cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
BUNGAMPUTI
Published by Universitas Tadulako
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Elektronik Prodi PG PAUD
Arjuna Subject : -
Articles 285 Documents
Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Melalui Alat Permainan Edukatif Di TK Sis Aljufri 1 Tatura Palu Olii, Herni U.
Bungamputi Vol 2, No 5 (2014)
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Permasalahan dalam  penelitian  ini  adalah  apakah kemampuan kognitif  pada anak dapat ditingkatkan melalui Alat Permainan Edukatif di TK Sis Aljufri 1 Tatura Palu? Penelitian dilaksanakan  di TK Sis Aljufri 1 Tatura Palu, melibatkan 20 orang anak terdiri atas 11 orang anak laki-laki dan 9 orang anak perempuan yang terdaftar pada tahun ajaran 2012/2013. Penelitian  ini  menggunakan desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri  atas dua siklus. Di mana pada setiap siklus dilaksanakan tiga kali pertemuan di kelas dan setiap siklus terdiri empat  tahap  yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data yang dikumpulkan melalui teknik obsevasi, pemberian tugas, dan dokumentasi kemudian dianalisis secara deskriptif dari data kualitatif dan kuantitatif. Data yang dikumpulkan sebelum tindakan pada menyusun puzzle dengan kategoti SB 5%, B 10%, C 35%, dan K 50%, kemudian anak yang menyusun balok dengan kategori SB 5%, B 10%, C 40%, K 45%, dan anak melipat kertas dengan kategori SB 10%, B 10%, C 30%, K 50%. Setelah dilakukan tindakan maka hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa melalui alat permainan edukatif dapat meningkatkan kemampuan kognitif pada anak, terbukti ada peningkatan dari siklus I ke siklus II dalam menyusun puzzle kategori sangat baik dan baik dari 50% menjadi 80% (30%), menyusun balok  kategori sangat baik dan baik dari 45% menjadi 85% (40%), melipat kertas kategori sangat baik dan baik dari 50% menjadi 80% (30%).  Secara umum terjadi peningkatan rata-rata 33,33% dari siklus satu ke siklus dua, walaupun masih ada anak yang belum meningkat kemampuan kognitifnya  tetapi hanya berkisar 6,66% dari masing-masing aspek yang diamati dengan kategori kurang.   Kata Kunci :  Peningkatan Kognitif Anak, Alat Permainan Edukatif
Pengaruh Metode Demonstrasi Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Di Kelompok B TK Pembina Palu H. Lolo, Fadlina H.Rauf
Bungamputi Vol 2, No 5 (2014)
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh metode demonstrasi terhadap perkembangan motorik halus anak di Kelompok B1 TK Pembina Palu. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya pengaruh metode demonstrasi terhadap perkembangan motorik halus anak di kelompok B1 TK Pembina Palu. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi,  dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan rumus persentase  kemudian dinarasikan untuk mengambil kesimpulan.Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh antara metode demonstrasi dengan perkembangan motorik halus anak di kelompok B1 TK Pembina Palu. Adapun perkembangan motorik halus anak  dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain kurangnya sarana dan prasarana di sekolah, guru kurang kreatif dalam memilih metode pembelajaran, orang tua yang kurang perhatian terhadap tumbuh kembang anaknya dan faktor lain datang dari anak itu sendiri. Sangat jelas terlihat sebelum  menggunakan metode demonstrasi  ada 42,8% meningkat menjadi 57,1% untuk kategori baik, sedangkan kategori cukup dari 38,0% menjadi 33,3%, dan untuk kategori kurang sebelum menggunakan metode demonstrasi mendapat 19,0% kemudian berubah menjadi 9,5% dalam mewarnai gambar dengan rapi, kemampuan dalam menggunting sesuai pola, kemampuan melipat kertas atau kain, meronce dengan rapi dan benar, terampil membuat macam-macam bentuk garis serta menggambar dengan rapi dan benar.   Kata Kunci : Metode Demonstrasi, Perkembangan Motorik Halus  Anak
Meningkatkan Interaksi Sosial Anak Melalui Metode Kerja Kelompok Di Kelompok A TK Alkhairaat Toaya Asria, Asria
Bungamputi Vol 2, No 6 (2014)
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Masalah pokok dalam penelitian ini adalah apakah melalui penggunaan metode kerja kelompok dapat meningkatkan interaksi sosial anak di kelompok A TK Alkhairaat Toaya?. Tujuan penelitian untuk meningkatkan interaksi sosial anak melalui metode kerja kelompok di kelompok A TK Alkhairaat Toaya.Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2012 di TK Alkhairaat Toaya dengan melibatkan seluruh anak di kelompok A yang berjumlah 14 orang yang terdiri dari 5 orang anak laki-laki dan 9 orang anak perempuan. Penelitian ini dibagi menjadi 3 tahap yaitu pra tindakan, siklus I, dan siklus II untuk melihat sejauh mana perubahan yang ditunjukkan oleh anak tentang peningkatan interaksi sosial anak sebelum dan setelah dilaksanakan penelitian tindakan kelas. Untuk mengukur peningkatan interaksi sosial anak melalui metode kerja kelompok, dilakukan dengan cara penilaian terhadap interaksi sosial anak dengan guru, interaksi sosialanak dengan teman, serta interaksi sosial anak dengan lingkungan.Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa terdapat peningkatan terhadap interaksi sosialanak setelah dipergunakan metode kerja kelompok di dalam kelas sebagai metode pembelajaran oleh guru pada anak didik di TK Alkhairaat Toaya. Hal ini dapat dilihat pada perolehan hasil penilaian akhir dari kegiatan penelitian ini, yaitu kategori sangat baik pada penilaian interaksi sosial anak dengan guru ada 8 orang (57,14%), interaksi sosial anak dengan teman terdapat 9 orang (64,28%), dan interaksi sosial anak dengan lingkungan terdapat9 orang anak (64,28%). Melihat perolehan hasil penelitian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa melalui penggunaan metode kerja kelompok di dalam proses pembelajaran di kelompok A TK Alkhairaat Toayadapat membantu meningkatkan interaksi sosial anak. Kata Kunci : Interaksi Sosial, Metode Kerja Kelompok
Meningkatkan Pemahaman Anak Mengenal Konsep Waktu Melalui Metode Tanya Jawab Di Kelompok B TK Al-Hidayah Talise Aenar, Aenar
Bungamputi Vol 2, No 7 (2014)
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Permasalahan dalam penelitian adalah rendahnya pemahaman anak mengenal  waktu. Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan pemahaman anak mengenal konsep waktu melalui metode tanya jawab di kelompok B TK TK Al-Hidayah Talise. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah anak kelompok B yang berjumlah 18 anak terdiri dari 11 laki-laki dan 7 perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siklus I diperoleh 22% kategori berkembang sangat baik meningkat pada siklus II menjadi 77% kategori berkembang sangat baik. Sehingga dapat dikatakan peningkatan yang terjadi sebesar 55% untuk masing-masing aspek yang diamati yaitu menyebutkan waktu dalam satu hari, menyebutkan nama-nama hari dalam satu minggu dan menyebutkan nama-nama bulan dalam satu tahun. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pemahaman anak mengenal konsep waktu dapat ditingkatkan melalui metode tanya jawab di kelompok B TK Al-Hidayah Talise.   Kata Kunci: Konsep Waktu, Tanya Jawab
Meningkatkan Motorik Halus Anak Melalui Alat Permainan Edukatif pada Kelompok B TK El. Roy Baleura Kecamatan Lore Tengah Bagia, Verlis
Bungamputi Vol 2, No 8 (2014)
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Permasalahan utama pada penelitian ini yaitu kurangnya kemampuan motorik halus anak pada kelompok B TK EL. Roy Baleura Kecamatan Lore Tengah.Penelitian dilaksanakan di TK EL. Roy Baleura Kecamatan Lore Tengah, melibatkan 20orang anak terdiri atas 11 orang anak laki-laki dan 9 orang anak perempuanyang terdaftar pada tahun ajaran 2012/2013. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri atas dua siklus. Di mana pada setiap siklus dilaksanakan satu kali pertemuan di kelas dan setiap siklus terdiri empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data yang dikumpulkan melalui teknik obsevasi, dan pemberian tugas kemudian dianalisis secara deskriptif dari data kualitatif dan kuantitatif. Data yang dikumpulkan sebelum tindakan pengamatan motorik halus anak dalambermain balok kategori Berkembang Sangat Baik 10%, Berkembang Sesuai Harapan 25%, Mulai Berkembang 30%, dan Belum Berkembang 35%, kemudian motorik halus anak dalam mengikat tali sepatu dengan kategori Berkembang Sangat Baik 5%, Berkembang Sesuai Harapan 25%, Mulai Berkembang 30%, Belum Berkembang 40%, dan pengamatan bermain puzzle dengan kategori Berkembang Sangat Baik 10%, Berkembang Sesuai Harapan 30%, Mulai Berkembang 20%, Belum Berkembang 40%. Setelah dilakukan tindakan maka hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa melalui alat permainan edukuatif dapat meningkatkan motorik halus anak, terbukti ada peningkatan motorik halus anak dari siklus I ke siklus II Hal ini terlihat pada tindakan siklus I dalam pengamatan anak yang bermain balok, mengikat tali sepatu, dan bermain puzzle, setelah dirata-ratakan ketiga hasil pengamatan ketiga aspek tersebut diketahui dari 20 anak yang menjadi subjek penelitian terdapat (26,67%) yang masuk kategori berkembang sangat baik, (31,67%) yang masuk kategori berkembang sesuai harapan, (23,33%) yang masuk kategori mulai berkembang dan (18,33%) yang masuk kategori belum berkembang. Namun pada tindakan siklus II, setelah dirata-ratakan ketiga aspek yang diamati diketahui dari 20 anak yang menjadi subjek penelitian terdapat (38,33%) yang masuk kategori berkembang sangat baik (43,33%) yang masuk kategori berkembang sesuai harapan, (11,67%) yang masuk kategori mulai berkembang dan (6,67%) yang masuk kategori belum berkembang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menerapkan alat permainan edukatifdapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak di TK EL. Roy Baleura Kecamatan Lore Tengah. Kata Kunci: Peningkatan Motorik Halus Anak,Alat Permainan Edukatif
Meningkatkan Perilaku Moral Anak Melalui Metode Demonstrasi Di Kelompok B TK Al-Khairaat I Kaleke Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi Sunarti, Endang
Bungamputi Vol 2, No 7 (2014)
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah perilaku moral anak dapat ditingkatkan melalui metode demonstrasi di kelompok B TK Al-Khairaat I Kaleke? Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan perilaku moral anak melalui metode demonstrasi di kelompok B TK Al-Khairaat I Kaleke. Desain penelitian tindakan kelas ini mengikuti model alur Kemmis dan Mc. Taggart yang dilakukan secara bersiklus, setiap siklus melalui 4 tahap yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Setting penelitian ini dilaksanakan di TK Al-Khairaat I Kaleke. Subyek penelitian adalah anak kelompok B yang berjumlah 20 anak yang terdiri dari 10 anak laki-laki dan 10 anak perempuan yang terdaftar pada tahun ajaran 2012/2013. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi. Jenis data adalah data kualitatif yang dianalisis melalui teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum siklus I terdapat 30% masuk dalam kategori BSB meningkat menjadi pada tindakan siklus II sebesar 50% masuk dalam kategori BSB. Sehingga telah terjadi peningkatan sebesar 20% dari masing-masing aspek yang diamati. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa perilaku moral anak dapat ditingkatkan melalui metode demonstrasi di kelompok B TK Al-Khairaat I Kaleke Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi.     Kata Kunci: Perilaku Moral; Metode Demonstrasi
Meningkatkan Nilai-Nilai Agama Anak Melalui Metode Demonstrasi Pada Kelompok B TK Dharma Wanita Labuan Panimba Erlina, Erlina
Bungamputi Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Permasalahan dalam  penelitian  ini  adalah  apakah nilai-nilai agama pada anak dapat ditingkatkan melalui metode demonstrasi di kelompok B TK Dharma Wanita Labuan Panimba? Penelitian dilaksanakan  di TK Dharma Wanita Labuan Panimba, melibatkan 20 orang anak terdiri atas 11 orang anak laki-laki dan 9 orang anak perempuan yang terdaftar pada tahun ajaran 2012/2013. Penelitian  ini  menggunakan desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri  atas dua siklus. Di mana pada setiap siklus dilaksanakan tiga kali pertemuan di kelas dan setiap siklus terdiri empat  tahap  yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data yang dikumpulkan melalui teknik obsevasi, pemberian tugas, dan dokumentasi kemudian dianalisis secara deskriptif dari data kualitatif dan kuantitatif. Data yang dikumpulkan sebelum tindakan pada anak berlaku sopan pada guru dengan kategoti SB 10%, B 25%, C 30%, dan K 35%, kemudian anak yang rajin belajar kategori SB 5%, B 25%, C 30%, K 40%, dan anak praktek berdoa dengan kategori SB 10%, B 30%, C 20%, K 40%. Setelah dilakukan tindakan maka hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa melalui metode demonstrasi dapat meningkatkan penerapan nilai-nilai agama pada anak, terbukti ada peningkatan dari siklus I ke siklus II dalam anak yang berlaku sopan pada guru kategori sangat baik dan baik dari 55% menjadi 80% (25%), kemudian anak yang rajin belajar dengan kategori sangat baik dan baik dari 60% menjadi 85% (25%), dan praktek berdoa dengan kategori sangat baik dan baik dari 60% menjadi 80% (20%).  Secara umum terjadi peningkatan rata-rata 23,33% dari siklus satu ke siklus dua, walaupun masih ada anak yang belum meningkat nilai-nilai agama  tetapi hanya berkisar 6,67% dari masing-masing aspek yang diamati dengan kategori kurang.   Kata Kunci : Nilai-Nilai Agama dan Metode Demonstrasi
Peranan Guru dalam Pembelajaran Kreativitas Seni Melipat Kertas (Origami) pada Anak TK Al-Khairaat Bobo Kecamatan Dolo Barat Hikmah, Hikmah
Bungamputi Vol 2, No 9 (2014)
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keinginan untuk mengetahui Apakah ada peranan guru dalam pembelajaran kreativitas seni melipat kertas (origami). Faktor penyebab kurangnya kemampuan anak Tentang kreativitas seni melipat kertas (origami). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peranan guru dalam pembelajaran kreativitas seni melipat kertas (origami) pada anak TK Al-khairat Bobo Kec. Dolo Barat. Subyek dalam penelitian ini adalah anak TK Al-khairat Bobo Kec. Dolo Barat berjumlah 20 orang anak yang terdiri yang terdiri dari 8 orang laki-laki dan 12 orang perempuan. Hasil penelitian minggu ketiga dari 20 anak yang menjadi subjek penelitian dalam pembelajaran kreativitas seni melipat kertas yaitu kreativitas melipat kertas menjadi bentuk perahu terdapat 16 anak (80%) kategori berkembang sangat baik (BSB),dan 2 anak (10%) kategori berkembang sesuai harapan (BSH), 1 anak (5%) kategori mulai berkembang (MB), dan 1 anak (5%) pada kategori belum berkembang (BB). Kreativitas melipat kertas menjadi bentuk pesawat terdapat 15 anak (75%) kategori berkembang sangat baik (BSB), 3 anak (15%) kategori berkembang sesuai harapan (BSH), 1 anak (5%) kategori mulai berkembang (MB), dan 1 anak (75%) pada kategori belum berkembang (BB). Kreativitas melipat kertas menjadi aneka bentuk terdapat 14 anak (70%) kategori berkembang sangat baik (BSB), 3 anak (15%) kategori berkembang sesuai harapan (BSH), 2 anak (10%) kategori mulai berkembang (MB) dan 1 anak (5%) pada kategori belum berkembang (BB). Dengan melihat perolehan nilai tersebut dapat menggambarkan bahwa terdapat peranan guru dalam pembelajaran kreativitas seni melipat kertas (origami) pada anak TK Al-khairaat Bobo Kecamatan Dolo Barat. Kata Kunci : Kreativitas Seni Melipat Kertas (origami)
Meningkatkan Hasil Belajar Anak Melalui Metode Pemberian Tugas Di Kelompok B Tk Negeri Pembina Donggala Rondonuwu, Noverita
Bungamputi Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Masalah dalam penelitian ini adalah belum maksimalnya hasil belajar anak kelompok B TK Negeri Pembina Donggala? Untuk mengatasi masalah tersebut maka dilakukan perbaikan proses pembelajaran dengan menggunakan metode pemberian tugas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar anak. Rancangan penelitian mengacu pada alur PTK dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi yang dilakukan secara bersiklus. Subyek penelitian ini yaitu anak kelompok B yang berjumlah 18 anak terdiri dari 11 anak laki-laki dan 9 anak perempuan. Data dikumpulkan dengan cara observasi, pemberian tugas, dan dokumentasi, selanjutnya dianalisa secara deskriptif kualitatif dengan teknik persentase. Dapat disimpulkan bahwa metode pemberian tugas dapat meningkatkan hasil belajar anak terbukti ada peningkatan hasil belajar anak dari siklus satu kesiklus dua yaitu 24% menjadi 52%, walaupun masih terdapat anak yang belum meningkat hasil belajarnya hanya 11% saja.   Kata Kunci: Hasil Belajar; Metode Pemberian Tugas
Pengaruh Permainan Lompat Tali terhadap Kemampuan Motorik Kasar Anak di Kelompok B RA Al-Muhajirin Palu Samsiar, Nur
Bungamputi Vol 2, No 9 (2014)
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Perkembangan fisik motorik adalah proses kemampuan gerak seorang anak yang menggunakan otot-otot besar, sebagian besar atau seluruh anggota tubuh motorik kasar diperlukan agar anak dapat melompat, duduk, menendang, berlari, dan naik turun tangga.Salah satu permainanyang mampu mengembangkankemampuan motorik kasar pada anak usia dini, yaitu melalui permainan lompat tali. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh permainan lompat tali terhadap kemampuan motorik kasar di kelompok B RA AL-Muhajirin Palu.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui lembar pengamatan, pemberian tugas, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan ada tiga aspek dalam mengembangkan kemampuan motorik kasar anak yakni keseimbangan, kekuatan tubuh anak, dan kelincahan. Dilihat dari hasil pengamatan pada aspek keseimbangan tejadi peningkatan yaitu terdapat 58,33% dalam kategori BSB, ada 18,33% dalam kategori BSH, ada 10,00% dalam kategori MB, dan 13,33% dalam kategori BB. Pada aspek kekuatan tubuh anak terjadi peningkatan yaitu terdapat 28,33% dalam kategori BSB, ada 18,34% dalam kategori BSH, ada 33,33% dalam kategori MB, dan 20,00% dalam kategori BB. Pada aspek kelincahan terjadi peningkatan yaitu terdapat 38,33% dalam kategori BSB, ada 25,83% dalam kategori BSH, ada 24,16% dalam kategori MB, dan ada 11,67% dalam kategori BB. Kesimpulan bahwa ada pengaruh permainan lompat tali terhadap kemampuan motorik kasar di kelompok B RA AL-Muhajirin Palu. Kata Kunci: Permainan Lompat Tali, Motorik Kasar Anak