cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
LATERNE
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 37 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2019)" : 37 Documents clear
PENGEMBANGAN MEDIA SCRAPBOOK UNTUK PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MENULIS BAHASA JERMAN SISWA KELAS XI DI SMA HARDIANTI RAHAYU, YENY; WAHYUNINGSIH, FAHMI
LATERNE Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : LATERNE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil wawancara dengan guru mata pelajaran bahasa Jerman di SMA Negeri 12 Surabaya, diperoleh beberapa informasi mengenai proses belajar mengajar yang berkaitan dengan keterampilan menulis dan ketersediaan materi pembelajaran. Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab dari lemahnya peserta didik dalam kegiatan proses pembelajaran, yaitu salah satunya kesalahan penulisan huruf besar dan kecil, cara penyusunan strukur kalimat bahasa Jerman, minimnya antusias, kurang ketersediaan media pembelajaran, peserta didik merasa bosan dan jenuh. Sehingga menyebabkan lemahnya keterampilan menulis bahasa Jerman peserta didik. Beberapa media dapat membantu peserta didik dalam meningkatkan keterampilan menulis salah satunya yaitu media Scrapbook. Dalam pengembangan media Scrapbook ini menggunakan model teori Sugiyono (2013:9) yaitu 1) Potensi dan Masalah; 2) Pengumpulan Data; 3) Desain Produk; 4) Validasi Desain; 5) Revisi Desain; 6) Uji Coba Produk; 7) Revisi Produk; 8) Uji Coba Pemakaian; 9) Revisi Produk; dan 10) Produksi masal. Instrumen validasi yang digunakan oleh peneliti adalah angket validasi media dan materi yang diberikan oleh ahli validator, yang kemudian akan menunjukkan hasil akhir alid atau tidaknya dari sebuah rancangan media pembelajaran. Hasil perolehan hasil validasi materi menunjukkan angka persentase sebesar 85%, dan perolehan hasil dari validasi media menunjukkan angka persentase sebanyak 94,66%. berdasarkan hal tersebut, media scrapbook dianggap layak karena telah melampaui batas perolehan minimal sebesar 61%, sehingga media Scrapbook dapat digunakan dalam pembelajaran keterampilan menulis bahasa Jerman. Kata Kunci : media pembelajaran Scrapbook, pengembangan, bahasa Jerman
HASIL BELAJAR KETERAMPILAN BERBICARA PESERTA DIDIK KELAS X BAHASA SMAN 1 DRIYOREJO MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PAIR CHECK EKA LARASSATY, ANNISA; IMROATU JULAIKAH, DWI
LATERNE Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : LATERNE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan wawancara yang telah dilakukan dengan salah satu peserta didik informasi bahwa peserta didik masih memiliki kesulitan yaitu dalam keterampilan berbicara karena kurangnya praktik. Ada beberapa aspek yang harus dikuasai saat berbahasa Jerman, seperti bagaimana pemilihan suatu kata untuk menyusun kalimat, isi dan kemampuan berdialog, kefasihan dan keterkaitan antar kalimat, ketepatan dalam pelafalan, intonasi. Oleh karena itu dibutuhkan model pembelajaran untuk mengetahui hasil belajar keterampilan berbicara. Model pembelajaran yang dapat digunakan adalah model pembelajairan Pair Check.. Model pembelajaran ini dapat meningkatkan kerja sama antar siswa, meningkatkan pemahaman atas konsep dan proses pembelajaran, melatih siswa berkomunikasi dengan baik dengan teman sebangkunya (Huda, 2013 : 212). Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu, bagaimana hasil belajar dalam keterampilan berbicara bahasa Jerman peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran Pair Check. Tujuan dari penellitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar keterampilan berbicara bahasa Jerman peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran Pair Check untuk kelas X semester 2. Data penelitian ini adalah hasil tes keterampilan berbicara secara berdialog peserta didik yang berupa skor nilai. Penelitian dilaksanan sebanyak 3 kali pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik mengalami peningkatan berdasarkan KKM dengan nilai rata-rata pertemuan pertama 70,8, pertemuan kedua 89,3 dan 83,4 pada pertemuan ketigaKata Kunci : Model Pembelajaran Pair Check, Keterampilan Berbicara, Hasil Belajar
PENGEMBANGAN MEDIA ROULETTE WHEEL SPIN UNTUK BERLATIH KETERAMPILAN MENULIS KALIMAT SEDERHANA BAHASA JERMAN KELAS XI SISWA SMA NEGERI 12 SURABAYA SETIAWAN EKA SAPUTRA, DIO; IMAM SAMSUL, SUWARNO
LATERNE Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : LATERNE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil analisi kebutuhan, kedudukan meia roulette wheel spin di SMA Negeri 12 Surabaya sangat dibutuhkan oleh siswa kelas XI dalam pembelajaran menulis kalimat sederhana bahasa Jerman. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembuatan media roulette wheel spin dan untuk mengetahui kualitas nilai produk penelitian. Berdasarkan teori pengembangan Thiagarajan dkk, yang hanya dibatasi pada uji pengembangan, hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase keseluruhan yang dicapai dari angket validasi ahli media adalah 79,16%, angket validasi ahli materi mendapat persentase keseluruhan 96,4%, dan penilaian angket respon siswa yang mendapat kriteria rata-rata 81,7%.
PENERAPAN MEDIA GAMBAR BERSERI UNTUK KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN SEDERHANA BAHASA JERMAN PESERTA DIDIK KELAS XI SMAN 1 DRIYOREJO TRIFOSA DOMPOR, MARSELINA
LATERNE Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : LATERNE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menulis merupakan melukiskan lambang-lambang grafik yang manggambarkan suatu bahasa. Berdasarkan wawancara dengan seorang guru bahasa Jerman di SMAN 1 Driyorejo didapatkan hasil bahwa pembelajaran keterampilan menulis bahasa Jerman masih konvensional dan kurang menarik bagi peserta didik. Oleh karena itu diterapkan media gambar seri untuk keterampilan menulis karangan sederhana bahasa Jerma peserta didik kelas XI SMAN 1 Driyorejo. Media gambar seri adalah gambar cerita yang berturut-turut berdasarkan topik yang terdapat pada gambar. Adapun rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana penerapan media gambar berseri untuk keterampilan menulis karangan sederhana bahasa Jerman siswa kelas XI SMAN 1 Driyorejo. Tujuan dari penelitian ini merupakan mendeskripsikan proses penerapan media gambar berseri untuk keterampilan menulis karangan sederhana bahasa Jerman siswa kelas XI SMAN 1 Driyorejo. Data dari penelitian ini berupa lembar observasi aktivitas siswa. Penelitian ini dilakukan selama 3 kali pertemuan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa media gambar seri bias diterapkan dalam pembelajaran keterampilan menulis bahasa Jerman. Pada pertemuan pertama presentase frekuensi aktivitas siswa diperoleh 99%, pada pertemuan kedua diperoleh 100% dan pada pertemuan ketiga diperoleh 100%. Oleh karena itu, media gambar seri dapat dijadikan alternative pada pembelajaran pada pembelajaran keterampilan menulis bahasa Jerman. Kata kunci : keterampilan menulis, media gambar seri, karangan sederhana
PENERAPAN METODE SCHNELL FINDEN UNTUK KETERAMPILAN MENULIS BAHASA JERMAN SISWA KELAS XI SMAN 11 SURABAYA NOVITASARI, AYU; WAHYUNINGSIH, FAHMI
LATERNE Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : LATERNE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENERAPAN METODE SCHNELL FINDEN UNTUK KETERAMPILAN MENULIS BAHASA JERMAN SISWA KELAS XI SMAN 11 SURABAYA AYU NOVITASARI Mahasiswa Pendidikan Bahasa Jerman, Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Surabaya ayunovita448@gmail.com Dra. Fahmi Wahyuningsih, M.Pd. Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman, Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Surabaya ABSTRAK Penelitian dengan judul ?Penerapan Metode Schnell Finden Untuk Keterampilan Menulis Bahasa Jerman Siswa Kelas XI SMA N 11 Surabaya? ini berdasarkan hasil wawancara yang telah dilakukan yaitu kurangnya minat untuk menulis Bahasa Jerman dengan baik dan benar siswa kelas XI SMAN 11 Surabaya. Metode pembelajaran saat ini sudah sangat banyak untuk membantu memudahkan pemahaman dalam pembelajaran bahasa asing. Dalam rumusan masalah penelitian ini adalah ?bagaimana penerapan pembelajaran keterampilan menulis menggunakan metode Schnell Finden?. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan metode Schnell Finden dalam pembelajaran keterampilan menulis Bahasa Jerman siswa kelas XI Sman 11 Surabaya. Terkait dengan tujuan penelitian tersebut penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Hasil yang di peroleh dalam penelitian ini adalah dalam proses penerapan metode Schnell Finden pada pertemuan pertama dan pertemuan kedua. Sumber data dalam penelitian ini yaitu dengan subtema Familie diambil dari buku Lembar Kerja Siswa. Dalam penelitian ini jenis penelitian adalah observasi setelah mengumpulkan data melalui observasi pada saat observasi di dokumentasikan untuk mengetahui langkah-langkah metode tersebut. Dalam penelitian ini metode tersebut di harap mampu membantu keterampilan menulis dalam pembelajaran Bahasa Jerman siswa kelas XI SMA. Kata Kunci : Metode, Schnell Finden, Keterampilan Menulis
ANALISIS BUTIR SOAL UJIAN AKHIR SEMESTER (UAS) BAHASA JERMAN KELAS X SMAN 13 SURABAYA SEMESTER GENAP TRISTIANA, DESY; PUJOSUSANTO, ARI
LATERNE Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : LATERNE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK ANALISIS BUTIR SOAL UJIAN AKHIR SEMESTER (UAS) BAHASA JERMAN KELAS X SMAN 13 SURABAYA SEMESTER GENAP Nama : Desy Tristiana NIM : 15020094021 Jurusan : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jerman Fakultas : Fakultas Bahasa dan Seni Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya Dosen Pembimbing : Drs. Ari Pujosusanto, M.Pd. Tahun : 2019 Pada umumnya untuk mengukur sejauh mana kemampuan dan pemahaman peserta didik, pendidik akan memberikan sebuah tes yang kemudian dari hasil tersebut akan memberikan sebuah gambaran yang memberikan informasi tentang sejauh mana keberhasilan pencapaian tujuan sebuah pembelajaran. Tes yang baik adalah tes yang dapat dipertanggung jawabkan kesahihan, kelayakan, ketafsiran, keterpercayaan, kebergunaan maupun efektivitas butir soal yang meliputi tingkat kesulitan dan daya pembeda yang baik, karena tidak semua butir soal dapat dianggap layak untuk diberikan kepada peserta didik. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah tingkat kesulitan, daya beda dan distraktor alternatif jawaban dari soal UAS bahasa Jerman kelas X semester genap SMAN 13 Surabaya TP 2017/2018. Pada penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan cara menganalisis tingkat kesulitan, daya pembeda maupun distraktor pada setiap butir soal dengan menggunakan rumus IF (indeks facility) dan ID (indeks discrimination). Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa dari 40 butir soal multiple choice yang telah dianalisis hanya terdapat 19 butir soal tidak memenuhi indeks tingkat kesulitan, sedangkan dalam indeks daya beda sebanyak 32 butir tidak memenuhinya. Hasil akhir dari perhitungan indeks tingkat kesulitan dan indeks daya beda hanya terdapat 8 butir soal yang dapat dinyatakan layak, dan sisa 32 butir soal lainnya dinyatakan tidak layak. Hasil analisis indeks tingkat kesulitannya terdapat 27 butir soal yang tergolong mudah, 12 butir soal tergolong sedang, dan 1 butir soal tergolong sulit. Namun dari 27 butir soal yang tergolong mudah ini, sebanyak 18 butir soal dinyatakan tidak layak karena masuk dalam kategori butir soal yang terlalu mudah sehingga menyebabkan butir soal ini tidak dapat berfungsi sebagai pembeda kelompok tinggi maupun rendah. Dan pada 1 butir soal yang tergolong sulit tersebut juga dinyatakan tidak layak dikarenakan masuk dalam kategori dalam butir soal yang terlalu sulit. Sedangkan masih terdapat 3 butir soal lagi yang dinyatakan tidak layak dikarenakan hasil indeks daya bedanya minus atau kelompok rendah menjawab lebih banyak benar daripada kelompok tinggi. Butir-butir soal tersebut dapat dipertimbangkan kembali untuk diganti sedangkan sisanya masih bisa di revisi. Kemudian pada sebaran frekuensi alternatif jawaban pengecoh atau distraktor yang disediakan dalam 40 butir soal ini, dari total 160 alternatif jawaban pengecoh hanya 65 alternatif jawaban pengecoh yang berfungsi dengan baik sedangkan 95 lainnya tidak. Kata kunci : Analisis butir soal, tingkat kesulitan, daya beda dan distraktor.
EFEKTIVITAS VIDEO NEU IN BERLIN - DIE ERSTE BEGEGNUNG UNTUK PEMBELAJARAN BAHASA JERMAN VANIA RENATA, AMELIA; HERAWANTO SOESETYO, BENNY
LATERNE Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : LATERNE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah video Neu in Berlin- Die Erste Begegnung efektif dalam pembelajaran berbicara siswa. Subyek penelitian ini adalah siswa SMAN 1 Sooko karena berdasarkan hasil observasi awal, siswa di SMA tersebut seringkali antusias dengan pembelajaran menggunakan video sehingga pembelajaran di kelas menjadi lebih hidup. Hal tersebut juga menarik peneliti untuk menerapkan video Neu in Berlin- Die Erste Begegnung ini kepada siswa kelas X IPS di SMA Negeri 1 Sooko. Pokok pembahasan dalam penelitian adalah: apakah video Neu in Berlin- Die Erste Begegnung efektif digunakan dalam pembelajaran berbicara bahasa Jerman dengan tema Kennenlernen pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Sooko yang dilihat dari hasil tes berbicara siswa yang digunakan sebagai data penelitian. Hasil dari penelitian ini adalah video Neu in Berlin ? Die Erste Begegnung tidak efektif digunakan untuk pembelajaran berbicara bahasa Jerman dengan tema Kennenlernen kelas X IPS semester 1 di SMA Negeri 1 Sooko. Hal itu dibuktikan dengan tidak adanya perbedaan yang signifikan antara hasil tes dari kedua kelas. Hasil tersebut juga terjadi karena kurangnya perlakuan di dalam kelas saat melakukan penelitian.

Page 4 of 4 | Total Record : 37