cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
AGROTEKBIS
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 23883011     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Arjuna Subject : -
Articles 28 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2014)" : 28 Documents clear
IDENTIFIKASI TOLERANSI KEKERINGAN PADI GOGO LOKAL TANANGGE PADA BERBAGAI LARUTAN PEG Daksa, Wijoyo Rama; Ete, Andi; Anton, Adrianton
AGROTEKBIS Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi benih Fakultas Pertanian Untad bertujuan untuk untuk mengetahui toleransi padi gogo lokal Tanangge terhadap kekeringan. Penelitian ini dilakukan dalam bentuk percobaan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 taraf pemberian tekanan osmosis larutan Polyethylene glycol (PEG) 6000 yaitu :tanpa pemberian larutan PEG (kontrol), - 1 bar, - 2 bar, - 3 bar dan - 4 bar, setiap perlakuan diulangi sebanyak 5 kali sehingga terdapat 25 satuan percobaan.  Setiap satuan percobaan menggunakan uji kertas digulung didirikan dalam plastik (UKDp) dimana setiap unit menggunakan 50 benih.  Data dianalisis menggunakan analisis ragam dan perbedaan antar perlakuan yang dicobakan ditentukan dengan uji BNJ 5%. Hasil penelitian menunjukkan berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan. Uji cekaman kekeringan dengan penggunaan larutan PEG 6000 mengindikasikan padi gogo lokal Tanangge toleran terhadap kekeringan yang ditunjukkan oleh kecepatan berkecambah, waktu berkecambah, persentase kecambah normal, panjang plumula, rasio panjang akar per panjang plumula dan kandungan prolin bebas.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHATANI KAKAO DI DESA SRITABA’ANG KECAMATAN BOLANO KABUPATEN PARIGI MOUTONG Y., Yuliandi
AGROTEKBIS Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Sritaba?ang Kecamatan Bolano Kabupaten Parigi Mautong dari bulan Februari sampai dengan bulan April 2013. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor internal dan faktor eksternal dalam pengembangan usahatani  kakao  dan strategi apa yang tepat untuk  pengembangan tanaman  kakao  Desa Sritaba?ang Kecamatan Bulano Kabupaten Parigi Moutong.Jumlah responden yang digunakan dalam penelitian ini adalah sejumlah 44 orang yang masing-masing terdiri atas 2 orang PPL, 2 orang pengusaha kakao yang ditentukan secara Purposive (Secara sengaja), serta 40 orang petani kakao yang pengambilan sampelnya di ambil dengan menggunakan proportionalstratified random sampling.  Data yang diperoleh dari hasil wawancara tersebut kemudian di analisa menggunakan analisis SWOT.Hasil penelitian menunjukkan bahwa  Faktor internal yang mempengaruhi pengembangan tanaman kakao di Desa Sritaba?ang adalah : (1) Kesesuaian dan Ketersediaan Lahan untuk Tanaman Kakao, (2) Frekuensi Penyuluhan, (3) Produktivitas Potensial Tinggi, (4) Modal, (5) Ketersedian Teknologi, (6) Serangan Hama/Penyakit. Sedangkan,  faktor eksternal yang mempengaruhi pengembangan tanaman kakao di Desa Sritaba?ang adalah :   (1) Permintaan Pasar Tinggi, (2) Iklim, (3) Infrastruktur Tersedia, (4) Alih Fungsi Lahan, (5) Penebangan Hutan, (6) Kebijakan Pemerintah.   Pengembangan kakao di Desa Sritaba?ang Kecamatan Bolano Kabupaten Parigi Moutong berada pada titik (-0,30.1,55) yang terletak pada kuadran III.  Hal tersebut mengindikasikan bahwa dalam mengembangkan usahanya para petani kakao memiliki peluang pasar yang besar namun, masih memiliki beberapa kendala internal.  Strategi yang sesuai untuk pengembangan usahatani  kakao di Desa Sritaba?ang Kecamatan Bolano Kabupaten Parigi Moutong adalah strategi WO. (1) Meningkatkan penggunaan  modal untuk memanfaatkan permintaan pasar yang tinggi.  (2) Meningkatkan ketersediaan teknologi untuk mamanfaatkan infrastruktur dan permintaan pasar. (3) Meminimalkan serangan hama penyakit untuk memanfaatkan iklim sesuai dengan tanaman kakao.
ANALISIS KOMPARATIF PRODUKSI DAN PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH IRIGASI SETENGAH TEKNIS DAN IRIGASI DESA DI DESA PAKULI KECAMATAN GUMBASA KABUPATEN SIGI Hidayat, Farid; Muis, Abdul
AGROTEKBIS Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besar pendapatan dari usahatani padi sawah irigasi setengah teknis dan irigasi desa, mengetahui perbedaan yang nyata dari produksi dan pendapatan antara usahatani padi sawah dengan sisitem irigasi setengah teknis dan irigasi desa.Lokasi penelitian ditentukan secara sengaja, penentuan responden dipilih dengan teknik pengambilan sampel secara Proportional Stratified Random Sampling irigasi setengah teknis sebanyak 17 responden dan irigasi desa sebanyak 13 responden. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis pendapatan usahatani dan analisis komparatif.Hasil penelitian ini adalah rata-rata pendapatan petani yang menggunakan sistem irigasi setengah teknis sebesar Rp 11.663.922,08/Ha,sedangkan untuk petani responden yang menggunakan sistem irigasi desa memperoleh rata-rata pendapatan sebesar Rp 9.803.569,44/Ha.Perbandingan produksi dan pendapatan usahatani yang menggunakan irigasi setengah teknis dengan irigasi desa diperoleh nilai t-hitung sebesar 1,807> t-tabel.t-tabel pada ? 5%  yaitu 1,701, perbandingan pendapatan petani diperoleh nilai t-hitung sebesar 2,565>  t-tabel pada ? 5%  yaitu 1,701. Hal ini  berarti H0 ditolak dan H1 teruji kebenarannya bahwa rata-rata produksi dan pendapatan usahatani padi sawah sistem irigasi setengah teknis berbeda dengan pendapatan usahatani padi sawah sistem irigasi desa.
INVIGORASI BENIH NANGKA (Artocarpus heterophyllus Lamk) SETELAH PERIODE SIMPAN DENGAN PEMBERIAN ZPT Mandasari, Putri; M., Fathurrahman; H., Bahrudin
AGROTEKBIS Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh invigorasi benih nangka dengan pemberian ZPT pada berbagai lama simpan serta konsentrasi ZPT terbaik pada masing-masing lama simpan telah dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Palu dari bulan September sampai Desember 2012. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) 2 Faktor yaitu lama simpan dan pemberian ZPT dengan 3 ulangan.Hasil penelitian menunjukkan pemberian zat pengatur tumbuh  dengan dosis tertentu pada berbagai lama simpan memberikan pengaruh berbeda terhadap invigorasi benih serta pemberian zat pengatur tumbuh 0.05% pada waktu simpan 4 dan 5 minggu menghasilkan invigorasi benih nangka yang terbaik.
INVENTARISASI PREDATOR HAMA Helopeltis spp. (HEMIPTERA: MIRIDAE) PADA TANAMAN KAKAO (Theobroma cacao L.) DI KECAMATAN PALOLO KABUPATEN SIGI Panggalo, Nova Alvianita; Yunus, Moh.; Khasanah, Nur
AGROTEKBIS Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi jenis-jenis predator hama Helopeltis spp. pada tanaman kakao (Theobroma cacao). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari hingga April 2013, pada perkebunan kakao rakyat di Desa Sejahtera Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi. Metode penilitian dilakukan dengan survei dan dua cara yakni, dilakukan secara langsung di lokasi survei, dengan mengamati predator yang ditemukan sedang memangsa hama Helopeltis spp., pengamatan dilakukan terhadap perilaku dan kemampuan dalam menanggapi mangsanya, dan juga secara sengaja diberikan mangsanya pada jaring jenis laba-laba. Pengamatan selanjutnya dilakukan dengan menggumpulkan predator dari lokasi penelitian dengan menggunakan plastik bening dan kuas. Sampel yang terkumpul dibawa ke Laboratorium Untad untuk dilakukan pengamatan perilaku dan kemampuan dalam menanggapi mangsanya dan selanjutnya predator tersebut diidentifikasi berdasarkan ciri morfologinya dengan menggunakan mikroskop binokuler. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama pengamatan berlangsung (4kali pengamatan), didapatkan 5 spesies predator hama Helopeltis spp. pada pertanaman kakao, yakni Oecophylla smaragdina, Gastercantha spp., Leucauge venusta, Cycloneda spp., dan Forticula auricularia. Dari kelima spesies tersebut yang paling berpotensi dalam menangani mangsanya yakni Oecophylla smaragdina dan disusul spesies predator lainnya. Kelima spesies predator tersebut memiliki perilaku dan kemampuan yang berbeda dalam menanggapi mangsanya.
MAKSIMISASI KEUNTUNGAN USAHATANI PADI SAWAH DI DESA LIMBO MAKMUR KECAMATAN BUMI RAYA KABUPATEN MOROWALI Sholikah, Mar'atus; Muis, Abdul; Laapo, Alimuddin
AGROTEKBIS Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang maksimisasi keuntungan usahatani padi sawah bertujuan untuk mengetahui besarnya alokasi penggunaan input agar keuntungan maksimum dan mengetahui besarnya keuntungan maksimum yang diperoleh petani padi sawah dalam mengkombinasikan sumberdaya yang dimiliki. Penentuan responden dipilih dengan metode Sistematic Random Sampling. Jumlah sampel dengan pengambilan 20 % dari populasi sebanyak 196 petani, sehingga diperoleh sampel sebanyak 39 responden yang mengusahakan usahatani padi sawah. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Linear Programming. Hasil analisis menunjukkan bahwa keuntungan maksimum yang diperoleh petani padi sawah di Desa Limbo  Makmur dengan luas lahan sebesar 157 ha/Musim Tanam yaitu sebesar Rp. 1.447.704.000/Musim Tanam. Pengalokasian sumberdaya usahatani padi sawah untuk meningkatkan keuntungan adalah 6.520,21 HOK  tenaga kerja, 6.019,38 kg benih, 76.256,47 kg pupuk,16.313,87 gram pestisida bubuk, 189.780,03 ml pestisida cair dan Rp. 953.811.248,40 modal operasional, sedangkan luas lahan untuk setiap petani yang harus diusahakan yaitusebesar  4 ha/Musim Tanam yakni sebesarRp. 37.120.513/Musim Tanam. Pengalokasian sumberdaya usahatani padi sawah berdasarkan hasil penelitian untuk meningkatkan keuntungan setiap petani adalahTenaga Kerja sebesar167,18 HOK, rata-rata Benih sebanyak154,34 kg, Pupuk sebanyak 1.955,29 kg, Pestisida bubuk sebanyak 418,30 gram, pestisida cair sebanyak 4.866,15 ml dan Modal Operasional sebesar Rp  24.456.698,68.
ANALISIS KOMPARATIF PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH SISTEM TANAM JAJAR LEGOWO 2:1 DAN 4:1 DI DESA PUNTARI MAKMUR KECAMATAN WITAPONDA Sandiani, Ni Kadek
AGROTEKBIS Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (i) Pendapatan usahatani padi sawah dengan menggunakan sistem tanam jajar legowo 2:1 dan 4:1, dan (ii) Perbandingan pendapatan usahatani padi sawah dengan system tanam jajar legowo 2:1 dan 4:1 di Desa Puntari Makmur Kecamatan Witaponda Kabupaten Morowali. Penentuan responden ditentukan dengan metode sampel acak stratifikasi tidak seimbang (Unproportional Stratified  Random Sampling) dengan mengambil 20 petani responden yang menerapkan sistem tanam jajar legowo 2:1 dan 20 petani responden yang menerapkan sistem tanam jajar legowo 4:1. Hasil Penelitian menujukan bahwa  H0 ditolak artinya pendapatan usahatani padi sawah sistem tanam jajar legowo 2:1 berbeda nyata dengan pendapatan usahatani padi sawah sistem tanam jajar legowo 4:1 pada tingkat   5 %. Pendapatan rata-rata yang diperoleh responden petani padi sawah sistem tanam jajar legowo 2:1di Desa Puntari Makmur Kecamatan Witaponda Kabupaten Morowali sebesarRp11.042.332,17/Ha/MT, sedangkan pendapatan padi sawah sistem tanam jajar legowo 4:1 sebesar Rp 9.518.194,2/Ha/MT. Mengingat sistem tanam jajar legowo 2:1 lebih menguntungkan, perlu sosialisasi dan pelatihan bagi petani padi sawah yang belum menerapkan sistem tanam tersebut.
STERILISASI DAN INDUKSI KALUS BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) LOKAL PALU SECARA IN VITRO P Armila, Ni Kadek; Bustami, Mirni Ulfa; Basri, Zainuddin
AGROTEKBIS Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sterilisasi eksplan merupakan salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan dalam melakukan kultur jaringan, guna mengeliminir berbagai sumber kontaminan yang terbawa pada eksplan, termasuk untuk induksi kalus.  Salah satu zat pengatur tumbuh yang digunakan untuk induksi kalus adalah 2,4-D(2,4-Dichlorophenoxyacetic acid).  Penelitian dilakukan dalam dua tahap.Percobaan sterilisasi eksplan bertujuan untuk mengetahui bahan sterilan yang lebih baik untuk sterilisasi eksplan umbi bawang merah lokal Palu.Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan berbagai bahan kimia sterilan yaitu deterjen, fungisida, cloroxs, tween 80, bakterisida dengan atau tanpa pembakaran(perlakuan fisik) dengan 4 ulangan.Tahap induksi kalus bertujuan untuk menentukan konsentrasi zat pengatur tumbuh 2,4-D yang baik dalam menginduksi kalus dari eksplan bawang merah lokal Palu.  Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan berbagai konsentrasi 2,4-D yaitu M1 = 1,0 ppm, M2 = 1,5 ppm, M3 = 2,0 ppm dan M4 = 2,5 ppm, yang diulang 4 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahan sterilan 1g bakterisida, 1g fungisida, 10% cloroxs dan 5% cloroxs disertai pembakaranmampu menekan kontaminan yang lebih baik dibandingkan perlakuan yang lain.  Penggunaan media yang ditambahkan 2 ppm 2,4-D menghasilkan induksi kalusbawang merah lokal Palu yang lebih baik dibandingkan dengan perlakuan yang lain.  Penggunaan media tersebut mempercepat pembentukan kalus (25,66 hari setelah kultur) dengan persentase pembentukan kalus mencapai 91,67%.

Page 3 of 3 | Total Record : 28