cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
BUNGAMPUTI
Published by Universitas Tadulako
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Elektronik Prodi PG PAUD
Arjuna Subject : -
Articles 285 Documents
Peranan Pembiasaan Berdoa dalam Menanamkan Nilai-Nilai Agama pada Anak di Kelompok B TK Ria Kartini Pewunu Kecamatan Dolo Barat Kabupaten Sigi Sulwianti, Sulwianti
Bungamputi Vol 2, No 9 (2014)
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu (1) bagaimana pengetahuan anak tentang penanaman nilai-nilai agama di kelompok B TK RIA kartini pewunu (2) bagaimana metode pembiasaan berdoa dalam menanamkan nilai-nilai agama di kelompok B TK RIA kartini pewunu(3) apakah ada peranan pembiasaan berdoa dalam menanamkan nilai-nilai agama pada anak di kelompok B TK Ria kartini Pewunu Kecamatan Dolo Barat Kabupaten Sigi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya peranan pembiasaan berdoa dalam menanamkan nilai-nilai agama pada anak di Kelompok B TK Ria Kartini Pewunu Kecamatan Dolo Barat Kabupaten Sigi.Penelitian ini dilaksanakan di Kelompok B TK Ria Kartini Desa Pewunu Kecamatan Dolo Barat Kabupaten Sigi tahun ajaran 2012/2013.Subyek Penelitian adalah 16 anak, terdiri dari 7 anak laki-laki dan 9 anak perempuan.Tehnik pengumpulan data yang digunakan, meliputi tehnik observasi, dan tehnik dokumentasi. Berdasarkan analisis data, maka dapat diketahui terjadi peranan pembiasaan berdoa dalam menanamkan nilai-nilai agama pada anak di kelompok B TK Ria Kartini Desa Pewunu Kabupaten Sigi dari rata-rata nilai pada pengamatan minggu pertama terdapat 2 anak (12,5%) yang menunjukkan kategori BSB, 2 anak (12,5%) kategori BSH, 3 anak (18,75%) kategori MB, dan 9 anak (56,25%) kategori BB. Selanjutnya pada pengamatan minggu keenam terjadi peningkatan yang cukup signifikan dimana terdapat 5 anak (31,25%) dalam kategori BSB, 6 anak (37,5%) kategori BSH, 4 anak (25%) kategori MB, dan 1 anak (6,25%) kategori BB.Berdasarkan temuan penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa ada peranan pembiasaan berdoa dalam menanamkan nilai-nilai agama pada anak di kelompok B TK Ria kartini, hal ini dapat dilihat setelah dilakukannya penanaman nilai kepada anak dengan mengajarkan anak tata cara disiplin, bertutur kata yang baik dan menghargai teman anak dapat melakukannya dengan baik. Kata Kunci : Pembiasaan Berdoa, Nilai-Nilai Agama
Upaya Mengembangkan Perilaku Sopan Melalui Pembiasaan pada Anak Kelompok B1 di TK Alkhairaat Tondo Hasnah, Hasnah
Bungamputi Vol 2, No 9 (2014)
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKMasalah pada penelitian ini adalah : apakah dengan menggunakan penerapan pembiasaan dapat mengembangkan perilaku sopan anak didik pada anak kelompok B1 TK Alkhairaat Tondo. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah dengan menggunakan penerapan pembiasaan dapat mengembangkan perilaku sopan anak didik pada anak kelompok B1 di TK Alkhairaat Tondo yang berjumlah 20 orang anak didik. Penelitian dilakukan dalam 2 siklus. Teknik pengumpulan data diperoleh dari hasil observasi terhadap anak didik dan dokumentasi terhadap anak didik atas penerapan pembiasaan yang dilakukan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengembangan perilaku sopan pada kelompok B1 TK Alkhairaat Tondo mengalami peningkatan. Pada aspek mengucapkan salam sebelum masuk kelas yang mendapat nilai sangat baik pra penelitian 15%, siklus I 35%, siklus II 75%, nilai cukup pra penelitian 25%, siklus I 15%, siklus II 5%, nilai kurang pra penelitian 40%, siklus I 25%, siklus II 5%. Aspek mau diajak bekerjasama dan peduli sama orang lain nilai sangat baik pra penelitian 10%, siklus I 25%, siklus II 75%, nilai cukup pra penelitian 20%, siklus I 15%, siklus II 10%, nilai kurang pra penelitian 50%, siklus I 35%, siklus II 10%. Pada aspek bersikap sopan, ramah dan saling menghormati pada orang lain yang mendapat nilai sangat baik pra penelitian 20%, siklus I 30%, siklus II 80%, nilai cukup pra penelitian 20%, siklus I 15%, siklus II 10%, nilai kurang pra penelitian 35%, siklus I 40%, siklus II tidak ada. Pada aspek sabar menunggu giliran yang mendapat nilai sangat baik pra penelitian 20%, siklus I 35%, siklus II 85%, nilai cukup pra penelitian 25%, siklus I 15%, siklus II 5%, nilai kurang pra penelitian 45%, siklus I 25%, siklus II tidak ada.Kata Kunci : Perilaku Sopan, Pembiasaan
Pengembangan Anak Usia Dini Holistik-Integratif Mewujudkan Anak yang Sehat, Cerdas, Ceria dan Berakhlak Mulia Margono, Dr Gatot
Bungamputi Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.946 KB)

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pembinaan rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan pengembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut (UU No 20 Tahun 2003 tentang system pendidikan Nasional ).Anak usia dini adalah sosok individu yang sedang menjalani suatu proses perkembangan dengan pesat dan Fundamental bagi kehidupan selanjutnya, anak usia dini pada rentang usia 0 – 6 tahun, pada masa ini proses pertumbuhan dan perkembangan dalam berbagai aspek sedang mengalami masa yang cepat dalam rentang perkembangan hidup manusia (Berk, 16992 : 18 ) proses pembelajaran sebagai bentuk perlakuan yang diberikan kepada anak harus memperhatikan karakteristik yang di miliki setiap perkembangan anak. Pendidikan anak usia dini pada dasarnya meliputi seluruh upaya dan tindakan yang dilakukan oleh pendidik dan orang tua dalam proses perawatan, pengasuhan dan pendidikan pada anak dengan menciptakan aura dan lingkungan dimana anak dapat mengeksplorasi pengalaman dalam dirinya.Pendidikan anak usia dini tidak dapat dilaksanakan secaratersendiri artinya hanya satu aspek yang diajarkan tetapimemerlukan perpaduan dari beberapa aspek agar anak dapattumbuh dan berkembang menjadi anak yang sehat, cerdas, ceriadan berakhlak mulia, untuk itu diperlukan penyelenggaraanpendidikan anak usia dini yang terintegrasi.Namun kenyataannya banyak anak-anak disekitarlingkungan kita belum semua mendapat layanan pendidikan,pengasuhan , perlindungan , kesehatan ,gizi dll . Hal itudisebabkan oleh berbagain faktor yang saling berkaitan.Dampaknya pertumbuhan dan perkembangan mereka terhambat, ketika usia sekolah berpotensi mengulang kelas atau putus sekolah.Kemungkinan mereka menjadi generasi yang kurang produktif atau menjadi pekerja kasar dengan penghasilan rendah bahkan terbelit kemiskinan sepanjang hidupnya. Oleh karena itu rantai kemiskinan ini harus kita putus,agar anak –anak bangsa ini menjadi generasi yang sehat, cerdas, tangguh berkarakter. Berbagai cara dapat dilakukan baik oleh pememrintah,masyarakat dan keluarga.. Solosi yang tidak dapat di tawar tawar lagi adalah pelaksanaan progam pendidikan anak usia dini harus dilakukan ke seluruh pelosok nusantra.lebih khusus lagi program PAUD berbasis holistik integratif , dan berkesinambungan sebagai wujud mengupayakan generasi yang berkarakter, unggul, mandiri ,cerdas ,sehat mampu menyongsong masa depannya.
Meningkatkan Kreativitas Anak Melalui Metode Pemberian Tugas di Kelompok B TK An-Nisa Kita Singgani Maku Herda, Herda Herda
Bungamputi Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.494 KB)

Abstract

efektif yang disebabkan guru dalam proses pembelajaran kurang menerapkan penggunaan metode pemberian tugas yang berdampak pada rendahnya kreativitas anak. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kreativitas anak melalui metode pemberian tugas.Setting penelitian ini yaitu anak kelompok B TK Annisa Kita Singgani Maku yang berjumlah 20 anak terdiri dari laki-laki 10 anak dan 10 anak perempuan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah tindakan kelas yang dimulai dari perencanaan,pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi, yang dilakukan dengan 4 kali tindakan dalam 2 siklus. Data dikumpulkan dengan cara observasi, tanya jawab, pemberian tugas dan dokumentasi, serta alat yang digunakan adalah lembar observasi baik untuk aktifitas guru maupun murid.Selanjutnya dianalisa secara persentasi untuk menarik kesimpulan.Kata Kunci : Kreativitas anak dan metode pemberian tugas
Pengaruh Penggunaan Media Realita terhadap Motivasi Belajar Anak di Kelompok A TK Permata Bunda Desa Loli Oge Kec. Banawa Mardikawati, Dwi
Bungamputi Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.36 KB)

Abstract

Permasalahan utama pada penilitian ini adalah apakah ada pengaruh penggunaan media realita terhadap motivasi belajar anak dikelompok A TK Permata Bunda Desa Loli Oge Kec. Banawa. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan media realita terhadap motivasi belajar anak dikelompok A TK Permata Bunda Desa Loli Oge Kec.Banawa. untuk menjawab permasalahan diatas, peneliti melakukan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di kelompok A TK Permata Bunda Desa Loli Oge Kec. Banawa tahun ajaran 2015/2016. Subyek penelitian berjumlah 15 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi.Berdasarkan analisis data, maka dapat diketahui terjadi peningkatan motivasi anak dari pengamatan dalam semua aspek mau melakukan kegiatan mewarnai gambar, tekun mengerjakan tugas dan tertarik pada pembelajaran yang diajarkan. Data rekapitulasi sebelum penelitian diperoleh rata-rata yaitu, terdapat 0% anak dalam kategori sangat tinggi (ST), 13,33% anak dalam kategori tinggi (T), 39,99% anak dalam kategori sedang (S) dan 46,66% anak dalam kategori rendah (R). Dan pada pengamatan setelah penelitian Minggu kedua rekapitulasinya diperoleh rata-rata terdapat 26,66% anak dalam kategori sangat tinggi (ST), 44,44% anak dalam kategori tinggi (T), 19,99% anak dalam kategori sedang (S) dan 8,88% anak dalam kategori rendah (R). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media realita berpengaruh terhadap motivasi belajar anak dikelompok A TK Permata Bunda Desa Loli Oge Kec. Banawa.Kata kunci : penggunaan media realita, motivasi
Pengaruh Kegiatan Kolase terhadap Kreativitas Anak di Kelompok B1 TK Alkhairaat Tatura Kecamatan Palu Selatan Purni, Ni Made
Bungamputi Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.875 KB)

Abstract

Masalah dari penelitian ini adalah kreativitas anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan kegiatan Kolase, pengembangan kreativitas anak dan pengaruh kegiatan kolase dengan kreativitas anak. Motode penelitian yang digunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menggambarkan keadaan sesungguhnya. Subyek penelitian ini adalah anak didik di kelompok B1 TK Alkhairaat Tatura Palu. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh kegiatan kolase terhadap kreativitas anak di kelompok B1 TK Alkhairaat Tatura Palu. Hal ini dapat dibuktikan sesuai dengan hasil rekapitulasi yang menunjukkan bahwa untuk aspek kreativitas anak menempelkan bahan kolase ke dalam pola terdapat 79,16% kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan Mulai Berkembang (MB) yang lebih besar jika dibandingkan dengan kategori Belum Berkembang (BB) 20,83%. Aspek kreativitas anak mengkombinasi warna terdapat 82,5% kategori BSB, BSH dan MB yang lebih besar jika dibandingkan dengan kategori BB 17,5%. Aspek kemampuan anak menghasilkan sesuatu yang baru ada 80,83% kategori BSB, BSH dan MB yang lebih besar jika dibandingkan dengan kategori BB 19,17%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kreativitas anak dapat meningkat melalui kegiatan kolase.Kata Kunci: Kegiatan Kolase, Kreativitas
Meningkatkan Kemampuan Dasar Kognitif Anak Melalui Metode Pemberian Tugas di Kelompok B TK Teratai Sunju Sarifa, Sarifa
Bungamputi Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.619 KB)

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah kemampuan dasar kognitif pada anak dapat ditingkatkan melalui metode pemberian tugas di TK Teratai Sunju? Penelitian dilaksanakan di TK Teratai Sunju, melibatkan 20 orang anak terdiri atas 10 orang anak laki-laki dan 10 orang anak perempuan yang terdaftar pada tahun ajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri atas dua siklus. Di mana pada setiap siklus dilaksanakan tiga kali pertemuan di kelas dan setiap siklus terdiri empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data yang dikumpulkan melalui teknik obsevasi, pemberian tugas, dan dokumentasi kemudian dianalisis secara deskriptif dari data kualitatif dan kuantitatif. Data yang dikumpulkan sebelum tindakan pada kemampuan membilang bilangan dengan kategoti BSB 5%, BSH 10%, MB 35%, dan BB 50%, kemudian anak yang mampu menyebutkan macam-macam buah dengan kategori BSB 5%, BSH 10%, MB 40%, BB 45%, dan anak yang mampu mengelompokkan buah sesuai dengan warnanya dengan kategori BSB 10%, BSH 10%, MB 30%, BB 50%. Setelah dilakukan tindakan maka hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa melalui alat permainan edukatif dapat meningkatkan kemampuan kognitif pada anak, terbukti ada peningkatan dari siklus I ke siklus II dalam membilang bilangan kategori BSB dan BSH dari 50% menjadi 80% (30%), mampu menyebutkan macam-macam buah kategori BSB dan BSH dari 45% menjadi 85% (40%), melipat mengelompokkan buah sesuai dengan warnanya kategori BSB dan BSH dari 50% menjadi 80% (30%). Secara umum terjadi peningkatan rata-rata 33,33% dari siklus satu ke siklus dua, walaupun masih ada anak yang belum meningkat kemampuan dasar kognitifnya tetapi hanya berkisar 6,66% dari masing-masing aspek yang diamati dengan kategori BB.Kata Kunci : Peningkatan Kognitif Anak, Alat Permainan Edukatif
Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Melalui Metode Demonstrasi di Kelompok B TK Al Khairat Perumnas Tinggede Erni, Erni
Bungamputi Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.433 KB)

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah kemampuan motorik kasar anak belum berkembang sesuai harapan. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan kemampuan motorik kasar anak melalui metode demonstrasi Subyek dan setting penelitian ini anak didik Kelompok B TK Al Khairat Perumnas Tinggede, berjumlah 20 anak terdaftar pada tahun pelajaran 2015/2016. Rancangan penelitian mengacu pada model penelitian Kemmis & Mc. Taggart. Dikumpulkan melalui lembar observasi, dokumentasi dan pemberian tugas. Pra tindakan, aspek keseimbangan tubuh anak katagori BSB 10%, BSH 10%, MB 5%, 30% BB. Aspek kekuatan tubuh anak, katagori BSB 5%, BSH 15%, MB 20%, dan BB 30%. Aspek klelincahan tubuh anak, 10% BSB, 15% BSH, MB 1% dan BB 50%.
Pengaruh Pemberian Penguatan Terhadap Motivasi Belajar Anak di Kelompok B3 Paud-TK Negeri Pembina Palu Rahayu, Rahayu
Bungamputi Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.677 KB)

Abstract

Permasalah pokok dalam penelitian ini adalah Rendahnya motivasi belajar pada anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian penguatan terhadap motivasi belajar anak di kelompok B3 PAUD-TK Negeri Pembina Palu. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan rancangan penelitian yang disesuaikan prosedur penelitian kependidikan. Subyek penelitian ini adalah 27 orang anak di Kelompok B3 PAUD-TK Negeri Pembina Palu. Teknik pengumpulan data adalah observasi dan dokumentasi, Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pemberian penguatan dapat mempengaruhi motivasi belajar anak di kelompok B3 PAUD-TK Negeri Pembina Palu. Hal ini terbukti dengan adanya peningkatan yang terjadi pada hasil penelitian sebelum diberikan perlakuan, dari tiga aspek yang diamati yaitu aktif mengerjakan tugas, ingin mendapat pujian dan hasrat dalam belajar, menunjukkan persentase kategori sangat tinggi, tinggi, dan sedang hanya mencapai 37,03% sedangkan untuk kategori rendah mencapai 62,97%. Setelah dilakukan tindakan terjadi peningkatan hasil penelitian dari ketiga aspek yang diamati yaitu, menunjukkan kategori sangat tinggi, tinggi, dan sedang mencapai 86,42% dan persentase kategori rendah 13,58%.
Hubungan Motivasi Belajar Dengan Hasil Belajar (Kognitif) Anak di Kelompok B2 TK Alkhairaat Tavanjuka Romlah, Siti
Bungamputi Vol 4, No 3 (2017)
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.194 KB)

Abstract

Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah hasil belajar (kognitif) anak belum berkembang sesuai harapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi belajar dengan hasil belajar (kognitif) anak. Metode penelitian adalah penelitian deskriptif kualitatif untuk menggambarkan keadaan sesungguhnya, kemudian ditarik kesimpulan. Adapun subjek penelitian ini adalah kelompok B2 TK Alkhairaat Tavanjuka yang berjumlah 15 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melaui observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan dengan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan dari aspek menyebutkan nama sayur-sayuran terdapat 8 anak (53,33%) dalam kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), 3 anak (20%) dalam kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), 3 anak (20%) dalam kategori Mulai Berkembang (MB), dan 1 anak (6,67%) Belum Berkembang (BB). Aspek mengelompokkan sayur-sayuran terdapat 7 anak (46,67%) kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), 4 anak (26,66%) kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), 3 anak (20%) kategori Mulai Berkembang (MB), dan 1 anak (6,67%) kategori Belum Berkembang (BB). Aspek menghitung sayur-sayuran9 anak (60%) kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), 5 anak (33,33%) kategori Berkembnag Sesuai Harapan (BSH), dan 1 anak (6,67%) kategori BB. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ada hubungan motivasi belajar dengan hasil belajar (kognitif) anak di kelompok B2 TK Alkhairaat Tavanjuka.

Page 9 of 29 | Total Record : 285