cover
Contact Name
Tri Yulianti
Contact Email
jts@uajy.ac.id
Phone
+62274-487711
Journal Mail Official
jts@uajy.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil Universitas Atma Jaya Yogyakarta Jl.Babarsari No.44 Yogyakarta
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 1411660X     EISSN : 25492918     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Sipil adalah wadah informasi bidang Teknik Sipil berupa hasil penelitian, studi kepustakaan maupun tulisan ilmiah terkait. Terbit pertama kali Oktober tahun 2000. Frekuensi terbit dua kali setahun pada bulan April dan Oktober. (ISSN 1411-660X).
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 17 No. 1 (2022)" : 10 Documents clear
OVERHEAD OPERATIONAL WATER FOOTPRINT DAN KUALITAS AIR PADA GEDUNG BERTINGKAT (STUDI KASUS GRAHA REKTORAT UNIVERSITAS NEGERI MALANG) Anie Yulistyorini; Sanjaya Silvia; Dian Ariestadi
Jurnal Teknik Sipil Vol. 17 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jts.v17i1.5145

Abstract

Graha Rektorat Building at the State University of Malang (UM) significantly contributes to water usage.  Water usage in the building must be managed and appropriately considered, so it can highly contribute to UM's ranking of UI Green Metric for water conservation indicators. Water usage can be calculated by analysis of overhead operational water footprint. This research aims to analyse green, blue, and grey water footprint, overhead operational water footprint, and the quality of green water on the Graha Rektorat building. The methods used in this research are the quantitative method. This research showed the blue water footprint, green water footprint, and grey water footprint of Graha Rektorat building each by 5628 m3 during January – September 2021, 4361.43 m3/year 18.575 m3/day. Overhead operational water footprint on Graha Rektorat building equal with the value of blue water footprint which is 5628 m3 during January – September 2021. The quality of green water on the Graha Rektorat building does not meet the requirements of Indonesian Minister of Health No. 32 of 2017 concerning environmental health quality standards and water health requirements for hygienic and sanitation purposes. Swimming Pools, Solus Per Aqua, and Public Baths, so as another alternative, green water can be used as a substitute for flushing toilets and watering plants to reduce blue water usage.
The ANALISIS TINGKAT PELAYANAN PENYEBERANGAN KAPAL FERRY BENGKULU- ENGGANO : (Studi Kasus : PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Provinsi Bengkulu) Cristy Pujianti andriyani; Edito Dwi Antoro; Tri Sefrus
Jurnal Teknik Sipil Vol. 17 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jts.v17i1.5456

Abstract

Sebagai moda transportasi utama antar pulau di Bengkulu, maka dibutuhkan pelayanan dan fasilitas penunjang yang baik, untuk menciptakan keadaan aman dan nyaman bagi pengguna jasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelayanan dan fasilitas yang diberikan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Provinsi Bengkulu berdasarkan kepuasan penumpang. Analisis dilakukan dengan metode Importance and Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI), yang kemudian diolah menggunakan aplikasi SPSS 21. Dari metode Importance and Performance Analysis (IPA) didapatkan nilai kepuasan penumpang (X) rata-rata sebesar 45,25 dan nilai harapan (Y) sebesar 54,73. Hal ini menunjukkan bahwa lebih besar harapan dari pada kepuasan penumpang. Artinya, pelayanan perusahaan harus lebih ditingkatkan lagi . Beberapa faktor yang prioritas untuk diperbaiki yaitu kondisi jalan akses ke pelabuhan, lampu penerangan, daya tampung kapal/luas parkir di dalam kapal, ketepatan jadwal keberangkatan, jarak dan ketersediaan angkutan umum dari pelabuhan, serta kesesuaian tarif angkut kendaraan dan barang.  Sedangkan dengan metode Customer Satisfaction Index (CSI), didapatkan nilai sebesar 7,3%. Nilai ini berada pada rentang nilai 0,66-0,80;  yang berarti bahwa konsumen merasa puas secara keseluruhan terhadap pelayanan yang diberikan. Disarankan bahwa perusahaan harus lebih meningkatkan lagi pelayanan untuk memaksimalkan tingkat kepuasan kosumen terhadap perusahaan.
PREDIKSI BIDANG GELINCIR GERAKAN TANAH MENGGUNAKAN METODE ELECTRICAL RESISTIVITY TOMOGRAPHY (ERT) Achmad Sri Fadli; Teuku Faisal Fathani; Fikri Faris
Jurnal Teknik Sipil Vol. 17 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jts.v17i1.5989

Abstract

Terjadi longsor di area tebing batu (Rocky Wall) jalan akses fasilitas produksi pipa penyalur uap dan brine Pembangkit Listrik Tenaga Panas bumi (PLTP) milik PT. Pertamina Gothermal Energy (PT.PGE) di Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan, yang menyebabkan terjadinya penurunan produksi (derating) di PLTP akibat rusaknya fasilitas produksi dari sumur produksi klaster 1 ke PLTP. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi struktur lapisan bawah permukaan longsoran di area rocky wall dan untuk memprediksi kedalaman bidang gelincir (slip surface) berdasarkan nilai resistivitas lapisan tanah dengan metode geofisika ERT, sehingga metode geoteknik yang dipilih untuk penanganan longsor adalah tepat. Penelitian ini dilakukan dengan metode geofisika Electrical Resistivity Tomography (ERT) konfigurasi Wenner, Schlumberger dan Dipole-dipole dengan Ares II (Automatic Resistivity System II) sebagai peralatan utama ERT yang digunakan dalam pengambilan data. Luas daerah penelitian adalah 150 m × 200 m dengan jumlah pengukuran sebanyak 4 lintasan. Dari hasil pengolahan data pengukuran resistivitas menggunakan perangkat lunak Res2dinv dan Zondres2D, hasilnya menunjukkan bahwa sebaran batuan di daerah longsor rocky wall didominasi oleh lapisan breksi andesit lapuk dan lanau berpasir berlempung. Berdasarkan back analysis dan analisis stabilitas lereng sebelum kondisi longsor terjadi dan setelah longsor terjadi menggunakan Slope/W, didapatkan lapisan yang berpotensi menjadi bidang gelincir berkesesuaian pada kedalaman 10,43 m di bawah permukaan lereng.
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN MASYARAKAT SURAKARTA TERHADAP FLY OVER PURWOSARI SURAKARTA Yohannes Lulie; Hosea Endru Setiawan
Jurnal Teknik Sipil Vol. 17 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Transportation is growing very rapidly along with the times, the development of transportation can cause traffic jams, especially land transportation. Surakarta is one of the cities experiencing severe congestion in the flow of traffic, due to the large number of railroad crossings that make traffic jammed, one of which is in Purwosari, Surakarta. Due to frequent traffic jams at that location, the Fly Over Purwosari Surakarta was built, the fly over itself is one of the structures that avoids traffic jams. During development, there are many pros and cons, therefore research on the satisfaction and comfort of fly over users is one thing that must be considered, so that the level of satisfaction can be a benchmark whether the fly over has succeeded in its function. This research was conducted by distributing a questionnaire form to 100 riders who crossed the Fly Over Purwosari Surakarta. Validity tests, reliability tests, and Importance Performance Analysis (IPA) tests were carried out with the help of the SPSS (Statistical Product and Service Solutions) version 25 program and Microsoft Excel 2016. In analyzing the satisfaction level, there are several aspects such as safety, road conditions, guarantees for road users, accessibility, and mobility. The results of this study are able to show that the driver is quite satisfied the completeness and clarity of road markings, the accessibility of the lane, as well as the completeness and clarity of traffic signs. Then for performance that needs to be improved again is street lighting.
Perkuatan Ikatan Plastik dan Matriks Semen Menggunakan Metode Soybean Crude Urease - Calcite Precipitation (SCU-CP) Heriansyah Putra; Rizki Amelia
Jurnal Teknik Sipil Vol. 17 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jts.v17i1.6083

Abstract

Plastic is widely used because it is light, strong, and stable. However, plastic will produce waste that is difficult to decompose. One effective way to manage plastic waste is to recycle it into plastic pellets. Besides being used as a raw material for making recycled plastic, plastic pellets can be used as a substitute for fine aggregate. The compressive strength test of plastic concrete decreases compressive strength. It is due to plastic’s slippery surface, which weakens the bond between plastic and cement matrix. Calcite deposition using Soybean Crude Urease Calcite Precipitation (SCU-CP) method is expected to provide a solution. This study discussed the effect of High-Density Polyethylene (HDPE) plastic pellets on concrete strength as the fine aggregate substitution. In addition, the impact of calcite on concrete with HDPE plastic substitution was also evaluated in this study. The results show that plastic substitution decreases the strength of concrete. On the other hand, adding calcite can improve compressive strength compared to plastic concrete without SCU-CP. The optimum compressive strength was obtained with a variation of 1% plastic and 5% SCU-CP, which increased 7.5% and 2.8% higher compared to the normal concrete and plastic concrete without calcite, respectively. This study elucidated that the adding SCU-CP method to plastic concrete has a great potential to optimize the concrete strength.
POTENSI PENGGUNAAN INTENSITAS HUJAN HASIL PENGAMATAN SATELIT UNTUK AMBANG HUJAN PEMICU TANAH LONGSOR Karina Aliya Nabila; Agus Setyo Muntohar; Ani Hairani; Nuriah Agrina
Jurnal Teknik Sipil Vol. 17 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jts.v17i1.6125

Abstract

Kejadian longsor yang dipicu oleh hujan sangat berkaitan erat dengan intensitas dan durasi hujan. Informasi waktu terjadinya longsor memerlukan rekaman curah hujan yang akurat melalui pengukuran di lokasi longsor. Namun, seringkali rekaman curah hujan tidak diperoleh di area longsor. Naskah ini menyajikan hasil kajian curah hujan hasil pengukuran di stasiun hujan permukaan (ground station) dan pengukuran satelit. Penelitian bertujuan mengkaji hubungan data curah hujan hasil pengukuran dengan rain gauge (RG) dengan data hujan satelit Tropical Rainfall Masuring Mission (TRMM) dan Global Precipitation Measurement (GPM). Lokasi kajian berada di Kalibawang yang berada pada koordinat 7o40’33”LS/110o15’49”BT. Hasil kajian menyimpulkan bahwa hubungan antara rain gauge dengan data satelit termasuk dalam kategori sedang dengan nilai korelasi dari 0,50 hingga 0,55. Data satelit memiliki performa yang lebih baik dalam pengukuran curah hujan dibandingkan pengukuran curah hujan langsung di lapangan karena intensitas TRMM > intensitas GPM > intensitas rain gauge.
PERILAKU LENTUR BALOK LAMINASI KAYU GLUGU DAN SENGON DENGAN SAMBUNGAN EPOKSI DAN PAKU Henda Febrian Egatama; Haryanto Yoso Wigroho; Ade Lisantono
Jurnal Teknik Sipil Vol. 17 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jts.v17i1.6335

Abstract

Kayu laminasi atau kayu glulam struktural (glued laminated timber) telah menjadi inovasi yang cukup berkembang dalam meningkatkan mutu kayu untuk digunakan sebagai elemen struktural suatu bangunan. Berbagai penelitian telah dilakukan sebagai upaya optimasi metode, antara lain dengan memvariasikan jenis kayu, dimensi, dan jumlah lamina. Penelitian untuk memeriksa pengaruh sambungan mekanis sebagai sambungan tambahan pada kayu laminasi dibutuhkan untuk memperluas inovasi metode, tetapi jumlah penelitian tersebut masih minim. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh jarak antar paku sebagai sambungan mekanis tambahan pada perilaku lentur balok laminasi, yang sudah direkatkan dengan lem epoksi. Dalam penelitian ini, balok laminasi kayu glugu-sengon-glugu berdimensi 5 x 7 cm diuji lentur satu titik dengan variasi jarak antar paku sebesar 5, 10, 15, dan 20 cm. Berdasarkan hasil penelitian, penambahan sambungan paku dapat meningkatkan kekuatan lentur maksimum (MOR) sebesar 29% (47,67 MPa), 46% (54,01 MPa), 17% (43,12 MPa), dan 4% (38,49 MPa) pada variasi jarak antar paku 20 cm, 15 cm, 10 cm, dan 5 cm, dibandingkan dengan balok tanpa sambungan paku atau BK (36,91 MPa). Peningkatan nilai modulus elastisitas (MOE) terjadi pada variasi jarak antar paku 20 cm, 15 cm, dan 10 cm sebesar 19% (7213,22 MPa), 29% (7808,98 MPa), dan 16% (7016,08 MPa), sedangkan pada variasi jarak antar paku 5 cm terjadi penurunan sebesar 5% (5758,97 MPa), jika dibandingkan dengan BK (6042,20 MPa). Dari hasil tersebut, jarak optimal antar paku sebagai sambungan mekanis pada kayu laminasi adalah 15 cm. Lapisan kayu dengan kuat kelas yang lebih tinggi yang diletakkan pada bagian luar dapat memberikan penambahan kekuatan lapisan kayu dengan kuat kelas lebih rendah yang diletakkan di tengah.
EVALUASI MORFOLOGI DASAR SUNGAI WINONGO DENGAN HEC-RAS 5.0.7 Irfan Maulana Ibrahim; Puji Harsanto; Bayu Krisna Wisnulingga
Jurnal Teknik Sipil Vol. 17 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jts.v17i1.6390

Abstract

Sungai Winongo merupakan salah satu sungai yang berhulu di Gunung Merapi. Gunung Merapi merupakan salah satu gunung paling aktif di Indonesia sehingga sering kali memuntahkan material batuan dan pasir yang mengalir melalui aliran sungai. Dengan banyaknya material yang terbawa oleh aliran sungai, akan menyebabkan agradasi dan degradasi yang dapat mengubah morfologi dasar sungai. Jika terjadi secara terus menerus, hal tersebut dapat mengakibatkan kerusakan pada pengaman tebing sungai yang dapat berpotensi membahayakan wilayah sekitar. Untuk mencegah hal tersebut, dilakukan penelitian analisis angkutan sedimen dasar dengan menggunakan perangkat lunak komputer HEC-RAS 5.0.7. Dari hasil analisis yang didapat, aliran sungai yang mengalami agradasi tertinggi Q2 yaitu pada bagian hilir di cross section 1 sebesar 1,36 m, sedangkan Q50 yaitu pada bagian hulu di cross section 760 sebesar 2,093 m. Degradasi terbesar Q2 terjadi pada bagian hulu di cross section 748 sebesar 0,998 m, sedangkan Q50 yaitu pada bagian hulu di cross section 748 sebesar 0,996 m.
Cover Vol. 17, No. 1, Oct 2022 Jurnal Teknik Sipil
Jurnal Teknik Sipil Vol. 17 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jts.v17i1.6448

Abstract

Cover
Front Matter Vol. 17, No. 1, Oct 2022 Jurnal Teknik Sipil
Jurnal Teknik Sipil Vol. 17 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jts.v17i1.6449

Abstract

Front matter

Page 1 of 1 | Total Record : 10