cover
Contact Name
HIJRAH IRWAN
Contact Email
hijrahirwan0806@gmail.com
Phone
+6282238074848
Journal Mail Official
hijrahirwan0806@gmail.com
Editorial Address
Universitas Cenderawasih, Gedung D FEB UNCEN Kampus Waena, Jl. Kamp Wolker Yabansai, Jayapura, Papua 99351
Location
Kota jayapura,
P a p u a
INDONESIA
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan (JKESP)
ISSN : 23556323     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan is a blind-review journal published three times a year (April, August, and December). The journal features various articles based on philosophical, conceptual, and theoretical insights, critical reviews, and research findings in the fields of development economics and economic development.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "vol 3 no 1 (2016)" : 5 Documents clear
Efektivitas Pemanfaatan Dana Otonomi Khusus Bidang Kesehatan Di Kabupaten Paniai Tahun Anggaran 2013-2015 Aprianto La'lang Kuddy
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 3 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v3i1.2071

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap dua hal, (1) untuk mengetahui bagaimana Pemerintah Daerah Kabupaten Paniai menjalankan proses pengelolaan keuangan, mulai dari tahapan perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pelaporan dan pertanggungjawaban, serta pengawasan dan MONEV terhadap program dan kegiatan yang dibiayai dana otsus sektor kesehatan; (2) untuk mengetahui bagaimana efektivitas penyelenggaraan program dan kegiatan sektor kesehatan yang dibiayai dana Otsus terhadap masyarakat setelah diberlakukannya Perdasus No. 25/2013. Populasi yang akan diamati dalam kajian ini adalah seluruh organisasi sosial sektor kesehatan dan masyarakat yang berada di wilayah Kabupaten Paniai. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif, trend, frekwensi, dan persentase untuk data kuantitatif, sementara data kualitatif yang diperoleh dari hasil wawancana mendalam dan pengamatan dianalisis menggunakan content analisys dan fenomena nyata dalam perencanaan dan pengelolaan dana Otsus. Salah satu poin dari hasil penelitian mengungkapkan bahwa dalam hal pengimplemen- tasian program dan kegiatan yang dibiayai dana otsus sektor kesehatan, Pemerintah Daerah Kabupaten Paniai belum sepenuhnya mengacu pada regulasi-regulasi yang memayunginya.Kata Kunci: dana otsus, pengelolaan keuangan, efektivitas pemanfaatan, Perdasus 25/2013.
Analisa Pembangunan Manusia Dan Pengaruhnya Terhadap Kesejahteraan Penduduk Di Kabupaten Mimika Charley M. Bisai; Tonni Upuya; Mesak Ick
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 3 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v3i1.2072

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : a) bagaimana korelasi IPM dengan komponen-komponen pembentuk IPM, b) faktor apa yang paling besar membentuk IPM, dan c). seberapa besar pengaruh IPM terhadap Pendapatan Per Kapita, dan Kemiskinan.Data yang digunakan dalam penelitian adalah Indeks Pembangunan Manusia, Pendapatan Per Kapita dan Tingkat Kemiskinan Kabupaten Mimika kurun waktu tahun 2005-2013. Metode analisis yang digunakan dalam menjawab tujuan penelitian di atas adalah menggunakan analisis korelasi dan analisis regresi sederhana. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh komponen pembentuk IPM mempunyai korelasi yang sangat kuat dan signifikan terhadap IPM, dengan rata-rata angka koefisien korelasi lebih dari 0,90 atau 90% ke atas.Diantara keempat komponen tersebut, Angka Harapan Hidup (AHH) dan Pengeluaran Per Kapita (PPP) keduanya mempunyai koefisien korelasi yang paling tinggi dan sama besar terhadap variabel IPM yakni 0,980 untuk AHH, dan 0,986 untuk PPP. Ini berarti kedua komponen tersebut dapat dikatakan sebagai pembentuk yang paling dominan terhadap IPM. Sehingga cepat lambatnya perkembangan IPM sangat tergantung kepada hasil pembangunan kesehatan dan pembangunan ekonomi daerah. Hasil analisis lainya menunjukkan bahwa kenaikan IPM Kabupaten Mimika sebesar 1 point akan menurunkan tingkat kemiskinan sebesar 3,8225 persen atau 4 persen, selain itu kenaikan IPM akan meningkatkan pendapatan per kapita masyarakat Kabupaten Mimika sebesar Rp. 717.414,40. Kata Kunci : Indeks Pembangunan Manusia, Pendapatan Per kapita, Tingkat Kemiskinan
Kajian Kinerja Keuangan Daerah Pemerintah Kota Jayapura Tahun 2010-2014 Balthazar Kreuta; Yundi Hafizrianda; Agustina Sanggrangbano
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 3 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v3i1.2073

Abstract

Tujuan penelitian ini dilakukan, diantaranya untuk (1) Mengetahui perkembangan pendapatan dan belanja Pemerintah Kota Jayapura; (2) Mengukur dan menganalisis kinerja keuangan Pemerintah Kota Jayapura; (3) Mengukur kemampuan keuangan Pemerintah Kota Jayapura; dan (4) Mengukur efisiensi dan efektifitas pengelolaan keuangan Pemerintah Kota Jayapura; (5) Merumuskan Kebijakan apa yang tepat dalam meningkatkan kinerja keuangan Pemerintah Kota Jayapura. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi, yaitu dengan melakukan pengambilan data secara langsung pada bagian Akuntansi Dinas Pengolaan Keuangan dan Aset Kota Jayapura yaitu berupa Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2010-2014. Hasil penelitian mengungkapkan beberapa hal diantaranya, (a) Sumber PAD terbesar Kota Jayapura adalah pajak daerah, terutama yang berasal dari pajak hotel dan restoran; (b) Belanja daerah Kota Jayapura selama tahun 2010-2014 cenderung mengalami peningkatan yang berfluktuatif, dengan daya serapnya yang cukup tinggi; (c) Tingkat ketergantungan fiskal di Kota Jayapura selama ini masih sangat tinggi, sehingga kemandirian fiskalnya menjadi rendah; (d) Kota Jayapura memiliki kemampuan pengembalian pinjaman yang cukup baik; (e) Secara keseluruhan tingkat efisiensi belanja Pemerintah Kota Jayapura dapat dikatakan rendah.Kata Kunci: PAD, belanja daerah, efisiensi dan efektivitas, kinerja keuangan.
Analisis Flypaper Effect Pada Pemerintah Daerah Di Provinsi Papua Robert M. WST. Marbun; Ida Ayu Purba Riani; Charley M. Bisai
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 3 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v3i1.2074

Abstract

The purpose of this research is to analyze the effect of General Allocation Fund Transfer (DAU) and Local Income (PAD) to local government expenditure (BD) in Papua Province. To determine and analyze how flypaper effect happen to the local government expenditure in Papua Province. This research using panel data in the 26 (twenty six) out of 29 local government in Papua Province in the year of 2010-2013 period. The data gathered from the Regency Expenditure Realization Report on the Fund report of local government that already get into final audit from BPK RI and submitted to the DJPK Ministry of Finance of The Republic of Indonesia and Papua in Figures that published by Central Bureau Of Statistics. This research results show that PAD and DAU at the same time positively affect the local government expenditure (BD) in Papua Province; but only DAU coefficient affects significantly and having a positive relation to the regency expenditure, while PAD statisticaly not significant to the local government expenditure in Papua Province. Coefficient value of DAU is higher than the PAD even though only the DAU is signifficant, this thing shows flypaper effect has detected happen on the local government expenditure in Papua Province.Keywords: Flypaper Effect, General Allocation Fund, DAU, PAD.
Kajian Alokasi Dana Otonomi Khusus Pada Empat Bidang Prioritas Di Kota Jayapura Marsi Adi Purwadi; Mesak Ick
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 3 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v3i1.2075

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dari kajian ini adalah: 1) mengidentifikasi dan mereview alokasi dan pemanfatan dana Otsus pada bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan dan infrastruktur; 2) mengidentifikasi dan mereview aspek perencanaan dan pengelolaan keuangan yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus untuk peningkatan pelayanan pada bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan dan infrastruktur; 3) mengukur keberhasilan perencanaan dan pengelolaan keuangan yang bersumber dari dana Otonomi Khusus Kota Jayapura untuk peningkatan pelayanan pada bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. Data yang diperoleh dianalisis melalui: 1) analisis statistik deskriptif kuantitatif; 2) analisis studi kasus; 3) Content Analysis; 4) Concept Mapping. Selama kurun waktu 2008-2014, pemerintah Kota Jayapura telah melaksanakan 810 kegiatan yang pembiayaannya dialokasikan melalui dana Otonomi Khusus. Bidang Pendidikan adalah bidang pembiayaan dengan jumlah kegiatan terbanyak yang dibiayai oleh Dana Otonomi Khusus Kota Jayapura. Peningkatan Mutu, Pelayanan dan Non Formal adalah Sub Pembiayaan dengan jumlah kegiatan terbanyak yang dilaksanakan dengan menggunakan dana Otonomi Khusus Bidang Pendidikan, yaitu sebanyak 115 kegiatan. Kesehatan dasar adalah sub pembiayaan dengan jumlah kegiatan terbanyak yang dilaksanakan dengan menggunakan dana Otonomi Khusus Bidang Kesehatan, yaitu sebanyak 121 kegiatan. Komoditi unggulan adalah sub pembiayaan dengan jumlah kegiatan terbanyak yang dilaksanakan dengan menggunakan dana Otonomi Khusus Bidang Infrastruktur Dasar, yaitu sebanyak 13 kegiatan. Komoditi unggulan adalah sub pembiayaan dengan jumlah kegiatan terbanyak yang dilaksanakan dengan menggunakan dana Otonomi Khusus Bidang Ekonomi Kerakyatan, yaitu sebanyak 54 kegiatan. Bidang lainnya adalah bidang dengan pengalokasian dana Otonomi Khusus terbesar di Kota Jayapura yang mencapai 30.30 persen selama kurun waktu 2008-2014. Selain bidang tersebut, bidang pendidikan adalah bidang yang juga menerima alokasi dana Otsus yang cukup besar, sedangkan bidang bidang ekonomi, kesehatan dan infrastruktur, hanya mendapat alokasi dana Otsus yang tidak sesuai dengan amanat Undang-Undang Otonomi Khusus. Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan Dinas Pekerjaan Umum adalah SKPD yang mengelola Dana Otonomi Khusus terbesar di Kota Jayapura, yang digunakan untuk melakukan pembangunan OAP melalui Bidang Pendidikan, Kesehatan, Inftrastruktur dasar, dan ekonomi kerakyatan, selama kurun waktu 2008-2014. Kapasitas Aparatur pada SKPD Pengelola Dana OTSUS, perlu memperoleh perhatian serius terkait efektifitas pengelolaan Kebijakan OTSUS di Kota Jayapura. Hal tersebut terindikasi dari hasil jawaban responden yang menyatakan bahwa: 1) terdapat kegiatan yang pelaksanaannya telah sesuai dengan pedoman yang ada, yang pelaksanaanya masih terdapat kegiatan yang penggunaan dananya cukup kecil; 2) Masih terdapat kegiatan yang dilakukan oleh SKPD dengan sedikit melibatkan OAP, dan berkontribusi rendah terhadap penyelesaian masalah-masalah OAPKata kunci: dana otonomi khusus, transparansi, akuntabilitas, kinerja pembangunan

Page 1 of 1 | Total Record : 5