Techno.Com: Jurnal Teknologi Informasi
Topik dari jurnal Techno.Com adalah sebagai berikut (namun tidak terbatas pada topik berikut) : Digital Signal Processing, Human Computer Interaction, IT Governance, Networking Technology, Optical Communication Technology, New Media Technology, Information Search Engine, Multimedia, Computer Vision, Information Retrieval, Intelligent System, Distributed Computing System, Mobile Processing, Computer Network Security, Natural Language Processing, Business Process, Cognitive Systems, Software Engineering, Programming Methodology and Paradigm, Data Engineering, Information Management, Knowledge Based Management System, Game Technolog
Articles
16 Documents
Search results for
, issue
"Vol 20, No 1 (2021): Februari 2021"
:
16 Documents
clear
Penentuan Centroid Awal Pada Algoritma K-Means Dengan Dynamic Artificial Chromosomes Genetic Algorithm Untuk Tuberculosis Dataset
Mursalim Mursalim;
Purwanto Purwanto;
M Arief Soeleman
Techno.Com Vol 20, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33633/tc.v20i1.4230
Data merupakan hal penting diera sekarang begitu juga dengan metode data mining yang dapat mengekstraksi data menghasilkan informasi. Klastering 1 dari 5 peran data mining yang berfungsi untuk mengelompokkan data berdasarkan tingkat kemiripan dan jarak minimum. Algoritma K-Means termasuk algoritma yang populer banyak digunakan diberbagai bidang seperti bidang pendidikan, kesehatan, sosial, biologi, ilmu komputer. Seringkali metode K-Means dikombinasikan dengan metode optimasi seperti algoritma genetika untuk mengatasi permasalah pada K-Means yaitu sensitif dalam penentuan centroid awal .Namun metode algoritma genetika memiliki kekurangan yaitu mengalamai konvergen prematur sehingga hasil dari algorima genetika terjebak pada optimum lokal. Penelitian ini mengkombinasikan dynamic artificial cromosomes genetic algorithm dengan K-Means dalam menentukan nilai centroid awal pada k-means. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa metode DAC GA + K-Means lebih unggul dibandingkan dengan K-Means dan GA + K-Means pada 2 dataset yang diuji dengan optimal nilai klaster sebanyak 2 dan 1 dataset sebanyak 3 klaster. Metode tersebut perolehan nilai DBI sebesar 0.138, 0.279 serta 0.382, nilai Sum Square Error sebesar 92.56, 332,39 dan 1280.68 serta nilai fitness yang tebentuk adalah 7.12, 3.57 dan 2.13.
Otomatisasi Pemberian Air dan Keamanan Kandang pada Ternak ayam petelur dengan komunikasi LoRa
Randy Angriawan;
Nurhajar Anugraha
Techno.Com Vol 20, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33633/tc.v20i1.4127
Ayam petelur merupakan ayam yang rentan dengan resiko stres. Stres pada ayam petelur sering terjadi karena kekurangan cairan atau air minum. Hal ini dapat menyebabkan menurunnya produksi telur bahkan sampai kematian ayam petelur. Pemberian air harus dilakukan secara rutin dan tepat waktu. Selain resiko stres, keamanan kandang menjadi salah satu kendala dalam pengembangan usaha ayam petelur. Jenis kandang terbuka (open house) sangat berpotensi terjadinya pencurian. Peternak membutuhkan sistem pemantauan jarak jauh untuk dapat mengetahui kondisi kandang meskipun tidak berada pada lokasi. Untuk mengatasi masalah yang telah diuraikan, dalam paper ini dikembangkan sistem otomatisasi pemberian air dan pemantauan keamanan pada ternak ayam petelur dengan komunikasi LoRa. Hasil Pengujian otomatisasi pemberian air menunjukkan bahwa sensor ultrasonik dan solenoid valve dapat bekerja dengan biak dengan variasi debit air. Debit air 1.5 liter/menit membutuhkan waktu sekitar 6 menit 59 detik untuk mencapai batas air maksimal dan debit 3 liter/menit membutuhkan waktu sekitar 3 menit 12 detik. Hasil pengujian keamanan kandang dengan sensor proximity dan limit switch dapat mendeteksi buka tutup pintu dan lalu lalang pada kandang. Untuk hasil pengujian pemantauan keamanan menggunakan komunikasi LoRa mununjukkan persentase keberhasilan pengiriman data sebesar 96%
Analisis Profil dan Karakteristik Pengguna Media Sosial di Indonesia Dengan Metode EFA dan MCA
Adam Hermawansyah;
Ahmad R Pratama
Techno.Com Vol 20, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33633/tc.v20i1.4289
Dari sekitar 143 juta pengguna Internet di Indonesia, hampir 90% di antaranya adalah pengguna media sosial. Meski telah banyak diteliti, namun banyak yang baru menyentuh level permukaan saja dan belum memberikan gambaran yang komprehensif dan menyeluruh. Selain untuk mengetahui platform media sosial apa saja yang marak digunakan di Indonesia, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui bagaimana profil dan karakteristik pengguna masing-masing platform media sosial yang marak digunakan dan memahami tentang bagaimana pengaruh perbedaan usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan dan faktor-faktor demografis lainnya terhadap penggunaan media sosial. Survei dari 412 pengguna media sosial di Indonesia dianalisis dengan metode EFA dan MCA dengan bantuan bahasa pemrograman R. Dari hasil analisis ditemukan beberapa profil pengguna media sosial yang berbeda. Selain mayoritas pengguna yang cenderung menggunakan media sosial populer seperti YouTube, Instagram, WhatsApp, dan Facebook untuk kebutuhan personal baik itu hiburan maupun pendidikan, terdapat juga jenis pengguna yang memanfaatkan media sosial lain seperti Linkedin dan GitHub untuk kebutuhan profesional, terutama dari kalangan ekonomi menengah ke atas. Selain dapat memperkaya wawasan terkait penggunaan media sosial di Indonesia, temuan dari penelitian ini juga dapat dimanfaatkan oleh penelitian selanjutnya, utamanya terkait pemanfaatan media sosial oleh beragam kalangan yang berbeda dengan tujuan yang berbeda-beda pula.
Perancangan Contingency Planning Disaster Recovery Unit Teknologi Informasi menggunakan NIST SP800-34
Wahyu Adi Prabowo;
Rima Dias Ramadhani
Techno.Com Vol 20, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33633/tc.v20i1.4114
Pembangunan institusi pendidikan selama ini telah bertumbuh pesat sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan menjadikan sebuah insitusi yang semakin komplek dengan kebutuhan fungsi operasional sistem layanan informasinya. Untuk menjalankan fungsinya, institusi pendidikan didukung oleh infrastruktur sistem layanan teknologi informasi yang sangat kompleks. Dalam penyelenggaraan fungsi operasional layanan tersebut, perguruan tinggi membutuhkan peran sistem teknologi informasi yang handal dalam keberlangsungan kegiatan kerjanya. Semua komponen teknologi informasi merupakan komponen yang rentan terhadap gangguan baik itu dari internal maupun eksternal, untuk itu dalam penyelenggaraan institusi pendidikan, perguruan tinggi dalam hal ini wajib memiliki rencana untuk menanggulangi segala gangguan maupun bencana. Dalam hal ini penanganan penanggulangan ganguan dan bencana memuat beberapa prosedur dan mekanisme tersendiri dalam pengamanan datanya. Disaster Recovery Plan (DRP) merupakan langkah tepat dalam membangun penanganan gangguan dan bencana terhadap infrastruktur sistem layanan teknologi informasi yang ada di perguruan tinggi. Penerapan untuk membangun penanganan bencana ini mengacu pada NIST SP 800-34 Rev.1 yang didalamnya terdapat beberapa tahapan penilaian resiko, menganalisa dampak bisnis, mengidentifikasi pencegahannya dan pengembangan strategi mitigasi. Hasil akhir dari penelitian ini adalah rancangan dokumen DRP berdasarkan NIST SP 800-34 Rev.1 yang disesuaikan dengan kondisi di perguruan tinggi
Klasifikasi Citra Game Batu Kertas Gunting Menggunakan Convolutional Neural Network
Mohammad Farid Naufal;
Solichul Huda;
Aryo Budilaksono;
Wisnu Aria Yustisia;
Astri Agustina Arius;
Fania Alya Miranti;
Farrel Arghya Tito Prayoga
Techno.Com Vol 20, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33633/tc.v20i1.4273
Permainan batu, gunting, dan kertas sangat populer di seluruh dunia. Permainan ini biasanya dimainkan saat sedang berkumpul untuk mengundi ataupun hanya bermain untuk mengetahui yang menang dan yang kalah. Namun, perkembangan zaman dan teknologi mengakibatkan orang dapat berkumpul secara virtual. Untuk bisa melakukan permainan ini secara virtual, penelitian ini membuat model klasifikasi citra untuk membedakan objek tangan yang menunjuk batu, kertas, dan gunting. Performa metode klasifikasi merupakan hal yang harus diperhatikan dalam kasus ini. Salah satu metode klasifikasi citra yang populer adalah Convolutional Neural Network (CNN). CNN adalah salah satu jenis neural network yang biasa digunakan pada data klasifikasi citra. CNN terinspirasi dari jaringan syaraf manusia. Algoritma ini memiliki 3 tahapan yang dipakai, yaitu convolutional layer, pooling layer, dan fully connected layer. Uji coba 5-Fold cross validation klasifikasi objek tangan yang menunjuk citra batu, kertas, dan gunting menggunakan CNN pada penelitian ini menghasilkan rata-rata akurasi sebesar 97.66%.
Analisis Quality of Service Routing MPLS OSPF Terhadap Gangguan Link Failure
Arief Budiman;
Adi Sucipto;
Anas Rosyid Dian
Techno.Com Vol 20, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33633/tc.v20i1.4038
Penerapan metode routing dalam kegiatan yang menggunakan jaringan komputer dalam lingkup besar diperlukan oleh administrator jaringan, agar dapat melakukan pengoptimalan lauyanan jaringan. Pemilihan metode routing akan membantu dalam mewujudkan perkembangan jaringan yang baik, namun dibutuhkan metode routing yang memiliki kinerja bagus tidak hanya dalam kondisi jaringan yang baik tapi juga pada kondisi jaringan yang mengalami gangguan.Salah satu metode yang memiliki kemampuan yang baik dalam jaringan yang semakin besar adalah Multiprotocol Lable Switching (MPLS), dan dapat dikombinasikan dengan protokol Open Shortest Path First (OSPF). Tujuan penerapan metode MPLS OSPF adalah untuk melihat bagaimana metode tersebut melakukan pengiriman data dalam berbagai kondisi. Tentunya agar membuat jaringan menjadi lebih baik kinerjanya dalam mengirimkan paket data, dengan mencari rute atau jalur yang terbaik pada topologi jaringanPenelitian ini akan mengimplementasikan metode routing MPLS OSPF kedalam beberapa bentuk topologi jaringan berupa prototipe, dengan memberikan skenario pengujian berupa gangguan pemutusan link atau link failure. Pengujian dianalisa menggunakan tools Wireshark.Hasil yang didapat pada penelitian ini menunjukkan bahwa metode routting MPLS OSPF menunjukkan hasil yang baik dalam menangani gangguan, dengan nilai parameter QoS yang tergolong dalam kategori baik. Nilai throughput didapat mengalami penurunan besar nilai pada kondisi gangguan link failure.
Optimasi Jaringan Wireless PT. TASPEN dengan RADIUS Server dan Firewall Filter Rules
Rahmat Novrianda Dasmen;
Akhmad Khudri
Techno.Com Vol 20, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33633/tc.v20i1.4183
PT. TASPEN merupakan BUMN yang menyelenggarakan dua jenis program utama, yaitu Program Tabungan Hari Tua dan Program Pensiun PNS. PT. TASPEN ini tentunya memiliki jaringan wireless, tetapi memiliki beberapa kekurangan ataupun permasalahan sehingga mengganggu kualitas jaringan wireless PT. TASPEN. Adapun permasalahan yang terjadi adalah kecepatan internet menjadi sangat lambat karena user yang bukan karyawan pun sangat mudah terhubung ke jaringan wireless PT. TASPEN. Hal ini dikarenakan belum adanya pengamanan seperti user dan password khusus untuk penggunaan jaringan wireless PT. TASPEN. Selain itu, beberapa karyawan juga terkadang menggunakan jaringan wireless PT. TASPEN untuk membuka media sosial sehingga menimbulkan overload penggunaan bandwidth PT. TASPEN. Oleh karena itu, pada penelitian dengan menggunakan Metode Action Research ini, peneliti menerapkan RADIUS Server untuk mendata user khususnya karyawan PT. TASPEN serta memberikan hak akses (user dan password) yang berbeda-beda untuk setiap karyawan. Selain itu, peneliti juga memanfaatkan Firewall Filter Rules untuk memblok media sosial bagi user yang terhubung ke jaringan wireless agar kualitas kecepatan internet pada PT. TASPEN.
Pencocokan Berbasis Kata Kunci pada Penilaian Esai Pendek Otomatis Berbahasa Indonesia
Nurul Chamidah;
Mayanda Mega Santoni
Techno.Com Vol 20, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33633/tc.v20i1.4115
Evaluasi dalam pengajaran dapat dilakukan melalui ujian. Ujian berupa esai dapat digunakan untuk mengevaluasi pemahaman sesuai konteks dan memiliki jawaban referensi. Sayangnya, jawaban dari esai ini membutuhkan waktu yang lebih banyak untuk dievaluasi dan dapat terjadi inkonsistensi dalam melakukan penilaian. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis performa untuk penilaian esai pendek otomatis berbahasa Indonesia untuk mengevaluasi jawaban yang berbentuk esai pendek. Sehingga, penilaian terhadap jawaban esai lebih konsisten dan dapat digunakan sebagai alternatif untuk penilaian dalam ujian online. Penilaian esai dilakukan dengan menghitung kecocokan antara jawaban uji dengan jawaban referensi, yakni dengan meilhat kata kunci dari masing-masing jawaban. Kata kunci diperoleh dengan melakukan praproses pada teks yakni dengan case folding, pembuangan stopword, stemming, dan tokenisasi. Setelah mendapatkan kata kunci untuk jawaban uji dan jawaban referensi, pada tahap keyword matching dilakukan pencocokan jawaban uji terhadap jawaban referensi. Hasil kecocokan antara jawaban uji dan referensi selanjutnya dihitung menjadi nilai pada tahapan grading. Nilai yang diperoleh dari grading selanjutnya dibandingkan dengan nilai uji sebagai evaluasi performa dengan menghitung Mean Absolute Error (MAE) dan Pearson Correlation. Hasil dari penelitian ini menunjukkan MAE untuk keseluruhan jawaban uji sebesar 0.25 dan korelasi antara nilai uji dengan nilai hasil grading sebesar 0.79.
Analisis Loyalitas Agen Biasa dan Agenstok Menggunakan Model RFM (Recency,Frequency, Monetery) dan Algoritma K-Medoids pada BC 4 HPAI Pekanbaru
Siti Monalisa;
Imelda Erza
Techno.Com Vol 20, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33633/tc.v20i1.4219
PT.Herbal Penawar Alwahida Indonesia (HPAI) merupakan perusahaan bisnis halal network di Indonesia yang fokus pada produk-produk herbal. Salah satu BC (Bussines center) HPAI yang terdapat di pekanbaru yaitu,BC 4 HPAI beralamat dijalan Melati III No.4 Bina Widya,Panam. Berdasarkan obeservasi yang dilakukan, data transaksi pelanggan pada tahun 2019 di BC 4 mencapai 1000-2000 transaksi setiap bulannya, yang terdiri dari data agen biasa dan agenstok. Berdasarkan wawancara dengan owner BC 4 HPAI Pekanbaru, masalah yang terjadi yaitu pihak BC 4 HPAI belum bisa mendapatkan informasi dari setiap data agen biasa dan agen stok,mana pelanggan yang potensial dan loyal terhadap perusahaan. Sehingga menyebabkan pihak BC akan sulit untuk menentukan strategi pemasaran yang tepat dalam memanfaatkan kesempatan atau peluang yang ada dalam pemasaran. Mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini menerapkan strategi customer Relationship Management (CRM) yaitu menggunakan Metode RFM untuk mengetahui karakteristik atau prilaku agen biasa dan agenstok kemudian Clustering menggunakan Agoritma K-Medoids untuk pengelompokan sesuai kemiripan karakteristik agenbiasa dan agenstok yang telah didapat sebelumnya. Dengan percobaan 2 cluster sampai dengan 7 cluster, menghasilkan 2 Cluster Terbaik agen biasa dan 3 Cluster Terbaik agenstok berdasarkan DBI (Davies Bouldin Index). Dengan masing-masing nilai DBI terbaik 0.228 agen biasa dan 0.234 agenstok. Hasil tertinggi 2 cluster agen biasa berada pada cluster 1 dengan tipe pelanggan Superstar yang memiliki 472 customer loyal. dan hasil tertinggi dari 3 cluster agenstok berada pada cluster 3 dengan tipe pelanggan Superstar yang memiliki 60 customer loyal.
Analisis Kesiapan Dalam Penerapan SIMPUS dengan Metode TRI di Puskesmas Jenggawah Jember
Mochammad Choirur Roziqin;
Dirga Putra Darmawan
Techno.Com Vol 20, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33633/tc.v20i1.4039
Puskesmas Jenggawah Kabupaten Jember menerapkan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) sejak awal tahun 2017, namun dalam penerapannya tidak berjalan dengan optimal. Berdasarkan studi pendahuluan ditemukan masalah diantaranya kurangnya minat pengguna, petugas kurang yakin dalam menggunakan sistem dan petugas masih khawatir dalam menggunakan sistem. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesiapan puskesmas dalam menerapkan SIMPUS berdasarkan teori Technology Readiness Index (TRI). Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner guna memperoleh data tingkat kesiapan pengguna. Jumlah sampel 31 responden yaitu seluruh petugas yang terlibat dalam penggunaan SIMPUS di puskesmas. Adopsi TIK dalam organisasi tidak selalu berjalan dengan mudah karena adanya berbagai kendala, maka dari itu peneliti berasalan perlu dilakukan pengukuran tingkat kesiapan pengguna dalam mengadopsi SIMPUS, karena kesuksesan adopsi TIK di suatu organinsasi juga ditentukan dari kesiapan dan kemampuan penggunanya. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan kesiapan pengguna SIMPUS di puskesmas jenggawah secara umum memiliki tingkat kesiapan yang sedang yaitu sebesar 70%. Sebagian besar petugas berada pada tingkat kesiapan Pioneers yaitu sebesar 58%, artinya memiliki sikap optimis dan inovasi diatas rata-rata, akan tetapi sebagian kecil masih rentan dalam menggunakan sistem.