cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
elharakahjurnal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
El-HARAKAH : Jurnal Budaya Islam
ISSN : 18584357     EISSN : 23561734     DOI : -
Core Subject : Health,
EL HARAKAH (ISSN 1858-4357 and E-ISSN 2356-1734) is peer-reviewed journal published biannually by Maulana Malik Ibrahim State Islamic University (UIN) of Malang. The journal is accredited based on the decree No. 36a E. KPT 2016 on 23 May 2016 by the Directorate General of Higher Education of Indonesia, for the period August 2016 to August 2021 (SINTA 2). The journal emphasizes on aspects related to Islamic Culture in Indonesia and Southeast Asia. We welcome contributions from scholars in the field, papers maybe written in Bahasa Indonesia, English, or Arabic.
Arjuna Subject : -
Articles 801 Documents
Islamic Ecology Tradition, Independence, and Global Contribution Muhammad-Musa Al-Haddad
el Harakah: Jurnal Budaya Islam Vol 28, No 1 (2026): EL HARAKAH
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/eh.v28i1.40502

Abstract

The escalating global environmental crisis demands a reevaluation of humanity's relationship with nature, where scientific approaches must be complemented by ethical and spiritual frameworks. Islam provides a comprehensive foundation for addressing these challenges through the Qur’an and Sunnah emphasizing Tawhid (divine unity), which imbues all creation with intrinsic value as signs of God; khalifah (vicegerency), positioning humans as accountable trustees of the Earth; and mizan (cosmic balance), promoting moderation and prohibiting waste (israf) and corruption (fasad). This study examines the theological foundations of Islamic environmental ethics, critiques anthropocentric interpretations of khalīfah, and develops a holistic Islamic ecotheology grounded in authoritative sources. It also contrasts Islamic ecology with dominant Western paradigms associated with anthropocentrism, capitalism, and the secular desacralization of nature. This research employed a qualitative multi-method approach using normative-hermeneutical, historical, comparative, and critical discourse analysis of Qur’anic and Hadith sources. Through eco-critical hermeneutics, selected texts were analyzed linguistically and contextually alongside classical tafsīr and contemporary environmental issues, while emphasizing maqāṣid al-sharī‘ah and reinterpreting khalīfah as accountable stewardship rather than domination. Drawing on historical records from the Islamic Golden Age and contemporary initiatives in Muslim-majority societies, including Indonesia’s Nahdlatul Ulama intellectuals, the study proposes an “Islamic Green Policy Model” encompassing green Islamic finance, Sharia-compliant environmental policies, educational reform, faith-based environmental campaigns, and stronger intra-Islamic cooperation. The study concludes that authentic Islamic ecology offers a spiritually grounded and ethically coherent framework for advancing global sustainability, resilience, and community-based environmental action. The study recommends Sharia-based sustainability policies, environmental education, faith-based activism, and further research on Islamic ecological ethics implementation. Krisis lingkungan global yang semakin meningkat menuntut adanya peninjauan kembali terhadap hubungan manusia dengan alam, di mana pendekatan ilmiah perlu dilengkapi dengan kerangka etis dan spiritual. Islam menyediakan landasan yang komprehensif untuk menghadapi tantangan tersebut melalui Al-Qur’an dan Sunnah dengan menekankan konsep tawḥīd (kesatuan ilahi), yang memandang seluruh ciptaan memiliki nilai intrinsik sebagai tanda-tanda kebesaran Tuhan; khalīfah (perwakilan/pengelola bumi), yang menempatkan manusia sebagai pemegang amanah yang bertanggung jawab atas bumi; serta mīzān (keseimbangan kosmis), yang mendorong moderasi dan melarang pemborosan (isrāf) serta kerusakan (fasād). Penelitian ini mengkaji landasan teologis etika lingkungan Islam, mengkritisi interpretasi antropo¬sentrik terhadap konsep khalīfah, serta mengembangkan ekoteologi Islam yang holistik berdasarkan sumber-sumber otoritatif. Penelitian ini juga membandingkan ekologi Islam dengan paradigma Barat dominan yang berkaitan dengan antroposentrisme, kapitalisme, dan desakralisasi sekuler terhadap alam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif multi-metode melalui analisis normatif-hermeneutik, historis, komparatif, dan analisis wacana kritis terhadap sumber Al-Qur’an dan Hadis. Melalui hermeneutika ekokritis, teks-teks terpilih dianalisis secara linguistik dan kontekstual dengan mengaitkannya pada tafsir klasik dan isu-isu lingkungan kontemporer, sambil menekankan maqāṣid al-sharī‘ah serta menafsirkan kembali khalīfah sebagai amanah dan tanggung jawab, bukan dominasi. Dengan merujuk pada catatan sejarah Zaman Keemasan Islam dan berbagai inisiatif kontemporer di masyarakat mayoritas Muslim, termasuk intelektual progresif Nahdlatul Ulama di Indonesia, penelitian ini menawarkan “Model Kebijakan Hijau Islam” yang mencakup keuangan hijau berbasis Islam, kebijakan lingkungan yang sesuai syariah, reformasi pendidikan, kampanye lingkungan berbasis keagamaan, dan penguatan kerja sama intra-Islam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ekologi Islam yang autentik menawarkan kerangka yang berlandaskan spiritualitas dan etika yang koheren untuk mendorong keberlanjutan global, ketahanan sosial, dan aksi lingkungan berbasis komunitas. Penelitian ini merekomendasikan kebijakan keberlanjutan berbasis syariah, pendidikan lingkungan, aktivisme berbasis keagamaan, serta penelitian lanjutan mengenai implementasi etika ekologi Islam.

Filter by Year

1999 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 28, No 1 (2026): EL HARAKAH Vol 27, No 2 (2025): EL HARAKAH Vol 27, No 1 (2025): EL HARAKAH Vol 26, No 2 (2024): EL HARAKAH Vol 26, No 1 (2024): EL HARAKAH Vol 25, No 2 (2023): EL HARAKAH Vol 25, No 1 (2023): EL HARAKAH Vol 24, No 2 (2022): EL HARAKAH Vol 24, No 1 (2022): EL HARAKAH Vol 23, No 2 (2021): EL HARAKAH Vol 23, No 1 (2021): EL HARAKAH Vol 22, No 2 (2020): EL HARAKAH Vol 22, No 1 (2020): EL HARAKAH Vol 21, No 2 (2019): EL HARAKAH Vol 21, No 1 (2019): EL HARAKAH Vol 20, No 2 (2018): EL HARAKAH Vol 20, No 1 (2018): EL HARAKAH Vol 19, No 2 (2017): EL HARAKAH Vol 19, No 1 (2017): EL HARAKAH Vol 18, No 2 (2016): EL HARAKAH Vol 18, No 1 (2016): EL HARAKAH Vol 17, No 2 (2015): EL HARAKAH Vol 17, No 1 (2015): EL HARAKAH Vol 16, No 2 (2014): EL HARAKAH Vol 16, No 1 (2014): EL HARAKAH Vol 15, No 2 (2013): EL HARAKAH Vol 15, No 1 (2013): EL HARAKAH Vol 14, No 2 (2012): EL HARAKAH Vol 14, No 1 (2012): EL HARAKAH E-Harakah (Vol 14, No 2 Vol 13, No 2 (2011): EL HARAKAH Vol 13, No 1 (2011): EL HARAKAH el-Harakah (Vol 13, No 1 Vol 12, No 3 (2010): EL HARAKAH Vol 12, No 2 (2010): EL HARAKAH Vol 12, No 1 (2010): EL HARAKAH el-Harakah (Vol 12, No 3 el-Harakah (Vol 12, No 2 el-Harakah (Vol 12, No 1 Vol 11, No 3 (2009): EL HARAKAH Vol 11, No 2 (2009): EL HARAKAH Vol 11, No 1 (2009): EL HARAKAH el-Harakah (Vol 11, No 2 el-Harakah (Vol 11, No 1 Vol 10, No 3 (2008): EL HARAKAH Vol 10, No 2 (2008): EL HARAKAH Vol 10, No 1 (2008): EL HARAKAH Vol 9, No 3 (2007): EL HARAKAH Vol 9, No 2 (2007): EL HARAKAH Vol 9, No 1 (2007): EL HARAKAH Vol 8, No 3 (2006): EL HARAKAH Vol 8, No 2 (2006): EL HARAKAH Vol 8, No 1 (2006): EL HARAKAH Vol 7, No 1 (2005): EL HARAKAH Vol 6, No 2 (2004): EL HARAKAH Vol 5, No 2 (2003): EL HARAKAH Vol 5, No 1 (2003): EL HARAKAH Vol 4, No 3 (2002): EL HARAKAH Vol 4, No 2 (2002): EL HARAKAH Vol 3, No 1 (2001): EL HARAKAH Vol 2, No 2 (2000): EL HARAKAH Vol 2, No 1 (2000): EL HARAKAH Vol 1, No 3 (1999): EL HARAKAH More Issue