cover
Contact Name
Ahmadi
Contact Email
edutrippernusantara@gmail.com
Phone
+6287897194285
Journal Mail Official
agrisustain780@gmail.com
Editorial Address
CV. RINJANI AKSARA PUBLISHER Jl. IGST KT. Jelantik Gosa No. 14, Panaraga Selatan, Sapta Marga, Cakranegara, Kota Mataram-Indonesia
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
AGRI-SUSTAIN: Journal of Sustainable Agriculture, Food Systems, and Natural Resources
ISSN : -     EISSN : 31647812     DOI : -
Core Subject :
FOKUS DAN RUANG LINGKUP Jurnal ini menerbitkan artikel penelitian asli, artikel ulasan, komunikasi singkat, dan studi kasus di bidang-bidang berikut: Pertanian Berkelanjutan Agroekologi Pertanian organik Pertanian cerdas iklim Pertanian konservasi Sistem pertanian terpadu Produksi tanaman berkelanjutan Ketahanan Pangan dan Sistem Pangan Ketersediaan dan aksesibilitas pangan Kedaulatan pangan Rantai nilai pangan Pertanian yang peka terhadap nutrisi Sistem produksi pangan berkelanjutan Sistem pangan lokal Pengelolaan Sumber Daya Alam Konservasi tanah dan pengelolaan kesuburan tanah Pengelolaan sumber daya air Pengelolaan daerah aliran sungai Perencanaan tata guna lahan Jasa ekosistem Pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan Perubahan Iklim dan Ketahanan Pertanian Strategi adaptasi iklim Mitigasi perubahan iklim di bidang pertanian Penangkapan karbon Kekeringan dan manajemen stres Manajemen risiko pertanian Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Ekosistem Sistem agroforestri Konservasi keanekaragaman hayati Ekologi restorasi Pengelolaan lanskap berkelanjutan Interaksi antara hutan dan pertanian Bioekonomi Sirkular dan Produksi Berkelanjutan Pemanfaatan limbah pertanian Ekonomi sirkular di bidang pertanian Pupuk hayati dan pestisida hayati Sumber daya terbarukan untuk pertanian Konsumsi dan produksi berkelanjutan Pembangunan Pedesaan dan Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan petani Penyuluhan pertanian Inovasi pedesaan Pengelolaan sumber daya berbasis komunitas Sistem pengetahuan adat dan lokal
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Kajian Serapan N dan Pertumbuhan Tanaman Kangkung Darat (Ipomoea Reptans Poir) yang Diberi Biochar Tempurung Kelapa dan Biourine Lina Zahemi; Sukartono Sukartono; Suwardji Suwardji
Jurnal Interdisipliner SDGs Indonesia Vol 1 No 1 (2026): Jurnal Interdisipliner SDGs Indonesia
Publisher : CV. Rinjani Aksara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh biochar tempurung kelapa dan pupuk biourine sapi terhadap serapan nitrogen (N) serta pertumbuhan tanaman kangkung darat (Ipomoea reptans Poir). Percobaan menggunakan rancangan acak lengkap dengan enam perlakuan dan empat ulangan, mengamati parameter tinggi tanaman, berat kering berangkasan, berat akar, volume akar, serapan N jaringan, serta sifat kimia tanah. Hasil menunjukkan perlakuan kombinasi biochar 10 ton/ha dan biourine 50% memberikan serapan N tertinggi (144,1 mg/pot) dan pertumbuhan optimal (tinggi tanaman 52,03 cm, volume akar 7,60 ml, berat akar 25,02 g/pot, berat berangkasan kering 32,33 g/pot). Temuan ini tidak hanya meningkatkan produktivitas kangkung, tetapi juga mendukung pencapaian SDGs, khususnya ketahanan pangan (Tujuan 2) dan konsumsi-produksi berkelanjutan (Tujuan 12) melalui pemanfaatan limbah organik sebagai pupuk ramah lingkungan.
Menanam Harapan: Revitalisasi Pulau Kecil Nusa Tenggara Barat melalui Kebun Buah Tangguh Iklim Bambang Budi Santoso
Jurnal Interdisipliner SDGs Indonesia Vol 1 No 1 (2026): Jurnal Interdisipliner SDGs Indonesia
Publisher : CV. Rinjani Aksara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pulau-pulau kecil di Nusa Tenggara Barat (NTB) menghadapi tantangan serius akibat perubahan iklim, keterbatasan air, degradasi tanah, serta kerentanan terhadap bencana alam. Kondisi ini menurunkan produktivitas lahan dan memperlemah ketahanan pangan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi revitalisasi pulau kecil melalui pengembangan kebun buah tangguh iklim yang berbasis pada varietas lokal adaptif dan pendekatan agroekologi. Metode penelitian menggunakan kajian deskriptif kualitatif dengan analisis data sekunder, pemetaan zonasi agroekologi, serta studi kasus Pulau Moyo di Kabupaten Sumbawa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebun buah tangguh iklim mampu meningkatkan tutupan vegetasi, memperbaiki kesuburan tanah, serta menyediakan sumber pangan bergizi dan pendapatan tambahan bagi masyarakat. Selain itu, kebun buah berpotensi dikembangkan sebagai agrowisata edukatif dan UMKM berbasis olahan buah. Temuan ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 (Zero Hunger), SDG 13 (Climate Action), dan SDG 15 (Life on Land). Kesimpulannya, kebun buah tangguh iklim dapat menjadi simbol “menanam harapan” bagi masa depan pulau kecil NTB yang lebih tangguh dan berkelanjutan.
Ketersediaan Nitrogen dan Fosfor Serta Respon Pertumbuhan Tanaman Selada (Lactuca sativa) Yang Diberi Biochar dan Pupuk Kandang di Tanah Berpasir Devi Alfina; Sukartono Sukartono; Lolita Endang Susilowati
Jurnal Interdisipliner SDGs Indonesia Vol 1 No 1 (2026): Jurnal Interdisipliner SDGs Indonesia
Publisher : CV. Rinjani Aksara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh biochar dan pupuk kandang terhadap ketersediaan nitrogen (N) dan fosfor (P) di tanah berpasir serta respons pertumbuhan dan hasil tanaman selada (Lactuca sativa). Percobaan dilaksanakan di rumah kaca dan laboratorium Fakultas Pertanian Universitas Mataram menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan tujuh perlakuan dan empat ulangan: B0 (kontrol), B1 (biochar 10 ton/ha), B2 (pupuk kandang 10 ton/ha), B3 (biochar 10 ton/ha + pupuk kandang 10 ton/ha), B4 (biochar 5 ton/ha + pupuk kandang 5 ton/ha), B5 (biochar 10 ton/ha + pupuk kandang 5 ton/ha), dan B6 (biochar 5 ton/ha + pupuk kandang 10 ton/ha). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi biochar dan pupuk kandang, baik tunggal maupun kombinasi, berpengaruh nyata terhadap peningkatan N dan P tanah. Serapan N tertinggi ditemukan pada perlakuan B5 (16,42 mg/tanaman), sedangkan serapan P tertinggi pada perlakuan B3 (8,13 mg/tanaman). Pertumbuhan tanaman terbaik, ditunjukkan oleh bobot brangkasan basah dan kering tertinggi, juga dicapai pada perlakuan B5. Temuan ini mengindikasikan bahwa kombinasi biochar dan pupuk kandang dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kesuburan tanah berpasir dan produktivitas selada. Penelitian ini berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama Tujuan 2 (Tanpa Kelaparan) melalui peningkatan ketahanan pangan, dan Tujuan 15 (Ekosistem Daratan) melalui perbaikan kualitas lahan secara berkelanjutan.
Pengelolaan Hama Terpadu dalam Perlindungan Tanaman: Sebuah Kajian Sejarah dan Studi Kasus di Indonesia Amrul Jihadi; Anjar Pranggawan Azhari
Jurnal Interdisipliner SDGs Indonesia Vol 1 No 1 (2026): Jurnal Interdisipliner SDGs Indonesia
Publisher : CV. Rinjani Aksara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan Hama Terpadu (PHT) merupakan konsep dasar dalam perlindungan tanaman berkelanjutan untuk menjaga populasi hama di bawah ambang batas kerusakan ekonomi dan mengurangi ketergantungan pada pestisida sintetis. Di Indonesia, inisiatif partisipatif seperti Sekolah Lapangan PHT telah terbukti secara signifikan meningkatkan kompetensi teknis dan produktivitas petani pada beberapa komoditas seperti padi, kopi, lada, dan tanaman hortikultura lain. Meskipun terdapat berbagai keberhasilan lokal, adopsi menyeluruh secara masih terhambat oleh berbagai hambatan sosial-ekonomi. Hambatan ini mencakup tingginya biaya awal, ketiadaan premi harga pasar untuk produk ramah lingkungan, serta persepsi kuat bahwa PHT berisiko dan terlalu padat pengetahuan.  Bukti empiris secara global menunjukkan bahwa implementasi PHT yang efektif dapat menurunkan penggunaan insektisida hingga 95%, sekaligus meningkatkan layanan ekosistem dan keanekaragaman hayati tanpa mengorbankan hasil panen. Untuk mengatasi tantangan kontemporer seperti perubahan iklim, masa depan PHT memerlukan integrasi menyeluruh antara ilmu ekologi dan kemajuan teknologi, seperti pertanian presisi dan pemantauan cerdas. Oleh karena itu, penguatan implementasi PHT secara strategis mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam meningkatkan ketahanan pangan (SDG 2), mendorong pola produksi pertanian yang bertanggung jawab (SDG 12), memperkuat resiliensi iklim (SDG 13), serta melestarikan ekosistem darat dan keanekaragaman hayati (SDG 15).
Optimalisasi Jarak Tanam dan Sistem Tanam Semangka (Citrullus vulgaris) untuk Mendukung Produktivitas Berkelanjutan dan Ketahanan Pangan Nurrachman; Jayaputra
Jurnal Interdisipliner SDGs Indonesia Vol 1 No 1 (2026): Jurnal Interdisipliner SDGs Indonesia
Publisher : CV. Rinjani Aksara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh jarak tanam dan sistem tanam terhadap pertumbuhan serta hasil semangka (Citrullus vulgaris). Percobaan dilaksanakan di lahan sawah Kelurahan Pagesangan, Mataram, Nusa Tenggara Barat, pada Juni–Agustus 2017 menggunakan Rancangan Acak Kelompok dua faktor, yaitu jarak tanam (50 × 85 cm, 60 × 85 cm, 70 × 85 cm) dan sistem tanam (ajir dan tanpa ajir). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jarak tanam berpengaruh nyata terhadap panjang tanaman, jumlah daun, jumlah bunga jantan, berat buah, umur panen, dan diameter buah. Sistem tanam berpengaruh nyata terhadap diameter buah, dengan sistem tanpa ajir menghasilkan ukuran lebih besar. Interaksi kedua faktor berpengaruh nyata terhadap panjang tanaman, jumlah daun, dan jumlah bunga jantan. Kombinasi jarak tanam 70 × 85 cm tanpa ajir memberikan hasil terbaik dengan panjang tanaman 145,33 cm, jumlah bunga jantan terbanyak, bobot buah 946 g, serta diameter buah terbesar (14,3 cm vertikal; 13,2 cm horizontal). Temuan ini menegaskan bahwa pengaturan jarak tanam lebar dan sistem tanam tanpa ajir merupakan strategi budidaya yang efektif untuk meningkatkan produktivitas semangka secara berkelanjutan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5