cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
JPTK: Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan
ISSN : 08544735     EISSN : 24772410     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (JPTK) is a journal of Technical and Vocational Education and Training (TVET) which is a double-blind peer-reviewed journal. The journal invites authors throughout the world to exchange and disseminate theoretical and practice-oriented topics relevant to: (1) teaching and learning in TVET, (2) evaluation, assessment and certification in TVET, (3) human resources management in TVET, (4) vocational education resources in TVET and (5) contemporary issues in TVET
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 19, No 2 (2010): (Oktober)" : 7 Documents clear
Implementasi Project Minerva Model (PMM) dalam Peningkatan Kompetensi Praktik Kerja Batu dan Beton Berbasis Contextual Teaching Learning Lilik Hariyanto
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 19, No 2 (2010): (Oktober)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.088 KB) | DOI: 10.21831/jptk.v19i2.7742

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) memperkecil kesenjangan kompetensi lulusan dengan dunia industri pada praktik kerja batu dan beton, (2) meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengajaran dalam rangka peningkatan kualitas lulusan. Metode penelitian menggunakan survey dilanjutkan dengan penelitian tindakan kelas. Waktu penelitian selama empat bulan. Tempat penelitian di Jurusan Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan Fakultas Teknik, UNY. Populasi dan sampel diambil satu kelas pembelajaran Praktik Kerja Batu dan Beton. Sedangkan subyek penelitian ditetapkan mahasiswa semester II, tahun ajaran 2008/2009. Rancangan instrumen yang digunakan dalam penelitian ini sebagai berikut: (1) instrumen pengembangan model instruksional PMM, (2) instrumen untuk mengukur dampak instruksional. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini berupa analisis deskriptif dan analisis kuantitatif. Hasil penelitian adalah: (1) Jenis-jenis pekerjaan (perkembangan) di dunia kerja praktik kerja batu dan beton dapat diidentifikasi sebagai berikut: a. Pasangan batu bata persilangan ½ batu ikatan stretcer bond, b. Pasangan tegel porselin dinding dengan semen portlan MU (Mortar Utama), c. Pembuatan asesoris dari gip-sum, d. Praktik wall-paper, e. Praktik plafon gip-sum, f. Pratik Beton Pre-cast, g. Praktik Beton Ready-Mix. (2) Melalui pelaksanaan pembelajaran desain instruksional Project Minerva Model berbasis Contextual Teaching Learning dapat di tingkatkan kompetensi mata kuliah praktik kerja batu dan beton di Jurusan Pendidikan Teknik Sipil Perencanaan, Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta. Dari hasil penilaian semua mahasiswa mendapatkan nilai A. Hal ini dimungkinkan karena praktik pemasangan keraton memang merupakan teknologi tepat guna pemasangan lantai dari keramik komposit, sehingga ketika mahasiswa melaksanakan pratik pemasangan keraton motivasi praktik mereka meningkat.
Penerapan Modul Pembelajaran Bahan Teknik sebagai Upaya Peningkatan Proses Pembelajaran di Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNY Tiwan Tiwan
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 19, No 2 (2010): (Oktober)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.03 KB) | DOI: 10.21831/jptk.v19i2.7743

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan modul pada pembelajaran Bahan Teknik Dasar, sebagai media belajar dalam upaya peningkatan proses pembelajaran di Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNY. Penelitian dilakukan dengan pendekatan penelitian research and development (RD). Tempat penelitian di Jurusan Pendidikan Teknik Mesin Universitas Negeri Yogyakarta. Waktu penelitian dimulai dari bulan Mei-November 2009. Responden penelitian adalah dosen pengampu Bahan Teknik Dasar dan mahasiswa angkatan 2009. Pengumpulan data dengan instrumen angket dan  tes hasil belajar.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penulisan Modul Bahan Teknik Dasar dikembangkan dari kurikulum dan silabi mata kuliah Bahan Teknik Dasar yang memiliki struktur terdiri dari halaman sampul, pengantar, judul pokok bahasan, standar kompetensi, kompetensi dasar, tujuan pembelajaran, kegiatan belajar, kunci jawaban dan daftar pustaka. Penulisan modul merupakan proses penyusunan materi pembelajaran yang dikemas secara sistematis sehingga siap dipelajari untuk mencapai kompetensi atau sub kompetensi. Tahapan penulisan modul bahan teknik dasar meliputi analisis kebutuhan modul, penyusunan draft, uji coba, validasi, revisi dan produksi. Modul yang dibuat dapat diterima oleh dosen pengampu dan mahasiswa dalam kategori baik. Terdapat perbedaan pencapaian prestasi belajar antara kelompok yang diberi modul dengan kelompok yang tidak diberi modul. Kelompok mahasiswa yang diberi modul memiliki pencapaian prestasi yang lebih baik.
Efektivitas Pembelajaran Berdasar Hasil Inquiry pada Praktik Las Asitilin Mata Kuliah Praktik Fabrikasi 2 Jurusan Pendidikan Teknik Mesin Riswan Dwi Djatmiko; Pradoto Pradoto
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 19, No 2 (2010): (Oktober)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.979 KB) | DOI: 10.21831/jptk.v19i2.7740

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) prestasi belajar praktik las asitilin atau Oxy Acetylene Welding (OAW) mahasiswa yang menggunakan proses pembelajaran dengan metode Inquiry; 2) perbedaan prestasi belajar Praktik OAW antara mahasiswa yang proses pembelajarannya menggunakan metode inquiry dengan yang tidak; dan 3) peningkatan prestasi belajar Praktik OAW mahasiswa yang proses pembelajarannya menggunakan metode inquiry. Jenis penelitian adalah penelitian quasi experiment dengan populasi seluruh mahasiswa yang mengkuti mata kuliah Praktik Fabrikasi. Sampel diambil sebanyak  68 orang yang dikelompokkan menjadi dua, kelompok eksperimen dan  kelompok kontrol. Prestasi belajar dianalisis dengan analisis deskriptif dan untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar digunakan Uji-t sampel independen, sedangkan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar dianalisis dengan Uji-t sampel berkorelasi. Sebelum dianalisis dilakukan uji persyaratan analisis yaitu homogenitas dan normalitas. Hasil penelitian menunjukkan: 1) rerata prestasi belajar kelompok eksperimen awal adalah 75,13, dan setelah perlakuan sebesar 84,67. Rerata kelompok kontrol: awal sebesar 73,91 dan akhir sebesar 77,66; 2) Ada perbedaan prestasi belajar Praktik OAW secara signifikan antara mahasiswa yang belajar dengan metode inquiry dengan yang tidak; dan 3) ada peningkatan prestasi belajar Praktik OAW setelah mahasiswa menjalani proses pembelajaran dengan metode inquiry.
Pemanfaatan Sumber Belajar Internet untuk Meningkatkan Kreativitas Penyajian pada Mata Kuliah Pengolahan Makanan Oriental Titin Hera Widi Handayani; Ichda Chayati
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 19, No 2 (2010): (Oktober)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.786 KB) | DOI: 10.21831/jptk.v19i2.7741

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui: (1) pemanfaatan sumber belajar internet mata kuliah Pengolahan Makanan Oriental, (2) pengaruhnya terhadap prestasi (nilai penyajian) mahasiswa, dan (3) pendapat mahasiswa terhadap pembelajaran tersebut. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa semester 3 Program Studi Teknik Boga (D3) sebanyak 26 orang, yang mengambil Mata Kuliah Pengolahan Makanan Oriental. Penelitian dilakukan di Laboratorium Boga Jurusan PTBB pada tahun 2006. Teknik pengumpulan data dengan observasi, angket, dan dokumentasi. Model disain yang digunakan adalah model Kemmis Mc Taggart meliputi tiga langkah yaitu planning, acting and observing, dan reflecting dengan tiga siklus perlakuan. Data dianalisis dengan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian disimpulkan bahwa: (1) pemanfaatan sumber belajar internet pada mata kuliah Pengolahan Makanan Oriental memerlukan tiga siklus dengan perlakuan pada siklus ketiga adalah searching, mancetak hasil/ print, dan mengkaji kulinari, (2) sumber belajar internet dapat meningkatkan nilai penyajian mata kuliah Pengolahan Makanan Oriental dari nilai 2,5 (cukup sesuai – sesuai) menjadi 3,35 (sesuai – sangat sesuai), (3) mahasiswa berpendapat bahwa sumber belajar internet pada mata kuliah Pengolahan Makanan Oriental dapat lebih menambah wawasan tentang penyajian makanan oriental dan dapat membuat mahasiswa lebih kreatif serta lebih memahami kulinari makanan oriental.
Pencapaian Indikator IKKT pada Penyelenggaraan SMK RSBI di Daerah Istimewa Yogyakarta Amat Jaedun
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 19, No 2 (2010): (Oktober)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.469 KB) | DOI: 10.21831/jptk.v19i2.7737

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) memperoleh gambaran umum mengenai penyelenggaraan pendidikan pada dan (2) mengidentifikasi kendala-kendala yang dialami SMK RSBI di Daerah Istimewa Yogyakarta dalam mengimplementasikan program pendidikan. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi yang dilakukan pada enam SMK Negeri RSBI. Disain evaluasi yang diacu adalah discrepancy model. Pengumpulan data menggunakan angket dan wawancara. Uji validitas instrumen didasarkan pada validitas isi, yang dilakukan melalui rational judgment. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif, baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum penyelenggaraan pendidikan pada SMK RSBI di DIY belum sesuai dengan standar penyelenggaraan SMK RSBI yang telah ditetapkan. Kelemahan terutama dalam pemenuhan indikator kinerja kunci tambahan (IKKT), yang meliputi semua aspek. Kendala yang dialami oleh SMK RSBI antara lain: (a) belum diperolehnya akreditasi dari sekolah mitra yang bertaraf internasional; (b) sekolah belum mampu membangun jejaring internasional; (c) SKL tambahan yang disusun belum memiliki acuan yang jelas; (d) proses pembelajaran belum sesuai dengan standar RSBI; (e) sekolah belum menerapkan model penilaian dari salah satu sekolah yang bertaraf internasional; (f) persentase pendidik yang berkualifikasi S2/S3 sangat rendah; (g) sebagian besar kepala sekolah belum berkualifikasi S2, dan kurang menguasai bahasa Inggris secara aktif; (h) belum diterapkannya TIK dalam manajemen sekolah; (i) keterbatasan sarana dan prasarana sesuai dengan standar RSBI; dan (j) ketersediaan dana penyelenggaraan pendidikan yang kurang memadai serta dukungan pemerintah daerah yang lemah.
Identifikasi Materi Mata Kuliah Teknologi Kendaraan Lanjut Sriyanto, Joko
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 19, No 2 (2010): (Oktober)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.659 KB) | DOI: 10.21831/jptk.v19i2.7744

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan isi/materi mata kuliah Teknologi Kendaraan Lanjut (TKL) di Jurusan Pendidikan Teknik Otomotif Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta. TKL merupakan salah satu mata kuliah yang dikembangkan oleh Jurdiknik Otomotif FT UNY untuk mewadahi perkembangan terkini teknologi otomotif yang akan mulai diberlakukan pada tahun ajaran 2009/2010.Permasalahan di atas dicari jawabannya dengan mengembangkan konsensus dari expert panel yaitu dosen dan praktisi bidang otomotif menggunakan metode Delphi. Metode Delphi adalah suatu metode yang digunakan untuk memperoleh pendapat dan konsensus dari sekelompok ahli (expert) secara sistematis melalui serangkaian kuesioner tanpa harus mempertemukan mereka secara langsung/tatap muka. Dua putaran Delphi akan digunakan untuk mengumpulkan data dan mengembangkan konsensus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi terbaru di bidang otomotif yang harus diberikan kepada mahasiswa berdasarkan konsensus dari para ahli di bidang otomotif adalah: (1) Common rail, (2) ASV (Advanced Safety Vehicle), (3) Intellegent Tester seri 2, (4) Hybrid System, dan (5) Smart Entry System.
Penerapan Metode Pembelajaran Kolaboratif Tipe Group Investigation untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Teori Pemesinan Dasar Paryanto Paryanto
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 19, No 2 (2010): (Oktober)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jptk.v19i2.7738

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kualitas pembelajaran Teori Pemesinan Dasar setelah menerapkan metode pembelajaran kolaboratif tipe Group Investigation. Peningkatan kualitas pembelajaran yang dimaksud adalah peningkatan aktifitas dan prestasi belajar mahasiswa. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas pada pembelajaran Teori Pemesinan Dasar yang diselenggarakan di semester ganjil yaitu semester 1. Subyek penelitian adalah mahasiswa kelas A program S1 tahun ajaran 2009/2010. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, tes, dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah penerapan metode pembelajaran kolaboratif tipe group investigation, dapat meningkatkan (1) aktifitas belajar mahasiswa pada pembelajaran Teori Pemesinan Dasar sebesar 25%, (2) prestasi belajar mahasiswa pada pembelajaran Teori Pemesinan Dasar sebesar 14%.

Page 1 of 1 | Total Record : 7