cover
Contact Name
Mega Septia Sarda Dewi
Contact Email
mega.septia.ft@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
syahidah.faninastiti.ft@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No. 5
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Bangunan
ISSN : -     EISSN : 26210959     DOI : 10.17977
Core Subject : Engineering,
This journal explores conceptual ideas, theories, practices, research, and education in the fields of Civil Engineering and Building Engineering.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "vol. 30 no. 1 (2025)" : 10 Documents clear
PERENCANAAN MANAJEMEN KONSTRUKSI PEMBANGUNAN BANDAR UDARA XYZ DI PROVINSI SULAWESI UTARA Yosua G. C. Rondonuwu; Geertje E. Kandiyoh; Stefani Switly Peginusa
Bangunan Vol. 30 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v30i12025p1-8

Abstract

Proyek Bandar Udara XYZ yang berlokasi di Provinsi Sulawesi Utara, yang mengalami deviasi keterlambatan yang tinggi dalam pelaksanaannya dikarenakan beberapa kali terjadi perubahan perencanaan struktur yang mengakibatkan volume pekerjaan bertambah dan harus disesuaikan kembali serta keterlambatan yang terjadi akibat material yang berada diluar daerah Provinsi Sulawesi Utara dan beberapa kendala dilapangan dalam metode pelaksanaannya . Tujuan dari makalah ini adalah untuk menghitung ulang Rencana Anggaran Biaya (RAB) dengan menggunakan harga upah dan material Tahun 2024 untuk Provinsi Sulawesi Utara dan Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) terkini sesuai Permen PUPR No 8 tahun 2023. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data yang diperoleh dari observasi lapangan yang dilakukan sebelumnya, data penyesuaian AHSP Permen PUPR tahun 2023 dan data yang diterbitkan oleh kontraktor pelaksana serta konsultan perencana Berdasarkan perhitungan ulang Rencana Anggaran Biaya diperoleh hasil hitungan Rencana Anggaran Biaya tersebut sebesar Rp17.616.460.311,19. Perbedaan yang paling signifikan terdapat pada pekerjaan struktur dimana memiliki kenaikan sebesar 199,96 %. Namun terdapat juga penurunan jumalah harga yang terjadi sebesar -13,52% pada pekerjaan lantai.
ANALISIS KINERJA SIMPANG BERSINYAL DI KOTA MALANG MENGGUNAKAN PKJI 2023 (STUDIKASUS: SIMPANG DIENG MALANG) Mohammad Ramzy; Boedi Rahardjo; Bambang Supriyanto
Bangunan Vol. 30 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v30i12025p27-40

Abstract

Persimpangan menjadi salah satu bagian penting dari transportasi yang perlu diperhatikan untuk mengatur dan melancarkan arus lalu lintas dalam kota. Simpang Dieng adalah salah satu simpang di kota Malang yang mempunyai volume arus lalu lintas yang cukup padat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kinerja simpang, mencari alternatif solusi, dan memperkirakan kinerja simpang alternatif solusi untuk waktu 5 tahun yang akan datang. PKJI 2023 akan digunakan untuk menganalisis kinerja simpang Dieng kondisi eksisting. Hasil analasis kinerja simpang Dieng diperoleh (1) nilai derajat kejenuhan tertinggi pada jam puncak pagi hari Rabu, 11 Oktober 2023 dengan nilai 1,133 dan menghasilkan tundaan rata-rata simpang sebesar 187,9 det/SMP yang termasuk dalam kategori tingkat pelayanan F (sangat buruk), maka perlu dilakukan analisis untuk mencari alternatif solusi yang sesuai dengan ketentuan PKJI 2023. (2) Alternatif solusi terbaik yang dapat diterapkan dengan melakukan pelarangan belok kanan untuk semua pendekat dan mengubah dari 4 fase menjadi 2 fase waktu sinyal. Penerapan alternatif solusi tersebut mendapatkan kategori tingkat pelayanan B (baik) dengan nilai tundaan rata-rata simpang sebesar 13,3 det/SMP. (3) Analisis perkiraan alternatif solusi yang terbaik untuk 5 tahun yang akan datang dengan menggunakan metode analisis regresi tunggal. Hasil analisis perkiraan tersebut ditemukan bahwa kinerja simpang dapat mempertahankan tingkat pelayanan B (baik) pada tahun 2028 dengan nilai tundaan rata-rata simpang sebesar 14,0 det/SMP.
ANALISIS KINERJA SIMPANG APILL MENGGUNAKAN METODE PKJI 2014 (STUDI KASUS: SIMPANG APILL JALAN MT. HARYONO-JALAN MAYJEN PANJAITAN-JALAN SOEKARNO HATTA LOWOKWARU, KOTA MALANG) Dihar Alfian Pramesty; Pranoto; Mohammad Musthofa Al Ansyorie
Bangunan Vol. 30 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v30i12025p41-50

Abstract

Simpang Jalan MT. Haryono – Jalan Mayjen Panjaitan – Jalan Soekarno Hatta Lowokwaru, Kota Malang mempunyai tingkat kepadatan yang tinggi terutama pada jam puncak, hal ini terlihat dari panjang antrian. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kinerja simpang kondisi eksisting dan 5 (lima) tahun mendatang, serta memberikan rekomendasi perbaikan peningkatan kinerja simpang lima tahun yang akan datang. Metode perhitungan analisis yang digunakan adalah metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2014). Data primer pada penelitian ini adalah volume lalu lintas, kondisi geometrik simpang, kondisi lingkungan simpang, dan waktu siklus. Sedangkan data sekunder pada penelitian ini adalah data jumlah penduduk dan data pertumbuhan kendaraan. pengambilan data dilakukan dua hari kerja dan dua hari libur. Hasil analisis kinerja menunjukan bahwa nilai tundaan (T) tertinggi eksisting (tahun 2023) pada hari kerja adalah 217 det/skr dengan tingkat pelayanan (LOS) F dan pada hari libur 182 det/skr dengan LOS F. untuk kinerja lalu lintas lima tahun mendatang (tahun 2028) nilai T tertinggi pada hari kerja adalah 241 det/skr dengan LOS F dan hari libur 209 det/skr dengan LOS F. Untuk meningkatkan kinerja lalu lintas pada simpang dilakukan alternatif perbaikan yaitu pelebaran geometrik dan perubahan fase sinyal yang menghasilkan T tertinggi lima tahun mendatang pada hari kerja 23 det/skr dengan LOS C dan hari libur 26 det/skr dengan LOS D.
PERUBAHAN NILAI INDEKS PLASTISITAS DAN KUAT GESER TANAH AKIBAT PENAMBAHAN CALCIUM CARBIDE RESIDUE (CCR) PADA TANAH DESA SONGGOKERTO Yuniar Eka Pawestri; Eko Suwarno
Bangunan Vol. 30 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v30i12025p51-58

Abstract

Pada pekerjaan konstruksi, tanah memiliki fungsi penting sebagai penopang konstruksi yang berdiri diatasnya. Berdasarkan hasil uji pendahuluan tanah asli Desa Songgokerto Kota Batu didapati nilai tanah lolos saringan no.200 sebesar 38 persen dan nilai IP sebesar 35,78 persen. Menurut klasifikasi AASHTO tanah Desa Songgokerto masuk kedalam kategori A-7-6 (7), sehingga tanah tersebut masuk kedalam jenis tanah lempung buruk sebagai tanah dasar. Untuk memperbaiki kondisi tanah tersebut, diperlukan adanya upaya stabilisasi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi terkait perubahan nilai Indeks Plastisitas dan Kuat Geser Tanah akibat penambahan Calcium Carbide Residue (CCR). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksperimental. Penelitian yang dilakukan menggunakan CCR dengan persentase 0 persen, 10 persen, 12,5 persen dan 15 persen dari berat tanah dan dilakukan pemeraman selama 14 hari. Pengujian yang dilakukan meliputi Uji Batas Cair, Uji Batas Plastis, dan Uji Direct Shear Test. Hasil dari pengujian ini didapati penurunan nilai Indeks Plastisitas pada tanah asli sebesar 35,78 persen menjadi setelah penambahan CCR 15 persen. Sedangkan untuk nilai Kuat Geser Tanah, didapati nilai terbaik pada penambahan CCR 12,5 persen, dimana nilai kuat geser tanah asli sebesar kg/cm2 dapat naik menjadi kg/cm2.Hasil penelitian ini membuktikan bahwa CCR dapat memperbaiki nilai Indeks Plastisitas dan Kuat geser Tanah pada tanah Desa Songgokerto Kota Batu.
EVALUASI FASILITAS, JADWAL, DAN PELAYANAN PELABUHAN SEBAGAI INTEGRASI ANTARMODA DARAT DAN LAUT KEPULAUAN DI PROVINSI JAKARTA, INDONESIA Askia Esa Aulia; Lilla Anjani Birahmatika; Garin Yacub
Bangunan Vol. 30 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v30i12025p59-68

Abstract

Fasilitas, jadwal, dan pelayanan Pelabuhan untuk mendukung integrasi antarmoda darat dan laut kepulauan yang ada di Provinsi Jakarta, Indonesia merupakan hal sangat penting untuk medukung distribusi perjalanan yang ada. Berdasarkan perhitungan bangkitan perjalanan dan tarikan perjalanan penumpang di setiap zona di Kabupaten Kepulauan Seribu, Zona Jakarta memiliki tingkat bangkitan dan tarikan perjalanan penumpang yang paling tinggi (Mahardika, 2020). Studi yang dilakukan adalah untuk mengevaluasi kinerja fasilitas, jadwal, dan pelayanan integrasi antarmoda. Metode yang digunakan yaitu Analisis Structural Equation Model (SEM) Partial Least Square (PLS) yang digunakan untuk menguji data setelah dinyatakan validitas dan reliabilitasnya, yang memberikan indikator dengan signifikansi 67 persen antara variabel independen dan dependen (signifikansi kuat). Hasil yang didapat diolah kembali dengan metode Importance Performance Analysis (IPA) sehingga menghasilkan indikator yang menjadi fokus untuk perbaikan fasilitas. Hasil dari IPA tersebut bisa menjadi acuan untuk penelitian selanjutnya mengenai sistem transfer yang memperhatikan keintegrasian antarmoda.
ANALISA FAKTOR-FAKTOR PENGARUH PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA (STUDI KASUS: INSTALLATION PIPING GEOTHERMAL POWER PLANT MUARA LABOH, SOLOK SELATAN) Ilham Ahmad Syauki; Jajang Atmaja; Dalrino Dalrino; Riswandi Riswandi; Latifah Mahdiyah Azwar
Bangunan Vol. 30 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v30i12025p69-78

Abstract

Produktivitas tenaga kerja menjadi faktor krusial dalam kesuksesan proyek konstruksi, dipengaruhi oleh berbagai aspek terkait sumber daya manusia. Studi ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi produktivitas pekerja tukang batu serta melakukan perbandingan antara produktivitas aktual di lapangan dengan standar yang tercantum dalam SNI 2008.. Studi dilakukan pada proyek Installation Piping Geothermal Power Plant Muara Laboh di Solok Selatan. Pengumpulan data dilakukan melalui penyusunan kuesioner berdasarkan variabel-variabel bebas, kemudian dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda, uji t, uji F (ANOVA), dan koefisien determinasi dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Selain itu, dilakukan pula uji validitas dan reliabilitas terhadap instrumen penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel usia, kenyamanan kerja, pengalaman kerja, kesesuaian upah, kesehatan pekerja, dan kemampuan manajerial secara signifikan memengaruhi produktivitas, sedangkan variabel koordinasi dan perencanaan tidak berpengaruh signifikan. Hal ini dibuktikan melalui nilai thitung masing-masing variabel yang sebagian besar lebih besar dari tabel, serta nilai Fhitung sebesar 6,809 yang lebih tinggi dari Ftabel sebesar 2,46. Rata-rata produktivitas pekerja di lapangan sebesar 775,768 m²/7 jam/orang, sementara berdasarkan konversi standar waktu kerja SNI 2008, produktivitas sebesar 747,03 m²/7 jam/orang. Perbedaan ini menunjukkan bahwa produktivitas aktual di lapangan lebih tinggi dibandingkan acuan produktivitas berdasarkan SNI.
PEMODELAN POTENSI WADUK UNTUK PENYEDIAAN AIR BAKU DAN PENGENDALIAN BANJIR DAS BENGAWAN SOLO HULU Wiliya Wiliya; Nurfaijah Nurfaijah; Mega Septia Sarda Dewi
Bangunan Vol. 30 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v30i12025p79-86

Abstract

DAS Bengawan Solo Hulu menghadapi masalah baik banjir maupun kekeringan. Banjir disebabkan oleh meluapnya aliran dari sungai Bengawan Solo Hulu. Kekeringan muncul di beberapa daerah seperti Kabupaten Wonogiri, Lamongan, Gresik, dan Tuban. Untuk menyelesaikan problem ini, diperlukan penambahan waduk di DAS Bengawan Solo Hulu. Waduk tersebut berfungsi untuk menampung air ketika musim hujan dan memberikan cadangan air bersih ketika musim kering. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar pengurangan debit banjir dan tambahan volume waduk. Penelitian ini memanfaatkan model HEC-HMS untuk memprediksi debit hujan. Data yang digunakan meliputi data debit pengamatan, kapasitas waduk, curah hujan, peta penggunaan lahan, jenis tanah dan topografi. Semua data ini dimasukkan ke dalam model untuk memperoleh nilai debit dari simulasi. Debit yang diperoleh dari simulasi dikalibrasi menggunakan data observasi. Jika hasil simulasi menyerupai data yang tercatat, maka dilanjutkan dengan simulasi waduk yang direncanakan. Simulasi waduk ini bertujuan untuk menghitung penurunan debit puncak keluaran terhadap debit masuk dan volume tampungan dari setiap waduk. Dari penelitian ini ditemukan sembilan potensi waduk dengan total kapasitas tampungan mencapai 10,04 juta m3.
ANALISA PERBANDINGAN EFEKTIVITAS ANTARA STRUKTUR EMBUNG MENGGUNAKAN GEOMEMBRAN DENGAN STRUKTUR MENGGUNAKAN BETON Aditya Ilham Firmansyah; Siti Nur Rahmah Anwar; Muhammad Sulton; Edi Santoso; Irma Aswani Ahmad
Bangunan Vol. 30 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v30i12025p87-90

Abstract

Embung atau bisa juga disebut bendungan kecil merupakan salah satu bangunan sumber air yang dapat difungsikan untuk menampung air, upaya konservasi air, dan juga dapat mengendalikan banjir walaupun dalam skala kecil. Embung Sigit merupakan langkah pemerintah bersama Badan Besar Wilayah Sungai (BBWS) Benngawan Solo untuk mengatasi Kondisi krisis air yang dialami mayoritas petani Desa Sigit, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Pada uumnya embung maupun bendungan yang berskala besar biasanya menggunkan material beton maupun dengan pasangan batu sebagai tubuh embung, tetapi melihat kondisi lapangan pada studi kasus yang saya ambil tidak cocok menggnakan metode tersebut. Oleh karena itu inovasi dalam pemilihan material dan metode diperlukan untuk menyesuaikan kondisi lapangan, maka diplihlah material Geomembran sebagai tadah pada penampang embung tersebut. Selain itu melihat kondisi topografi di lapangan maka metode cut-and-fill diterapkan guna memanfaatkan galian dari lokasi tersebut. Mengingat fasilitas ini berdekatan dengan pemukiman penduduk maka perlu dilakukan analisis guna menghindari bencana yang disebabkan oleh kegalalan struktur. Pada Tugas Akhir ini, penulis telah melakukan analisis dengan menggunkan perbandingan kekuatan pada badan embung dengan aplikasi Plaxis untuk mengetahui nilai faktor keamanan embung terhadap kestabilan lereng.
ANALISIS PERBANDINGAN EFEKTIVITAS WAKTU DAN EFISIENSI BIAYA PELAKSANAAN PEKERJAAN DRAINASE BOX CULVERT PRECAST DAN CAST INSITU MENGGUNAKAN SOFTWARE PRIMAVERA P6 PADA PROYEK JALAN LINTAS SELATAN LOT 6 TULUNGAGUNG – TRENGGALEK Shafa Adelia Agatha; Bambang Djatmiko; Nemesius Bambang Revantoro
Bangunan Vol. 30 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v30i12025p9-17

Abstract

Box culvert, yang terbuat dari beton bertulang, sering digunakan sebagai jembatan sederhana karena mampu menahan beban di atasnya. Berdasarkan metode pembuatannya, box culvert dibedakan menjadi dua jenis: precast, yang dicetak di area proyek atau pabrik, dan cast in situ, yang dibuat langsung di lokasi proyek. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas waktu dan efisiensi biaya antara kedua metode tersebut menggunakan software Primavera P6 dan IBM SPSS versi 25 untuk uji beda (t-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa box culvert precast memiliki waktu rencana 150 hari dan waktuaktual 83 hari, dengan efektivitas waktu 44,7 persen yang dikategorikan efektif. Sebaliknya, box culvert cast in situ memiliki waktu rencana 120 hari dan waktu aktual 59 hari, dengan efektivitas waktu 51,1 persen yang juga dikategorikan efektif. Dari segi biaya, box culvert precast mengalami biaya aktual sebesar Rp 3.346.178.247, lebih tinggi Rp 99.187.122 dari rencana biaya, sehingga dikategorikan tidak efisien dengan efisiensi -3,1 persen. Sedangkan cast in situ, dengan biaya aktual Rp 1.362.202.284, hanya selisih Rp 10.789.012 dari rencana, dengan efisiensi -0,8 persen dan juga dikategorikan tidak efisien. Uji beda (t-test) menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam efektivitas waktu dan efisiensi biaya antara box culvert precast dan cast in situ. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi para praktisi konstruksi dalam memilih metode yang lebih efektif dan efisien untuk proyek-proyek serupa.
PENERAPAN VALUE ENGINEERING TERHADAP PEKERJAAN STRUKTUR ATAS PADA PROYEK PEMBANGUNAN MALANG CREATIVE CENTER Faza Yolyapri; Nemesius Bambang Revantoro; Edi Santoso
Bangunan Vol. 30 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v30i12025p17-27

Abstract

Perencanaan dalam Pembangunan Gedung Malang Creative Center mempunyai permasalahan dari segi aspek biaya yang besar dan juga ketidakefisienan dan pemborosan material. Penelitian ini berfokus pada pekerjaan struktur atas jumlah anggaran yang paling tinggi, Item pekerjaan yang akan dianalisis value engineering merupakan item pekerjaan struktur atas yang memiliki biaya tertinggi berdasarkan dari data RAB yaitu pada pekerjaan pelat, balok, dan kolom. Tujuan dari penelitian ini untuk menghasilkan alternatif terbaik sebagai pengganti desain awal sehingga mendapatkan pengurangan biaya seefisien mungkin tanpa mengurangi fungsi, mutu, dan kualitas dan item pekerjaan tersebut. Penelitian ini menggunakan analisis tahapan value engineering yang terdiri dari tahap informasi, tahap kreatif, tahap analisis, dan tahap rekomendasi. Alternatif yang akan digunakan adalah dengan peningkatan mutu beton untuk mengurangi dimensi penampang dan tulangan besi sebagai alternatif pertama dan penggantian metode konvensional menjadi pracetak sebagai alternatif kedua. Alternatif yang menghasilkan penghematan setelah dilakukan analisis value enginnering sebagai penganti desain awal adalah peningkatan mutu beton untuk mengurangi dimensi penampang dan tulangan besi. Pada pekerjaan pelat dihasilkan penghematan sebesar Rp. 928.295.485 atau 6,90 persen dari biaya desain awal. Pada pekerjaan balok dihasilkan penghematan sebesar Rp. 1.951.718.459 atau 8,93 persen dari biaya desain awal. Pada pekerjaan kolom dihasilkan penghematan sebesar Rp. 1.093.040.793 atau 11,59 persen dari biaya desain awal. Besar penghematan terhadap total pekerjaan struktur atas didapatkan sebesar Rp. 3.973.054.737 atau 8,32 persen dari biaya desain awal.

Page 1 of 1 | Total Record : 10