cover
Contact Name
Muji Sri Prastiwi
Contact Email
mujiprastiwi@unesa.ac.id
Phone
+6281803190335
Journal Mail Official
bioedu@unesa.ac.id
Editorial Address
Jurusan Biologi, FMIPA, Unesa. Gedung C3, Lt. 2. Kampus Unesa, Ketintang, Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu)
ISSN : -     EISSN : 26859289     DOI : -
BioEdu merupakan Jurnal Online Program Studi S-1 Pendidikan Biologi yang diterbitkan oleh Jurusan Biologi Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Surabaya. BioEdu terbit tiga kali dalam setahun. BioEdu memuat artikel-artikel hasil penelitian di bidang kependidikan Biologi yang ditulis oleh para penulis dan peneliti dari Program Studi S1 Pendidikan Biologi
Articles 50 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 3 (2020)" : 50 Documents clear
Keefektifan LKPD Berbasis Creative Problem Solving Materi Daur Ulang Limbah untuk Melatih Keterampilan Berpikir Kreatif Choirunnisakh, Putri Suci; Fitrihidajati, Herlina
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 9 No 3 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan berpikir kreatif dapat dilatihkan dengan pembelajaran berbasis Creative Problem Solving. Creative Problem Solving adalah suatu model pembelajaran yang melakukan pemusatan pada pengajaran dan keterampilan pemecahan masalah yang diikuti dengan penguatan keterampilan, sehingga sesuai dengan materi daur ulang limbah. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan keefektifan LKPD yang dikembangkan. LKPD dikembangkan dengan desain penelitian 4-D yaitu Define, Design, Develop, dan Disseminate, namun tahap Disseminate tidak dilaksanakan. Sasaran penelitian dilakukan pada 20 peserta didik kelas X di SMA Negeri 16 Surabaya. Tahapan pembelajaran menggunakan LKPD CPS yaitu penemuan masalah (mess finding), penemuan fakta (fact finding), penemuan pokok persoalan (problem finding), penemuan gagasan (idea finding), penemuan pemecahan (solution finding), dan penemuan penerimaan (acceptance finding). Keterampilan berpikir kreatif yang dilatihkan dengan menggunakan LKPD berbasis CPS meliputi fluency, flexibility, originality, dan elaboration. Parameter dalam penelitian ini adalah keefektifan LKPD ditinjau dari ketuntasan hasil belajar, ketercapaian indikator berpikir kreatif, dan respon peserta didik. Analisis data secara deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa ketuntasan hasil belajar peserta didik ditinjau dari nilai post-test sebesar 90%, persentase ketercapaian indikator berpikir kreatif peserta didik sebesar 89,15%, dan hasil angket respon sebesar 97,5% dengan kategori sangat efektif. Kata kunci: Creative Problem Solving, Berpikir Kreatif, Daur Ulang Limbah.
The Development of Student Worksheet Based on Guided Inquiry for Transport Membrane Topic to Train Integrated Science Process Skills Purwanti, Kiki Eka; Yuliani, Yuliani
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 9 No 3 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was aimed to produce a valid, practice, and effective student worksheet based on guided inquiry for transport membrane topic to train integrated science process skill. The development was reffered to 4D (define, design, develop, and disseminate) method without disseminate. The developed student worksheet was implemented to twenty 11th grade students of Senior High School Muhammadiyah 1 Taman. The observed method were validity method, observation of student worksheet implementation, test method, and questionaire method. Data was analyzed with qualitative and quantitative descriptive. The result of this research showed that the developed student worksheet was proved completely valid with validation score 3.87. The student worksheet practicality determined from the student worksheet implementation that gained the average of practicality score 87.67% with very practice category. The developed student worksheet was stated completely effective which determined from the achievement result of science process skill and student positive response. The achievement result of science process skill gained score 80.6% with an N-gain 0.60. Besides, the student positive response had score percentage 96%. Based on the result, it can be concluded that the student worksheet were valid, practice, effective and worthy to be used in the learning proccess. Keywords: Student worksheet, guided inquiry, integrated science process skill, transport membrane
Validitas Lembar Kegiatan Peserta Didik Berbasis Guided Inquiry pada Sub Materi Pencemaran Lingkungan untuk Melatihkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas X SMA Astuti, Putri Dwi; Winarsih, Winarsih
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 9 No 3 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan yang dibutuhkan dalam proses pembelajaran pada abad 21. LKPD berbasis Guided Inquiry merupakan media pembelajaran layaknya bahan ajar yang dipadukan dengan model pembelajaran guided inquiry yang dapat digunakan untuk mencapai keterampilan berpikir kritis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan LKPD berbasis Guided Inquiry pada sub materi pencemaran lingkungan yang valid. LKPD berbasis Guided Inquiry sub materi pencemaran lingkungan ini memiliki banyak fitur-fitur yang membantu melatihkan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D yang terdiri dari define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), tanpa disseminate (penyebaran). Teknik pengambilan data dilakukan dengan metode validasi oleh dua Dosen Biologi bidang sub materi pencemaran lingkungan dan pakar pendidikan, serta satu guru Biologi SMA. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD berbasis Guided Inquiry pada sub materi pencemaran lingkungan memperoleh skor rata-rata 3,84 yang termasuk dalam kategori sangat valid. Kata Kunci: Validitas LKPD berbasis guided inquiry, berpikir kritis, pencemaran lingkungan
Pengembangan Instrumen Tes Miskonsepsi Menggunakan Four-Tier Test pada Materi Transpor Membran Lestari, Ayu; Susantini, Endang
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 9 No 3 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Miskonsepsi merupakan seperangkat informasi yang tidak sesuai dengan fakta ilmiah yang harus diperbaiki agar konsep yang salah tidak berulang dan berlanjut pada materi berikutnya. Proses identifikasi miskonsepsi dilakukan menggunakan instrumen tes diagnostik, salah satunya menggunakan Four-Tier Test. Instrumen Four-Tier Test mampu mendeteksi adanya miskonsepsi pada peserta didik karena dapat membedakan antara miskonsepsi, paham konsep dan kurang paham konsep berdasar jawaban dan keyakinan peserta didik dalam menjawab. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan validitas dan reliabilitas instrumen tes miskonsepsi pada materi Transpor Membran, serta menemukan adanya miskonsepsi yang dialami peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan instrumen tes yang mengadaptasi dan memodifikasi model pengembangan instrumen menurut Treagust. Uji coba tes dilakukan pada 31 peserta didik kelas XI MIPA 2 SMAN 1 Gedangan. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas dan koefisien reliabilitas instrumen tes sebesar 96% dan 0,63 sehingga dinyatakan sangat valid dan reliabel. Rata-rata persentase miskonsepsi peserta didik pada materi Transpor Membran sebesar 31%. Miskonsepsi tertinggi terjadi pada konsep perbedaan difusi dan osmosis sebesar 54%. Kata kunci : Miskonsepsi, Four-Tier Test, Transpor Membran.
Pengembangan Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) Berbasis Guided Inquiry untuk Melatihkan Keterampilan Literasi Sains pada Materi Bakteri Kelas X SMA Kusumaningsih, Sania Fitri; Trimulyono, Guntur
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 9 No 3 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Memiliki keterampilan literasi sains merupakan salah satu tuntutan dari penerapan kurikulum 2013. Maka, dalam proses pembelajaran perlu disertai penggunaan bahan ajar yang sesuai untuk melatihkan keterampilan literasi sains, salah satunya yaitu LKPD berbasis guided inquiry. Tujuan dari penelitian yang dilakukan adalah menghasilkan LKPD berbasis guided inquiry pada materi bakteri kelas X SMA, mendeskripsikan validitas LKPD berdasarkan validasi para ahli, mendeskripsikan kepraktisan LKPD berdasarkan keterlaksanaan LKPD, dan mendeskripsikan efektifitas LKPD berdasarkan hasil belajar dan respon peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dan mengacu pada model pengembangan 4D yang terdiri dari empat tahapan, yaitu define, design, develop, dan disseminate, namun tahap disseminate tidak dilaksanakan. Uji coba terbatas dilakukan pada 20 peserta didik kelas X IPA 1 SMA Negeri 18 Surabaya. Hasil validasi LKPD oleh para ahli memperoleh persentase 89,25% dengan kategori sangat valid. Hasil observasi keterlaksanaan LKPD memperoleh persentase aktivitas peserta didik sebesar 96% dengan kategori sangat baik. Hasil belajar memperoleh persentase ketuntasan kognitif sebesar 95%, ketuntasan indikator pembelajaran sebesar 91,76%, dan ketercapaian keterampilan literasi sains sebesar 89,10%. LKPD yang dikembangkan memperoleh respon positif peserta didik sebesar 98,21%. Berdasarkan data hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa LKPD berbasis guided inquiry untuk melatihkan keterampilan literasi sains pada materi bakteri layak berdasarkan validitas, kepraktisan, dan keefektifan LKPD. Kata Kunci: Lembar Kegiatan Peserta Didik, Guided Inquiry, Literasi Sains, Bakteri
Profil Miskonsepsi pada Submateri Struktur dan Fungsi Sel Menggunakan Four Tier Test Afifah, Yeni Nur; Asri, Mahanani Tri
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 9 No 3 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Miskonsepsi adalah perbedaan konsep yang dimiliki siswa dengan konsep yang telah disepakati oleh para ahli. Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) Mendeskripsikan profil miskonsepsi pada submateri struktur dan fungsi sel (2) Mendeskripsikan faktor penyebab terjadinya miskonsepsi pada submateri struktur dan fungsi sel. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif menggunakan tes diagnostik Four tier test dan wawancara. Subjek penelitian ini yaitu 70 siswa kelas XI MIPA MAN 1 Mojokerto dan guru biologi. Dari keseluruhan data memberikan hasil bahwa nilai rata-rata miskonsepsi pada submateri struktur dan fungsi sel sebesar 48,6%, paham konsep sebesar 15,2% dan belum paham konsep sebesar 36,2%. Faktor penyebab miskonsepsi dapat dibedakan menjadi 6 faktor, yaitu pengetahuan siswa, guru, buku teks, media pembelajaran, cara mengajar dan konteks. Kata kunci: Miskonsepsi, Struktur dan fungsi sel, Four tier test
Validitas Pengembangan LKS Berbasis CTL pada Materi Ekosistem untuk Melatihkan Keterampilan Proses Sains Siswa Kelas X SMA Rosa, Wahidatul Fitria; Susantini, Endang
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 9 No 3 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karakteristik materi ekosistem bersifat kontekstual. Untuk memfasilitasi pembelajaran kontekstual, diperlukan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) dengan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL). LKS berbasis CTL memberi kesempatan siswa melakukan kegiatan berupa keterampilan proses dalam aspek kerja ilmiah. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan validitas LKS berbasis CTL pada materi ekosistem untuk melatih keterampilan proses sains. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan mengikuti model 4-D yaitu define, design, develop dan disseminate tanpa dilakukan tahap penyebaran. LKS yang dikembangkan diuji tingkat validitasnya oleh dua validator yaitu dua dosen jurusan Biologi Universitas Negeri Surabaya menggunakan lembar instrumen validasi. Beberapa kriteria yang diuji tingkat kelayakannya meliputi kriteria kelayakan isi, penyajian, dan bahasa. Berdasarkan uji validasi LKS yang dikembangkan dinyatakan sangat valid dengan pemerolehan nilai rata-rata sebesar 3,61. Kata Kunci: Validitas LKS, CTL, Keterampilan Proses Sains, Ekosistem.
Pengembangan Lembar Kegiatan Peserta Didik Berbasis Contextual Teaching and Learning pada Sub-Materi Interaksi antar Komponen Ekosistem Ningrum, Siska Nita Kusuma; Winarsih, Winarsih
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 9 No 3 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan LKPD berbasis Contextual Teaching and Learning pada sub materi Interaksi antar komponen ekosistem bertujuan untuk menghasilkan LKPD yang layak dipergunakan dalammpembelajaran biologi, melatihkan keterampilan berpikir kritis, dan mendeskripsikan kelayakan LKPD dilihat dari validitas, kepraktisan, dan keefektifan. Pengembangan LKPD menggunakan model pengembangan Instruksional Fenrich yaitu analisis, perencanaan, perancangan, pengembangan, iimplementasi, serta evaluasiidannrevisi. Validitas LKPD diperoleh dari 2 dosen Biologi dan 1 guru Biologi. Kepraktisan LKPD ditinjau dari keterlaksanaan LKPD. Keefektifan LKPD ditinjau dari hasil belajar dan respon peserta didik. Penelitian ini menggunakan subjek uji coba terbatas pada 20 siswa SMA Negeri 12 Surabaya. Hasil penelitian ini yaitu kriteria interpretasi skor validitas LKPD sebesar 3,86 dengan kategoriiSangat valid. Kepraktisan LKPD memperoleh persentase keterlaksanaan pada pertemuan 1 sebesar 91,6% dan pertemuan 2 sebesar 98,3% termasuk kategori sangat praktis. Keefektifan ditinjau dari hasil belajar memperoleh hasil skor N-gain tes kognitif dengan rata-rata skor 1 dan tes ketercapaian indikator berpikir kritis dengan rata-rata skor 0,77 termasuk kategori Tinggi. Keefektifan juga ditinjau dari hasil respon peserta didik memperoleh persentase 98,05 % termasuk kategori sangat efektif. Penelitian ini menghasilkan LKPD berbasis Contextual Teaching and Learning pada sub materi Interaksi antar komponen ekosistem untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis yang layak digunakan dalam pembelajaran. Kata Kunci: LKPD, contextual teaching and learning, keterampilan berpikir kritis, interaksi antar komponen ekosistem.
Profil Miskonsepsi Materi Ekologi Menggunakan Four-Tier Test pada Peserta Didik Kelas X SMA Purwanti, Winda May; Kuntjoro, Sunu
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 9 No 3 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan profil miskonsepsi dan mengetahui faktor penyebab terjadinya miskonsepsi peserta didik pada materi ekologi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif menggunakan instrumen Four-Tier Test dan wawancara. Penelitian melibatkan 70 orang peserta didik kelas X IPA dari dua kelas di SMA Negeri 12 Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan profil miskonsepsi peserta didik pada materi ekologi yang terdiri dari konsep komunitas, sumber energi utama yang merupakan komponen abiotik, organisme autotrof dan heterotrof, pengaruh suhu terhadap persebaran organisme, aliran energi, rantai makanan, dampak pada suatu rantai makanan, jaring-jaring makanan, senyawa kimia yang mengalami daur biogeokimia, daur nitrogen, daur karbon, daur fosfor, niche, contoh niche pada suatu ekosistem, simbiosis, interaksi antarorganisme, serta kompetisi antar organisme yang paling banyak terjadi pada tingkatan organisasi makhluk hidup dengan persentase 23,07% peserta didik memahami konsep, 15,21% peserta didik tidak memahami konsep, dan 61,72% peserta didik miskonsepsi. Faktor penyebab miskonsepsi peserta didik meliputi peserta didik, buku ajar, media pembelajaran, guru, cara mengajar, dan konteks. Kata Kunci: Ekologi, Miskonsepsi, Four-Tier Test.
The Validity and Practicality of Student Worksheet Based on Guided Discovery to Practice Integrated Science Process Skills in Class XII Enzyme Submaterials Abidah, Sausan Dina; Yuliani, Yuliani
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 9 No 3 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Science process skills are overall scientific skills that can be used to find a concept or theory. One method to train the learning process of students is through the guided discovery learning method. Guided discovery-based learning can be applied using student worksheet which is oriented towards scientific discovery activities. This study was designed to produce valid and practical student worksheet based on guided discovery to train integrated science process skills in Enzyme Sub materials. The study was conducted in October 2019 to March 2020 in the Biology Department, Faculty of Mathematics and Natural Science, State University of Surabaya. The type of this research is development research using the ADDIE development model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). At the time of analysis, it is done by analyzing the curriculum, students, concepts, and assignments. The design stage is completed with designing the student worksheet which is adapted to the syntax of the guided discovery. Further development (including) development, review, and revision, as well as validation of the student worksheet. Later the evaluation (Evaluation) of the validation results will be analyzed and evaluated. Validity is the feasibility of student worksheet which is determined by three validators given by lecturers of materials, education teachers, and high school biology teachers. The validity of the student worksheet was reviewed in terms of content validity, presentation, language, the suitability of the guided discovery method, and integrated science process skills. The method used in this study is the questionnaire method, validation method, and readability test. The instruments used were validation sheets and readability test sheets. Data analysis in the form of descriptive qualitative. The results showed that the guided discovery student worksheet was declared empirically feasible for use in XII high school students, and was declared valid with an average score of validation results of 3.81 with a very valid category and can be used in the learning process. Keywords: student worksheet validity, guided discovery, integrated science process skills, enzyme.