cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Diglossia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan diterbitkan oleh Fakultas Bahasa dan Sastra Unipdu
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2010): April" : 6 Documents clear
PENERJEMAH DAN PENELITIAN TERJEMAHAN Endang Suciati
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 1 No. 2 (2010): April
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v1i2.77

Abstract

Endang Suciati Universitas Pesantren Tinggi Darul’Ulum Jombang endangsuciati24@gmail.comAbstrak Terjemahan didefinisikan sebagai proses transfer bahasa (bahasa sumber) ke dalam bahasa lain (bahasa sasaran). Proses transfer bahasa dilakukan oleh penerjemah. Dalam proses pengalihan bahasa ini, penerjemah harus memiliki kriteria sebagai penerjemah baik untuk mendapatkan hasil terjemahan yang baik juga. Namun, terkadang ada hasil terjemahan yang tidak akurat (transfer bahasa tidak tepat) sehingga masih diperlukan penelitian mengenai penerjemahan. kata kunci: penerjemah, terjemahan  Abstract Translation is defined as a process of transfer of a language (source language) into another language (target language). The process of language transfer is performed by a translator. In the process of transferring languages, a translator must have the criteria as a good translator in order to obtain good translation results. However, there are still sometimes the results of translation that cannot convey the expected language transmission, so that the translation researches must be conducted. key words: translator, translations
ENGLISH PHONETICS AND ENGLISH TEACHERS M Fachrudin
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 1 No. 2 (2010): April
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v1i2.78

Abstract

Fahrudin MA Assulaimaniyah Mojoagung diglossiafbs@gmail.com Abstract In the teaching and learning of English, English phonetics, as a part of linguistics, seems to be neglected. When students want to learn English, they will have to learn to pronounce it. They also have to try to speak in the way the English native speakers. This can be achieved by closely imitating and mimicking them untirelesly until their pronunciation is satisfactory and acceptable. Because of the fact that they could hardly find the native speakers, they tend to imitate their teachers’ pronunciations. Different elements found between their language and the target language is believed to be the causes of the difficulties in pronunciation. Therefore, understanding and applying English phonetics in the teaching and learning of English for English teachers are absolutely important. key words: phonetics, English teachers   Abstrak Dalam pengajaran dan pembelajaran bahasa Inggris, Inggris fonetik, sebagai bagian dari linguistik, tampaknya telah diabaikan. Ketika siswa ingin belajar bahasa Inggris, mereka harus belajar untuk melafalkannya. Mereka tentu juga harus mencoba untuk berbicara seperti halnya penutur asli bahasa Inggris. Hal ini dapat dicapai dengan meniru dan meniru sampai pengucapan mereka memuaskan dan dapat diterima. Pada kenyataannya, mereka hampir tidak bisa menemukan penutur asli, mereka cenderung meniru pengucapan guru mereka. Elemen yang berbeda ditemukan antara bahasa mereka dan bahasa target diyakini menjadi penyebab kesulitan dalam pengucapan. Oleh karena itu, memahami dan menerapkan fonetik bahasa Inggris dalam pengajaran dan pembelajaran bahasa Inggris untuk guru bahasa Inggris adalah benar-benar penting dan sangat diperlukan. kata kunci: fonetik, guru bahasa Inggris
TOKUSUKE’S TENDENCY OF MASOCHISM AS REFLECTED IN JUNICHIRO TANIZAKI’S DIARY OF A MAD OLD MAN Achmad Fanani
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 1 No. 2 (2010): April
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v1i2.79

Abstract

Achmad Fanani University of Pesantren Tinggi Darul’Ulum Jombangakufanani@gmail.com Abstract Seventy-seven-year-old Tokusuke, a retired businessman, is the protagonist and diarist of this book. Various aches and pains plague him, but his spirits are buoyed by a growing erotic obsession with his daughter-in-law, Satsuko, a former nightclub dancer married to his workaholic son. She carelessly flirts with Tokusuke off and on. This short novel alternates between descriptions of our hero's haggling with the medical establishment and various medicines, fights with his wife and family, and encounters with Satsu. Considering some facts of his sexual behaviors it can be said that Tokusuke has a tendency of masochism. He has high sexual urges that last at least about six months. He also finds pleasure from being humiliated either physically or psychologically by beautiful women (Satsuko) whose character is bad for the compensation of sexual excitement. All these characteristics relate to the signs of masochism. key words: Masochism, sexual excitement    Abstrak Tokusuke, pria berusia tujuh puluh tujuh tahun merupakan seorang pengusaha yang sudah pensiun. Dia adalah protagonis dan penulis buku Diary of A Mad Old Man. Meskipun berbagai penderitaan kerap menghampiri, akan tetapi semangatnya tetap berkobar oleh obsesi erotis terhadap menantunya, Satsuko, mantan penari hiburan malam, yang menikah dengan anaknya. Dia sering menggoda Tokusuke. Novel pendek ini bergantian menceritakan tentang petarungan Tokusuke dengan penyakitnya, pertengkaran dengan istri dan keluarganya, dan pertemuannya dengan Satsu. Melihat beberapa kenyataan tentang perilaku seksualnya, bisa dikatakan bahwa Tokusuke memiliki kecenderungan sebagai seorang masokis. Dia memiliki dorongan seksual yang kuat yang berlangsung selama 6 bulan berturut-turut. Dia juga senang disakiti baik secara fisik maupun mental oleh wanita cantik (Satsuko) yang memiliki karakter jelek dengan kompensasi kesenangan seksual. Semua karakter ini berkaitan dengan karakteristik seorang masokis. kata kunci: Masosisme, kesenangan seksual
PENERJEMAHAN TEKS ILMIAH Nuning Yudhi Prasetyani
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 1 No. 2 (2010): April
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v1i2.81

Abstract

Nuning Yudhi Prasetyani Universitas Pesantren Tinggi Darul’Ulum Jombangningdibyo@gmail.com  Abstrak Tujuan dari makalah ini adalah untuk mengetahui sasaran utama dalam menguasai bahasa asing di Indonesia untuk memiliki pemahaman yang lebih baik dalam mentransfer teknologi. Sebenarnya, selain mengajar bahasa asing, ada cara dalam meningkatkan dan mempercepat transfer ilmiah teknologi, yaitu dengan menerjemahkan teks ilmiah bahasa  asing ke bahasa Indonesia. kata kunci: transfer teknologi, teks ilmiah  Abstract The purpose of this paper is to reveal the main target in mastering foreign language in Indonesia to have a better understanding in transfer of technology. Actually, besides foreign language teaching, there is a way in increasing and accelerating the scientific transfer of technology that is, translating English scientific text into Indonesian. key words: transfer of technology, scientific text
KAJIAN INTERTEKSTUALITAS DALAM THOUSAND SPLENDID SUNS KARYA KHALED HOSSEINI TERHADAP PUISI KABUL KARYA SAIB-E-TABRIZI Trikaloka Handayani Putri
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 1 No. 2 (2010): April
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v1i2.82

Abstract

Trikaloka Handayani Putri Universitas Pesantren Tinggi Darul’Ulum Jombang princessnaura@gmail.com   Abstrak Teks tidak dapat dipisahkan dari konteks budaya dan sejarah. Dengan demikian, tidak ada teks yang asli dan unik di dalam teks itu sendiri. Konsep ini telah diadopsi oleh kritik intertekstual untuk mendapatkan arti sebenarnya dari sebuah teks. Penelitian ini mencoba untuk mengetahui intertekstualitas dari sebuah novel berjudul A Thousand Splendid Suns oleh Khaled Hosseini di puisi Kabul oleh Saib-e-Tabrizi. Khaled Hosseini menggunakan puisi Kabul dalam karyanya yang berjudul A Thousand Splendid Suns. Apa yang membuat penelitian ini menarik adalah cara Hosseini menjelaskan Kabul. Hasil dari penelitian ini adalah Kabul di A Thousand Splendid Suns digambarkan sebagai tempat yang penuh dengan kesedihan. Sementara Kabul dalam pikiran Saib-e-Tabrizi adalah tempat yang indah penuh dengan sukacita dan kebahagiaan. Gambaran yang sangat berbeda dari Kabul membutuhkan studi lebih lanjut untuk mendapatkan arti yang sebenarnya. Itulah mengapa studi ini sangat menarik untuk dikaji. kata kunci: intertekstualitas, kritik intertekstual  Abstract Any text cannot be separated from the cultural and historical context. Thus, no text is original and unique in itself. This concept has been adopted by the intertextual criticism to get the real meaning of a text. This study tries to find out the intertextuality of a novel entitled A Thousand Splendid Suns by Khaled Hosseini on a poetry Kabul by Saib-E-tabrizi. Khaled Hosseini used the poetry Kabul in his well known works A Thousand Splendid Suns . What makes this study is interesting is the way Hosseini describes Kabul. The result of this research is Kabul in A Thousand Splendid Suns is portrayed as a place which is full of sorrow. While Kabul in Saib-E-Tabrizi’s mind is a beautiful place which full of joy and happiness. This quite different picture of Kabul needs a further study to get the real meaning of those works. That is why this study is made. key words: intertextuality, intertextual criticism  
TEACHERS’ STRATEGIES TO ENHANCE STUDENTS’ LANGUAGE COMPETENCE Uswatun Qoyyimah
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 1 No. 2 (2010): April
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v1i2.83

Abstract

Uswatun Qoyyimah University of Pesantren Tinggi Darul’Ulum Jombang Usqyim@yahoo.com  Abstract English is an important language to learn as it is widely used in science and technology. However, Indonesian educators found this language has not been mastered well although it is taught as the first foreign language at secondary schools. In spite of discussion on factors causing the unsuccessful teaching and learning process, the foremost factor affecting the student’s language competent is described in this article. It is argued that student’s motivation has positively instigated learning outcomes. Motivation among students is initiated by other factors, mainly teachers’ ability to organize the language classroom. Thus, this paper provides several ways the teachers should do to enhance their students’ competence like actively involve students in the learning and give feedback to students learning progress. key words: receptive skills, productive skills, Authentic Material    Abstrak Bahasa Inggris adalah bahasa yang penting untuk dpelajari karena sangat banyak digunakan dalam  ilmu pengetahuan dan teknologi. Namun, masih banyak pendidik bahasa di Indonesia yang belum menguasai bahasa Inggris dengan baik meskipun diajarkan sebagai bahasa asing pertama di sekolah menengah. Diantara banyaknya diskusi tentang faktor yang menyebabkan pengajaran dan proses belajar tidak berhasil, faktor terpenting yang mempengaruhi kompetensi bahasa seorang siswa akan dijelaskan dalam artikel ini. Dengan kata lain, motivasi siswa secara positif sangat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Motivasi siswa disebabkan oleh banyak faktor, yang paling utama adalah kemampuan guru untuk mengatur kelas. Dengan demikian, makalah ini memberikan beberapa cara para guru harus dilakukan untuk meningkatkan kompetensi siswa mereka seperti secara aktif melibatkan siswa dalam belajar dan memberikan umpan balik kepada siswa saat proses belajar berlangsung. kata kunci: keterampilan reseptif, kemampuan produktif, bahan otentik

Page 1 of 1 | Total Record : 6