cover
Contact Name
Muji Sri Prastiwi
Contact Email
mujiprastiwi@unesa.ac.id
Phone
+6281803190335
Journal Mail Official
bioedu@unesa.ac.id
Editorial Address
Jurusan Biologi, FMIPA, Unesa. Gedung C3, Lt. 2. Kampus Unesa, Ketintang, Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu)
ISSN : -     EISSN : 26859289     DOI : -
BioEdu merupakan Jurnal Online Program Studi S-1 Pendidikan Biologi yang diterbitkan oleh Jurusan Biologi Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Surabaya. BioEdu terbit tiga kali dalam setahun. BioEdu memuat artikel-artikel hasil penelitian di bidang kependidikan Biologi yang ditulis oleh para penulis dan peneliti dari Program Studi S1 Pendidikan Biologi
Articles 1,573 Documents
Kelayakan Teoritis Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) berbasis Edmodo dengan Pendekatan Saintifik Sub Materi Jaringan Epitel dan Otot Kelas XI SMA Nur Faizah Oktafida Pelupessy; Nur Kuswanti
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v10n2.p435-448

Abstract

Abad 21 peran guru mengalami perubahan. Guru diharuskan lebih memanfaatkan teknologi yang ada. Banyak ragam sumber belajar yang memanfaatkan teknologi saat ini yakni secara online yang dimanfaatkan untuk proses belajar. Pemanfaatan internet dalam pembelajaran juga bisa dilengkapi dengan Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD). Salah satu alternatifnya adalah penggunaan LKPD berbasis Edmodo dengan Pendekatan Saintifik pada sub materi Jaringan Epitel dan Jaringan Otot. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan LKPD berbasis Edmodo dengan Pendekatan Saintifik pada Sub Materi Jaringan Epitel dan Jaringan Otot kelas XI SMA yang valid berdasarkan telaah para ahli. LKPD yang digunakan berbasis Edmodo dengan pendekatan saintifik yaitu pendekatan dengan melakukan kegiatan mengamati, menanya, mengumpulkan data, menalar, dan mengomunikasikan. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4-D yang terdiri atas 4 tahap, yaitu pendefinisian (define), perencanaan (design), pengembangan (develop) dan penyebaran (disseminate). Namun tahap penyebaran (disseminate) tidak dilaksanakan hanya sampai tahap develop, yaitu tahap validasi LKPD. Validitas LKPD diukur berdasarkan komponen isi, bahasa, penyajian dan karakteristik LKPD berbasis Edmodo. LKPD yang dikembangkan divalidasi oleh dosen biologi ahli materi dan dosen biologi ahli pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata validitas secara keseluruhan yaitu 3,79 yang artinya LKPD yang dikembangkan dinyatakan masuk dalam kriteria sangat valid secara teoritis. Oleh karena itu, LKPD hasil pengembangan layak untuk diuji coba. Kata Kunci: Edmodo, LKPD, validitas
Penerapan Model Inkuiri Terbimbing pada Materi Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup: Suatu Best Practice Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Fakhri Burhanudin; Endang Susantini
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v10n2.p449-455

Abstract

Kurikulum 2013 mewajibkan siswa-siswi untuk menjadi lebih aktif pada kegiatan pembelajaran dalam memeroleh informasi dan pengetahuan. Oleh karena itu, guru dianjurkan menggunakan pendekatan pembelajaran berpusat pada peserta didik atau student centered. Salah satu model pembelajaran yang termasuk dalam kategori berpusat pada peserta didik adalah inkuiri terbimbing. Inkuiri terbimbing menempatkan peserta didik sebagai subjek belajar yang diarahkan untuk mencari dan menemukan jawaban dari suatu masalah melalui bimbingan guru. Tujuan penelitian ini ialah mendeskripsikan hasil belajar dan ketercapaian indikator setelah penerapan model pembelajaran berbasis inkuiri terbimbing. Penelitian dilaksanakan pada kelas XII MIPA dengan materi Pertumbuhan dan Perkembangan di SMAN 4 Probolinggo dengan jumlah sampel 31 peserta didik. Penelitian ini menggunakan rancangan one shot case study, sedangkan metode pengumpulan data yang diterapkan yaitu metode tes dan penugasan. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan perolehan rerata hasil belajar peserta didik 82,90 dengan jumlah siswa yang tuntas sebesar 83,87%. Tingkat ketercapaian indikator pada aspek pengetahuan 60%, di lain pihak pada aspek keterampilan tuntas 100%. Dengan demikian, model inkuiri terbimbing disarankan untuk diterapkan dalam pembelajaran yang melatih keterampilan peserta didik. Kata Kunci: berpusat pada peserta didik, inkuiri terbimbing, hasil belajar, ketuntasan indikator
Profil Validitas dan Kepraktisan E-LKPD Tipe Flipbook berbasis Contextual Teaching and Learning untuk Melatihkan Keterampilan Berpikir Kritis pada Materi Transpor Membran Zulfa Samawati; Yuni Sri Rahayu
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v10n2.p385-396

Abstract

Pada masa pandemi Covid-19 dibutuhkan media atau bahan ajar elektronik yang dapat membantu dalam pembelajaran kontekstual sekaligus melatihkan salah satu keterampilan 4C (Creativity skill, Communication skill, Critical thinking skill, serta Collaboration skill) yaitu berpikir kritis untuk membuat keputusan ataupun melakukan suatu tindakan solusi dan menganalisis permasalahan. Salah satu pendekatan yang memenuhi kriteria tersebut yaitu Contextual Teaching and Learning (CTL). Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan validitas dan kepraktisan e-LKPD berbasis CTL untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis pada materi transpor membran. Penelitian ini merupakan penelitian jenis pengembangan model 4-D yakni Define, Design, Develop, tanpa Disseminate. Data penelitian yang didapatkan dari pengembangan e-LKPD ini berasal dari hasil telaah, validasi, dan data hasil angket respon guru biologi. Adapun validator produk diantaranya dosen ahli materi, dosen ahli pendidikan, dan salah satu guru biologi SMAN 1 Tarik Sidoarjo. Uji kepraktisan dilakukan dengan angket respon guru biologi terhadap e-LKPD ini dengan jumlah lima belas responden. Instrumen yang digunakan ialah lembar validasi e-LKPD dan lembar angket respon guru. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa e-LKPD yang dikembangkan mendapat nilai validasi sebesar 97,04% dengan kategori sangat valid. Sedangkan hasil kepraktisan mendapatkan nilai sebesar 97,62% dengan kategori sangat praktis. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa e-LKPD yang dikembangkan termasuk dalam kategori layak ditinjau dari aspek validitas dan kepraktisan sehingga e-LKPD ini dapat diterapkan kepada peserta didik untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis. Kata Kunci: e-LKPD, Contextual Teaching and Learning (CTL), berpikir kritis
Profile of 10th Grade High School Students Misconception on Virus Topic Based on Three-Tier Multiple Choice Diagnostic Test Listya Eka Ningtyas; Mahanani Tri Asri
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v10n3.p674-682

Abstract

Biology learning is closely tied to concepts. Misconceptions arise within learning of several fundamental biological principles. One of the biology topics frequently faces misconceptions is viruses. To recognize misconceptions in students, the three-tier multi-choice diagnostic test method is important to be used. This research was intended to explain the misconception of students, the percentage of student misconception and the source of virus topic misconception in high school. This research was a multi-stage qualitative descriptive research, including the preparation of a three-tier multi-choice diagnostic test instrument, the validation of instruments, conducting student observations, conducting interviews with the students, the analysis of data and the assessment of outcomes. This research was performed at 10 th grade High School with as many as 36 students receiving virus topic. Results showed that 5.43% of students encountered positive misconceptions, 6.88% students encountered negative misconceptions, 30.56% students encountered misconception. Total misconceptions showed that 42.87% of students encountered misconception of virus topic. The highest misconception was found in the concept of bacteriophage reproduction, which had the largest misconception of 49.07%. The lowest misconception was found in the concept of the role of viruses, which had the smallest misconception of 36.8%. The highest misconception was found in the indicator of Identifying the way the virus lives in the host cell, which had the largest misconception of 63.89%, while the lowest was 19.44% in the indicator of identifying the role of viruses that are beneficial to human life. The aspects that contributed to the misconception were inadequate books, restricted choice of learning approaches during the Covid-19 pandemic, and context errors faced by students. Keywords: profile, misconception, virus topic, three-tier diagnostic test.
Pengembangan LKPD Mollusca Berbasis Learning Cycle 7E untuk Melatih Keterampilan Berpikir Kritis Imanda Eprilia; Rinie Pratiwi Puspitawati
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v10n3.p655-662

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan model 4D (Define, Design, Develop dan Diseminate) untuk menghasilkan LKPD Mollusca berbasis Learning Cycle 7E untuk melatih keterampilan berpikir kritis. LKPD ini merupakan sumber belajar yang memuat kegiatan berdasarkan fase Learning Cycle 7E untuk melatih peserta didik dalam berpikir kritis secara mandiri. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menghasilkan LKPD Mollusca berbasis Learning Cycle 7E yang valid dan praktis untuk melatih keterampilan berpikir kritis. Validitas LKPD ditinjau dari aspek isi, penyajian, kebahasaan, kesesuaian dengan Learning Cycle 7E dan kesesuaian dengan indikator berpikir kritis. Kepraktisan LKPD ditinjau dari hasil respon guru Biologi SMA dan 10 peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Paciran. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD dinyatakan sangat valid dengan skor rata-rata kelayakan sebesar 3,52 yang meliputi aspek isi sebesar 3,49, aspek penyajian sebesar 3,53, aspek kebahasaan sebesar 3,58, aspek kesesuaian dengan Learning Cycle 7E sebesar 3,52 serta aspek kesesuaian dengan indikator berpikir kritis sebesar 3,48. LKPD juga dinyatakan sangat praktis dengan memperoleh rata-rata respon dari peserta didik sebesar 99,7% dan dari guru sebesar 100%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa LKPD Mollusca berbasis Learning Cycle 7E ini sangat valid dan sangat praktis digunakan dalam pembelajaran karena dapat melatih keterampilan berpikir kritis peserta didik pada materi Mollusca.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik (E-LKPD) Berbasis Inkuiri pada Submateri Fotosintesis untuk Meningkatkan Kemampuan Argumentasi Peserta Didik Adi Kus Rochman JK; Yuliani Yuliani
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v10n3.p663-673

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan E-LKPD berbasis inkuiri pada submateri fotosintesis untuk meningkatkan kemampuan argumentasi peserta didik yang layak berdasarkan dari aspek kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model pengembangan siklus instruksional Fenrich. Model pengembangan siklus instruksional Fenrich meliputi analysis, planning, design, development, implementation, evaluation, dan revision. Metode pengambilan data dilakukan melalui proses validasi menggunakan lembar validasi E-LKPD oleh tiga validator yaitu dosen ahli pendidikan, dosen ahli materi, dan guru biologi SMA. Uji coba terbatas dilakukan di kelas 12 MIPA 3 SMAN 1 Tarik dengan jumlah 20 peserta didik. Data yang didapatkan dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor E-LKPD sebesar 3,83 dengan kategori sangat valid, kepraktisan E-LKPD didapatkan persentase sebesar 98% kategori sangat praktis, keefektifan E-LKPD didapatkan peningkatan kemampuan argumentasi dengan N-gain 0,69 kategori sedang dan respon peserta didik didapatkan persentase sebesar 94,8% kategori sangat efektif. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa E-LKPD yang dikembangkan dinyatakan layak berdasarkan aspek kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan.
Pengembangan E-Book berbasis STEM Materi Bakteri untuk Melatihkan Kemampuan Literasi Sains Evi Putri Marifatus Salafiyah; Fida Rachmadiarti
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v10n3.p683-693

Abstract

Kurikulum 2013 menekankan pembelajaran yang menerapkan pendekatan saintifik yang mampu menyeimbangkan kompetensi pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Kemampuan literasi sains yang dimiliki peserta didik masih tergolong rendah, hal tersebut dapat dilatihkan melalui sumber belajar dan cara pengajaran yang tepat. Kemajuan teknologi dapat menyediakan buku ajar elektronik yaitu e-book dengan berbagai fitur yang dapat meningkatkan motivasi belajar, terlebih saat pandemi COVID-19 dengan menggunakan sistem PJJ (pembelajaran jarak jauh). Kemampuan literasi sains dapat dilatihkan melalui pembelajaran berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics). Pada pendekatan STEM terdapat langkah-langkah yang mencerminkan kompetensi literasi sains. Penelitian ini bertujuan menghasilkan E-book berbasis STEM materi bakteri untuk melatihkan kemampuan literasi sains dan menguraikan kelayakan teoritis dan empiris dari E-book yang dikembangkan. Pengembangan E-book dilakukan dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate), tetapi tidak menggunakan tahapan disseminate. E-book diuji cobakan terbatas, yaitu pada peserta didik kelas X IPA di SMA Negeri 1 Waru yang berjumlah sepuluh orang. Kelayakan teoritis didapatkan dari hasil validasi dosen ahli materi dan guru biologi SMA dengan menggunakan instrumen validasi. Kelayakan empiris atau kepraktisan diperoleh dari hasil analisis respon peserta didik yang dilihat melalui angket respon peserta didik. Hasil yang diperoleh yaitu, pada kelayakan teoritis E-book mendapat skor validasi 89% yang menunjukkan sangat valid. Kelayakan empiris E-book mendapatkan skor 94,35% dengan kategori sangat praktis. Disimpulkan bahwa E-book yang dikembangkan telah layak secara teoritis dan empiris, dapat melatihkan kemampuan literasi sains bagi peserta didik.
IDENTIFIKASI MISKONSEPSI SISWA PADA SUBTOPIK STRUKTUR DAN FUNGSI ORGANEL SEL MENGGUNAKAN INSTRUMEN CRI DAN WAWANCARA DIAGNOSTIK Ainur Rafika
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 4 No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) Mendeskripsikan pada indikator apa saja miskonsepsi yang dialami siswa pada subtopik struktur dan fungsi organel sel (2) Menentukan tingkat miskonsepsi yang dialami siswa pada subtopik struktur dan fungsi organel sel berdasarkan persentase miskonsepsi rata-rata (3)Mendeskripsikan faktor penyebab terjadinya miskonsepsi yang dialami siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-evaluatif menggunakan Instrument Certainty of Response Index (CRI) dan wawancara diagnostik. Penelitian melibatkan 72 siswa kelas XI dari tiga SMA Surabaya yaitu, SMAN 15 Surabaya, SMAN 16 Surabaya dan SMAN 18 Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Miskonsepsi pada subtopik struktur dan fungsi organel sel terjadi pada indikator menentukan struktur organel-organel sel, fungsi organel-organel sel, keterkaitan struktur dan fungsi organel-organel sel, struktur sel prokariotik dan eukariotik, contoh sel prokariotik dan eukariotik, struktur dan fungsi bagian bagian sel hewan dan sel tumbuhan serta perbedaan struktur penyusun sel hewan dan sel tumbuhan, (2) Tingkat miskonsepsi yang dialami siswa pada subtopik struktur dan fungsi organel sel termasuk kategori rendah, dengan persentase miskonsepsi rata-rata sebesar 17,97%, (3) Penyebab terjadinya miskonsepsi yang dialami siswa berasal dari faktor kurangnya media dan praktikum (sumber belajar), metode belajar diskusi yang kurang optimal serta konteks materi sel yang sulit dengan alokasi waktu pengajaran di kelas yang terbatas. Kata kunci: Miskonsepsi, Struktur dan fungsi organel sel, Instrumen CRI, Wawancara Diagnostik
VALIDITAS MEDIA ALAT PERAGA EFEK RUMAH KACA MATERI PERUBAHAN LINGKUNGAN UNTUK PEMAHAMAN KONSEP KELAS X Rizki Nuranisa Ismarifa
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnaya Alat bantu dalam proses belajar mengajar menyebabkan kurangnya pemahamn siswa terhadap suatu konsep yang diperoleh sehingga mempengaruhi hail evaluasi yang diperoleh. Alat peraga efek rumah kaca merupakan salah satu media pembelajaran yang efektif dalam proses pembelajaran. Media alat peraga efek rumah kaca pada materi perubahan lingkungan dikembangkan dengan harapan dapat membangkitkan semangat belajar siswa dalam mempelajari materi perubahan lingkungan selain itu, siswa dapat memahami konsep pada materi tersebut. Media ini dapat dimanfaatkan sebagai alat pelengkap pembelajaran pada materi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan secara teoritis ditinjau dari hasil validasi dari dosen ahli menggunakan kurikulum 2013. Jenis penelitian ini menggunakan metode pengembangan ASSURE. Adapun pengumpulan data menggunakan metode telaah yang kemudian data dianalisis. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa persentase kelayakan secara teoritis berdasarkan hasil validasi oleh ahli media dan ahli materi serta guru biologi adalah 93,75% dengan kriteria sangat layak,. Kata Kunci : Pengembangan media pembelajaran, media alat peraga, efek rumah kaca, materi perubahan lingkungan.
Pengembangan LKPD "Lumut" Berbasis Learning Cycle 5E untuk Melatihkan Keterampilan Komunikasi Peserta Didik Kelas X SMA Anisah Anisah; Wisanti Wisanti
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v11n2.p270-284

Abstract

Komunikasi merupakan salah satu tuntutan keterampilan yang harus dikuasai peserta didik pada abad ke-21. Keterampilan komunikasi dapat dilatihkan melalui cara pengajaran dan sumber belajar yang tepat dengan model belajar berbasis LC 5E (Learning Cycle 5E: engagement, exploration, explanation, elaboration, dan evaluation) menggunakan Lembar Kegiatan Peserta Didik. Penelitian ini bertujuan menghasilkan LKPD “Lumut” berbasis LC 5E untuk melatihkan keterampilan komunikasi. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4-D (define, design, develop dan disseminate), tanpa tahap disseminate. Parameter yang diukur mencakup hasil validitas dan respons guru. Validitas LKPD diperoleh dari hasil validasi dosen ahli botani dan dosen ahli sumber belajar menggunakan instrumen penilaian validasi. Respons guru diperoleh dari 15 responden guru Biologi berbeda sekolah melalui angket yang terdiri dari 25 butir pernyataan. Teknis analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Lembar Kegiatan Peserta Didik yang dikembangkan berfokus pada submateri lumut, kegiatan belajar sesuai tahap LC 5E yang mengacu pada aspek keterampilan komunikasi. Keterampilan komunikasi yang dilatihkan dalam LKPD tampak pada setiap tahap kegiatan LC 5E. Hasil analisis menunjukkan LKPD memperoleh skor penilaian validitas 3,64 dengan kategori sangat valid dan respons positif guru sebesar 96,66% dengan kategori sangat kuat. Berdasarkan penelitian tersebut, LKPD “Lumut” berbasis LC 5E yang dikembangkan telah layak untuk melatihkan keterampilan komunikasi. Kata Kunci: keterampilan komunikasi, learning cyle 5E, LKPD, lumut.