cover
Contact Name
Harun Joko Prayitno
Contact Email
hjp220@ums.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
m.syahriandi@ums.ac.id
Editorial Address
Jalan Ahmad Yani No. 157, Pabelan, Surakarta, Jawa Tengah 57169
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Buletin KKN Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27160327     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
The scope of the journal study is community service activities in the form of: the application of science, technology, art, and culture to solve various problems that exist in the educational community understanding the conditions of community education in remote educational communities, to foster sensitivity and concern for the education community who need educational assistance training and development of soft skills and character for college or school students training and life-skills development for college or school students preparing the youth to develop Business Charities (especially Muhammadiyah Business Charities) training and development for future leaders training students in developing the ability to live in society in the context of education preparing university graduates as education initiators and education fighters
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 143 Documents
Pengenalan Kebudayaan Tradisional melalui Pendidikan Seni Tari pada Anak Usia Dini di BA Aisyiyah Ngadirejo, Sukoharjo Arief Cahyo Utomo; Lisa Widyawati; Rika Supyanti; Nanda Guntur; Lely Aprillia Arin Dhita; Ayu Rahmadhanti; Ervha Arien Pratama; Akmalia Riskiana Safitri; Nadia Yuni Amilia; Muhammad Marwan
Buletin KKN Pendidikan Vol. 1, No. 2, Desember 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v1i2.11358

Abstract

Anak usia dini dapat dikatakan sebagai masa keemasan (GoldenAge), masa keemasan ini lebih mudah untuk menerima rangsangan positif yang dapat meningkatkan perkembangan kecerdasan yang baik. Media ber-peran penting memberikan rangsangan positif yang dapat menjadikan anak merasa nyaman dan senang. Salah satu media itu didapat melalui seni tari. Perkembangan kebudayaan saat ini perlu menyesuaikan dengan perkembangan zaman yang semakin maju. Maka dari itu, diperlukan pengenalan kebudayaan sejak dini yang inovatif, kreatif, dan edukatif agar anak-anak memiliki ketertarikan untuk mempelajari kebudayaan. Seni tari memiliki ragam yang sangat banyak, oleh karenanya memilih ragam tari yang memiliki gerakan sederhana namun akan sarat akan makna. Maka dipilihlah Tari Semut dari Jember sebagai pengenalan ke-budayaan pada anak usia dini di BA Aisyiyah Ngadirejo. Tari semut memiliki makna untuk memperkenalkan kebudayaan daerah kepada anak, sehingga anak sudah mengenal kebudayaannya sejak dini, kemudi-an selain itu tujuan pelaksanaan kegiatan untuk membantu mengem-bangkan rasa percaya diri anak
Penerapan Permainan Origami untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa di MIM Pepe, Klaten Puspita Indra Wardhani; Agusta Aulia Urrochman; Anisa Nur Alimah; Ida Fatmawati; Ika Rifngatin; Nur Baiti Sukma Dewi; Rizki Hendrawan Wibisono; Rossy Andriani; Sendy Pratiwi
Buletin KKN Pendidikan Vol. 1, No. 2, Desember 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v1i2.11359

Abstract

Kreativitas anak tidak didapatkan sejak peserta didik lahir, namun krea-tivitas anak dapat dikembangkan melalui sebuah kegiatan atau pelatihan yang terbimbing. Meningkatkan kreativitas pada siswa sebagai suatu upaya untuk mengembangkan keterampilan dan memacu rasa ingin tahu anak. Peran Pendidikan formal di sekolah cukup besar dalam hal ini, dimana sekolah menjadi sarana pengembangan kreativitas anak yang tentunya tidak lepas dari peran pendidik. Oleh karena itu, pendidik ber-peran penting dalam pengembangan keterampilan siswa MIM PEPE da-lam berkreativitas, didukung dan dikelola dengan baik. Hal ini dapat dicapai jika siswa dan guru dapat berkolaborasi secara baik untuk men-capai suatu tujuan yang dirancang bersama. Data menunjukkan bahwa banyak siswa MIM PEPE yang belum semua dapat mengembangkan krea-tivitas dan skillnya. Faktor utama yang mendorong keberanian siswa un-tuk meningkatkan kreativitasnya adalah bimbingan guru dan fasilitas yang memadai untuk pengembangan siswa. Rasa percaya diri pada siswa dalam meningkatkan skillpersonalnya merupakan tanggung jawab siswa itu sendiri dan tentunya didampingi oleh peran guru. Tujuan dari pengabdianini adalah untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam mengembangkan kreativitasnya. Subjek dalampengabdianyaitu siswa kelas 1, 2 dan 3. Adapun objek pengabdiannya adalah kemampuan krea-tivitas peserta didik. Hasil pengabdianini menunjukkan bahwa kreativi-tas anak dapat berkembang disertai dengan peran guru.
Pengembangan Psikomotorik Peserta Didik melalui Kegiatan Outing Class di BA Aisyiyah Bulakrejo 2, Sukoharjo Choiriyah Widiasari; Humaam Almahi; Dewi Prasetyoningrum; Nisa Laili Rohmatika; Evera Niara Sendy; Yudhistira Laksamana Satria; Jati Ayu Nurma Permatasari; Rosalia Tunika Grandis; Ara Reda Astara; Muhammad Edi Kurniawan
Buletin KKN Pendidikan Vol. 1, No. 2, Desember 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v1i2.11360

Abstract

Pendidikan merupakan poin utama dalam memajukan suatu bangsa dan negara, sesuai dengan tujuan pendidikan yang terdapat pada Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Republik Indonesia. BA Aisyiyah Bulakrejo 2 merupakan suatu lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan Aisyiyah yang berfokus pada pendidikan anak usia dini. Pen-didikan anak usia dini merupakan usia yang sangat penting dalam per-tumbuhan dan perkembangan seorang anak usia dini. Perkembangan anak usia dini meliputi lima ranah, yakni kognitif, fisik motorik, bahasa, emosi sosial dan Seni. Perkembangan psikomotorik merupakan perkem-bangan yang penting untuk dikembangkan, salah fungsinya untuk mengasahkemampuan mototik halus dan kasar seorang anak. Salah satu program pembelajaran yang dapat dilakukan untuk mengembangkan perkembangan fisik motorik khususnya motorik kasar pada anak adalah dengan kegiatan outingclass. Kegiatan outingclasscukup efektif dalam mengoptimalkan perkembangan psikomotorik anak. Kegiatan outingclassdilakukan dengan kegiatan outbound. Lokasi pelaksanaan outbounddil-akukan didekat sekolah. Kegiatan Outbounddirancang untuk mengem-bangkan motorik kasar anak, selain itu juga bermanfaat untuk mengem-bangkan aspek yang lain yakni perkembangan kognitif, emosi, sosial, bahasa dan juga seni. Aspek yang dikembangkan dalam permainan psikomotik tersebut meliputi pengembangan nilai kerja keras, mandiri, berpikir cepat, dan kerjasama anak usiadini.
Revitalisasi Perpustakaan untuk Meningkatkan Minat Literasi Siswa di SD Muhammadiyah Nurul Ilmi, Klaten Lina Agustina; Arief Arffianto; Salsabila Hasna Khalishah; Lusi Indarwati; Dwindi Roseana Putri; Sheila Erdi El-Majid; Kartina Setia Rahayu; Dicki Yustika Nurleli; Wahyu Agung; Imroatus Sholihah
Buletin KKN Pendidikan Vol. 1, No. 2, Desember 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v1i2.11361

Abstract

Salah satu keterampilan yang harus dimiliki di abad 21 ialah keterampilan literasi. Penyediaan bahan bacaan melalui perpustakaan merupakan upaya yang dapat dilakukan sekolah untuk meningkatkan minat literasi siswa. Kegiatan revitalisasi perpustakaan dilaksanakan di SD Muhammadiyah Nurul Ilmi, desa Karangdowo, kecamatan Karangdowo, kabupaten Klaten. Fungsi awal perpustakaan digunakan untuk menyimpan buku SD dan SMP, buku administrasi alat olah raga, peralatan Hizbul Wathan, dan alat peraga pembelajaran. Kondisi yang tidak terawat membuat siswa enggan berkunjung ke perpustakaan. Tujuan yang akan dicapai dalam kegiatan ini ialah mengfungsikan perpustakaan dan meningkatkan minat baca siswa. Tujuan pengabdian ini ialah melaksanakan proses revitalisasi perpustakaan dan meningkatkan minat baca siswa. Metode pengumpulandata dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, pemaparan data, dan penarikan kesimpulan. Pengabdian dilakukan dengan tiga tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan. Hasil pengabdian ini: 1) Revitalisasi perpustakaan, dilakukan dengan mendekorasi ulang perpustakaan, menyortir buku SMP dan mengklasifikasikan dan melabeli buku, dan membuat buku kunjungan perpustakaan. Berdasarkan klasifikasi, terdapat 156 buku bacaan siswa, 27 ensiklopedia, 314 buku penngetahuan umum, 89 buku guru, dan 814 buku pelajaran KTSP dan kurikulum 2013; 2) Minat baca meningkat dengan rata-rata jumlah siswa yang menginjungi perpustakaan setiap harinya ialah 30 siswa; 3) Perpustakaan difungsikan sebagai tempat alternatif pembelajaran. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa revitalisasi perpustakaan dapat meningkatkan minat baca siswa dan perpustakaan berfungsi sebagaimana mestinya.
Pengembangan Bakat dan Kreativitas Siswa Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler di MI Muhammadiyah Sabrang Lor, Trucuk, Klaten Yunus Aris Wibowo; Edgar Jordan; Aulia Elkasinky; Dodot Dimas Suryana; Syafa Nasicha Putri; Henny Puspitaningrum; Dewi Rahmawati Noer Jannah; Dita Dewi Lestari; Eva Oktavia; Nabila Kinthen
Buletin KKN Pendidikan Vol. 2, No. 1, Juli 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v2i1.11390

Abstract

Potensi yang dimiliki oleh siswa akan menjadi bakat apabila diarahkan dengan tepat. Salah satu cara untuk mengasah bakat tersebut yaitu melalui kegiatan ekstrakurikuler. Pengabdianini dilakukan MI Muhammadiyah Sabrang Lor, Trucuk,Klaten. Pengabdiandilaksanakandengan menerap-kan observasipartisipasi penuh pada kegiatanekstrakurikuler. MI Muhammadiyah Sabrang Lor, Trucuk, Klatenmempunyai limaprogram ekstrakurikuleryang berjalan dengan baik. Tiap ekstrakurikuler didampingi oleh guru pendamping atau instruktur yang profesional.Tujuannya agar bakat dan kreativitas siswa dapat dimunculkansecara op-timal. Kegiatan ekstrakurikuler dilaksanakan setiap hari setelah jam bela-jar sekolah selesai. Siswa terlihat tampak antusias dan bersemangat setiap mengikuti ekstrakurikuler. Hal itu karena, siswa diberikan kebebasan un-tuk memilih ekstrakurikuler yang diminati. Luaran yang dicapai tidak hanya predikat juara dan partisipasi dalam kompetisi-kompetisi yang dii-kuti tetapi juga keberhasilan dalam menggali bakat, kreativitas serta mem-bangun mental untuk membentuk pribadi siswa yang baik.
Menumbuhkembangkan Kepedulian Siswa Terhadap Lingkungan Melalui Kegiatan Penghijauan di MIM Pakang Andong, Boyolali Abdillah Nugroho; Ayu Fatonah; Dwi Putra Enggar Wijaya; Rinanda Prakarsa Putri; Muhammad Nurul Fikri; Oki Setiawan; Lastika Yuly Kurniawan; Juwari Septi Astuti; Febi Tria Primandika; Sischa Aprilya Chyntia Budiarti
Buletin KKN Pendidikan Vol. 2, No. 1, Juli 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v2i1.11391

Abstract

Kondisi lingkungan setiap tahunnya semakin memprihatinkan. Manusia semakin tidak peduli dengan lingkungan, sehingga kerusakan lingkungan terjadi dimana-mana. Banyaknya kerusakan lingkungan akibat dari ulah manusia diantaranya pembalakan hutan secara liar dan pembuangan sampah. Kepedulian terhadap lingkungan harus ditanamkan sejak dini agar kesadaran akan menjaga lingkungan sekitar tertanam sehingga keru-sakan lingkungan dapat terkurangi. Tujuan pelaksanan pengabdian ini adalahmenumbuhkan kepedulian siswa terhadap lingkungan melalui kegiatan penghijauan di MIM Pakang, Andong. Metode pelaksanaan pengabdian ini yaitu dengan pendidikan masyarakat melalui kegiatan penyuluhan warga sekolah terutama kepada siswa. Upaya dalam menum-buhkan kepedulian siswa terhadap lingkungan di MIM Pakang, Andong yaitu melalui kegiatan penghijauan. Kegiatan penghijauan yang dil-akukan yaitu berupa menanam pohon cemara dan pembuatan taman dengan menggunakan barang bekas sebagai pot. Kepedulian siswa ter-hadap lingkungan baik ditunjukkan dengan siswa mengikuti semua kegiatan yang diarahkan oleh mahasiswa KKN-DIK dengan antusias yang tinggi
Penanaman Karakter Sadar Lingkungan Melalui Program Adiwiyata di MIM Potronayan 2 Boyolali Tri Nur Wahyudi; Dedy Prasetyo; Adnan Dwi Prasetyo; Rinawati; Indah Kusumawati; Ummi Uswatun Hasana; Femilia Anggun Ashari; Dhanis Resty Aisyah; Rika Anggraini; Twine Levia Gistiani
Buletin KKN Pendidikan Vol. 2, No. 1, Juli 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v2i1.11396

Abstract

Kesadaran menjaga lingkungan sekitar merupakan salah satu karakter yang harus ditanamkan kepada anak sejak dini. Salah satu usaha yang dapat dilakukan dengan melaksanakan Program Adiwiyatadi sekolah. Program Adiwiyatamerupakan salah satu program yang mengajarkan siswa untuk peduli dan sadar akan pentingnya menjaga lingkungan. Ber-dasarkan pemaparan di atas, lebih lanjut tertarik untuk melakukan pengabdian masyarakat berupa implementasi program Adiwiyatadi sekolah. Tujuan pengabdian masyarakat ini untukmeningkatkan penge-tahuan siswa mengenai lingkungan di MIMPotronayan 2.Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode pendidikan masyarakatyang difokuskan pada warga sekolah terutama para siswa di MIM Potronayan 2. Hasil pengabdian masyarakat inimenunjukkan bahwa implementasi Adiwiyatadi MIM Potronayan 2 menunjukkan perubahan yang cukup signifikan. Siswa yang awalnya kurang paham mengenai pentingnya men-jaga lingkungan sekitarmenjadi lebih tahu dan menyadari betapa pent-ingnya menjaga lingkungan sekitar mereka. Hal ini dapat dilihat dari antusias para siswa dalam menjaga tanaman yang telah mereka tanam dan juga kesadaran mereka untuk membuang sampah pada tempatnya. Oleh karenaitu, program Adiwiyatamerupakan salah satu program yang sangat baikuntuk dilaksanakan di sekolahsebagai salah satu usaha pe-nanaman karakter cinta lingkungan sejak dini
Pengembangan Bimbingan Belajar Berbasis Lingkungan di MIM Juwiran, Juwiring, Klaten Ryan Rizki Adhisa; Muhammad Arfian; Gilang Cahyo Purnomo; Virtu Femma Virgina; Lina Azhar; Widya Kusumawati; Venia Dwi Wandira; Tri Handayani; Emilya Nur Hidayanti; Farida Tri Handayani
Buletin KKN Pendidikan Vol. 2, No. 1, Juli 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v2i1.11399

Abstract

Setiap siswa berhakuntuk memiliki prestasi dan kemampuan akademik yang baik. Siswa dalam mencapai keberhasilan tersebut,membutuhkan dorongan dari dalam diri siswa dan dari luar dirinya. Bimbingan belajar merupakan salah satu usaha untuk mendorong siswa mencapai prestasi yang baik. Siswa di Desa Juwiran, kecamatan Juwiring, Klaten menunjukkan semangat belajar yang tinggi,akan tetapi masih kurang dukungan dan dorongan dari luar pribadi siswa. Kedua faktor tersebut, harus terpenuhi guna meningkatkan hasil belajardan tingkatpercaya dirisiswa secara optimal. Kegiatan bimbingan belajar yang diadakan secara rutin dapatmembantu siswa menyelesaikan permasalahan belajar mere-ka,melalui metode pembelajaran yang serius namun santai dan menyenangkan. Pengabdian ini dilaksanakan mahasiswa di posko KKN-DikFKIP UMSDesa Juwiran. Kegiatan ini efektif membantumeningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran yang telah diberikan di sekolah, meningkatkan hasil belajar siswa,danjugarasa percaya diri saat mengikuti pelajaran
Penanaman Karakter Kejujuran Melalui Kantin Anti Korupsi pada Siswa SD/MI Ngargorejo, Ngemplak, Boyolali Rita Pramujiyanti Khotimah; Doni Suryo Putro; Ginanjar Wahyu Utomo; Anisa Fera Hidayah; Nurul Endah Astrianti; Yusti Ratna Sari; Tiara Risti Alfanani; Heny Tri Muthmainnah; Mazliza; Zakiah
Buletin KKN Pendidikan Vol. 2, No. 1, Juli 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v2i1.11400

Abstract

Kejujuran merupakan salah satu karakter yang penting ditanamkan semenjak dini pada siswa.Melalui kejujuran diharap-kan bisa dihasilkan siswa yang cerdas tidak hanya secara intel-ektual, namun juga cerdas secara moral.Program ini bertujuan un-tukmenanamkankarakter kejujuran melalui kantin anti korupsi pada siswa SD/MI Ngargorejo, Ngemplak, Boyolali. Metode pelaksanaan program melalui penyuluhan dan pendampingan. Hasil pelaksanaan programmenunjukkan bahwa nilai nilai karakter keju-juran siswa yang diinternalisasikan dalam kantin anti korupsi di SD/ MI Ngargorejo, Ngemplak, Boyolali telah tertanamkan dengan baik. Siswasudah menunjukkan sikap jujur, disiplin dan mandiri dalam program kantinanti korupsi.Keberadaan kantin anti korupsi dengan teknik pelayanan self-service systemdapat dijadikan sebagai media yang baik dalam penanaman karakter kejujuran siswa karena bisamelahirkan sikap dan tindakan siswa yang positif.
Pengembangan Dewi Menari sebagai Desa Wisata Tanon Lereng Gunung Telomoyo di Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang Djalal Fuadi; Suharjo; Koesoemo Ratih; Ratnasari Diah Utami; Dwi Sarbini
Buletin KKN Pendidikan Vol. 2, No. 1, Juli 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v2i1.11403

Abstract

Dusun Tanon lereng gunung Telomoyo Kecamatan Getasan, kabu-paten Semarang memiliki potensi Desa wisata (Dewi) menari yang dicanangkan sejak tahun 2012. Dewi yang menjadi salah satu desti-nasi wisata yang khas dan unik, dengan sajian paket hiburan menari oleh masyarakat dusun Tanon, disamping pagelaran seni, dolanan tradisional, wisata pembelajaran (outbond), wisata psikoterapi dll be-lum dikelola secara maksimal dan profesional. Seiring dengan perkembangan usaha paket wisata di desa menari Tanon, persoalan penataan lingkungan, pengembangan potensi untuk produksi indus-tri kreatif, dan pengelolaan peternakan yang bersih perlu menjadi perhatian. Kegiatan Ipteks bagi Desa Mitra (IbDM) ini, difokuskan pada dua kegiatan. Pertama, bidang lingkungandan kedua, kegiatan berbasis pada aspek ekonomi dalam mengangkat potensi tanaman lo-kal, yaitu pegagan dan sayur-sayuran. Pendampingan penataan ling-kungan asri, pengelolaan peternakan bersih dan pengembangan usaha hasil pertanian berbasis potensi lokal, dapat menambah daya tarik dan kenyamanan pengunjung untuk menikmati suasana pedesaan, meningkatkan jumlah pengunjung, meningkatkan penda-patan masyarakat melalui pembelian produk-produk olahan kreatif dari masyarakat, yang muaranya adalah peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat di desa wisata, serta terwujudnya pengelolaan dan pengembangan desa wisata yang lebih menarik dan kreatif, pengelolaan peternakan yang bersih, dikembangkan per-tanian produktif serta diversifikasi aneka produk olahan berbasis po-tensi lokal

Page 4 of 15 | Total Record : 143