cover
Contact Name
I Ketut Resika Arthana, S.T., M.Kom
Contact Email
resika@undiksha.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Sains dan Teknologi
ISSN : 23033142     EISSN : 25488570     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Sains dan Teknologi(JST) is a journal aims to be a peer-reviewed platform and an authoritative source of information. We publish original research papers, review articles and case studies focused on Mathematic, Biology, Physic, Chemistry, Informatic, Electronic and Machine as well as related topics. All papers are peer-reviewed by at least two referees. JST is managed to be issued twice in every volume.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2015)" : 8 Documents clear
STRUKTUR KOMUNITAS TERUMBU KARANG DI PESISIR KECAMATAN BULELENG SINGARAJA Dodik Prasetia, I Nyoman
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 4 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.368 KB) | DOI: 10.23887/jstundiksha.v4i2.6050

Abstract

Terumbu karang merupakan salah satu sumberdaya alam kelautan yang dimiliki Kabupaten Buleleng, dimana sumberdaya alam ini mempunyai peran penting baik ditinjau dari aspek konservasi, produksi maupun pariwisata dan rekreasi. Penelitian Struktur Komunitas Terumbu Karang di Pesisir Kecamatan Buleleng, bertujuan untuk mengetahui potensi dan kondisi ekosistem terumbu serta struktur komunitas ekosistem terumbu karang di Pesisir Kecamatan Buleleng. Penelitian bertujuan untuk mengetahui potensi dan kondisi ekosistem terumbu karang untuk dapat memberikan data sehingga dapat dijadikan acuan dalam pengembangan kawasan terumbu karang yang lestari.  Metode yang akan dipergunakan adalah manta tow survey, line intercept transect, survey sensus dan analisa sifat fisik kimia perairan. Penelitian menunjukkan penutupan karang hidup di pesisir Kecamatan Buleleng dari 3 stasiun penelitian dengan kategori buruk sampai baik, pada kedalaman 3 meter berkisar antara 16,78 % sampai 51,98 % dan kedalaman 10 meter dengan penutupan 19,06% sampai 22,98%.  Ikan karang yang berasosiasi dengan karang ditemukan 34 jenis dengan jumlah 665 individu pada stasiun 1, stasiun 2 dengan jumlah 359 individu dari 26 jenis, serta di stasiun 3 ditemukan 36 jenis dengan 186 individu.  Kondisi fisik dan kimia air laut yang masih dalam ambang batas kategori toleransi pertumbuhan dan perkembangan terumbu karang.
PENGARUH PENAMBAHAN SLUDGE LIMBAH PENGOLAHAN LINDI TERHADAP DATA ANALISIS PROKSIMAT DAN NILAI KALOR BRIKET ARANG LIMBAH BIOMASSA Gunamantha, Made
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 4 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.686 KB) | DOI: 10.23887/jstundiksha.v4i2.6051

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penambahan sludge terhadap data analisis proksimat dan nilai kalor briket arang limbah biomassa. Sampel sludge diperoleh dari fasilitas pengolahan lindi di tempat penimbunan akhir (TPA) Bengkala Singaraja. Limbah bambu dan jerami yang digunakan, diperoleh dari pengerajin bambu dan lahan pertanian di sekitar di kota Singaraja. Sampel sludge dikeringkan di bawah sinar matahari selama 3 (tiga) hari, ditumbuk hingga halus, dan diayak dengan saringan 25 mesh. Limbah bambu dipotong kecil-kecil hingga panjang dan lebar maksimal 3 x 3 cm sedangkan jerami dipotong-potong hingga panjang makismalnya 10 cm. Selanjutnya kedua limbah biomassa tersebut diarangkan secara terpisah. Arang yang diperoleh ditumbuk dan diayak dengan saringan 25 mesh. Briket dibuat dari masing-masing arang tersebut dengan variasi penambahan sludge 0%, 4%, 8%, 12%, 16%, 20%, 24%, 28%, 32%, 36%, dan 40%. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan sludge mengakibatkan peningkatan kadar abu pada briket dan penurunan pada kadar volatile matter dan nilai kalornya.
GEOKIMIA BATU PERMATA KRESNADANA PULAKI Karyasa, I Wayan
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 4 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.618 KB) | DOI: 10.23887/jstundiksha.v4i2.6052

Abstract

Batu permata Kresnadana Pulaki telah lama dikenal orang sebagai salah satu batu permata unik dari  Kawasan Suci Pulaki, Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng, namun kajian ilmiah terhadap batu permata ini belum ada yang melaporkan. Tujuan penelitian ini adalah mengkarakterisasi tiga cuplikan batu permata ‘Kresnadana” yang diambil dari lokasi Pangkung Jahe yang merupakan bagian dari kawasan Pulaki. Metode difraksi sinar X (XRD) dan fluorisensi sinar-X (XRF) digunakan untuk mengarakterisasi ketiga cuplikan batu permata tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa batu permata Pulaki tersusun fase utama kuarsa atau silika (lebih dari 50%) dan oksida-oksida penyerta seperti CaO, Fe2O3 dan Al2O3 serta unsur-unsur lainnya seperti Ba, Cu, Zn, Ni, V, Sr, dan Zr. Variasi komposisi unsur-unsur mayor dan minor menyebabkan adanya variasi warna dan tampilannya.  
PENGARUH GARAM DAPUR DAN CUPRI SULPHAT TERHADAP PERTUMBUHAN ALGA CYANOPHYTA YANG DIISOLASI DARI BATU BATA BANGUNAN PURA DI DESA TEJAKULA BULELENG Widiyanti, N. L. P. M.
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 4 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.184 KB) | DOI: 10.23887/jstundiksha.v4i2.6053

Abstract

Penelitian mengenai pengaruh garam dapur (NaCl) dan cupri sulphat (CuSO4} terhadap pertumbuhan alga Cyanophyta ini bertujuan untuk membandingkan pemberian variasi konsentrasi NaCl dengan CuSO4 dalam menghambat pertumbuhan alga Cyanophyta yang diisolasi dari batu bata bangunan Pura di desa Tejakula Buleleng. Penelitian eksperimental ini menggunakan rancangan penelitian the randomized pre- post-test control group design. Prosedur kerja diawali dengan pengumpulan data, pengamatan objek dengan menghitung jumlah alga cyanophyta pada media pertumbuhan yang diberikan konsentrasi garam dapur dan cupri sulphat dengan konsentrasi 0%, 5%, 10%, 15%,20% dan 25%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian garam dapur dan CuSO4 dengan konsentrasi yang berbeda berpengaruh terhadap pertumbuhan alga Cyanophyta. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya hambatan pertumbuhan alga pada NaCl lebih baik dibandingkan dengan CuSO4 kecuali pada konsentrasi 10 %. Alga Cyanophyta yang diisolasi dari batu bata bahan bangunan pura di desa Tejakula Buleleng juga tumbuh dengan baik pada media aquadest
PENGGUNAAN CITRA LANDSAT 8 DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK ESTIMASI DEBIT PUNCAK DI DAERAH ALIRAN SUNGAI UNDA PROVINSI BALI Sriartha, I Putu
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 4 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (789.181 KB) | DOI: 10.23887/jstundiksha.v4i2.6054

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Daerah Aliran Sungai Unda Provinsi Bali dengan tujuan: (1) mengkaji kemampuan teknik penginderaan jauh dalam ekstraksi data karakteristik lingkungan fisik DAS untuk estimasi debit puncak; (2) memperkirakan besarnya perubahan debit puncak pada DAS Unda berdasarkan metode rasional dengan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Data yang dikumpulkan mencakup data spasial dengan melibatkan teknik penginderaan jauh untuk ekstraksi parameter-parameter fisik DAS (kemiringan lereng, tutupan lahan, infiltrasi tanah dan timbunan air permukaan). Ujiakurasi dan pengukuran lapangan diperlukan untuk memvalidasi data yang sudah dikumpulkan. Data yang sudah dikumpulkan selanjutnya dianalisis menggunakan Sistem Informasi Geografis untuk menentukan tingkat pengaruh masing-masing parameter dalam perhitungan debit puncak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Citra Landsat 8 OLI (Onboard Operational Land Imagery) komposit 563 (false color) memperoleh akurasi sebesar 85,7% dari interpretasi penutup lahan dan didukung data SRTM dapat digunakan untuk penentuan koefisien limpasan permukaan yang disusun dari overlay peta kemiringan lereng, peta penutup lahan, infiltrasi tanah dan timbunan air permukaan; (2) perhitungan debit puncak rerata dengan menggunakan metode rasional memberikan hasil sebesar 16,07 m3/detik, sedangakan perhitungan debit puncak dari hasil pengukuran lapangan menggunakan metode manning memberikan hasil sebesar 20,01 m3/detik. Mengacu pada hasil tersebut maka ketelitian yang diperoleh adalah sebesar 80,31%.
POTENSI TEMPE KACANG HIJAU (VIGNA RADIATA L) HASIL FERMENTASI MENGGUNAKAN INOKULUM TRADISIONAL SEBAGAI PANGAN FUNGSIONAL Maryam, Siti
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 4 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.55 KB) | DOI: 10.23887/jstundiksha.v4i2.6055

Abstract

Tempe kacang hijau (Vigna radiata L) merupakan hasil proses fermentasi dari kacang hijau menggunakan inokulum tradisonal. Tujuan penelitian ini adalah menggunakan kacang hijau sebagai alternatif lain untuk bahan dasar pembuatan tempe dan juga  untuk mengetahui adanya komponen antioksidan dan aktivitas antioksidan dalam tempe kacang hijau. Analisis komponen antioksidan dalam hal ini vitamin E (menggunakan HPLC) dan aktivitas antioksidan (metode PPH)  bertutrut turut sebesar  8,83 ppm dan 210,7372 mg/L. Adanya antioksidan dan aktivitas antioksidan merupakan potensi yang besar  sebagai pangan fungsional.
FOTODEGRADASI SENYAWA ORGANIK DALAM LINDI DENGAN MENGGUNAKAN KATALIS TiO2 TERIMOBILISASI PADA PLAT KACA Yuningrat, N.W.
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 4 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.649 KB) | DOI: 10.23887/jstundiksha.v4i2.6056

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penurunan COD pada lindi akibat pengaruh penggunaan fotokatalis TiO2 yang dilapisi pada plat kaca, jenis sinar, waktu penyinaran dan kinetika reaksi fotodegradasi senyawa organik dalam lindi dengan menggunakan katalis semikonduktor TiO2 yang dilapisi pada plat kaca. Fotokatalis TiO2 yang dilapisi pada plat kaca dibuat dari serbuk TiO2 dan TTIP sebagai sumber TiO2. Metode eksperimen digunakan untuk mendegradasi senyawa organik lindi dalam reaktor fotokimia batch yang disertai dengan pengadukan konstan dan dialiri udara selama waktu tertentu. Proses fotodegradasi lindi dijalankan selama 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 jam  yang diberikan sinar matahari maupun UV. Nilai COD ditentukan dengan refluks secara titrimetri menggunakan metode SNI 06-6989.15-2004. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penurunan COD lindi dapat mencapai 71,38% dengan menggunakan fotokatalis TiO2–plat kaca dibandingkan dengan tanpa menggunakan TiO2–plat kaca, dan penggunaan matahari sebagai sumber sinar dapat menurunkan COD lindi hingga 6,21% lebih tinggi dibandingkan sinar UV untuk waktu reaksi 3 jam. Penurunan COD lindi mencapai minimum untuk waktu penyinaran 6 jam yaitu sebesar 1400 mg/L dan mengikuti kinetika reaksi order satu semu dengan harga konstanta kecepatan reaksi sebesar 0,2606 jam-1.
VARIASI KEMIRINGAN SUDUT TURBULATOR TERHADAP LAJU PERPINDAHAN PANAS PADA ALAT PENUKAR KALOR ALIRAN BERLAWANAN (COUNTER FLOW HEAT EXCHANGER) Arya Wigraha, Nyoman
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 4 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (805.685 KB) | DOI: 10.23887/jstundiksha.v4i2.6057

Abstract

Pengaruh turbulator yang berbentuk Louvered strips terhadap laju perpindahan panas dan faktor gesekan aliran turbulen pada double tube heat exchanger dapat memecah (partitioning) dan mengganggu (blockage) pola streamline dari fluida yang mengalir ke saluran pipa dalam (inner tube) sehingga mengakumulasi aliran turbulensi dan meningkatkan laju perpindahan kalor dalam pipa. Turbulator Louvered strips memiliki variasi sudut serang (q = 15°, 25°, 30°) yang terpasang ditengah-tengah pipa bagian dalam dan searah aliran fluida masuk. Laju aliran fluida (air) panas di bagian pipa dalam diteliti dengan interval 400 lt/jam sampai 900 lt/jam dan laju aliran air dingin di bagian pipa luar konstan 900 lt/jam. Data hasil pengujian dari masing – masing sudut serang turbulator ini dibandingkan data tanpa turbulator (plain tube),  secara keseluruhan terjadi peningkatan laju perpindahan kalor sebesar 26% sampai 58% dari pada tanpa turbulator serta menghasilkan faktor gesekan dari 25% sampai 40%. Dengan performance ratio rata –rata tertinggi pada turbulator dengan sudut 30O sebesar 0,948.

Page 1 of 1 | Total Record : 8