cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Semantik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 386 Documents
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI INDUSTRI KREATIF BIDANG PENYEWAAN SARANA OLAHRAGA Humisar Hasugian; Ahmad Nur Shidiq
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.711 KB)

Abstract

Semakin sulitnya mendapatkan pekerjaan mendorong para pencari kerja untuk mampu berinovasi dengan memanfaatkan kreatifitas, ketrampilan dan kemampuan diri untuk menciptakan lapangan pekerjaan sendiri, industri kreatif belakangan ini sudah banyak menjamur di berbagai tempat dan di berbagai bidang dan menyerap banyak tenaga kerja, sehingga diperlukan dukungan teknologi informasi agar tetap bertahan dan mampu bersaing dengan industri yang lebih besar. Penyewaan sarana olahraga merupakan salah satu industri kreatif yang prospek kedepannya sangat menguntungkan apabila ditangani dengan serius, oleh karena itu penulis mencoba untuk mendesain sebuah teknologi informasi yang bisa membantu industri kreatif dalam pengelolaan usahanya, dalam desain teknologi informasi ini penulis menggunakan metodologi berorientasi obyek, dengan memanfaatkan alat bantu seperti Use Case Diagram, Package Diagram, Activity Diagram, Sequence Diagram, ERD (Entity Relationship Diagram), Implementasi program menggunakan Microsoft Visual2005 (VB.Net) dengan database Microsoft SQL Server. Sehingga di harapkan dengan bantuan teknologi ini maka permasalahan yang sering timbul pada industri-industri kreatif bisa teratasi dan memuaskan semua pihak.Kata Kunci : Metodologi Berorientasi Objek, VB.Net, SQL Server.
IMPLEMENTASI ALGORITMA LEAST MEAN SQUARE UNTUK PENINGKATAN KUALITAS SUARA PENDERITA TUNA LARING BERBASIS PROCESSOR TMS320C6713 Alan Novi Tompunu; RD Kusumanto; Tri Arief Sardjono
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.033 KB)

Abstract

Seseorang yang telah mengalami laryngectomy biasa disebut dengan tuna laring. Laryngectomy adalah penghapusan laringdan pemisahan jalan napas dari hidung, mulut, dan kerongkongan. Laryngectomee bernafas melalui sebuah lubang di leher,yaitu stoma. Ada tiga usaha yang telah dilakukan untuk rehabilitasi suara tersebut yaitu dengan esophageal speech,tracheoesophageal dan eletrolarynx. Pembangkitan suara dengan eletrolarynx paling sering diadopsi untuk phonation.Kejelasan wicara electrolarynx dipengaruhi oleh noise yang dihasilkan oleh perangkat tersebut maupun noise yang timbul darilingkungan sekitarnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan salah satu alternatif penyelesaian masalah bagipenderita tuna laring agar memiliki kejelasan dalam berbicara menggunakan perangkat electrolarynx neck-type, Servox SI –SERVOXD, dengan cara menggunakan adaptive filter berdasarkan algoritma least mean square. Dua microphone digunakansecara simultan, untuk memperoleh rekaman sinyal wicara dan noise melalui Starter-Kit DSP TMS320C6713. Microphonepertama digunakan untuk merekam wicara dan noise. Microphone kedua digunakan untuk merekam background noise.Pengukuran signal to noise ratio (SNR) telah dilakukan untuk mengetahui perbandingan antara sinyal ucapan dengan sinyalnoise. Dari hasil eksperimen, diperoleh bahwa nilai SNR sebelum pemfilteran sebesar 10.817 ± 2.5 dB dan setelah pemfilteransebesar 28,312 ± 9,7 dB dan terjadi peningkatan kualitas wicara electrolarynx sebesar 17,4948 ± 11.2 dB dengan bantuan Starter-Kit DSP TMS320C6713.Kata kunci : penderita tuna laring, electrolarynx, least mean square, DSP TMS 320C6713.
PENDETEKSI KEBOCORAN TABUNG GAS LPG MENGGUNAKAN MIKROKONTROLLER AT89S2051 MELALUI HANDPHONE SEBAGAI MEDIA INFORMASI Asep Saefullah; Hadi Syahrial; Ari Santoso
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.564 KB)

Abstract

Berita kebakaran sering terdengar sebagai akibat tabung gas elpiji meledak, penyebab meledaknya tabung gas ini karena kebocoran pada selang, tabung atau pada regulatornya yang tidak terpasang dengan baik. Pada saat terjadi kebocoranakan tercium gas yang menyengat, gas inilah yang nantinya akan meledak apabila ada sulutan atau percikan listrik, atau rokok. Pada intinya ledakan dapat dihindarkan apabila terdapat penanganan dini saat gas keluar atau pada saat kebocoran gas terjadi. Pada penelitian ini dibuat sebuah program untuk mendeteksi kebocoran Gas dengan memanfaatkan sensor gas TGS-2610. Pada saat sensor mendeteksi adanya bau gas maka sistem mengaktifkan buzzer sebagai simulasi penanganan dini. Selain itu, sistem ini juga dihubungkan dengan handphone, untuk memberi informasi bahwa kondisi gastelah berbahaya kepada pihak terkait. Hasilnya berupa sebuah alat yang mampu mengirim informasi berupa SMS ke pihak terkait, membunyikan buzzer sebagai peringatan dini ketika ruang terakumulasi gas yang berbahaya dan mematikannya jika kondisi ruang sudah aman dari gas.Kata kunci : LPG, Sensor gas, Mikrokontroler AT89S2051, SMS
RANCANG BANGUN ALAT TANAM BENIH JAGUNG ERGONOMIS DENGAN TUAS PENGUNGKIT Rindra Yusianto
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.847 KB)

Abstract

Salah satu indikator keberhasilan dalam rancang bangun alat tanam benih adalah kombinasi antara satu atau beberapa petani dengan sebuah alat dimana satu dengan lainnya akan saling berinteraksi untuk menghasilkan keluaran-keluaran yang efektif sesuai dengan keinginan. Parameter utama yang sangat menentukan terhadap efektivitas alat tersebut adalah faktor ergonomi.Penelitian ini bertujuan merancang bangun sebuah alat tanam benih jagung yang ergonomis, yaitu suatu alat tanam benih jagung dengan tuas pengungkit pada pegangan yang menghasilkan daya tarik dan dorong yang lebih besar untuk mengangkat dan menekan 4 buah pipa besi penumbuk berbentuk peluru dengan ujung ulir dengan ketinggian ulir tertentu. Rancang bangun alat tanam benih memperhitungkan data-data anthropometri agar dalam proses tanam tingkat kenyamanan petani lebih diperhatikan. Tahapan-tahapan perancangannya adalah pengambilan data ukuran tubuh pengguna alat tanam benih,menghitung data anthropometri yang akan di terapkan pada alat tanam benih jagung yang ergonomis, merancang alat tanam benih jagung yang ergonomis dan merakit kerangka alat tanam benih jagung yang ergonomis dengan hasil hitungan anthropometri. Dari penelitian ini, dihasilkan prototipe alat tanam benih jagung yang ergonomis dan efektif yang memiliki perbedaan mencolok dibandingkan dengan alat tanam benih yang sudah ada, yaitu pada keberadaan sepasang tuas pengungkit pada pangkal pegangan yang mirip pegangan rem pada sepeda.Kata kunci : alat tanam, jagung, ergonomis, tuas pengungkit
Aplikasi Sensor Vision untuk Deteksi MultiFace dan Menghitung Jumlah Orang RD. Kusumanto; Wahyu S. Pambudi; Alan N. Tompunu
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.963 KB)

Abstract

Perkembangan teknologi yang terkait dengan pemrosesan menggunakan komputer demikian pesatnya, salah satunya adalah image (citra) atau disebut Pengolahan Citra Digital (Digital Image Processing). Agar dapat diolah dengan komputer digital, maka suatu citra harus dipresentasikan secara numerik dengan nilai-nilai diskri. Secara matematis, citra merupakan fungsi kontinyu dengan intensitas cahaya pada bidang dua dimensi. Agar dapat diolah dengan komputer digital, maka suatu citra harus dipresentasikan secara numerik dengan nilai-nilai diskrit.Computer Vision merupakan cabang ilmu Pengolahan Citra Digital yang memungkinkan komputer dapat melihat seperti manusia, sehingga dapat mengambil keputusan, melakukan aksi, dan mengenali suatu Objek. Bentuk implementasi dari Computer Vision adalah Face Detection, dimana salah satu metodenya Haar-like Features. Metode ini menghitung perbedaan jumlah setiap piksel pada daerah persegi panjang (rectangular) yang berdekatan pada lokasi tertentu dalam jendela deteksi. Berdasarkan pengujian yang dengan menggunakan citra statis maupun citra dinamis, didapatkan kesimpulan bahwa metode haar-like sangat cocok digunakan untuk face detection dengan obyek citra statis maupun citra dinamis. Dengan menggunakan indikasi dari face detection untuk citra statis maupun citra dinamis maka jumlah orang akan diketahui. Pada pengujian dengan citra statis error 28% terjadi pada saat gambar berisi 7 orang.Kata Kunci : Citra Digital, Haar-like Features, Face Detection
MENGURAI KEMACETAN LALULINTAS PADA AREA LINTASAN KERETA API YANG BERDEKATAN DENGAN SIMPANG EMPAT Ir. Sindak Hutauruk, MSEE; Ir. Nobelius Gulo
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.045 KB)

Abstract

Pengaturan lalulintas dengan traffic light pada simpang empat jalan yang memotong lintasan Kerta Api perlu dilakukan koordinasi dengan pengaturan buka-tutupnya Palang pintu lintasan Kereta Api, hal ini dilakukan agar tidak terjadi kemacetan lalulintas pada simpang empat jalan tersebut terutama selama dan setelah beberapa saat Kereta Api melintasi jalan raya tersebut. Salah satu kasus yang yang diangkat pada penelitian ini adalah pada simpang empat Jalan Prof. H.M.Yamin dengan Jalan Gaharu di kota Medan. Peneliti mencoba memecahkan permasalahan tersebut dengan merancangdan membuat sebuah alat yang akan mengkoordinasikan dan mengatur traffic light dengan buka-tutupnya pintu Lintasan Kereta Api, sehingga tidak akan terjadi kemacetan pada simpang empat tersebut. Alat ini menggunakan mikrokontroler AT89C51 sebagai pusat kendalinya. Perancangan ini dilakukan dengan simulasi dalam bentuk miniatur, artinya tidak dilakukan pada keadaan sebenarnya, tetapi kondisi dilapangan dapat terwakili pada simulasi dalam bentuk miniatur tersebut.Key Words : Traffic Light, Lintasan Kereta Api, Simpang Empat, Microkontroler.
Teknik Embedded-system dalam Terapannya untuk membangun Sistem Deteksi Akses-masuk Illegal S.N.M.P. Simamora; Diani Renita Rahmalia; Mohammad Dani
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.151 KB)

Abstract

Implementasi embedded-system saat ini terlihat pada sebuah music-player bahkan video-player bahwa dapat menjalankandata file dari sebuah flash-disk, yang awalnya disk atau cassette. Pada penelitian ini telah diterapkan teknik embeddedsystemsuntuk membangun sistem deteksi akses masuk illegal dengan menggabungkan sensor PIR, mikrokontroler, danSMS-Gateway. Perancangan sistem difokuskan pada penggabungan sensor PIR dengan Sismin yang telah diintegrasikandengan mikrokontroler ATMega16; selanjutnya setiap deteksi masukan dari sensor PIR dikirimkan kepada luaranmikrokontroler melalui SMS-Gateway. Untuk dukungan SMS-Gateway digunakan ponsel dengan menggunakan antarmukaRS232 dB9. Nomor tujuan ditanamkan langsung melalui pemrograman C dengan tools CodeVisionAVR ke internalmemorymikrokontroler. Hasil penelitian secara keseluruhan menunjukkan jarak efektif objek terhadap sensor 1 meter,sedangkan propagation-delay informasi diterima oleh nomor tujuan pada saat pengujian rata-rata 22.1 detik.Kata kunci : embedded-system, sensor PIR, mikrokontroler, propagation-delay, SMS-Gateway
ANALISIS PENGARUH WARNA ANTENA PARABOLA TERHADAP PARAMETER C/N PADA APLIKASI DVB-S Wahyu Pamungkas; Eka Wahyudi; Achmad Nasuha
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (802.439 KB)

Abstract

Digital Video Broadcasting (DVB) merupakan salah satu sistem yang digunakan untuk mentransmisikan siaran televisi hingga ke pengguna akhir (end user). Salah satu jenis DVB adalah Digital Video Broadcasting via Satelit (DVB-S) yang menggunakan satelit sebagai repeater sinyal dari pengirim ke penerima. Karena menggunakan satelit sebagai repeater sinyal, maka di sisi pengirim dan penerima menggunakan antena jenis parabola. Secara sederhana alur penerimaan sinyal pada aplikasi DVB-S yaitu sinyal yang dikirim melalui satelit diterima oleh antena parabola, selanjutnya dipantulkan ke LNB untuk ditransmisikan ke receiver. Pada hipotesis awal, warna akan berpengaruh pada banyaknya gelombang elektromagnetik yang mampu dipantulkan oleh suatu antena. Semakin gelap warna yang digunakan pada antena parabola,idealnya akan semakin sedikit gelombang elektromagnetik yang dipantulkan antena parabola ke arah LNB, begitu pula sebaliknya semakin cerah atau mendekati warna putih, idealnya akan semakin banyak gelombang elektromagnetik yang mampu dipantulkan oleh antena parabola ke arah LNB. Pada penelitian ini dibahas mengenai pengaruh warna antena parabola di sisi penerima terhadap parameter C/N untuk komunikasi satelit, khususnya untuk aplikasi DVB-S dengan hasilwarna kuning yang paling berpengaruh menentukan nilai C/N tertinggi.Kata kunci : Komunikasi Satelit, DVB-S, Spektrum Warna, Parameter C/N
USAHA PENGEMBANGAN INDUSTRI KREATIF DENGAN PRINSIP KEHATI-HATIAN BANK Daniel Hendrawan
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.866 KB)

Abstract

Demi meningkatkan kesejahteraan perekonomian, masyarakat mengembangkan industry kreatif di mana industry kreatif ini juga sudah menjadi perhatian pemerintah. Perhatian pemerintah sudah tercermin di dalam Rencana pengembangan ekonomi kreatif yang dikeluarkan oleh pemerintah. Namun dalam perjalanannya, industry kreatif ini mengalami banyak tantangan salah satunya mengenai modal. Banyak dari antara industry kreatif ini kesulitan untuk mencapai lembaga keuangan dengan modal dan juga banyak dari industry kreatif ini yang memang tidak memiliki itikad baik sehingga bank harus juga melakukan pencegahan yaitu dengan prinsip kehati-hatian bank.Penulis menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan menganalisis peraturan-peraturan yang berkaitan dengan Perbankan sebagai lembaga keuangan yang bertugas sebagai penyalur dana masyarakat. Sifat penelitian adalah deskriptif analitis yaitu menggambarkan prinsip kehati-hatian bank pada saat bank meminjamkan dana kepada pelaku industry kreatif. Teknik pengumpulan data dengan yuridis normatif di mana melihat peraturan perundangan yang berlaku, melihat pendapat para ahli dalam prinsip kehati-hatian bank. Prinsip kehati-hatian bank perlu diterapkan dalam rangka untuk pengembangan industry kreatif dengan cara menyalurkan dana kepada pelaku industry kreatif. Prinsip kehati-hatian pada bank juga dapat membantu bank agar bank tidak mengalami kerugian. Di sisi lain juga mencegah pelaku industry kreatif yang memang memiliki itikad tidak baik pada saat melakukan pinjaman dana ke bank.Kata Kunci : Industri kreatif; prinsip kehati-hatian, perbankan
FLEKSIBILITAS SERVER PRINTER DAN FILE PORTABEL TERINTEGRASI DARI SEBUAH ROUTER GLOBESURFERX.1 Budi Berlinton Sitorus
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.322 KB)

Abstract

Penggunaan sumber daya bersama adalah merupakan salah satu keuntungan dalam penggunaan jaringan komputer. Cara yang paling umum digunakan untuk keperluan ini adalah dengan menggunakan sebuah printer atau media penyimpanan yang sudah memiliki fungsi jaringan, namun cara ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit dan kurang hemat energi. Cara ini kurang fleksibel dan tidak praktis. Solusi yang ditawarkan adalah dengan menggunakan sebuah routermultifungsi, GlobeSurferX.1, yang selain berperan sebagai router, juga dapat digunakan sebagai print server maupun file server. Penelitian ini merupakan penelitian eksplorasi perangkat. Hasil penelitian ini mengemukakan sebuah sistem sharing resources melalui sebuah router multifungsi yang lebih fleksibel dan praktis.Kata kunci : Router, GlobeSurferX.1, Sharing Resources