cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 95 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2016): November" : 95 Documents clear
DEVELOPING CHARACTER BASED BILINGUAL STORYBOOK FOR TEACHING ENGLISH TO 5TH GRADE STUDENTS IN SDN 3 BANJAR JAWA IN CADEMIC YEAR 2015/2016 ., I Gusti Putra Jnana Yoga; ., Prof. Dr. Putu Kerti Nitiasih, MA; ., Luh Diah Surya Adnyani, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.8753

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengembangkan topic yang dibutuhkan dalam buku cerita dwibahasa anak-anak untuk siswa kelas 5 di SDN 3 Banjar Jawa Singaraja (2) menjelaskn nilai moral yang dibutuhkan untuk mengembangkan pendidikan karakter dalam buku cerita dwibahasa anak-anak untuk siswa kelas 5 di SDN 3 Banjar Jawa Singaraja (3) menjelaskan kualitas dari buku cerita dwibahasa anak-anak untuk siswa kelas 5 di SDN 3 Banjar Jawa Singaraja. Penelitian ini adalah (Penelitian dan Pengembangan) yang berdasarkan pada model Sugiyono. Terdapat beberapa prosedur yang perlu diikuti yakni mengidentifikasi masalah dan potensi, pengumpulan data, mendisain produk, memvalidasi disain produk, merevisi disain product, mencoba desain product dan merevisi produk. Dalam penelitian ini terdapat dua puluh delapan siswa kelas lima sekolah dasar sebagai subyek penelitian. Peneliti menggunakan enam instrument seperti lembar observasi, panduan wawancara, kuisioner, ceklist, rubric dan catatan untuk mendapatkan data dalam penelitian ini. Pada akhir penelitian ini terdapat lima contoh dari buku cerita dwibahasa anak-anak yang mengandung beberapa tema dan pendidikan karakter berdasarkan silabus kurikulum 2013. Terdapat beberapa tema yakni identitas, keluarga, rumah, lingkungan sekolah dan kegiatan sehari-hari. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa kualitas dari buku cerita dibahasa anak-anak dapat dikategorikan sebagai media yang sangat bagus. Demikian hasil dari penelitian ini bahwa media yang di kembangkan pantas untuk di gunakan sebagai media dalam mengajar bahasa inggris untuk siswa kelas lima.Kata Kunci : buku cerita dwibahasa, pengajaran bahasa inggris untuk anak usia dini, pendidikan karakter This research aimed to (1) Develop topics that were needed for bilingual children story book for 5th grade students of SDN 3 Banjar Jawa, Singaraja (2) to describe the values that were needed to develop the students’ character in bilingual children storybook for 5th grade students of SDN 3 Banjar Jawa, Singaraja (3) to describe the qualities of the bilingual children story book for 5th grade students of SDN 3 Banjar Jawa, Singaraja. This research was R & D (Research and Development) which based on Sugiyono model. There were several procedure that need to be follow namely identifying potency and problem, collecting data, designing product, validating design product, revising design product, trying-out product, and revising product .In this research there were twenty-eight students of fifth grade students of elementary school as the subject of the study. The researcher used six instruments such as observation sheet, interview guide, questionnaire, checklist, rubric, and notes to obtain the data in this research. At the end of this research there were five prototypes of bilingual children storybooks which consist of several themes and character education according to syllabus of curriculum 2013. The themes were identity, family, house, school environment and daily activity. The result of this research showed that the quality of bilingual children storybook developed was categorized as excellent media. Thus, it was proper to be used as a media for teaching English at fifth grade students.keyword : bilingual storybook, teaching English to the young learner, character education
ANALYZING ENGLISH TEXTBOOK ENTITLED “BAHASA INGGRIS SMA/MA/SMK/MAK KELAS X SEMESTER 1” USING LITTLEJOHN’S FRAMEWORK ., Ni Wyn Deni Apriani; ., Dra. Luh Putu Artini, MA., Ph.D.; ., I Nyoman Pasek Hadi Saputra, S.Pd., M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.8754

Abstract

Absrak Penelitian analisis deskriptif ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan fitur eksplisit buku ‘Bahasa Inggris SMA/MA/SMK/MAK Kelas X Semester 1’ (2) menjelaskan nilai pedagogik buku tersebut dan (3) meneliti kelebihan dan kekurangannya dilihat dari fitur explicit dan nilai pedagogiknya. Objek penelitian ini adalah buku ‘Bahasa Inggris SMA/MA/SMK/MAK Kelas X Semester 1’ yang merupakan materi pembelajaran dipersiapkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai salah satu langkah implementasi Kurikulum 2013. Teori analysis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Littlejohn (1992). Teori ini terdiri dari analisis aspek fisik dan tugas-tugas yang ada dalam buku. Physical Analysis Sheet dan Task Analysis Sheet digunakan sebagai instrument dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku yang dianalisis dalam penelitian ini (1) merupakan buku bilingual yang memiliki fitur eksplisit seperti full color printing, daftar isi, halaman, serta delapan jenis aktivitas umum yang dimuat dalam setiap bab dan petunjuk penggunaan yang dijabarkan dalam buku guru (2) memiliki tiga nilai pedagogik yaitu: (a) fokus pada tugas tertulis berupa kata-kata, kalimat, atau frasa yang berhubungan dengan penggunaan, arti, maupun struktur bahasa (b) lebih memfokuskan kegiatan yang menekankan arti bahasa yang digunakan daripada aturan bahasanya (c) lebih menekankan pada tugas-tugas yang membutuhkan siswa untuk bekerja sendiri daripada kelompok ataupun sebangku, dan (3) memiliki tujuh kekurangan (tiga dari segi fitur eksplisit, 4 dari nilai pedagogik) dan 7 kelebihan (4 dari segi fitur eksplisit, 3 dari nilai pedagogik). Kata Kunci : Kata Kunci: Analisis buku, Bahasa Inggris SMA/MA/SMK/MAK Kelas X Semester 1’, Teori Littlejohn Abstract This descriptive analysis study aimed at (1) describing the explicit nature of the English textbook ‘Bahasa Inggris SMA/MA/SMK/MAK Kelas X Semester 1’ (2) explain its pedagogic values, and (3) examine its strengths and weaknesses viewed from its explicit nature and pedagogic values. The object of this study is the English textbook ‘Bahasa Inggris SMA/MA/SMK/MAK Kelas X Semester 1’ which is a prepared materials for English class of tenth grade Senior High School students from the Ministry of Education and Culture as one step implementation of Kurikulum 2013. The analysis framework used in this study was proposed by Littlejohn (1992). The framework consists of the analysis of physical aspect and tasks in the textbook. Physical Analysis Sheet and Task Analysis Sheet were used as the instruments. The result of the analysis showed that the textbook under study (1) is a bilingual book which has some explicit features like full color printing, content list, page number, and eight kinds of activities used in every chapter (2) has three pedagogic values: (a) mostly focuses on written tasks in form of individual words, sentence, or phrases which are related to language use, meaning, or structure (b) focus on tasks that emphasize meaning rather than form or structure (c) emphasizes more on individual tasks than pair or group work and (3) has seven strength (3 from explicit nature, 4 from pedagogic values) and seven weaknesses (4 from explicit nature, 3 from pedagogic values). keyword : Keywords: ‘Bahasa Inggris SMA/MA/SMK/MAK Kelas X Semester 1’, Littlejohn Framework, Textbook analysis
The Correlation Between Perceptual Learning Style and Students’ Reading Comprehension of Twelfth grade Students at SMA N 2 Amlapura Academic Year 2016/2017 ., I Putu Era Agustrawan; ., Luh Diah Surya Adnyani, S.Pd.; ., Ni Wayan Surya Mahayanti, S.Pd, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.8755

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan yang signifikan yang terjadi antara preferensi gaya belajar persepsi dan pemahaman bacaan siswa dari siswa kelas dua belas di SMA N 2 Amlapura. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif yang menjelaskan korelasi antara dua variabel, gaya belajar perspsi sebagai variabel bebas dan pemahaman membaca siswa sebagai variabel terikat. Populasi dari penelitian ini adalah semua siswa kelas dua belas di SMAN N 2 Amlapura yang terdiri dari 278 siswa. Sampel ditentukan dengan menggunakan teknik random sampling dan mendapatkan 72 siswa sebagai sampel. Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial. Rerata pemahaman siswa membaca yang diambil dari nilai tes membaca mereka adalah 79,86. Analisis statistik inferensial dalam penelitian ini adalah menggunakan Point-Biserial koefisien korelasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semua Sig. dari gaya belajar persepsi yaitu 0,289 (Visual), 0,906 (Auditory), 0,546 (Kinestetik), 0.271 (Tactile), 0.382 (Group) dan 0,057 (Individual) dan semuanya lebih rendah dari tingkat signifikan (0,05). Nilai Sig. menunjukkan tidak adanya korelasi yang signifikan antara preferensi gaya belajar persepsi dan pemahaman membaca siswa dari siswa kelas dua belas di SMA N 2 Amlapura. Hasil juga menunjukkan bahwa hanya gaya belajar individu yang memiliki hubungan positif lemah (r = 0,226). gaya belajar kinestetik adalah gaya belajar yang banyak digunakan oleh siswa (30,5%).Kata Kunci : korelasi, preferensi gaya belajar persepsi, pemahaman membaca siswa This study aimed at investigating the correlation between perceptual learning style preference and student’s reading comprehension of twelfth grade students in SMA N 2 Amlapura. This study was descriptive quantitative which described on the correlation between two variables, perceptual learning style as the independent variable and students’ reading comprehension as the dependent variable. The population of this study was all of twelfth grade students in SMAN N 2 Amlapura which were consisted of 278 students. The sample was determined by using random sampling technique and got 72 students as sample. The data was analysed by using descriptive and inferential statistical analysis. The mean of student reading comprehension which was taken from their reading test score was 79.86. The inferential statistical analysis in this study used Point-Biserial Correlation coefficient. The results of this study shows that all Sig. of learning style were 0.289 (Visual), 0.906 (Auditory), 0.546 (Kinesthetic), 0.271 (Tactile), 0.382 (Group) and 0.057 (Individual) and all of Sig. values were over than level of significant (0.05). The value of Sig. shows there is no significant correlation perceptual learning style preference and students’ reading comprehension of twelfth grade students at SMA N 2 Amlapura. The result also shows that there was only individual learning style which has weak positive relationship (r = 0.226). Kinesthetic learning style was the mostly used learning style by the students (30.5%).keyword : Correlation, Perceptual Learning Style, Students’ Reading Comprehension
AN ANALYSIS OF CLASSROOM INTERACTION IN THE PROCESS OF ENGLISH TEACHING AND LEARNING IN THE TENTH GRADE EFL CLASSES IN SMK NEGERI 1 SUKASADA 2016 ., Dedy Kusdianto Klau; ., Prof. Dr. Anak Agung Istri Ngr. Marha; ., A.A. Gede Yudha Paramartha, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.8756

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan jenis-jenis interaksi kelas dan jenis-jenis tindakan yang digunakan oleh seorang guru bahasa Inggris dan siswa. Penelitian ini menggunakan model interaksi kelas teori I-R-F oleh Sinclair dan Choulthad dengan subjek penelitian guru bahasa Inggris dan siswa kelas sepuluh SMK Negeri 1 Sukasada. Teknik pengumpulan data menggunakan rekaman video, lembar observasi, dan wawancara yang akan dijelaskan secara kualitatif berdasarkan teori IRF. Hasil dari penelitian menunjukan ada sembilan jenis interaksi kelas yang digunakan oleh guru dan siswa, yaitu: Question, Direction, Response, Prompt, Ignore, Encouragement, Criticize, Inform, dan acknowledgement. Comment dan invitation tidak ditemukan dari jenis-jenis interaksi kelas. Ada sepuluh jenis tindakan dalam interaksi kelas yang digunakan oleh guru dan siswa yaitu: Elicitation, Check, Directives, Reply, Prompt, Informative, Comment, Clue, Nomination, Accept.kan oleh guru dan siswa, yaitu: Question, Direction, Response, Prompt, Ignore, Encouragement, Criticize, Inform, dan acknowledgement. Comment dan invitation tidak ditemukan dari jenis-jenis interaksi kelas. Ada sepuluh jenis tidakan dalam interaksi kelas yang digunakan oleh guru dan siswa yaitu: Elicitation, Check, Directives, Reply, Prompt, Comment, Clue, Nomination, dan Accept. Kata Kunci : Interaksi kelas, Teori IRF This study aims to describe the types of classroom interaction and types of act used by an English teacher and students at SMK Negeri 1 Sukasada. In analyzing the data I-R-F model of classroom interaction study by Sinclair and Choulthard theory was used. The subjects of this study were the English teacher and the tenth grade students of SMK Negeri 1 Sukasada. The data were collected by using video recording, observation sheet and also interview guide. The data were described qualitatively based on IRF theory. The study found nine types of classroom interaction used by the English teacher and students, namely: Question, Direction, Response, Prompt, Ignore, Encouragement, Criticize, Inform, and acknowledgment. Comment and invitation were not found in types of classroom interaction. Besides, ten types of act used by the English teacher and the students, namely: Elicitation, Check, Directives, Reply, Prompt, Informative, Comment, Clue, Nomination, and Accept. keyword : Classroom Interaction, IRF theory
THE STUDY OF LESSON PLANS AND LEARNING ACTIVITIES ON CURRICULUM 2013 BY SEVENTH GRADE ENGLISH TEACHERS AT SMP NEGERI 2 SINGARAJA ., Kadek Angga Andriani; ., Prof. Dr. Anak Agung Istri Ngr. Marha; ., A.A. Gede Yudha Paramartha, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.8757

Abstract

Studi deskriptif ini bertujuan untuk : (1) menganalisis kualitas RPP kurikulum 2013 yang dibuat oleh guru kelas 7 di SMP N 2 Singraja, (2) menginvetigasi penerapan RPP kurikulum 2013, (3) menginvestigasi permasahalan yang dialami oleh guru dalam menerapkan RPP kurikulum 2013. Subyek penelitian ini adalah dua guru Bahasa Inggris di SMP N 2 Singaraja. Pengumpulan data menggunakan APKCG (penilaian pembelajaran) dan dianalisis menggunakan deskriptif statistic. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Kualitas RPP kurikulum 2013 yang dibuat oleh guru dikategorikan baik (dengan rerata nilai 84). (2) Implementasi RPP dalam kegiatan pembelajaran dikategorikan baik (dengan rerata skor 78). (3) Guru mengalami kesulitan dalam : (a) merancang penilaian, (b) menyusun materi, (c) mengajak siswa melakukan aktifitas menanya dan mengkomunikasikan, (d) menyiapakan media yang cocok. Dapat disimpulkan bahwa implementasi RPP kurikulum 2013 sudah berhasil. Namun, ada yang perlu ditingkatkan dalam beberapa aspek.Kata Kunci : Implementasi kurikulum 2013, Rencana Pleaksanaan Pembelajaran This descriptive study aims at (1) analyzing the quality of lesson plans on curriculum 2013 made by seventh grade English teachers at SMP N 2 Singaraja, (2) observing the implementation of the lesson plans on curriculum 2013, (3) investigating the problems encountered by teachers in implementing lesson plans on curriculum 2013. The subject of this study was two English Teachers of SMP N 2 Singaraja. The data were collected by using APKCG (assessment for teaching) and analyzed by using descriptive statistics. The result of the research shows that: (1) the quality of the lesson plans on curriculum 2013 made by English teachers is good (with the average score of 84). (2)The implementation of lesson plans in learning activities by English teachers is categorized as good (with the average score of 78). (3) Teachers faced difficulty in: (a) designing assessment, (b) organizing material (c) inviting students to do questioning and communicating stage, and (d) preparing appropriate media. It is concluded that the implementation of lesson plans on curriculum 2013 by seventh Grade English Teachers at SMP N 2 Singaraja has been successful. Despite of that, some aspect in implementing lesson plans need to be improved.keyword : Implementation of Curriculum 2013, Lesson plan
AN ANALYSIS OF LEARNING MATERIALS IN LEARNING ENGLISH AT THE SEVENTH GRADE STUDENTS OF SMPN 4 SINGARAJA IN TERMS OF SPEECH ACT TYPE, SUB TYPE AND SPEECH STANDARD BASED ON CURRICULUM 2013 ., Ni Putu Artila Dewi; ., Prof. Dr. Dewa Komang Tantra,Dip.,App.; ., I Putu Indra Kusuma, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.8775

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini difokuskan pada dua masalah. Pertama, perencanaan materi pembelajaran berdasarkan Kurikulum 2013 dalam buku siswa dan rencana pelaksanaan pembelajaran guru. Bahan pembelajaran dianalisis dalam hal jenis tindak tutur utama dan spesifik dan sub jenis serta variasi bahasa. Kedua, pelaksanaan materi pembelajaran berdasarkan Kurikulum 2013 seperti yang direncanakan dalam rencana pelaksanaan pembelajaran guru. Bahan pembelajaran dianalisis dalam hal jenis tindak tutur utama dan spesifik dan sub jenis serta variasi bahasa. Subjek penelitian terdiri dari rencana pelaksanaan pembelajaran guru, buku siswa kelas VII dan guru bahasa Inggris. Data dikumpulkan melalui studi dokumen, observasi, dan pedoman wawancara. Data dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: 1) perencanaan materi pembelajaran berdasarkan Kurikulum 2013 seperti yang direncanakan dalam buku siswa dan RPP guru, yaitu: a. expressif dengan sub jenisnya menyapa, berterima kasih, meminta maaf. b. asertif dengan sub jenisnya menyatakan, mendeskripsikan dan menjelaskan. c. komisif dengan sub jenisnya menawarkan dan d. directif dengan sub jenisnya menanya, meminta, memohon. Semua dari mereka menggunakan pidatonya bahasa baku dan tidak baku. 2) pelaksanaan materi pembelajaran berdasarkan Kurikulum 2013 seperti yang direncanakan dalam RPP guru dan implementasinya, yaitu: a. expressif dengan sub jenisnya menyapa, berterima kasih, meminta maaf. b. asertif dengan sub jenisnya menyatakan, mendeskripsikan. c. komisif dengan sub jenisnya menawarkan dan d. direktif dengan sub jenisnya menanya, meminta. keseluruhan menggunakan pidatonya bahasa baku dan tidak baku.Kata Kunci : bahan pembelajaran, tindak tutur, tuturan baku dan tidak baku ABSTRACT The research focused on two problems. First, the planning of learning materials based on Curriculum 2013 in the students’ book and teacher’s lesson plan. The learning materials were analyzed in terms of the main and specific speech act types and sub types as well as speech variation. Second, the implementation of learning materials based on Curriculum 2013 as planned in the teacher’s lesson plans. The learning materials were analyzed in terms of the main and specific speech act types and sub types as well as speech variation. Research subjects consisted of teacher’s lesson plans, students’ book and the English teacher. The Data were collected through document study, observation, and interview guide. The data were analyzed qualitatively. The results show the following: 1) the planning of learning materials based on Curriculum 2013 as planned in the students’ book and lesson plans, namely: a. expressives with subtypes greeting, thanking, apologizing. b. Assertive with subtypes stating, describing. c. Commisives with subtype offering. d. directives with subtypes questioning, requesting, ordering. All the learning materials used standard and non standard. 2) implementation learning materials based on Curriculum 2013 : a. expressive with sub type greeting, thanking, apologizing. b. Assertive with sub type stating, describing. c. commisives with sub type offering. dan d. Directives with sub type questioning, requesting. All the learning materials used standard and non standard. keyword : learning material, speech act, speech standard and non standard
AN ANALYSIS OF LEARNING MATERIALS IN LEARNING ENGLISH AT THE EIGHTH GRADE STUDENTS OF SMPN 4 SINGARAJA IN TERMS OF SPEECH ACT TYPE, SUB TYPE AND SPEECH FORMALITY BASED ON CURRICULUM 2013 ., Luh Putu Dewi Lestari; ., Prof. Dr. Dewa Komang Tantra,Dip.,App.; ., I Putu Indra Kusuma, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.8776

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada dua masalah. Pertama, perencanaan materi pembelajaran berdasarkan Kurikulum 2013 dalam buku siswa dan rencana pelaksanaan pembelajaran guru dianalisis dalam hal jenis tindak tutur utama dan spesifik dan sub jenis serta variasi bahasa. Kedua, pelaksanaan materi pembelajaran berdasarkan Kurikulum 2013 seperti yang direncanakan dalam rencana pelaksanaan pembelajaran guru dianalisis dalam hal jenis tindak tutur utama dan spesifik dan sub jenis serta variasi bahasa. Subjek penelitian terdiri dari rencana pelaksanaan pembelajaran guru, buku siswa dan guru bahasa Inggris. Data dikumpulkan melalui studi dokumen, observasi, dan pedoman wawancara. Data dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: 1) perencanaan materi pembelajaran berdasarkan Kurikulum 2013 seperti yang direncanakan dalam buku siswa dan RPP guru, yaitu: a. direktif dengan sub jenisnya bertanya, meminta, memesan, mengundang, melarang. b. asertif dengan sub jenisnya menyatakan, mengeluh dan menjelaskan. c. komisif dengan sub jenisnya menjanjikan, menolak dan menawarkan dan d. ekspresif dengan sub jenisnya menyapa, berterima kasih, meminta maaf, memberi selamat dan memuji. Semua dari mereka menggunakan pidatonya formalitas formal dan informal. 2) pelaksanaan materi pembelajaran berdasarkan Kurikulum 2013 seperti yang direncanakan dalam RPP guru, yaitu: a. direktif dengan sub jenisnya bertanya, meminta dan memerintah, b. asertif dengan sub jenisnya menyatakan, c. komisif dengan sub jenisnya menolak dan d. ekspresif dengan sub jenisnya berterima kasih dan memuji. Semua itu menggunakan tuturan resmi dan tidak resmi. Kata Kunci : bahan pembelajaran, tindak tutur, tuturan formal dan informal The research focused on two problems. First, the planning of learning materials based on Curriculum 2013 in the students’ book and teacher’s lesson plan in terms of the main and specific speech act types and sub types as well as speech variation. Second, the implementation of learning materials based on Curriculum 2013 as planned in the teacher’s lesson plans in terms of the main and specific speech act types and sub types as well as speech variation. Research subjects consisted of teacher’s lesson plans, students’ book and the English teacher. The Data were collected through document study, observation, and interview guide. The data were analyzed qualitatively. The results show the following: 1) the planning of learning materials based on Curriculum 2013 as planned in the students’ book and lesson plans, namely: a. directive with the sub type questioning, requesting, ordering, inviting, prohibiting. b. assertive with the sub type stating, complaining and describing. c. commisisve with the sub type promising and refusing, and d. expressive with the sub type greeting, thanking, apologizing, congratulating and praising. All of them used speech formality formal and informal.2) the implementation of learning material based on Curriculum 2013 as planned in the students’ book, namely directive with the sub type questioning, requesting and commanding, assertive with the sub type stating, commisisve with the sub type refusing and expressive with the sub type thanking and praising. All of them used speech formality formal and informal. keyword : learning material, speech act, speech formality
THE CORRELATION BETWEEN SELF-REGULATED LEARNING STRATEGIES AND THE 10TH GRADE STUDENT’S ENGLISH ACHIEVEMENT AT SMA NEGERI 2 BANJAR ., Kadek Andi Arta Dinata; ., Prof. Dr. Putu Kerti Nitiasih, MA; ., Ni Wayan Surya Mahayanti, S.Pd, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.8778

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengtahui korelasi antara strategi belajar regulasi diri dan prestasi belajar bahasa Inggris kelas 10 di SMA Negeri 2 Banjar, dan strategi regulasi diri yang paling sering digunakan oleh siswa kelas 10 di SMA Negeri 2 Banjar. Penelitian ini menggunakan desain ex-post facto dengan studi korelasi yang melibatkan 152 siswa sebagai sampel penelitian. Data dalam studi ini didapatkan melalui penyebaran kuisioner dan pengoleksian daftar nilai bahasa Inggris siswa. Hasil penelitian menunjukkan:1) terdapat korelasi yang signifikan antara strategi belajar regulasi diri dengan prestasi belajar bahasa Inggris siswa di SMA Negeri 2 Banjar, dan 2) strategi regulasi diri dalam belajar secara berpasangan merupakan strategi belajar regulari diri yang paling sering digunakan oleh siswa. Kata Kunci : Strategi Belajar Regulasi Diri, Prestasi Belajar Bahasa Inggris This study aimed at finding out the correlation between self-regulated learning strategies and the 10th grade student’s English achievement at SMA Negeri 2 Banjar and the most frequent self-regulated learning strategies used by the 10th grade students at SMA Negeri 2 Banjar. The design of this research was an ex-post facto research using correlational study involving 152 students as the population sample. The data of the study were obtained through questionnaire and record keeping document related with the student’s English achievement. The result of the study shows that: 1) there is a significant correlation between self-regulated learning strategies and 10th grade student’s English achievement at SMA Negeri 2 Banjar, and 2) the most frequent self-regulated learning strategies used by the 10th grade students at SMA Negeri 2 Banjar is peer learning strategies. keyword : Self-regulated Learning Strategies, English Achievement
DESIGNING ENGLISH SONGS AS SUPPLEMENTARY MATERIAL IN TEACHING ENGLISH FOR SEVENTH GRADE STUDENTS IN SMP NEGERI 1 KUBUTAMBAHAN IN ACADEMIC YEAR 2016/2017 ., Gede Pradipta Putra; ., Prof. Dr. Putu Kerti Nitiasih, MA; ., Ni Wayan Surya Mahayanti, S.Pd, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.8787

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menemukan topik yang bisa diajarkan dengan menggunakan lagu sebagai materi tambahan dalam mengajar bahasa Inggris di SMP N 1 Kubutambahan, (2) lagu apa yang akan di desain dan (3) mengetahui kualitas dari lagu bahasa Inggris yang telah dirancang. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas tujuh A di SMP N I Kubutambahan. Data penelitian ini diperoleh dengan menggunakan lembar observasi, kuesioner guru dan siswa, ceklis, rubrik penilaian, dan catatan tambahan. Penelitian ini adalah R & D (penelitian dan pengembangan) yang mengikuti beberapa prosedur berdasarkan model Sugiyono yaitu, mengidentifikasi potensi dan masalah, pengumpulan data, merancang produk, validasi desain produk, merevisi produk desain, mencoba produk, dan merevisi produk. Dengan demikian, ada produk prototipe dari lagu bahasa Inggris di akhir penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada enam tema yang bisa diajarkan dengan menggunakan lagu yaitu Sapaan, Memperkenalkan diri dan teman-teman, Hari, Pekerjaan, Hewan, dan Keluarga. Lagu yang di desain dalam penelitian ini adalah lagu anak-anak dan terdapat sebuah buku panduan untuk masing-masing tema lagu dan latihan soal sebagai aktivitas tambahan. Untuk kualitas media, ditemukan bahwa semua lagu dikategorikan sebagai media yang sangat baik. Dengan demikian, lagu berbahasa Inggris sangat tepat untuk digunakan dalam mengajar bahasa Inggris untuk siswa kelas tujuh sebagai materi tambahan.Kata Kunci : Lagu, Materi tambahan, Pengajaran bahasa Inggris untuk anak - anak. This research aimed to (1) find the topics that could be developed songs as a supplementary material in teaching English in SMP N 1 Kubutambahan, (2) find what songs that should be designed, and (3) find out the quality of designed English songs. The subject of this research was seven grade students in 7A class in SMP N I Kubutambahan. The data of this research were obtained by using observation sheet, teacher and students’ questionnaires, checklist, rubric, and notes. This research was R&D (research and development) which followed several procedures based on Sugiyono model namely, identifying potency and problem, collecting data, designing product, validating design product, revising design product, trying-out product, and revising product. Thus, there is a prototype product of English songs in the end of this research. The result of this research shows that there were six themes that could be taught by using songs namely greeting, introducing myself and friends, days, occupation, animals, and family. Songs that should be designed was children songs and there was a guidance book for each theme of the songs and exercises as a follow up activity. For the quality of the media, it was found that the songs are categorized as an excellent product. Thus, it is proper to be used in teaching English for seventh grade students as a supplementary material.keyword : Song, Supplementary material, Teaching English for young learners
The Effect of Project-Based Learning on the Eleventh Grade Students' Writing Achievement at SMA Negeri 3 Singaraja in the Academic Year 2016/2017 ., Ni Wayan Widya Agustini; ., Prof. Dr. Anak Agung Istri Ngr. Marha; ., Luh Diah Surya Adnyani, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.9123

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki apakah terdapat pengaruh yang signifikan dari project-based learning terhadap kemampuan menulis siswa kelas sebelas. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 3 Singaraja dalam bentuk penelitian eksperimen dengan Post-Test only Control Group Design. Populasi dari penelitian ini adalah 329 siswa kelas sebelas yang dibagi menjadi 10 kelas. Dengan menggunakan teknik cluster random sampling, terdapat dua kelas yang terdiri dari 30 siswa dan 31 siswa yang diputuskan sebagai sampel dari penelitian ini. Kedua sampel tersebut kemudian dipilih secara acak untuk menjadi kelompok eksperimen (memperoleh perlakuan dengan project-based learning) dan kelompok kontrol (memperoleh perlakuan dengan metode konvensional). Data dikumpulkan dengan menggunakan tes kemampuan menulis. Data yang terkumpul kemudian dianalisa secara deskriptif dan inferensial dengan menggunakan t-test dibantu dengan SPSS 22.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dari project-based learning terhadap kemampuan menulis siswa kelas sebelas di SMA Negeri 3 Singaraja dimana siswa yang diajar menggunakan project-based learning menunjukkan kemampuan menulis yang lebih baik dibandingkan dengan siswa yang diajar dengan menggunakan metode konvensional.Kata Kunci : project-based learning, kemampuan menulis This study was aimed at investigating whether there was a significant effect of project-based learning on the eleventh grade students’ writing achievement. This study was conducted in SMA Negeri 3 Singaraja in form of an experimental research with Post-Test only Control Group Design. The population of this study was 329 students of the eleventh grade students who were divided into 10 classes. By using cluster random sampling technique, there were two classes consisting of 30 students and 31 students determined as the samples of the study. The samples then were randomly selected as the experimental group (taught by project-based learning) and as the control group (taught by conventional method). The data were collected by using writing competency test. The obtained data were analyzed descriptively and inferentially by using t-test assisted with SPSS 22.0. The result of the study shows that there is a significant effect of project-based learning on the eleventh grade students’ writing achievement at SMA Negeri 3 Singaraja in which the students taught by project-based learning achieved better writing achievement rather than students taught by using conventional method.keyword : project-based learning, writing achievement

Page 6 of 10 | Total Record : 95