cover
Contact Name
Harun Joko Prayitno
Contact Email
hjp220@ums.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
m.syahriandi@ums.ac.id
Editorial Address
Jalan Ahmad Yani No. 157, Pabelan, Surakarta, Jawa Tengah 57169
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Buletin KKN Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27160327     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
The scope of the journal study is community service activities in the form of: the application of science, technology, art, and culture to solve various problems that exist in the educational community understanding the conditions of community education in remote educational communities, to foster sensitivity and concern for the education community who need educational assistance training and development of soft skills and character for college or school students training and life-skills development for college or school students preparing the youth to develop Business Charities (especially Muhammadiyah Business Charities) training and development for future leaders training students in developing the ability to live in society in the context of education preparing university graduates as education initiators and education fighters
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 143 Documents
Optimalisasi Keterampilan Masyarakat Desa Manjung Melalui Pelatihan Budidaya dan Pengolahan TOGA Afifah Husna Karomah; Fauzul Muttaqin; Riska Andita Ganesia; Ilham Fatku Rozak; Ika Candra Sayekti; Weni Hastuti
Buletin KKN Pendidikan Vol. 6, No. 2, Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v6i2.7982

Abstract

Indonesia merupakan negara agraris yang memiliki potensi besar dalam pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) untuk kesehatan dan ekonomi. Desa Manjung di Kabupaten Boyolali, khususnya Dukuh Pundung RW 2 RT 6, memiliki potensi TOGA namun terbengkalai dan tidak dimanfaatkan. Tujuan program ini yaitu 1) menghidupkan kembali kegiatan di kawasan TOGA dengan mengajak responden RW 2 RT 6 dan membentuk kembali struktur kepengurusan pojok TOGA; 2) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK dalam pemanfaatan tanaman TOGA di Dukuh Pundung Desa Manjung. Metode pelaksanaan program meliputi: sosialisasi dan pelatihan budidaya TOGA; pemberdayaan masyarakat; dan pendampingan dengan pengolahan, pengemasan, serta pemasaran produk TOGA. Sasaran program ini sebanyak 18 orang anggota PKK yang berdomisili di Dukuh Pundung. Pengukuran keberhasilan program dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman peserta sedangkan keterampilan sasaran dilakukan melalui penilaian unjuk kerja dan observasi. Hasil program  ini menunjukkan bahwa: 1) kegiatan di kawasan TOGA kembali berjalan serta terbentuk struktur kepengurusan pojok TOGA di Dukuh Pundung; 2) terdapat peningkatan pemahaman responden, dengan 55,6% peserta mengalami peningkatan dalam kategori sedang hingga tinggi, sedangkan 44,4% peserta mengalami peningkatan rendah; 2) terdapat peningkatan keterampilan responden dalam mengolah tanaman toga.  
Edukasi Pola Hidup Bersih dan Sehat Melalui Pendekatan Literasi Sains bagi Siswa Sekolah Dasar Fitri Puji Rahmawati; Yulia Maftuhah Hidayati; Anatri Desstya; Muhammad Taufik Hidayat; Choirun Nisa; Yearla Hastuti; Tiara Indah; Sarilan Sarilan; Ida Untari
Buletin KKN Pendidikan Vol. 6, No. 2, Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v6i2.8001

Abstract

Program ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pendekatan edukasi berbasis literasi sains dalam meningkatkan pengetahuan dan praktik perilaku hidup bersih dan sehat, khususnya terkait kebiasaan mencuci tangan dengan sabun di kalangan siswa SDN Jagan 02. Metode yang digunakan adalah pendekatan eksperimen sederhana yang melibatkan siswa secara interaktif melalui media visual seperti poster dan presentasi PowerPoint serta eksperimen mengenai cara mencuci tangan yang benar. Program ini dilakukan pada tanggal 30 Agustus 2024 dan 5 September 2024 dengan melibatkan siswa kelas 3 sebagai peserta didik. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa sebelum edukasi, mayoritas siswa telah memiliki pengetahuan dasar tentang mencuci tangan, namun pemahaman mereka tentang langkah-langkah yang benar dan durasi mencuci tangan masih rendah. Setelah intervensi edukasi, terjadi peningkatan signifikan, baik dalam pengetahuan maupun sikap siswa. Hasil post-test menunjukkan 90% siswa dapat menjelaskan dengan benar cara mencuci tangan, serta memahami mekanisme sabun dalam menghilangkan kuman. Selain itu, 90% siswa juga mulai menerapkan langkah-langkah mencuci tangan yang benar dalam kehidupan sehari-hari. Sikap positif terhadap perilaku mencuci tangan juga meningkat dari 65% menjadi 90% setelah edukasi. Program ini mengindikasikan bahwa pendekatan literasi sains yang menggabungkan eksperimen sederhana dan media visual efektif dalam meningkatkan kesadaran dan kebiasaan hidup bersih dan sehat di kalangan siswa sekolah dasar. Namun, Program ini masih memerlukan pengukuran jangka panjang dan penggunaan kelompok kontrol untuk memastikan keberlanjutan perubahan perilaku. Pendekatan ini dapat dijadikan model untuk program edukasi kesehatan di sekolah-sekolah lain untuk mendukung lingkungan yang lebih sehat dan perkembangan siswa yang optimal.
Penguatan Pendidikan Multikultural sebagai Upaya Meningkatkan Pemahaman dan Apresiasi terhadap Keberagaman Budaya Indonesia di SB Permai Penang Minsih Minsih; Nurul Widya Tanaya; Alief Laela Cahyaningtyas; Alya Rifa Nurjanah; Helzi Helzi; Ratna Dyah Utami; Munaaya Fitriyya
Buletin KKN Pendidikan Vol. 6, No. 2, Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v6i2.8031

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan pengajaran kebudayaan Indonesia di Sanggar Bimbingan (SB) Permai Penang dalam konteks pendidikan. Dengan menggunakan metode kualitatif, program ini mengeksplorasi bagaimana konsep kebudayaan Indonesia disampaikan kepada siswa dan dampaknya terhadap pemahaman serta apresiasi mereka terhadap kekayaan budaya Indonesia. Data dikumpulkan melalui observasi dan partisipasi aktif dalam kegiatan pendidikan siswa. Hasil program ini menunjukkan bahwa penerapan pendekatan holistik yang menggabungkan berbagai aspek kebudayaan Indonesia, seperti seni tari tradisional, musik, dan bahasa, ke dalam pembelajaran sangat efektif. Selain itu, penggunaan teknologi modern seperti multimedia, aplikasi interaktif, dan platform digital turut membantu meningkatkan minat dan keterlibatan siswa dalam mempelajari kebudayaan Indonesia. Pendekatan pengajaran di Sanggar Bimbingan (SB) Permai Penang tidak hanya berfokus pada peningkatan pemahaman akademis, tetapi juga bertujuan mempromosikan sikap menghargai dan menghormati keberagaman budaya. Dengan demikian, metode ini tidak hanya memperkuat identitas budaya siswa Indonesia, tetapi juga mendukung pemahaman lintas budaya di kalangan siswa. Program ini memberikan kontribusi penting terhadap literatur tentang pendidikan kebudayaan di lingkungan multikultural dengan menyoroti efektivitas strategi pengajaran tertentu dalam menyampaikan pengetahuan kebudayaan Indonesia kepada siswa dari latar belakang budaya yang beragam. Implikasi praktis dari temuan ini dapat membantu pengembangan kurikulum dan strategi pengajaran di institusi pendidikan lain untuk mempromosikan pemahaman dan toleransi lintas budaya.
Adopsi dan Transformasi Teknologi AI dalam Pembelajaran Matematika bagi Guru Mapel Matematika SMA di Klaten Naufal Ishartono; Fayza Putri Chalista; Retno Palupi; Muhammad Syahriandi Adhantoro; Hery Siswanto
Buletin KKN Pendidikan Vol. 6, No. 2, Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v6i2.8272

Abstract

Penerapan Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan, terutama pada pembelajaran matematika di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), masih kurang optimal meskipun potensi AI dalam personalisasi pembelajaran dan pemberian umpan balik adaptif sangat besar. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika melalui integrasi AI, dengan mengadakan workshop untuk guru matematika SMA di Kabupaten Klaten. Metode pelatihan mencakup survei awal untuk mengidentifikasi kebutuhan pelatihan, pengembangan modul pelatihan, serta evaluasi pre-test dan post-test menggunakan analisis N-Gain. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan guru terkait AI, terutama pada aspek Perceived Behavioral Control dengan kategori tinggi. Manfaat pelatihan ini mencakup peningkatan kesiapan guru dalam mengadopsi teknologi AI, yang diharapkan dapat mendukung personalisasi dan efektivitas pembelajaran matematika di SMA. Temuan ini memberikan dasar untuk pengembangan lebih lanjut dari model pelatihan berbasis teknologi dalam pendidikan.
Penanaman Nilai Nasionalisme dan Patriotisme melalui Pendidikan dan Kegiatan Lomba Harijadi Kemerdekaan RI bagi Anak Pekerja Migran Sanggar Bimbingan Kuala Lumpur Malaysia Fitri Handayani; Andi Tenri Sua; Putri Adriana; Muhammad Jafar; Andi Suwarni; Dian Dian; Riani Said; Shabrina Herawati; Eko Purnomo
Buletin KKN Pendidikan Vol. 6, No. 2, Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v6i2.8367

Abstract

Nasionalisme adalah  paham  kebangsaan, yang  berarti seseorang  yang  mempunyai rasa  cinta kepada tanah airnya dan cinta terhadap bangsanya sendiri. Pemahaman  akan  pentingnya  menumbuhkan  cinta  pada  tanah  air  perlu  disadari  oleh  semua  pihak yang  terlibat  dalam  proses  pendidikan  anak  usia  dini,  terutama  bagi  siswa Sanggar Bimbingan Kuala Lumpur, Malaysia. Tujuannya  tak  lain  adalah  membekali  mereka dengan  nilai-nilai  nasionalisme  dan  patriotisme  sebagai  generasi  yang  akan  membawa  bendera Indonesia di masa depan, terutama dalam konteks global. Salah satu masalah penting yang dihadapi  adalah kurangnya rasa nasionalisme yang ditanamkan pada jati diri anak-anak, kurangnya kewarganegaraan anak menghalangi mereka untuk memiliki akses terhadap hak-hak dasar lainnya termasuk hak atas bantuan sosial, hak atas pekerjaan, hak atas kesehatan, hak atas penghidupan yang layak, dan hak atas pendidikan Untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang masalah yang diteliti, pendekatan pengabdian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan jenis data kualitatif untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme terhadap anak-anak migran Indonesia.  Adapun tujuan dari pengabdian ini adalah untuk menanamkan rasa nasionalisme pada anak-anak pekerjaan migran Indonesia melalui pendidikan dan perayaan 17 Agustus di Sanggar Bimbingan Kuala Lumpur, Malaysia. Berdasarkan hasil pengabdian ini, dapat disimpulkan bahwa  program pembelajaran PPKN  (Pendidikan Kewarganegaraan), pengadaan lomba dan upacara 17 Agustus serta nonton film sejarah 10 november 1945 dengan media audio visual dan peraktik langsung dapat bermanfaat bagi anak-anak migran di Malaysia.
Program Lingua Rakyat: Pemberdayaan Potensi Bahasa Lokal melalui Pendampingan Kegiatan Budaya di Sukoharjo dan Karanganyar Miftahul Huda; Husnul Rahima; Raka Hendrik Fermansyah; Aina Rahma Sabila
Buletin KKN Pendidikan Vol. 6, No. 2, Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v6i2.8416

Abstract

Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah pemberdayaan potensi bahasa lokal melalui pendampingan kegiatan budaya di Kabupaten Sukoharjo dan Karanganyar. Pendampingan ini dilakukan untuk mengintegrasikan kembali bahasa jawa ke dalam kehidupan sehari-hari melalui kegiatan kebudayaan. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah metode ABCD (Asset Based Community Development) pendekatan ini digunakan untuk mengetahui, menggali, memanfaatkan potensi-potensi yang ada sebagai sarana untuk pemberdayaan potensi bahasa lokal dalam berbagai kegiatan budaya di Sukoharjo dan Karanganyar. Tahapan dari metode ini, antara lain; (1) identifikasi aset komunitas; (2) penguatan aset komunitas; (3) pemetaan dan pengembangan jejaring; (4) pengembangan rencana aksi; dan (5) pelakanaan dan evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa meskipun bahasa Jawa masih digunakan dalam kegiatan budaya tradisional, kesadaran akan pentingnya menjaga dan melestarikan bahasa lokal bagi generasi muda semakin menurun. Oleh karena itu, diperlukan upaya strategis untuk memberdayakan bahasa Jawa agar tetap hidup dan berkembang dalam budaya maupun kehidupan masyarakat lokal. Hal tersebut dapat dilakukan dengan mengintegrasikan bahasa lokal dalam berbagai kegiatan kebudayaan yang terdapat di wilayah Sukoharjo dan Karanganyar seperti Lesungan, Klenengan, Kesenian, Wayang kulit, dan Campursari diharapkan mampu menjaga dan melestarikan bahasa lokal yakni bahasa Jawa. Sehingga melalui pemberdayaan ini diharapkan generasi muda dapat turut serta melestarikan potensi bahasa yang ada melalui keterlibatannya secara aktif pada berbagai kegiatan atau dalam kehidupan sehari-hari.
Peningkatan Kemampuan Berbahasa Arab dan Inggris berpendekatan Sosiopragmatik bagi Siswa SMK Muhammadiyah Lampung Harun Joko Prayitno; Eko Purnomo; Ganno Tribuana Kurniaji; Fajar Gemilang Pradana; Ali Essam Al Sanaani; Ali Abdulraoof Taha; Himatus Sya’adah; Romi Iriandi Putra
Buletin KKN Pendidikan Vol. 6, No. 2, Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v6i2.8423

Abstract

Kemampuan bahasa Arab dan bahasa Inggris merupakan hal yang penting dalam era kemajuan digital. Kedua bahasa tersebut merupakan bahasa internasional yang banyak digunakan diberbagai dunia. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Arab dan Inggris pada siswa SMK Muhammadiyah Lampung. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode partisipasi aktif. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa dengan menghadirkan native speaker yang berasal dari Yaman dapat meningkatkan pemahaman siswa dalam melakukan komunikasi dasar bahasa Arab dan bahasa Inggris. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan kosakata para siswa dalam bahasa Arab yang memiliki skor rata-rata siswa meningkat dari 45 menjadi 72 (skala 100), sedangkan untuk bahasa Inggris, peningkatan skor rata-rata adalah dari 50 menjadi 78 (dalam skala 100). Selain itu, kosakata mereka naik terbukti siswa mampu mengenali dan menggunakan sekitar 50 kosakata dasar dalam bahasa Arab dan 60 kosakata dasar dalam bahasa Inggris.  Pengabdian ini memberikan dampak yang signifikan bagi perkembangan bahasa asing siswa SMK Muhammadiyah Lampung. Harapannya pengabdian ini tidak hanya sampai di sini saja, namun dapat berkembang melalui berbagai kegiatan yang serupa dan memiliki dampak yang signifikan pula.
Implementasi Program Literasi Teknologi untuk Meningkatkan Kesadaran Digital Siswa di ICC Al Anshar Bahau, Malaysia Muhammad Syahriandi Adhantoro; Rifatul Ula; Maulida Harefa; Nur Assifa; Rahayu Febri Riyanti; Eko Purnomo; Yans Fithratul Islamy; Cahyaningtyas Sekar Wahyuni
Buletin KKN Pendidikan Vol. 6, No. 2, Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v6i2.8565

Abstract

Literasi teknologi merupakan keterampilan esensial bagi siswa di era digital, terutama bagi komunitas imigran yang memiliki keterbatasan akses terhadap pendidikan formal. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi teknologi siswa di ICC Al Anshar Bahau, Negeri Sembilan, Malaysia, melalui pendekatan yang terstruktur dan interaktif. Metode yang diterapkan meliputi analisis kebutuhan, perencanaan program, pelaksanaan kegiatan, serta evaluasi dan tindak lanjut. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa siswa memiliki keterbatasan dalam memahami konsep keamanan siber, penyaringan informasi, dan etika digital. Sebagai solusi, program ini dirancang dengan modul pelatihan yang mencakup aspek-aspek utama literasi teknologi, diterapkan melalui metode pembelajaran interaktif serta didukung oleh evaluasi berbasis pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap keamanan digital, verifikasi informasi, dan pemanfaatan teknologi untuk pembelajaran. Program ini memberikan dampak positif dalam membekali siswa dengan keterampilan digital yang diperlukan untuk menghadapi tantangan global. Tindak lanjut dari program ini mencakup pengembangan modul lanjutan serta pembentukan komunitas literasi digital di lingkungan sekolah. Dengan demikian, program ini menjadi model pemberdayaan pendidikan berbasis teknologi bagi komunitas imigran yang menghadapi keterbatasan akses terhadap pendidikan formal.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Karakter untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa di ICC Pahang Ufadila Alfinia Bilimbi; Yusriah Nabil Latifah; Umu Miftahur Rohmah
Buletin KKN Pendidikan Vol. 7, No. 1, Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v7i1.8675

Abstract

Pembelajaran dengan memanfaatkan media pembelajaran yang tak hanya memberikan manfaat sebagai bentuk pemahaman siswa namun juga bertujun untuk membentuk karakter siswa guna memberikan motivasi untuk terus belajar. Hal ini menjadi pusat perhatian utama karena efek perkembangan teknologi dan kemunduran Pendidikan sehingga pengajar harus lebih aktif dan kreatif untuk membuat pembelajaran lebih menarik dan memberikan suasana yang baik serta manfaat didalamnya. Hasil penelitian ini diambil dengan data sampling dari metode kualitatif yang melibatkan beberapa pihak informan. Dari hasil yang dilihat adanya program yang dibuat dan yang sudah diterapkan mampu memberikan pengaruh yang baik bagi siswa dengan kemajuan prestasi serta keaktifan dalam mengikuti pembelajaran.
Edukasi Keamanan Pangan pada Tingkat Sekolah Dasar di Lingkungan Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Kota Madiun Muhammad Hasan Al Banna; Irfan Miftahul Fauzi; Santosa Pradana Putra Setya Negara; Dian Ardifah Iswari; Lenny Puspita Dewi; Gabriella Vindy Kawuri; Budi Murtiyasa
Buletin KKN Pendidikan Vol. 7, No. 1, Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v7i1.8739

Abstract

Keamanan pangan adalah isu global dan nasional yang mempengaruhi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, terutama anak-anak yang masih dalam tahap perkembangan. Di Indonesia, kasus keracunan makanan sering kali terjadi di lingkungan sekolah dasar, yang menunjukkan pentingnya pengetahuan dan praktik keamanan pangan di kalangan anak-anak. Pada pengabdian ini dilakukan kegiatan edukasi tentang keamanan pangan di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Kota Madiun dengan harapan mampu meningkatkan pengetahuan dan kesadaran para siswa serta memperbaiki praktik keamanan pangan di sekolah. Pelaksanaan edukasi dilakukan melalui serangkaian kegiatan interaktif meliputi workshop, demonstrasi langsung, dan permainan edukatif. Metode ini dipilih untuk memastikan bahwa materi yang disampaikan dapat dipahami dan diterapkan dengan mudah oleh anak-anak. Objek utama pelaksanaan pengabdian ini adalah siswa. Kegiatan dilakukan pada Tanggal 25 Juli 2024 di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Kota madiun dengan peserta 36 siswa. Para siswa Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Kota Madiun sangat antusias dan berkeinginan menerapkan praktik keamanan pangan yang benar dalam kehidupan sehari-hari setelah adanya edukasi sehingga dapat mengurangi risiko keracunan makanan di sekolah dan di rumah serta berkontribusi pada kesehatan dan kesejahteraan anak-anak secara keseluruhan.

Page 1 of 15 | Total Record : 143