cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Joglo
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Arjuna Subject : -
Articles 136 Documents
PROFESIONALISME LEMBAGA PERS DALAM MEMPERTAHANKAN NILAI BERITA, MENCERDASKAN BANGSA, SERTA MEMPERTAHANKAN CITRA BANGSA Nurati, Dian Esti
Joglo Vol 18, No 1 (2006): Joglo
Publisher : Joglo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

-
POTENSI PRODUKSI BIOETANOL DARI BUAH SEMU JAMBU METE (Anacardium occidantale L.) Mustofa, Akhmad
Joglo Vol 22, No 1 (2010): Joglo
Publisher : Joglo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.524 KB)

Abstract

Changing the status of Indonesia's oil-exporting countries to be oil importing countries was certainly a heavy burden on the state budget. Search new fuel source that could produce by the nation itself becomes a necessity. Cashewnut apple fruit production was very abundant in Indonesia. It was about 2,250,180 tons per year and most just become garbage. This fruit had a huge potential to be used as bio-ethanol. When 10% of the fruit could be used as bio-ethanol will be obtained for 225,180 tonnes of bioethanol annually.Keyword : Cashewnut apple fruit, bioethanol
UJI PENYIMPANAN NATA DE COCO PADA BERBAGAI KEMASAN PLASTIK Yannie Asrie Widanti, Akhmad Mustofa
Joglo Vol 27, No 1 (2014): Joglo
Publisher : Joglo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.895 KB)

Abstract

Nata de coco adalah produk pangan yang sudah banyak dikenal masyarakat Indonesia. Produk makanan ini sudah tersebar luas dimana-mana sehingga mudah diperoleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari jenis kemasan, kadar bahan pengawet dan juga lama penyimpanan terhadap karakteristik dari nata de coco. Penelitian dilakukan dengan menggunakan tiga faktor yaitu lama penyimpanan (0, 1, 2 dan 3 bulan), kadar natrium benzoate (0, 0,02% dan 0,1%) dan jenis pengemas (plastic, gelas plastic dan tetrapack). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jenis pengemas, kadar natrium benzoate dan lama penyimpanan berpengaruh signifikan terhadap karakteristik nata de coco. Jenis pengemas yang paling baik untuk digunakan nata de coco adalah tetrapack karena dapat mengurangi penurunan kadar padatan terlarut, viskositas dan derajat keasaman dari nata de coco.Kata kunci : nata de coco, pengemas, lama penyimpanan.
PENGUJIAN DOSIS DAN FREKUENSI PEMUPUKAN UREA TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN GARUT (Maranta arundinaceae L) saiful Bahri, Hadi Ariyanto
Joglo Vol 27, No 1 (2014): Joglo
Publisher : Joglo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.172 KB)

Abstract

Penelitian berjudul Pengujian dosis dan Frekuensi Pemupukan Urea terhadap pertumbuhan tanaman Garut, dilakukan di desa Pranggong, kecamatan Andong, Boyolali pada bulan Desember 2013 – Mei 2014 jenis tanah Litosol. Tujuan penelitian untuk mengetahui pertumbuhan akibat pengaruh perlakuan pemberian pupuk Urea dosis 175 kg/ha, 350 kg/ha, 525 kg/ha yang diberikan pada saat tanam, umur 1 bulan dan 2 bulan. Peneltian dengan 13 perlakuan dan 3 ulangan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap dan antar perlakuan diuji dengan Uji Duncan, analisis dilakukan dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 16 menggunakan metode General Linear Model Univariate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tinggi tanaman pada saat umur 4 bulan, jumlah daun per tanaman umur 4 bulan, dan jumlah anakan umur 4 bulan tidak dipengaruhi oleh perlakuan pemberian pupuk Urea yang diberikan pada saat tanam, umur 1 bulan dan umur 2 bulan.
UJI JARAK TANAM DAN DOSIS PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN GARUT ( Maranta arundinacea L ) Endang Sri Sudalmi, JM. Sri Hardiatmi
Joglo Vol 27, No 1 (2014): Joglo
Publisher : Joglo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.73 KB)

Abstract

Penelitian tentang “UJI JARAK TANAM DAN DOSIS PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN GARUT ( Maranta arundinacea L )” telah dilaksanakan mulai bulan Desember 2013 sampai Mei 2014 di Desa Pranggong, Kecamatan Andong,Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah, Dengan ketinggian tempat lebih- kurang 400 m di atas permukaan laut, serta jenis tanahnya adalah Litosol Napal.Adapun tujuan penelitian ini adalah : (1) Untuk mengetahui pengaruh jarak tanam terhadap pertumbuhan tanaman garut, (2) Untuk menentukan jarak tanam terbaik terhadap pertumbuhan tanaman garut, (3) Untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk kandang terhadap pertumbuhan tanaman garut, (4) Untuk menentukan dosis pupuk kandang terbaik terhadap pertumbuhan tanaman garut, (5) Untuk mengetahui pengaruh interaksi antara jarak tanam dengan dosis pupuk kandang terhadap pertumbuhan tanaman garut.Penelitian ini menggunakan rancangan dasar Rancangan Acak Kelompok (RAK ), yang disusun secara faktorial terdiri dari dua faktor perlakuan dan tiga ulangan. Faktor 1 adalah Jarak tanam, terdiri atas 3 taraf dan faktor 2 adalah dosis pupuk kandang terdiri atas 4 taraf.Hasil Penelitian menunjukkan bahwa : (1) Penanaman garut dengan jarak tanam 50 x 50 cm memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap jumlah anakan per rumpun yaitu 1,73 anakan per rumpun, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun per tanaman saat tanaman garut berumur 4 bulan. (2) Pemberian pupuk kandang dengan dosis 30 t/ha memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap tinggi tanaman, jumlah daun per tanaman,dan jumlah anakan per rumpun,yaitu 66,22 cm, 11,04 daun per tanaman dan 1,74 anakan per rumpun, saat tanaman garut berumur 4 bulan setelah tanam. (3) Interaksi antara jarak tanam dengan dosis pupuk kandang tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman garut pada umur 4 bulan setelah tanam.Kata Kunci : Jarak tanam, Dosis pupuk kandang, Pertumbuhan garut
PEMANFAATAN LIMBAH CAIR FERMENTASI NATA DE COCO DENGAN VARIASI NUTRISI GULA DAN AMMONIUM SULFAT Merkuria Karyantina, Linda Kurniawati
Joglo Vol 27, No 1 (2014): Joglo
Publisher : Joglo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.749 KB)

Abstract

Nata de coco adalah makanan hasil fermentasi dari limbah air kelapa oleh bakteri Acetobacter xylinum. Nata de coco berbentuk padat, sedikit kenyal, berwarna putih, rasanya seperti kolang kaling. Sekarang banyak bermunculan industri nata de coco sehingga kebutuhan air kelapa meningkat. Akibatnya air kelapa sulit diperoleh. Selain itu limbah cair fermentasi nata de coco yang bersifat asam merusak lingkungan. Nata de coco dapat dibuat dari berbagai jenis bahan lain yang mengandung nutrisi seperti gula, protein, dan mineral. Demikian pula limbah cair fermentasi nata de coco dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan nata de coco, dengan menambahkan sumber gula, protein, dan mineral karena di dalam limbah cair tersebut mengandung bakteri Acetobacter xylinum. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan kembali limbah cair fermentasi nata de coco dengan variasi penambahan gula pasir dan Amonium Sulfat (ZA) sehingga diperoleh nata de coco berkualitas. Pada penelitian ini dipergunakan gula pasir dan Ammonium Sulfat (ZA) dengan variasi konsentrasi 0,5%; 0,7%; 0,9% dan 1,1%. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa limbah cair fermentasi nata de coco masih dapat dipergunakan kembali sebagai bahan baku pembuatan nata de coco. Adapun perlakuan yang optimal adalah dengan penambahan kadar gula pasir dan Ammonium Sulfat (ZA) pada kadar 0,7%. Apabila dibandingkan dengan perlakuan kontrol yaitu nata de coco dari air kelapa murni maka efisiensi ketebalan nata adalah 20% sedangkan efisiensi berat nata de coco adalah 7,3%.Kata kunci : nata de coco, limbah cair fermentasi, gula pasir, ammonium sulfat
INVENTARISASI HAMA DAN PATOGEN PADA UJI JARAK TANAM DAN DOSIS PUPUK KANDANG PADA TANAMAN GARUT (INVENTARITATION PEST AND PATHOGEN ON) -, Sartono Joko
Joglo Vol 27, No 1 (2014): Joglo
Publisher : Joglo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.84 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober 2013 sampai bulan April 2014 di desa Pranggong, kecamatan Andong, kabupaten Boyolali, dengan ketinggian tempat 400 meter di atas permukaan laut. Tujuan penelitian untuk menginventaris jenis-jenis hama dan patogen beserta gejala yang tampak akibat serangan hama dan patogen serta menghitung intensitas serangan hama dan patogen pada uji jarak tanam dan dosis pupuk kandang terhadap tanaman Garut. Metode penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan 12 kombinasi perlakuan dan 3 kali ulangan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa hama yang dominan yaitu uret dengan tingkat kerusakan tertinggi pada perlakuan jarak tanam 60 x 60 cm dan dosis pupuk kandang 45 ton/ha yaitu 13,333% dan belalang dengan tingkat kerusakan tertinggi pada perlakuan jarak tanam 40 x 40 cm dan tanpa dosis pupuk kandang yaitu 28,333%
PENGARUH DOSIS PUPUK UREA DAN PUPUK HAYATI BIOTAMAX TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN GARUT (Maranta Arundinaceae L) Kharis Triyono, Efrain Patola
Joglo Vol 27, No 1 (2014): Joglo
Publisher : Joglo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.144 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) pengaruh dosis pupuk urea, (2) pengaruh pupuk hayati biotamax, dan (3) interaksi antara pupuk hayati biotamax dengan dosis pupuk urea terhadap pertumbuhan tanaman Garut. Penelitian disusun secara faktorial menggunakan rancangan dasar Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor 1 adalah pupuk hayati biotamax dengan 2 taraf dan faktor 2 adalah dosis pupuk urea dengan 5 taraf.Hasil penelitian adalah : (1) pupuk urea berpengaruh nyata terhadap jumlah daun, tetapi tidak nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah anakan. Pengaruh terbaik diperoleh pada dosis 350 kg/ha karena dapat menghasilkan jumlah daun lebih banyak yaitu rata-rata 10,9 daun, (2) pupuk hayati biotamax berpengaruh terbaik terhadap jumlah daun karena menghasilkan daun yang lebih banyak secara nyata yaitu rata-rata 9,90 daun dibanding tanpa pemberian pupuk hayati biotamax, tetapi tidak nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah anakan per, dan (3) interaksi antara dosis pupuk urea dengan pupuk hayati biotamax hanya berpengaruh nyata terhadap jumlah daun.Kata Kunci : Pupuk urea, biotamax, garut
STUDI TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR (TPA) SAMPAH (STUDI KASUS DI TPA PUTRI CEMPO KOTA SURAKARTA) Kharis Triyono & Efrain Patola
Joglo Vol. 27 No. 2 (2015): Joglo
Publisher : Joglo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan : (1) untuk mengetahui dan menjelaskan karakteristik fisik lokasi TPA sampah di Desa Jatirejo RT 06 RW 11, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Surakarta, (2) untuk mengetahui dan menjelaskan kesesuaian penempatan TPA sampah di Mojosongo, Kecamatan Jebres Kota Surakarta di tinjau dari aspek penataan ruang kota,Hasil penelitian disimpulkan karakteristik fisik lokasi TPA sampah Putri Cempo Kota Surakarta, sebagai berikut; Struktur geologi TPA sampah merupakan batuan alluvial kelabu dan regosol kelabu searah dengan kemiringan lahan, memudahkan rembesan lindih ke arah timur dan utara kawasan permukiman.. Kondisi topografi pada lokasi TPA relatif bervariasi membentuk kemiringan yang relatif rendah kearah utara dan timur mempercepat rembesan air lindih sampai kawasan permukiman sekitarnya.Lokasi TPA sampah Putri Cempo yang ada di Kel/Mojosongo Surakarta sesuai ditinjau dari aspek penataan ruang.Indikator BOD dan Bakteri E. Coli, menunjukan bahwa TPA sampah Putri Cempo telah mencemari air lingkungan di sekitarnya dampai radius 150 meter .Sebaiknya lokasi TPA sampah di Kota Surakarta tidak terpusat pada satu kawasan saja, tetapi terdistribusi berdasarkan kondisi geografis dan tipologi kota Surakarta.Kata kunci : TPA, pencemaran.
REKAYASA MESIN CETAK SISTEM KNOCK DOWN UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI BIOBRIKET SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF RUMAH TANGGA Musabbikhah, Subarmono & Bakri
Joglo Vol. 27 No. 2 (2015): Joglo
Publisher : Joglo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah rekayasa mesin cetak menggunakan sistem Knock down untuk mencetak biobriket sebagai bahan bakar alternatif rumah tangga yang murah, memiliki laju pembakaran tinggi, nilai kalor tinggi dan ramah lingkungan. Variabel untuk mengetahui unjuk kerja mesin cetak yang optimal agar dihasilkan biobriket berkualitas antara lain : putaran motor penggerak, tekanan, waktu penahanan dan komposisi bahan. Hasil penelitian pada kinerja mesin cetak yang optimal diperoleh pada putaran motor 1.200 rpm, waktu penahanan 5 menit, tekanan 60 kg/cm2 dan komposisi bahan : perekat 10 : 2. Adapun peningkatan produksi biobriket dari 96 pcs/jam menjadi 192 pcs/jam seiring meningkatnya kualitas biobriket.Kata kunci : mesin cetak, multifungsi, biobriket, knock down

Page 7 of 14 | Total Record : 136