cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi
ISSN : 14121131     EISSN : 25285750     DOI : 10.21831
Core Subject : Science,
FISIENSI - Kajian Ilmu Administrasi adalah jurnal ilmiah dari hasil penelitian dan/atau kajian pustaka dalam bidang ilmu administrasi perkantoran baik dalam bidang kependidikan maupun dalam bidang ilmu administrasi murni dengan fokus dan ruang lingkup pembahasan tentang: 1) Pendidikan Vokasi Administrasi Perkantoran, 2) Manajemen Sumber Daya Perkantoran, 3) Administrasi/Manajemen Perkantoran, 4) Otomatisasi Perkantoran, 5) Teknologi Perkantoran, 6) Hubungan Masyarakat, 7) Simulasi Perkantoran, 8) Manajemen Event, 9) Pelayanan Prima, 10) Kesekretarisan, 11) Korespondensi, 12) Komunikasi, 13) Organisasi, dan 14) Kearsipan. Jurnal ini diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY secara berkala satu tahun dua kali yakni pada bulan Februari dan Agustus.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Efisiensi No. 1 Volume X, Februari 2010" : 6 Documents clear
Peran Strategi Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Mencapai Keunggulan Bersaing pada Era Kompetisi Global Agung Utama
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi No. 1 Volume X, Februari 2010
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10395.218 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v10i1.3970

Abstract

Global competition indicated by the emerging of much competitors operate in the world market and the emerging of the competitors in other countries caused business environment becomes dynamic and tightly competition. Pursuing competitive advantage becomes the key factor on winning the competition on such environment through managing the activities of human resources based on strategic perspective. Based on this perspective, the strategy of human resource must relevance with the business strategy. Typology of human resource management strategy is an alternative approach for formulation that strategy. Identifing the needed role behavior of competitive strategy becoming the important factor on effectiveness of competitive strategy implementation.
Mengenal DEcision Support System (DSS) Saliman Saliman
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi No. 1 Volume X, Februari 2010
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10119.412 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v10i1.3971

Abstract

Sistem Pendukung Keputusan (Inggris: Decision Support Systems disingkat DSS) adalah bagian dan sistem informasi berbasis komputer (termasuk sistem berbasis pengetahuan/manajemen pengetahuan) yang dipakai untuk mendukung pengambilan keputusan dalam suatu organisasi atau perusahaan. Dapat juga dikatakan sebagai sistem komputer yang mengolah data menjadi informasi untuk mengambil keputusan dari masalah semi-terstruktur yang spesifik. Sistem Pendukung Keputusan mulai dikembangkan pada tahun 1970. DSS dengan didukung oleh sebuah sistem informasi berbasis komputer dapat membantu seseorang dalam meningkatkan kinerjanya dalam pengambilan keputusan. Seorang manajer/pimpinan di suatu perusahaan/organisasi dapat memecahkan masalah semi struktur, di mana mansjer dan komputer harus bekerja sama sebagai tim pemecah masalah dalam memecahkan masalah yang berada di area semi struktur. DSS mendayagunakan resources individu-individu secara intelek dengan kemampuan komputer untuk meningkatkan kualitas keputusan.
Dimensi Organizational Citizenship Behavior (OCB) dalam Kinerja Organisasi Marita Ahdiyana
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi No. 1 Volume X, Februari 2010
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5715.497 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v10i1.3965

Abstract

Secara umum citizenship behavior merujuk pada 3 elemen utama yaitu, kepatuhan, loyatitas, dan partisipasi. Kepatuhan dan loyalitas merupakan definisi citizenship dalam pengertian yang luas, sehingga esensi dari citizenship behavior adalah partisipasi. Dalam partisipasi, perhatian terutama ditujukan pada arena nasional, arena komunal, dan arena organisasional. Dalam artikel ini, citizenship behavior akan disoroti dalam dimensi organisasional (Organizational Citizenship Behavior/OCB). Organisasi akan tetap eksis bila didukung oleh karyawan yang loyal dan berkomitmen tinggi kepada organisasi, yang ditunjukkan dalam sikap dan perilaku karyawan dl tempat kerja. Perilaku positif karyawan atau anggota organisasi mampu mendukung kinerja individu dan kinerja organisasi untuk perkembangan organisasi yang lebih baik.
Program Pertukaran Dosen Antar LPTK: Sebuah Upaya Peningkatan Kualitas Pembelajaran Muhyadi Muhyadi
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi No. 1 Volume X, Februari 2010
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7477.024 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v10i1.3966

Abstract

The study was aimed to find out the perception of students, lectures, and management on: 1) the implementation of lecturer exchange program between four universities, 2) the constraints against in the program implementation, and 3) the perspective of the collaborative program in the future. The study was conducted in the Faculty of Social Sciences and EconomiC, Yogyakarta State University in the 2005/2006 academic year.· The study was an evaluation research intended to evaluate the implementation of collaborative program especially lecturer exchange between four universities (FISE UNY, FIS UNNES, FIS UNESA, and FKIP UNS). Data were collected using questionaire given to the students, lectures, and management of the collaborative program in the Faculty of Social Sciences and Economic, YSU (the dean and his staffs and the head of study program). The results of the study. were: most of students perception on the program were positive, they took something useful and valuable from the implementation of the program, and their knowledge and competencies were increased. Lecturers involves in the program feel that the program was effectively conducted since it increased the quality of teaching-learning process and their professionalism. That is why they proposed to continue the implementation of the program in the future. The other interesting result was the intention to implement the program collaborative to the broader area such as textbook writing, teaching model development, and collaborative research. The constraints against the implementationof the program were lack of funds and problems in matching schedule between lecturers from other universities.
Meramal Krisis Keuangan di Indonesia Teguh Sihono
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi No. 1 Volume X, Februari 2010
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (19883.718 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v10i1.3968

Abstract

The policy makers in Indonesia is more Ad-hoc and myopic (the radar far) to make policy. With various models and methods can be made a prediction or forecast about the financial and banking crisis, and even can diagnose the health of can economy. The crisis that can accur in various parts of the world causing expert 1o try to find the cause, a common pattern (stylized facts) that is experts to developed a method to detect the financial crisis, it can even be used to see in the future economy performance. Crisis in Indonesia that occurred in 1971-1975 as the sample to predict a crisis of Indonesia in 1997 whose results were in general quite. There are several models developed to predict the financial crisis imn Indonesia include: parametric models/econometric models and non parametric, such as signals, the model logitlprobit, hybrid model that includes macro and micro prudential and artificial neural network model. Each using a similar indicator, only the number of indicators (its nodes) are indeed different. From the various models and methods developed, has the performance and results of analysis or early indicators are almost the same/similar and significant at 5% alpha level. It's just an early indicator of the difference and the probability that a crisis will occur when using a forecasting and prediction in outside sample. The performance of each model is adequate in terms of occurancy in predicting the probability of financial crisis in Indonesia. Early indicators are an important contribution in predicting the probability of financial crisis in Indonesia are: real exchange rate, fiscal deficit. the credit ratio to Gross Domestic Product (GOP, world oil prices, growth in export and import, government consumption, domestic Imterest rate spread is the interest rate "The Fed" (The Federal Reserve The Central Bank of The USA).
Konflik dalam Organisasi (Merugikan Sekaligus Menguntungkan) Sunarta Sunarta
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi No. 1 Volume X, Februari 2010
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10488.028 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v10i1.3969

Abstract

Konflik merupakan realita hidup, mau tidak mau, suka ataundak suka, cepat atau lambat pada suatu saat dalam menjalani kehidupannya setiap orang pasti akan menghadapi. Dalam kehidupan sehari-hari, konflik dapat timbul kapan saja dan dimana saja. Konflik juga bisa dialami oleh siapa saja tidak pandang bulu, orang tua, remaja, anak-anak, pria, wanita, orang terpelajar, orang awam, orang mtskin, jutawan atau siapapun yang hidup di tengah pergaulan umum pasti akan menghadapi dan mengalami konflik. Ada beberapa jenis konflik yang umum dan sering muncul dalam suatu organisasi/perusahaan antara lain: (1) konflik peranan yang terjadi di dalam diri seseorang (person-role conflict), (2) konflik antar peranan (inter­role conflict), (3) konflik yang timbul karena seseorang harus memenuhi harapan beberapa orang (intersender conflict), (4) konflik yang timbul karena disampaikannya informasi yang saling bertentangan (intrasender conflict). Berdasarkan sumbemya, konflik dalam organisasi muncul karena beberapa sebab seperti: (1) konflik individu, (2) konflik antar individu, (3) konflik kelompok, (4) konflik antar kelompok, (5) konflik organisasi, dan (6) konflik kelompok dengan organisasi. Konflik dapat bersifat negatif (merugikan) tetapi sekaligus dapat pula bersifat positif (menguntungkan), tergantung bagaimana mengelolanya. Akibat positif konflik organisasi antara lain: (1) organisasi menjadi lebih dinamis, (2) sebagai pengalaman berharga, (3) pimpinan lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan, (4) melahirkan pribadi yang kreatif, kritis, dan inovatif, (5) menumbuhkan sikap toleransi. Secara negatif konflik dapat mengakibatkan: (1) komunikasi organisasi terhambat, (2) kerjasama organisasi menjadi terhalang, (3) aktivitas produksi dan distribusi terganggu, (4) memunculkan saling curiga, salah paham, dan intrik, (5) individu yang berkonflik merasakan cemas, stres, apatis, dan frsutasi, (6) stres yang berkepanjangan menyebabkan orang yang sedang berkonflik akan menarik din dari pergaulan dan mangkir dari pekerjaan.

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2010 2010