Articles
177 Documents
Perencanaan Teknis Drainase Kawasan Kasang Kecamatan Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman
Syofyan Z;
Kisman Kisman
Jurnal Momentum ISSN 1693-752X Vol 14, No 1 (2013): Volume 14 No 1 Februari 2013
Publisher : ITP Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (913.699 KB)
Drainase merupakan bangunan air yang berfungsi untuk mengurangi dan atau membuang kelebihan air dari suatu kawasan atau lahan, sehingga lahan dapat difungsikan secara optimal. Diurut dari hulunya, bangunan sistem drainase terdiri dari saluran penerima, saluran pengumpul, saluran pembawa, saluran induk dan badan air penerima. Untuk menjaga keseimbangan antara aliran permukaan (Run Off) dengan peresapan (hifiltrasi) akibat perubahan tata guna lahan serta drainase yang ada terabaikan, maka penampang drainase yang tidak mampu lagi menampung besarnya debit banjir sehingga luapan air ke daerah-daerah perkampungan tidak dapat dihindari lagi. Dengan demikian untuk mengatasi permasalahan diatas, maka Penulis sangat tertarik membahas masalah ini sebagai tugas akhir dengan judul “Perencanaan Teknis Drainase Kawasan Kasang Kecamatan Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman”. Adapun maksud dari perencanaan teknis drainase kawasan Kasang ini adalah untuk membuat rencana rinci saluran drainase sekunder dan tersier kawasan kasang serta meningkatkan daerah kawasan dalam pengembangan pembangunan wilayah. Sedangkan tujuannya adalah untuk mendapatkan gambaran perencanaan yang konkrit dan lengkap, dengan kapasitas penampang saluran yang mampu mengalirkan debit banjir rencana agar kawasan kasang aman dari bahaya banjir sehingga perekonomian menjadi lancar dan dapat meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat.
ANALISA DAN KAJIAN HUBUNGAN MOMEN - KURVATUR PADA BALOK BETON BERTULANG
Armeyn Armeyn
Jurnal Momentum ISSN 1693-752X Vol 12, No 1 (2012): Volume 12 No 1 Februari 2012
Publisher : ITP Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (822.606 KB)
Momen dan kurvatur merupakan dua parameter yang dapat digunakan untuk menentukan nilai daktilitas balok. Nilai daktalitas suatu balok dapat ditentukan dengan membagi nilai kurvatur saat leleh dengan momen .Untuk melihat besarnya beban kurvatur dan daktalitas melibatkan beberapa variabel yaitu diametertulangan lentur (tulangan tekan dan tulangan tarik), mutu beton. Analisa perhitungan momen dan kurvatur juga akan menentukan besarnya nilai tegangan regangan mengingat eratnya kaitan antara momen-kurvatur terhadap tegangan-regangan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan momen dan kurvatur pada balok beton tanpa kekangan. Model balok yang digunakan adalah balok beton bertulang dengan tampang empat persegi berukuran 20 x 30 x 240 cm. Penulangan balok dilakukan dengan tulangan tarik 3Ø10 dan tulangan tekan 2 Ø10. Sedangkan mutu beton terdiri dari dua variasi K-175 dan K-250. Pembebanan dilakukan secara bertahap sampai diperoleh keadaan retak pertama hingga balok mengalami keruntuhan. Pada setiap tahap pembebanan dibaca dan dicatat besar lenturan dan regangan yang terjadi pada balok.
REKAYASA WEB UNTUK PEMESANAN HANDPHONE BERBASIS JQUERY PADA PERMATA CELL
Indra Warman;
Atma Zahni
Jurnal Momentum ISSN 1693-752X Vol 15, No 2 (2013): Volume 15 No 2 Agustus 2013
Publisher : ITP Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (711.141 KB)
Information technology is now increasingly prevalent in many areas and can not be avoided. The use of technology has become the main requirement to support the quality of the field and become the most important capital in a company ahead of the competition. One form of this competition is to improve customer service. Problems encountered in serving consumers to order. To improve and facilitate the service to consumers would require a web information system. Overcoming it is then designed a web-based order system. The purpose of this study is to design a web. This web makes it easy for the customer in terms of, the cost and time as well as helped the store to serve the consumer ordering. Based on the study, expected to improve the effectiveness, efficiency of the stores in serving consumers.
Keterlambatan Proyek Konstruksi Gedung Faktor Penyebab Dan Tindakan Pencegahannya
Idzurnida Ismael
Jurnal Momentum ISSN 1693-752X Vol 14, No 1 (2013): Volume 14 No 1 Februari 2013
Publisher : ITP Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (548.838 KB)
Pembangunan konstruksi adalah usaha untuk memenuhi kebutuhan manusia. Sedangkan keberhasilan suatu proyek konstruksi tidak terlepas dari pengambilan keputusan berdasarkan analisa dan tindakan koreksi terhadap berbagai factor risiko dari akibat kendala kendala yang dihadapi selama pelaksanaan proyek, baik resiko yang telah diperhitungkan maupun yang belum terduga selama pelaksanaan proyek. kemungkinan adanya kendala selama pelaksanaan proyek bisa terjadi akibat manajemen yang kurang baik, sumber daya yang tidak sesuai , metode kerja yang digunakan tidak tepat. pengaruh dari kondisi keuangan perusahaan dan lingkungan dimana proyek dilaksanakan tidak mendukung. Sehingga berpengaruh dengan kinerja waktu, menyebabkan keterlambatan pekerjaan proyek konstruksi dan secara langsung merugikan pemilik Proyek maupun Konstraktor. Menghindari risiko keterlambatan yang mungkin terjadi, maka perlu dilakukan kajian dan dicarikan penyebab dan ditentukan tindakan koreksi yang sesuai. Dengan melakukan analisa terhadap berbagai factor-faktor risiko yang terjadi dalam pelaksanaan proyek, dengan memakai statistik , dicari nilai faktor risiko yang tinggi. Dimana Faktor risiko yang tinggi diprioritaskan terlebih dahulu untuk ditangani dan diberikan tindakan koreksi, sehingga dapat mengurangi risiko keterlambatan seminimal mungkin.
Analisa Efek Dinamik Akibat Kendaraan Bermotor Pada Jembatan Prestress By Pas Jati Mudik Kota Pariaman
Mulyati Mulyati;
Parwis Nasution
Jurnal Momentum ISSN 1693-752X Vol 13, No 2 (2012): Volume 13 No 2 Agustus 2012
Publisher : ITP Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2814.248 KB)
Jembatan prestress merupakan salah satu jenis jembatan yang bahan dan material balok/gelagarnya terbuat dari beton prategang. Beban kendaraan bermotor yang bergerak di atas jembatan akan menimbulkan efek dinamik terhadap balok jembatan. Beban yang ditinjau berupa dua buah kendaraan bermotor berupa truk bergerak searah melewati dua lajur jalan di jembatan dengan beban dan kecepatan yang bervariasi yang bergerak secara bersamaan dan dengan selang waktu tertentu, dengan studi kasus pada jembatan By Pass Jati Mudik Kota Pariaman. Respon struktur yang dianalisa adalah lendutan, gaya lintang dan momen yang terjadi di tengah bentang selama kendaraan berada di atas jembatan. Dari hasil studi dan analisa data, diperoleh bahwa respon strukur sangat kecil dibandingkan dengan kapasitas aktualnya. Jika kendaraan bergerak secara bersamaan, maka respon struktur memberikan hasil yang lebih besar dari pada bergerak dengan selang waktu tertentu. Peningkatan beban kendaraan menyebabkan respon struktur bertambah besar secara proporsional. Semakin cepat kendaraan bergerak, maka perioda yang terjadi semakin pendek. Dua buah kendaraan dengan beban yang sama dan kecepatan yang berbeda bergerak memasuki jembatan secara bersamaan atau dengan selang waktu tertentu, menyebabkan respon struktur menjadi tidak beraturan.
Analisa Hubungan Singkat Satu Fasa Ketanah Untuk Koordinasi Setting Ground Fault Relay (GFR) Pada Penyulang Feeder 20 Kv (GI Batu Sangkar Feeder Tigo Jangko )
Zulkarnaini Zulkarnaini;
Samsul Bahri
Jurnal Momentum ISSN 1693-752X Vol 12, No 1 (2012): Volume 12 No 1 Februari 2012
Publisher : ITP Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (684.833 KB)
Dalam setiap sistem tenaga listrik selalu digunakan sistem proteksi atau pengaman untuk mengantisipasi apabila terjadi gangguan. Sistem proteksi ini diperlukan untuk memisahkan bagian yang mengalami gangguan dengan yang tidak mengalami gangguan sehingga sistem dapat menjalankan operasinya. Apabila peralatan proteksi atau pengaman memberikan respon yang salah terhadap gangguan maka terjadi tripping ikutan/palsu yaitu peristiwa yang menggambarkan kejadian ketika suatu peralatan proteksi merespon/menanggapi secara salah atau tidak diharapkan pada suatu kondisi atau keadaan sistem tenaga listrik yang sedang mengalami gangguan. Tripping ikutan ini dapat terjadi pada peralatan pengaman atau proteksi yang dihubungkan seri pada penyulang yang sama, sehingga apabila terjadi gangguan pada penyulang tersebut maka dua atau lebih peralatan pengaman pada penyulang itu akan mengalami tripping. Tripping ikutan juga dapat terjadi pada penyulang penyulang lainnya pada bus yang sama. Hasil Penelitian ini dapat meminimalkan trip yang terjadi pada penylang yang disebabkan oleh gangguan Tripping ikutan dengan menggunakan rele gangguan tanah inverse time pada gangguan satu saluran ke tanah dengan settingan relay pada Gardu Induk (GI) Batu Sangkar pada express feeder untuk jarak 0% 0,6805 dt dan untuk feeder Tigo Jangko 0,3detik. Begitu juga pada jarak 100 % maka settingan waktu relay untuk Exspress feeder adalah 2,1367 dan untuk feeder Tigo Jangko adalah 0,9431 dt.
Studi Kegagalan Struktur Dan Perbaikan Gedung Pusat Jantung Regional (PJR) Rsud M. Jamil Padang Pasca Gempa 30 September 2009
Arman A
Jurnal Momentum ISSN 1693-752X Vol 14, No 1 (2013): Volume 14 No 1 Februari 2013
Publisher : ITP Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (947.863 KB)
Padang City is an area that suffered considerable damage and great material losses in the earthquake of 2009, one of the buildings that suffered severe damage to both structural damage and non-structural is building the Regional Heart Center (PJR). So that needs to be analyzed the causes of damage to the structure of the building column. To find out the cause of damage to the column was done evaluation of existing buildings visually and compared with analysis of building structures using ETABS program. Results of analysis of existing conditions of the building is visually found that there was damage to the structural columns of the building collapse was the result of analysis of structural columns in the building suffered flexural and shear. From the visual results and analysis can be concluded that the structure of column building collapse caused by the earthquake and must be given strong reinforcement for the building to receive the load mainly by the quake.
Proses Pengolahan Air Bersih Pada PDAM Padang
H A F N I H A F N I
Jurnal Momentum ISSN 1693-752X Vol 13, No 2 (2012): Volume 13 No 2 Agustus 2012
Publisher : ITP Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1163.766 KB)
Air bersih (sanitation water) adalah air yang dapat dipergunakan untuk berbagai keperluan pada sektor rumah tangga seperti untuk mandi, mencuci dan kakus. Persyaratan air bersih antara lain adalah jernih, tidak bewarna, tidak berasa, tidak berbau, tidak beracun, pH netral dan bebas mikroorganisme. Pengertian ini harus dibedakan dengan pengertian air minum, yakni air yang memenuhi syarat-syarat kesehatan sehingga dapat langsung diminum. Pada umumnya masyarakat mendapatkan air minum dengan cara memasak air bersih. Beberapa sumber air mentah yang lazim digunakan/diolah masyarakat menjadi air bersih antara lain : Air permukaan seperti air sumur dangkal, air sungai, air danau, air rawa; Air tanah seperti air mata air, air sumur dalam dan lain-lain; Air hujan. Tidak semua sumber air tersebut dapat langsung dipergunakan untuk itu perlu dilakukan pengolahan. Terutama pada daerah perkotaan.
Pendidikan Kebencanaan Di Sekolah – Sekolah Di Indonesia Berdasarkan Beberapa Sudut Pandang Disiplin Ilmu Pengetahuan
leli honesti;
Nazwar Djali
Jurnal Momentum ISSN 1693-752X Vol 12, No 1 (2012): Volume 12 No 1 Februari 2012
Publisher : ITP Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (211.973 KB)
Sebagai sebuah negara dengan beragam jenis bencana yang tak pernah putus dari waktu ke waktu, maka seharusnya di negeri ini dimulai pendidikan kebencanaan disekolah-sekolah. Berdasarkan dari sudut pandang dari keterpaduan ilmu pengetahuan (transdisiplinaritas), kurikulum kebencanaan dapat diintegarasikan dalam beberapa materi pelajaran sekolah yang kuat kaiannya dengan kebencanaan. Dengan melihat dari berbagai sudut pandang, maka pendidikan kebencanaan dapat disisipkan / dimasukan dalam materi mata pelajaran terkait, antara lain IPA, IPS, Sains, Bahasa Indonesia, Matematika, serta Agama. Diharapkan setelah itu siswa dapat memenej bencana dengan baik dan utuh sehingga mitigasi bencana dapat terlaksana dengan baik danmempunyai efek domino terhadap orang lain diluar lingkungan sekolah.
RANCANG BANGUN ROBOT SOLVING MAZE DENGAN ALGORITMA DEPTH FIRST SEARCH
Yultrisna Yultrisna;
Andi ` Syofian
Jurnal Momentum ISSN 1693-752X Vol 15, No 2 (2013): Volume 15 No 2 Agustus 2013
Publisher : ITP Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1070.42 KB)
Robot Solving Maze dibuat sebagai salah satu penelitian prototype bentuk robot dalam ukuran kecil. Robot ini diberi tugas untuk mencari target dengan waktu tersingkat dalam sebuah jalur yang dirancang berbentuk maze. Robot ini dilengkapi dengan sensor Photodioda agar dapat mendeteksi jalur maze berupa garis menggunakan kecerdasan buatan Algoritma Depth First Search yaitu sebuah metoda pencarian data pada permasalahan maze. Robot dibuat autonomous melalui suatu sistem kontrol berbasis mikrokontroler ATmega32, memiliki dimensi panjang 18 cm, lebar 17 cm, dan tinggi 8,5 cm. Robot bekerja dengan dengan melakukan proses mapping, simplifikasi dan solving untuk pemecahan permasalahan maze.