cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
PAUD Teratai
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 29 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2019)" : 29 Documents clear
PENGEMBANGAN MEDIA NUMERIC STICK DALAM MANSTIMULASI KEMAMPUAN MENGENAL LAMBANG BILANGAN 1-20 ANAK USIA 5-6 TAHUN DESYARANI, AYU; AGUSTIN NINGRUM, MALLEVI
PAUD Teratai Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Anak usia dini merupakan masa keemasan (the golden age), namun sekaligus periode yang sangat kritis dalam tahap perkembangan manusia. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mendeskripsikan dan menganalisis desain pengembangan media numeric stick, keefektifan media numeric stick, serta respon anak dalam penggunaan media numeric stick. Pengembangan media numeric stick dirancang berdasarkan prinsip media pembelajaran PAUD yang menyenangkan dan menarik. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian Research and Development. Prosedur penelitian yang digunakan menggunakan langkah-langkah prosedur penelitian dari Borg and Gall. Penelitian ini menggunakan desain uji coba one group pretest posttest. Uji coba dilakukan pada 2 lembaga yaitu pada TK Islam Terpadu Nada Ashobah dan TK Cempaka dengan jumlah subjek uji coba 37 anak . Hasil uji validasi produk dengan ahli materi dan ahli media, diperoleh hasil nilai rata-rata 84% dari ahli materi dan nilai rata-rata 90% dari ahli media. Data uji normalitas menggunakan uji kolmogorov smirnov spss 16. Hasil dari uji normalitas kolmogorov smirnov diperoleh data berdistribusi tidak normal sehingga dilanjutkan dengan menggunakan uji wilcoxon. TK Islam Terpadu Nada Ashobah setelah dihitung menggunakan uji wilcoxon diperoleh data ?h????? < ?????? (0<81).TK Cempaka ?h????? < ?????? (0<17). Kesimpulannya adalah bahwa media numeric stick dapat menstimulasi kemampuan mengenal lambang bilangan 1-20 anak usia 5-6 tahun. Respon anak terhadap media numeric stick yaitu anak sangat senang, anak sangat antusias dalam menggunakan media numeric stick, anak juga lebih aktif dan interaktif serta anak tertib saat bermain dengan media numeric stick, karena penggunaan media numeric stick masih jarang digunakan di lembaga TK. Kata Kunci: lambang bilangan, media numeric stick.
PENGARUH MEDIA KOTAK PINTAR TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL LAMBANG BILANGAN 1-10 KELOMPOK A DI TK BAHRUL ULUM DUKUH MENANGGAL V-B/21 SURABAYA PUTRI WIJAYANTI, MEGAWATI; , MASUDAH
PAUD Teratai Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian pada anak kelompok A di TK Bahrul Ulum Dukuh Menanggal V-B/21 Surabaya ini dilatarbelakangi oleh kemampuan mengenal lambang bilangan 1-10 anak yang masih perlu adanya pemberian stimulasi dan juga perlu dikembangkan, sehingga peneliti memberikan solusi berupa media kotak pintar yang dapat memotivasi anak-anak dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan ada tidaknya pengaruh penggunaan media kotak pintar terhadap kemampuan mengenal lambang bilangan 1-10 kelompok A TK Bahrul Ulum Dukuh Menanggal V-B/21 Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Eksperimental Design dengan rancangan penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi yang yang digunakan pada penelitian ini adalah anak kelompok A yang berjumlah 44 anak yaitu 22 anak kelas A1 dan 22 anak kelas A2 TK Bahrul Ulum Dukuh Menanggal V-B/21 Surabaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan teknik tes, observasi, dan dokumentasi. Indikator penilaian yang digunakan pada penelitian ini yaitu 1) anak mampu mengurutkan lambang bilangan 1-10, 2) Anak mampu membilang kartu angka 1-10, 3) Anak mampu mencocokkan lambang bilangan dengan jumlahnya, 4) Anak mampu memasangkan lambang bilangan sesuai dengan kartu angka. Penggunaan media kotak pintar dalam kegiatan treatment dilakukan sebanyak dua kali. Berdasarkan dari hasil penelitian rata-rata sebelum diberikan perlakuan (pretest) yaitu 8,81, sedangkan dari hasil penelitian rata-rata sesudah perlakuan (postest) yaitu 13,90. Teknik analisis data melalui uji Mann-U Whitney diperoleh nilai sig sebesar 0,045 dimana nilai ini lebih kecil dari batas alpha sig 0,05 sehingga diperoleh kesimpulan bahwa media kotak pintar berpengaruh terhadap kemampuan mengenal lambang bilangan 1-10 pada anak kelompok A di TK Bahrul Ulum Surabaya. Kata Kunci : media kotak pintar, mengenal lambang bilangan 1-10.
PENGARUH MEDIA KOTAK PINTAR TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL LAMBANG BILANGAN 1-10 KELOMPOK A DI TK BAHRUL ULUM DUKUH MENANGGAL V-B/21 SURABAYA PUTRI WIJAYANTI, MEGAWATI; , MASUDAH
PAUD Teratai Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian pada anak kelompok A di TK Bahrul Ulum Dukuh Menanggal V-B/21 Surabaya ini dilatarbelakangi oleh kemampuan mengenal lambang bilangan 1-10 anak yang masih perlu adanya pemberian stimulasi dan juga perlu dikembangkan, sehingga peneliti memberikan solusi berupa media kotak pintar yang dapat memotivasi anak-anak dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan ada tidaknya pengaruh penggunaan media kotak pintar terhadap kemampuan mengenal lambang bilangan 1-10 kelompok A TK Bahrul Ulum Dukuh Menanggal V-B/21 Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Eksperimental Design dengan rancangan penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi yang yang digunakan pada penelitian ini adalah anak kelompok A yang berjumlah 44 anak yaitu 22 anak kelas A1 dan 22 anak kelas A2 TK Bahrul Ulum Dukuh Menanggal V-B/21 Surabaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan teknik tes, observasi, dan dokumentasi. Indikator penilaian yang digunakan pada penelitian ini yaitu 1) anak mampu mengurutkan lambang bilangan 1-10, 2) Anak mampu membilang kartu angka 1-10, 3) Anak mampu mencocokkan lambang bilangan dengan jumlahnya, 4) Anak mampu memasangkan lambang bilangan sesuai dengan kartu angka. Penggunaan media kotak pintar dalam kegiatan treatment dilakukan sebanyak dua kali. Berdasarkan dari hasil penelitian rata-rata sebelum diberikan perlakuan (pretest) yaitu 8,81, sedangkan dari hasil penelitian rata-rata sesudah perlakuan (postest) yaitu 13,90. Teknik analisis data melalui uji Mann-U Whitney diperoleh nilai sig sebesar 0,045 dimana nilai ini lebih kecil dari batas alpha sig 0,05 sehingga diperoleh kesimpulan bahwa media kotak pintar berpengaruh terhadap kemampuan mengenal lambang bilangan 1-10 pada anak kelompok A di TK Bahrul Ulum Surabaya. Kata Kunci : media kotak pintar, mengenal lambang bilangan 1-10.
PENGARUH PERMAINAN "LOLA KENA" TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL 25 WAGE SIDOARJO SETIA PUJI ASTUTIK, FERA; FITRI, RUQOYYAH
PAUD Teratai Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh permainan ?lola kena? terhadap kemampuan motorik kasar anak usia 5-6 tahun di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 25 Wage Sidoarjo yang dilatar belakangi oleh kurangnya kemampuan motorik kasar anak dalam aspek keseimbangan, kelenturan dan kelincahan. Subyek penelitian berjumlah 47 anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimental design dengan rancangan non-equivalent control group design. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi. Teknik analisis data menggunakan uji data statistik non-parametik yaitu Mann-Whitney U-Test. Hasil analisis data uji Mann-Whitney U-Test menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2 tailed) yaitu sebesar 0,000, maka sesuai dengan dasar pengambilan keputusan uji Mann-Whitney U-Test dengan taraf signifikansi atau Asymp. Sig (2 tailed) 0,000 lebih kecil dari 0,05 menunjukkan terdapat perbedaan signifikansi antara rata-rata kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen lebih tinggi dari kelompok kontrol. Dengan demikian, hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh ?lola kena? terhadap kemampuan motorik kasar anak usia 5-6 tahun di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 25 Wage Sidoarjo. Kata Kunci : motorik kasar, permainan ?lola kena? dan usia 5-6 tahun
PENGARUH TEKNIK MODIFIKASI FADING TERHADAP KEMAMPUAN KEAKSARAAN PADA KELOMPOK A TK DHARMA WANITA PERSATUAN JABON SIDOARJO DWI NANING AGUSTINAH, SITI; FITRI, RUQOYYAH
PAUD Teratai Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kemampuan keaksaraan termasuk dalam aspek perkembangan bahasa. Kemampuan keaksaraan harus dimiliki anak agar kemampuan membaca dan menulis dapat dikuasai anak di kemudian hari.Pada kelompok A TK Dharma Wanita Persatuan Kedungpandan dan TK Dharma Wanita Persatuan Semambung ditemukan bahwa kemampuan keaksaraan anak masih kurang dalam hal menulis huruf. Salah satu teknik yang dapat digunakan dalam hal ini adalah teknik modifikasi fading. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh teknik modifikasi fading terhadap kemampuan keaksaraan pada kelompok A TK Dharma Wanita Persatuan Jabon Sidoarjo.Jenis penelitian ini menggunakan jenis eksperimen dengan rancangan Quasi Eksperimental jenis Nonequivalent Control Group Design. Jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 30 anak anak kelompok A yang terdiri dari 15 anak di TK Dharma Wanita persatuan Kedungpandan dan 15 anak di TK Dharma Wanita persatuan Semambung Jabon Sidoarjo. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik tes, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini yaitu uji hipotesis menggunakan uji Mann-Whitney. Berdasarkan uji Mann Whitney yang dilakukan dengan bantuan SPSS 16 maka didapatkan hasil Asymp.Sig. (2-tailed) menunjukkan nilai 0,011 kurang dari 0,05 atau 0,011<0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan kemampuan keaksaraan pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen memiliki selisih nilai pre-test dan post-test lebih tinggi daripada kelas eksperimen. Hal tersebut menunjukkan bahwa teknik modifikasi fading memberi pengaruh pada perubahan signifikan pada hasil nilai kelas eksperimen. Sehingga dapat disimpulkan adanya pengaruh teknik modifikasi fading terhadap kemampuan keaksaraan kelompok A TK Dharma Wanita Persatuan Jabon Sidoarjo. Kata kunci: teknik modifikasi fading, kemampuan keaksaraan. Abstract Literacy skills are included in aspects of language development. Literacy skills must be possessed by children so that the ability to read and write can be mastered by children in the future. In A group TK Dharma Wanita Persatuan Kedungpandan Association and TK Dharma Wanita Persatuan Semambung it was found that childrens literacy skills were still lacking in writing letters. One technique that can be used in this case is the fading modification technique. The purpose of this study was to determine the effect of fading modification techniques on literacy skills in the A group TK Dharma Wanita Persatuan Jabon Sidoarjo. This type of research uses the type of experiment with the design of the Quasi Experimental type of Nonequivalent Control Group Design. The number of samples in this study were 30 children of group A consisting of 15 children at the TK Dharma Wanita Persatuan Kedungpandan and 15 children at the TK Dharma Wanita Persatuan Semambung Jabon Sidoarjo. Data collection techniques used in this study are testing techniques, observation, and documentation. Data analysis techniques in this study are hypothesis testing using the Mann-Whitney test. Based on the Mann Whitney test carried out with the help of SPSS 16, the Asymp. Sig results were obtained. (2-tailed) shows a value of 0.011 less than 0.05 or 0.011 <0.05. Then it can be concluded that there are differences in ability in the experimental class and control class. The experimental class has a higher pre-test and post-test difference than the experimental class. This shows that the fading modification technique has a significant effect on the results of the experimental class values.So that it can be concluded that there is the effect of fading modification techniques on literacy skills of the A group TK Dharma Wanita Persatuan Jabon Sidoarjo. Keywords: fading modification techniques, literacy ability.
PENGARUH MENCETAK DENGAN PLAYDOUGH PELANGI TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL BENTUK GEOMETRI PADA ANAK KELOMPOK A DI TK MUSLIMAT NU 82 SAMBISARI KECAMATAN TAMAN KABUPATEN SIDOARJO FUROTUL ULYA, MAS; SETYOWATI, SRI
PAUD Teratai Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji ada atau tidaknya pengaruh mencetak dengan playdough pelangi terhadap kemampuan mengenal bentuk geometri anak kelompok A. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian pre experiment, jenis penelitian one group pre test dan post test design dengan subjek penelitian 20 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi. Analisis data menggunakan statistic non parametric uji jenjang bertanda (Wilcoxson match pair test). Berdasarkan hasil penelitian skor total yang didapatkan oleh 20 anak pada pre-test sebesar 101 dengan skor rata-rata sebesar 5,05 sedangkan pada kegiatan post-test skor total yang didapatkan adalah sebesar 194 dengan skor rata-rata sebesar 9,7. Hasil perhitungan dengan uji wilcoxson math pairs test menunjukan perolehan Thitung<Ttabel (0<25). Dari hasil analisis tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak sedangkan Ha diterima. Artinya terdapat pengaruh mencetak dengan playdough pelangi terhadap kemampuan mengenal bentuk geometri anak kelompok A. Kemampuan mengenal bentuk geometri mulai berkembang dikarenkan anak sudah mulai mengenal bentuk geometri dengan menggunakan playdough pelangi dan kartu berbentuk geometri.. Kata Kunci : mengenal bentuk geometri, mencetak dengan playdough pelangi Abstract The purpose of this study was to examine whether or not the influence of printing with playdough rainbow on the ability to recognize the geometry of children aged 4-5 years. This study uses a quantitative research design with pre-experimental research design, one group research type pre test and post test design with research subjects 20 children. The data collection technique used is observation. Data analysis using a signed level parametric non-parametric test (Wilcoxson match pair test). Based on the results of the study the total score obtained by 20 children in the pre-test was 101 with an average score of 5.05 while the post-test activity the total score obtained was 194 with an average score of 9.7. The results of calculations using the Wilcoxson math pairs test show the acquisition of Tcount <T table (0 <25). From the results of the analysis, it can be concluded that Ho is rejected while Ha is accepted. This means that there is the effect of printing with playdough rainbow on the ability to recognize geometric shapes of children aged 4-5 years. The ability to recognize geometric shapes began to develop because children have begun to recognize geometric shapes using playdough rainbows and geometric cards. Keywords: recognize geometric shapes, print with playdough rainbow
STUDI KASUS KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DALAM PEMBELAJARAN KONSEP BILANGAN PADA ANAK KELOMPOK B DI TK AF SANGRILA NURZAKINAH, DYAH; WIDAYATI, SRI
PAUD Teratai Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK STUDI KASUS KOMPETNSI PEDAGOGIK GURU DALAM PEMBELAJARAN KONSEP BILANGAN PADA ANAK KELOMPOK B DI TK AL-FUDLOLA PORONG Nama : Dyah Sangrila Nurzakinah NIM : 15010684086 Jurusan : PG-PAUD Fakultas : Ilmu Pendidikan Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya Pembimbing : Sri Widayati., S.Pd. M.PdPenelitian kualitatif studi kasus ini dilatarbelakangi olah satu aspek perkembangan anak yang perlu di stimulasi adalah perkembangan kognitif. Bentuk stimulasi perkembangan kognitif yang dapat diberikan pada anak adalah melalui pembelajaran konsep bilangan. Pembelajaran konsep bilangan dapat diterima oleh anak dengan mudah dan cepat jika guru memberikan materi (mudah ke sulit) sesuai dengan karakteristik anak serta melalui media yang tepat. Berdasarkan penelitian di lapangan guru lebih banyak menjelaskan materi konsep bilangan dan sedikit menggunakan media (cenderung menggunakan papan tulis). Hal ini menarik bagi peneliti untuk melihat kompetensi pedagogik guru, dimana kompetensi pedagogik guru meliputi pelaksanaan pembelajaran yang melibatkan anak sebagai subjek. Subjek penelitian yang diteliti yakni dua orang guru kelompok B di TK AF Porong Sidoarjo. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, tampilan data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru belum memiliki keseluruhan komponen yang ada dalam kompetensi pedagogik guru. Pertama, pemahaman wawasan keilmuan dan pendidikan masih kurang. Hal ini tergambarkan dari salah satu guru belum memiliki sertifikat S1 PG PAUD dan kedua guru kelompok B di TK AF belum pernah mengikuti pelatihan terkait materi konsep bilangan. Kedua, pemahaman terhadap peserta didik belum terpenuhi. Hal ini terlihat dari guru yang memberikan tugas pada anak berdasarkan buku kerja, guru kurang membuat variasi media serta variasi kegiatan bermain. Ketiga, rancangan pembelajaran masih kurang. Hal tersebut terdeskripsikan dari guru yang menyusun RPPH di akhir semester. Keempat, guru kurang melibatkan anak saat kegiatan pembelajaran. Hal tersebut terlihat ketika guru melakukan aktivitas pembelajaran, anak yang asik bermain dan tidak memperhatikan dibiarkan saja oleh guru guru. Kelima, guru kurang dalam penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Hal ini tergambarkan dari guru yang cenderung menggunakan buku kerja dan papan tulis saat memberikan materi pembelajaran konsep bilangan. Keenam, penilaian pada proses dan hasil belajar anak masih belum terlaksana secara berkesinambungan. Hal ini terlihat dari guru yang tidak melakukan penilaian harian. Kata kunci: kompetensi pedagogik, konsep bilangan, guru kelompok B.
PERILAKU ORANGTUA DALAM KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR DI TK X SIDOARJO WIDYA WININGRUM, MAIDAH; KOMALASARI, DEWI
PAUD Teratai Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan anak usia dini memiliki jenjang pendidikan formal yang perlu diberikan mulai anak sejak dini. Prinsip belajar sambil bermain merupakan prinsip pendidikan anak usia dini. Pada lembaga pendidikan anak usia dini secara formal yaitu TK (Taman Kanak-kanak). Pada proses kegiatan belajar anak didik di sekolah TK anak akan difasilitasi oleh kemampuan guru untuk menstimulasi perkembangan anak. Peran guru merupakan peran penting dalam kegiatan belajar mengajar dan sekolah memiliki peraturan yang akan dilaksanakan dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah memperoleh deskripsi tentang (1) perilaku orangtua dalam kegiatan belajar mengajar di TK X Sidoarjo, (2) faktor pengaruh perilaku orangtua dalam kegiatan belajar mengajar di TK X Sidoarjo, (3) peran orangtua di sekolah dan (4) peran guru di sekolah. Model penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi/penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya perilaku orangtua dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Mendampingi anak tidak diperbolehkan dalam kegiatan belajar mengajar yang sudah diterapkan di tata tertib sekolah dan sudah disosialisasikan. Perilaku orangtua dapat diamati secara langsung dengan melihat ketika orangtua sedang mengarahkan dan membantu menyelesaikan tugas anak. Orangtua beralasan dan orangtua belum memahami peran ketika anak-anak sedang dalam kegiatan belajar mengajar. Guru berupaya untuk menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan mengingatkan kepada orangtua yang masih mendampingi dan terlibat dalam kegiatan belajar mengajar. Kata kunci: perilaku orangtua, tata tertib, belajar mengajar.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KARTU ANGKA BERGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL LAMBANG BILANGAN 1-10 PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN REGINA BALKIS, RENA; IKA SARI RAKHMAWATI, NUR
PAUD Teratai Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan prototype media kartu angka bergambar yang layak dan efektif digunakan sebagai pembelajaran mengenal lambang bilangan 1-10 pada anak usia 4-5 tahun (kelompok A). Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (research and development) yang mengadaptasi dari langkah-langkah penelitian pengembangan Borg & Gall. Langkah-langkah dalam penelitian ini ada 9 tahap yaitu (1) penelitian pendahuluan dan pengumpulan informasi; (2) perencanaan; (3) pengembangan produk awal; (4) uji coba lapangan awal; (5) revisi produk utama; (6) uji coba lapangan utama; (7) revisi produk operasional; (8) uji coba lapangan operasional; (9) revisi produk akhir. Desain uji coba yang digunakan adalah Single One Shot Case Study dan One Group Pretest Posttest Design.Subjek uji coba penelitian ini adalah anak kelompok A RA Al-Hidayah Sawotratap berjumlah 11 anak, RA Khoirul Huda Pabean berjumlah 15 anak, RA LPII Sawotratap berjumlah 16 anak, PG RA Sinar Ilmu Sawotratap berjumlah 18 anak, TK Darul Ulum Surabaya berjumlah 18 anak, TK Dharma Wanita Persatuan Pabean II berjumlah 17 anak.Instrumen pengumpulan data menggunakan desain prototype produk, lembar observasi, lembar validasi, wawancara, dan dokumentasi.Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif.Hasil penelitian pengembangan ini berupa desain prototype media kartu angka bergambar untuk mengenalkan lambang bilangan 1-10 pada anak kelompok A. Hasil uji coba lapangan awal dinyatakan bahwa media kartu angka bergambar sudah layak digunakan dan mendapatkan saran dari guru berupa pemberian background warna pada kartu angka dan kartu bergambar. Tahap uji coba lapangan utama diperoleh hasil penilaian bahwa media kartu angka bergambar sudah layak digunakan dan mendapatkan saran dari guru pada packaging (kemasan) produk agar terlihat rapid an mudah dibawa. Tahap uji coba lapangan operasional diperoleh hasil penilaian yaitu pada PG RA Sinar Ilmu mendapatkan kategori tinggi yaitu 0.80, TK Darul Ulum Surabaya juga mendapatkan kategori tinggi yaitu 0.82, serta TK Dharma Wanita Persatuan Pabean II juga mendapatkan kategri tinggi yaitu 0.84. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media kartu angka bergambar sangat layak dan efektif digunakan untuk mengenalkan lambang bilangan 1-10 pada anak usia 4-5 tahun. Kata kunci:pengenalan angka, media kartu angka bergambar Abstract This study aims to develop and produce a suitable and effective prototype pictorial number card media to be used as learning to recognize the symbols of numbers 1-10 in children aged 4-5 years (group A). The type of this research was research and development which adapted from the steps of the research development of Borg & Gall. The steps in this study are 9 stages, namely (1) preliminary research and information gathering; (2) planning; (3) initial product development; (4) initial field trials; (5) major product revisions; (6) main field trials; (7) revision of operational products; (8) operational field trials; (9) final product revisions. The trial design used was Single One Shot Case Study and One Group Pretest Posttest Design. The subjects of this research were 11 children of group A at RA Al-Hidayah Sawotratap, 15 children of RA Khoirul Huda Pabean, 16 children of RA LPII Sawotratap, 18 children of PG RA Sinar Ilmu Sawotratap, 18 children of TK Darul Ulum, and 17 children of TK Dharma Wanita Persatuan Pabean II. The instruments of data collection used were product prototype design, observation sheets, validation sheets, interviews, and documentation. For analyzing the data, it was used descriptive quantitative. The results of this development study are in the form of prototype pictorial number card media to introduce 1-10 number symbols to children in group A. The results of the assessment obtained from the main field trial stage are that pictorial number card media is feasible to use and get advice from the teacher on product packaging to look neat and easy to carry. The operational field trial stage obtained the results of the assessment that in the Play Group of RA Sinar Ilmu got a high category which is 0.80, the TK Darul Ulum Surabaya also got a high category which is 0.82, and the TK Dharma Wanita Pabean II also got a high category which is 0.84. Therefore it can be concluded that the pictorial number card media is very feasible and effective to be used to introduce the symbol of 1-10 numbers to children aged 4-5 years. Keywords: number recognition, pictorial number card media
PENGEMBANGAN BUKU PANDUAN MENGGUNTING PADA PEMBELAJARAN DI TK KECAMATAN BUDURAN SIDOARJO IRSAD RUSDIANI, NURTINA; RINAKIT ADHE, KARTIKA
PAUD Teratai Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan kefektifan buku panduan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dan pengembangan. Metode pengembangan penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, implement, and Evaluate). Subjek uji coba penelitian ini yaitu: ahli materi, ahli media, guru TK di kecamatan Buduran Sidoarjo berjumlah 4, dan anak TK di kecamatan Buduran Sidoarjo berjumlah 20 Anak. Metode pengumpulan data menggunakan angket penelitian, dan observasi non partisipan. Berdasarkan hasil analisis data bahwa: 1). Buku tahapan menggunting yang dikembangkan dapat terbukti sangat valid, hal ini ditunjukkan dari aspek media maupun materi yang disampaikan. 2). Hasil dari uji coba lapangan menunjukkan bahwa buku tahapan menggunting dalam hasil yang sangat baik. Berdasarkan pada analisis hasil perhitungan lembar penelitian angket sebesar 82%, ahli media mendapatkan persentase 100%, ahli materi mendapat persentase 100%, dan post-test kepada anak mendapat presentse 91,6%. Hasil tersebut dapat dikategorikan sangat baik sehingga layak dan efektif digunakan dalam pembelajaan menggunting di TK. Kata kunci: pengembangan buku, tahapan menggunting, guru TK.

Page 2 of 3 | Total Record : 29