cover
Contact Name
Fatoni
Contact Email
fatoni@unm.ac.id
Phone
+6285729041416
Journal Mail Official
fatoni@unm.ac.id
Editorial Address
Cluster Bouvardia, Perumahan Green River View, Kel. Barombong, Kec. Tamalate, Kota Makassar. Kode Pos: 90225
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Jejak Edukasi
ISSN : 31239455     EISSN : 31239447     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Jejak Edukasi (JJE) is a scientific journal that publishes original research articles, theoretical studies, literature reviews, and educational innovations that contribute to the development of educational science, practice, and policy. The journal welcomes manuscripts in the following areas: Early Childhood Education Primary and Secondary Education Physical Education, Health, and Sports Curriculum and Instruction Teaching and Learning Strategies Educational Technology and Digital Learning Assessment and Learning Evaluation Educational Management and Leadership Teacher Education and Professional Development Inclusive and Special Education Guidance and Counseling Educational Psychology Innovation in Education Other interdisciplinary studies relevant to education Jurnal Jejak Edukasi encourages scholarly contributions that provide theoretical, empirical, and practical insights for improving the quality of education at local, national, and international levels.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Analisis Indeks Massa Tubuh Pemain Sepakbola di Tinjau dari Posisi Bermain Muhammad Yusri; Muhammad Isnawan Syafir; Syahrul Zaum; Andika Marzuki
Jurnal Jejak Edukasi (JJE) Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Jejak Edukasi (JJE)
Publisher : CV Lentera Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil Indeks Massa Tubuh (IMT) pemain sepakbola serta mengidentifikasi perbedaan IMT berdasarkan posisi bermain pada klub Glanter FC, Desa Kanang, Kabupaten Polewali Mandar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif komparatif dan rancangan cross-sectional. Subjek penelitian berjumlah 25 pemain yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui pengukuran langsung tinggi badan dan berat badan menggunakan stadiometer dan timbangan digital terkalibrasi, kemudian dihitung nilai IMT dan diklasifikasikan berdasarkan standar World Health Organization (WHO). Analisis data meliputi statistik deskriptif dan uji One-Way ANOVA dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata IMT pemain sebesar 22,95 kg/m² yang berada dalam kategori normal. Distribusi kategori IMT terdiri atas 72,0% pemain dengan status normal, 24,0% overweight, dan 4,0% underweight, tanpa ditemukan kategori obesitas. Berdasarkan posisi bermain, penjaga gawang memiliki rata-rata IMT tertinggi (25,24 kg/m²), diikuti bek (24,71 kg/m²), penyerang (22,44 kg/m²), dan gelandang (20,41 kg/m²). Hasil uji One-Way ANOVA menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan IMT antar posisi bermain (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa mayoritas pemain memiliki status antropometri yang optimal, namun terdapat variasi IMT yang signifikan berdasarkan tuntutan fisik tiap posisi. Penelitian ini menegaskan pentingnya pemantauan IMT sebagai indikator awal dalam evaluasi kondisi fisik serta dasar penyusunan program latihan yang spesifik dan berbasis posisi bermain, khususnya pada konteks klub sepakbola tingkat amatir.
Kesetaraan Gender dalam Olahraga: Tantangan, Peluang, dan Strategi Peningkatan Partisipasi Perempuan dalam Dunia Olahraga Syahrul Zaum; Achmad Karim
Jurnal Jejak Edukasi (JJE) Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Jejak Edukasi (JJE)
Publisher : CV Lentera Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesetaraan gender dalam olahraga melalui pendekatan sosiologis dan kajian pengalaman sosial para pelaku olahraga. Fokus penelitian meliputi bentuk ketidaksetaraan gender, faktor penyebab terjadinya diskriminasi gender, serta upaya mewujudkan kesetaraan gender dalam dunia olahraga. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas atlet perempuan, atlet laki-laki, pelatih, mahasiswa olahraga, dan pengurus organisasi olahraga yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidaksetaraan gender dalam olahraga masih terjadi dalam berbagai aspek, seperti keterbatasan kesempatan bertanding, ketimpangan fasilitas olahraga, minimnya dukungan sosial terhadap atlet perempuan, rendahnya representasi perempuan dalam kepemimpinan olahraga, serta ketimpangan media dalam pemberitaan olahraga perempuan. Faktor utama yang memengaruhi ketidaksetaraan gender adalah budaya patriarki, stereotip gender, konstruksi sosial mengenai femininitas dan maskulinitas, serta dominasi laki-laki dalam struktur organisasi olahraga. Kajian teori feminisme, teori patriarki, dan teori konstruksi sosial menunjukkan bahwa olahraga tidak hanya menjadi arena aktivitas fisik, tetapi juga arena reproduksi kekuasaan sosial yang memperkuat dominasi gender tertentu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya mewujudkan kesetaraan gender dalam olahraga memerlukan reformasi kebijakan olahraga yang inklusif, pendidikan kesadaran gender, peningkatan partisipasi perempuan dalam kepemimpinan olahraga, serta dukungan media yang lebih adil terhadap olahraga perempuan. Dengan demikian, olahraga diharapkan dapat menjadi ruang sosial yang lebih inklusif, demokratis, dan memberikan kesempatan yang setara bagi laki-laki maupun perempuan.

Page 2 of 2 | Total Record : 12