cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
galuh.amadeo@uajy.ac.id
Editorial Address
Jl. Babarsari No. 6, Yogyakarta 55281
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmu Komunikasi
ISSN : 18296564     EISSN : 25488643     DOI : -
Core Subject : Education,
urnal ILMU KOMUNIKASI has been published since 2004 by Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Atma Jaya Yogyakarta. The publisher only accepts an original work, which has not been published elsewhere. The article should be submitted through this site in accordance with our format (see Author Guidelines). Submitted article will be reviewed and edited for format uniformity, term, and other procedures.
Arjuna Subject : -
Articles 684 Documents
Politik Internet Indonesia: Ide Bebas Terhadap Perkembangan Politik, Ekonomi, dan Demokrasi Aloysius Ranggabumi Nuswantoro
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol. 12 No. 1 (2015)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.707 KB) | DOI: 10.24002/jik.v12i1.443

Abstract

Internet mengubah kehidupan manusia, termasuk dalam berdemokrasi. Namun, di Indonesia yang mayoritas penduduknya miskin, internet masih dianggap barang mahal meskipun jika ditinjau dari teori layanan publik internet seharusnya disediakan oleh negara secara gratis. Akibatnya, akses warga dibatasi oleh modal, sarana, dan kewenangan pengelolaan frekuensi. Tulisan ini mendiskusikan politik internet di Indonesia, khususnya bagaimana teori dan konsep demokrasi dalam hubungannya dengan praktek berinternet. Pembahasan menitikberatkan pada dua bidang yakni politik (melalui studi kasus Rebelnet) dan ekonomi (melalui studi kasus internet dan kemunculan kelas menengah Indonesia).
Asian-Australian Writers: Bridging the Gap Amelberga Vita Astuti
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol. 12 No. 1 (2015)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.935 KB) | DOI: 10.24002/jik.v12i1.444

Abstract

Artikel ini membahas tentang wawancara (dengan), tulisan, dan karya sastra oleh para penulis wanita migran di Australia yang berasal dari negara-negara di Asia Tenggara. Tulisan ini meneliti kehidupan para penulis ketika tinggal di Australia, yang memiliki perbedaan budaya, sosial dan politik dengan negara asli mereka. Menggunakan gagasan cultural identity and diaspora dari Stuart Hall dan conditional hospitality dari Jaques Derrida, artikel ini mengungkap peran penting penulis migran dalam menjembatani perbedaan antara budaya timur dan barat. Analisis artikel menunjukkan bahwa identitas budaya mereka berubah untuk memperkecil jarak perbedaan dan proses perubahan ini terwujud dalam tulisan mereka.
Stereotip dan Prasangka dalam Konfl ik Etnis Tionghoa dan Bugis Makassar Christiany Juditha
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol. 12 No. 1 (2015)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.054 KB) | DOI: 10.24002/jik.v12i1.445

Abstract

Keberagaman budaya, agama dan bahasa di Indonesia seringkali menimbulkan konfl ik. Etnis Tionghoa dan Bugis Makassar, misalnya, sering terkait dengan konfl ik tersebut. Penyebab utama persoalan ini adalah stereotip dan prasangka yang kuat di antara kedua etnis. Sebenarnya, telah ada usaha-usaha menjalin komunikasi antar budaya untuk mengatasi persoalan tersebut. Usaha ini didasarkan pada anggapan bahwa jika kedua etnis dapat menjalin kontak atau interaksi dengan mengembangkan komunikasi antar budaya yang bermakna, maka kesalahpahaman budaya dapat diminimalkan sebagai upaya untuk mereduksi perilaku stereotip, prasangka, dan etnosentris.
Gerakan Sosial Baru di Ruang Publik Virtual pada Kasus Satinah Dewi Kartika Sari; Royke R. Siahainenia
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol. 12 No. 1 (2015)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (770.255 KB) | DOI: 10.24002/jik.v12i1.446

Abstract

Munculnya gerakan sosial baru di ranah ruang virtual merupakan kajian menariksetelah Rheingold (1993) mencoba merumuskan konsep masyarakat virtual. Gerakan sosial baru saat ini mulai masuk di ruang publik virtual sebagai ruang berbagi untuk publik. Artikel ini akan menganalisis seberapa jauh gerakan sosial baru memasuki ruang publik virtual khususnya pada kasus Satinah. Hasil kajian menunjukkan bahwa ruang virtual telah mampu menjadi ruang publik bagi masyarakat untuk mempertahankan diri serta melakukan perlawanan melalui aktivitas kolektif warga yang digerakkan oleh aktor-aktor tertentu.
Ruang Publik dan Intelektual Organik Syarif Maulana
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol. 12 No. 1 (2015)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.786 KB) | DOI: 10.24002/jik.v12i1.447

Abstract

Penelitian ini membahas ruang publik di Bandung dan pengembangan keberadaan intelektual organik menurut Antonio Gramsci. Berdasarkan penelitian terhadap Garasi10 dan ECF Unpar, diketahui bahwa tempat-tempat tersebut merupakan bentuk ruang publik dalam defi nisinya yang baru, yaitu ruang tempat terjadinya kegiatan non-formal, ruang berbayar demi kepentingan pelaksanaan kegiatan itu sendiri, ruang ideologis yang berisi sikap kritis terhadap kegiatan institusi yang lebih besar, ruang yang kedatangan publiknya ditentukan oleh minat dan kebutuhan, dan ruang yang keterbukaan aksesnya ditentukan oleh konteksnya. Ruang publik dapat memfasilitasi intelektual organik dengan membatasi konteks dalam ruang publik itu sendiri dari segi tema, suasana, dan bahasa.
Rekayasa Visual Iklan Kosmetik Kristides Yudoko
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol. 12 No. 2 (2015)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (895.46 KB) | DOI: 10.24002/jik.v12i2.467

Abstract

Abstrak: Iklan kecantikan produk kosmetik tidak hanya ditujukan untuk memengaruhi publik membeli produk mereka, tetapi juga untuk mengungkapkan nilai-nilai tertentu yang tersembunyi di iklan tersebut. Teknologi digital dan manipulasinya membuat segala sesuatu menjadi mungkin untuk ditampilkan secara lebih dramatis. Manipulasi elemen dalam iklan kosmetik dapat diamati melalui pendekatan komunikasi semiotika visual dan teori etika. Studi fi lsafat moral melalui teori Etika Deontologi memberikan jembatan untuk menganalisis sisi etis iklan tersebut. Sisi etis tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam parameter keberhasilan iklan, seperti efektif, kreatif, komunikatif, dan persuasif.
Jaringan Tata Kelola Festival Film di Daerah Istimewa Yogyakarta Imam Karyadi Aryanto
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol. 12 No. 2 (2015)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.246 KB) | DOI: 10.24002/jik.v12i2.468

Abstract

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memiliki tujuan pembangunan jangka panjang menjadi pusat kebudayaan di Asia Tenggara pada 2025. Salah satu potensi budaya yang dapat dioptimalkan dalam pencapaian tujuan tersebut ialah membangun festival fi lm bercakupan global. Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan upaya pemerintah daerah dan organisasi masyarakat sipil dalam melaksanakan tata kelola festival fi lm tersebut. Adapun fokus penelitiannya adalah tata kelola Festival Film Indie-Pekan Film Yogyakarta, JAFF, FFD and FFPJ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa festival fi lm di DIY berinteraksi dan membentuk jaringan karena dorongan interdependensi, pertukaran sumber daya, aturan main, dan otonomi masing-masing organisasi.
Radio di Kawasan Perbatasan Indonesia dalam Centering the Margin Iwan Awaluddin Yusuf
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol. 12 No. 2 (2015)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.005 KB) | DOI: 10.24002/jik.v12i2.469

Abstract

Kawasan perbatasan Indonesia banyak mengalami blank spot layanan informasi sehingga siaran yang menghubungkan warganegara dan pemerintah tidak tersampaikan dengan baik. Padahal, keberadaan media di perbatasan sangat strategis sebagai penyedia informasi yang merefl eksikan dinamika lokal, mengartikulasikan kepentingan daerah sehingga dapat didengar oleh pusat. Harapannya, artikulasi tersebut dapat memberi warna pada dinamika sosial, politik, ekonomi, dan budaya di tanah air. Tulisan ini mengeksplorasi bagaimana radio di wilayah perbatasan memberikan kontribusi dalam peran centering the margin, yakni membawa aspirasi di perbatasan guna “memusatkan yang pinggir”.
Komunikasi Musik: Pesan Nilai-Nilai Cinta dalam Lagu Indonesia Monika Sri Yuliarti
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol. 12 No. 2 (2015)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.39 KB) | DOI: 10.24002/jik.v12i2.470

Abstract

Industri rekaman di Indonesia makin berkembang. Produk yang dihasilkan makin banyak dan dapat dinikmati oleh masyarakat melalui media massa maupun media lainnya. Lagu-lagu yang dihasilkan dari industri rekaman mengandung pesan tertentu, salah satu pesannya adalah nilai cinta. Di dalam lagu terkandung fungsi komunikasi massa yaitu sosialisasi atau transfer nilai-nilai tertentu dari satu generasi ke generasi lain. Nilai-nilai yang terkandung dalam lagu merupakanrealitas media. Di sisi lain, realitas media tidak selalu sejalan dengan realitas objektif. Paper ini akan mengulas mengenai nilai cinta dalam lagu serta mengelaborasi kesenjangan dan beberapa rekomendasi terkait dengan kesenjangan tersebut.
Spasialisasi Grup Media Jawa Pos Lintang Citra Christiani
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol. 12 No. 2 (2015)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.482 KB) | DOI: 10.24002/jik.v12i2.471

Abstract

Grup Jawa Pos (GJP) melakukan perluasan institusi yang mengarah pada kapitalisme, yaitu spasialisasi. Teori ekonomi politik media dari Vincent Mosco menjelaskan fenomena yang terjadi. Secara khusus, kajian ini mengungkap proses spasialisasi yang dilakukan GJP dalam bentuk integrasi horisontal yang berdampak pada konglomerasi. Konglomerasi media semacam ini mengancam prinsip keberagaman isi yang mengarah pada homogenisasi informasi dan wacana publik.

Filter by Year

2004 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 22 No. 2 (2025) Vol. 22 No. 1 (2025) Vol. 21 No. 2 (2024) Vol. 21 No. 1 (2024) Vol. 20 No. 2 (2023) Vol. 20 No. 1 (2023) Vol. 19 No. 2 (2022) Vol. 19 No. 1 (2022) Vol. 18 No. 2 (2021) Vol. 18 No. 1 (2021) Vol 18, No 1 (2021) Vol. 17 No. 2 (2020) Vol 17, No 2 (2020) Vol 17, No 1 (2020) Vol. 17 No. 1 (2020) Vol 16, No 2 (2019) Vol. 16 No. 2 (2019) Vol. 16 No. 1 (2019) Vol 16, No 1 (2019) Vol 15, No 2 (2018) Vol. 15 No. 2 (2018) Vol 15, No 1 (2018) Vol. 15 No. 1 (2018) Vol 14, No 2 (2017) Vol. 14 No. 2 (2017) Vol 14, No 1 (2017) Vol. 14 No. 1 (2017) Vol. 13 No. 2 (2016) Vol 13, No 2 (2016) Vol 13, No 2 (2016) Vol 13, No 1 (2016) Vol. 13 No. 1 (2016) Vol 12, No 2 (2015) Vol. 12 No. 2 (2015) Vol 12, No 2 (2015) Vol 12, No 1 (2015) Vol 12, No 1 (2015) Vol. 12 No. 1 (2015) Vol 11, No 2 (2014) Vol 11, No 2 (2014) Vol. 11 No. 2 (2014) Vol 11, No 1 (2014) Vol. 11 No. 1 (2014) Vol 11, No 1 (2014) Vol 10, No 2 (2013) Vol. 10 No. 2 (2013) Vol 10, No 1 (2013) Vol. 10 No. 1 (2013) Vol 10, No 1 (2013) Vol 9, No 2 (2012) Vol 9, No 2 (2012) Vol. 9 No. 2 (2012) Vol 9, No 1 (2012) Vol 9, No 1 (2012) Vol. 9 No. 1 (2012) Vol 8, No 2 (2011) Vol 8, No 2 (2011) Vol. 8 No. 2 (2011) Vol 8, No 1 (2011) Vol 8, No 1 (2011) Vol. 8 No. 1 (2011) Vol 7, No 2 (2010) Vol. 7 No. 2 (2010) Vol 7, No 2 (2010) Vol 7, No 1 (2010) Vol. 7 No. 1 (2010) Vol 7, No 1 (2010) Vol 6, No 2 (2009) Vol. 6 No. 2 (2009) Vol 6, No 2 (2009) Vol. 6 No. 1 (2009) Vol 6, No 1 (2009) Vol 6, No 1 (2009) Vol. 5 No. 2 (2008) Vol 5, No 2 (2008) Vol 5, No 2 (2008) Vol 5, No 1 (2008) Vol. 5 No. 1 (2008) Vol 5, No 1 (2008) Vol 4, No 2 (2007) Vol 4, No 2 (2007) Vol. 4 No. 2 (2007) Vol 4, No 1 (2007) Vol. 4 No. 1 (2007) Vol 4, No 1 (2007) Vol. 3 No. 2 (2006) Vol 3, No 2 (2006) Vol 3, No 2 (2006) Vol 3, No 1 (2006) Vol 3, No 1 (2006) Vol. 3 No. 1 (2006) Vol. 2 No. 2 (2005) Vol 2, No 2 (2005) Vol 2, No 2 (2005) Vol. 2 No. 1 (2005) Vol 2, No 1 (2005) Vol 2, No 1 (2005) Vol 1, No 2 (2004) Vol 1, No 2 (2004) Vol. 1 No. 2 (2004) Vol. 1 No. 1 (2004) Vol 1, No 1 (2004) Vol 1, No 1 (2004) More Issue