Techno.Com: Jurnal Teknologi Informasi
Topik dari jurnal Techno.Com adalah sebagai berikut (namun tidak terbatas pada topik berikut) : Digital Signal Processing, Human Computer Interaction, IT Governance, Networking Technology, Optical Communication Technology, New Media Technology, Information Search Engine, Multimedia, Computer Vision, Information Retrieval, Intelligent System, Distributed Computing System, Mobile Processing, Computer Network Security, Natural Language Processing, Business Process, Cognitive Systems, Software Engineering, Programming Methodology and Paradigm, Data Engineering, Information Management, Knowledge Based Management System, Game Technolog
Articles
15 Documents
Search results for
, issue
"Vol 20, No 4 (2021): November 2021"
:
15 Documents
clear
Analisa Dan Perancangan Load Balancing Web Server Mengunakan HAProxy
Riska Riska;
Hendri Alamsyah
Techno.Com Vol 20, No 4 (2021): November 2021
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33633/tc.v20i4.5225
Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem server load balancing web server dan selanjutnya melakukan analisis masalah-masalah yang ada sebagai dasar perancangan server untuk mengatasi masalah yang ada pada server yang akan dibuat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan berlandaskan pada metode perancangan atau eksperimental, selanjutnya dilakukan analisa terhadap kondisi server sebelum dan sesudah dirancangnya load balancing web server serta aplikasi website yang akan diterapkan dengan mengimplementasikan load balancing web server menggunakan HAProxy. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa load balancing web server menggunakan HAProxy dapat meningkatkan performansi server website berdasarkan tingkat ketersediaan server (uptime) sebesar 99,49% dan rata – rata waktu klik sebesar 7,291ms per user serta konsistensi data pada server website Universitas Dehasen Bengkulu. Untuk menjaga konsistensi data, pada pengembangan server ini juga memanfaatkan fasilitas replikasi data. Dengan solusi ini tingkat ketersediaan server akan terjaga dan konsistensi data yang terjamin.
Penerapan Metode Holt-Winters Untuk Peramalan Penjualan (Studi Kasus Keripik Pisang Pigela UD. Haza Food Surabaya)
Anis Zubair;
Rauda Umamit
Techno.Com Vol 20, No 4 (2021): November 2021
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33633/tc.v20i4.5093
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan peramalan penjualan snack keripik pisang kepok bermerk Pigela Januari 2016 sampai dengan Desember 2020 di masa mendatang dengan menggunakan data penjualan di masa sebelumnya. Dengan adanya peramalan penjualan, diharapkan dapat bermanfaat untuk membuat perencanaan penjualan. Metode peramalan yang digunakan adalah Metode Holt-Winters multiplikatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peramalan dengan menggunakan Metode Holt-Winters multiplikatif menghasilkan kesalahan peramalan di bawah 10%.
Pengukuran Tingkat Kesiapan E-learning Guru di Kota Jayapura di Masa Pandemik Covid-19
Remuz Maurenz Bertho Kmurawak;
Samuel Alexander Mandowen
Techno.Com Vol 20, No 4 (2021): November 2021
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33633/tc.v20i4.5168
E-learning is one of the revolutions in the education system that encourages the acceleration of quality learning. The Covid-19 pandemic has become a catalyst for accelerating the implementation of e-learning in Jayapura, Papua. Teachers are required to be able to adapt to this rapid change. Thus, E-learning becomes essential amid the pandemic, yet the ICT indicators reveal many barriers to implementing it. This study aims to assess the level of readiness of the teachers in implementing the e-learning system. Data was collected by distributing questionnaires to the teachers from elementary to high school in Jayapura City. Technology infrastructures, human resources, and e-learning content were the main variables to measure. This study indicated that based on teachers' perceptions, more than 70 percent were using google classroom as an e-learning platform. The level of readiness was level 3 (ready with minor improvements). Infrastructures, internet access, and e-learning content availability are the indicators that needed extra attention for improvement
Implementasi Process Mining pada Proses Praktik Kerja Lapangan (PKL)
Afina Lina Nurlaili;
- Muhsin;
Eristya Maya Safitri
Techno.Com Vol 20, No 4 (2021): November 2021
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33633/tc.v20i4.5256
Proses yang tidak terdokumentasi dapat menjadi masalah apabila tidak ada suatu prosedur yang mendasarinya, khususnya pada proses yang melibatkan banyak aktivitas. Prosedur dibutuhkan untuk mengatur kegiatan dalam mencapai tujuan tertentu. Dalam hal memenuhi tujuan tersebut, dibuatlah panduan berupa Standar Operasional Prosedur (SOP) yang dapat memberikan manfaat bagi organisasi mana pun yang menerapkannya. SOP juga menjadi dasar dalam proses evaluasi antara kenyataan di lapangan dengan prosedur yang telah dibuat ke dalam SOP sehingga diperlukan suatu teknik untuk mengevaluasi antara SOP dengan kenyataan. Process mining merupakan teknik evaluasi antara suatu model proses dengan data peristiwa atau event log yang terdapat dalam sistem informasi. Berbagai metode process mining telah dikenalkan yaitu algoritma Alpha dan Heuristic Miner. Algoritma Alpha dan Heurisctic pada penelitian ini akan dihitung nilai fitness dan presisi. Fitness dilakukan dengan mengukur kesesuaian antara event log dan model proses. Presisi mengukur apakah suatu algoritma tepat untuk menyelesaikan kasus tertentu. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, algoritma Alpha tidak mampu menggambarkan proses sesuai dengan event log PKL. Hal ini disebabkan karena varian kasus mengandung proses loop/perulangan. Hal ini juga menunjukkan event log yang ada pada proses PKL belum menerapkan SOP PKL. Sedangkan Heuristic Miner mengabaikan proses minor menyebabkan proses-proses yang tidak banyak terjadi, tidak digambarkan ke dalam model proses. Secara keseluruhan proses model yang terbentuk menggunakan algoritma Alpha yang paling mendekati dengan kenyataan karena memiliki fitness 0,96.
Penilaian Esai Pendek Otomatis dengan Pencocokan Kata Kunci Frasa Nomina
Nurul Chamidah;
Mayanda Mega Santoni;
Helena Nurramdhani Irmanda;
Ria Astriratma
Techno.Com Vol 20, No 4 (2021): November 2021
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33633/tc.v20i4.5043
Pembelajaran daring menjadi suatu kebutuhan dalam pengajaran baik dalam memberikan materi maupun ujian. Ujian dalam bentuk soal objektif kurang dapat mengukur kemampuan pemahaman seseorang dan soal esai dianggap lebih baik untuk mengevaluasi hasil pembelajaran. Namun, jawaban berbentuk esai memerlukan waktu yang lebih banyak untuk dilakukan penilaian serta hasil penilaiannya dapat inkonsisten. Maka dari itu, diperlukan suatu sistem penilaian esai otomatis yang dapat menilai esai dengan lebih cepat dan konsisten. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis performa penilain esai otomatis dengan mengekstrak kata kunci dari frasa nomina dalam jawaban berbentuk esai pendek. Penilaian esai dilakukan dengan mencocokkan kata kunci yang diekstrak dari jawaban uji dan jawaban referensi. Jawaban uji dan referensi diproses dengan case folding, Part of Speech (POS) Tagging, ekstraksi frasa nomina, dan stemming. Kata kunci unik jawaban uji dan jawaban referensi yang diperoleh dari proses tersebut selanjutnya dicocokkan dan kemudian dinilai berdasarkan kecocokan tersebut. Hasil evaluasi penelitian ini menunjukkan Mean Absolute Error (MAE) dari nilai yang diperoleh dengan mencocokkan kata kunci dengan nilai uji yang diberikan manusia sebesar 18% dan Pearson Correlation sebesar 0.83 yang menunjukkan korelasi antara nilai sistem dan nilai uji sangat baik.
Analisa Pola Penjualan Makanan Dengan Penerapan Algoritma Apriori
sunarti sunarti;
Frisma Handayanna;
Eni Irfiani
Techno.Com Vol 20, No 4 (2021): November 2021
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33633/tc.v20i4.4715
Banyaknya variasi rasa dari Pudding Moiaa mengakibatkan penjual mengalami kesusahan mencari tahu varian rasa sering terbeli secara bersamaan, pengaturan letak yang berserakan, tidak dapat diklasifikasikan pesanan konsumen berdasarkan permintaan, dan ketersediaan produk tidak terditeksi dengan baik oleh penjual. Permasalahan tersebut mengakibatkan penjual merasakan kesusahan mengetahui jumlah barang yang sering habis secara bersamaan. Metode yang dipergunakan memecahkan masalah menggunakan metode data mining algoritma apriori dengan aturan asosiasi dan aplikasi RapidMiner. Tujuan penelitian ialah menentukan pola kemiripan rasa paling banyak terjual secara bersamaan, sehingga dapat memprediksi pola kombinasi dari itemset paling banyak berdasarkan data penjualannya yang akan terbentuk pola asosiasi dari kombinasi itemnya. Metode ini membantu penjual mengatur strategi penjualan dengan melakukan penempatan makanan dengan rasa paling sering dibeli bersamaan didaftar menunya. Pengolahan data menggunakan algoritma apriori dan aplikasi RapidMiner menunjukkan hasil pola asosiasi yang sama pada penjualan makanan dihasilkan 3 itemset yaitu Choco Almond, Moca dan Swiss Choco dengan nilai support 40,0% sedangkan nilai confidence sebesar 92,3%.
Metode High-Pass Filter Dan Fast Fourier Transform Untuk Perbaikan Citra Telapak Tangan
Mhd Furqan;
- Sriani;
Muhammad Akbar Ramadhan Tanjung
Techno.Com Vol 20, No 4 (2021): November 2021
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33633/tc.v20i4.5262
Telapak tangan sering digunakan sebagai sumber penelitian dibidang sistem biometrik karena mempunyai karakteristik seperti sidik jari. Selain itu, telapak tangan juga mudah didapatkan dan dapat diperoleh dari citra yang memiliki resolusi rendah. Namun, selain itu juga sebuah citra telapak tangan akan dapat mengalami penurunan terhadap kualitasnya. Untuk itu dilakukanlah sebuah tahap yang dikenal dengan perbaikan kualitas citra, dimana bidang ini merupakan tahap awal dari pengolahan citra digital. Dalam penelitian ini penggunaan metode dalam perbaikan citra difokuskan untuk menajamkan citra telapak tangan dengan menggunakan high pass filter dan filter fast fourier transform, dimana sebelumnya citra tersebut telah diolah dengan menggunakan histogram ekualisasi untuk meningkatkan kontras citra telapak tangan. Setelah dilakukan pengujian terhadap 30 sampel citra. Dengan menilai error pada MSE (Mean Square Error) dan PSNR (Peak Signal to Noise Ratio) dari citra hasil rekonstruksi, hasil pengujian menunjukkan bahwa penggunaan high pass filter dengan koefisien=1 menghasilkan citra yang lebih baik dimana nilai rata-rata MSE=7,064544(dB) dan PSNR=40,01314(dB) daripada menggunakan high-pass filter dengan koefisien=0. Sedangkan pada fast fourier transform dengan menggunakan Ideal High-Pass Filter (IHPF) mampu menghasilkan citra rekonstruksi yang lebih baik dengan rerata MSE=9,354056(dB) dan PSNR=38,537046(dB) dari pada menggunakan butterworth high-pass filter (BHPF) dan gaussian high-pass filter (GHPF)
Peningkatan Kualitas Citra Reduksi Noise Menggunakan Iterative Denoising and Backward Projection-CNN dan TFM-CLAHE Pada Citra 24 Bit
Irpan Adiputra Pardosi;
Hernawati Gohzali
Techno.Com Vol 20, No 4 (2021): November 2021
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33633/tc.v20i4.5243
Penurunan kualitas yang diakibatkan adanya noise atau kontras yang tidak normal pada citra mengakibatkan objek pada citra menjadi tidak jelas. Masalah itu dapat disebabkan perangkat yang digunakan menimbulkan noise atau tidak bisa menghasilkan kontras yang normal. Adanya noise dan kontras rendah gelap berdampak besar terhadap kualitas citra?, proses reduksi noise yang berukuran besar 45% akan berpengaruh pada informasi didalam citra sehingga kualitas citra hasil reduksi menjadi hal yang perlu dipertimbangkan untuk noise berukuran besar?. Penelitian tahun 2019 menggunakan algoritma Iterative Denoising and Backward Projections with CNN (IDBP-CNN) dinyatakan mampu mereduksi noise hingga 51% dengan kualitas PSNR diatas 30 dB dengan mengabaikan kontras dari citra. Sedangkan algoritma untuk meningkatkan kontras citra menggunakan algoritma Triangular Fuzzy Membership?Contrast Limited Adaptive Histogram Equalization (TFM-CLAHE) juga diklaim mampu meningkatkan kontras citra dengan kualitas PSNR di atas 20 dB, yang lebih baik dibandingkan dengan algoritma CLAHE. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan pada 10 citra kontras rendah gelap dengan noise 45% didapatkan kombinasi algoritma TFM-CLAHE diikuti IDBP-CNN lebih baik dengan rata-rata hasil PSNR = 31.69 dB, dibandingkan sebaliknya PSNR = 31.01 dB, Namun rata-rata keragaman informasi citra hasil dengan kombinasi IDBP-CNN diikuti TFM-CLAHE lebih kecil selisihnya terhadap citra asli berdasarkan Shanon Entropy sebesar 3.77% dibandingkan sebaliknya 4.75%
Digital Forensik Deleted Cyber Crime Evidence pada Pesan Instan Media Sosial
Rahmat Novrianda Dasmen;
Ferry Kurniawan
Techno.Com Vol 20, No 4 (2021): November 2021
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33633/tc.v20i4.5170
Cyber crime merupakan tindak kejahatan yang terjadi di dunia maya, yang mana salah satu cyber crime paling marak terjadi adalah cyberbullying pada remaja. Adapun dari hasil survei diperoleh bahwa terdapat 2 pesan instan dari media sosial yang paling sering digunakan, yaitu Facebook Messenger dan Whatsapp. Oleh sebab itu, cyber crime juga kemungkinan besar terjadi pada kedua pesan instan tersebut karena penggunanya sangat dominan. Melihat perkembangan IoT yang mempengaruhi setiap kegiatan melalui komunikasi di dunia maya, maka bukti digital dari pesan instan di media sosial saat ini telah menjadi bukti yang valid dalam mengungkap berbagai persoalan, salah satunya cyberbullying. Akan tetapi, tindak kejahatan akan sulit diungkap jika bukti digital tersebut terhapus atau sengaja dihapus. Oleh karena itu, pada penelitian dengan Metode Action Research ini, penulis melakukan proses Digital Forensik untuk mengungkap bukti cyberbullying dari Facebook Messenger dan Whatsapp. Dalam hal ini, cyberbullying hanyalah contoh kecil dari sekian banyak cyber crime yang terjadi. Oleh karena itu, proses Digital Foresik ini dapat diterapkan untuk mengungkapkan berbagai jenis cyber crime lainnya. Selain itu, hasil dari penelitian ini juga dapat digunakan untuk mengungkap bukti-bukti digital lain yang dibutuhkan dalam proses penyidikan.
Pengembangan Sistem Manajemen Naskah Soal dengan Keamanan Pre-Hash Coding
Prajanto Wahyu Adi;
Retno Kusumaningrum
Techno.Com Vol 20, No 4 (2021): November 2021
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33633/tc.v20i4.5271
Sistem pengelolahan dokumen secara elektronik sudah menjadi salah satu kebutuhan penting dalam institusi pendidikan khususnya dalam pengelolaan naskah soal. Masalah utama dalam pengelolaan naskah elektronik adalah adanya berbagai format yang digunakan serta kekhawatiran terhadap tingkat keamanan akun. Sistem keamanan akun dengan menggunakan password yang sederhana akan mudah diretas sedangkan penggunaan sistem yang kompleks akan mempersulit pengguna. Departemen Informatika Universitas Diponegoro mengembangkan sistem manajemen naskah soal yang mampu menghasilkan format naskah soal sesuai dengan standar tunggal serta memiliki sistem keamanan yang sederhana namun kuat melalui sistem pre-hash coding dengan nilai unik pengguna melalui dua skema. Pengujian pertama yang dilakukan berhasil membuktikan kemampuan sistem dalam menghasilkan naskah soal sesuai dengan standar tunggal. Percobaan kedua dilakukan untuk menguji tingkat keamanan terhadap nilai hash dari sampel password melalui uji brute-force menggunakan sistem Hashcat. Sistem yang diusulkan mampu menggagalkan peretasan sebesar 40% pada karakter alfanumerik pada skema pertama dengan operator bitwise xor sedangkan pada skema kedua dengan operator penjumlahan mampu menggagalkan seluruh peretasan yang dilakukan. Sistem yang diusulkan mampu memenuhi kebutuhan pengguna terhadap password yang sederhana namun kuat.