cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
galuh.amadeo@uajy.ac.id
Editorial Address
Jl. Babarsari No. 6, Yogyakarta 55281
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmu Komunikasi
ISSN : 18296564     EISSN : 25488643     DOI : -
Core Subject : Education,
urnal ILMU KOMUNIKASI has been published since 2004 by Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Atma Jaya Yogyakarta. The publisher only accepts an original work, which has not been published elsewhere. The article should be submitted through this site in accordance with our format (see Author Guidelines). Submitted article will be reviewed and edited for format uniformity, term, and other procedures.
Arjuna Subject : -
Articles 684 Documents
Model Komunikasi Word Of Mouth pada Konsumen Gudeg Pawon di Yogyakarta Aditya Utama
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol. 10 No. 1 (2013)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.448 KB) | DOI: 10.24002/jik.v10i1.150

Abstract

Penelitian ini memfokuskan perhatiannya pada perumusan model komunikasi word of mouth (WOM) dalam teori level mikro. Proses perumusan model dilakukan dengan cara mencari, menghubungkan dan menyimpulkan keterlibatan elemen-elemen yang ada dalam komunikasi WOM menggunakan logika S-R. Penelitian ini menggunakan metode eksploratif kualitatif dan memilih Gudeg Pawon sebagai obyek penelitian. Hasil temuan model dapat dipahami melalui dua perspektif analisis, yaitu: perspektif individual partisipan WOM dan perspektif interaksional WOM.
Pengaruh Pengalaman Menggunakan Produk dan Persepsi Konsumen Berdasarkan Kelompok Referensi terhadap Kesediaan Konsumen untuk Melakukan Word Of Mouth RM. Pradiptya Abikusno C.P.
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol. 10 No. 1 (2013)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.864 KB) | DOI: 10.24002/jik.v10i1.151

Abstract

Perilaku Word of Mouth terjadi karena adanya kebutuhan akan sumber informasi yang dapat dipercaya. Salah satu sumber informasi yang ada di masyarakat adalah kelompok referensi. orang-orang yang memakai produk Apple bukanlah orang-orang baru. Mereka sudah sangat self explanatif dan sudah sangat dekat dengan produk-produk Apple. Pengalaman kedekatan menggunakan produk ini bisa menjadi salah satu penyebab orang loyal terhadap merek dan berujung melakukan Word of Mouth. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggambarkan atau menjelaskan suatu masalah yang hasilnya dapat digeneralisasikan. Pada akhirnya pengalaman menggunakan produk Apple bersama-sama persepsi konsumen berdasar kelompok referensi memiliki pengaruh yang lebih kuat terhadap tingkat kesediaan melakukan Word of Mouth.
Fog Index dan Keterbacaan Berita Utama (Headline) Suara Merdeka 03 Mei 2013 R. Masri Sareb Putra
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol. 10 No. 1 (2013)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.44 KB) | DOI: 10.24002/jik.v10i1.152

Abstract

Keterbacaan dapat diukur dengan berbagai variable. Variabel yang paling utama adalah bagaimana jumlah huruf, jumlah kalimat, dan kata-kata sukar yang disesuaikan dengan latar belakang dan tingkat pendidikan pembacanya. Robert Gunning menemukan formula untuk mengukur keterbacaan yang dikenal dengan istilah The Gunning’s Fog Index atau Fog Readability Formula atau Fog Index. Kemunculan rumus ini butuh proses dan tidak muncul begitu saja. Gunning menemukan media cetak di Amerika susah dicerna sehingga susah laku di pasaran. Artikel ini menggunakan formula Fox Index sebagai alat untuk membedah keterbacaan headline Suara Merdeka versi cetak terbitan 3 Mei 2013..
The Needs of Internet Literacy in An Ongoing Process of Economic Stability Theresia D. Wulandari
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol. 10 No. 1 (2013)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.606 KB) | DOI: 10.24002/jik.v10i1.153

Abstract

Internet adalah media komunikasi yang relatif baru namun terus mengalami perkembangan terus menerus. Di beberapa negara, terutama wilayah Asia Selatan, penggunaan internet masih sangat rendah, bahkan hampir tidak ada. Ini karena internet dianggap integral sebagai sarana komunikasi sosial saja. Namun di Indonesia, pengguna internet terus berkembang dengan pesat. Jumlah pengguna internet diprediksi akan semakin berkembang ke masa yang akan datang. Ini sejalan dengan perkembangan indikator ekonomi makro 2050 di mana Indonesia diprediksi akan menjadi negara dengan kekuatan ekonomi terbesar ke-6 di dunia setelah Cina, Amerika Serikat, India, Brazil, dan Jepang. Tentu hal ini akan sejalan dengan perkembangan pengguna internet di Indonesia karena akan ada pergeseran pola komunikasi di antara mereka. Komunikasi di antara orang Indonesia tidak lagi dilakukan secara langsung namun berubah melalui kecerdasan mereka melihat internet. Hal ini tampaknya ada hubungannya dengan indikator makro ekonomi selama satu dekade ini, di mana orang Indonesia sudah mulai mengenal internet.
Media Baru dan Peluang Counter-Hegemony atas Dominasi Logika Industri Musik (Studi Kasus Perkembangan Netlabel di Indonesia) Alexander Beny Pramudyanto
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol. 10 No. 1 (2013)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.332 KB) | DOI: 10.24002/jik.v10i1.154

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui relasi antara peluang counter-hegemony dengan dominasi logika industri musik. Perspektif ekonomi politik dan budaya industri digunakan dalam melakukan penelitian ini. Sebagai penelitian kualitatif kritis, digunakan metode studi kasus dengan cara observasi dan studi dokumentasi. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa Netlabel dapat dikategorikan sebagai counter-hegemony yang berhubungan dengan dominasi logika industri musik. Sebagai counter-hegemony, Netlabel didukung oleh pengaruh fenomena pertumbuhan internet dan media baru.
Persepsi Jurnalis dan Praktisi Humas terhadap Nilai Berita Ni Luh Ratih Maha Rani
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol. 10 No. 1 (2013)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.773 KB) | DOI: 10.24002/jik.v10i1.155

Abstract

Jurnalis dan praktisi Hubungan Masyarakat (Humas) mempunyai hubungan dalam menjalankan pekerjaannya. Jurnalis membutuhkan informasi dari praktisi Humas dan praktisi Humas membutuhkan jurnalis untuk memberitakan informasinya. Oleh karena itu, keduanya membutuhkan persepsi yang sama dalam melihat nilai berita guna menjalankan fungsinya. Survey dilakukan untuk melihat perbedaan pendapat terkait nilai berita antara jurnalis dan praktisi Humas dan perbedaan karakteristik demografi yang menyebabkan perbedaan tersebut. Hasil penelitian menunjukan perbedaan yang substansial dalam melihat nilai berita di antara mereka. Tidak hanya dipengaruhi oleh karakter demografi , tetapi juga dipengaruhi oleh fakta, ketertarikan akan berita, dan informasi yang rinci untuk mengkonstruksi berita.
Industri Televisi Swasta Indonesia dalam Perspektif Ekonomi Politik Setio Budi HH
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol. 1 No. 1 (2004)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.436 KB) | DOI: 10.24002/jik.v1i1.156

Abstract

The presence of commercials television in Indonesia had many dynamics. Some background shown the development of commercial television, first it was rise from the government problems facing with spillover of transnational broadcasting via parabola antenna, second, the pressured of the international institutions relating with regulations—liberalization (against the state monopoly of media–TVRI), third, the pressured of national business entities (after the restriction of advertising in television, 1980). This article questions therefore what is the implications of commercial televisions in Indonesia, especially to the public that seems didn’t have voice enough for the presence of the those commercial elevisions.
Ritual Hari Raya Agama: Histeria Konsumsi Massa dan Khotbah Industri Budaya Triyono Lukmantoro
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol. 1 No. 1 (2004)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.295 KB) | DOI: 10.24002/jik.v1i1.157

Abstract

The purposes of religion ritual are embodying conscience collective in society to gain sacred values. But,  ronically, in consumer society the religion ritual has been transformed to be means for excessive shopping on hysteria stage. More dramatically, television stations as motors of the culture industry to present religion spectacles use this momentum. It means that television pretends to celebrate the ritual, but in fact television only makes the largest profits.
Membaca Representasi Tubuh dan Identitas sebagai Sebuah Tatanan Simbolik dalam Majalah Remaja Pappilon Halomoan Manurung
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol. 1 No. 1 (2004)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.769 KB) | DOI: 10.24002/jik.v1i1.158

Abstract

Teens magazine construct social meaning for teenagers as its audience by positioning them as part of symbolic order of media in particular ways. Teens magazine involves ideas about how be a ‘normal’ girl or an ideal girl. The normal girl is a girl who has a boyfriend, shops at mall, hears pop music, etc. The girl who does not do that thing will be categorized her as an outsider. It means, media brings its audiences to a mode of surveillance. Media distincts teenagers to ‘us’ and ‘other’. This distinction makes some stereotypes and identities for teenagers.
Peranan Teknologi Komunikasi dalam Menciptakan Masyarakat Informasi di Indonesia Dwi Ratna A,; Vienda A; Florencius S; Santi S
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol. 1 No. 1 (2004)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.584 KB) | DOI: 10.24002/jik.v1i1.159

Abstract

Information society concept has often been heard and analyzed following with information and communication technology development which can’t be avoided by society. At the beginning, information society comes up from the awareness how important information current is. Nations compete for preparing many tools to realize a transition to aim the dream of information society. Computerization as a requirement to concrete information society is claimed to faster the society existence including e-government effort. However, technology can not only be implemented without considering some aspects because it can make new problems.

Filter by Year

2004 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 22 No. 2 (2025) Vol. 22 No. 1 (2025) Vol. 21 No. 2 (2024) Vol. 21 No. 1 (2024) Vol. 20 No. 2 (2023) Vol. 20 No. 1 (2023) Vol. 19 No. 2 (2022) Vol. 19 No. 1 (2022) Vol. 18 No. 2 (2021) Vol 18, No 1 (2021) Vol. 18 No. 1 (2021) Vol. 17 No. 2 (2020) Vol 17, No 2 (2020) Vol 17, No 1 (2020) Vol. 17 No. 1 (2020) Vol. 16 No. 2 (2019) Vol 16, No 2 (2019) Vol 16, No 1 (2019) Vol. 16 No. 1 (2019) Vol 15, No 2 (2018) Vol. 15 No. 2 (2018) Vol. 15 No. 1 (2018) Vol 15, No 1 (2018) Vol. 14 No. 2 (2017) Vol 14, No 2 (2017) Vol. 14 No. 1 (2017) Vol 14, No 1 (2017) Vol. 13 No. 2 (2016) Vol 13, No 2 (2016) Vol 13, No 2 (2016) Vol 13, No 1 (2016) Vol. 13 No. 1 (2016) Vol 12, No 2 (2015) Vol 12, No 2 (2015) Vol. 12 No. 2 (2015) Vol 12, No 1 (2015) Vol 12, No 1 (2015) Vol. 12 No. 1 (2015) Vol 11, No 2 (2014) Vol 11, No 2 (2014) Vol. 11 No. 2 (2014) Vol. 11 No. 1 (2014) Vol 11, No 1 (2014) Vol 11, No 1 (2014) Vol 10, No 2 (2013) Vol. 10 No. 2 (2013) Vol 10, No 1 (2013) Vol. 10 No. 1 (2013) Vol 10, No 1 (2013) Vol. 9 No. 2 (2012) Vol 9, No 2 (2012) Vol 9, No 2 (2012) Vol 9, No 1 (2012) Vol 9, No 1 (2012) Vol. 9 No. 1 (2012) Vol 8, No 2 (2011) Vol. 8 No. 2 (2011) Vol 8, No 2 (2011) Vol. 8 No. 1 (2011) Vol 8, No 1 (2011) Vol 8, No 1 (2011) Vol 7, No 2 (2010) Vol 7, No 2 (2010) Vol. 7 No. 2 (2010) Vol 7, No 1 (2010) Vol. 7 No. 1 (2010) Vol 7, No 1 (2010) Vol 6, No 2 (2009) Vol. 6 No. 2 (2009) Vol 6, No 2 (2009) Vol 6, No 1 (2009) Vol. 6 No. 1 (2009) Vol 6, No 1 (2009) Vol. 5 No. 2 (2008) Vol 5, No 2 (2008) Vol 5, No 2 (2008) Vol. 5 No. 1 (2008) Vol 5, No 1 (2008) Vol 5, No 1 (2008) Vol 4, No 2 (2007) Vol 4, No 2 (2007) Vol. 4 No. 2 (2007) Vol. 4 No. 1 (2007) Vol 4, No 1 (2007) Vol 4, No 1 (2007) Vol 3, No 2 (2006) Vol 3, No 2 (2006) Vol. 3 No. 2 (2006) Vol 3, No 1 (2006) Vol 3, No 1 (2006) Vol. 3 No. 1 (2006) Vol. 2 No. 2 (2005) Vol 2, No 2 (2005) Vol 2, No 2 (2005) Vol 2, No 1 (2005) Vol. 2 No. 1 (2005) Vol 2, No 1 (2005) Vol. 1 No. 2 (2004) Vol 1, No 2 (2004) Vol 1, No 2 (2004) Vol 1, No 1 (2004) Vol 1, No 1 (2004) Vol. 1 No. 1 (2004) More Issue