cover
Contact Name
Hanny Haryanto
Contact Email
hanny.haryanto@dsn.dinus.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
hanny.haryanto@dsn.dinus.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Techno.Com: Jurnal Teknologi Informasi
ISSN : 14122693     EISSN : 23562579     DOI : -
Topik dari jurnal Techno.Com adalah sebagai berikut (namun tidak terbatas pada topik berikut) : Digital Signal Processing, Human Computer Interaction, IT Governance, Networking Technology, Optical Communication Technology, New Media Technology, Information Search Engine, Multimedia, Computer Vision, Information Retrieval, Intelligent System, Distributed Computing System, Mobile Processing, Computer Network Security, Natural Language Processing, Business Process, Cognitive Systems, Software Engineering, Programming Methodology and Paradigm, Data Engineering, Information Management, Knowledge Based Management System, Game Technolog
Arjuna Subject : -
Articles 737 Documents
Implementasi Case Base Reasoning Untuk Mendiagnosa Penyakit Gigi dan Mulut Fryda Fatmayati; - Kusrini; Emha Taufiq Lutfi
Techno.Com Vol 16, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.986 KB) | DOI: 10.33633/tc.v16i1.1331

Abstract

Penyakit gigi dan mulut dapat dialami oleh semua orang mulai dari anak-anak hingga dewasa.Namun karena biaya berobat ke dokter gigi yang mahal maka masyarakat enggan memeriksanakan keluhannya terutama pada masyarakat kalangan menengah ke bawah. Padahal jika penyakit gigi dan mulut tidak segera dirawat akan bertambah parah. Case-Based Reasoning meniru kemampuan manusia, yaitu menyelesaikan masalah baru menggunakan jawaban atau pengalaman dari masalah lama.Penyajian pengetahuan (knowledge representation) dibuat dalam bentuk kasus-kasus (case).Setiap kasus berisi masalah dan jawaban, sehingga kasus lebih mirip dengan suatu pola tertentu.Cara kerja Case-Based Reasoning adalah dengan membandingkan kasus baru dengan kasus lama. Jika tidak ada yang cocok maka Case-Based Reasoning akan melakukan adaptasi, dengan cara memasukkan kasus baru tersebut ke dalam database penyimpanan kasus (case base), sehingga secara tidak langsung pengetahuan CBR akan bertambah. Tujuan dari penelitian ini, yaitu mengetahui kemiripan kasus baru dan kasus lama dengan penerapan Case-Based Reasoning (CBR) dan membandingkan dua metode yang digunakan, yaitu Extended Jaccard Coefficient (Tanimoto Coefficient) dan Euclidean Distance similarity dengan memilih hasil akurasi terbaik dari kedua metode tersebut. Hasil pengujian terhadap data uji penyakit gigi dan mulut menunjukkan sistem memiliki unjuk kerja dengan tingkat akurasi menggunakan metode Extended Jaccard Coefficient sebesar 95.24% dan Euclidean Distance Similarity sebesar 100%.   Kata kunci—Case Base Reasoning, Extended Jaccard Coefficient, Euclidean Distance Similarity, penyakit gigi dan mulut 
Pengembangan Background Subtraction Menggunakan FCM Untuk Deteksi Objek Bergerak Berdasarkan Pencahayaan Yang Bervariasi Rama Aria Megantara; Ricardus Anggi Pramunendar
Techno.Com Vol 16, No 4 (2017): November 2017
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (807.519 KB) | DOI: 10.33633/tc.v16i4.1541

Abstract

Pendataan dari video yang direkam pada waktu malam hari memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi daripada waktu pagi atau siang hari. Perubahan pencahayaan yang dihasilkan dapat mempengaruhi kualitas gambar dari rekaman video yang dihasilkan. Sehingga pengaruh pencahayaan pada saat malam hari menghasilkan kualitas rekaman video yang sangat rendah, hal ini disebabkan karena pencahayaan pada malam hari sering mengalami perubahan secara drastis. Beberapa metode yang sering digunakan dalam menyelesaikan masalah pelacakan objek bergerak antara lain background subtraction dan algoritma OTSU. Dalam menentukan threshold, algoritma OTSU tidak dapat mendeteksi gambar secara optimal saat berhubungan dengan gambar lain dilevel abu-abu. Dengan mengusulkan algoritma adaptive threshold yang didapatkan dari algoritma FCM diharapkan dapat meningkatkan akurasi untuk mendeteksi objek bergerak pada pencahayaan yang bervarisi. Sehingga dapat dilakukan penelitian ke depan untuk analisis cerdas dalam melacak pola dan deteksi perilaku anomali oleh kendaraan di jalan
KLASIFIKASI PENENTUAN TIM UTAMA OLAHRAGA HOCKEY MENGGUNAKAN ALGORITMA C4.5 (STUDI KASUS : HOCKEY KABUPATEN KENDAL) Budi Utami; Yuniarsi Rahayu
Techno.Com Vol 15, No 4 (2016): November 2016
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.943 KB) | DOI: 10.33633/tc.v15i4.1276

Abstract

Klasifikasi pemain hockey dilakukan untuk mengklasifikasi pemain yang dapat lolos masuk tim utama dan gagal masuk tim utama. Klasifikasi dilakukan menggunakan data mining algoritma C4.5. Data yang digunakan untuk penelitian meliputi data multilevel pemain, data sprint, data tembakan push, data control bola, dan data game pemain. Proses data mining pada data training akan menghasilkan sebuah pohon keputusan atau rule. Metode evaluasi yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan confusion matrik dimana nilai akurasi untuk tiga kali pengujian mengalami kenaikan yaitu untuk prosentase data training dan data testing sebesar 70%:30% menghasilkan nilai akurasi sebesar 70%, prosentase data 80%:20% menghasilkan nilai akurasi sebesar 75%, dan untuk prosentase data 90%:10% menghasilkan nilai akurasi sebesar 80%. Ini membuktikan bahwa semakin besar data training maka semakin besar pula nilai akurasi yang didapat. Kata kunci : Hockey, klasifikasi, C4.5, data mining, confusion matrix
Inkonsistensi Antara Hasil Pengukuran SSIM Dengan Kondisi Visual Citra Hasil Metode Denoising Berbasis Ant Colony Optimization Septian Enggar Sukmana; Dewi Nurfitri Oktaviani
Techno.Com Vol 16, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (801.452 KB) | DOI: 10.33633/tc.v16i3.1453

Abstract

Hasil denoising perlu dievaluasi untuk mengetahui nilai hasil secara terukur yang bertujuan untuk mendapatkan penilaian secara objektif. Seperti halnya teknik denoising, teknik evaluasi hasil citra juga dapat dilakukan baik pada domain spasial maupun domain frekuensi. Bagimanapun, hasil denoising pada citra sangat fokus pada bagian visual sehingga penilaian secara visual merupakan penilaian yang sangat penting. Penilaian secara visual dapat ditempuh melalui metode structural similarity index measurement (SSIM). SSIM melakukan teknik evaluasi dengan cara perbandingan antara citra hasil denoising dengan citra asli. Berdasarkan penelitian pada modifikasi metode denoising AntShrink telah ditemukan kelemahan SSIM terhadap kurangnya kemampuan SSIM dalam membaca kondisi blur. Untuk mengetahui ketepatan penemuan tersebut, evaluasi citra berbasis blur dan pemetaan SSIM dilakukan. Ketepatan temuan terbukti pada setiap tingkat noise yang tinggi (tingkat noise > 50 ) dengan representasi hasil citra yang memiliki banyak blur namun hasil penilaian indeks oleh SSIM dianggap tinggi. Hasil ini cukup serupa dengan hasil pada metode AntShrink yang menunjukkan trend angka lebih kecil daripada hasil metode usulan.
Pembangunan Piranti Lunak Pembantu Pemetaan Urusan Pemerintah Daerah Anwar Fuadi
Techno.Com Vol 17, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (910.107 KB) | DOI: 10.33633/tc.v17i3.1696

Abstract

Undang-Undang Republik Indonesia nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah mengamanatkan perubahan pembagian kewenangan untuk setiap urusan pemerintahan. Dengan demikian UU ini menuntut dilakukannya revisi Peraturan Pemerintah nomor 41 tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah (PP41) dengan segera. Kemendagri harus mengkoordinasikan seluruh Kementrian dan Lembaga, serta seluruh pemerintah daerah untuk memetakan urusan pemerintahan yang akan digunakan sebagai dasar penyusunan pengganti PP41. Untuk memudahkan dan mempercepat proses penyusunan, Kemendagri memutuskan untuk menggunakan bantuan piranti lunak. Jurnal ini akan menyajikan hasil pembuatan piranti lunak dengan mengikuti kerangka generic software process yang meliputi communication, planning, modeling, construction, dan deployment. Bagian communication menyajikan kebutuhan pengguna terhadap piranti lunak. Bagian planning menyajikan perencanaan proyek dalam bentuk gantt chart. Bagian modeling  menyajikan desain piranti lunak dalam bentuk UML. Bagian construction akan menyajikan platform pemrograman yang digunakan untuk memnganun piranti lunak. Bagian deployment akan menyajikan pemasangan piranti lunak pada infrastruktur yang disediakan oleh pengguna.
PENERAPAN GOOGLE EARTH UNTUK PENYAJIAN DATA KOMODITI KERAJINAN GAMELAN PADA DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN KABUPATEN SUKOHARJO Eka Listiana; Much Aziz Muslim
Techno.Com Vol 15, No 4 (2016): November 2016
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.895 KB) | DOI: 10.33633/tc.v15i4.1221

Abstract

Kerajinan gamelan merupakan salah satu produk komoditi unggulan di kabupaten Sukoharjo. Di mana komoditi unggulan kabupaten Sukoharjo berada di bawah naungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).  Dengan adanya komoditi kerajinan gamelan dapat meningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan kualitas produk akan meningkat. Komoditi kerajinan gamelan di kabupaten Sukoharjo terletak dibeberapa daerah. Bagi pendatang, untuk mencari tempat yang mempunyai produk kerajinan gamelan akan susah mencari informasi dan tempatnya. Setelah mengetahui masalah di atas maka akan diterapkan google earth untuk menyajikan data komoditi kerajinan gamelan kabupaten Sukoharjo, dengan tujuan google earth dapat memetakan bumi dari superimposisi gambar yang dikumpulkan dari pemetaan satelit, fotografi udara, dan globe GIS tiga dimensi sehingga akan menghasilkan 16 data yang lengkap dari produk komodti kerajinan gamelan. Metode yang digunakan untuk memecahkan masalah tersebut yaitu mengumpulkan data dengan cara metode observasi dan studi pustaka. Dalam melakukan observasi yang diamati secara langsung, yaitu bagaimana proses penyajian data komoditi kerajinan gamelan pada dinas perindustrian dan perdaganan kabupaten Sukoharjo. Kesimpulan yang diperoleh, yaitu data komoditi unggulan kerajinan gamelan kabupaten Sukoharjo yang disajikan dalam google earth 100% sudah lengkap dengan 16 data.
Optimasi Fitur dalam Klasterisasi Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Dengan Algoritma Genetik Rosalia Hadi
Techno.Com Vol 16, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.688 KB) | DOI: 10.33633/tc.v16i3.1392

Abstract

Klasterisasi merupakan proses mengelompokkan atau menggolongkan obyek berdasarkan informasi yang diperoleh dari data yang menjelaskan hubungan antar obyek dengan prinsip untuk memaksimalkan kesamaan antar anggota satu kelas dan meminimumkan kesamaan antar kelas. Implementasi klasterisasi dapat diterapkan pada berbagai bidang, salah satunya dalam hal penentuan kompetensi mahasiswa. Penentuan kompetensi mahasiswa merupakan hal yang penting karena akan memudahkan mahasiswa untuk memasuki dunia kerja yang sesuai dengan kompetensinya. Mahasiswa akan memiliki landasan untuk bekerja baik sebagai karyawan ataupun sebagai pengusaha berdasarkan kompetensi yang dimilikinya. Dengan adanya kompetensi  akan berpengaruh  positif  terhadap  kinerja  karyawan pada suatu perusahaan. Teknik klasterisasi data (clustering) telah dipakai dengan sangat luas sekarang ini. Namun ternyata pada kenyataannya, masalah-masalah tentang fitur yang digunakan dalam proses klasterisasi data masih sangat diabaikan, sehingga kerap kali terjadi penggunaan fitur-fitur yang kurang relevan dalam proses klasterisasi data (clustering) tersebut. Hal ini dapat mengakibatkan hasil klasterisasi juga akan menjadi kurang optimal. Sehingga dibutuhkan proses optimasi fitur. Oleh karena itu dilakukan optimasi fitur dalam klasterisasi mahasiswa Program Studi Sistem Informasi menggunakan algoritma genetik unutuk menentukan fitur yang valid dan mengabaikan fitur yang tidak valid. Sehingga proses klasterisasi nantinya akan dapat menghasilkan nilai fitness dan tingkat konvergensi yang lebih baik serta membentuk hasil cluster yang semakin akurat terkait dengan penentuan kompetensi mahasiswa. Kata kunci— klasterisasi, optimasi fitur, mahasiswa
Perancangan Aplikasi Mobile Learning Perkecambahan pada Mata Pelajaran Biologi Berkarakter Bangsa Detri Setiyowati; Much Aziz Muslim
Techno.Com Vol 17, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (915.664 KB) | DOI: 10.33633/tc.v17i3.1630

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin maju memungkinkan untuk pemanfaatan yang optimal. Salah satunya pada bidang pendidikan. Dengan berkembangnya TIK, pembelajaran yang ada dimaksimalkan dan beralih dari metode konvensional yaitu guru ceramah menjadi pembelajaran yang interaktif. Mobile learning adalah pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi informasi yang dapat diakses secara fleksibel (dimana saja dan kapan saja). Pendidikan Indonesia yang saat ini mengarah ke pendidikan karakter membuat penulis menyediakan adanya fasilitas penilaian karakter berdasarkan penggunaan aplikasi. Penilaian karakter ini disesuaikan dengan keterkaitan karakter bangsa dalam mata pelajaran dan nilai bobot karakter dalam sebuah media.  Penelitian ini menggunakan metode MDLC (Multimedia development life cycle) dalam pengembangan aplikasi dan metode alfa beta dalam pengujian kelayakan aplikasi menggunakan skala likert. Pengujian yang dilakukan menghasilkan skala 3,625 yang menyatakan aplikasi ini layak untuk digunakan.
Penerapan Metode K-Nearest Neighbor Untuk Sistem Rekomendasi Pemilihan Mobil Ni Luh Gede Pivin Suwirmayanti
Techno.Com Vol 16, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (816.92 KB) | DOI: 10.33633/tc.v16i2.1322

Abstract

Memiliki mobil bagi sebagian besar kalangan masyarakat  bagaikan suatu hal yang pokok dimana dapat membantu mereka dalam beraktivitas khususnya dalam bekerja. Banyaknya varian mobil yang ada membuat konsumen atau calon pembeli mengalami kesulitan dalam menentukan pilihan secara tepat dan pasti. Bagi calon pembeli baik perseorangan atau perusahaan ingin secara cepat mendapatkan pilihan mobil sesuai selera atau kebutuhan yang diperlukan.  Kemampuan penerapan metode untuk sistem pendukung keputusan merupakan salah satu alternatif yang tepat saat ini. Algoritma K-Nearest Neighbor (K-NN) ini dipilih karena metode K-NN merupakan suatu bentuk model pendukung keputusan yang dapat megklasifikasikan data berdasarkan jarak terdekat. Sistem ini dirancang untuk membantu calon pembeli dalam memilih mobil berdasarakan tujuan pembelian berupa mobil untuk bisnis, mobil keluarga, dan mobil angkutan barang, harga, tahun pembuatan, kapasitas penumpang, warna, kapasitas mesin, jenis transmisi. “Penerapan Metode K-Nearest Neighbor Untuk Sistem Rekomendasi Pemilihan Mobil” membantu memberikan bayangan ataupun referensi kepada user atau calon pembeli dalam menentukan pemilihan mobil sesuai kebutuhan.   Kata kunci: KNN, Rekomendasi, Pemilihan, Mobil.
Visualisasi Perkembangan Janin Manusia menggunakan Augmented Reality dengan teknik Single Marker Multi Object Andria Kusuma Wahyudi; Irma Natalia Pangau
Techno.Com Vol 17, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1067.337 KB) | DOI: 10.33633/tc.v17i1.1581

Abstract

Embriologi adalah bagian dari cabang ilmu pengetahuan alam biologi yang mempelajari tentang perkembangan embrio atau calon janin dalam rahim. Dimana usia dari calon janin di dalam kandungan dihitung saat seorang wanita telah dibuahi oleh sperma pria dalam kurun waktu tujuh hari sebelum ovulasi. Media pembahasan mengenai perkembangan janin di dalam kandungan terdapat di buku-buku pelajaran, artikel umum, dan website khusus ibu hamil kurang menarik minat karena terlalu banyak teks dan memiliki tampilan belum atraktif. Paper ini menggunakan teknologi Augmented Reality yang dapat merealisasikan dunia virtual ke dunia nyata secara real-time sebagai media pembahasan yang dapat memberikan kemudahan dalam memberikan informasi mengenai perkembangan janin didalam kandungan. Dengan menggunakan teknologi Augmented Reality, maka pengguna dapat menggunakan kamera smartphone berbasis Android untuk menangkap marker yang dapat memperlihatkan objek virtual pada dunia nyata. Dalam pembahasan paper ini, kami menggunakan single marker multi object sehingga marker yang diperlukan cukup satu saja untuk menampilkan semua objek 3D yang ada. Aplikasi visualisasi pengenalan perkembangan janin manusia dalam kandungan menggunakan teknologi Augmented Reality dapat memberikan informasi yang dapat ditangkap dengan mudah bagi pengguna mulai dari kalangan remaja hingga orang dewasa.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 24 No. 4 (2025): November 2025 Vol. 24 No. 3 (2025): Agustus 2025 Vol. 24 No. 2 (2025): Mei 2025 Vol. 24 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 23 No. 4 (2024): November 2024 Vol. 23 No. 3 (2024): Agustus 2024 Vol. 23 No. 2 (2024): Mei 2024 Vol. 23 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 22 No. 4 (2023): November 2023 Vol 22, No 3 (2023): Agustus 2023 Vol 22, No 2 (2023): Mei 2023 Vol. 22 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 21, No 4 (2022): November 2022 Vol 21, No 3 (2022): Agustus 2022 Vol 21, No 2 (2022): Mei 2022 Vol 21, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 20, No 4 (2021): November 2021 Vol 20, No 3 (2021): Agustus 2021 Vol 20, No 2 (2021): Mei 2021 Vol 20, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 19, No 4 (2020): November 2020 Vol 19, No 3 (2020): Agustus 2020 Vol 19, No 2 (2020): Mei 2020 Vol 19, No 1 (2020): Februari 2020 Vol. 18 No. 4 (2019): November 2019 Vol 18, No 3 (2019): Agustus 2019 Vol 18, No 2 (2019): Mei 2019 Vol 18, No 1 (2019): Februari 2019 Vol 17, No 4 (2018): November 2018 Vol 17, No 3 (2018): Agustus 2018 Vol 17, No 3 (2018): Agustus 2018 Vol 17, No 2 (2018): Mei 2018 Vol 17, No 1 (2018): Februari 2018 Vol 16, No 4 (2017): November 2017 Vol 16, No 3 (2017): Agustus 2017 Vol 16, No 2 (2017): Mei 2017 Vol 16, No 1 (2017): Februari 2017 Vol 15, No 4 (2016): November 2016 Vol 15, No 3 (2016): Agustus 2016 Vol 15, No 2 (2016): Mei 2016 Vol 15, No 1 (2016): Februari 2016 Vol 14, No 4 (2015): November 2015 (Hal. 242-342) Vol 14, No 3 (2015): Agustus 2015 (Hal. 165-241) Vol 14, No 2 (2015): Mei 2015 (Hal. 79-164) Vol 14, No 1 (2015): Februari 2015 (Hal. 1-78) Vol 13, No 4 (2014): November 2014 (Hal. 198-262) Vol 13, No 3 (2014): Agustus 2014 (Hal. 132-197) Vol 13, No 2 (2014): Mei 2014 (Hal. 69-131) Vol 13, No 1 (2014): Februari 2014 (Hal. 1-68) Vol 12, No 4 (2013): November 2013 (Hal. 188-240) Vol 12, No 3 (2013): Agustus 2013 (Hal. 136-187) Vol 12, No 2 (2013): Mei 2013 (Hal. 73-135) Vol 12, No 1 (2013): Februari 2013 (Hal. 1-72) Vol 11, No 4 (2012): November 2012 (Hal. 156-210) Vol 11, No 3 (2012): Agustus 2012 (Hal. 108-158) Vol 11, No 2 (2012): Mei 2012 (Hal. 55-106) Vol 11, No 1 (2012): Februari 2012 (Hal. 1-54) More Issue