sidoarjo. DPRD Kabupaten Sidoarjo merupakan wakil rakyat sebagai unsur penyelenggara pemerintahan di daerah memiliki kewajiban menjaring aspirasi dari masyarakat Sidoarjo. Dengan latar belakang tersebut, DPRD Kabupaten Sidoarjo membuat sebuah Inovasi Layanan MATADELTA (Mobile Aspirasi Anggota DPRD Kota Delta) sebagai wadah untuk menjaring aspirasi dari masyarakat. Inovasi ini muncul karena masyarakat kesulitan dalam menyampaikan aspirasinya dan kegiatan reses kurang berjalan maksimal serta banyak masyarakat yang tidak kenal dengan anggota dewan. Makadari itu masyarakat membutuhkan wadah yang praktis, mudah, dan cepat untuk menyampaikan aspirasinya.Penelitian ini untuk mendiskripsikan Inovasi Layanan MATADELTA (Mobile Aspirasi Anggota DPRD Kota Delta) di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sidoarjo. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif. Fokus berdasarkan teori Stephen Robbins (2003:115) yaitu Inovasi memiliki kekhasan /khusus, Memiliki ciri atau unsur kebaruan, Melalui program yang terencana, Memiliki tujuan. Tekhnik analisis data mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi.Hasil penelitian Inovasi layanan MATADELTA (Mobile Aspirasi Anggota DPRD Kota Delta) pada ciri inovasi memiliki kekhasan/ khusus dari segi ide yaitu dari hasil pemikiran dan interpretasi anggota DPRD Sidoarjo melihat kondisi dan permasalahan di Sidoarjo untuk menciptakan inovasi tersebut, dari segi program menggunakan pola modern memanfaatkan tekhnologi HP (mobile) android melalui aplikasi MATADELTA yang didwoanload di playstore, sistemnya melibatkan komponen elemen dan prosedur baru, dan kemungkinan hasil diharapkan dapat lebih maksimal. Aspek nilai kebaruan yaitu tidak menduplikat atau meniru inovasi lain dan pertama kali diterapkan oleh DPRD Kabupaten Sidoarjo periode 2014-2019, aspek melalui program terencana yaitu dilaksanakan dengan tahapan yang terencana dan tersinergi dengan masyarakat. Inovasi memiliki tujuan yaitu memberi kemudahan dan percepatan kepada masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya sekaligus menjalin hubungan kedekatan antara masyarakat dengan anggota dewan dan untuk menciptakan good goverment. Melalui strategi sosialisasi, penambahan fitur MATADELTA pada website resmi DPRD Sidoarjo, serta melakukan back-up dari berbagai sosial media. Disimpulkan secara garis besar inovasi tersebut berjalan cukup baik namun mengalami kendala jaringan internet, banyak aspirasi yang belum direspon sehingga komunikasi dua arah kurang maksimal, banyak masyarakat yang belum tau dan kesulitan menggunakannya. Sarannya, perlu sosialisasi secara intens dan strategi untuk meningkatkan kesadaran anggota dewan serta perlu dilakukan perbaikan dan pembaharuan untuk menyempurnakan inovasi tersebut. Kata Kunci : Inovasi, Layanan, Matadelta
PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) MELALUI PROGRAM SATRYA EMAS (STUDI KASUS PADA DESA WONOSARI KECAMATAN GONDANGWETAN KABUPATEN PASURUAN) Rinaisyah Onni Purwanto
Publika Vol 6 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n3.p%p

Abstract

Abstrak Program Satrya Emas (Pusat Strategi Ekonomi Maslahat) merupakan suatu inovasi yang dibentuk oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan guna meningkatkan kualitas dan kuantitas SDM guna mendukung UMKM. Desa Wonosari merupakan salah satu desa yang ikut serta dalam program ini, dan memiliki produk unggulan yang belum dapat berkembang secara maksimal. Sehingga membutuhkan pemberdayaan yang dilakukan oleh tim pendamping satrya emas Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah Melalui Program Satrya Emas di Desa Wonosari Kecamatan Gondangwetan Kabupaten Pasuruan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun fokus penelitian ini adalah pemberdayaan yang dilakukan oleh Tim Pendamping Satrya Emas dalam mengatasi permasalahan dalam UMKM di Desa Wonosari Kecamatan Gondangwetan yang dilihat dari lima fase pendekatan pemberdayaan yakni pemungkinan, penguatan, perlindungan, penyokongan, dan pemeliharaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan yang dilakukan oleh Tim Pendamping Satrya Emas dalam mengatasi permasalahan dalam UMKM di Desa Wonosari Kecamatan Gondangwetan Kabupaten Pasuruan dapat dikatakan sudah baik namun belum optimal seperti yang terlihat pada aspek pemungkinan yaitu mengatasi permasalahan pemasaran yang kurang maksimal melalui kegiatan kapabilitas UMKM (Pelatihan Pemasaran Online dan Pembuatan Desain), pada aspek penguatan dilakukan dengan memberikan pelatihan program BEDO, aspek perlindungan berupa HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) yakni perlindungan merk pada produk batik tulis dan makanan-minuman olahan salak serta memberikan sosialisasi tentang SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) & TDP (Tanda Daftar Perusahaan), aspek penyokongan yakni melalui pameran yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan yang membantu pelaku ukm sebagai ajang memperkenalkan produknya, aspek pemeliharaan yakni dengan melakukan evaluasi pada setiap proses dan tahapan yang telah dilalui serta memberikan pelaporan kegiatan yang dilakukan setiap 2 bulan sekali. Kata kunci : Pemberdayaan, UMKM, Program Satrya Emas
Penerapan Manajemen Risiko di UPT Pelayanan Pengadaan Barang/Jasa Provinsi Jawa Timur melalui MR. SAHDU (Manajemen Risiko Sanggahan dan Pengaduan) DINDA NOVIA SURACHMAN
Publika Vol 6 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n3.p%p

Abstract

Abstrak UPT Pelayanan Pengadaan Barang/Jasa Provinsi Jawa Timur berupaya memberikan pelayanan terbaik untuk meminimalisir terjadinya sanggahan dan pengaduan. Hal ini dilakukan dengan menerapkan sebuah inovasi yaitu MR. SAHDU (Manajemen Risiko Sanggahan dan Pengaduan). MR. SAHDU menjadi menarik untuk diteliti karena inovasi ini merupakan gagasan orisinil dibidang pengadaan barang/ jasa di Indonesia. MR. SAHDU adalah upaya yang nyata dan sistematis guna mengelola sanggahan dan pengaduan, peningkatan kompetensi pegawai dan menciptakan budaya kerja yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan manjemen risiko di UPT Pelayanan Pengadaan Barang/Jasa Provinsi Jawa Timur melalui MR. SAHDU (Manajemen Risiko Sanggahan dan Pengaduan). Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian diperoleh dari Kepala Subbagian Tata Usaha, Kepala Seksi Distribusi dan Pengaduan, Staf Subbagian Tata Usaha, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Penyedia Jasa Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Fokus penelitian berdasarkan 3 (tiga) Aspek Penerapan Manajemen Risiko menurut KNKG (2012:20). Teknik pengumpulan data dilakukan melaului wawancara, dokumentasi dan observasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil Penelitian mendeskripsikan penerapan MR. SAHDU (Manajemen Risiko Sanggahan dan Pengaduan). Pertama aspek struktural, merupakan fondasi penerapan manajemen risiko terkait dengan tata kelola MR. SAHDU yang meliputi komitmen pelaksanaan,akuntabilitas dan kepemimpinan, pembentukan unit kerja yang mendukung penerapan MR. SAHDU, serta sumber daya yang dilibatkan dalam penerapan MR. SAHDU. Pada aspek pertama juga terdapat prinsip-prinsip yang dijadikan acuan dalam penerapan MR. SAHDU. Kedua, aspek operasional yaitu penyusunan manual MR. SAHDU, metodologi penanganan MR. SAHDU, serta penanganan manajemen perubahan yang dilakukan oleh UPT Pelayanan Pengadaan Barang/Jasa Provinsi Jawa Timur. Ketiga, aspek perawatan yaitu untuk memastikan adanya upaya menjaga efektifitas penerapan dan perbaikan MR. SAHDU melalui monitoring dan review serta audit berdasarkan standar yang digunakan oleh UPT Pelayanan Pengadaan Barang/Jasa Provinsi Jawa Timur. Kata Kunci : Pengadaan, Manajemen, Risiko.
KUALITAS LAYANAN SIAP ANTAR TILANG KE RUMAH DENGAN CEPET  “SI ANTI RIBET” DI KEJAKSAAN NEGERI KOTA SURABAYA Alfian jatikusumo sudjadi putro
Publika Vol 6 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n3.p%p

Abstract

Abstrak Sebagai badan penegak hukum, Kejaksaan Negeri Kota Surabaya menyediakan pelayanan terkait dengan pelaksanaan penegakan hukum baik preventif maupun yang berisikan keadilan dibidang hukum.Selain itu Kejaksaan juga memiliki wewenang dalam penyediaan pelayanan dibidang hukum bagi masyarakat.Salah satunya melalui layanan “SI ANTI RIBET”. “SI ANTI RIBET” merupakan layanan pembayaran dan penebusan surat tilang dengan cepat yang bertujuan agar dapat memotong proses birokrasi yang menghambat pelayanan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kualitas pelayanan “SI ANTI RIBET” di Kejaksaan Negeri Kota Surabaya.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah 10 dimensi kualitas pelayanan menurut Zeithaml dkk (1990) dalam Hardiyansyah (2011:47) Tangible, Reliable, Responsiveness, Competence, Courtesy, Credibility, Security, Access, Communication, Understanding the customer. Lokasi penelitian yaitu Kejaksaan Negeri Kota Surabaya.Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara, Purposive sampling dan dokumentasi.Teknik analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, menarik kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan kualitas pelayanan “SI ANTI RIBET” di Kejaksaan Negeri Kota Surabaya sudah baik. Namun masih terdapat masalah seperti penyediaan motor bagi petugas penggiriman berkas, peralihan berkas tilang dari pengadilan kepada kejaksaan yang sering terlambat dan menghambat pelayanan. Selain itu, sosialisasi harus melibatkan masyarakat kota Surabaya agar masyarakat dapat mengetahui layanan. Saran yang diberikan peneliti ialah meningkatkan sosialisasi dengan melibatkan beberapa pihak dan penyediaan wadah bagi masyarakat yang ingin menyampaikan keluhan ataupun saran. Kata kunci :Pelayanan, “SI ANTI RIBET”, Kualitas
EVALUASI PROGRAM ZERO WASTE  DI DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEBERSIHAN  KABUPATEN SIDOARJO INDRA PROPATRIA DIAN WINATA
Publika Vol 6 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n3.p%p

Abstract

Abstrak Volume tumpukan sampah Kabupaten Sidoarjo menempati posisi kedua se-Jawa Timur pada tahun 2015. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Sidoarjo membuat program Zero Waste pada tahun 2016. Pengelolaan sampah yang dilakukan Kabupaten Sidoarjo mengacu pada Peraturan Daerah Kabupaten Sidoarjo Nomor 6 tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah dan Retribusi Pelayanan Persampahan/Kebersihan. Tujuan program ini adalah menjadikan Sidoarjo nol sampah pada tahun 2018 dengan menjadikan anak muda sebagai target utama dalam perlombaan aksi peduli lingkungan serta kegiatan bersih-bersih lingkungan (trashmob). Program ini adalah salah satu program unggulan yang ada di Kabupaten Sidoarjo dan telah berjalan lebih dari satu tahun, maka perlu adanya evaluasi. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Evaluasi Program Zero Waste di Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Sidoarjo. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Fokus yang digunakan pada penelitian ini yaitu berdasarkan kriteria evaluasi menurut William N. Dunn (2003:610) yaitu efektivitas, efisiensi, kecukupan, perataan, responsivitas, dan ketepatan. Teknik pengumpulan data yang dapat penulis lakukan untuk melengkapi instrumen pendukung penelitian ini diantaranya dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dimulai dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, hingga verifikasi data. Hasil penelitian ini yaitu dilihat dari efektivitas, efisiensi, kecukupan, kesamaan, responsivitas, dan ketepatan. Program ini sudah efektif, terbukti dari program sudah terlaksana dengan baik yang didukung oleh faktor-faktor yaitu mitra kerja antara pemerintah dengan Jawa Pos serta kehandalan pegawai dalam implementasinya. Program ini kurang efisien, terbukti dari waktu pelaksanaan dan sumber daya manusia yang ditergetkan tidak sesuai, akan tetapi dana yang digunakan dari APBD Kabupaten Sidoarjo 2016 telah mencukupi untuk kegiatan Zero Waste. Program ini sudah mencukupi, terbukti dari adanya nilai tambah yang dirasakan masyarakat dalam bidang ekonomi dan sosial serta dana yang digunakan sesuai dengan yang sudah direncanakan oleh pemerintah. Perataan program ini belum merata, terbukti dari pelaksanaan trashmob belum menyeluruh di seluruh desa yang ada di 18 kecamatan Sidoarjo namun prosedur dan pembagian dana yang dilakukan sama di setiap kecamatan. Responsivitas pemerintah dalam pelaksanaan program ini sudah baik, terbukti dari pemerintah telah mengupayakan masyarakat agar peduli lingkungan dengan memberi sosialisasi, pelatihan, dan praktek aksi peduli lingkungan serta menjadikan Kabupaten Sidoarjo mendapat Piagam Adipura Kirana pada tahun 2017 serta adanya nilai tambah yang didapat oleh masyarakat di bidang ekonomi dan sosial. Ketepatan program ini sudah sesuai, terbukti dari telah terpenuhinya kebutuhan masyarakat dalam bidang lingkungan yaitu lingkungan menjadi bersih dan terbebas dari sampah serta adanya program penunjang yaitu program Zero Waste Academy. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti merekomendasikan pemerintah untuk melibatkan anak muda dan sosialisasi berbasis pengelolaan sampah di rumah tangga, di sekolah dan di masyarakat setiap desa. Pemerintah melakukan kegiatan keberlanjutan program yang sejenis melibatkan anak muda yang dijadikan sebagai kader lingkungan disetiap desa. Pemerintah meningkatkan pengetahuan dan informasi tentang pengelolaan sampah berbasis 3R (Reduce, Recycle, Reuse). Serta memperbarui secara berkala agar menciptakan sebuah budaya pengelolaan sampah berbasis 3R. Pemerintah melakukan trashmob satu bulan sekali di seluruh desa. Kata kunci: Evaluasi Kebijakan , Program Zero Waste.
IMPLEMENTASI PROGRAM ADMINISTRASI TERPADU MANAJEMEN PASUNG (ATM-PASUNG) DI KECAMATAN BUDURAN KABUPATEN SIDOARJO Adelia Tiara Ulfa
Publika Vol 6 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n3.p%p

Abstract

Abstrak Pemasungan merupakan salah satu masalah yang terjadi di Jawa Timur. Kebijakan yang dilakukan pemerintah untuk mengurangi kasus pemasungan adalah melalui program Administrasi Terpadu Manajemen Pasung (ATMPasung). ATM-Pasung digagas Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur nomor 460/11166/031/2014 tentang pembebasan Skizofrenia yang dipasung. Kabupaten Sidoarjo merupakan salah satu Kabupaten yang belum berhasil menangani kasus pemasungan bagi orang dengan penderita gangguan jiwa. Salah satu kecamatan dengan tingkat pemasungan tertinggi adalah Kecamatan Buduran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi Program ATM-Pasung di Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo. Fokus dari penelitian ini adalah mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi kebijakan melalui model implementasi Donal D Van Meter dan Carl E. Van. Horn yaitu ukuran dan tujuan kebijakan, sumber daya, karakteristik agen pelaksana, komunikasi, disposisi, dan lingkungan ekonomi, sosial, politik. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini terdiri dari Ketua Tim Pelaksana Program ATM-Pasung, Pendamping ATM-Pasung di Kecamatan Buduran, Keluarga penderita gangguan jiwa yang dipasung, Pegawai Puskesmas yaitu Bidan Desa, dan Masyarakat yaitu tetangga sekitar korban pemasungan. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan adalah dengan pengumpulan data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa implementasi program ATM-Pasung di Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo sudah cukup baik meskipun masih ditemukan beberapa kendala yang dihadapi. Kata Kunci: Implementasi, Manajemen Pasung.
IMPLEMENTASI PROGRAM M-BONK DI DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG KABUPATEN SIDOARJO Nanda Eka Andryani
Publika Vol 6 No 4 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n4.p%p

Abstract

Abstrak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Sidoarjo yang memiliki tugas pokok dan fungsi di bidang pekerjaan umum dan penataan ruang dituntut untuk meningkatkan kualitas layanan yang diberikan dengan memanfaatkan teknologi informasi (E-Government). Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Sidoarjo meluncurkan aplikasi berbasis elektronik yang bernama M-Bonk. M-Bonk merupakan aplikasi pengaduan kondisi kerusakan jalan oleh masyarakat Sidoarjo yang menjawab keluhan masalah keterlambatan penanganan kerusakan jalan yang berdampak pada kepuasan masyarakat Sidoarjo. Dengan adanya M-Bonk diharapkan mampu menangani masalah yang kerusakan yang ada di Sidoarjo.Penelitian program M-Bonk menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun pengumpulan data dalam penelitian ini melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun fokus yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan Perangkat Keras (Hardware), Perangkat Lunak (Software), Human Resources (SDM), Data dan Informasi, Struktur Organisasi, Komunikasi, dan Sikap Pelaksana. Teknik analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Hasil dari penelitian menunjukkan implementasi program M-Bonk telah mendapatkan respon baik dari masyarakat Sidoarjo, dengan infrastruktur yang telah memadai dari segi Hardware dan Software membuat pelayanan pengaduan jalan melalui aplikasi MBonk dapat berjalan dengan baik. Human Resources (SDM) yang ada tidak berlatar belakang pendidikan yang sesuai namun SDM yang ada telah dibekali pelatihan khusus untuk admin yang menjalankan program M-Bonk. SDM mampu bekerja dengan baik dan professional. Komunikasi antara Dinas dengan Pemkab Sidoarjo dan masyarakat berjalan baik. SDM pelaksana program M-Bonk memiliki respon positif dan mendukung keberhasilan pelaksanaan program ini. Masyarakat pengguna aplikasi M-Bonk dapat merasakan bentuk respon tersebut melalui kecepatan pemberian tanggapan dan penanganan yang diberikan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Sidoarjo. Kata kunci: Implementasi, Program M-Bonk

Page 75 of 129 | Total Record : 1286