cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Bimbingan Konseling
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 444 Documents
PENGEMBANGAN APLIKASI LET’S END BODY SHAMING UNTUK MENINGKATKAN SELF CONFIDENCE PUTRI AINI AZIS, ATIKAH; KHUSUMADEWI, ARI
Jurnal BK UNESA Vol 11, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Body shaming merupakan salah satu permasalahan yang sering terjadi di dunia, termasuk di Indonesia. Body Shaming merupakan bentuk dari bullying verbal maupun non-verbal. Seperti studi pendahuluan yang dilakukan pada SMA Muhammadiyah 10 Surabaya diperoleh informasi bahwa kurangnya media yang menarik untuk digunakan peserta didik dalam pencegahan body shaming. Penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan dan bertujuan untuk mengembangkan suatu produk berupa media aplikasi yaitu let?s end body shaming. Prosedur penelitian pengembangan ini mengacu pada Borg and Gall (1983). Penelitian ini hanya dilakukan sampai tahap ke lima, yaitu revisi produk utama, dikarenakan keterbatasan waktu, tenaga, dan biaya. Pada hasil uji akseptabilitas ahli menggunakan metode content validity ratio (CVR) dan di rata-rata menjadi CVI. Sedangkan pada uji akseptabilitas calon pengguna (peserta didik) menggunakan metode presentase. Hasil CVI pada uji ahli materi dan calon pengguna (guru bimbingan dan konseling) sebesar 0,63. Hasil CVI pada uji ahli media sebesar 0,53. Hasil CVI pada buku panduan sebesar 0,53. Dan hasil pada uji validasi calon pengguna (peserta didik) 86,2%. Berdasarkan hasil tersebut dapat diketahui bahwa produk media aplikasi let?s end body shaming telah memenuhi kriteria akseptabilitas. Kata Kunci: Body Shaming, Penelitian pengembangan, Aplikasi
TEKNIK SELF CONTROL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS KOMENTAR DI MEDIA SOSIAL FITRI RODIANA, NURIL; KHUSUMADEWI, ARI
Jurnal BK UNESA Vol 11, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku menulis komentar negatif merupakan perilaku kurang kontrol diri dalam menggunakan media sosial yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. Akibatnya adalah penggunaan etika dalam berbahasa dan penggunaan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) semakin dikesampingkan. Tujuan penelitian ini untuk menguji keefektifan penggunaan teknik self control dalam konseling kelompok untuk meningkatkan keterampilan menulis komentar positif di media sosial. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan salah sat rancangan pra-eksperimen, yakni Single Subject Design A-B. Subject penelitian adalah enam peserta didik di SMAN 1 Kamal yang teridentifikasi memiliki perilaku menulis komentar negatif di media sosial yang tinggi. Data penelitian diukur melalui wawancara dan observasi serta dianalisis berdasarkan frekuensi dan durasi perilaku subject. Hasil dari analisis yang sudah dilakukan oleh peneliti pada level stabilitas menunjukkan bahwa subyek S pada fase baseline (A) sebesar 85% menjadi 42% (B), subyek R pada fase baseline (A) sebesar 85% menjadi 71% (B), subyek D pada fase baseline (A) sebesar 85% menjadi 71% (B), subyek M pada fase baseline (A) sebesar 85% tetap 85% pada fase intervensi (B), subyek A pada fase baseline (A) sebesar 85% menjadi 57% (B), dan subyek F pada fase baseline (A) sebesar 85% menjadi 28% (B).Dapat disimpulkan bahwa terdapat perubahan skor dari perilaku menulis komentar negatif dimedia sosial setelah diberikan konseling kelompok dengan teknik self control Kata Kunci: Konseling Kelompok, Teknik Self Control, Perilaku Menulis Komentar di Media Sosial
PENERAPAN KONSELING INDIVIDU STRATEGI SELF-MANAGEMENT UNTUK MENGURANGI PERILAKU KECANDUAN MENONTON DRAMA KOREA PADA PESERTA DIDIK KELAS X MIA 7 SMA NEGERI 2 LAMONGAN SUDRAJAD NURISMAWAN, ACH.; WININGSIH, EVI
Jurnal BK UNESA Vol 11, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aktivitas menghabiskan waktu selama berjam-jam untuk menonton drama korea melalui gawai atau laptop, kemudian menarik diri dari lingkungan, serta tidak mampu mengontrol aktivitasnya adalah beberapa indikator yang mana seseorang dikategorikan mengalami perilaku kecanduan menonton drama korea. Perilaku-perilaku kecanduan menonton drama korea tersebut, selain dapat mengganggu aktivitas individu, juga dapat menjadikan individu kurang bertanggung jawab terhadap kehidupannya. Seperti halnya yang dialami oleh salah satu peserta didik kelas X MIA 7 SMA Negeri 2 Lamongan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan konseling individu strategi self-management dalam mengurangi perilaku menonton drama korea pada peserta didik kelas X MIA 7 SMA Negeri 2 Lamongan. Desain penelitian yang digunakan adalah Single Subject Design model A-B dengan subyek berjumlah satu siswa/orang. Untuk metode pengumpulan data, penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan pedoman observasi sebagai instrument pengumpulan data. Setelah itu, untuk menganalisis hasil data yang diperoleh, penelitian ini menggunakan dua analisis yaitu analisis dalam kondisi serta analisis antar kondisi. Merujuk pada hasil analisis data penelitian di lapangan, terdapat perubahan skor tingkah laku dan skor durasi perilaku menonton drama korea pada fase baseline dengan fase intervensi. Yaitu pada perubahan arah dan efeknya subyek K positif. Level perubahannya menunjukkan membaik (+) pada subyek K. Sedangkan persentase overlap tingkah laku kecanduan menonton drama korea pada subyek K sebesar 8.33%. Persentase overlap durasi menonton drama korea pada subyek K sebesar 0%. Persentase overlap frekuensi menonton drama korea pada subyek K 83%. Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat perubahan skor sebelum dan sesudah diberi perlakuan/treatment konseling individu strategi self-management pada peserta didik kelas X MIA 7 SMA Negeri 2 Lamongan. Kata Kunci: Konseling Individu, Strategi Self Management, Kecanduan Menonton Drama Korea.
PENERAPAN KONSELING INDIVIDU STRATEGI SELF-MANAGEMENT UNTUK MENGURANGI PERILAKU KECANDUAN MENONTON DRAMA KOREA PADA PESERTA DIDIK KELAS X MIA 7 SMA NEGERI 2 LAMONGAN SUDRAJAD NURISMAWAN, ACH.; WININGSIH, EVI
Jurnal BK UNESA Vol 11, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aktivitas menghabiskan waktu selama berjam-jam untuk menonton drama korea melalui gawai atau laptop, kemudian menarik diri dari lingkungan, serta tidak mampu mengontrol aktivitasnya adalah beberapa indikator yang mana seseorang dikategorikan mengalami perilaku kecanduan menonton drama korea. Perilaku-perilaku kecanduan menonton drama korea tersebut, selain dapat mengganggu aktivitas individu, juga dapat menjadikan individu kurang bertanggung jawab terhadap kehidupannya. Seperti halnya yang dialami oleh salah satu peserta didik kelas X MIA 7 SMA Negeri 2 Lamongan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan konseling individu strategi self-management dalam mengurangi perilaku menonton drama korea pada peserta didik kelas X MIA 7 SMA Negeri 2 Lamongan. Desain penelitian yang digunakan adalah Single Subject Design model A-B dengan subyek berjumlah satu siswa/orang. Untuk metode pengumpulan data, penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan pedoman observasi sebagai instrument pengumpulan data. Setelah itu, untuk menganalisis hasil data yang diperoleh, penelitian ini menggunakan dua analisis yaitu analisis dalam kondisi serta analisis antar kondisi. Merujuk pada hasil analisis data penelitian di lapangan, terdapat perubahan skor tingkah laku dan skor durasi perilaku menonton drama korea pada fase baseline dengan fase intervensi. Yaitu pada perubahan arah dan efeknya subyek K positif. Level perubahannya menunjukkan membaik (+) pada subyek K. Sedangkan persentase overlap tingkah laku kecanduan menonton drama korea pada subyek K sebesar 8.33%. Persentase overlap durasi menonton drama korea pada subyek K sebesar 0%. Persentase overlap frekuensi menonton drama korea pada subyek K 83%. Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat perubahan skor sebelum dan sesudah diberi perlakuan/treatment konseling individu strategi self-management pada peserta didik kelas X MIA 7 SMA Negeri 2 Lamongan. Kata Kunci: Konseling Individu, Strategi Self Management, Kecanduan Menonton Drama Korea.
PENGEMBANGAN VIDEO CINEMATHERAPY BULLYING BAGI PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI 2 GEDANGAN SURYA ADI LESTARI, DINNA; KHUSUMADEWI, ARI
Jurnal BK UNESA Vol 11, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena bullying masih banyak terjadi di lingkungan sekolah. Perilaku bullying dalam bentuk verbal, nonverbal dan reasional merupakan perilaku yang banyak terjadi antar peserta didik pada mitra sebayanya. Layanan bimbingan dan konseling yang ada di sekolah dapat membantu menyelesaikan permasalahan bullying. Pemberian layanan BK dapat diberikan secara langsung maupun secara tidak langsung, yakni melalui perantara media. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan satu produk media bimbingan dan konseling guna mencegah dan menangani perilaku bullying di kalangan peserta didik, yakni video cinematherapy ?STOP BULLYING? yang layak dan efektif untuk mencegah dan menghentikan perilaku bullying. Penelitian dilaksanakan dengan rancangan penelitian pengembangan dari Borg and Gall (2008). Data penelitian dikumpulkan melalui angket askseptabilitas produk. Sumber data pada penelitian ini yakni validator media, validator materi, dan calon pengguna video cinematherapy. Analisis data dilakukan melalui teknik Content Validity Index (CVI) menurut Lawshe (1985). Hasil penelitian ini yakni terciptanya video cinematherapy yang memenuhi kriteria kegunaan, kelayakan, kepatutan dan ketepatan. Berdasarkan media yang dikembangkan, maka implikasi pada penelitian ini adalah video cinematherapy ?STOP BULLYING? dapat membantu guru bimbingan dan konseling menahan dan menangani perilaku bullying yang terjadi di lingkungan sekolah. Kata Kunci: Pengembangan Video Cinematherapy, Bullying, Peserta Didik
PENGEMBANGAN MEDIA BUKU CERITA DALAM BENTUK POP-UP UNTUK MEMBERIKAN GAMBARAN LABELLING OVIEANTI YOLA MIRANDA, KARINA; KHUSUMADEWI, ARI
Jurnal BK UNESA Vol 11, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku Bullying terdiri dari dua bentuk yaitu verbal dan non verbal. Bullying verbal berupa labelling. Pada tingkat sekolah dasar masih banyak terdapat perilaku labelling karena rendahnya pemahaman akan arti serta efek dari labelling. Guru kelas memiliki tanggung jawab untuk memberikan gambaran terkait labelling karena tidak adanya guru BK di Sekolah. Untuk memberikan gambaran labelling kepada peserta didik tingkat sekolah dasar dapat menggunakan bacaan buku cerita. Tujuan penelitian ini menghasilkan buku cerita dalam bentuk pop-up ?Kelinci dan Kura-kura? yang memenuhi kriteria akseptabilitas berupa kegunaan, kelayakan, kepatutan, dan ketepatan dengan menggunakan model pengembangan dari Borg & Gall (2008). Metode untuk menganalisis data uji validasi media, uji validasi materi dan calon pengguna adalah metode content validity ratio (CVR) yang dirumuskan oleh Lawshe, seperti yang dipaparkan dalam (Purwoko, 2015). Pengujian dilaksanakan bersama dengan ahli materi, ahli media dan calon pengguna. Berdasarkan penilaian uji ahli serta calon pengguna didapatkan hasil bahwa uji ahli media memiliki nilai CVI pada media buku cerita 0,86 dan pada buku panduan 0,85. uji ahli materi memiliki nilai CVI pada media buku cerita 0,91 dan pada buku panduan 0,92. Uji calon pengguna (guru kelas) memiliki nilai CVI pada media buku cerita sebesar 0,95 . Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media buku cerita ?Kelinci dan Kura-kura? pencegahan Labelling telah memenuhi kriteria akseptabilitas berupa kegunaan, kelayakan, kepatutam, dan ketepatan. Kata Kunci: buku cerita, pop-up, labelling,
PENGEMBANGAN MEDIA PERMAINAN TRADISIONAL BOI-BOIAN UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR , LUSIANI; KHUSUMADEWI, ARI
Jurnal BK UNESA Vol 11, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Media Permainan Tradisional Boi-Boian untuk Meningkatkan Karakter Peserta Didik Sekolah Dasar yang digunakan oleh guru Bimbingan dan Konseling atau Guru kelas sebagai media pemberian layanan pendidikan karakter kepada peserta didik sekolah dasar. Dalam penelitian ini juga mencoba mengumpulkan data guna menilai tingkat aseptabilitas dari produk yang dikembangakan. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan penelitian pengembangan. Metode yang digunakan yaitu Borg &Gall yang telah disederhanakan oleh Tim Pusat Penelitian Kebijakan dan Inovasi (Puslitjaknov) pada tahun 2008 dengan lima langkah yaitu melakukan analisis produk awal yang dikembangakan, pengembangan produk awal, uji ahli (ahli materi, ahli media, dan uni coba calon pengguna) Validasi dinilai berdasarkan kriteria akseptabilitas produk. Berdasarkan hasil uji ahli materi yaitu 93%. Apabila dibandingkan dengan kriteria kelayakan produk menurut Mustaji (2005) maka produk sangat baik, tidak perlu direvisi, hasil uji validasi me ahli media sebesar 100% dan hasil uji validasi calon pengguna sebesar 88,24%.s Media Permainan Tradisional Boi-Boian untuk Meningkatkan Karakter Peserta Didik sekolah Dasar telah memenuhi kreteria akseptabilitas produk berdasarkan kreteria kegunaan, kelayakan, ketepatan, serta kepatutan. Kata Kunci: Pengembangan Media, Permainan Boi-Boian, Pendidikan Karakter
STUDI KASUS PERILAKU BULLYING RELASIONAL DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 2 GRESIK SHIDIQ AL FATHONI, MUHAMMAD; SETIAWATI, DENOK
Jurnal BK UNESA Vol 11, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk mendalami perilaku bullying relasional yang terjadi di Madrasah Aliyah Negeri 2 Gresik. Bullying relasional adalah tindakan pelemahan dengan bentuk memandang sinis, memandang penuh ancaman, mendiamkan, mengucilkan, memandang yang merendahkan, memelototi, dan mencibir. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kualitatif dengan subjek siswa yang pernah menjadi pelaku bullying relasional, siswa yang menjadi korban bullying relasional dan guru BK. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Analis data penelitian bersifat deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bentuk bullying relasional di Madrasah Aliyah Negeri 2 Gresik meliputi memandang sinis, memandang penuh ancaman, mendiamkan, mengucilkan, memandang yang merendahkan, memelototi, dan mencibir. Perasaan pelaku setelah melakukan tindakan bullying relasional ada yang merasakan kesenangan dan ada juga yang merasakan biasa saja. Situasi terjadinya tindakan bulying relasional adalah pada saat jam kosong, jam istirahat dan tidak ada guru yang dilakukan di dalam kelas dan di luar kelas. Sedangkan situasi yang membuat pelaku tidak dapat melakukan bullying relasional adalah saat ada guru di dalam kelas atau di sekitar. Dampak psiokologis dari perbuatan bullying relasional seperti korban merasa stres, gangguan mental, minder, sakit hati, sedih, cemas, dan frustasi. Faktor penyebab tindakan bullying relasional adalah pergaulan teman sebaya, faktor internal/pribadi pelaku, pernah menjadi korban, dendam dengan korban, korbannya adalah anak yang pendiam, ingin mencari kesenangan, mencari perhatian dan mencari pengakuan di lingkungannya. Peran konselor dalam mengatasi perilaku bullying relasional dengan mencegah melalui bimbingan klasikal dan mengentaskan perilaku menyimpang siswa yang menjadi pelaku dan korban bullying relasional dan mengembalikan korban yang terkena dampak perilaku bullying relasional. Kata Kunci: Bullying relasional, pelaku bullying, korban bullying
PENERAPAN TEKNIK LOGOTERAPI UNTUK MENINGKATKAN EFIKASI DIRI PESERTA DIDIK DI SMPN 29 GRESIK BIDANG AKADEMIK RAMADHANTI, ZAFIRA; PURWOKO, BUDI
Jurnal BK UNESA Vol 11, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah logoterapi efektif untuk meningkatkan efikasi diri peserta didik di SMPN 29 GRESIK. Peneliti telah melakukan studi pendahuluan di SMPN 2 Gresik, Surabaya. Studi pendahuluan dilakukan melalui penyebaran kuesioner/ angket di kelas VIII A yang terdiri dari 29 peserta didik, dan didapatkan hasil: peserta didik yang memiliki efikasi diri yang rendah sebanyak 5 anak dibagi dengan jumlah peserta didik 29 dikali 100% dan didapatkan hasil 17, 162%, efikasi diri yang sedang sejumlah 17 anak dibagi jumlah peserta didik sebanyak 29 dikali 100% dan didapatkan hasil 58,621%, dan efikasi diri kategori tinggi sejumlah 7 anak dibagi 29 anak dikali 100% didapatkan hasil 16,138%. Dari penjelasan yang telah dipaparkan maka peneliti ingin menerapkan teknik logoterapi untuk dapat menaikkan efikasi diri peserta didik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa data post-test lebih tinggi dari pada data pre-test karena nilai mean hasil data penyebaran angket pre-test 56,50 <post-test 73,00, maka secara deskriptif ada perbedaan rata- rata hasil penyebaran angket efikasi diri sebelum perlakuan dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian akhir pada peserta didik di SMPN 29 Gresik adalah paired sample t test diketahui nilai Sig. (2 tailed) sebesar 0,001 < 0,05 maka H? ditolak dan H? diterima. Sehingga dapat disimpulkan pada analisis data penelitian ini bahwa ada perbedaan rata- rata pre-test dan post-test tingkat efikasi diri pada peserta didik sebelum dan sesudah diberikan perlakuan konseling individu teknik Logoterapi.Kata kunci: logoterapi, efikasi diri
STUDI MENGENAI KECANDUAN INTERNET DAN FEAR OF MISSING OUT (FOMO) PADA SISWA DI SMK NEGERI 1 DRIYOREJO FITRIANNISA AYU NINGTYAS, RIZKY; DIBYO WIYONO, BAMBANG
Jurnal BK UNESA Vol 11, No 4 (2020)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini internet berhasil menjadi alat komunikasi utama yang sangat diminati oleh semua generasi. Tingginya tingkat penggunaan internet pada siswa dapat menimbulkan masalah baru yaitu Fear Of Missing Out (FoMO). Dengan adanya FoMO dapat menimbulkan sebuah kecanduan terhadap penggunaan internet. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk-bentuk kecanduan internet dan FoMO yang dialami oleh siswa, bagaimana dampak yang ditimbulkan serta peranan guru bimbingan dan konseling. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data yang diperoleh diambil melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh adalah bentuk-bentuk kecanduan yang sering dialami siswa yaitu kesulitan mengontrol penggunaan internet untuk mencari informasi-informasi terbaru. Dampak yang paling banyak ditimbulkan adalah pada aspek akademik, dimana siswa sering mengabaikan tugas serta penuruan nilai pada raport. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa guru bimbingan dan konseling memiliki peran yang cukup penting untuk membantu siswa terhindar dari permasalahan tersebut. Peranan tersebut ialah dengan melakukan konseling individu kepada siswa yang mengalami kecanduan internet dan FoMO agar siswa tersebut dapat merubah perilakunya menjadi lebih baik. Kata Kunci : Kecanduan Internet, FoMO, Siswa