cover
Contact Name
Prananda Anugrah
Contact Email
jurnalilmupendidikanum@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jip@um.ac.id
Editorial Address
Universitas Negeri Malang, Semarang St. No. 5, Malang, Jawa Timur, 65145, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pendidikan
ISSN : 02159643     EISSN : 24428655     DOI : 10.17977
Core Subject :
Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP) is an international peer-reviewed journal dedicated to advancing knowledge, theory, policy, and practice in science and education. The journal publishes high-quality empirical studies, systematic reviews, meta-analyses, conceptual papers, and innovative educational practices that contribute significantly to the transformation of education at local, national, and global levels.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "vol. 17 no. 1 (2010)" : 10 Documents clear
Kecenderungan Nilai Rujukan Guru Pendidikan Jasmani Adang Suherman
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 17 No. 1 (2010)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um048v17i12010p1-6

Abstract

The Tendency of Value Orientation of Physical Education Teachers. Physical education (PE) teachers constitute the key element in implementing the curriculum at every educational unit. Knowledge, understanding, attitudes, willingness, and the value orientation of the physical education teachers will determine the success of the implementation of the curriculum. This study aimed to find out how the teacher’s backgrounds (teaching experiences, workload, experiences in sports, and level of education of PE teachers) affect the tendency of value orientation of PE teachers. The study gave the instrument of Value Orientation Inventory to 30 PE. The results show that teachers’, backgrounds have significant effect, except teachers’ experiences in sports, on the tendency of value orientation. Kecenderungan Nilai Rujukan Guru Pendidikan Jasmani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latar belakang pendidikan, masa kerja, beban kerja, kiprah keolahragaan terhadap kecenderungan nilai rujukan guru pendidikan jasmani. Penelitian menggunakan metode korelasional terhadap 30 guru pendidikan jasmani SD di Kota Bandung yang diambil secara purposive dan meng­gunakan instrumen Value Orientation Inventory. Secara umum hasilnya dapat dinyatakan bahwa latar belakang guru berpengaruh terhadap nilai rujukan guru pendidikan jasmani. Hanya satu dari semua (tujuh) variabel tersebut, yaitu variabel pengalaman sebagai pelaku olahraga prestasi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap nilai rujukan guru pendidikan jasmani.
Pembelajaran Kooperatif Model Investigasi Kelompok, Gaya Kognitif, dan Hasil Belajar Geografi Syaiful Khafid
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 17 No. 1 (2010)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um048v17i12010p73-78

Abstract

Studi ini dilaksanakan untuk membandingkan hasil belajar geografi antara siswa yang diajar dengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe investigasi grup dan siswa yang diajar secara konvensional, dan antara siswa bergaya kognitif field-independent dan siswa yang bergaya kognitif field-dependent yang menggunakan desain eksperimental. Studi ini menunjukkan bahwa siswa yang diajar dengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe investigasi grup memperoleh skor signifikan lebih tinggi dalam bidang geografi dari pada siswa yang diajar secara konvensional. Lagi pula, siswa dengan gaya kognitif field-independent ternyata memperoleh skor signifikan lebih tinggi dari pada siswa dengan gaya kognitif field-dependent. Akan tetapi, studi tersebut tidak menunjukkan pengaruh interak­sional dari model pembelajaran dan gaya kognitif terhadap hasil belajar siswa.
Model Stratejik Peningkatan Kinerja Guru Nasir Usman
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 17 No. 1 (2010)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um048v17i12010p22-35

Abstract

Model Stratejik Peningkatan Kinerja Guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan (1) gambaran empirik peningkatan kinerja guru SMAN Kabupaten Aceh Besar, (2) faktor-faktor penunjang peningkatan kinerja guru SMAN Kabupaten Aceh Besar , (3) rancangan model stratejik peningkatan kinerja guru SMA Negeri di Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan pendekatan inquiry qualitative-interactive, dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ditentukan secara purposif. Hasil penelitian menggambarkan bahwa: (1) gambaran emperik peningkatan kinerja guru mengacu pada kebijakan, perencanaan, yang dilaksanakan melalui kegiatan penataran, workshop MGMP, pertemuan rutin, program sandaran, dan studi lanjut, (2) Faktor-faktor penunjang kinerja guru turut ditentukan oleh: kemampuan intelektual, motivasi, dan persepsi guru yang positif terhadap tugas pokok dan fungsinya, (3) model stratejik peningkatan kinerja guru tidak lepas dari konteks standarisasi kinerja guru dan sistem pengembangan karier keguruan sebagai PNS baik secara individu maupun kelompok dalam posisi jabatan yang menjadi tanggungjawabnya.
Pengembangan Instrumen Kompetesi Sosial Mahasiswa Calon Guru Suparji Suparji
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 17 No. 1 (2010)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um048v17i12010p64-72

Abstract

Pengembangan Instrumen Kompetensi Sosial Mahasiswa Calon Guru. Penelitian ini ber­tujuan untuk menghasilkan instrumen kompetensi sosial mahasiswa calon guru yang valid dan reliabel. Uji coba dilakukan sebanyak tiga kali yaitu: ji coba awal pada empat sekolah dengan subjek coba 12 mahasiswa calon guru, uji coba lapangan utama pada delapan sekolah dengan subjek coba 100 mahasiswa, dan uji coba lapangan operasional pada 15 sekolah dengan subjek coba 200 mahasiswa. Analisis yang digunakan adalah analisis faktor konfirmatori dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi sosial mahasiswa calon guru mencakup tiga indikator yaitu kemampuan bekerjasama, kemam­puan berkomunikasi, dan kontribusi terhadap pengembangan pendidikan. Hasil analisis faktor konfirmatori menunjukkan bahwa semua nilai thitung>1,69 dan reliabilitasnya adalah 0,82. Statistik model yang dihasilkan menunjukkan model yang fit (χ2=1,44 p=0,13212). Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa indikator kemampuan bekerjasama, kemampuan berkomunikasi, dan kontribusi terhadap pengem­bangan pendidikan berkategori baik.
Pembelajaran Kimia Berbantuan Multimedia untuk Siswa Tunarungu Smalb-B Sri Poedjiastoeti; Liliasari Liliasari
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 17 No. 1 (2010)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um048v17i12010p55-63

Abstract

Pembelajaran Kimia Berbantuan Multimedia untuk Siswa Tunarungu Smalb-B. Penelitian ini vertujuan mengembangkan multimedia topik “Senyawa” dilengkapi LKS dan diimplementasikan pada pembelajaran kimia. Prototipe multimedia: CD pembelajaran, visualisasi komunikasi total (komtal) dalam bentuk teks, grafis, video, animasi, dan berbagai bahasa isyarat, dengan sistem tutorial dan interaktif. Penelitian menggunakan Single Subject Research dengan subjek empat siswa tunarungu SMALB-B. Penggunaan multimedia sebagai intervensi dan perilaku yang diharapkan adalah pemahaman konsep. Pemahaman konsep kondisi base-line dan intervensi dianalisis dengan analisis data visual dalam dan antar kondisi. Kecenderungan meningkat antara kedua kondisi dengan prosentase tumpang tindih 0%. Dengan demikian dapat dikatakan penggunaan multimedia berpengaruh baik pada pemahaman konsep siswa.
Model Pendidikan Kecakapan Hidup sebagai Alternatif Mengurangi Angka Kemiskinan Husaini Usman
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 17 No. 1 (2010)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um048v17i12010p7-14

Abstract

A Model for Life Skill Education as an Alternative to Eradicate Poverty. This study aims to find out the distribution of drop-out children interested in joining trainings, the description of training needs, the appropriateness of worksheets, the criteria of effective trainings and the effective training model. Involving all the population of these children, this study was carried out in two stages. The first stage was in the form of survey utilizing open questions, where as the second one employed qualitative methods. The results indicate that the drop-out children were enthusiastic in participating in the trainings which they selected based on the possibility whether the trainings offered increasing income.
Revitalisasi Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Pembangun Karakter melalui Pemberdayaan Kultur Sekolah Masrukhi Masrukhi
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 17 No. 1 (2010)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um048v17i12010p15-21

Abstract

Revitalisasi Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Sebagai Pembangun Karakter Melalui Pemberdayaan Kultur Sekolah Tujuan penelitian adalah membangun model pembelajaran character building yang fit di sekolah dasar. Penelitian dilakukan pada 89 SD di Semarang , dengan res­ponden sebanyak 200 orang guru pengampu Pendidikan Kewarganegaraan. Data dijaring melalui angket skala berstruktu, dan dianalisis dengan menggunakan perangkat LISREL.Penelitian ini menemukan beberapa hal. Pertama model konfigurasi terbangun oleh variable laten eksogen berupa apresiasi guru, kepemim­pinan kepala sekolah, kultur sekolah, dan rancangan pembelajaran. Kedua, Kedua, pembangunan karakter, lebih banyak terbangun oleh kultur sekolah dan kepemimpinan kepala sekolah.
Profil Wajib Belajar 9 Tahun dan Alternatif Penuntasannya Nurul Ulfatin; Amat Mukhadis; Ali Imron
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 17 No. 1 (2010)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um048v17i12010p36-45

Abstract

Profil Wajib Belajar 9 Tahun dan Alternatif Penuntasannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) profil wajib belajar 9 tahun di kabupaten kediri, (2) profil wajib belajar di kecamatan yang memiliki APK terendah dan tertinggi, (3) peta masalah wajib belajar, (4) potensi sumber daya pe­nunjang penuntasan wajib belajar, (5) kebutuhan dan alternatif untuk mengatasi masalah yang timbul dalam pelaksanaan wajib belajar 9 tahun. Data dikumpulkan dengan analisis dokumen, pengamatan, wawancara, dan FGD dari 90 orang informan, dan dianalisis dengan teknik deskriptif dan kualitatif. Hasil penelitian adalah: (1) profil wajib belajar 9 tahun dapat terlihat dari sisi kependudukan, pembangunan pendidikan, data pokok, pemerataan, mutu, efisiensi, dan sebaran APK tiap kecamatan; (2) profil keti­daktuntasan wajib belajar terlihat dari rendahnya APK, jumlah sekolah, siswa, lulusan dan drop out; (3) peta masalah ketidaktuntasan bersumber dari rendahnya ekonomi orang tua, geografis-demografis, dan sosial-budaya orang tua, (4) potensi sumber daya yang perlu diperhatikan dalam penuntasan wajib belajar adalah sumber daya alam dan sosial; (5) kebutuhan yang harus dipenuhi dalam penuntasan wajib bela­jar 9 tahun adalah alternatif model pendidikan yang dikembangkan berdasarkan analisis masalah dan potensi yang ada.
Pelaksanaan BOS dan Minat Masyarakat Mengikuti Pendidikan Dasar Gratis Ujang Didi Supriyadi
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 17 No. 1 (2010)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um048v17i12010p79-85

Abstract

Pelaksanaan Bos dan Minat Masyarakat Mengikuti Pendidikan Dasar Gratis. Kebijakan pendidikan gratis melalui program BOS yang dikeluarkan oleh Pemerintah Republik Indonesia telah mendorong minat masyarakat untuk berperan aktif mengikuti pendidikan dari jenjang SD hingga SMP. Hal ini sesuai hasil wawancara kepada kepala sekolah dan orang tua peserta didik di Kabupaten Gunung Mas Provinsi Kalimantan Tengah sebagai lokasi penelitian. Melalui kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan bagi seluruh wilayah Indonesia. Minat masyarkat untuk mengikuti pendidikan pada jenjang SD dirasakan lebih besar, sedangkan pada jenjang SMP peningkatan dirasakan kurang signifikan dan tidak merata.
Model Pembelajaran Nilai dan Karakter Berbasis Nilai-Nilai Kehidupan di Sekolah Dasar Sa'dun Akbar
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 17 No. 1 (2010)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um048v17i12010p46-54

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penyelenggaraan dan masalah-masalah pembelajaran nilai dan karakter yang terjadi di SD Jawa Timur, serta menghasilkan draf awal model pendidikan nilai-nilai kehidupan di SD. Penelitian deskriptif ini dilakukan pada 13 kota/kabupaten di Jawa Timur. Data dikumpulkan dengan angket dan observasi, serta dianalisis secara deskriptif. Hasilnya adalah SD di Jawa Timur sudah menjalankan pendidikan nilai dan karakter secara terintegrasi, namun penyelenggaraannya belum dilakukan secara sistemik. Masalah yang dihadapi antara lain nilai-nilai kehidupan belum seluruhnya terakomodasi dalam visi, misi, tujuan, dan berbagai tata tertib yang berlaku di sekolah. Draf awal model pendidikannya berupa reformulasi visi sekolah dan implikasinya terhadap program penataan fisik dan sosial.

Page 1 of 1 | Total Record : 10


Filter by Year

2010 2010


Filter By Issues
All Issue Vol. 32 No. 2 (2026) Vol. 32 No. 1 (2026) Vol. 31 No. 2 (2025) Vol. 31 No. 1 (2025) Vol. 30 No. 2 (2024) Vol. 30 No. 1 (2024) Vol. 29 No. 2 (2023) Vol. 29 No. 1 (2023) Vol. 28 No. 2 (2022) Vol. 28 No. 1 (2022) Vol. 27 No. 2 (2021) Vol. 27 No. 1 (2021) Vol. 26 No. 2 (2020) Vol. 26 No. 1 (2020) Vol. 25 No. 2 (2019) Vol. 25 No. 1 (2019) Vol. 24 No. 2 (2018) Vol. 24 No. 1 (2018) Vol. 23 No. 2 (2017) Vol. 23 No. 1 (2017) Vol. 22 No. 2 (2016) Vol. 22 No. 1 (2016) Vol. 21 No. 2 (2015) Vol. 21 No. 1 (2015) Vol. 20 No. 2 (2014) Vol. 20 No. 1 (2014) Vol. 19 No. 2 (2013) Vol. 19 No. 1 (2013) Vol. 18 No. 2 (2012) Vol. 18 No. 1 (2012) Vol. 17 No. 6 (2011) Vol. 17 No. 5 (2011) Vol. 17 No. 4 (2011) Vol. 17 No. 3 (2010) Vol. 17 No. 2 (2010) Vol. 17 No. 1 (2010) Vol. 16 No. 3 (2009) Vol. 16 No. 2 (2009) Vol. 16 No. 1 (2009) Vol. 15 No. 3 (2008) Vol. 15 No. 2 (2008) Vol. 15 No. 1 (2008) Vol. 14 No. 3 (2007) Vol. 14 No. 2 (2007) Vol. 14 No. 1 (2007) Vol. 13 No. 3 (2006) Vol. 13 No. 2 (2006) Vol. 13 No. 1 (2006) Vol. 12 No. 3 (2005) Vol. 12 No. 2 (2005) Vol. 12 No. 1 (2005) Vol. 11 No. 3 (2004) Vol. 11 No. 2 (2004) Vol. 11 No. 1 (2004) Vol. 10 No. 3 (2003) Vol. 10 No. 2 (2003) Vol. 10 No. 1 (2003) Vol. 9 No. 4 (2002) Vol. 9 No. 3 (2002) Vol. 9 No. 2 (2002) Vol. 9 No. 1 (2002) Vol. 8 No. 4 (2001) Vol. 8 No. 3 (2001) Vol. 8 No. 2 (2001) Vol. 8 No. 1 (2001) Vol. 7 No. 4 (2000) Vol. 7 No. 3 (2000) Vol. 7 No. 2 (2000) Vol. 7 No. 1 (2000) Vol. 7 (2000): Special Issue Vol. 6 No. 4 (1999) Vol. 6 No. 3 (1999) Vol. 6 No. 2 (1999) Vol. 6 No. 1 (1999) Vol. 6 (1999): Special Issue Vol. 5 No. 4 (1998) Vol. 5 No. 3 (1998) Vol. 5 No. 2 (1998) Vol. 5 No. 1 (1998) Vol. 5 (1998): Special Issue Vol. 4 No. 4 (1997) Vol. 4 No. 3 (1997) Vol. 4 No. 2 (1997) Vol. 4 No. 1 (1997) Vol. 4 (1997): Special Issue Vol. 3 No. 4 (1996) Vol. 3 No. 3 (1996) Vol. 3 No. 2 (1996) Vol. 3 No. 1 (1996) Vol. 2 No. 4 (1995) Vol. 2 No. 3 (1995) Vol. 2 No. 2 (1995) Vol. 2 No. 1 (1995) Vol. 1 No. 2 (1994) Vol. 1 No. 1 (1994) More Issue