cover
Contact Name
Mega Septia Sarda Dewi
Contact Email
mega.septia.ft@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
syahidah.faninastiti.ft@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No. 5
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Bangunan
ISSN : -     EISSN : 26210959     DOI : 10.17977
Core Subject : Engineering,
This journal explores conceptual ideas, theories, practices, research, and education in the fields of Civil Engineering and Building Engineering.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "vol. 29 no. 2 (2024)" : 9 Documents clear
EVALUASI KINERJA SIMPANG BERSINYAL MENGGUNAKAN PROGRAM SIDRA INTERSECTION 8.0 (Studi Kasus: Simpang Tlogomas Malang) Mohamad Fahrizal Khresna Madani; Bambang Supriyanto
Bangunan Vol. 29 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v29i22024p69-78

Abstract

Persimpangan merupakan bagian penting dalam sistem transportasi perkotaan, termasuk Simpang Tlogomas pada Jembatan Tunggulmas di Kota Malang yang sering mengalami volume arus lalu lintas yang padat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja simpang, mengidentifikasi alternatif solusi yang tepat, dan memprediksi kinerja solusi alternatif untuk lima tahun ke depan menggunakan Sidra Intersection 8.0. PKJI 2023 digunakan sebagai pedoman untuk menganalisis kondisi eksisting simpang Tlogomas. Hasil penelitian (1) Analisis kinerja simpang Tlogomas saat ini menunjukkan bahwa pada hari Selasa, 21 Mei 2024, pada jam puncak, tercatat derajat kejenuhan tertinggi mencapai 2,161. Hal ini menghasilkan tundaan rata-rata simpang sebesar 70,9 det/SMP, yang masuk dalam kategori tingkat pelayanan E (buruk). Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis untuk mencari alternatif solusi menggunakan Sidra Intersection 8.0. (2) Alternatif solusi terbaik yang dapat diterapkan melibatkan pelarangan belok kanan pada pendekat utara, serta perubahan dari 3 fase menjadi 2 fase. Implementasi solusi ini menghasilkan tingkat pelayanan B (baik) dengan nilai tundaan rata-rata simpang sebesar 17,5 det/SMP. (3) Analisis perkiraan kinerja alternatif solusi untuk lima tahun ke depan menggunakan fitur Design Life Analysis pada Sidra Intersection 8.0 mengindikasikan bahwa kinerja simpang Tlogomas cenderung mengalami penurunan. Pada tahun 2029, perkiraan menunjukkan tingkat pelayanan simpang turun menjadi C (sedang), dengan nilai tundaan rata-rata simpang mencapai 30,5 det/SMP.
MODIFIKASI SPILLWAY PADA BENDUNGAN TUKUL PACITAN DENGAN TIPE MORNING GLORY Eko Suwarno; Januarico Alif Darmawan; Mujiyono Mujiyono
Bangunan Vol. 29 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v29i22024p79-90

Abstract

Bendungan Tukul yang berlokasi di Desa Karanggede, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, selama proses pengerjaan terdapat berbagai macam kendala, salah satunya adalah yang diakibatkan oleh kondisi struktur geologis yang ada di lokasi. Tanah yang mudah longsor mengakibatkan terhambatnya pekerjaan pada proyek seperti contohnya pekerjaan penggalian. Sehingga pada artikel ilmiah ini digunakan alternatif modifikasi tipe spillway pada Bendungan Tukul dari tipe pelimpah samping menjadi tipe Morning Glory, dikarenakan pelimpah tipe Morning Glory ini memiliki struktur yang terpisah dengan tanah terutama bagian inlet sehingga tidak memberikan beban pada tanah terutama di bagian tebing yang mudah longsor. Dalam perencanaan modifikasi ini terdapat analisis hidrolika yang berupa perhitungan dimensi pelimpah, konduit, dan kolam olak. Dari perhitungan hidrolika juga diketahui 3 kondisi air yang terjadi pada spillway Morning Glory yaitu kondisi 1 (Crest Control), kondisi 2 (Tube or Orifice Control), kondisi 3 (Full Pipe Flow). Untuk mencari debit banjir rancangan dipilih metode hidrograf debit banjir rancangan yang paling sesuai hasilnya dari segi keamanan yaitu metode Gama 1. Dengan menggunakan pelimpah Morning Glory debit banjir dapat tereduksi sebesar 203,20 m3/dt. Lebih efektif mereduksi banjir dibandingkan desain pelimpah sebelum dimodifikasi yaitu pelimpah jenis ogee yang hanya mampu mererduksi debit banjir sebesar 90,59 m3/dt. Penggunaan spillway Morning Glory ini diharapkan bisa menjadi rujukan dalam mengatasi permasalahan struktur geologis pada proyek bendungan kedepannya dan mampu menjadi opsi optimalisasi dalam mereduksi banjir.
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN GAMBAR TEKNIK SMKN 5 MAKASSAR Rini Ridwan; Irma Aswani Ahmad; Onesimus Sampebua; Siti Nur Rahmah Anwar
Bangunan Vol. 29 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v29i22024p91-98

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Gambar Teknik di SMKN 5 Makassar. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sampel terdiri dari 56 siswa kelas X yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan menggunakan angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa motivasi belajar memiliki pengaruh signifikan terhadap hasil belajar, dengan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,836 dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,725. Ini berarti motivasi belajar berkontribusi sebesar 72,5 persen terhadap variasi hasil belajar, sementara 27,5 persen dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam model regresi. Hasil ini menegaskan bahwa motivasi dalam mempelajari suatu mata pelajaran (khususnya Gambar Teknik) sangat berpengaruh pada nilai akhir siswa, menjamin tercapainya hasil belajar yang tinggi.
KAJIAN FASILITAS JALUR PEDESTRIAN DI KAWASAN KAJOETANGAN KOTA MALANG Nanang Agung Novendra; Boedi Rahardjo; Titi Rahayuningsih
Bangunan Vol. 29 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v29i22024p99-112

Abstract

Jalur pedestrian merupakan suatu media yang menunjang pergerakan manusia dari satu tempat ke tempat lain dengan berjalan kaki. Fasilitas ini diharapkan dapat memberikan kemudahan, kenyamanan, dan keamanan bagi pejalan kaki.Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan karakteristik pejalan kaki di Kawasan Kajoetangan Kota Malang, (2) mendeskripsikan kelengkapan fasilitas jalur pedestrian di Kawasan Kajoetangan Kota Malang, (3) menganalisis persepsi pengunjung terkait fasilitas jalur pedestrian di Kawasan Kajoetngan Kota Malang, (4) menganalisis tingkat pelayanan fasilitas jalur pedestrian di Kawasan Kajoetangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode pengumpulan data menggunakan survey dan angket. Data yang diperoleh dari hasil observasi, teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dengan bantuan Software Microsoft Excell untuk mendapatkan informasi data berupa persentase, proporsi, dan rasio. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) karakteristik pejalan kaki terbanyak adalah perempuan dengan persentase 51%, berumur 19 – 40 tahun dengan persentase 47%, tingkat Pendidikan mayoritas SMA – sederajat dengan persentase 43%, jenis pekerjaan mayoritas pelajar/mahasiswa dengan persentase 53%, dan penghasilan kurang dari Rp 3.200.000 dengan persentase 78%. Maksud dan tujuan pejalan kaki adalah berbelanja dengan persentase 38%. (2) Kelengkapan fasilitas jalur pedestrian di Kawasan Kajoetangan Kota Malang pada segmen 1 memiliki lebar 2,4 pada sebelah Timur, 3 m pada sisi Barat, segmen 2 lebar 5 m, dan segmen 3 sebesar 5 m. Jenis penutup trotoar adalah resin bound paving, fasilitas pada trotoar Kajoetangan di beberapa titik perlu perbaikan seperti tempat duduk dan fasilitas peneduh. (3) Berdasarkan persepsi pengunjung dapat disimpulkan fasilitas jalur pedestrian di Kawasan Kajoetangan Kota Malang adalah baik tetapi perlu perbaikan di beberapa titik. (4) Tingkat pelayanan fasilitas jalur pedestrian di dapat arus terbesar pada hari Sabtu yaitu 2,03 ped/m/mnt. Kecepatan terbesar pejalan kaki pada hari Selasa sebesar 80,19 m/mnt. Kepadatan tertinggi pada hari Minggu sebesar 0,059 ped/m², Ruang berjalan terbesar pada hari Selasa sebesar 194m²/ped. Fasilitas jalur pedestrian di Kawasan Kajoetangan mempunyai tingkat pelayanan A berdasarkan kecepatan, sedangkan berdasarkan arus dan ruang adalah A.
HUBUNGAN GAYA MENGAJAR GURU DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SMK NEGERI 1 SINGOSARI Cindy Kharismawati; Antelas Eka Winahyo
Bangunan Vol. 29 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v29i22024p113-122

Abstract

Gaya mengajar guru dalam pembelajaran praktik harus di perhatikan karena memiliki karakterisik berbeda dengan penmbelajaran teoritis. Beberapa guru jurusan SMKN 1 Singosari guru mengungkapkan bahwa telah menerapkan gaya mengajar yang disesuaikan dengan capaian belajar siswa, namun siswa masih kurang termotivasi dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Didukung dengan hasil uji observasi awal dapat disimpulkan bahwa siswa termotivasi sebesar 40,9% atau sebanyak 37 siswa, dan 59,1% atau 53 siswa masih kurang semangat dan kurang tertarik dalam mengikuti pembelajaran di kelas. Namun belum diketahui secara pasti tingkat motivasi belajar dalam pembelajaran praktik. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi ada atau tidaknya hubungan gaya mengajar guru dan motivasi belajar siswa di SMK Negeri 1 Singosari khususnya pada pembelajaran praktik. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional. Penelitian ini menggunakan sampel dari siswa SMK Negeri 1 Singosari jurusan bangunan meliputi DPIB, TKP, dan Geomatika, dengan total responden sejumlah 245 siswa. Penentuan pengambilan jumlah sampel menggunakan rumus dari slovin. sedagkan pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling berupa Proportional stratified random sampling. Data diperoleh dengan menggunakan angket berupa kuisioner yang telah di uji validitas dan uji reliabilitas. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji ststisik deskriptif dan uji korelasi pearson, uji prasyarat analisis menggunakan uji normalitas dan linieritas. Semua uji yang dilakukan menggunakan software SPSS 23 dan bantuan Microsoft Excel. Hasil pengujian menunjukkan gaya mengajar teknologis tergolong dalam kategori tinggi (31%), gaya mengajar interaksional dalam kategori tinggi (37%), motivasi belajar intrinsik dalam kategori tinggi (40%), dan motivasi ekstrinsik dalam kategori tinggi (46%). Nilai Koefisien korelasi pada variabel gaya mengajar guru dan motivasi belajar siswa sebesar 0,603 artinya memiliki hubungan positif secara signifikan termasuk dalam kategori kuat
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBUAT SOAL PILIHAN GANDA BERBASIS STIMULUS DAN KETRAMPILAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI BAGI GURU SMK Sutrisno Sutrisno; Fadila Fitria Wulandari; Antelas Eka Winahyo; Made Wena
Bangunan Vol. 29 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v29i22024p123-130

Abstract

Rendahnya penyerapan lulusan SMK di lapangan pekerjaan kemungkinan sebagai akibat dari relevansi pendidikan dalam kemampuan memecahkan masalah. Akar dari kemampuan pemecahan masalah adalah ketrampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS). Peningkatan HOTS dapat dilakukan melalui penerapan soal ujian HOTS. Penerapan ujian ini dapat dilakukan bila guru telah mempunyai kemampuan yang baik dalam membuat soal HOTS. Karena kemampuan guru dalam membuat soal HOTS belum baik, maka diperlukan adanya peningkatan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui peningkatan kemampuan guru dalam membuat stimulus dan soal pilihan ganda HOTS setelah penerapan model gabungan sharing, praktik, tutorial, dan presentasi hasil. Penelitian ini menggunakan rancangan quasi eksperimen one group pretes-postes. Teknik pengumpulan data menggunakan tes sebelum dan sesudah penerapan model. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan kemampuan guru dalam membuat stimulus sebesar 27,57 persen dan signifikan, serta peningkatan kemampuan guru dalam membuat soal pilihan ganda HOTS sebesar 33,34 persen dan signifikan. Secara umum dapat disimpulkan bahwa penerapan model gabungan sharing, praktik, tutorial, dan presentasi hasil dapat meningkatkan kompetensi guru dalam membuat soal pilihan ganda berbasis HOTS secara signifikan.
PEMODELAN KEBUTUHAN RUANG PARKIR TEMPAT IBADAH (Studi Kasus: Masjid di Sekitar Kampus Kota Malang) Fuad Adi Saputra; Pranoto Pranoto; Nemesius Bambang Revantoro
Bangunan Vol. 29 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v29i22024p131-142

Abstract

Masalah parkir di Kota Malang kini telah tumbuh menjadi isu yang serius, terbatasnya lahan pada pusat kegiatan tempat ibadah menjadi masalah yang secara tidak langsung berdampak pada ketersediaan lahan parkir. Sebagian besar Masjid yang berada di sekitar kampus Kota Malang tidak mampu menampung jumlah kendaraan yang parkir, sehingga banyak kendaraan yang parkir di bahu jalan (on street parking). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik pengguna parkir dan karakteristik parkir, serta memodelkan kebutuhan parkir pada Masjid di sekitar Kampus Kota Malang. Dalam penelitian ini dilakukan analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif untuk karakteristik pengguna parkir dan karakteristik parkir, kemudian dilakukan analisis regresi untuk pemodelan kebutuhan parkir. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik pengguna parkir Masjid di Kota Malang didominasi pada usia 17-25 tahun, jenis kelamin laki-laki, jenis pekerjaan pelajar/mahasiswa, jarak tempat tinggal 1–5 km, dan waktu berkunjung pada pukul 11.01–12.00 WIB dengan berjalan kaki. Karakteristik parkir Masjid di Kota Malang untuk rata-rata volume parkir Masjid adalah 146 kendaraan sepeda motor dan 28 kendaraan mobil, akumulasi parkir tertinggi terjadi pada jam puncak 11.55 - 12.00 WIB dengan jumlah 303 kendaraan sepeda motor dan 64 kendaraan mobil, durasi parkir sepeda motor dan mobil pada rentang waktu 31-45 menit, dan indeks parkir rata-rata motor sebesar 285,83 persen dan mobil sebesar 439 persen atau >100 persen yang artinya bahwa tempat parkir tersebut mengalami masalah. Model kebutuhan parkir untuk sepeda motor variabel berpengaruh jumlah jamaah (X2) menghasilkan persamaan Y = 23,538 + 0,500 X2 - 0,001 X2^2 dan nilai R Square = 0,973. Untuk model mobil variabel yang berpengaruh jumlah jamaah (X2) menghasilkan persamaan Y = 1,034 X2^0,813 dan nilai R Square = 0,922.
KAJIAN PENILAIAN KINERJA DAN ALTERNATIF PEMELIHARAAN SUNGAI WELANG LAMA KABUPATEN PASURUAN Neda Anny Wafiyah; Namiratus Syarifah; Felix Nova Ramadhan; Nafi'atus Sholikhah; Imroni Arif; M Khanif Badruz Zaman; Vita Ayu Kusuma Dewi
Bangunan Vol. 29 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v29i22024p143-152

Abstract

Banjir karena luapan air sungai merupakan salah satu masalah yang sering terjadi pada sebagian besar wilayah Indonesia saat musim penghujan. Salah satu sungai yang memiliki potensi banjir cukup tinggi yaitu Sungai Welang Lama yang terletak pada Kabupaten Pasuruan. Sungai Welang Lama kerap dilanda banjir pada setiap tahunnya karena intensitas hujan yang tinggi dan buruknya sistem drainase. Selain itu, karakter Sungai Welang Lama berbelok-belok (meander) dan morfologi sungai serta kondisi DAS membuat sungai melebar pada bagian hulu. Penilaian kinerja fisik sungai merupakan salah satu cara untuk menyelamatkan fungsi sungai dan kondisi sungai agar sungai dapat berfungsi dengan semestinya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penilaian kinerja Sungai Welang Lama dan diharapkan dapat mengembalikan kinerja kondisi fisik serta fungsi dari infrastruktur bangunan air ataupun lingkungan sekitar sungai welang lama. Pengumpulan data pada penelitian ini mencakup studi pustaka, observasi lapangan secara langsung untuk melakukan pengamatan, pengukuran, dan menilai kondisi morfologi di beberapa titik Sungai Welang Lama. Selain itu, dilakukan pengumpulan data dokumentasi berupa foto, gambar, dan lainnya saat melakukan observasi lapangan. Alternatif tindakan pemeliharan dengan berdasar pada penilaian kondisi sungai sesuai dengan Surat Edaran Direktorat Jenderal Sumber Daya Air No. 05/SE/D/2016 tentang Pedoman Penyelenggaraan Kegiatan Operasi dan Pemeliharaan Sungai. Berdasarkan hasil observasi langsung di 7 titik dan penilaian dengan mengacu pada SE DJSDA No. 05/SE/D/2016 kondisi Sungai Welang Lama yaitu dalam kondisi cukup dengan nilai rata-rata kinerja Sungai Welang Lama sebesar 73,57 persen. Jenis pemeliharaan preventif merupakan rekomendasi alternatif pemeliharaan yang diberikan berdasarkan hasil penilaian kondisi sungai di lapangan.
ANALISIS PENGARUH SUDUT KABEL PENGGANTUNG RADIAL TERHADAP KINERJA STRUKTURAL PADA JEMBATAN PELENGKUNG TERIKAT BAJA NETWORK DENGAN INKLINASI Fajar Tamami; Mohammad Salman Alfarisi; Daffa Syarif Abdullah; Nindyawati Nindyawati
Bangunan Vol. 29 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v29i22024p153-160

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh sudut kabel penggantung radial terhadap kinerja struktural pada jembatan pelengkung terikat baja dengan inklinasi ke dalam sebesar 5 derajat. Studi dilakukan menggunakan metode elemen hingga (FEM) dengan perangkat lunak SAP2000 v.25. Parameter utama yang dianalisis adalah sudut penggantung relatif terhadap pelengkung, dengan tujuan mengoptimalkan distribusi gaya aksial, lendutan maksimum, dan berat total struktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konfigurasi dengan sudut penggantung 74 menghasilkan kombinasi optimal antara berat struktur yang paling ringan sebesar 1464,71 ton dan lendutan minimum 34,41 mm. Peningkatan jumlah penggantung secara umum meningkatkan efisiensi kinerja struktural, yang dinilai menggunakan formula Performance. Nilai kinerja tertinggi sebesar 1 tercapai pada konfigurasi ini, mencerminkan distribusi beban yang lebih merata. Konfigurasi ini direkomendasikan untuk diterapkan pada desain jembatan pelengkung terikat guna mencapai efisiensi material dan kinerja yang maksimal. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengeksplorasi efek variasi pembebanan dan material pada konfigurasi hanger yang berbeda.

Page 1 of 1 | Total Record : 9