Techno.Com: Jurnal Teknologi Informasi
Topik dari jurnal Techno.Com adalah sebagai berikut (namun tidak terbatas pada topik berikut) : Digital Signal Processing, Human Computer Interaction, IT Governance, Networking Technology, Optical Communication Technology, New Media Technology, Information Search Engine, Multimedia, Computer Vision, Information Retrieval, Intelligent System, Distributed Computing System, Mobile Processing, Computer Network Security, Natural Language Processing, Business Process, Cognitive Systems, Software Engineering, Programming Methodology and Paradigm, Data Engineering, Information Management, Knowledge Based Management System, Game Technolog
Articles
754 Documents
Implementasi Algoritma Kriptografi Rivest Shamir Adleman (RSA) pada Tanda Tangan Digital
Yusuf Anshori;
A. Y. Erwin Dodu;
Dewa Made P. Wedananta
Techno.Com Vol 18, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (669.949 KB)
|
DOI: 10.33633/tc.v18i2.2166
Tanda tangan digital merupakan mekanisme otentikasi yang memungkinkan pembuat pesan menambahkan sebuah kode yang bertindak sebagai tanda tangannya. Tanda tangan digital dapat digunakan untuk melakukan pembuktian secara matematis bahwa data tidak mengalamai modifikasi secara illegal, sehingga bisa digunakan sebagai salah satu solusi untuk melakukan verifikasi data. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan algoritma kriptografi Rivest Shamir Adleman (RSA) pada tanda tangan digital. Proses pembuatan tanda tangan digital diawali dengan pembuatan message digest dari sebuah dokumen kemudian proses pembangkitan kunci publik dan kunci privat untuk mengamankan data dan untuk membuat tanda tangan digital. Kunci privat akan dikirimkan kepada penerima pesan untuk memverifikasi tanda tangan digital. Tanda tangan digital dan dokumen dikirmkan kepada penerima. Selanjutnya, pada proses verifikasi, penerima akan mengecek apakah tanda tangan tersebut cocok atau tidak dengan menggunakan kunci privat dan menghitung nilai hash (message digest) dari dokumen yang diterima.
Sistem Pendukung Keputusan Pemberian Pembiayaan Murahabah dengan Fuzzy Analytic Hierarchy Process
Siti Monalisa;
Raynaldi Setiawan
Techno.Com Vol 18, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1137.279 KB)
|
DOI: 10.33633/tc.v18i2.2341
BMT Al-ittihad terdapat bermacam-macam pembiayaan salah satunya Murabahah yang berarti akad jual beli barang dengan menyatakan harga perolehan dan keuntungan (margin) yang disepakati oleh penjual dan pembeli. BMT Al-itthad dalam proses melaksanakan akad Murabahah dilakukan dengan menganalisa kelayakan pemberian pembiayaan kepada anggota dengan cara melengkapi persyaratan umum dan menggunakan bahasa yang subjektif terhadap penilaian kriteria karakter berdasarkan rekomendasi anggota lain,wawancara dan cara berkomunikasi, Penilaian karakter merupakan penilaian yang paling penting berdasarkan hasil wawancara dengan kepala pembiayaan karena penilaian karakter merupakan penilaian untuk melihat apakah anggota sanggup dan amanah membayar hutang. Untuk mengatasi penilaian yang bersifat subjektif maka dirancang sebuah sistem pendukung keputusan pemberian pembiayaan dengan menggunakan metode fuzzy analytic hierarchy process. Metode fuzzy AHP merupakan penggabungan dari metode fuzzy dan AHP. Metode fuzzy AHP dapat menutupi kelemahan yang terdapat pada AHP yaitu menangani penilaian yang bersifat subjektif . Sistem ini dirancang menggunakan bahasa pemrograman PHP, MySQL , sedangkan metode pengembangan sistem menggunakan V-model dan UML sebagai standar pemodelannya. Sistem pendukung keputusan ini dapat memudahkan serta mempercepat proses penentuan pemberian pembiayaan Murabahah kepada anggota.
Analisis Evaluasi E-learning Menggunakan Integrasi Model D&M dan UTAUT
Kadek Dwi Pradnyani Novianti
Techno.Com Vol 18, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (628.28 KB)
|
DOI: 10.33633/tc.v18i2.2217
E-learning merupakan media dalam proses pembelajaran yang memanfaatkan teknologi untuk pendidik dan peserta didik sehingga memudahkan proses pembelajaran. Sebagai sebuah sistem informasi yang sering digunakan oleh peserta didik, e-learning harus memiliki standar tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil evaluasi kesuksesan e-learning dan penerimaannya di kalangan peserta didik pada STIKOM Bali. Penelitian ini menggunakan model DeLone &McLean (D&M) untuk mengukur tingkat kesuksesan sistem informasi dan model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) untuk mengukur tingkat penerimaan teknologi. Agar dapat mengetahui hasil evaluasi antara kesuksesan sistem informasi dan penerimaan teknologi untuk maka kedua model ini kemudian diintegrasikan untuk mencapai tujuan penelitian. Kedua model ini dapat menggambarkan bagaimana masing-masing variabel pengukuran saling mempengaruhi satu sama lain, sehingga keterkaitan antar variabelnya dapat diketahui. Selain itu kedua model ini mempertimbangkan bagaimana perilaku pengguna ketika menggunakan sebuah sistem informasi. Hasil menunjukan bahwa penerimaan pengguna terhadap penerapan e-learning menyebabkan sebuah informasi sukses diterapkan dalam lingkungannya. Hal ini dapat dilihat dari model penelitian yang diajukan menunjukan sebagian besar variabelnya mempengaruhi kesuksesan penerapan e-learning baik secara langsung maupun tidak langsung. Variabel-variabel tersebut adalah performance quality, effort expectancy, system quality, behavioral intention, dan user satisfaction.
Penggabungan Metode MEC dan AHP dalam Penentuan Bantuan Rumah Tidak Layak Huni
Rakhmad Kuswandhie;
Yogi Primadasa
Techno.Com Vol 18, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (589.629 KB)
|
DOI: 10.33633/tc.v18i2.2268
Rumah tidak layak huni murapakan kondisi yang tidak ideal dimana bangunan tersebut tidak memenuhi persyaratan untuk dihuni. Kenyataannya rumah tidak layak huni sangat berhubungan dengan pemukiaman kumuh karena pada dasarnya didaerah permukiman kumuh tergambar kemiskinan masyarakat. Program Rehabilitasi atau bedah rumah tidak layak huni merupakan program yang diterapkan Pemerintah Kota Lubuklinggau untuk upaya meningkatkan rumah warga yang tidak layak huni yang ada di Kota Lubuklinggau menjadi layak huni. Permasalahan yang sering terjadi adalah proses penyeleksiaan masih bersifat subjektif, yang mana penyeleksian dilakukan dengan presepsi dari masing-masing anggota Dinas Sosial, belum juga mengingat banyaknya calon penerima yang akan menerima bantuan rehabilitasi rumah yang akan diseleksi dalam daerah tersebut, sehingga penyeleksi sangat merasa kesulitan dalam mengadakan penyeleksian bantuan ini. Dari permasalahan tersebut Sistem Pendukung Keputusan merupakan alternatif untuk membantu Pemerintah Kota dalam penyeleksian penerimaan bantuan bedah rumah tidak layak huni. Dari data kandidat penerima bantuan beda rumah tidak layak huni yang sudah di kumpulkan oleh Dinas Sosial ini akan di seleksi ulang di tambah kriteria-kriteria yang menjadi pendukung. Kriteria-kriteria seperti penghasilan,dinding rumah, lantai, jenis rumah, luas bangunan dan atap rumah ini digunakan untuk mendukung penelitian ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dibantu dengan menggunakan penggabungan metode MEC dan AHP. Metode MEC digunakan untuk menentukan kriteria yang berpengaruh seperti penghasilan, dinding rumah, lantai, jenis rumah, luas bangunan dan atap rumah. Metode AHP digunakan untuk menentukan bobot masing-masing kriteria.
Perancangan Arsitektur Sistem Digital Signage secara Terpusat pada Negara Berkembang
Rahmat Yasirandi;
Andrian Rakhmatsyah;
Ridhwan Alifudin
Techno.Com Vol 18, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (341.182 KB)
|
DOI: 10.33633/tc.v18i2.2304
Banyak hal yang mendukung para stakeholder di Negara maju lebih beralih ke sistem digital signage untuk urusan signage, salah satu yang paling berperan adalah efisiensi. Efisiensi manajemen konten dan pendistribusian konten adalah salah satu yang utama yang dimunculkan. Dengan penyesuaian kebutuhan dan sumber daya, Negara berkembang juga dapat mengimplementasikan dan merasakan dampak manfaat dari sistem ini. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rancangan arsitektur sistem digital signage secara terpusat yang tepat untuk Negara berkembang. Dengan harapan bahwa sistem yang dikembangkan memiliki kemampuan layanan dan memiliki tujuan yang tetap sesuai dari sistem digital signage itu sendiri. Terbukti dengan hasil evaluasi terhadap sistem yang dibangun dapat membuktikan hipotesa H0 dan hipotesa H1. Menyatakan bahwa sistem yang dibangun tetap memiliki kemampuan skalabilitas dan performasi yang baik, dengan dapat dilihatnya hasil RTT di setiap DS Client bernilai 0,09 detik ketika jumlah DS Client mencapai 20 unit. Begitu juga pada hasil throughput di setiap DS client bernilai 5.9 Mbps ketika jumlah DS Client mencapai 20 unit. Dimana dengan nilai 5.9 Mbps tersebut, telah memenuhi kebutuhan minimum bandwith untuk memberikan layanan distribusi konten berupa video hingga 1080p.
Estimasi Parameter Super Pairwise Alignment pada Kombinasi Virus Dengue Menggunakan Particle Swarm Optimization
Dinita Rahmalia;
Arif Rohmatullah;
Mohammad Syaiful Pradana
Techno.Com Vol 18, No 3 (2019): Agustus 2019
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (664.28 KB)
|
DOI: 10.33633/tc.v18i3.2528
Di Indonesia terdapat empat jenis virus dengue atau demam berdarah. Untuk melihat tingkat kesamaan (similarity) antara dua sekuens virus, dibutuhkan proses pensejajaran pada sekuens virus. Metode yang digunakan untuk pensejajaran pada dua sekuens virus adalah Super Pairwise Alignment (SPA). Nilai fungsi objective pada SPA adalah nilai penalty antara dua sekuens virus. Karena nilai fungsi objective tergantung pada parameter SPA, maka pada penelitian ini nilai parameter SPA akan diestimasi menggunakan metode heuristik seperti Particle Swarm Optimization (PSO). Simulasi diterapkan pada enam kombinasi virus dengue untuk proses estimasi parameter SPA. Berdasarkan hasil simulasi pada enam kombinasi virus dengue, PSO dapat menemukan parameter SPA yang optimal secara pendekatan. Parameter SPA yang optimal juga dapat mengetahui posisi dan panjang dari unit sekuens yang mengalami penambahan atau penghapusan.
Penerapan Progressive Web Application (PWA) pada E-Commerce
Nurwanto Nurwanto
Techno.Com Vol 18, No 3 (2019): Agustus 2019
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (717.578 KB)
|
DOI: 10.33633/tc.v18i3.2400
Strategi mobile development dibagi dalam dua kelompok utama yaitu native development dan web-base development. Aplikasi native mobile dikembangkan hanya pada satu platform dan menggunakan bahasa pemrograman dan tools dari platform itu sendiri, tetapi memiliki kinerja tinggi dan User Experience (UX) yang baik. Sebaliknya, web-base development yang menggunakan teknologi web, seperti HTML5, CSS, dan JavaScript untuk mengembangkan aplikasi mobile yang dapat digunakan di platform apa pun. Teknologi terbaru dari web-base application adalah Progressive Web Apps (PWA). PWA adalah teknologi yang dirancang untuk mengatasi keterbatasan browser seluler dan aplikasi native. PWA menggunakan kemampuan web modern yang menggambarkan koleksi teknologi, konsep desain, dan API Web yang bekerja bersama-sama untuk menghadirkan pengalaman pengguna seperti aplikasi native. PWA dapat dijalankan dengan mengklik ikon di layar utama ponsel sama seperti bagaimana seseorang menggunakan aplikasi native. PWA dapat langsung dijalanlan walaupun tidak ada jaringan internet serta mendukung splash screen dan push notification. Tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan PWA pada web e-commerce agar dapat dijalankan melalui ponsel tanpa harus membuat ulang kode program dengan menggunakan bahasa pemrograman Java dan SDK. Hasil dari penelitian yang dilakukan yaitu dengan merapkan PWA pada e-commerce pengguna dapat menjalankan aplikasi e-commerce layaknya aplikasi native yang dapat dijalankan dengan mengklik ikon pada layar utama ponsel. E-commerce juga dapat diakses pada berbagai platform dengan menggunakan browser seluler maupun desktop dengan adanya jaringan internet maupun offline.
Perancangan Jaringan Backbone Selular 10 dan 15 GHz SCM-WDM ROF
As'ad Muhammad Nashrullah;
Binar Alam Pamungkas;
Alfikri D. Pratama;
Erna Sri Sugesti
Techno.Com Vol 18, No 3 (2019): Agustus 2019
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1091.778 KB)
|
DOI: 10.33633/tc.v18i3.2410
Kebutuhan akan layanan broadband di Indonesia meningkat dengan signifikan. Menurut APJII masyarakat yang mengakses internet sebesar 54,67 % di Indonesia. Pengembangan teknlogi komunikasi optik salah satunya adalah Radio Over Fiber (RoF). Objek penelitian ini menggunakan frekuensi 10 dan 15 GHz yang digabungkan dengan teknologi WDM dan SCM pada site operator “3†sebagai rujukan yang berada di kota Tangerang. Parameter yang disimulasikan adalah BER, Q-factor dan keluaran sinyal di output. Berdasarkan hasil analisis diperoleh nilai parameter kualitas Q-Factor pada jaringan 10 GHz adalah 21,721, dan pada jaringan 15 GHz adalah 938867. Nilai BER pada jaringan 10 GHz adalah 5.3557 x 10-105 dB, dan pada jaringan 15 GHz adalah 2.55134 x 10-21 dB.Â
Alat Pengukur Keatomikan Kebutuhan Perangkat Lunak Berbasis Kemajemukan Kalimat
Jati Hiliamsyah Husen;
Rosa Reska Riskiana
Techno.Com Vol 18, No 3 (2019): Agustus 2019
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (965.361 KB)
|
DOI: 10.33633/tc.v18i3.2383
Keatomikan kebutuhan perangkat lunak adalah bagian penting dalam pengembangan perangkat lunak. Kebutuhan yang bersifat tidak atomik dapat mengakibatkan masalah serius dalam proses pengembangan perangkat lunak. Kami membangun metode perhitungan keatomikan kebutuhan perangkat lunak berdasarkan kemajemukan kalimat spesifikasi kebutuhan perangkat lunak. Untuk menguji metode tersebut kami membuat alat pengukur keatomikan yang hasilnya kami bandingkan dengan hasil perhitungan ahli. Kami mendapatkan sistem kami memiliki akurasi sebesar 75%. Kami juga menemukan masalah-masalah seperti pendeteksian konteks dan ketergantungan terhadap kebenaran struktur kalimat yang harus diperbaiki agar metode kami dapat digunakan dengan baik.
Deteksi Cacat Ubin Keramik Dengan Metode K-Nearest Neighbor
Riza Alamsyah;
Ade Davy Wiranata;
Rafie Rafie
Techno.Com Vol 18, No 3 (2019): Agustus 2019
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (711.008 KB)
|
DOI: 10.33633/tc.v18i3.2459
Perusahaan industri manufaktur harus dapat menjaga kualitas dari setiap produk yang diproduksi, termasuk perusahaan industri manufaktur yang memproduksi ubin keramik. Selama beberapa tahun, inspeksi visual secara otomatis sudah diterapkan untuk menentukan kualitas ubin keramik yang diproduksi. Sulitnya mendeteksi ubin keramik yang cacat bisa berdampak pada menurunnya kualitas hasil produksi, menurunnya tingkat kepercayaan konsumen, dan penurunan laba bagi perusahaan. Masalah yang dibahas di dalam penelitian ini adalah bagaimana mendeteksi ubin keramik yang cacat sehingga model yang dibangun dapat meningkatkan akurasi untuk mendeteksi ubin keramik yang cacat. Langkah penyelesaian masalah ini adalah dengan mengumpulkan data berupa citra dari ubin keramik, kemudian data citra dilakukan preprocessing menggunakan Median Filtering untuk menghilangkan noise salt and paper dan Teknik Morfologi untuk memperbaiki hasil segmentasi citra. Setelah dilakukan preprocessing, data citra diekstraksi ciri berdasarkan tekstur dengan menggunakan metode Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM) yang dilanjutkan dengan mengklasifikasikan data citra menggunakan metode K-Nearest Neighbor (KNN). Hasil dari penelitian ini adalah model yang dibangun menggunakan metode K-Nearest Neighbor dapat meningkatkan akurasi untuk mendeteksi kecacatan pada ubin keramik dengan nilai akurasi sebesar 98.9474% untuk k = 3.