cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Inovasi Pendidikan Fisika
  • inovasi-pendidikan-fisika
  • Website
ISSN : 23024496     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Inovasi Fisika Indonesia(IFI) merupakan jurnal peer-reviewed, ISSN: 2302-4313, yang dikelola dan diterbitkan oleh Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Jurnal ini tersedia gratis untuk seluruh pembaca dan mencakup perkembangan dan penelitian dalam bidang fisika. Jurnal ini diperuntukkan bagi mahasiswa Program Studi Fisika Jurusan Fisika FMIPA Universitas Negeri Surabaya.
Arjuna Subject : -
Articles 62 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2018)" : 62 Documents clear
DEVELOPMENT OF RIPPLE TANK TOWER TO INCREASE SCIENCE PROCESS SKILL PRINCIPLES IN MECHANICAL WAVE MATERIALS MELLATI, DIAN; SUCAHYO, IMAM
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT This research aims to produce a worthy (valid, practical, and effective) ripple tank teaching aid to increase science process skills on the topic of mechanical wave. The methods in this research refer to ADDIE research model (Analysis, Design, Develop, Implementation, Evaluation). The developed teaching aid, was reviewed by two physics experts from The State University of Surabaya, then was validated by two lecturers from The State University of Surabaya and a physics teacher in SMA Muhammadiyah 1 Jombang. Based on the result of validation that has been done, the developed teaching aid is worth to use if it is viewed from validity aspect. To know its worth from effectiveness, restricted trial was conducted towards 30 students on grade XI MIA-1 in SMA Muhammadiyah 1 Jombang. Achieving effectiveness is viewed from skills aspect, skills aspect in this research is science process skill, using pre-test and post-test. Based on the pre-test and post-test analysis, it shows that the students science process skill is increasing. As for practical aspect, it was obtained by the students response questionnaire. Based on questionnaire analysis, it is known that the students response towards the teaching aid was positive and learning engagement was very good hence it can be stated that the developed teaching aid is worth to use from practical aspect. Keywords: Ripple tank teaching aid, The worth of teaching aid, Science process skills.
THE IMPLEMENTATION OF LEARNING CYCLE MODEL IN ENERGY TOPIC AT SENIOR HIGH SCHOOL 2 LAMONGAN HABIBATUL HUSNA, ANDIKA; SUNARTI, TITIN
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

THE IMPLEMENTATION OF LEARNING CYCLE MODEL IN ENERGY TOPIC AT SENIOR HIGH SCHOOL 2 LAMONGANAndika Habibatul Husna, Dra. Titin Sunarti, M.SiPhysics Department, Faculty of Mathematics and Natural Science, The Surabaya State UniversityEmail: andikahabibatulh@gmail.com Abstract Based on Law Number 20 Year 2003 on National Education System 1 point 1 explains that the ideal learning in Indonesia should be able to make the students play an active role in the process of improving human quality. One model that can be applied to meet these demands is the learning cycle model (LC). The LC model was first popularized by Robert Karplus. Based on Bybee and colleagues in 1996 in the Sciense Curriculum Improvement Study (SCIS), LC is one of the learning models using constructivism approach. LC consists of 5 syntaxes, namely: (i) engagement, (ii) exploration, explanation, elaboration and evaluation. The purpose of this research is to describe the implementation of LC model in Energy material in SMAN 2 Lamongan. The type of this research is experimental research. The object of this research is determined by using random sampling technique and the research instrument used is the learning activity sheet. The implementation of the LC model is observed by the observer by scoring on the instructional learning sheet and evidenced by the video recording when the learning takes place. The result of this research is almost all the components in the observation sheet of learning implementation. The implementation of learning with LC learning cycle model is very good (LC syntax implemented) at the first meeting and second meeting. The implementation of syntax is shown by the high performance value at the first meeting, which is 88.96% and the second meeting is 89.65%. The results of video analysis also support the performance values ??provided by the observer. Keywords: Learning cycle, learning activities, implementation
PENERAPAN TEKNIK MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP DAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI PEMANASAN GLOBAL KELAS XI SMA NEGERI 1 BOYOLANGU RETNO SAFITRI, KURNIA; RASID ACHMADI, HAINUR
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlaksanaan pembelajaran dengan menerapkan teknik mind mapping, mendeskripsikan peningkatan pemahaman konsep peserta didik setelah diterapkan teknik mind mapping, dan mendeskripsikan motivasi belajar peserta didik setelah diterapkan teknik mind mapping. Penelitian ini menggunakan quasi experimental design berupa non equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Boyolangu. Sampel yang diambil kelas XI IPA 7 sebagai kelas eksperimen dan XI IPA 8 sebagai kelas kontrol. Variabel penelitian ini meliputi variabel bebas yaitu teknik mind mapping, variabel respon yaitu keterlaksanaan proses pembelajaran, peningkatan pemahaman konsep, dan motivasi belajar, serta variabel kontrol yaitu guru, materi ajar, dan alokasi waktu pembelajaran. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji-t dua pihak, uji-t satu pihak, dan uji n-gain score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan hasil pemahaman konsep antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pemahaman konsep kelas eksperimen lebih baik dari pemahaman konsep kelas kontrol dan peningkatan pemahaman konsep pada kelas eksperimen setelah diberi teknik mind mapping termasuk dalam kategori sedang. Keterlaksanaan pembelajaran dengan teknik mind mapping termasuk dalam kategori sangat baik. Motivasi belajar peserta didik pada kelas eksperimen setelah diberi teknik mind mapping termasuk dalam kategori tinggi. Kata Kunci: Mind mapping, pemahaman konsep, motivasi belajar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DILENGKAPI LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS , SHOIMAH; , WASIS
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil penerapan model pembelajaran inkuiri dilengkapi lembar kerja peserta didik (LKPD). Jenis penelitian yang digunakan adalah pre experimental dengan desain penerapan one grup pretest and posttest. Penelitian ini menggunakan satu kelas eksperimen yaitu kelas X MIA 5 dan dua kelas replikasi yaitu kelas X MIA 6 dan X MIA 7. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, tes, dan angket. Tekhnik analisis data yang digunakan adalah analisis keterlaksanaan pembelajaran, analisis penilaian hasil tes menggunakan uji-t berpasangan dan n-gain, analisis penilaian proses, dan analisis angket respons. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penerapan model pembelajaran inkuiri dilengkapi LKPD terlaksana dengan sangat baik, (2) keterampilan proses sains peserta didik mengalami peningkatan yang signifikan dengan nilai n-gain cenderung tinggi, (3) respons peserta didik terhadap penerapan model pembelajaran inkuiri dilengkapi LKPD berkategori baik dengan persentase sebesar 78% sampai 83%. Berdasarkan hasil-hasil di atas, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri dilengkapi LKPD dapat melatihkan keterampilan proses sains.
THE IMPLEMENTATION OF PROBLEM BASED LEARNING TO IMPROVE STUDENTS’ FORMAL REASONING AND PHYSICS PROBLEM SOLVING ABILITY YULIAWATI, OKTA; , WASIS
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this study was to describe the results of implementation problem based learning. The study was pre-experimental design by using one group pre-test and post-test design. The participants included students from grade X MIA 6 as experimental class, X MIA 7 and X MIA 8 as replications class. Data was collected by observation and test. Data was analyzed using learning activities analysis, assessment of test result analysis with descriptive analysis, paired t-test, n-gain score and correlation analysis. The result showed that: (1) the implementation of problem based learning carried out very well, (2) students? formal reasoning ability improved from initial formal level towards formal level, (3) students? problem solving ability improved significantly with n-gain score which categorized as moderate level, (4) the correlation between students? formal reasoning and problem solving ability was in moderate positive correlation. Based on the results, it can be concluded that the implementation of problem based learning can improve students? formal reasoning and physics problem solving.
IMPROVING STUDENT’S CRITICAL THINKING SKILLS THROUGH GUIDED DISCOVERY LEARNING TO STASIONARY WAVE AL SISKA, VIRLINDA; RASID ACHMADI, HAINUR
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Student?s critical thinking skills are important skills in learning. Indicators of critical thinking in this study consisted of four indicators. The result of observation in SMAN 1 Gedangan shows only one critical thinking indicator has been reached is an indicator interpretation. Therefore, the research was related the application of guided discovery learning to describe the implementation of learning, improved critical thinking skill, and the response of students to stationary wave. This research used experimental method with pre-experimental design and type of this research is one group pre-test post-test design using one experiment class and two replication class. The implementation of the three class observed from the teacher activity was stated to be very well executed. Based on the analysis of n-gain, critical thinking skills in the experimental class and the replication class 2 increased with medium category. The learning process get positive response from the students with very good category. The critical thinking skill that gets the lowest increase is the interpretation. Overall learning by applying the guided discovery model can improve critical thinking skills of students. Keywords: guided discovery learning, critical thinking skill, stationary wave
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK INKUIRI TERBIMBING PENUNJANG NAAP PLANETARY ORBIT SIMULATOR UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS ENDAH ELFIANA, DWI; , MADLAZIM
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan lembar kerja peserta didik pembelajaran inkuiri terbimbing menggunakan NAAP Planetary Orbit Simulator yang valid, praktis dan efektif sehingga layak untuk meningkatkan keterampilan proses sains pada materi keteraturan gerak planet dalam tata surya di SMA. Penelitian ini menggunakan model 4D. Lembar Kerja Peserta Didik yang dikembangkan telah diujikan kepada 29 peserta didik kelas X IPA 4 di SMA Negeri 1 Kamal. Data penelitian didapat melalui metode validasi, observasi, tes, dan angket. Hasil penelitian dianalisis secara deskriptif. Keterampilan proses sains peserta didik dan tes aspek pengetahuan dianalisis menggunakan N-gain. Hasil analisis menunjukkan bahwa (a) LKPD yang dikembangkan dikategorikan sangat valid, (b) keterlaksanaan pembelajaran kategori sangat baik, (c) aktivitas peserta didik dalam kategori aktif dengan persentase aktivitas yang tinggi yaitu 81,90% dengan kategori aktivitas yang tinggi, (d) keterampilan proses sains n-gain dalam kategori sedang, yaitu 0,67 (e) hasil tes aspek pengetahuan mendapat n-gain yang tergolong tinggi yaitu 0,77 (f) persentase respon peserta didik sangat baik. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa Lembar Kerja Pesera Didik berbasis inkuiri terbimbing penunjang media virtual NAAP Planetary Orbit Simulator layak digunakan dalam proses pembelajaran.Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan lembar kerja peserta didik pembelajaran inkuiri terbimbing menggunakan NAAP Planetary Orbit Simulator yang valid, praktis dan efektif sehingga layak untuk meningkatkan keterampilan proses sains pada materi keteraturan gerak planet dalam tata surya di SMA. Penelitian ini menggunakan model 4D. Lembar Kerja Peserta Didik yang dikembangkan telah diujikan kepada 29 peserta didik kelas X IPA 4 di SMA Negeri 1 Kamal. Data penelitian didapat melalui metode validasi, observasi, tes, dan angket. Hasil penelitian dianalisis secara deskriptif. Keterampilan proses sains peserta didik dan tes aspek pengetahuan dianalisis menggunakan N-gain. Hasil analisis menunjukkan bahwa (a) LKPD yang dikembangkan dikategorikan sangat valid, (b) keterlaksanaan pembelajaran kategori sangat baik, (c) aktivitas peserta didik dalam kategori aktif dengan persentase aktivitas yang tinggi yaitu 81,90% dengan kategori aktivitas yang tinggi, (d) keterampilan proses sains n-gain dalam kategori sedang, yaitu 0,67 (e) hasil tes aspek pengetahuan mendapat n-gain yang tergolong tinggi yaitu 0,77 (f) persentase respon peserta didik sangat baik. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa Lembar Kerja Pesera Didik berbasis inkuiri terbimbing penunjang media virtual NAAP Planetary Orbit Simulator layak digunakan dalam proses pembelajaran.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERBASIS SAVI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA SUB BAB PEMANTULAN CAHAYA IRANI, ARUNA; , DWIKORANTO
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan, aktivitas siswa, hasil belajar dan respon siswa setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbasis SAVI. Jenis penelitian ini adalah pre eksperimen dengan rancangan penelitian one group pretest posttest design. Subjek penelitian pada penelitian ini adalah kelas XI MIPA 1, XI MIPA 2 dan XI MIPA 3 di SMAN 1 Arosbaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu metode pengamatan, tes dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) keterlaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbasis SAVI pada kategori sangat baik; 2) dengan penerapan model pembelajaran ini setiap siswa memiliki persentase aktivitas dominan pada setiap gaya belajarnya; 3) peningkatan hasil belajar siswa pada ketiga kelas termasuk dalam kategori sedang. Berdasarkan analisis uji t berpasangan diketahui bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa yang signifikan pada ketiga kelas; dan 4) siswa memberikan respon yang sangat baik dalam penerapan model pembelajaran ini. Kata Kunci : kooperatif, STAD, SAVI
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERBASIS SAVI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA SUB BAB PEMANTULAN CAHAYA IRANI, ARUNA; , DWIKORANTO
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan, aktivitas siswa, hasil belajar dan respon siswa setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbasis SAVI. Jenis penelitian ini adalah pre eksperimen dengan rancangan penelitian one group pretest posttest design. Subjek penelitian pada penelitian ini adalah kelas XI MIPA 1, XI MIPA 2 dan XI MIPA 3 di SMAN 1 Arosbaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu metode pengamatan, tes dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) keterlaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbasis SAVI pada kategori sangat baik; 2) dengan penerapan model pembelajaran ini setiap siswa memiliki persentase aktivitas dominan pada setiap gaya belajarnya; 3) peningkatan hasil belajar siswa pada ketiga kelas termasuk dalam kategori sedang. Berdasarkan analisis uji t berpasangan diketahui bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa yang signifikan pada ketiga kelas; dan 4) siswa memberikan respon yang sangat baik dalam penerapan model pembelajaran ini. Kata Kunci : kooperatif, STAD, SAVI
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI GETARAN HARMONIS SEDERHANA KELAS X DI SMA NEGERI 1 RENGEL TUBAN ADI PURWANTO, SETYO; RASID ACHMADI, HAINUR
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlaksanaan kegiatan pembelajaran, hasil belajar peserta didik serta respon peserta didik terhadap pembelajaran dengan model guided discovery. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X di SMA Negeri 1 Rengel Tuban yang berjumlah lima kelas. Sampel penelitian ditentukan atas rekomendasi guru dan diperoleh kelas X MIA 1, X MIA 2 dan X MIA 3 yang berdistribusi normal dan homogen. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran guided discovery pada materi getaran harmonis sederhana terlaksana dengan sangat baik. Hasil belajar peserta didik pada aspek pengetahuan di kelas X MIA 1, X MIA 2 serta X MIA 3 meningkat dengan kategori tinggi, sedangkan pada aspek keterampilan semua peserta didik tuntas. Pembelajaran guided discovery memperoleh respon yang sangat baik dari peserta didik.