cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Bimbingan Konseling
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 444 Documents
PENGARUH PENGGUNAAN INSTAGRAM TERHADAP SIKAP TOLERANSI DAN INTERAKSI SOSIAL SISWA WIGAKSONO, THERESAPAKARTI; WININGSIH, EVI
Jurnal BK UNESA Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media sosial merupakan salah satu bagian penting dalam kehidupan siswa akhir-akhir ini. Tak dipungkiri media sosial, khususnya instagram memberikan pengaruh terhadap bagaimana siswa bersikap toleran terhadap sesama dan berinteraksi sosial. Untuk mengetahui pengaruh instagram terhadap sikap toleransi dan interaksi sosial siswa dilakukan penelitian di SMKN 1 Driyorejo, melihat banyaknya siswa yang aktif menggunakan instagram dan juga lingkungan sekolah yang bersifat heterogen. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelasional, dengan menggunakan 3 angket sebagai instrumen penelitian guna mengumpulkan data. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dimana peneliti telah mempertimbangkan beberapaka aspek, diantaranya adalah siswa mengakses instagram, siswa mengakses konten agam dan toleransi di instagram, dan juga siswa melakukan interaksi sosial maka didapati 57 siswa kelas X memenuhi syarat yang telah ditentukan. Teknik analisa yang digunakan adalah analisis regresi linear sederhana dan analisis korelasi. Hasil analisis regresi menunjukan nilai T-hitung variable X terhadap Y1 sebesar 3,946. Nilai T-hitung variable X-Y2 menunjukan nilai 2,622 dimana kedua nilai tersebut lebih besar daripada nilai T-tabel yaitu 2,004 sehingga Hi diterima dan Ho ditolak. Untuk mengetahui dan melihat pengaruh yang signifikan penggunaan instagram terhadap sikap toleransi maka diperlukan minimal 33 kali penggunaan instagram. Selanjutnya, diperlukan minimal 809 kali penggunaan instagram untuk mengetahui dan melihat pengaruh yang signifikan penggunaan instagram terhadap interaksi sosial siswa. Kata kunci : penggunaan instagram, sikap toleransi, interaksi sosial.
STUDI TENTANG PERILAKU KONSUMTIF SISWA YANG KECANDUAN DRAMA KOREA DI SMAN 1 MANYAR GRESIK ZULFA RAHMA, AULIA; DIBYO WIYONO, BAMBANG
Jurnal BK UNESA Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku konsumtif merupakan sebuah kegiatan yang menggunakan barang dan jasa dengan mementingkan keinginan daripada kebutuhan individu sehingga mengakibatkan pengeluaran tanpa batas atau berlebihan. Perilaku konsumtif disebabkan oleh budaya dari Negara Korea Selatan dan menjadi media yang biasanya sebagai tempat penyaluran yang secara tidak langsung mempengaruhi psikologis masyarakat Indonesia dengan kecanduan akan drama korea. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana gaya hidup dari perilaku konsumtif siswa yang kecanduan drama korea, faktor penyebab yang melatarbelakangi kecanduan menonton drama korea pada siswa hingga menimbulkan perilaku konsumtif, dan dampak yang ditimbulkan dari perilaku konsumtif siswa yang kecanduan drama korea terhadap prestasi belajar siswi. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Penelitian juga bersumber dari data primer dan sekunder dengan menggunakan metode pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut: 1) Gaya hidup konsumtif yang dilakukan semua siswa rata-rata membelikan makanan termasuk makanan korea untuk menemani saat menonton drama korea, atau setelah melihat drama korea, 2) Faktor penyebab para siswa kecanduan drama korea hingga mempunyai sikap konsumtif yaitu karena lingkungan sekitarnya, baik dari lingkungan keluarga maupun lingkungan sekolah, 3) dampak yang ditimbulkan yaitu seringnya para siswa tidak fokus dalam mengikuti pembelajaran disekolah, hal itu menimbulkan nilai belajar siswa turun secara drastis, tidak bisa mengontrol antara belajar dan melakukan perilaku konsumtif dengan menonton drama korea hingga kecanduan, tidak bisa mengerjakan tugasnya dengan baik sebagai pelajar, dan mengganggu aktivitas antara di rumah dan di sekolah. Kata Kunci: perilaku konsumtif, drama korea, kecanduan.
STUDI KASUS KESADARAN PESERTA DIDIK SD NEGERI PELANG LOR 1 TENTANG ADANYA TINDAK PERUNDUNGAN VERBAL RAHMAWATI, SEPTIA; CHRISTIANA, ELISABETH
Jurnal BK UNESA Vol 11, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesadaran tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari seorang individu. Sebagian besar hari individu dipenuhi dengan kesadaran saat melakukan aktivitas. Kesadaran adalah suatu keadaan mengerti yang dimiliki setiap individu terhadap hal yang terjadi di keseharian mereka masing-masing. Di sekolah dasar, peserta didik mengerti tentang adanya tindak perundungan verbal namun pada kenyataannya masih melakukan perundungan verbal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesadaran peserta didik mengenai adanya tindak perundungan verbal yang terjadi di lingkungan sekolah. Penelitian yang dilakukan termasuk penelitian kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Dengan subjek merupakan pelaku perundungan verbal. Penelitian bersumber dari data primer dan sekunder dengan menggunakan metode pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Teknik analisis data penelitian dengan mereduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, peserta didik menyadari adanya tindak perundungan verbal, faktor yang mempengaruhi kesadaran peserta didik menyadari tentang tindakan perundungan verbal lebih banyak dipengaruhi oleh faktor eksternal, dalam hal ini adalah teman serta guru. Dampak yang disadari dari tindak perundungan verbal adalah terganggunya suasana belajar mengajar di dalam kelas serta upaya yang sering dilihat yang dilakukan oleh guru dan kepala sekolah adalah dengan menasehati. Kata Kunci : kesadaran, pelaku, perundungan verbal
PENERAPAN KONSELING KELOMPOK DENGAN STRATEGI SELF MANAGEMENT UNTUK MENGURANGI KECANDUAN MEDIA SOSIAL SISWA DI SMAN 1 DRIYOREJO DINDA LESTARY, YUNITA; WININGSIH, EVI
Jurnal BK UNESA Vol 11, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku kecanduan media sosial adalah perilaku kurang kontrol dalam menggunaka media sosial yang mengakibatkan konsentrasi dalam belajar menurun, tidur larut malam, dan kurang dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang sudah dilakukan, terdapat empat siswa yang memiliki kecanduan media sosial yang tinggi di SMAN 1 Driyorejo. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konseling kelompok dengan startegi self management dapat mengurangi kecanduan media sosial di kelas XI SMAN 1 Driyorejo. Penelitian yang dilakukan menggunakan model pendekatan Single Subject Design A-B dengan jumlah empat orang. Teknik analisis yang digunakan yaitu teknik analisis dalam kondisi baseline dan intervensi. Hasil dari analisis yang sudah dilakukan oleh peneliti pada level stabilitas menunjukkan bahwa pada subyek TTP pada fase baseline (A) sebesar 85% menjadi 50% pada fase intervensi intervensi (B), subyek CSD pada fase baseline (A) sebesar 85% menjadi 50% pada fase intervensi intervensi (B), subyek SL pada fase baseline (A) sebesar 85% menjadi 50% pada fase intervensi (B), dan subyek RWA pada fase baseline (A) sebesar 85% tetap 85% pada fase intervensi (B). Level perubahan pada perilaku kecanduan media sosial subyek TTP menunjukkan memburuk (-) pada fase baseline (A) menjadi membaik (+) pada fase intervensi (B), subyek CSD menunjukkan memburuk (-) pada fase baseline (A) menjadi membaik (+) pada fase intervensi (B), subyek SL menunjukkan memburuk (-) pada fase baseline (A) menjadi membaik (+) pada fase intervensi (B), dan subyek RWA menunjukkan memburuk (-) pada fase baseline (A) menjadi membaik (+) pada fase intervensi (B). Dapat disimpulkan bahwa terdapat perubahan skor dari perilaku kecandua media sosial setelah diberikan konseling kelompok dengan strategi self management. Kata Kunci: Konseling Kelompok, Strategi Self Management, Kecanduan Media Sosia
STUDI KASUS PERUNDUNGAN VERBAL SISWA PADA SEKOLAH DASAR DITINJAU DARI JENIS GENDER KURNIA SYAHIDA, DINDA; CHRISTIANA, ELISABETH
Jurnal BK UNESA Vol 11, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perundungan verba merupakan perilaku berupa ancaman menggunakan perkataan kasar yang mempunyai makna negatif dan bisa menimbulkan penghinaan. Perilaku tersebut bisa dilakukan oleh gender laki-laki maupun perempuan dengan bertindak sebagai pelaku atau korban. Pelaku mengerti tentang perilaku perundungan verbal namun pada kenyataannya masih melakukannya kepada korban. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk perundungan verbal berdasarkan jenis gender, faktor penyebab perundungan verbal berdasarkan jenis gender, dampak dari perundungan verbal berdasarkan jenis gender, dan upaya penanganan yang dilakukan sekolah mengenai perundungan verbal berdasarkan jenis gender. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan rancangan metode studi kasus. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Benowo 1 Surabaya dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjeknya siswa kelas V pelaku,korban,dan guru wali kelas. Hasil penelitian ini adalah bentuk perundungan verbal gender laki-laki yaitu memanggil sesuai dengan fisik, menghina tugas teman, dan membentak teman saat berkelompok. gender perempuan yaitu menjuluki nama hewan, memanggil dengan nama orangtua, dan membentak teman karena kesal tidak menurutinya. Faktor penyebab perundungan verbal berdasarkan gender laki-laki dan perempuan berasal dari faktor teman sebaya dan faktor internal (individu) yang mempengaruhi kondisi pelaku melakukan kepada korban. Dampak yang ditimbulkan dari perundungan verbal berdasarkan gender laki-laki dan perempuan yaitu dampak psikis, dampak sosial, dan dampak akademik. Tingkatan sekolah dasar adalah usia yang sangat riskan akan perundungan verbal karena belum matangnya rasa empati dan simpati, sehingga upaya penyelesaian masalah yang dilakukan guru wali kelas yaitu tanpa membedakan jenis gender laki-laki dan perempuan dengan cara memberi nasehat, dan pemahaman akan bahayanya perundungan verbal. Kata Kunci: Perundungan verbal, Jenis gender, Sekolah dasar
HUBUNGAN SELF-ESTEEM DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN MOTIVASI BERPRESTASI PADA PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI 30 SURABAYA MAGHFIROH, LAILATUL; INDAH PRATIWI, TITIN
Jurnal BK UNESA Vol 11, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi masalah pada prestasi peserta didik, dimana peserta didik memiliki pencapaian prestasi yang rendah sehingga seringkali nilai akademiknya tidak sesuai harapan. Fenomena ini merujuk pada rendahnya tingkat motivasi berprestasi disertai dengan beberapa faktor lain pada peserta didik kelas VIII SMP Negeri 30 Surabaya. Berdasarkan latar belakang masalah tersebut tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan adakah hubungan antara self-esteem dan dukungan keluarga dengan motivasi berprestasi peserta didik. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan sampel penelitian terdiri dari 209 peserta didik kelas VIII SMP Negeri 30 Surabaya. Analisis data yang digunakan adalah korelasi Kendall?s Tau untuk dua variabel dan korelasi Kendall?s W untuk tiga variabel. Hasil dari analisis data korelasi kendall?s tau antara self-esteem dengan motivasi berprestasi menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,848 dan taraf signifikasi sebesar 0,000, dukungan keluarga dengan motivasi berprestasi sebesar 0,797 dan taraf signifikasi 0,000 serta self-esteem dengan dukungan keluarga sebesar 0,817 dan taraf signifikasi 0,000. Hasil analisis Kendall?s W secara bersama-sama antara tiga variabel menunjukkan nilai signifikasi 0,000 dan kefisien korelasinya 0,788 yang menunjukkan bahwa self-esteem dan dukungan keluarga secara bersama-sama berhubungan secara signifikan dengan motivasi berprestasi. Perlu adanya usaha pengembangan lingkungan belajar yang sehat dan suportif bagi peserta didik agar dapat mencapai perkembangan yang optimal di sekolah. Serta perlu adanya langkah besar yang harus diambil oleh orang tua agar dapat mendorong motivasi berprestasi pada peserta didik. Kata Kunci: Self-esteem, Dukungan Keluarga, Motivasi Berprestasi
PENERAPAN COGNITIVE-BEHAVIOR MODIFICATION TEKNIK SELF-CONTROL UNTUK MENGURANGI PERILAKU PROKRASTINASI AKADEMIK PADA PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI 11 SURABAYA AVGI ABNINDANTI, FRILITA; INDAH PRATIWI, TITIN
Jurnal BK UNESA Vol 11, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perilaku prokrastinasi akademik pada peserta didik. Peserta didik yang memiliki perilaku prokrastinasi akademik tinggi tampak merasa bersalah dan menyesal, menunda memulai dan menyelesaikan tugas, keterlambatan mengerjakan tugas, kesenjangan waktu antara rencana dan kinerja aktual, melakukan kegiatan yang lebih menyenangkan. Sebaliknya, apabila perilaku prokrastinasi akademik peserta didik rendah, akan membuat peserta didik lebih mudah dan mampu dalam menyelesaikan kegiatan akademiknya. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah cognitive-behavior modification teknik self-control dapat mengurangi perilaku prokrastinasi akademik peserta didik. Jenis penelitian ini menggunakan pre-experimental design dengan one group pretest post-test. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu angket untuk mengetahui tingkat perilaku prokrastinasi akademik peserta didik. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IPA 6 SMA Negeri 11 Surabaya yang memiliki perilaku prokrastinasi akademik tinggi. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan statistik non parametric yaitu uji Paired Sample t Test dengan taraf siginifikansi 5% dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima. Artinya setelah diberi perlakuan cognitivebehavior modification teknik self-control, peserta didik yang sebelumnya memiliki skor prokrastinasi akademik tinggi menjadi rendah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan cognitive-behavior modification teknik self-control dapat mengurangi perilaku prokrastinasi akademik pada peseta didik di SMA Negeri 11 Surabaya, maka dari hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadikan cognitive-behavior modification teknik self-control sebagai salah satu penanganan dalam membantu peserta didik untuk menyelesaikan masalah yang dialami. Kata Kunci: cognitive-behavior modification, prokrastinasi akademik.
HUBUNGAN SELF EFFICACY DAN KONSEP DIRI DENGAN KECEMASAN SOSIAL PADA SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 59 SURABAYA RANTHEZA FADHILA, NIDA; INDAH PRATIWI, TITIN
Jurnal BK UNESA Vol 11, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbeakangi masalah mengenai rendahnya kecemasan sosial yang dimiliki peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 59 Surabaya. Berdasarkan latar belakang masalah tersebut tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan self efficacy dan konsep diri dengan kecemasan sosial pada peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan sampel penelitian yang berjumlah 91 siswa kelas VIII di SMP Negeri 59 Surabaya. Dalam penelitian ini menggunakan product moment dan korelasi berganda sebagai analisis data. Dari analisis data tersebut diperoleh hasil antara self efficacy dengan kecemasan sosial menunjukkan koefisien korelasi sebesar - 0,498 dan taraf signifikansi 0,000, konsep diri dengan kecemasan sosial sebesar -0,383 dan taraf signifikansi 0,000 serta self efficacy dengan konsep diri sebesar -0,491 dan taraf signifikansi 0,000. Sedangkan hasil korelasi berganda antara self efficacy dan konsep diri dengan kecemasan sosial menunjukkan nilai korelasi koefisien sebesar 0,523 dan taraf signifikansi 0,000 dan hal ini menunjukkan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara self efficacy dan konsep diri dengan kecamasan sosial. Hal ini menunjukkan bahwa perlu adanya keyakinan dan gambaran yang tinggi agar dapat menurunkan kecemasan yang ada pada dirinya. Kata Kunci: Self Efficacy, Konsep diri, Kecemasan Sosial
PENERAPAN KONSELING KELOMPOK TEKNIK JOURNALING UNTUK MENINGKATKAN PENGELOLAAN EMOSI PADA PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI 11 SURABAYA ARIFATUL HASANAH, YULIAN; INDAH PRATIWI, TITIN
Jurnal BK UNESA Vol 11, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang dilakukan penelitian ini yaitu berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti menunjukkan bahwa sebagian besar remaja belum bisa mengungkapkan emosinya dengan baik, sehingga masih ada individu yang memiliki pengelolaan emosi yang rendah. Hasil pre-test menunjukkan terdapat 6 peserta didik yang masuk kedalam kategori rendah dalam pengelolaan emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah konseling kelompok dengan teknik Journaling dapat meningkatkan pengelolaan emosi pada peserta didik. Penelitian ini menggunakan one group pre-test post-test design dan dianalisis menggunakan metode uji paired sample t-test. Proses konseling kelompok dilakukan sebanyak 7 kali pertemuan dan pada tiap pertemuan dilakukan selama 45 menit. Setelah diberikan perlakuan terdapat perubahan skor pada tiap subjek yang diketahui melalui hasil post-test. 3 subjek masuk kategori tinggi, 2 subjek masuk kategori sedang dan terdapat 1 subjek yang masih masuk kategori rendah. Dari hasil analisis menggunakan uji paired sample t-test, diketahui bahwa nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,019. Nilai tersebut lebih kecil dibandingkan 0,05, jadi dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Maka, konseling kelompok teknik Journaling dapat meningkatkan pengelolaan emosi pada peserta didik di SMA Negeri 11 Surabaya. Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat dipergunakan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam hal pengelolaan emosi. Kata Kunci: Konseling Kelompok, Journaling, Pengelolaan Emosi
STUDI TENTANG RESILIENSI PESERTA DIDIK KORBAN LABELLING Hidayah, Riska; KHUSUMADEWI, ARI
Jurnal BK UNESA Vol 11, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui resiliensi peserta didik korban labelling, yang berfokus pada faktor pendukung resiliensi, tahap proses resiliensi, dan dampak labelling terhadap peserta didik. Penelitian ini dilaksanakan melalui pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Subjek dari penelitian ini adalah empat peserta didik korban labelling tetapi tetap resilien dan sumber penelitian berasal dari data primer serta skunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan serta verivikasi. Temuan dari penelitian ini adalah ke empat subjek penelitian memiliki faktor pendukung resiliensi dan, tahap resiliensi yang dicapai oleh ke empat subjek berbeda-beda. Hal ini dapat dilihat dari faktor pendukung resiliensi yang di miliki oleh setiap individunya. Semakin banyak faktor pendukung yang dimiliki, maka akan semakin resilien individu tersebut. Dampak yang terjadi karena labelling berupa dapak psikologis dan emosional serta dampak sosial. Penelitian ini memberikan gambaran bahwa, resiliensi bagaikan kekuatan dasar yang menjadi pondasi pada diri seseorang dalam menghadapi kesulitan, dengan demikian hasil dari penelitian ini dapat digunakan sebagai informasi bagi guru, orang tua maupun peserta didik itu sendiri, sehingga dapat memberikan pandangan mengenai betapa pentingnya memahami dan menerima perbedaan demi terciptanya individu yang resilien dan hubungan sosial yang harmonis. Kata Kunci : Resiliensi, Peserta Didik, Labelling