cover
Contact Name
Harun Joko Prayitno
Contact Email
hjp220@ums.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
m.syahriandi@ums.ac.id
Editorial Address
Jalan Ahmad Yani No. 157, Pabelan, Surakarta, Jawa Tengah 57169
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Buletin KKN Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27160327     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
The scope of the journal study is community service activities in the form of: the application of science, technology, art, and culture to solve various problems that exist in the educational community understanding the conditions of community education in remote educational communities, to foster sensitivity and concern for the education community who need educational assistance training and development of soft skills and character for college or school students training and life-skills development for college or school students preparing the youth to develop Business Charities (especially Muhammadiyah Business Charities) training and development for future leaders training students in developing the ability to live in society in the context of education preparing university graduates as education initiators and education fighters
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 143 Documents
Revitalisasi Rumah Pintar Laskar Pelangi di Gantung melalui Budaya Literasi Humanitas Kiky Rizki Adi Kurniawan; Nizar Latif; Rahmat Riandi Suparno; Anis Oktaviani; Alfira Fiska Zharifa; Safitri Zuliana Aryanti
Buletin KKN Pendidikan Vol. 1, No. 1, Juli 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v1i1.11314

Abstract

Kegiatan untuk meningkatkan kegemaran membaca dan menulis yang sedang diterapkan di Indonesia saat ini adalah kegiatan literasi. Kegiatan literasi ini dilaksanakan di Desa Lenggang Kabupaten Belitung Timur sebagai upaya untuk merevitalisasi kembali Rumah Pintar yang tidak digunakan sesuai dengan fungsinya. Tujuan yang akan dicapai dalam rancangan penelitianini adalah meningkatkan budaya literasi kepada anak-anak yang berada di sekitar rumah pintar Gantung Belitung Timur. Menentukan Tujuan Kegiatan. Tujuan kegiatan PKM ini adalah untuk meningkatkan budaya literasi anak-anak dilingkungan rumah pintar Gantung,Belitung Timur melalui penumbuhanminat baca dan tulis. Tahaptahap penelitian ini adalah sebagai berikut: tahap input, kegiatan yang dilaksanakan adalah melakukan survey kelapangan dan mengumpulkan data primer untuk diidentifikasi, sehingga ditemukan potensi-potensi yang ada serta kendalaapa yang dihadapi oleh mitra, merumuskan masalah yang dihadapi mitra, kemudian menyusun solusi untuk mengatasi masalah. Pada tahap proses, kegiatan yang dilakukan berupa pelatihan-pelatihan dan implementasi dari hasil pelatihan membaca dan menulis, sesuaidengan rincian program solutif di atas. Terakhir adalah output, pada tahapan ini kegiatan yang dilaksanakan adalah melakukan evaluasi terhadap kinerja tim pustakawan cilik setelah diberikan pelatihan-pelatihan. Berdasarkan hasil penelitian anak-anak di desa Lenggang memiliki minat belajar yang sangat tinggi. Hal tersebut dapat kami simpulkan berdasarkan kegiatan yang telah kami lakukan di sana selama kurang lebih satu setengah bulan. Melalui kegiatan revitalisasi ini anak-anak dapat meningkatkan kemampuanmenyimaknya dan memberi tanggapan terhadap cerita yang diberikan. Berdasarkan kegiatan tersebut dapat disimpulkan bahwa kegiatan literasi tersebut memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap perkembangan anak-anak.
Mitos dan Budaya KaapunanMasyarakat Gantung, Belitung Timur di Tengah Masyarakat Global-Mulikultural Alyza Satria Alfarisi; Farras Astri Firdayani; Anita Ayu Safitri; Fifin Ariyanti; Arga Bagus Handi Pradana
Buletin KKN Pendidikan Vol. 1, No. 1, Juli 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v1i1.11316

Abstract

Budaya adalah salah satu bentuk keragaman yang sangat erat kaitannya dengan suatu daerah dan masyarakat tertentu. Budaya banyak memiliki daya tarik bagi siapapun yang mengilhaminya. Banyak daerah-daerah di Indonesia yang memiliki budaya yang sangat luar biasa indahnya. Dusun Rasau Desa Gantung Belitung Timur memiliki budaya yang unik serta menimbulkan rasa tidakpercaya bagi siapapun yang baru mendengarnya. Dusun Rasau Desa Gantung senidri memiliki banyak mitos-mitos yang banyak menimbulkan rasa tak percaya, namun memberikan banyak pesan moral serta pelajaran hidup. Dari banyaknya mitos yang ada diceritakan, ada satu mitos ataukepercayaan masyarakat Desa Gantung yang ampuh dan benar-benar bias memberikan imbal balik. Mitos tersebut adalah “kaapunan” yaitu tidak boleh menolak, tidak boleh takabur, tidakboleh mengatakan sesuatu dengan dilisankan atau diucapkan secara terang-terangan. Apabila hal tersebut dilanggar maka orang yang telah melanggar akan mendapatkan suatu musibah, entah itu jatuh, tenggelam atau musibah lain. Mitos tersebut amat sangat ditakuti oleh masyarakat disana, namun bukan dengan maksud yang negatif, masyarakat disana menghormati dengan apa yang ada, bahwa memang bersifat takabur adalah dilarang oleh agama.
Penggunaan Pendekatan SAVI (Somatik Auditori Visual Intelektual) untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Siswa SDN Donoyudan Sura Ichsanul Yusri Ima Nugrah Aini; Bayu Arditya Firdiansyah; Desta; Farditia Dora Tamarani; Vera Septi Sistiasih
Buletin KKN Pendidikan Vol. 1, No. 1, Juli 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v1i1.11317

Abstract

Tidak hanya kecerdasan, sikap mulia dan kekuatan spiritual, Pendidikan juga menekankan untuk membentuk keterampilan yang nantinya dapat berguna bagi siswa. Supaya pembelajaran berjalan dengan baik guru harus mampu memahami karakteristik siswanya yang berbeda-beda begitu pula dengan gaya belajar yang dimiliki setiap siswanyasalah satunya dengan penerapan Pendekatan SAVI untuk dapat meningkatkan keterampilan proses siswa dalam belajar terutama pada pembelajaran Sains. Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah studi literatur. Peneliti mengumpulkan data yang bersumber dari buku-buku, jurnal dan skripsi Selanjutnya Peneliti akan membandingkan mencari kesimpulan dari penelitian yangtelah dilakukan apakah Pendekatan SAVI efektif digunakan dalam pembelajaran dan apakan Keterampilan Proses Sains dapat ditingkatkan melalui penggunaan Pendekatan SAVI.
Kegiatan Bimbingan Belajar dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa di Kelurahan Bolong Karanganyar Ikrama Prasetya; Elmira Tita Ulima; Ira Dwi Jayanti; Septia Gendis Pangestu; Riska Anggraeni; Sri Arfiah
Buletin KKN Pendidikan Vol. 1, No. 1, Juli 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v1i1.11318

Abstract

Bimbingan Belajar sangat berperan penting bagi perkembangan belajar anak, karena tidak hanya apa yang diperolehdi sekolah saja, pembelajaran diluar sekolah mempunyai dampak yang cukup besar dan berpengaruh bagi motivasi belajar siswa. Pendidikan Non Formal diharapkan dapat menambah minat atau ketertarikan siswa dalam belajar. Didalam pendidikan non formal siswa diajak belajar dengan metode yang berbeda dengan pendidikan formal pada umumnya, pendidikan non formal lebih santai dan atraktifdengan mengenalkan suatu hal baru atau apa yang mereka tidak paham dengan hal menarik, berbeda dengan pendidikan formal, belajarlebih menyenangkan dengan bermain game sebagai selingan dan juga sisipan dalam belajar. Siswa tidak hanya dituntut bisa menghafal tetapi juga harus paham dan tertarik, karena dengan tertarik siswa dengan sendirinya mencari tahu apa yang mereka tidak tahu.Untuk itu diterapkannya pembelajaran dengan metode belajar dan bermainsehingga dapat memotivasi siswa dalam pembelajaran agarmenjadi individu yang lebih kreatif dan juga aktif dalam berfikir dan juga memecahkan masalah.
Pembentukan Karakter Peduli Lingkungan melalui Kegiatan Penghijauan pada Siswa MIM Derasan Sempu, Boyolali Atiqa Sabardila; Anggi Desatria Budiargo; Galih Wiratmoko; Juan Artha Himawan; Aprilia Triutami; Ayu Intansari; Desti Setiyowati; Dizy Hana Tri Cahyani; Ratnawati Handayani; Suistri
Buletin KKN Pendidikan Vol. 1, No. 2, Desember 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v1i2.11349

Abstract

Program penghijauan yang bertujuan untuk meningkatkan kepedulian siswa terhadap lingkungan adalah kegiatan yang dilaksanakan di MIM Derasan Sempu, Kabupaten Boyolali. Ada dua alasan yang mendasari pelaksanaan program ini adalah sebagai berikut: (1) lingkungan sekolah yang gersang, dan (2) kurangnya kesadaran siswa tentang lingkungan sekolah. Hal ini terlihat dari banyaknya siswa yang membuang sampah sembarangan. Artikel ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap lingkungan melalui program penghijauan dan untuk memperkenalkan jenis media tanam kepada siswa. Dua jenis media tanam digunakan dalam program penghijauan ini, yaitu tanah dan hidrogel. Metode dalam kegiatan ini berupa analisis situasi, identifikasi masalah, menentukan tujuan kerja, rencana pemecahan masalah, pendekatan sosial, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan adalah siswa lebih peka terhadap lingkungan. Hal ini terlihat dari kegiatan mereka melakukan penyiraman tanaman setiap pagi yang dilakukan sesuai dengan jadwal piket. Siswa juga dapat bertanggung jawab untuk memelihara dan merawat tanaman.
Pembiasaan Pengelolaan Sampah sebagai Strategi Pendidikan Karakter Peduli Lingkungan bagi Siswa MI Muhammadiyah Cekel, Karanganyar Hernawan Sulistyanto; Iqna Maulidya Syafira; Amalia Quratul Isnaini; Fitroni Hadi Prasetyo; Wafafi Qolby; Esti Pramita; Retno Aruming Tyas; Indhityas Kurnianing Fauziah; Farid Muhammad; Rifki Khusain
Buletin KKN Pendidikan Vol. 1, No. 2, Desember 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v1i2.11350

Abstract

Sampah adalah material sisa yang berasal dari kegiatan sehari-hari manusia yang sudah tidak dapat digunakan. Pengelolaan sampah harus dilakukan dengan baik dan benar sehingga tidak menimbulkan dampak-dampak yang dapat merugikan lingkungan sekitar dan dapat merusak ekosistem alam. Tujuan pengamatan ini dilakukan yaitu untuk membiasakan siswa MI Muhammadiyah Cekel dalam pengelolaan sampah, untuk mempermudah dalam pengelompokan sampah saat dibawa ke TPA, dan untuk mengurangi sampah yang dihasilkan di MI Muhammadiyah Cekel. Metode pelaksanaan pada pengabdian ini yaitu: 1) metode ceramah, 2) metode demontrasi, 3) metode tanya jawab, dan 4) pendampingan.Hasil dari pengabdianini yaitu: 1) Kegiatan sosialisasi, pendampingan, dan pengarahan pengelolaan sampah di MI Muhammadiyah Cekel mendapat respon positif dari peserta didik dan 2) Adanya keberlanjutan yang akan dilakukan sekolah untuk membiasakan mengarahkan peserta didik membuang sampah sesuai dengan jenis tempat sampah dan membiasakan peserta didik membawa piring dan gelas plastik untuk mengurangi produksi sampah plastik di sekolah sebagai pendidikan karakter untuk peserta didik agar mencintai lingkungan dan menerapkan pola hidup sehat.
Implementasi Pendidikan Karakter melalui Kegiatan Munaqosah Tahfidzul Qur’an di MIM Kerten Banyudono, Boyolali Hariyatmi; Marissa Oktavia Prasty; Fitriana Andriyani; Muhammad Adha Bisma Cahyo Nugroho; Qa'ilin Ma'rifah; Nurul Uswatun Khasanah; Dian Tri Wahyuni; Wahyu Tri Budi Raharjo; Ernaningsih Diah Ayu; Monica Elen Dhamayani
Buletin KKN Pendidikan Vol. 1, No. 2, Desember 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v1i2.11351

Abstract

Munaqosah adalah penilaian kinerja untuk mengukur. proses dan produk.MunaqosahtahfidzulQur’an merupakan pengukuran yang bertujuan untuk menguji kemampuan siswa dalam menghafal ayat-ayat Al-Qur’an. Kegiatan munaqosahtahfidzulQur’an di MIM Kerten Banyudono Boyolali bertujuan untuk mengetahui implementasitahfidzAl-Qur’an, dan untuk mengetahui hasil capaian program pendampingan tahfidzAl-Qur’an, dan karakter siswa di MIM Kerten Banyudono melalui ujian munaqosah. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara dari 107 siswa setelah mengikuti Muraja’ahyang dibimbing guru. Hasil implementasi dan capaian program tahfidzAl-Qur’an terlihat saat ujian munaqosahyang dilaksanakan tanggal 11 Februari 2020 adalah Siswa yang mengikuti ujian munaqosahsebanyak 58%. 50 siswa tersaring untuk hafalan surah An-Naba dan 12 siswa untuk Surah Al-Mulk, serta dua orang tidak bersedia mengikuti ujian. Berdasarkan hasil dan pembahasan, simpulan yang dapat dikemukakan adalah 48 siswa dengan hafalan surah An-Naba dan 12 siswa dengan hafalan surah Al-Mulk dinyatakan lulus oleh TIM Munaqosah sehingga total keseluruhan sebanyak 60 siswa. Karakter yang muncul adalah Jujur, budaya antri, sabar, kreatif, tanggung jawab serta mandiri.
Peningkatan Antusiasme dan Pemahaman Siswa dalam PBM melalui Metode Talking Stick di MIM Jatisari Kedungdowo, Boyolali Atiqa Sabardila; Arif Rahman Fachri; Eric Santoso; Ninik Nur Aini; Mila Safitri; Dita Meinindya Putri; Novita Aisah Damayanti; Linda Hermawati; Adisti Nur Pratiwi; Ria Safira
Buletin KKN Pendidikan Vol. 1, No. 2, Desember 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v1i2.11352

Abstract

Proses belajar-mengajar merupakan suatu cara guru dan murid berinteraksi dengan menciptakan suasana kelas yang kondusif dan menarik minat belajar siswa. Untuk itu, guru sangat penting memilih metode pembelajaran supaya siswa semangat dan termotivasi untuk belajar di sekolah. Metode talking stickyang telah diterapkan di MIM Jatisari, Kedongdowo, Boyolali merupakan metode yang tepat dalam meningkatkan antusiasmedan pemahaman belajar siswa. Aplikasi metode initelah menjadikan siswa dengan mudah memahami apa yang mereka pelajari, membuat siswa aktif di dalam kelas, mendapat kesempatan yang sama karena mendapat giliran memegang tongkat yang mengharuskan mereka menjawab pertanyaan guru,dan berpengalaman mengekspresikan pendapatnya di kelas. Metode ini berbeda dengan metode yang biasa digunakan oleh gurudi MIM Jatisari tersebut. Metode ini lebih santai dan sesuai untuk siswa yang sulit memahami materi, serta dapat merangsang keingintahuan siswa dalam mendalami pengetahuan. Hal tersebut diharapkan mampu mengembalikan fokus siswa dalam belajar dan membuat siswa dapat memahami materi dengan mudah.
Peningkatan Sistem Motorik Anak Usia Prasekolah melalui kegiatan Outbound di KB Aisyiyah Jonggrangan, Klaten Puspita Indra Wardhani; Ardi Ade Sarjono; Faricha Sarah Prahesti; Femilla Aphrodite Wido Hajandi; Wiwik Ariesta; Juanda Ardiansyah; Hanik Noviyanti; Rizka Arti Nurdeni; Yulli Listiawati
Buletin KKN Pendidikan Vol. 1, No. 2, Desember 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v1i2.11353

Abstract

Masa prasekolahtermasuk masa-masa bermain untuk anak. Belajar sambil bermain pun dapat berpengaruh terhadap perkembangan sistem motorik anak, terutama pada anak usia prasekolah. Maka, dibuatlah metode pembelajaran yang menarik agar anak merasa senang dan semangat untukbelajar, yaitu metode Outbound. Selain dapat meningkatkan sistem motorik anak, metode ini dibuat untuk mengenalkan anak pada lingkungan sekitar. Pengabdianini bertujuan memaparkan dampak atau pengaruh adanya kegiatan Outbounddan cara mengembangkan sistemmotorik melalui permainan di dalam Outbound. Hasil pengabdianmenunjukkan bahwa adanya permainan dalam kegiatan Outboundyang dilakukan KB Aisyiyah Jonggrangan, Klaten Utara memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajardan perkembangan sistem motorik anak. Pengabdianini penting dilakukan sebagai bentuk upaya yang dapat dilakukan dalam pengembangan metode pembelajaran, karena pada dasarnya pembelajaran bisa dilakukan di mana saja, baik di dalam maupun di luar ruangan atau alam terbuka.
Penerapan Budaya 5S sebagai Penguatan Pendidikan Karakter Siswa di MTs Muhammadiyah 9 Mondokan, Sragen Yulianto Bambang Setyadi; Tri Oktafia Anggrahini; Nanda Putri Kusuma Wardani; Wahid Nanang Yunanto; Oktadina Tri Setiawati; Ganjar Nur Hidayati; Gita Ristiani Amalia; Meilinda Kurnia Dewi; Nugroho Priyatmojo; Ismiyanto Nugroho
Buletin KKN Pendidikan Vol. 1, No. 2, Desember 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v1i2.11357

Abstract

Pendidikan karakter sangat penting dalam membentuk perilaku peserta didik khususnya anak-anak dan remaja yang sangat dipengaruhi oleh dampak negatif perkembangan zaman. Pendidikan karakter yang paling dasar ditanamankan sejak dini khususnnya di bangku sekolah adalah budaya 5S (Salam, Senyum, Sapa, Sopan, Santun). Kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan pendidikan karakter siswa di MTs Muhammadiyah 9 Mondokan, Sragen. Dengan adanya program 5S (Salam, Senyum, Sapa, Sopan, dan Santun) ini dapat disimpulkan bahwa kegiatan berlangsung dengan efektif dan tepat sasaran, apabila seluruh warga sekolah saling memiliki sikap peduli akan pendidikan karakter. Sehingga Tidak hanya siswa yang wajib berperilaku baik, tetapi guru sebagai salah satu faktor pendukung juga harus mampu menjadi suri tauladan bagi siswanya. Kegiatan 5S (Salam, Senyum, Sapa, Sopan, dan Santun) paling tidak mencerminkan pengembangan karakter religius, bersahabat atau komunikatif, dan peduli sosial. Kesemuanya ini akan lebih baik jika dilakukan secara rutin dan berkelanjutan.

Page 3 of 15 | Total Record : 143