cover
Contact Name
Muji Sri Prastiwi
Contact Email
mujiprastiwi@unesa.ac.id
Phone
+6281803190335
Journal Mail Official
bioedu@unesa.ac.id
Editorial Address
Jurusan Biologi, FMIPA, Unesa. Gedung C3, Lt. 2. Kampus Unesa, Ketintang, Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu)
ISSN : -     EISSN : 26859289     DOI : -
BioEdu merupakan Jurnal Online Program Studi S-1 Pendidikan Biologi yang diterbitkan oleh Jurusan Biologi Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Surabaya. BioEdu terbit tiga kali dalam setahun. BioEdu memuat artikel-artikel hasil penelitian di bidang kependidikan Biologi yang ditulis oleh para penulis dan peneliti dari Program Studi S1 Pendidikan Biologi
Articles 50 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 2 (2020)" : 50 Documents clear
Efektivitas Modul Angiospermae untuk Melatihkan Keterampilan Proses dan Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMA Kelas X Refiska Audhiya Mardaningrum; Wisanti Wisanti; Eva Kristinawati Putri
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v9n2.p172-178

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas modul Angiospermae untuk melatihkan keterampilan proses dan meningkatkan hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 1 Gedeg dilihat dari ketercapaian keterampilan proses, hasil belajar, keterlaksanaan pembelajaran, dan respons siswa. Sasaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah 60 siswa kelas X MIPA 4 dan X MIPA 7 SMA Negeri 1 Gedeg Mojokerto. Penelitian ini menggunakan desain penelitian one group pretest-posttest. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Modul Angiospermae efektif untuk melatihkan keterampilan proses yang ditunjukkan dengan kategori baik (3,4). Modul yang dikembangkan juga efektif untuk meningkatkan hasil belajar dengan hasil normalitas gain sebesar 0,44 dengan kategori sedang. Keterlaksanaan pembelajaran yang mengacu pada Modul Angiospermae berbasis keterampilan proses memperoleh persentase sebesar 90% dengan kategori sangat baik. Siswa juga memberikan respons positif dengan persentase sebesar 92% dengan kategori sangat baik terhadap penggunaan modul dalam melatih keterampilan proses. Kata kunci: Efektivitas, Modul Angiospermae, Keterampilan Proses, Hasil Belajar.
Kelayakan Teoritis E-Book Interaktif Materi Ekosistem untuk Melatihkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas X SMA Dewi Farokha Faradiba; Fida Rachmadiarti
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v9n2.p179-185

Abstract

E-book interaktif materi ekosistem merupakan bahan ajar berupa media elektronik yang digunakan untuk mempelajari materi ekosistem disekolah. E-book interaktif materi ekosistem melatihkan kemampuan berpikir kritis siswa disekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kelayakan teoritis e-book interaktif materi ekosistem untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas X SMA. Penelitian ini menggunakan odel pengembangan 4D (define, design, develop, dan disseminate). Teknik pengambilan data dilakukan dengan menggunakan metode validasi oleh dua pakar biologi bidang pendidikan dan materi ekosistem, serta satu guru biologi SMA. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil kelayakan teoritis e-book ditinjau berdasarkan tiga komponen yaitu komponen penyajian, isi, dan kebahasaan memperoleh nilai rata-rata 3,87 dengan persentase 96,9% menunjukkan e-book interaktif sangat layak digunakan dalam pembelajaran biologi. Kata Kunci: Kelayakan teoritis, e-book interaktif, berpikir kritis, ekosistem.
Keefektifan Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) Berbasis Guided Inquiry pada Materi Pertumbuhan dan Perkembangan uUntuk Melatihkan Keterampilan Argumentasi Erlisa Mulyasari; Yuliani Yuliani; Sari Kusuma Dewi
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v9n2.p186-192

Abstract

Pada abad ke-21 pendidikan menjadi sangat penting untuk menjamin keterampilan belajar dan berinovasi peserta didik, keterampilan mengoperasikan teknologi dan media informasi, serta keterampilan untuk bekerja dan bertahan dengan menggunakan keterampilan untuk hidup (Life skills). Keterampilan yang dilatihkan dalam abad 21 adalah 4C. Argumentasi merupakan salah satu keterampilan dalam 4C. LKPD merupakan media belajar yang berbentuk lembaran dengan isian tentang teori, demontrasi atau prosedur dalam melaksanakan sebuah eksperimen. LKPD disusun untuk menyelesaiakan sebuah tuntutan indikator yang tertera. Materi pertumbuhan dan perkembangan yang terdapat dalam Kompetensi Dasar menuntut peserta didik untuk dapat menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan sehingga peserta didik dapat melatih keterampilan berargumen melalui kegiatan praktikum dengan topik tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan keefektifan LKPD berbasis guided inquiry pada materi pertumbuhan dan perkembangan. Jenis penelitian ini adalah pengembangan dengan menggunakan model 4D (define, design, develop, disseminate) tetapi pada tahap desiminate hanya dibatasi sampai uji efektifitas. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode pre-test dan pos-tes untuk melihat keterampilan argumentasi peserta didik. Hasil keefektifan LKPD dinyatakan sangat efektif jika nilai yang didapatkan berkisar 81-100. Kata Kunci: efektifitas, LKPD, guided inquiry, keterampilan argumentasi
Keefektifan Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) Berbasis Learning Cycle 7E pada Sub Materi Pencemaran Lingkungan untuk Melatihkan Keterampilan Berpikir Kritis Alfia Nur Ainina; Winarsih Winarsih
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v9n2.p193-198

Abstract

Kurikulum 2013 dalam perkembangannya lebih menekankan pada proses pembelajaran aktif peserta didik (student centered) dan pembelajarannya bersifat kontekstual. Learning Cycle 7E merupakan proses pembelajaran inkuiri dimana peserta didik diberi kesempatan untuk membangung pengetahuannya sendiri melalui pembelajaran langsung. Model Learning Cycle 7E terdapat hubungan dengan upaya untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis pada peserta didik adanya yaitu keterlibatan peserta didik secara aktif. Melatihkan keterampilan berpikir kritis sangat diperlukan dan penting untuk dikembangkan supaya peserta didik mampu menyelesaikan masalah-masalah yang kontekstual. Banyak materi biologi yang memiliki peluang untuk dapat dikembangkannya LKPD berbasis Learning Cycle 7E untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran. Salah satunya pada sub materi pencemaran lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan keefektifan LKPD berbasis Learning Cycle 7E pada sub materi pencemaran lingkungan. LKPD dikembangkan dengan desain penelitian 4D yaitu Define, Design, Develop, dan Disseminate, namun tahap Disseminate tidak dilaksanakan. Sasaran penelitian dilakukan pada 20 peserta didik kelas X di SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo. Parameter dalam penelitian ini adalah keefektifan LKPD ditinjau dari ketuntasan hasil belajar, keterampilan berpikir kritis, dan respon peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa ketuntasan hasil belajar peserta didik sebesar 93,4% dengan N-Gain kategori tinggi 0,77, keterampilan berpikir kritis mencapai 95%, dan respon peserta didik mencapai 97,2% dengan kategori sangat efektif. Kata kunci: Learning Cycle 7E, berpikir kritis, pencemaran lingkungan”
Analisis Miskonsepsi Materi Sistem Pencernaan dengan Menggunakan Three-Tier Test pada Siswa Kelas XI SMA Mu’arikha Mu’arikha; Nur Qomariyah
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v9n2.p199-206

Abstract

Sistem Pencernaan adalah sistem organ dalam tubuh yang berfungsi menerima makanan, mencerna makanan, mengubah menjadi energi, dan mengeluarkan zat sisa dari proses tersebut. Materi Sistem Pencernaan ini masih memiliki nilai capaian hasil belajar yang tergolong rendah, hal ini mungkin terjadi karena adanya miskonsepsi pada siswa. Penelitian analisis miskonsepsi pada materi Sistem Pencernaan bertujuan mendeskripsikan miskonsepsi siswa dan penyebab miskonsepsi siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian dilakukan dengan mengujikan instrument Three-Tier Test yang sebelumnya telah divalidasi oleh dosen ahli kepada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Menganti dengan jumlah sasaran penelitian 120 siswa. Analisis hasil penelitian menggunakan tabel kategori dan kriteria tingkat miskonsepsi. Hasil penelitian menunjukkan miskonsepsi yang dialami siswa terjadi pada setiap konsep materi Sistem Pencernaan mulai tertinggi hingga terendah yaitu konsep proses pencernaan 65,50%, penyakit/gangguan Sistem Pencernaan 62,22%, zat kimiawi Sistem Pencernaan 58,75%, uji kandungan zat makanan 58,33%, nutrisi makanan 57,22%, serta struktur dan fungsi organ pencernaan 43,75%. Faktor penyebab miskonsepsi berasal dari diri siswa, buku ajar, guru, cara mengajar, dan konteks siswa. Kata Kunci: Miskonsepsi, Three-Tier Test, Sistem Pencernaan.
Validity And Practicality of Biodiversity Textbooks Based on Science, Technology, Environment, Society  (STES) to Train Students’ Critical Thinking Skills Anisa Fauziah; Fida Rachmadiarti
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v9n2.p207-216

Abstract

A textbook development research on biodiversity topic was aimed to make a valid STES-based (Science, Technology, Environment, Society) biodiversity textbook for training students’ critical thinking skills which were assessed through the contents, presentations, and linguistics. The method used for this research was ADDIE development models, validity, and readability. Validity was tested by an educational expert, a biodiversity expert, and a 10th-grade biology teacher. The readability obtained by determining its’ readability level based on a Fry Graph, which was counting the number of sentences and syllables of 100-words sample. The result showing that a STES-based biodiversity textbook is appropriate for training 10th-grade students’ critical thinking skills. Validity was interpreted as highly valid at a score of 3.73. The textbook’s readability score was at the 10th level, which means that a biodiversity textbook is proper to be read by 10th –grade students. Keywords: textbook, biodiversity, STES, critical thinking.
Pengembangan Instrumen Penilaian sebagai Contoh Paket Soal Higher Order Thinking Skills (HOTs) Materi Pencemaran Lingkungan Kelas X SMA Yohanif Putri Al Avina; Winarsih Winarsih
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v9n2.p217-223

Abstract

Instrumen penilaian HOTs (Higher Order Thinking Skills) merupakan penilaian yang mengukur kemampuan pada ranah C-4 (melakukan proses analisis), C-5 (melakukan proses evaluasi), dan C-6 (mengkreasi). Instrumen penilaian yang dikategorikan baik yaitu instrumen yang dibuat dalam bentuk soal berbasis pengembangan HOTs. Penelitian ini memiliki tujuan guna melakukan proses pendeskripsian instrumen pengembangan paket soal HOTs pada materi pencemaran lingkungan yang valid dan reliabel ditinjau dari tingkat kesukaran dan sensitivitas. Penelitian dilakukan selama bulan Oktober 2019-Maret 2020. Instrumen diujicobkan pada 20 peserta didik pada kelas X Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Bangil. Metode yang digunakan yaitu metode validasi, dan tes. Teknis analisis data dilakukan secara deskriptif yang meliputi analisis hasil tes HOTs untuk mengetahui nilai reliabilitas tes, tingkat kesukaran tes, dan sensitivitas tes. Hasil penelitian menujukkan bahwa instrumen penilaian yang dikembangkan dinyatakan valid ditinjau dari aspek materi, konstruksi, dan bahasa mendapatkan nilai 4 dengan kategori sangat valid, dengan reliabilitas yang mempunyai nilai sebesar 0,80 dan dikategorikan sangat tinggi, indeks kesukaran soal dengan besar 25% mudah, 50% sedang, dan 25% sukar, serta sensitivitas menunjukkan 100% soal sensitif. Instrumen penilaian materi pencemaran lingkungan dinyatakan valid dan reliabel sehingga dapat dijadikan sebagai contoh paket soal HOTs. Kata Kunci: Instrumen, Paket Soal HOTs, Validitas, Reliabilitas, Tingkat Kesukaran, Sensitivitas.
Pengembangan Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) Berbasis Guided Inquiry Materi Pertumbuhan dan Perkembangan untuk Melatih Keterampilan Literasi Sains Dwi Suryaningsih; Yuni Sri Rahayu
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v9n2.p224-232

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan LKPD berbasis Guided Inquiry pada materi pertumbuhan dan perkembangan untuk melatih keterampilan literasi sains peserta didik yang layak berdasarkan validitas, kepraktisan dan keefektifan guna menunjang proses pembelajaran di sekolah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan dengan menggunakan model 4D yang terdiri atas tahap define, design, develop, dan disseminate. Penelitian ini hanya sampai pada tahap develop dengan uji coba terbatas yang dilakukan pada 20 peserta didik kelas XII IPA 5 SMA Negeri 1 Mojosari. Hasil penelitian menunjukkan validitas LKPD yang dikembangkan sebesar 3,90 dengan kategori sangat layak. Kepraktisan LKPD berdasarkan observasi aktivitas peserta didik mendapatkan hasil sebesar 88% dengan kategori sangat praktis. Keefektifan ditinjau dari hasil ketercapaian indikator literasi sains dengan skor N-Gain sebesar 0,76, ketuntasan kompetensi literasi sains sebesar 0,79 yang kedua termasuk dalam peningkatan kategori tinggi, dan respon peserta didik mencapai 97,2% dengan kategori sangat efektif. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa LKPD yang dikembangkan valid, praktis dan efektif untuk melatih keterampilan literasi sains peserta didik. Kata Kunci: Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD), Guided Inquiry, Keterampilan Literasi Sains, Pertumbuhan dan Perkembangan
Pengembangan Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) Berbasis Scientific Approach pada Materi Pencemaran Lingkungan untuk Melatihkan Keterampilan Proses Sains Peserta Didik Kelas X SMA Ni Made Dinda Arsarini; Muslimin Ibrahim
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v9n2.p233-242

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) berbasis scientific approach pada materi pencemaran lingkungan untuk melatihkan keterampilan proses sains peserta didik kelas X SMA yang valid, praktis, dan efektif. Pengembangan ini mengacu pada model 4-D yakni, (Define, Design, Develop, dan Disseminate), tanpa tahap Disseminate. Uji coba terbatas pada 20 peserta didik kelas X MIPA 1 di SMAN 1 Taman pada bulan Februari 2020. Validitas LKPD diperoleh dari hasil telaah oleh 2 validator yaitu ahli pendidikan biologi, dan ahli biologi. Kepraktisan LKPD ditinjau berdasarkan keterlaksanaan aktivitas dalam LKPD. Keefektifan LKPD ditinjau berdasarkan ketuntasan indikator keterampilan proses. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas LKPD berdasarkan modus kategori hasil penilaian pakar adalah sangat valid. Kepraktisan LKPD berdasarkan indikator keterlaksanaan aktivitas peserta didik yang dirancang dalam LKPD sebesar 95,68% dengan kategori sangat praktis. Keefektifan LKPD yang ditinjau berdasarkan ketuntasan indikator keterampilan proses sebesar 100% dengan kategori sangat efektif. Berdasarkan hasil tersebut, LKPD berbasis scientific approach pada materi pencemaran lingkungan dinyatakan valid, praktis, dan efektif sehingga layak digunakan untuk melatihkan keterampilan proses sains peserta didik kelas X SMA. Kata Kunci: pengembangan, lembar kegiatan peserta didik, scientific approach, pencemaran lingkungan, keterampilan proses sains
Kelayakan Teoritis Lembar Kegiatan Peserta Didik Berbasis Problem Based Learning untuk Melatihkan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi pada Materi Sistem Peredaran Darah Kelas XI SMA Vita Agusti Ningrum; Raharjo Raharjo; Firas Khaleyla
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v9n2.p243-251

Abstract

Peserta didik perlu dilatih keterampilan berpikir tingkat tinggi dengan harapan dapat menguasai keterampilan abad ke-21 supaya mampu mengimbangi perkembangan teknologi yang sangat pesat dan mampu bersaing dengan negara lain. Karena itu diperlukan bahan ajar untuk memfasilitasi peserta didik berlatih keterampilan berpikir tingkat tinggi. Penelitian ini memiliki tujuan utama yaitu menghasilkan bahan ajar LKPD berbasis Problem Based Learning pada materi Sistem Peredaran Darah kelas XI SMA yang layak secara teoritis berdasarkan hasil validasi para ahli. Penelitian ini menggunakan model penelitian 4D (four-D) meliputi tahapan define (pendefinisian), design (perencanaan), develop (pengembangan), tanpa tahap disseminate (penyebaran). Perangkat yang dikembangkan divalidasi oleh dosen biologi ahli materi, dosen biologi ahli pendidikan serta guru biologi SMA yang menggunakan lembar. LKPD berbasis Problem Based Learning diharapkan dapat melatihkan keterampilan berpikir tingkat tinggi peserta didik. Hasil penelitian menunjukan bahwa LKPD layak secara teoritis mencapai 93,00% dengan kategori valid. Berdasarkan hasil penelitian LKPD yang dikembangkan layak untuk diuji coba. Kata Kunci: Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi, LKPD, validitas