cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Semantik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 386 Documents
DOKUMENTASI SEBAGAI BAGIAN DARI PERANGKAT LUNAK Effan Najwaini; Azhari SN
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.224 KB)

Abstract

Dokumentasi merupakan sarana peyampaian informasi tentang perangkat lunak. Suatu program komputer belum dapat dikatakan sebuah perangkat lunak tanpa adanya dokumentasi perangkat lunak tersebut. Pembuatan dokumentasi dapat membawa banyak manfaat bagi para pengembang perangkat lunak. Dokumentasi dapat mengefisienkan waktu dari perancangan, pembuatan, pengetesan dan pemanfaatan sebuah perangkat lunak. Sayangnya banyak para pengembang yang mengabaikan kualitas dari dokumentasi perangkat lunak mereka. Dokumen sering dibiarkan tanpa diperbaharui sehingga memberikan informasi yang kurang akurat. Makalah ini membahas pembuatan dokumentasi yang baik, serta penjabaran kegunaan dari dokumen tersebut.Kata kunci : Dokumentasi, Dokumen, Perangkat Lunak
ANALISIS SISTEM PEMBELAJARAN DETEKSI DAN KOREKSI KESALAHAN BIT PADA KOMUNIKASI DATA DENGAN PENDEKATAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING MY. Teguh Sulistyono
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.628 KB)

Abstract

Free Discovery Learning adalah metode pembelajaran akan berjalan dengan baik dan kreatif jika pendidik memberi kesempatan kepada siswa untuk menemukan suatu aturan (termasuk konsep, teori, definisi, dsb.) melalui contoh-contoh yang menggambarkan (mewakili) aturan yang menjadi sumbernya. Siswa dibimbing secara induktif untuk memahami suatu kebenaran umum hingga dapat mendefinisikan sendiri. Deteksi dan koreksi kesalahan bit dalam komunikasi data adalah salah satu materi yang diajarkan pada mahasiswa disebuah Perguruan Tinggi dengan sifat materi yang diajarkan adalah abstrak, dengan kata lain materi yang diajarkan tidak bisa dilihat melalui panca indra. Dengan tidak adanya dukungan media pembelajaran berbasis komputer (multimedia) pada materi deteksidan koreksi kesalahan pada komunikasi data, maka menimbulkan beberapa kesulitan yang dialami pengajar misalnya bagaimana menggambarkan deteksi dan koreksi kesalahan bit pada saat komunikasi data. Hal ini sulit bagi pengajar untuk menggambarkan proses tersebut dengan mengandalkan media pembelajaran yang ada dalam pelajaran teori, dan juga sulitnya menggambarkan ketika proses tersebut dipraktekkan dalam dunia nyata. Hal diatas juga dirasakan oleh mahasiswa yang memiliki keragaman tingkat pemahaman yang berbeda menjadikan hubungan emosional mahasiswa dengan mata pelajaran yang dipelajari menjadi rendah. Media pembelajaran yang dibuat untuk tujuan membantu pengajar dalam prosesbelajar mengajar dan bagi mahasiswa untuk membantu mempercepat proses pemahaman sehingga tujuan pembelajaran akan mudah dicapai.Kata kunci : Free Discovery Learning, Komunikasi Data, Deteksi Dan Koreksi Kesalahan Bit, Multimedia, Media Pembelajaran
PENGEMBANGAN APLIKASI AUDIT SISTEM INFORMASI BERDASARKAN COBIT FRAMEWORK DI RUMAH SAKIT XXX Sultani Sultani
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.432 KB)

Abstract

Rumah Sakit sebagai salah satu fasilitas publik diharapkan dapat memberikan pelayanan Sistem Informasi secara optimal kepada masyarakat. Penggunaan e-hospital (Rumah Sakit yang berbasiskan teknologi informasi) akan membuat masyarakat tidak akan melihat lagi orang antri untuk melakukan transaksi dan administrasi yang sangat panjang dan lama pada Rumah Sakit. Standar, prosedur dan evaluasi kerja secara komprehensif dan berkesinambungan dengan mengacu pada salah satu standar internasional berupa COBIT Framework akan dapat menciptakan e-hospital yang efektif. Untuk mendukung kegiatan dan harapan Stakeholder (pemerhati TI yang meliputi tenaga medis, perawat, staf, pasien dan masyarakat umum), Rumah Sakit senantiasa menggunakan Sistem Informasi sebagai sarana untuk menghasilkan kinerja yang optimal. Terbukti Rumah Sakit ini telah dapat melakukan, memanfaatkan serta berhasil mengimplementasikan teknologi informasi secara efisien dan efektif. Tetapi masih sulit juga identifikasi, diketahui dan diukur karena salah satu penyebabnya adalah belum digunakannya standar ukuran kerja yang rinci, sistematis, terukur dan telah diuji baik secara akademis maupun manajerial rumah sakit, sehingga diperlukan suatu standar prosedur dan evaluasi kerja secara sistematis yang dapat digunakan sebagai acuan untuk mengetahui dan membandingkannya dengan menggunakan COBIT Framework dengan menggunakan aplikasi. Pemanfaatan sistem informasi yang dilakukan selama ini hanya mengacupada kebutuhan unit-unit jangka pendek, sehingga sering kali terjadi ketidaksesuaian sistem antara satu unit dengan unitlainnya. Berdasarkan informasi tersebut, maka diperlukan suatu pengukuran kinerja yang mengacu pada kerangka kerja. Pengukuran ini nantinya dapat membantu proses evaluasi implementasi Sistem Informasi di Rumah Sakit dan membantu pengambilan keputusan pimpinan dalam membangun dan mengembangkan pelayanan informasi yang sesuai dengan kebutuhan dan harapan kepada masyarakat. Serta sebagai evaluasi kebutuhan sistem dan rencana pengembangan sistem berdasarkan hasil audit atau analisis COBIT framework..Kata Kunci: Cobit Framework, Sistem Informasi, Tingkat Kematangan Sistem.
GAME KEBUDAYAAN SEBAGAI SALAH SATU BENTUK PELESTARIAN KEBUDAYAAN DAN MEDIA PEMBELAJARAN Ekaprana Wijaya; Yunita Kemala Sari; Etika Kartikadarma
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3330.15 KB)

Abstract

Generasi muda sebagai generasi penerus bangsa adalah penerus tradisi budaya Indonesia juga. Namun, pengaruh budaya asing yang semakin gencar, membuat generasi muda tidak tertarik untuk mempelajari budaya tradisional, bahkan sedikit demi sedikit telah menjauhi dan mulai melupakan budaya tradisional bangsa. Berkurangnya minat genarasi muda dalamhal ini generasi muda untuk mempelajari budaya juga karena belum adanya media belajar budaya yang menarik. Materi ajar tentang budaya masih didominasi dalam bentuk media cetak yang membutuhkan minat baca tinggi pada generasi muda. Manfaat lain adalah aspek kecerdasan dan reflek saraf yang sebenarnya juga sedikit banyak terasah dalam sebuah game, terutama game yang bersifat kompetitif. Dengan belajar melalui visualisasi yang menarik, diharapkan semangat untuk belajar tentang budaya akan lebih termotivasi. Adapun beberapa tujuan dibuatnya Game Kebudayaan sebagai Salah Satu Bentuk Pelestarian Kebudayaan dan Media Pembelajaran ini adalah terwujudnya sebuah game yang digunakan sebagai media belajar budaya yang menarik dan menyenangkan untuk menumbuhkan rasa kecintaan, rasa menghargai dan rasa ikut memiliki dan bangga terhadap kekayaan budaya bangsa sendiri sejak dini, melestarikan kebudayaan yang ada di Indonesia. serta melatih syaraf sensorikanak, karena user memerlukan keterampilan memainkan keyboard dan mouse dalam memainkan game virtual kebudayaan ini.Kata kunci : Multimedia, Game, Budaya
SISTEM PAKAR UNTUK MENGIDENTIFIKASI PENYAKIT PADA SAYUR – SAYURAN Ekawati Yulsilviana; Zulastri Merdekawati
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (817.753 KB)

Abstract

Program sistem pakar untuk mengidentifikasi penyakit pada sayur – sayuran ini , berisi pengetahuan dari seorang pakar/dokter yang diyakini kebenarannya yang memiliki kemampuan untuk dapat mendiagnosa penyakit dari gejala-gejala yang ditimbulkan oleh sayuran secara cepat dan tepat seperti seorang pakar. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode model Waterfall yaitu sebuah pengembangan model perangkat lunak yang dilakukan secara berurutan atau linersequential model, adapun model ini dimulai pada tahap Analysis, Design, Coding, Testing dan Maintenance. Dari Penelitian ini, diperoleh data – data nama penyakit, gejala atau ciri – ciri penyakit pada sayur – sayuran, penyebab, cara penanggulangan penyakit dan pencegahan penyakit tersebut. Berdasarkan koleksi pengetahuan yang telah dilakukan tersebut, penulis kemudian melakukan proses analisa data yaitu dengan merumuskan data – data atau pengetahuan yang telah diperoleh agar sesuai dan dapat digunakan untuk pembuatan sistem pakar untuk mengidentifikasi penyakit pada sayur – sayuran.Kata kunci: Penyakit Sayuran, Sistem Pakar, Forward Chaining, Faktor Kepastian (Certainly Factor)
TINGKAT KEPERCAYAAN PELANGGAN TERHADAP M-MARKETING PADA SMARTPHONE BLACKBERRY Meyliana Meyliana
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.05 KB)

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat dewasa ini sangat mempengaruhi bisnis dan komunikasi. Internet saat ini merupakan infrastruktur utama dalam e-business. Kondisi ini juga sangat berpengaruh terhadap cara pemasaran yang dilakukan oleh pelaku bisnis. E-Marketing merupakan salah satu bagian dalam e-Commerce dimana dewasa ini, e-Marketing semakin mengarah menjadi mobile marketing (m-Marketing) karena tuntutan konsumen yang lebih mengutamakan kemudahan dan personalisasi. Mobile marketing berkembang pesat seiring dengan perkembangan ponsel smartphone yang semakin diminati masyarakat. Salah satu ponsel smartphone yang begitu fenomenal di Indonesia adalah Blackberry. Metode penelitian menggunakan sembilan variabel yaitu User control, Responsiveness, Personalization, Connectedness, Ubiquitous connectivity, Contextual offer, Trust, Attitude toward using m-Marketing dan Behavioralintention to use m-Marketing. Hipotesanya diuji menggunakan analisis korelasi dan analisis regresi. Simpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah tingkat kepercayaan pelanggan memiliki hubungan dan mempengaruhi terhadap perilaku seseorang dalam menggunakan mobile marketing (m-Marketing), namun tidak memiliki hubungan dan tidak mempengaruhi niat seseorang untuk melakukan transaksi dari m-Marketing tersebut.Kata kunci : Kepercayaan, e- Marketing, m-Marketing, Blackberry
ANALISIS EVALUASI KINERJA PEJABAT STRUKTURAL DENGAN METODE LINEAR PROGRAMMING Maria Adelvin Londa; Yudi Dwiandiyanta; Ernawati Ernawati
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.429 KB)

Abstract

Pengukuran kinerja pejabat struktural merupakan satu hal yang harus dilakukan secara periodik oleh sebuah lembaga pendidikan. Saat ini di Universitas Flores – Ende – NTT belum menerapkan penilaian kinerja pejabat struktural dengan konsep komputerisasi, sehingga proses evaluasi kinerja pejabat struktural belum bisa dilaksanakan secara maksimal. Proses perancangan sistem pendukung keputusan menggunakan metode Linear Programming sebagai parameter asumsi, batasan dan aturan-aturan yang ditetapkan untuk dilakukan pemodelan matematika dalam bentukmodel pemrograman linear. Linear Programming memberikan alternatif pemecahan dari persoalan sebagai alternatif pengambilan satu keputusan yang bersifat minimum dengan memilih alternatif yang terbaik. Hasil akhir penelitian ini berupa analisis hasil evaluasi kinerja pejabat struktural.Kata kunci : Sistem Pendukung Keputusan, Linear Programming, kinerja pejabat struktural.
ANALISIS DAN PEMENUHAN KEBUTUHAN PERANGKAT LUNAK DENGAN METODE KANO MELALUI PENGEMBANGAN BERBASIS KOMPONEN Made Hanindia Prami Swari; I Gede Winaya; Azhari SN
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.473 KB)

Abstract

Seringkali terdapat kesulitan membedakan antara kebutuhan dan keinginan pemakai dalam perancangan perangkat lunak. Terkadang keinginan pemakai justru menurunkan kinerja sistem yang akan dibuat atau keinginan yang berlebihan dari pengguna dapat membuat pengerjaan perangkat lunak yang akan dibuat menjadi lebih lama. Terdapat beberapa metode yang dapat digunakan dalam menentukan kebutuhan pengguna, salah satunya dengan menggunakan pendekatan metode Kano. Metode Kano dapat merupakan metode yang digunakan untuk menentukan tingkat kepuasan terhadap suatu atribut (layanan) berdasarkan seberapa baik atribut-atribut tersebut dapat memuaskan kebutuhan pengguna . Pengembangan perangkat lunak berbasis komponen dapat membantu memenuhi kebutuhan pengguna karena memakai komponen perangkat lunak yang sudah ada sehingga pengembang tidak semata-mata terlalu memikirkan kebutuhan dan keinginan pengguna.Kata Kunci : Komponen, Kebutuhan, Metode Kano
IMPLEMENTASI METODE DEKOMPOSISI LU PADA REGRESI LINIER BERGANDA Yuniarsi Rahayu
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.452 KB)

Abstract

Banyak persoalan yang melibatkan model matematika. Persoalan yang muncul di lapangan diformulasikan ke dalam model yang berbentuk persamaan matematika. Metode Numerik merupakan alat bantu pemecahan masalah matematika yang rumit yang seringkali tidak mungkin dipecahkan secara analitik. Dalam makalah ini akan dihahas persoalan regresilinier ganda. Koefisien-koefisiuen regresi ganda dihitung dengan menformulasikan menjadi persamaan linier. Persamaan linier yang terbentuk dalam studi kasus ini adalah persamaan dengan 4 variabel. Solusi penyelesaiannya dengan menggunakan metode Dekomposisi LU, yang merupakan metode pemfaktoran suatu matriks A=LU menjadi matriks segitiga bawah L (Lower) dan matriks segitiga atas U (Upper). Pemfaktoran A atas L dan U menggunakan metode LUGauss. Dalam proses perhitungan variabe-variabel yang terbentuk menggunakan bantuan Matlab.Kata Kunci : Matriks, Metode Numerik, Dekomposisi LU
APLIKASI BENTANGAN BELOKAN PIPA DENGAN MATLAB Isa Rachman; Amin Dwi Kurniawan
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2851.993 KB)

Abstract

Dalam pelaksanaan pemasangan pipa sering dijumpai adanya belokan-belokan yang tidak dapat dihindari misalnya akibat adanya bangunan, elevasi dll. Oleh karena itu, perlu dilakukan pembengkokan atau pembelokan pipa. Aksesoris pipa yang berfungsi sebagai belokan pipa disebut elbow. Pada saat ini, besar sudut elbow yang tersedia dipasaran adalah 450 dan 900. Jika belokan pipa di luar sudut tersebut, maka diperlukan pembuatan mal belokan pipa secara manual yang membutuhkan waktu cukup lama, keahlian khusus, tidak efisien dan tidak presisi. Pada penelitian ini akan dibahas mengenai aplikasi pembuatan mal bentangan belokan pipa secara komputerisasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi simulasi dengan Matlab 7.7. Aplikasi pembuatan mal bentangan belokan pipa dengan Matlab ini dapat dilakukan dengan mudah, cepat, efisien dan mempunyai rata-rata tingkat presisi untuk keliling pipa adalah 88.23 % dansudut belokan pipa adalah 100 %.Kata kunci : Pipa, Bentangan, Belokan, Elbow, Matlab.