cover
Contact Name
febrialismanto
Contact Email
febrialisman@gmail.com
Phone
+6281365060583
Journal Mail Official
educhild.journal@gmail.com
Editorial Address
Prodi PD PAUD FKIP UNRI Kampus Bina Widya Simpang Baru - Pekanbaru - Riau
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial
Published by Universitas Riau
ISSN : 20897510     EISSN : 27219909     DOI : http://dx.doi.org/10.33578/jpsbe.v1i1
Core Subject : Education, Social,
The Educhild Journal accepts articles about the following studies: 1. Social science education 2. Mathematics education in 3. Language education 4. Science education 5. Arts and culture education 6. Citizenship education 7. Religious education 8. Sports education 9. Learning and teaching 10. Psychology Education 11. Learning media 12. Management of education 13. Learning media and educational technology 14. Music education 15. Dance and drama education 16. Environment education 17. Early Childhood Education
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2021)" : 5 Documents clear
PEMAHAMAN GURU MENGENAI KEAMANAN PADA ALAT BERMAIN ANAK DI TK PERTIWI 1 KOTA BENGKULU Siti Aisyah Meizharini; Zahratul Qalbi
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v10i1.7698

Abstract

The problem in this study is the lack of understanding of PAUD teachers regarding safety in children's play equipment. This study purpose to describe the level of teacher understanding of safety in children's play equipment. The research method used is descriptive quantitative. The research population was teachers in TK Pertiwi 1 Bengkulu City. The sampling technique used nonprobability sampling or saturated sampling and the number of research samples was 6 teachers. The data collection technique used a questionnaire. Data analysis using quantitative descriptive. 66% of teachers 'understanding of the notion of security in playing tools is included in the understanding category, 66% of teachers' understanding of the security objectives of playing tools is in the understanding category, the teacher's understanding of the importance of safety in playing tools by 50% falls into the understanding category and 83% of teachers' understanding of safety standards for playing tools falls into the very understanding category. So the results of the study show that the level of teachers' understanding of safety on playing equipment falls into the understanding category Masalah dalam penelitian ini adalah masih kurangnya pemahaman guru PAUD mengenai keamanan pada alat bermain anak . Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat pemahaman guru tentang keamanan pada alat bermain anak. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian yaitu guru di TK Pertiwi 1 Kota Bengkulu. Teknik pengambilan sampel menggunakan nonprobability sampling atau sampling jenuh dan jumlah sampel penelitian berjumlah 6 guru. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Pemahaman guru tentang pengertian keamanan pada alat bermain sebesar 66% masuk ke dalam kategori paham, pemahaman guru tentang tujuan kemanan pada alat bermain sebebsar 66% masuk ke dalam kategori paham, pemahaman guru tentang pentingnya kemanan pada alat bermain sebebsar 50% masuk ke dalam kategori paham dan pemahaman guru tentang standar kemanan pada alat bermain sebesar 83% masuk ke dalam kategori sangat paham. Maka  hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman guru mengenai keamanan pada alat bermain masuk ke dalam kategori paham.
PEMAHAMAN GURU PAUD TENTANG ALAT PERMAINAN EDUKATIF (APE) DI TK PERTIWI 1 KOTA BENGKULU Mirta Haryani; Zahratul Qalbi
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v10i1.7699

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pemahaman Guru PAUD tentang Pengertian, Tujuan, Syarat-syarat, Fungsi, dan Jenis-jenis Alat Permainan Edukatif. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan populasi berjumlah 6 orang dan sampel 6 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah NonProbability Sampling (Sampling Jenuh). Instrumen penelitian yang digunakan adalah Kuesioner (Angket) tipe checklist dengan banyak soal 25. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah Kuesioner (Angket), sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemahaman guru PAUD tentang Alat Permainan Edukatif di TK Pertiwi 1 Kota Bengkulu dikatakan “Sangat Paham”. Dengan rincian, untuk pemahaman guru PAUD tentang Pengertian APE adalah 83% dengan keterangan Sangat Paham. Untuk pemahaman guru PAUD tentang Tujuan APE adalah 83% dengan keterangan Sangat Paham, untuk pemahaman guru PAUD tentang Fungsi APE adalah 83% dengan keterangan Sangat Paham, untuk pemahaman guru PAUD tentang ciri-ciri APE adalah 50% dengan keterangan Sangat Paham, dan untuk pemahaman guru PAUD tentang Jenis-jenis APE adalah 67% dengan keterangan Sangat Paham.
Meningkatkan Kemampuan Pengukuran Melalui Kegiatan Fun Cooking Pada Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Raja Junior Lubuk Raja Nurfa Triyanti; Yeni Solfiah
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v10i1.7766

Abstract

This research aims to improve the ability of measurement through fun cooking activity of the 5-6 years old children from children from Raja Junior kindergarten in Lubuk Raja Pelalawan. This research uses classroom action research (PTK) with 4 steps of implementing the action which are planning, implementing, observing and reflecting. Data collecting method that is used in this research was direct obsevation with questionnaire being utilized. Data analysis results of the increase of the measurement ability that was obtained from before the action to cycle I is 40%. While the increase of the measurement ability from cycle I to cycle II is 31%, and the overall result of the increase of the measurement ability from the initial data to cycle II is amounted to 84%.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengukuran melalui kegiatan fun cooking pada anak usia 5-6 tahun di TK Raja Junior Lubuk Raja Kabupaten Pelalawan. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan 4 langkah penerapan tindakan yakni perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi langsung dengan menggunakan angket. Hasil analisis data peningkatan kemampuan pengukuran yang diperoleh dari sebelum dilakukannya tindakan ke siklus I sebesar 40%. Sedangkan peningkatan kemampuan pengukuran dari siklus I ke siklus II sebesar 31%, dan secara keseluruhan peningkatan kemampuan pengukuran dari data awal ke siklus II sebesar 84%.
Pengembangan Buku Cerita Bergambar Berbasis Pengetahuan Mitigasi Bencana Banjir Untuk Anak Usia 4-5 Tahun Dwi Maryuni; Ria Novianti
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v10i1.7700

Abstract

This study aims to produce a picture book media based on knowledge of flood disaster mitigation to educate children about mitigation knowledge or actions taken before a flood occurs in children aged 4-5 years. This research and development is carried out in the following steps: 1). Potentials and problems, 2) data or information collection, 3) product design, 4) product validation and 5) product revision. The results of the study indicate that the validator's assessment of the media assessment gets an average value of 7.57 with the feasible category. The results of the validator's assessment of the material assessment get an average score of 7.64 in the decent category. Therefore, overall the picture book media products that have been developed can be said to be suitable for use to improve social behavior of children aged 4-5 years.Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media buku cerita bergambar berbasis pengetahuan mitigasi bencana banjir untuk mengedukasi anak tentang pengetahuan mitigasi atau tindakan-tindakan yang dilakukan sebelum terjadinya banjir pada anak usia 4-5 tahun. Penelitian dan pengembangan ini dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut: 1). Potensi dan masalah, 2) pengumpulan data atau informasi, 3) desain produk, 4) validasi produk dan 5) revisi produk. Hasil penelitian menujukan dari penilaian validator pada penilaian media mendapatkan nilai rata-rata 7,57 dengan kategori layak. Hasil penilaian dari validator pada penilaian materi mendapatkan nilai rata-rata 7,64 dengan kategori layak.. Maka dari itu secara keseluruhan produk media buku cerita bergambar yang telah dikembangkan dapat dikatakan layak digunakan untuk meningkatkan perilaku sosial anak usia 4-5 tahun.
PENGEMBANGAN MEDIA MIND MAPPING DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK USIA 5-6 TAHUN Syarifah Aini; Febrialismanto Febrialismanto; Daviq Chairilsyah
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v10i1.7758

Abstract

This study was conducted to achieve the targets of finding out the readiness and benefits obtained from the improvement of digital mind mapping media to increase their expertise in pursuing children aged 5-6 years. An R&D (Research and Development) study is a study conducted, and the stages carried out in this R&D study are: abilities and problems, collecting data, project sketches, validating sketches, testing research locations, improving sketches, and creating projects. The method used in collecting information carried out in this study was using instrument sheets and documentation. Validation of the feasibility of media instruments and validation of material products are two types of validation used. The child assessment instrument sheet can be used for limited field tests. The quantitative descriptive analysis technique used in this study is a way of analyzing the information used in this study. Based on the conclusion of the study based on the validation obtained from 7 (seven) validations, it can be deduced in the "very adequate" group by the validator with a feasibility percentage of 93.5% in the "very adequate" group and validation by the device validator has a percentage 88.8% in the "very adequate" group, limited field test validation with 5 children, the final result 88.6% in the "very good" category. Studi ini dilakukan guna meraih sasaran sasaran yang mencari tahu kesiapan serta kebermanfaatan yang didapatkan dari penyempurnaan media mind mapping digital guna menaikkan kepiawaian menekuni anak usia 5-6 tahun. Studi R&D (Research and Development) merupakan studi yang dilakukan, dan tahapan yang dikerjakan pada studi R&D ini adalah: kesanggupan serta permasalahan, mengumpulkan data, sketsa proyek, memvalidasi sketsa, penguji coba lokasi penelitian, perbaikan sketsa serta penciptaan proyek. Cara yang digunakan dalam mengumpulkan informasi yang dilakukan dalam studi ini menggunakan lembar instrumen dan dokumentasi. Validasi kelayakan instrumen media dan validasi produk materi adalah dua jenis validasi yang digunakan. Lembar instrumen penilaian anak bisa digunakan untuk uji lapangan terbatas. Teknik analisis deskriptif kuantitatif yang dipakai pada studi ini merupakan cara menganalisis informasi yang dimanfaatkan pada studi ini. Bersumber pada kesimpulan akhir studi yang berlandaskan pada validasi yang diperoleh berasal pada 7 (tujuh) validasion, bisa dideduksikan dalam kelompok “sangat memadai” oleh validator dengan persentase kelayakan 93,5% dalam kelompok “sangat memadai” dan validasion oleh si validator perangkat memiliki persentase 88,8% pada kelompok “sangat memadai”, validasi tes dalam lapangan terbatas dengan 5 anak, hasil akhir 88,6% dalam kategori “sangat baik”.

Page 1 of 1 | Total Record : 5